The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul tentang tangga nada, pantun, dan peredaran darah pada burung

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Mohamad Arifin, 2020-10-14 07:46:58

Modul Kelas 5 Tema 4 Subtema 1 PB 2

Modul tentang tangga nada, pantun, dan peredaran darah pada burung

Bahan
Ajar
Digital

Kelas 5 Tema 4 Subtema 1 Pb 2

Bahan Ajar Digital

Tangga nada adalah sebuah rangkaian nada yang disusun dengan jarak
tertentu. Jarak itu biasa disebut dengan interval nada, yang menjadi jeda antara satu
nada dengan lainnya. Tangga nada merupakan susunan berjenjang, Misalnya
do,re,mi, fa ,sol, la, si ,do . Secara umum tangga nada dibagi jadi tiga jenis, yaitu
pentatonis, diatonis dan kromatis.

Tangga nada Diatonis terdiri atas delapan nada . Tangga nada diatonis dibagi
lagi menjadi dua jenis tangga nada, yaitu Tangga nada mayor dan Tangga nada
minor.
1. Tangga Nadi Diatonis Mayor

Dalam teori musik, skala mayor atau tangga nada mayor adalah salah satu tangga
nada diatonik. Tangga nada ini disusun oleh delapan not. Interval antara not
yang berurutan dalam nada mayor adalah: 1, 1, 1/2, 1, 1, 1, 1,1/2.
Ciri-cirinya adalah:
 Bersifat riang gembira
 Bersemangat
 Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do
 Mempunyai pola interval: 1, 1, ½, 1, 1, 1, ½
Contoh : Hari Merdeka (Husein Mutahar)

Bahan Ajar Digital Kelas 5 Tema 4 Subtema 3 Pembelajaran 4

2. Tangga Nadi Diatonis Mayor

Tangga nada minor adalah salah satu tangga nada diatonik. Tangga nada ini
disusun oleh delapan not. Interval antara not yang berututan dalam tangga nada minor
(asli) : 1, 1/2, 1, 1, 1/2, 1, 1. Sebagai contoh, tangga nada A minor adalah A, B, C, D, E,
F, G, A.

Ciri-cirinya adalah:
 Bersifat sedih
 Kurang Bersemangat
 Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A
 Mempunyai pola interval: 1, ½, 1, 1, ½, 1, 1

Contoh : Mengheningkan Cipta (Truno Prawit)

Pantun adalah pantun adalah jenis puisi lama yang tiap baitnya terdiri atas empak
baris serta memiliki sampiran dan isi.
Ciri-ciri Pantun :
 Bersajak a-b-a-b
 Satu bait terdiri dari 4 baris
 Setiap baris terdiri atas 8 sampai 12 kata
 Baris pertama dan kedua disebut sampiran
 Baris ketiga dan keempat adalah isi

Bahan Ajar Digital Kelas 5 Tema 4 Subtema 3 Pembelajaran 4

Perhatikan contoh pantun berikut:

Saat malas dan tak bertenaga
Jangan diam seperti pagar
Sebaiknya lakukan olahraga
Agar peredaran darah lancar

No Ciri Pantun Penjelasan
1
Pantun bersajak Saat malas dan tak bertenaga (a)
2 a–b–a–b Jangan diam seperti pagar (r)
Sebaiknya lakukan olahraga (a)
3 Agar peredaran darah lancar (r)

4 Satu bait terdiri atas Baris 1 : Saat malas dan tak bertenaga
empat baris Baris 2 : Jangan diam seperti pagar
Baris 3 : Sebaiknya lakukan olahraga
Baris 4 : Agar peredaran darah lancar

Tiap baris terdiri atas 8 Sa-at ma-las dan tak ber-te-na-ga (10 suku kata)
sampai 12 suku kata. Ja-ngan di-am se-per-ti pa-gar (9 suku kata)
Se-ba-ik-nya la-ku-kan o-lah-ra-ga (11 suku kata)
A-gar per-e-dar-an da-rah lan-car (10 suku kata)

Dua baris pertama Saat malas dan tak bertenaga (Sampiran)
adalah sampiran dan Jangan diam seperti pagar (Sampiran)
dua baris berikutnya Sebaiknya lakukan olahraga (Isi)
adalahisi pantun. Agar peredaran darah lancar (Isi)

Jenis Pantun Berdasarkan Siklus Usia

Berdasarkan siklus kehidupan (usia), pantun dapat digolongkan menjadi 3, yaitu :

1. Pantun Kanak-Kanak
Pantun kanak-kanak adalah pantun yang memiliki kaitan dengan masa kanak-
kanak yang menggambarkan makna suka cita maupun duka cita.
Contoh :
Terbang rendah burung kutilang
hinggap di dahan sambil menoleh
Hatiku senang tidak kepalang
Ayah pulang membawa oleh-oleh

2. Pantun Orang Muda
Pantun orang muda adalah pantun mengenai kehidupan masa muda yang berisi
atau bermakna perkenalan, hubungan asmara dan rumah tangga, perasaan
(kasih sayang, iba), dan nasib.
Contoh:
Hujan turun rintik-rintik
Ada gunung di tepi sawah
Wahai dinda berwajah cantik
Bolehkah kanda main ke rumah

Bahan Ajar Digital Kelas 5 Tema 4 Subtema 3 Pembelajaran 4

3. Pantun Orang Tua
Pantun orang tua adalah pantun mengenai orang tua yang berisikan adat budaya,
agama, dan nasehat.
Contoh :
Enak benar tinggal di baturaja
Segar udaranya, indah dan permai
Anak sekolah rajinlah belajar
Agar cita-citanya kelak tercapai

Gambar 4. Ilustrasi Hak, Kewajiban, dan Tanggung Jawab

Ternyata jantung burung mempunyai bagian-bagian yang sama seperti jantung manusia.
Vertebrata ini mempunyai jantung yang terdiri atas empat ruang. Ada atrium (serambi)
kanan, atrium serambi kiri, ventrikel (bilik) kanan, dan ventrikel (bilik) kiri.
Peredaran darah pada burung juga sama dengan peredaran darah pada manusia, yaitu
peredaran darah kecil dan peredaran darah besar. Pada proses peredaran darah, darah
mengalir di dalam pembuluh darah sehingga disebut peredaran darah tertutup. Organ
tubuh yang terlibat pun sama yaitu jantung, pembuluh darah, dan paru-paru.

Secara rinci proses peredaran darah pada burung adalah sebagai
berikut:

1. Peredaran darah pada burung dimulai dari darah yang membawa oksigen dipompa dari
bilik kiri jantung menuju seluruh tubuh lewat aorta atau pembuluh darah utama dalam
tubuh.
2. Setelah darah masuk ke berbagai sel-sel tubuh, oksigen akan dilepaskan dan sebagai
gantinya, darah membawa karbon dioksida dari dalam tubuh.
3. Darah yang membawa karbon dioksida ini kemudian dialirkan ke serambi kanan dan
masuk ke bilik kiri melalui pembuluh darah vena.

Bahan Ajar Digital Kelas 5 Tema 4 Subtema 3 Pembelajaran 4

4. Proses peredaran darah dari jantung menuju seluruh tubuh sambil membawa oksigen
lalu kembali lagi ke jantung membawa karbon dioksida ini disebut sebagai peredaran
darah besar.
5. Setelah dari bilik kanan, darah yang membawa banyak karbon dioksida kemudian
dipompa ke paru-paru.
6. Saat burung menghirup napas dan mengambil oksigen yang masuk ke paru-paru, maka
di sinilah terjadi proses pertukaran karbon dioksida dengan oksigen terjadi.
7. Darah yang membawa karbon dioksida akan mengalami pertukaran oksigen saat
berada di paru-paru setelah dipompa dari bilik kanan.
8. Oksigen yang sudah diikat oleh darah di paru-paru kemudian dipompa lagi ke ke
jantung melalui serambi kiri dan masuk ke bilik kiri.
9. Setelah berada di bilik kiri, proses peredaran darah pada burung pun kembali
berlangsung ke seluruh tubuh untuk membawa oksigen.

Selamat belajar
Jangan Lupa Selalu Jaga Kesehatan dan Kebersihan

Bahan Ajar Digital Kelas 5 Tema 4 Subtema 3 Pembelajaran 4


Click to View FlipBook Version