The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Biografi Pangeran Diponegoro

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by janantha.rakai, 2023-02-09 04:56:36

Pangeran Diponegoro

Biografi Pangeran Diponegoro

PANGERAN DIPONEGORO Gilbert 5A


Pangeran Diponegoro Bendara Pangeran Harya Dipanegara juga dikenal sebagai Pangeran Diponegoro adalah seorang pangeran Jawa yang menentang pemerintahan kolonial Belanda. Putra tertua Sultan Hamengkubuwono III Yogyakarta. Ia memainkan peran penting dalam Perang Jawa antara 1825 dan 1830. Pangeran Diponegoro lahir pada tahun 11 November 1785 di Yogyakarta dan meninggal pada tahun 8 Januari 1855 di Makasar.


Keluarga Diponegoro Orang tua Diponegoro adalah Hamengkubuwana 3 dan R.A.Mangkarawati. Pangeran Diponegoro mempunyai pasangan yaitu Bendara Raden Ayu Retno Madubrongto, Raden Ayu Citrawati, Ratnaningsih,dan R.A.Maduretno. Diponegoro mempunyai 2 anak yang Bernama Bagus Singlon dan Dipokaryotani.


Penyebab Perang Diponegoro 1.Akibat pembangunan jalan Belanda yang menerobos tanah leluhur Pangeran Diponegoro. 2.Daerah kekuasaan mataram dipersempit dan para raja serta pribumi kehilangan kedaulatan. 3.Kehidupan rakyat semakin menderita karena selain melakukan kerja paksa, rakyat disuruh membayar berbagai macam pajak.


4. Belanda turut campur tangan urusan internal kesultanan seperti pengangkatan raja dan patih. 5. Kekecewaan para ulama karena budaya Belanda tidak sesuai ajaran islam. 6. Kekecewaan bangsawan karena Belanda tidak mau mengikuti adat istiadat keraton.


Riwayat Perjuangan Diponegoro Perang Diponegoro terjadi selama lima tahun. Pangeran Diponegoro memimpin masyarakat Jawa, dari kalangan petani hingga priyayi. Priyayi turut menyumbangkan uang dan barang-barang berharga lainnya sebagai dana perang. Pangeran Diponegoro juga dibantu oleh 15 pangeran. Selain itu dirinya juga berhasil mengajak para bandit profesional yang ditakuti oleh penduduk. Perjuangan Diponegoro juga dibantu oleh Kyai Mojo yang menjadi pemimpin spiritual pemberontakan. Dalam perang jawa ini Pangeran Diponegoro juga berkoordinasi dengan I.S.K.S. Pakubuwono VI serta Raden Tumenggung Prawirodigdoyo Bupati Gagatan.


Belanda kemudian menyerang Diponegoro dengan sistem benteng sehingga pasukan Diponegoro tertangkap. Pada tahun 1829, Kyai Mojo, pemimpin spiritual pemberontakan, ditangkap. Kemudian Pangeran Mangkubumi dan panglima utamanya Alibasah Sentot Prawirodirjo menyerah kepada Belanda. Akhirnya pada tanggal 28 Maret 1830, Jenderal De Kock berhasil menjepit pasukan Diponegoro di Magelang. Pangeran Diponegoro menyerahkan diri dengan syarat sisa anggota laskarnya dilepaskan. Pangeran Diponegoro ditangkap dan diasingkan ke Manado, lalu dipindahkan ke Makassar hingga wafat di Benteng Rotterdam tanggal 8 Januari 1855.


Penghargaan Negara kepada Pangeran Diponegoro • Dianugerahkan sebagai pahlawan nasional. • Namanya diabadikan sebagai nama jalan. • Namanya di jadikan nama universitas negeri di Jawa Tengah. • Dijadikan gambar mata uang negara Indonesia.


Click to View FlipBook Version