The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nunung rismaningtyas, 2023-10-04 01:34:09

ANALISA TRANSAKSI DAN JURNAL UMUM

ANALISA TRANSAKSI DAN JURNAL UMUM

Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa Analisa Transaksi dan Jurnal Umum 1. Pengertian Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa Menurut para ahli, pengertian siklus akuntansi perusahaan jasa adalah proses dan tahapantahapan akuntansi yang terjadi pada perusahaan jasa. Siklus akuntansi tersebut harus berjalan dengan baik dan benar sehingga akan mendukung perusahaan jasa untuk mencapai dan mewujudkan visi misi serta target keuntungan bisnis yang telah ditentukan. Apabila siklus akuntansi perusahaan jasa tidak berjalan sebagaimana mestinya akan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan entitas bisnis menjadi stagnan, atau bahkan bisa terjungkal dan menuju ke death zone alias bangkrut. Tahap-tahap Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa Secara normal, ada 10 tahap siklus akuntansi perusahaan jasa, yaitu: 1. Mengumpulkan bukti-bukti transaksi yang dilakukan oleh perusahaan jasa. 2. Melakukan analisa transaksi untuk mengklasifikasi dan menggolongkan jenisnya. 3. Mencatat hasil analisa transaksi ke dalam buku jurnal umum dan jurnal transaksi. 4. Memindahkan atau mem-posting pencatatan dari buku jurnal umum dan khusus ke dalam buku besar. 5. Memindahkan catatan buku besar ke neraca saldo sebelum penyesuaian. 6. Melakukan proses penyesuaian transaksi dengan adjusted journal.


7. Membuat neraca saldo setelah penyesuaian (adjusted trial balance)Menyiapkan kertas kerja akuntansi 8 kolom atau 10 kolom atau sesuai kebutuhan. 8. Menyusun Laporan Keuangan lengkap yang terdiri dari: Laporan Posisi Keuangan Laporan Perubahan Ekuitas Income Statement Laporan Cash Flow Catatan Atas Laporan Keuangan (Notes of Financial Statements) 9. Membuat Neraca Saldo Penutup untuk menyiapkan siklus akuntansi periode selanjutnya. 2. Pengertian Jurnal Akuntansi Dirangkum dari buku Pengantar Akuntansi oleh Margo Saptowinarko Prasetyo dkk, dijelaskan bahwa jurnal umum adalah sebuah jurnal yang dipergunakan untuk tempat melakukan pencatatan bagi segala jenis bukti transaksi keuangan yang muncul akibat terjadinya berbagai transaksi keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu. Dalam ilmu akuntansi, jurnal umum akan memuat detail seperti nama transaksi, kelompok akun dan nominal transaksi dalam kolom debit atau kredit. Prinsip dasar akuntansi debet kredit menyatakan bahwa setiap transaksi keuangan bisnis minimal mempengaruhi dua akun yang akan dicatat pada sisi debit dan kredit, sehingga membentuk titik keseimbangan atau bahasa akuntansinya ‘balance‘. Ketentuan aturan debet dan kredit adalah: 1. Apabila sebuah transaksi bisnis mengakibatkan kenaikan nilai Aset dan Biaya, maka dicatat ke Debet. Ketentuan ini juga digunakan untuk kebalikannya. 2. Sedangkan bila suatu transaksi bisnis mempengaruhi kenaikan nilai kewajiban, modal dan pendapatan, maka dicatat ke Kredit. Hal ini berlaku juga untuk kebalikannya. Tujuan Jurnal Umum Tujuan dibuatnya jurnal umum ini tentunya untuk melakukan identifikasi dalam berbagai hal yang berkaitan dengan transaksi keuangan sebuah perusahaan. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah tujuan dibuatnya jurnal umum dalam sebuah perusahaan: a. Untuk mengidentifikasi setiap transaksi keuangan yang terjadi dalam perusahaan. b. Untuk melihat dan menentukan nilai transaksi yang terjadi. c. Untuk mengetahui dampak ekonomi transaksi. d. Dapat memudahkan proses pemindahan dampak transaksi ke akun yang sesuai.


Fungsi Jurnal Umum Dalam ilmu akuntansi, jurnal umum memiliki 5 fungsi penting dalam perusahaan jasa. Berikut penjelasannya: 1. 2. Fungsi Historis Artinya jurnal umum melakukan pencatatan setiap transaksi berdasarkan tanggal terjadinya transaksi. Jurnal umum juga menggambarkan kegiatan perusahaan seharihari secara berurutan dan terus-menerus yang dilakukan dengan sistematis dan kronologis. 3. Fungsi Pencatatan Jurnal umum digunakan untuk mencatat setiap transaksi yang terjadi dalam perusahaan jasa. Setiap perubahan transaksi yang terjadi harus dicatat terlebih dahulu ke dalam jurnal umum. Proses ini dilakukan agar pembuatan laporan keuangan perusahaan lengkap. 4. Fungsi Analisis Pencatatan dalam jurnal umum merupakan hasil analisis transaksi berupa pendebitan dan pengkreditan akun yang terpengaruh. Analisis ini akan meliputi penggolongan nama akun, pencatatan dalam debit atau kredit serta jumlahnya. 5. Fungsi Instruksi Catatan yang terdapat dalam jurnal umum merupakan perintah untuk mendebit atau mengkredit akun sesuai dengan catatan dalam jurnal. Pencatatan dalam jurnal umum ini bukan sebatas dokumen transaksi dalam perusahaan tetapi juga bersifat instruksi. 6. Fungsi Informatif Catatan dalam jurnal umum juga memberikan penjelasan mengenai bukti pencatatan transaksi yang sudah terjadi. Contoh Pencatatan Transaksi Perhatikan contoh sederhana berikut ini: a. PT ABCDE menerima pendapatan jasa sebesar Rp 6.000.000 dan dibayar tunai. Bagaimana langkah-langkah pencatatannya? 1. Lakukan analisa transaksi Pada transaksi penjualan di atas ada dua pos yang terpengaruh, yaitu Pendapatan dan Kas. 2. Hitung berapa nilai transaksi yang mempengaruhi dua akun tersebut? Nilai transasksi untuk pos pendapatan dan kas adalah sebesar Rp 6.000.000 3. Bagaimana pengaruh transaksi terhadap dua akun tersebut?


Transaksi penerimaan pendapatan menyebabkan kenaikan nilai kas dan pendapatan, sehingga menurut aturan debet dan kredit pendapatan dicatat ke Kredit, sedangkan Kas dicatat ke Debet. Jadi, bagian akunting perusahaan membuat catatan jurnal akuntansi sebagai berikut: Kas ….. Rp 6.000.000 (Debet) Pendapatan …. Rp 6.000.000 (Kredit) b. Toko online ‘Ora Popo’ membayar biaya iklan Google Ads sebesar Rp 3.000.000. Pengeluaran kas ini akan dicatat oleh toko tersebut dengan langkah-langkah berikut ini: 1. Memastikan akun mana saja yang terpengaruh transaksi tersebut Ada dua akun yang terpengaruh, yaitu beban iklan dan kas. Kas toko berkurang sebesar Rp 3.000.000 dan beban iklan bertambah sebesar Rp 3.000.000 2. Bagaimana prosedur pencatatan transaksi Menurut aturan debet dan kredit, kenaikan akun beban iklan dicatat pada sisi Debet, sedangkan penurunan nilai kas dicatat ke sisi Kredit. Pencatatan transaksi 3. Beban Iklan …. Rp 3.000.000 (Debet) Kas …. Rp 3.000.000 (Kredit) Analisa dan Pencatatan Transaksi Keuangan Bisnis Jurnal Transaksi Aset, Kewajiban dan Ekuitas Bagian pertama, kita akan meng-analisis dan mencatat jurnal umum transaksi-transaksi aset dan ekuitas yang tersaji dalam laporan Neraca. 1. Contoh pencatatan jurnal transaksi kas dan modal Perhatikan contoh soal dan jawaban berikut ini: Pada tanggal 01 Februari 2018, Pak Joko menyetorkan uang Rp. 50.000.000 sebagai modal awal PT Fintech. Proses untuk menganalisis transaksi tanggal 01/02/2018 adalah sebagai berikut : 1. Pengaruh transaksi ini pada neraca adalah meningkatkan aset dan ekuitas pemilik.


2. Nama akun di-debit ditulis dulu, kemudian diikuti dengan jumlah yang akan di-debit. Sedangkan nama akun yang di-kredit ditulis di bawahnya, agak menjorok ke kanan, diikuti dengan jumlah yang akan dikredit pada kolom kredit. 3. Proses pencatatan transaksi dalam jurnal ini disebut menjurnal (journalizing). Bentuk pencatatan transaksi ini di sebut ayat jurnal (journal entry). Ayat jurnal transaksi ini adalah sebagai berikut: Contoh pencatatan jurnal transaksi modal Kenaikan dalam aset (kas) yang dilaporkan di sisi kiri neraca, didebit terhadap akun kas. Kenaikan dalam ekuitas pemilik, yang dilaporkan di sisi kanan neraca, dikredit terhadap akun modal. Ketika suatu aset diperoleh, kenaikan juga dicatat sebagai debit terhadap akun aset. Begitu juga kenaikan dalam ekuitas pemilik akan dicatat sebagai kredit terhadap akun ekuitas pemilik. 2. Contoh pencatatan jurnal transaksi pembelian aktiva tetap Pada tanggal 3 Februari 2018 PT Fintech membeli tanah seharga Rp. 30.000.000 secara tunai. Transaksi ini meningkatkan satu akun aset dan menurunkan akun aset lainnya. Transaksi ini dicatat di jurnal sebagai kenaikan Rp 30.000.000 di sisi DEBIT pada akun Tanah, dan penurunan Rp 30.000.000 di sisi KREDIT pada akun Kas., seperti berikut ini :


3. Contoh pencatatan jurnal transaksi pembelian bahan habis pakai Tanggal 5 Februari 2018 PT Fintech membeli bahan habis pakai secara kredit sebesar Rp. 1.000.000. Transaksi ini meningkatkan akun aset dan meningkatkan akun kewajiban. Transaksi ini dicatat di jurnal sebagai kenaikan Rp. 1.000.000 di sisi debit pada akun Bahan Habis Pakai dan kenaikan Rp. 1.000.000 di sisi kredit pada akun Utang Usaha. Perhatikan cara pencatatannya seperti berikut ini : 4. Contoh pencatatan jurnal transaksi pembayaran utang Pada tanggal 10 Februari 2018 PT Fintech membayar utang pada kreditur Rp. 850.000. Transaksi ini menurunkan akun kewajiban dan menurunkan akun aset. Selanjutnya transaksi ini dicatat di jurnal sebagai penurunan sebesar Rp 850.000 di sisi debit pada akun Utang Usaha dan penurunan sebesar Rp 850.000 di sisi kredit pada akun Kas Perhatikan prosedur pencatatannya sebagaimana ditunjukan berikut ini :


Aturan Debet Kredit Empat contoh jurnal akuntansi ini, merupakan akun-akun yang terdapat di NERACA. Dan bila diperhatikan bahwa sisi kiri akun aset digunakan untuk mencatat kenaikan, dan sisi kanan digunakan untuk mencatat PENURUNAN. Sisi kanan akun kewajiban dan ekuitas pemilik digunakan untuk mencatat kenaikan, dan sisi kiri akun-akun tersebut digunakan untuk mencatat penurunan. Sisi kiri semua akun apakah itu aset, kewajiban, atau ekuitas pemilik adalah sisi debit dan sisi kanan adalah sisi kredit. Jadi, debit dapat berarti kenaikan atau penurunan tergantung pada akun yang terpengaruh. Sama halnya kredit dapat berarti kenaikan atau penurunan tergantung pada akunnya. Aturan umum tentang debit dan kredit untuk akun neraca dapat diringkas sebagai berikut : Jurnal Transaksi Pendapatan dan Beban Analisis transaksi pendapatan dan beban menitikberatkan pada bagaimana setiap transaksi mempengaruhi ekuitas pemilik. Transaksi yang meningkatkan pendapatan akan meningkatkan ekuitas pemilik, karena kenaikan dalam ekuitas pemilik dicatat sebagai kredit, begitu pula dengan kenaikan pada akun pendapatan.


Sebaliknya, transaksi yang meningkatkan beban akan menur unkan ekuitas pemilik. Penurunan dalam ekuitas pemilik dicatat sebagai debit, begitu pula halnya dengan kenaikan dalam akun beban. Contoh pencatatan jurnal transaksi penerimaan pendapatan Pada tanggal 15 Februari 2018, PT Fintech menerima pendapatan sebesar Rp. 8.000.000 dari pelanggan atas keuangan yang diberikan. Transaksi ini meningkatkan akun aset dan meningkatkan akun pendapatan, kemudia transaksi ini dicatat di jurnal sebagai kenaikan Rp. 8.000.000 di sisi debit pada akun kas dan kenaikan Rp 8.000.000 di sisi kredit pada akun fee seperti berikut ini : Contoh pencatatan jurnal transaksi pengeluaran untuk biaya: Beban-beban yang muncul selama periode akuntansi antara lain : Gaji = Rp. 2.000.000 Sewa = Rp. 1.000.000, Utilitas = Rp. 500.000, Dan lain-lain = Rp. 300.000. Untuk memudahkan ilustrasi, pencatatan ayat jurnal transaksi pembayaran beban tersebut dicatat pada transaksi berikut ini : Secara ringkas dapat disimpulkan bahwa aturan umum dari debit dan kredit untuk menganalisis transaksi yang mempengaruhi akun laporan laba rugi dinyatakan berikut ini :


Jurnal Prive Pengertian Prive Pemilik perusahaan perorangan dapat menarik kas dari perusahaan untuk keperluan pribadi, dalam hal ini merupakan praktik yang biasa terjadi untuk pemilik yang menghabiskan seluruh waktunya untuk perusahaan karena usaha tersebut bisa jadi merupakan sumber penghasilan utama pemilik. Karena penurunan dalam ekuitas pemilik dicatat sebagai debit, maka kenaikan dalam penarikan juga dicatat sebagai debit. Penarikan didebit terhadap akun bernama Prive. Perhatikan contoh soal prive dan jawabannya Misalnya, pemilik utama PT Fintech, yaitu Pak Joko menarik tunai Rp. 3.000.000 pada tanggal 28/02/2018 untuk keperluan pribadi. Pengaruh transaksi ini adalah meningkatkan akun prive dan menurunkan akun kas. Pencatatan ayat jurnal transaksi prive ini ditunjukan sebagai berikut :


Click to View FlipBook Version