Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan Kegiatan
Mata Pelatihan Terhadap Visi Nilai tambahan/
Misi Organisasi substitusi
Anti Korupsi: Organisasi
Dapat memunculkan rasa
eduli terhadap pelayanan
i IGD RSUD Kab.Buton.
Akuntabilitas:
Bersikap transparan dalam
memberikan penjelasan,
onsisten dengan tujuan
ktualisasi.
Nasionalisme:
ujur dan berintegritas
Etika Publik:
Menghargai komunikasi
an konsultasi kepada
impinan
Komitmen Mutu:
Menunjukkan
etercapaian target yang
irencanakan.
Anti Korupsi:
Menunjukkan sikap Berani
an tetap terus bekerja
eras
35
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil K
1.6 Meminta izin Adanya izin oleh A
kepada penanggungjawab Te
penanggung IGD untuk tra
jawab IGD untuk melakukan iz
melakukan sosialisasi di IGD.
sosialisasi tentang N
triage di IGD. B
pi
2. Mempersiapkan 2.4 Mencari referensi Tersedianya desain m
media dan mendesain buku saku triage E
M
sosialisasi buku saku triage (BUSATRI) ko
berupa buku (BUSATRI)
saku triage K
D
(BUSATRI) w
A
B
da
A
M
tu
N
M
In
be
E
M
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan Kegiatan
Mata Pelatihan Terhadap Visi Nilai tambahan/
Misi Organisasi substitusi
Akuntabilitas: Organisasi
erbentuknya sikap
ansparansi saat meminta
zin kepada atasan.
Nasionalisme:
Bersikap hormat kepada
impinan dan tidak
memaksakan kehendak.
Etika Publik:
Mernghargai komunikasi,
onsultasi dan kerjasama.
Komitmen Mutu:
Dapat mengefisiensikan
waktu
Anti Korupsi: Terkait visi
Bersikap jujur dan disiplin organisasi:
alam meminta izin. “Menjadi Rumah
Akuntabilitas: Sakit Terakreditasi
Menujukkan kejelasan dari yang Peka Budaya
ujuan yang diharapkan dan Terjangkau”
Nasionalisme: Terkait Misi
Menggunakan bahasa organisasi:
ndonesia yang baik dan “Meningkatkan
enar. kualitas pelayanan
Etika Publik:
Menjalankan secara
36
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil K
pr
K
In
2.5 Melakukan Mendapat A
konsultasi kepada persetujuan tentang Se
pimpinan tentang konsep buku. A
buku saku triage Output: Buku Saku M
dan mencetak Triage. ta
buku saku triage. da
N
M
pi
E
M
da
K
Ef
2.6 Membagikan dan Adanya A
menjelaskan Dokumentasi saat B
BUSATRI kepada sosialisasi tentang A
pasien dan buku saku triase M
keluarga pasien ko
ta
N
B
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan Kegiatan
Mata Pelatihan Terhadap Visi Nilai tambahan/
Misi Organisasi substitusi
rofesional Organisasi
kesehatan dengan
Komitmen Mutu: memberikan
novatif layanan yang
paripurna.”
Anti Korupsi:
elalu bekerja keras
Akuntabilitas:
Menunjukkan sikap
anggung jawab, kejelasan
an konsisten.
Nasionalisme:
Mendengarkan pendapat
impinan,
Etika Publik:
Menghargai komunikasim
an konsultasi.
Komitmen Mutu:
fektif dan efisien.
Anti Korupsi:
Bekerja keras
Akuntabilitas:
Menerapkan nilai
onsistensi, kejelasan, dan
anggung jawab.
Nasionalisme:
Bersikap sopan, adil dan
37
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil K
3. Mempersiapkan 3.4 Mencari referensi Adanya desain m
media tentang isi banner banner yang akan E
M
sosialisasi dan mendesain dipajang di IGD pr
m
Berupa banner banner RSUD Kab. Buton ke
K
In
m
ke
ke
A
Ju
B
A
M
tu
N
M
In
be
E
M
pr
K
B
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan Kegiatan
Mata Pelatihan Terhadap Visi Nilai tambahan/
Misi Organisasi substitusi
menghormati hak pasien. Organisasi
Etika Publik:
Menjalankan tugas secarar
rofessional, dan
mempertanggungjawabkan
epada public.
Komitmen Mutu:
novatif – dengan
memberikan edukasi
epada pasien dan
eluarganyad.
Anti Korupsi: Terkait visi
ujur dan organisasi:
Bertanggungjawab “Menjadi Rumah
Akuntabilitas: Sakit Terakreditasi
Menujukkan kejelasan dari yang Peka Budaya
ujuan yang diharapkan dan Terjangkau”
Nasionalisme: Terkait Misi
Menggunakan bahasa organisasi:
ndonesia yang baik dan “Meningkatkan
enar. kualitas pelayanan
kesehatan dengan
Etika Publik: memberikan
Menjalankan secara layanan yang
rofesional paripurna.”
Komitmen Mutu:
Berpikir Inovatif
38
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil K
3.5 Melakukan Persetujuan dari A
konsultasi kepada pimpinan Se
pimpinan tentang Banner yang siap A
banner dan dipajang. M
mencetak Banner ta
da
N
M
pi
E
B
ko
da
K
Ef
A
B
be
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan Kegiatan
Mata Pelatihan Terhadap Visi Nilai tambahan/
Misi Organisasi substitusi
Organisasi
Anti Korupsi:
elalu bekerja keras
Akuntabilitas:
Menunjukkan sikap
anggung jawab, kejelasan,
an konsistensi.
Nasionalisme:
Mendengarkan pendapat
impinan.
Etika Publik:
Bersikap menghargai
omunikasi, konsultasi,
an kerjasama.
Komitmen Mutu:
fektif dan efisien.
Anti Korupsi:
Bekerja keras, adil dan
ertanggungjawab.
39
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil K
3.6 Melakukan Adanya dokumentasi A
sosialisasi kepada saat sosialisasi Ta
pasien dan banner kepada pasien ke
keluarga pasien dan keluarga pasien. m
tentang triage di
IGD RSUD Kab. N
Buton M
In
m
E
B
K
Ef
m
A
B
m
ya
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan Kegiatan
Mata Pelatihan Terhadap Visi Nilai tambahan/
Misi Organisasi substitusi
Akuntabilitas: Organisasi
anggungjawab dan
ejelasan dalam
memberikan sosialisasi
Nasionalisme:
Menggunakan Bahasa
ndonesia yang baik dan
mudah dimengerti
Etika Publik:
Bersikap ramah.
Komitmen Mutu:
fektif dan efisien dalam
memberikan sosialisasi
Anti Korupsi:
Bertanggungjawab
memberikan informasi
ang jelas.
40
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil K
4. Memberi Label 4.1 Mempersiapkan Adanya label triage A
Triage kepada Label Triage berupa pita berwarna M
pasien di IGD berupa pita Merah, Kuning, Ta
RSUD Kab. berwarna Merah, Hijau, dan Hitam.
Buton Kuning, Hijau, N
dan Hitam. B
E
M
at
K
H
4.2 Memberikan Adanya dokumentasi A
penjelasaan saat memberikan B
kepada pasien penelasan kepada A
dan keluarga pasien dan keluarga B
pasien tentang pasien ad
pemasangan label
triage N
M
In
m
E
M
ra
K
M
un
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan Kegiatan
Mata Pelatihan Nilai tambahan/
Terhadap Visi substitusi
Akuntabilitas: Organisasi
Menunjukkan sikap Misi Organisasi
anggungjawab Terkait visi
Nasionalisme: organisasi:
Bersikap adil “Menjadi Rumah
Sakit Terakreditasi
yang Peka Budaya
dan Terjangkau”
Etika Publik: Terkait Misi
Melaksanakan sesuai
turan organisasi:
“Meningkatkan
Komitmen Mutu:
Hasil yang Inovatif. manajemen yang
efektif dan efisien”
Anti Korupsi:
Bekerja keras dan
Akuntabilitas: “Meningkatkan
Bersikap transparan, dan
dil. kualitas pelayanan
kesehatan dengan
memberikan
layanan yang
paripurna.”
Nasionalisme:
Menggunakan bahasa
ndonesia yang baik dan
mudah dimengerti
Etika Publik:
Menunjukkan sopan dan
amah.
Komitmen Mutu:
Memfokuskan kegiatan
ntuk kepuasan pasien dan
41
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil K
ke
4.3 Memakaikan Terpasangnya label A
pasien sesuai dengan B
label triage kategori triase, dan di A
dokumentasikan. B
kepada pasien.
N
M
se
E
M
se
K
Te
Ef
se
di
A
B
ja
Menyetujui,
COACH,
Hj. Putri Mase, S.Ikom
NIP. 19630225 198303 2 014
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan Kegiatan
Mata Pelatihan Terhadap Visi Nilai tambahan/
Misi Organisasi substitusi
eluarga pasien. Organisasi
Anti Korupsi:
Bersikap jujur dan peduli.
Akuntabilitas:
Bersikap konsisten.
Nasionalisme:
Memperlakukan pasien
ecara adil.
Etika Publik:
Memberikan pelayanan
ecara jujur.
Komitmen Mutu:
ercapainya target secara
fektif, efisien, inovatif
esuai dengan yang
irencanakan.
Anti Korupsi:
Bersikap bertanggung
awab.
Kendari, 16 Juni 2020
Peserta,
dr. Wa Ode Nur Intan Octina
NIP. 19901009 201903 2 019
42
Deskripsi Kegiatan Aktualisasi Nilai Dasar PNS
Judul Kegiatan Melakukan konsultasi rencana kegiatan aktualisasi dengan atasan
No. 1
Tanggal
Pelaksaanaan 16 - 17 Maret 2020
Kegiatan
Daftar - Dokumentasi dengan pimpinan rumah sakit.
Lampiran
Bukti Kegiatan - Dokumentasi dengan penanggung jawab instalasi gawat darurat
/ Evidence
Uraian kegiatan yang dilaksanakan:
Kegiatan konsultasi ini bertujuan untuk memberikan penjelasan langsung dan memberikan
informasi kepada Pimpinan Rumah Sakit Kabupaten Buton terkait rencana aktualisasi yang
akan dilakukan.
1. Tahapan Kegiatan:
a. Menemui atasan dan Menjelaskan maksud dan tujuan dengan menunjukan
rancangan kegiatan.
Nilai Dasar:
Akuntabilitas: Nilai akuntabilitas yang terkandung adalah Kepemimpinan,
Tanggung Jawab dan Jujur. Dalam memberikan penjelasan kepada pimpinan dengan
menerapan prinsip terbuka/jujur dan bertanggung jawab dengan rencana kegiatan
yang akan dilaksanakan. adanya kejelasan wewenang dan tanggungjawab antara
bawahan dan pimpinan unit kerja.
Nasionalisme: Nilai nasionalisme yang terkandung adalah adanya sikap hormat
menghormati antara bawahan dan pimpinan.
Etika Publik: -Sopan dan Santun. Penulis berperilaku sopan dan menggunakan
bahasa santun ketika memberikan penjelasan kepada pimpinan rumah sakit.
Komitmen Mutu: Memberikan akurasi informasi yang diperoleh.
Anti Korupsi: nilai anti korupsi yang terkandung adalah peduli dan berani. Penulis
memunculkan rasa peduli terhadap pelayanan di IGD RSUD Kab.Buton, dan berani
mengutarakan pendapat dan pertanyaan terkait pelaksanaan aktualisasi.
b. Meminta arahan dan masukan mengenai rancangan kegiatan.
Nilai Dasar:
Akuntabilitas: nilai akuntabilitas yang terkandung adalah kepemimpinan dan
transparan dimana penulis bersikap transparan dalam memberikan penjelasan,
konsisten dengan tujuan aktualisasi, namun tetap meminta masukan dan arahan dari
pimpinan.
Nasionalisme: nilai nasionalisme yang terkandung adalah jujur dan berintegritas.
Dalam meminta arahan dan masukan dari pimpinan penulis bersikap jujur dan
berintegritas.
Etika Publik: nilai etika public yang terkandung adalah menghargai komunikasi dan
konsultasi serta arahan pimpinan tentang rencana aktualisasi penulis.
Komitmen Mutu: Menunjukkan ketercapaian target yang direncanakan.
Anti Korupsi: nilai anti korupsi yang terkandung adalah Berani dalam hal
mengutarakan pendapat dan tetap terus bekerja keras sesuai dengan rencana
aktualisasi dan masukan yang diberikan oleh pimpinan.
c. Meminta izin kepada penanggung jawab IGD untuk melakukan sosialisasi
tentang triage di IGD.
Nilai Dasar:
Akuntabilitas: nilai akuntabilitas yang terkandung adalah transparansi. Dalam
memberikan menemui atasan/penanggung jawab IGD penulis menunjukkan sikap
transparansi saat meminta izin kepada atasan.
Nasionalisme: nilai nasionalisme yang terkandung adalah Bersikap hormat kepada
pimpinan dan tidak memaksakan kehendak.
Etika Publik: nilai etika public yang terkandung adalah menghargai komunikasi,
konsultasi dan kerjasama. Dalam meminta izin kepada penanggung jawab IGD
dilakukan dengan komunikasi yang baik, dan meminta kerjasama dari atasan
sehingga pelaksanaan aktualisasi dapat terlaksana dengan lancar.
Komitmen Mutu: nilai komitmen mutu adalah efisiensi yakni penulis meminta izin
kepada atasan dengan tepat dan tetap mengefisiensikan waktu.
Anti Korupsi: Bersikap jujur dan disiplin dalam meminta izin.
2. Deskripsi Proses Kegiatan
Pada saat melakukan diskusi dan konsultasi dengan atasan saya mendengarkan dengan
baik dan menerima masukan serta arahan terkait kegiatan aktualisasi yang akan
dikerjakan. Hal ini bertujuan untuk mendapat dukungan dan persetujuan sehingga kegiatan
yang akan diaktualisasikan berjalan lancar.
3. Manfaat Terhadap Pencapaian Visi Misi Organisasi
Kegiatan mempersiapkan media sosialisasi buku saku triase memberikan kontribusi
terhadap misi organisasi yaitu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan
memberikan pelayanan yang paripurna, selain itu kegiatan ini juga berkontribusi terhadap
visi rumah sakit yaitu menjadi rumah sakit terakrediasi yang peka budaya dan terjangkau.
4. Analisis Dampak:
a. Dampak terhadap satuan kerja
Jika dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu menemui atasan, meminta arahan dan
meminta izin kepada pimpinan tanpa berlandaskan ANEKA maka dapat dipastikan
akan terjadi beberapa masalalh dalam pelaksanaan aktualisasi. Jika pimpinan rumah
sakit dan penanggung jawab instalasi gawat darurat tidak mengetahui perencanaan
kegiatan dan waktu maka kegiatan dapat berbenturan dengan jadwal kegiatan pimpinan
yang lain.
b. Dampak terhadap Instansi
Jika dalam kegiatan konsultasi ini yang terdiri dari menemui atasan, meminta arahan,
44
dan meminta izin kepada atasan tidak dilakukan berdasarkan ANEKA maka berdampak
pada kurangnya dukungan dari pimpinan yang dapat menggerakan staf untuk bersama-
sama memberikan dukungan demi kelancaran proses aktualisasi. Dampak lainnya
adalah atasan/pimpinan rumah sakit mungkin tidak ikut bertanggung jawab jika terjadi
kesalahan atau kekeliruan yang mungkin uncul karena kurangnya arahan dari atasan.
c. Dampak terhadap masyarakat
Jika kegiatan konsultasi dengan atasan/pimpinan rumah sakit ini tidak dilakkan
berdasar pada ANEKA maka dapat memberikan hasil biasnya informasi terhadap
ketepatan dan kebenaran data yang dapat mempengaruhi ketepatan tindakan dan
sasaran sehingga memberikan dampak yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat.
Bukti Fisik Kegiatan / Evidence:
Gambar 1.1 Dokumentasi dengan pimpinan RSUD Kab.Buton dan Mentor
Gambar 1.2 Dokumentasi bersama penanggungjawab IGD RSUD Kab.Buton
Judul Mempersiapkan media sosialisasi berupa buku saku triage
Kegiatan No. (BUSATRI)
2
Tanggal 23 Maret – 5 April 2020
Pelaksaanaan
Kegiatan - Dokumentasi saat mencari referensi dan mendesaain buku saku triase
Daftar - Dokumentasi saat melakukan konsultasi kepada pimpinan tentang buku
45
Lampiran saku triase
Bukti - Desain buku saku triase
Kegiatan / - Dokumentasi saat memberikan dan menjelaskan buku saku triase kepada
Evidence
pasien dan keluarga pasien.
Uraian kegiatan yang dilaksanakan:
Kegiatan yang kedua yaitu mempersiapkan media sosialisasi berupa buku saku triage
bertujuan untuk membuat konsep dan acuan sebagai isi dari buku saku. Kegiatan ini
mengandung akuntabilitas dengan tetap bertanggung jawab terhadap isi dari buku saku, serta
mengandung nasionalisme dengan tetap mendengarkan masukan dari pimpinan. Adapun
beberapa tahapan kegiatan ini adalah sebagai berikut:
1. Tahapan Kegiatan
a. Mencari referensi dan mendesain buku saku triage (BUSATRI)
Nilai Dasar:
Akuntabilitas: nilai akuntabilitas yang terkandung adalah kejelasan. Dalam mencari
referensi dan mendesain buku saku menujukkan kejelasan dari tujuan yang
diharapkan sehingga memberikan capaian hasil yang diharapkan.
Nasionalisme: nilai nasionalisme yang terkandung adalah menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar. Dalam mendesain buku saku triase ditulis dengan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sehingga dapat dibaca dengan
jelas oleh pasien dan keluarga pasien.
Etika Publik: nilai etika publik yang terkandung adalah professional. Penulis
menunjukkan sikap professional dalam menyusun dan mendesain buku saku.
Komitmen Mutu: nilai komitmen mutu yang terkandung adalah inovatif.
Mendesain buku saku dilakukan dengan inovatif sehingga dapat menarik perhatian
pembaca yaitu pasien dan keluarga pasien.
Anti Korupsi: nilai anti korupsi yang terkandung adalah bekerja keras, yang
memiliki makna bahwa penulis berusaha untuk selalu bekerja keras dalam
menyelesaikan buku saku triase.
b. Melakukan konsultasi kepada pimpinan tentang buku saku triage dan mencetak
buku saku triage.
Nilai Dasar:
Akuntabilitas: nilai akuntabilitas yang terkandung adalah tanggung jawab,
kejelasan dan konsisten. Sikap tanggung jawab akan apa yang dilakukan dan
bertanggung jawab terhadap isi buku saku, memberikan kejelasan terhadap isi buku
saku kepada pimpinan dan konsisten dengan apa yang telah ditulis dalam buku saku.
Nasionalisme: nilai nasionalisme yang terkandung adalah menghargai dan
mendengarkan pendapat pimpinan.
Etika Publik: nilai etika public yang terkandung adalah menghargai komunikasi
dan konsultasi. Pembuatan buku saku triase ini tetap dikonsultasikan kepada
pimpinan dan meminta pendapat pimpinan tentang isi dan desain buku saku sebelum
dicetak dan disosialisasikan.
Komitmen Mutu: nilai komitmen mutu yang terkandung adalah efektif dan efisien.
46
Konsultasi kepada pimpinan dilakukan seefektif dan mengefisiensikan waktu, serta
pencetakan buku saku tetap mengefisiensikan waktu.
Anti Korupsi: nilai anti korupsi yang terkandung adalah bekerja keras. Untuk
mendapatkan hasil sesuai harapan diperlukan usaha yang maksimal dengan tetap
bekerja keras.
c. Membagikan dan menjelaskan BUSATRI kepada pasien dan keluarga pasien
Nilai Dasar:
Akuntabilitas: nilai akuntabilitas yang terkandung adalah konsistensi, kejelasan,
dan tanggung jawab. Konsisten terhadap isi buku saku, memberikan penjelasan,
serta bertanggung jawab terhadap buku saku yang telah dibuat untuk disosialisasikan
kepada pasien dan keluarga pasien.
Nasionalisme: nilai nasionalisme yang terkandung adalah sopan, adil dan
menghormat. Dalam membagikan dan menjelaskan buku saku dilakukan dengan
sopan, bersikap adil terhadap semua pasien dan atau keluarganya, serta menghormati
hak pasien.
Etika Publik: nilai etika publik yang terkandung adalah professional dan tanggung
jawab. Menjalankan tugas, membagikan, dan menjelaskan isi buku saku secara
professional, dan mempertanggungjawabkan kepada public dalam hal ini pasien dan
keluarga pasien.
Komitmen Mutu: nilai komitmen mutu yang terkandung adalah inovatif – dengan
memberikan edukasi kepada pasien dan keluarganya.
Anti Korupsi: nilai antikorupsi yang terkadung adalah jujur. Memberikan edukasi
kepada pasien dan keluarga pasien dengan jujur sesuai dengan sistem pelayanan
yang harus
2. Deskripsi Proses Kegiatan
Kegiatan ini dimaksudkan untuk merancang dan mempersiapkan media yang akan
digunakan untuk sosialisasi dan membagikan buku saku triage sebagai proses sosialisasi
lanjutan kepada Pasien dan keluarga pasien agar dapat memudahkan pemahaman
mengenai triage IGD.
3. Manfaat Terhadap Pencapaian Visi Misi Organisasi.
Kegiatan mempersiapkan media sosialisasi buku saku triase memberikan kontribusi
terhadap misi organisasi yaitu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan
memberikan pelayanan yang paripurna, selain itu kegiatan ini juga berkontribusi terhadap
visi rumah sakit yaitu menjadi rumah sakit terakrediasi yang peka budaya dan terjangkau.
4. Analisis Dampak:
a. Dampak terhadap satuan kerja
Dengan adanya media sosialisai berupa buku saku triase, memberikan dampak positif
terhadap pelayanan pasien, sehingga pelayanan gawat darurat dilakukan sesuai dengan
kondisi kegawatdaruratan pasien, dan pasien dan keluarga pasien paham dengan sistem
47
pelayanan tersebut.
b. Dampak terhadap Instansi
Dengan adanya media sosialisasi berupa buku saku triase, memberikan dampak positif
terhadap instansi rumah sakit, dimana berkurangnya keluhan terhadap pelayanan rumah
sakit.
c. Dampak terhadap masyarakat
Dengan adanya media sosialisasi berupa buku saku triase, dampak yang dirasakan
masyarakat adalah adanya pengertian masyarakat terhadap sistem pelayanan instalasi
gawat darurat.
Bukti fisik kegiatan / Evidence:
Gambar 2.1 Dokumentasi mencari referensi dan mendesain buku saku triase
Gambar 2.2 Dokumentasi saat melakukan konsultasi kepada pimpinan tentang buku saku
triase
48
Gambar 2.3 Desain Buku Saku Triase
Gambar 2.4 Buku Saku Triase yang telah dicetak
Gambar 2.4 Dokumentasi saat memberikan dan menjelaskan buku saku triase kepada pasien
dan keluarga pasien.
Judul Mempersiapkan media sosialisasi berupa banner
Kegiatan No. 23 Maret – 5 April 2020
3
Tanggal
Pelaksaanaan
Kegiatan
49
Daftar - Dokumentasi saat mencari referensi dan mendesain banner
Lampiran - Dokumentasi saat melakukan konsultasi kepada pimpinan tentang isi
Bukti
Kegiatan / banner
Evidence - Dokumentasi sosialisasi kepada pasien dan keluarga pasien
Uraian kegiatan yang dilaksanakan:
1. Tahapan Kegiatan
a. Mencari referensi tentang isi banner dan mendesain banner
Nilai Dasar:
Akuntabilitas: nilai akuntabilitas yang terkandung adalah kejelasan dan
tanggung jawab. Dalam mencari referensi dan mendesain buku saku menujukkan
kejelasan dari tujuan yang diharapkan sehingga memberikan capaian hasil yang
diharapkan serta bertanggung jawab terhadap isi banner tersebut.
Nasionalisme: nilai nasionalisme dari kegiaatan ini adalah dengan menggunakan
bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam penyusunan isi banner sehingga
mudah dipahami oleh pembaca.
Etika Publik: nilai etika public yang terkandung adalah menjalankan secara
professional dan cermat. Sikap selalu teliti dan cermat dalam mencari referensi
agar tercapai output sesuai dengan yang diharapkan penulis.
Komitmen Mutu: nilai komitmen mutu yang terkandung adalah Inovatif.
Mendesain banner dilakukan dengan inovatif sehingga menarik perhatian untuk
dibaca.
Anti Korupsi: nilai antikorupsi yang terkandung adalah selalu bekerja keras
untuk mendapatkan hasil yang maksimal sesuai yang diharapkan.
b. Melakukan konsultasi kepada pimpinan tentang banner dan mencetak Banner
Nilai Dasar:
Akuntabilitas: Selama melakukan konsultasi kepada pimpinan penulis
menunjukkan sikap tanggung jawab, kejelasan, dan konsistensi terhadap isi dari
banner yang didesain.
Nasionalisme: saat melakukan konsultasi dengan pimpinan, penulis
mendengarkan pendapat pimpinan, menghargai masukan, kritik dan saran dari
pimpinan, serta tidak memaksakan kehendak.
Etika Publik: Bersikap menghargai komunikasi, konsultasi dan rekomendasi dari
pimpinan, serta menghargai kerjasama pimpinan.
Komitmen Mutu: dalam berkonsultasi kepada pimpinan dilakukan secara efektif
dan mengefisiensikan waktu.
Anti Korupsi: penulis bertanggungjawab terhadap isi dari banner dan desain
banner.
c. Melakukan sosialisasi kepada pasien dan keluarga pasien tentang triage di IGD
RSUD Kab. Buton.
Nilai Dasar:
50
Akuntabilitas: penulis menunjukkan sikap tanggungjawab dengan melakukan
sosialisasi dan memberikan penjelasan terhadap isi banner yang telah dirancang.
Nasionalisme: dalam proses sosialisasi kepada pasien dan keluarga pasien
dilakukan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan mudah dimengerti.
Etika Publik: Penulis tetap bersikap ramah terhadap pasien dan keluarga pasien
saat memberikan sosialisasi.
Komitmen Mutu: dalam mensosialisasikan isi banner, dilakukan secara efektif
dan efisien sehingga pasien dan keluarga pasien tidak merasa bosan.
Anti Korupsi: penulis menunjukkan sikap tanggungjawab dalam memberikan
informasi yang jelas.
2. Deskripsi Proses
Kegiatan ini dimaksudkan untuk merancang dan mempersiapkan media yang akan
digunakan untuk sosialisasi berupa banner, dimulai dari mencari referensi dan mendesain
banner, kemudian mengkonsultasikan isi dan desain banner tersebut kepada pimpinan
dan setelah mencetak banner, kemudian isi banner tersebut disosialisasikan kepada
pasien dan keluarga pasien di ruang triase instalasi gawat darurat.
3. Manfaat Terhadap Pencapaian Visi Misi Organisasi.
Dengan adanya banner tentang sistem triase ini memberikan kontribusi terhadap visi
organisasi yaitu menjadi rumah sakit terakreditasi, dimana salah satu komponen
penilaian dalam akreditasi rumah sakit adalah adanya media sosialisasi tentang sistem
pelayanan rumah sakit terkhusus instalasi gawat darurat. Kegiatan ini juga memberikan
kontribusi terhadap misi organisasi yaitu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan
dengan memberikan pelayana paripurna.
4. Analisis Dampak:
a. Dampak terhadap satuan kerja
Jika kegiatan tidak berdasarkan dengan ANEKA maka kegiatan ini tidak akan
berjalan dengan lancar. Pasien dan keluarga pasien tidak akan mengerti tentang sistem
triase IGD dan akan sering menimbulkan banyak keluhan terhadap pelayanan yang
diberikan. Jika kegiatan ini dilakukan dengan berlandaskan pada nilai-nilai ANEKA,
maka kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, pasien dan keluarga pasien paham
tentang sistem pelayanan yang diberikan.
b. Dampak terhadap Instansi
Dampak diadakannya kegiatan ini terhadap instansi adalah timbulnya kepercayaan
masyarakat terhadap sistem pelayanan rumah sakit.
c. Dampak terhadap masyarakat
Dengan diadakannya kegiatan ini, masyarakat dapat mengetahui sistem pelayanan
yang berlaku di rumah sakit khususnya di instalasi gawat darurat, sehingga tidak
timbul adanya keluhan tentang sistem pelayanan rumah sakit.
51
Bukti fisik kegiatan/Evidence:
Gambar 3.1 Dokumentasi Mencari referensi dan mendesain banner
Gambar 3.2 Dokumentasi Konsultasi kepada Pimpinan RSUD tentang Banner Triase
Gambar 3.3 Desain banner
52
Gambar 3.4 Dokumentasi Banner yang dipajang di ruang triase IGD RSUD Kab. Buton
Gambar 3.5 Dokumentasi sosialisasi sistem triase
Judul
Kegiatan No. Memberi Label Triage kepada pasien di IGD RSUD Kab. Buton
4
Tanggal
Pelaksaanaan 30 Maret – 5 April 2020
Kegiatan
Daftar - Dokumentasi label triase berupa pita berwarna merah, kuning, hijau, dan
Lampiran hitam.
Bukti
Kegiatan / - Dokumentasi pemberian penjelasan kepada pasien dan keluarga pasien
Evidence tentang label pita.
- Dokumentasi pemasangan label triase pada pasien.
Uraian kegiatan yang dilaksanakan:
1. Tahapan Kegiatan
a. Mempersiapkan Label Triage berupa pita berwarna Merah, Kuning, Hijau,
dan Hitam.
Nilai Dasar:
Akuntabilitas: penulis menunjukkan sikap tanggungjawab terhadap rancangan
atau rencana kegiatan pemberian label dengan mengadakan label pita sebagai tanda
bagi setiap pasien.
Nasionalisme: penulis tetap bersikap adil
Etika Publik: penulis melaksanakan kegiatan sesuai dengan aturan yang telah
53
berlaku.
Komitmen Mutu: dengan mempersiapkan label pita triase penulis berusaha untuk
memberikan hasil yang selalu inovatif.
Anti Korupsi: penulis tetap berusaha untuk bekerja keras sehingga memperoleh
hasil sesuai dengan yang diharapkan.
b. Memberikan penjelasaan kepada pasien dan keluarga pasien tentang
pemasangan label triage
Nilai Dasar:
Akuntabilitas: nilai yang terkandung dalam tahapan kegiatan ini adalah bersikap
transparan, dan adil, dimana penulis
Nasionalisme: Pemberian penjelasan kepada pasien dan keluarga pasien
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan mudah dimengerti, sehingga tidak
terjadi keliruan terhadap tindakan yang diberikan.
Etika Publik: penulis menunjukkan sopan dan ramah dalam memberikan
penjelasan tentang label triase kepada pasien dan keluarga pasien, sehingga dapat
memberikan rasa nyaman terhadap pasien.
Komitmen Mutu: penulis melaksanakan kegiatan ini dengan memfokuskan pada
kepuasan pasien dan keluarga pasien.
Anti Korupsi: dalam pemberian penjelasan, penulis bersikap jujur dan peduli
terhadap kondisi pasien.
c. Memakaikan label triage kepada pasien.
Nilai Dasar:
Akuntabilitas: Penulis bersikap konsisten terhadap penilaian kondisi pasien, dan
penjelasan kondisi pasien serta pemberian label triase sesuai dengan kondisi yang
sudah dijelaskan kepada pasien sebelumnya.
Nasionalisme: Penulis memperlakukan pasien secara adil sesuai dengan sistem
pelayanan triase yaitu sesuai dengan tingkat kegawatdaruratan pasien sehingga
tidak terjadi kesalahpahaman dan keluhan-keluhan pasien atau keluarga pasien
tentang sistem pelayanan rumah sakit.
Etika Publik: Penulis memberikan pelayanan secara jujur kepada pasien dan
keluarga pasien sehingga tidak terjadi kesalahpahaman terhadap sistem pelayanan
rumah sakit.
Komitmen Mutu: nilai komitmen mutu yang terkandung adalah tercapainya target
secara Efektif dan efisien, inovatif sesuai dengan yang direncanakan.
Anti Korupsi: penulis bersikap tanggung jawab terhadap penjelasan kondisi
pasien sesuai label triase yang dipakaikan kepada pasien.
2. Deskripsi Proses Kegiatan:
Kegiatan memasangkan label triase ini dimaksudkan agar pasien dan keluarga pasien
mengetahui dan memahami kondisi triage pasien yang telah dinilai oleh dokter
pemeriksa.
54
3. Manfaat Terhadap Pencapaian Visi Misi Organisasi
Dengan adanya kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap visi organisasi yaitu
menjadi rumah sakit terakreditasi yang peka budaya dan terjangkau. Kegiatan ini juga
memberikan kontribusi terhadap misi organisasi yaitu meningkatkan kualitas pelayanan
kesehatan dengan memberikan pelayana paripurna.
4. Analisis Dampak:
a. Dampak terhadap satuan kerja
Terbentuknya ketertiban dalam sistem pelayanan pasien di instalasi gawat darurat.
b. Dampak terhadap Instansi
Timbulnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pelayanan rumah sakit yang
teratur.
c. Dampak terhadap masyarakat
Adanya pemahamam masyarakat tentang sistem pelayanan di instalasi gawat darurat
rumah sakit, sehingga tidak ada lagi keluhan dan komentar negative tentang
pelayanan di instalasi gawat darurat.
Bukti fisik kegiatan/Evidence:
Gambar 4.1 Label Triase (Merah, Kuning, Hijau, Hitam)
Gambar 4.2 Memberikan penjelasan kepada pasien dan keluarga pasien tentang label
pita.
55
Gambar 4.3 Dokumentasi pemasangan label triase pada pasien.
C. Analisis Dampak
1. Dampak Terhadap Satuan Kerja
Jika dalam kegiatan mempersiapkan media sosialisasi yang terdiri dari mencari
referensi, konsultasi dengan pimpinan dan melakukan sosialisasi tidak dilakukan
dengan menerapkan nilai-nilai ANEKA maka dapat diperkirakan akan terjadi
beberapa masalah dalam kelancaran pelaksanaan aktualisasi ini.
2. Dampak Terhadap Instansi
Jika dalam kegiatan mempersiapkan media sosialisasi yang terdiri dari mencari
referensi, konsultasi dengan pimpinan dan melakukan sosialisasi tidak dilakukan
dengan menerapkan nilai-nilai ANEKA maka dapat berdampak kurangnya dukungan
instansi terhadap kelancaran proses aktualisasi ini.
3. Dampak Terhadap Masyarakat
Jika dalam kegiatan mempersiapkan media sosialisasi yang terdiri dari mencari
referensi, konsultasi dengan pimpinan dan melakukan sosialisasi tidak dilakukan
dengan menerapkan nilai-nilai ANEKA maka dapat diperkirakan akan terjadi biasnya
informasi yang diberikan sehingga mengakibatkan kurangnya kepercayaan masyarakat
terhadap pelayanan di Instalasi Gawat Darurat.
56
BAB IV
PENUTUP
A. KESIMPULAN
a. Kegiatan sosialisasi tentang sistem triase IGD memberikan dampak positif terhadap
pelayanan kesehatan di IGD berupa adanya pemahaman oleh pasien dan keluarga
pasien tentang sistem triase melalui buku saku triase, banner dan label, dan
berkurangnya keluhan pasien dan atau keluarga pasien tentang pelayanan yang
diberikan.
b. Aktualisasi ini diharapkan dapat menjadi bentuk pembiasaan dan habituasi pada
sikap dan perilaku Aparatur Sipil Negara sehari-hari di tempat kerja.
B. SARAN
a. Diharapkan seluruh Aparatur Sipil Negara khususnya tenaga kesehatan dapat
menerapkan nilai-nilai dasar ASN yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik,
Komitmen Mutu dan Anti Korupsi dalam melakukan tugas di lingungan kerja.
b. Diharapkan kegiatan sosialisasi ini tidak hanya dilakukan oleh peserta pendidikan
dan pelatihan dasar saja, namun dapat dilaksanakan oleh ASN tenaga kesehatan lain
di IGD atau di manajemen Rumah Sakit.
C. RENCANA TINDAK LANJUT
a. Penulis akan berusaha untuk menerapkan nilai-nilai dasar ANEKA yang telah
diperoleh secara konsisten pada lingkungan kerja, sehingga dapat memberikan yang
terbaik bagi instansi dan dapat menjadi ASN yang professional dan berkompeten.
b. Kegiatan pemberian buku saku dan pemasangan pita triase dilakukan seterusnya agar
diharapkan seluruh masyarakat kabupaten Buton dapat mengerti tentang sistem
pelayanan triasee di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kab. Buton.
57
DAFTAR PUSTAKA
Lembaga Administrasi Negara RI, Akuntabilitas: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS. LAN
RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI, Nasionalisme: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS. LAN
RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI, Etika Publik: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS. LAN
RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI, Komitmen Mutu: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS.
LAN RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI, Anti Korupsi: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS. LAN
RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI, Manajemen ASN: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS.
LAN RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI, Whole of Government: Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS. LAN RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI, Pelayanan Publik: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS.
LAN RI, Jakarta, 2017
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil
Negara.
DAFTAR PUSTAKA
Lembaga Administrasi Negara RI, Akuntabilitas: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS. LAN
RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI, Nasionalisme: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS. LAN
RI, Jakarta, 2017
58
Lembaga Administrasi Negara RI, Etika Publik: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS. LAN
RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI, Komitmen Mutu: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS.
LAN RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI, Anti Korupsi: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS. LAN
RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI, Manajemen ASN: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS.
LAN RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI, Whole of Government: Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS. LAN RI, Jakarta, 2017
Lembaga Administrasi Negara RI, Pelayanan Publik: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS.
LAN RI, Jakarta, 2017
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil
Negara.
59
DOKUMENTASI KEGIATAN 1
Gambar 1.1 Dokumentasi dengan pimpinan RSUD Kab.Buton dan Mentor
60
Gambar 1.2 Dokumentasi bersama penanggungjawab IGD RSUD Kab.Buton
61
Dokumentasi Kegiatan 2
Gambar 2.1 Dokumentasi mencari referensi dan mendesain buku saku triase
Gambar 2.2 Dokumentasi saat melakukan konsultasi kepada pimpinan tentang buku saku
triase
62
Gambar 2.3 Desain Buku Saku Triase
63
Gambar 2.4 Buku Saku Triase yang telah dicetak
64
Gambar 2.4 Dokumentasi saat memberikan dan menjelaskan buku saku triase kepada pasien
dan keluarga pasien.
Dokumentasi Kegiatan 3
Gambar 3.1 Dokumentasi Mencari referensi dan mendesain banner
Gambar 3.2 Dokumentasi Konsultasi kepada Pimpinan RSUD tentang Banner Triase
65
66
67
Gambar 3.3 Desain banner
Gambar 3.4 Dokumentasi Banner yang dipajang di ruang triase IGD RSUD Kab. Buton
68
Gambar 3.5 Dokumentasi sosialisasi sistem triase
69
Dokumentasi Kegiatan 4
Gambar 4.1 Label Triase (Merah, Kuning, Hijau, Hitam)
70
Gambar 4.2 Memberikan penjelasan kepada pasien dan keluarga pasien tentang label
pita.
Gambar 4.3 Dokumentasi pemasangan label triase pada pasien.
71
72
Konsultasi Laporan Aktualisasi Kepada Mentor
Konsultasi Laporan Aktualisasi Kepada Coach
73
Dokumentasi Sosialisasi Buku saku dan sosialisasi banner
Pintu Masuk IGD dan Ruang Triase
Nurse Station dan Jalur Triase di IGD RSUD Kab. Buton
74
75
NOTULENSI PASIEN INSTALASI GAWAT DARURAT
No Nama Pasien Keluarga Pasien Label Triase
Hijau
1 Ny. Hasnah Wa randa (Ipar) Kuning
Merah
2 An. Taufiq Ruanda (Ayah) Hijau
Merah
3 Ny. Sugiarni Arwan (Suami) Kuning
Kuning
4 Tn. La Malajo Rosdiana (Anak) Kuning
Hijau
5 Tn. Zarifudin Zadi (Anak) Hijau
Kuning
6 An. Azzahrah Risna (Ibu) Kuning
Hijau
7 Tn. Ld. Zanuria Halima (Istri) Merah
Kuning
8 Tn. Rahmat Meysya (Anak) Merah
Kuning
9 Ny. Rahmawati Aisyah (Anak) Hijau
10 An. Aditya Jarni (Ibu)
11 Tn. La Hariba Sulaiman (Anak)
12 Ny. Wa Nii Wa Ati (Anak)
13 Ny. Nurmayasari Akbar (Anak )
14 Tn. Ld. Mane Kaimuddin (Adik)
15 Tn. Muh. Sabara Mutmainah (istri)
16 Tn. La Adi Amriani (Istri)
17 Tn. La Untu Mansur (Anak)
18 Ny. Zainab Sudarmono
Pasarwajo, 17 April 2020
Peserta,
dr. Wa Ode Nur Intan Octina
NIP. 1990109 201903 2 019
76
STRATEGI PEMBIMBINGAN Rincian Pelaksanaan Bimbingan
(Catatan bimbingan oleh : Mentor)
Nama Peserta dr. Wa Ode Nur Intan Octina
Satuan Kerja
Tempat Aktualisasi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten
No Tanggal/Waktu
1 16 Maret 2020 Buton
2 23 Mar 2020 Instalasi Gawat Darurat
3 23 Mar 2020 Catatan Bimbingan Hasil capaian/output Paraf
4 30 Maret 2020 Memberikan Arahan Mentor
terkait kegiatan awal
aktualisasi Arahan tentang aktualisasi
Konsultasi tentang
konsep Media Disetujui konsep buku saku
Sosialisasi berupa triage
buku saku triage
Konsultasi tentang Disetujui konsep banner
konsep Media triage
Sosialisasi berupa
banner Pengadaan pita triage.
Memberikan arahan
tentang pemasangan
pita triage kepada
pasien
77