KATA PENGANTAR Puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan nikmat yang diberikan sehingga penulis dapat menyelesaikan modul ajar IPAS fase B. BAB 6 " Indonesiaku Kaya Budaya" dengan topik B " Kekayaan budaya Indonesia". Secara keseluruhan bahan ajar ini merupakan ringkasan materi pelajaran dengan mengacu pada Kurikulum Merdeka dari berbagai sumber yang disusun berdasarkan CP, TP dan kebutuhan peserta didik yang sesuai dengan kurikulum merdeka. Modul ajar ini disusun sebagai acuan peserta didik untuk memahami konsep materi kelas IV atau fase B dengan baik. Selain itu, peserta didik dapat menumbuhkembangkan nilai-nilai dan perilaku luhur dalam kehidupan seharihari sebagai keberagaman budaya yang ada. Isi dari modul ajar ini tentu belum sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak sangat diharapkan guna perbaikan bahan ajar ini. Semoga bahan ajar ini dapat diterima dengan mudah oleh pembaca dan dapat meningkatkan pengetahuan secara maksimal yang berdampak pada hasil belajar. Akhir kata, terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam penyusunan modul ajar IPAS berbasis kearifan lokal dengan menggunakan flipbook ini. Medan, 20 Maret 2023 Rizkah Mahyuni Pohan i
ii ii i iii iv v 1 5 14 15 16
IDENTITAS MODUL AJAR iii
iv
PETA KONSEP Untuk memudahkan kamu mempelajari Kekayaan Budaya Indonesia, perhatikan peta konsep berikut ini ! KATA KUNCI v Kerajaan Kearifan Lokal Keberagaman Melestarikan Budaya
1. Mendeskripsikan sejarah tempat tinggal 2. Menjelaskan keragaman budaya Indonesia 3. Menjelaskan tentang kearifan lokal 4. Menjelaskan cara melestarikan keragaman Budaya Indonesia Kekayaan Budaya Indonesia Zaman dahulu di Labuhanbatu Selatan terdapat kerajaan. Dapatkah kamu menyebutkan nama dari kerajaan tersebut ? Kita dapat mengetahui keberadaan kerajaan rersebut karena peninggalan sejarah, seperti adat atau budaya, benda, tulisan , dan bangunan. Pada modul ini kita akan mempelajari keragaman budaya di Indonesia khususnya yang berada di daerah tempat tinggalmu, Labuhanbatu Selatan. Apakah kamu siap untuk mempelajarinya ? 1 Bab 6 Tahukah Kamu ? Capaian Pembelajaran
Apakah kamu mengetahui sejarah tempat tinggalmu? Sejarah merupakan asal usul, pengetahuan, ataupun cerita tentang kejadian pada masa lalu. Menurut catatan sejarah, Labuhanbatu Selatan tepatnya di Kotapinang pernah berdiri sebuah kerajaan yang dipimpin oleh Batara Sinomba. Berikut sekilas sejarah kerajaan pinang awan. 2 Sekilas Sejarah Kerajaan Kotapinang Kerajaan Kotapinang didirikan oleh Sultan Batara Sinomba yang disebut juga dengan Sultan Batara Guru Gorga Pinayungan pada tahun 1630. Pada awalnya, Kerajan Kotapinang bernama Kerajaan Pinang Awan. Namun lama-kelamaan menjadi Kotapinang. Wilayah Kerajaan Kotapinang berada di sekitar Sungai Barumun. Sultan Batara Sinomba berhasil menyatukan dua suku besar saat itu. Kedua suku ini sering bertikai sejak lama. Sejak datangnya Sultan Batara Sinomba, kedua suku besar itu pun berdamai. Mereka kemudian mengangkat Batara Sinomba sebagai pemimpin mereka.
Kamu dapat mencari informasi mengenai sejarah Kerajaan Kotapinang yang ada di sekitar tempat tinggalmu. Silahkan tanyakan kepada orang tuamu atau kakek nenekmu. Tulislah informasii yang kamu dapatkan lalu ceritakan secara berkantian dengan teman-temanmu! Batara Sinomba kemudian mendirikan kerajaan yang kini dikenal dengan nama Kerajaan Kotapinang. Istana Bahran adalah salah satu peninggalan kerajaan Kotapinang. Istana Bahran menjadi bukti bahwa di Kabupaten Labuhanbatu Selatan pernah berdiri sebuah kerajaan bernama Kerajaan Kotapinang. Kerajaan Kotapinang terakhir kali dipimpin oleh Tengku Musthafa bergelar Dipertuan Makmur Perkasa Alamsyah. Namun pada Revolusi Sosial tahun 1946, Tengku Musthafa dan keturunannya dibunuh oleh masyarakat sekitar. Istana Bahran juga turut menjadi saksi kebrutalan masyarakat saat itu. Mereka menjarah harta milik kerajaan. Sumber : https://cagarbudaya.sumutprov.go.id/article/cagar/istana-bahrain-kotapinang 3 Gambar: Sisa Peninggalan Istana Bahrain
4
Ayo Mengamati ! Indonesia memiliki keanekaragaman budaya. Banyak suku bangsa dengan bahasa, pakaian, rumah, makanan, dan kesenian yang berbeda-beda. Keragaman ini salah satunya disebabkan karena tempat tinggal yang berbeda-beda. Setiap pulau di Indonesia mempunyai perbedaan keadaan alam. Bahkan, kondisi alam dalam satu pulau bisa saja berbeda-beda. Perbedaan kondisi alam ini memengaruhi cara hidup, kebiasaan, serta budaya penduduknya. Letak Indonesia sangat strategis karena terletak diantara 2 benua yaitu benua Asia dan Australia. Selain itu, Indonesia terletak diantara 2 samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Oleh karenanya, Indonesia mudah dikunjungi para pendatang. Akibatnya budaya yang dibawa bangsa lain yang datang ke negara kita juga ikut memengaruhi keanekaragaman budaya Indonesia. Beberapa pakaian dan makanan tradisional Indonesia dipengaruhi budaya bangsa lain. 5
6
7
Kesenian daerah bisa meliputi makanan, bahasa, dan alat musik daerah.Mari kita cari keragaman budaya yang ada di sekitar kita! Perhatikan instruksi berikut sebelum memulai. 1. Wawancarailah 2 orang teman, guru, atau orang-orang di sekitar kalian mengenai ciri khas budaya di daerahnya. Tanyakan sesuai tabel tersebut. 2. Kumpulkan hasil wawancara sesuai arahan. 3. Dengan melihat hasil wawancara, coba jawab beberapa pertanyaan berikut. 8 1. Apa saja keragaman budaya yang kalian temukan? 2. Suku apa yang paling banyak kalian temukan dari hasil wawancamu ? 3. Apa nama makanan khas daerahmu yang belum pernah kamu coba? 4. Mengapa terdapat keragaman budaya di daerahmu?
Setiap wilayah di Indonesia memiliki ciri khas budayanya Masingmasing. Mulai dari pakaian adat, makanan tradisional, rumah adat, dan masih banyak lagi. Perbedaan inilah yang membuat Indonesia menjadi indah dan unik. 9
Kearifan Lokal 10
Masyarakat Sei Beruhur selalu menjaga kelestarian hutan lindung Beruhur sebagai habitat hidup harimau Sumatera yang sering disebut “Oppui” yang senantiasa dipercaya selalu menjaga mereka. Apabila “Oppui” terlihat pertanda bahwa akan terjadi bencana besar. Santun Berkata Bijak berkaryamerupakan julukan untuk masyarakat Labuhanbatu Selatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesantunan dalam berbahasa dan berprilaku serta selalu mengutamakan kebijaksanaan dalam berkarya. Aek Barumun merupakan sungai yang mengalir ke arah Utara melalui Padang Lawas Utara, Labuhanbatu Selatan, dan Kabupaten Labuhan Batu sebelum mencapai pantai timur Sumatra dengan muaranya di Selat Malaka. Makkocal merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan masyarakat untuk menangkat satu sejis ikan tertentu yang hanya ada ditemui saat musim banjir saja. Keunikan Kebiasaan Masyarakat di Sekitarku Makkocal di Aek Barumun Hutan Lindung Beruhur Santun Berkata Bijak Berkarya Gambar : Sungai Barumun Sumber : https://www.google.com/ gambar+santun+berkata+bijak+berkarya Gambar : Hutan Lindung Beruhur Sumber:https://www.google.com/search?q=hutan+lindu ng+baruhur&sxsrf Gambar :Logo Labusel Sumber:https://www.google.com/search?q=logo +labusel&oq=logo+labusel&aqs 11
Indahan Tukkus merupakan makanan yang sengaja dibuat pada acara tertentu dengan menggunakan hasil alam seperti udang gala dari sungai Barumun, nasi dari hasil panen, serta bunga dari pekarangan rumah untuk menambah kesan indah dalam sajian indahan tukkus ini. Zikir bordah merupakan perpaduan seni musik, syair, dan ritual keagamaan. Dalam penampilannya membacakan doa-doa dari buku zikir Al Barzanji. Sambil menabuh gendang, melantunkan doa-doa tersebut layaknya nyanyian. Keindahan, ketinggian, dan kemerduan suara jadi ciri khas kesenian ini yang dipertontonkan pada pesta kawinan, sunatan dan hajatan lainnya sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Keunikan Kebiasaan Masyarakat di Sekitarku Zikir Bordah Indahan Tukkus Gambar : Zikir Bordah Sumber : https://www.google.com/search?q=zikir+bordah Gambar : Indahan Tukkus Sumber:dokumentasu pribadi 12
13 Melestarikan dan Menghargai Keberagaman
Setelah membagi menjadi 5 kelompok dan menentukan nama kelompok sesuai dengan 5 nama kecamatan di Labuhanbatu Selatan ( Kotapinang, Sungai Kanan, Torgamba, Silangkitang, dan Kampung Rakyat). Setiap kelompok akan menggambar satu bentuk kekayaan budaya di Labuhanbatu Selatan. Membuat Peta Keberagaman 1. Siapkan atlas dan buku literatur lainnya! 2. Baca dan cari tahu keberagaman yang ada di kecamatan pilihan kelompok kalian. 3. Tulis dan cari tahu ragam budaya di setiap kecamatan pada kabupaten Labuhanbatu Selatan yaitu, peninggalan sejarah, suku, bahasa, rumah adat, makanan khas, serta kesenian. 4. Gambarlah peta kabupatenmu dengan ukuran yang besar. Isilah peta dengan gambar ragam budaya sesuai daerahnya. Warnai agar lebih menarik. 5. Jika sudah selesai, gabungkan dengan kelompok yang lain sehingga menjadi peta keragaman Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang utuh. 6. Setiap kelompok akan mempresentasikan tiap kecamatan yang berbedasehingga dapat membentuk peta keberagaman budaya Labuhanbatu Selatan. 14
15
DAFTAR PUSTAKA Fitri, Amalia dkk, (2021). Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas 4. Pusat Kurikulum dan perbukuan. Fitri, Amalia dkk, (2021). Buku Panduan Siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas 4. Pusat Kurikulum dan perbukuan Nani, R. dkk. (2022). Buku ESPS IPAS Kelas 4 SD/MI Volume 2 Kurikulum Merdeka. Bandung: Erlangga. Tim Studi Scientia, (2022). Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Berbasis Profil Pelajar Pancasila. Bandung: Yrama Widya. 16