Supervisor
Fitri Wijarini, S.Pd., M.Pd
Fatmawati, S.Pd., M.Pd
"Si Pelompat Handal"
dari
Ordo Orthoptera
Jurusan Pendidikan Biologi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Borneo Tarakan
Ruang
Redaksi
Desain
Nuraisyah
Fitri Mariana
Penyusun
Alprida Sonda
Pembimbing
Fitri Wijarini, S.Pd., M.Pd
Fatmawati, S.Pd., M.Pd
Validator
Bimo Aji Nugroho, S.Pd., M.Pd
Dewi Retnaningati, S.Pd., M.Sc
i
Daftar
Isi
Halaman Sampul...........................................
Ruang Redaksi............................................... i
Daftar Isi........................................................ ii
Kata Pengantar............................................. iii
Lokasi Penelitian.......................................... iv
Video Belalang............................................. v
Pengertian Belalang..................................... 1
Manfaat Belalang......................................... 2
Klasifikasi Belalang...................................... 3
Morfologi Belalang...................................... 4
Jenis-jenis Belalang..................................... 6
Studi Kasus................................................... 16
Daftar Pustaka............................................. 17
Dokumentasi................................................ 19
Redaktur....................................................... 22
ii
Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha
Esa atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga
penyusunan Booklet digital Kemerataan Belalang di Hutan
Penelitian Universitas Borneo Tarakan yang berjudul "Si
Pelompat Handal dari Ordo orthoptera" dengan
memanfaatkan potensi lokal di kawasan hutan Universitas
Borneo Tarakan sebagai tempat tugas akhir skripsi dapat
diselesaikan.
Tujuan penulisan Booklet ini adalah untuk
meningkatkan pengetahuan guru dan siswa mengenai
belalang.
Dalam penyusunan Booklet ini, penulis menyadari
sepenuhnya bahwa Booklet ini masih jauh dari
kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran dari semua
pihak sangat diharapkan demi terciptanya sumber belajar
yang lebih baik.
Penyusun
Alprida Sonda
iii
Lokasi
Penelitian
Note Lokasi penelitian berada di Hutan
Penelitian Universitas Borneo
Tarakan
berguna sebagai Baseline data
masyarakat maupun para peneliti
Kota Tarakan tentang
Keanekaragaman Flora dan Fauna
iv
https://www.youtube.com/watch?
v=0LZ0-zq9ycA
Klik gambar atau klik link untuk
melihat video metamorfosis belalang
v
Tahukah Kamu ?
Belalang merupakan salah satu anggota
dari kelompok serangga (kelas insekta)
yang memiliki peranan dalam menjaga
keseimbangan ekosistem hutan. Belalang
hidup secara individu atau kelompok.
Biasanya belalang hidup di semak,
rumput, perkebunan, dan lingkungan
sekitar.
Note :
Di bumi ini terdapat
20.000 spesies belalang
1
Manfaat Belalang
Dapat membantu
penyerbukan tumbuhan
Menjaga keseimbangan
ekosistem
Sebagai pengontrol hama dan
pengendali gulma
Belalang sebagai pemakan
produsen (rumput) dalam
rantai makanan
Berperan sebagai sumber
protein diolah menjadi
makanan
2
Klasifikasi
Belalang
Belalang merupakan salah satu dari ordo
orthoptera. Kelompok belalang terbagi ke
dalam 8 famili. Adapun klasifikasi belalang
sebagai berikut :
Kingdom : Animalia
Filum : Arthopoda
Kelas : Insecta
Ordo : Orthoptera
Sub ordo : a. Caelifera, b. Ensifera
Famili : Tetrigidae
Gryllotalpidae
Eumastacidae
Ttigoniidae
Tanaoceridae
Prophalagopsidae
Acrididae
Gryllacrididae
(a) (b) (c) (d)
Sumber : Dok. Pribadi
Contoh spesies belalang :
a. Phlaeoba fumosa (Belalang cokelat)
b. Mecopoda nipponensis
c. Oxya chinensis (Belalang hijau)
d. Anaxipha sp
3
Morfologi
Belalang
Kepala Belalang
Belalang memiliki kepala yang terdiri dari 3
sampai 7 ruas, berfungsi sebagai alat
pengumpul makanan, penerima rangsangan
dan pemroses informasi . Terdapat 4 bagian
(1)
Sumber : pada kepala belalang yaitu sepasang antena,
Kompas.com
sepasang mata majemuk, tiga buah mata
tunggal (ocelli) dan mulut.
Dada Belalang
Belalang adalah serangga yang memiliki
sayap namun ada sebagian yang tidak
memiliki sayap. Tubuh belalang berbentuk
memanjang yang terdiri dari beberapa
Sumber :
segmen dan memiliki antena yang Jenisnet.com
ukurannya relatif panjang atau pendek
(2)
4
Perut Belalang
Belalang memiliki abdomen yang terdiri dari
11 segmen metameri (berulang). Segmen
metameri memiliki 1 skelereit dorsal tergum
(jamak: terga), satu sklereitventral sternum
(jamak: sterna) dan satu selaput daerah
Sumber : lateral pleuon (jamak pleura)
Jenisnet.com
Kepala Dada Perut
Sungut Gendang
Telinga Sayap
Mata Depan
Tunggal
Sayap
Mata Belakang
Majemuk
Alat Peletak
Telur
Lubang
Alat Perasa Lubang Udara
Udara
Gambar 1. Morfologi Belalang
Sumber : mahasiswa.ung.ac.id
5
Jenis-jenis
Belalang
Acridaconica ungarica
Kingdom : Animalia
Acridaconica ungarica Filum : Arthropoda
Sumber : Kelas : Insecta
Nurasia, 2021
Ordo : Orthoptera
Sub Ordo : caelifera
Family : Acrididae
Spesies : Acridaconica ungarica
Memiliki sepasang antena, memiliki panjang tubuh 7,1 cm, lebar
0,7 cm, memiliki tiga pasang kaki, kaki belakang lebih panjang,
memiliki sungut yang lebih pendek, memiliki warna tubuh hijau
dan warna cemerlang pada bagian sayap belakang
Stenocantops slendens
Kingdom : Animalia
Filum : Athropoda Stenocatantops slendens
Kelas : Insekta Sumber :
Ordo : Orthoptera Nurasia, 2021
Sub Ordo : Caelifera
Family : Acrididae
Spesies : Stenocatantops slendens
Memiliki sepasang antena,memiliki panjang tubuh 4,5 cm dengan
lebar 0,7 cm, berwarna kecoklatan serta merah kehitaman di
bagian kaki, tiga pasang kaki, kaki belakang berukuran lebih
panjang dan lebih berisi, memiliki sungut yang lebih pendek
6
Jenis-jenis
Belalang
Caryanda spuria
Kingdom : Animalia
Filum : Athropoda
Caryanda spuria Kelas : Insekta
Sumber : Ordo : Orthoptera
Nurasia, 2021
Sub Ordo : Caelifera
Family : Acrididae
Genus : Caryanda
Spesies : Caryanda spuria
Memiliki 1 sepasang antena,memiliki panjang tubuh 3 cm dengan
lebar 0,4 cm, berwarna kecoklatan serta hijau kekuningan
dibagian kaki, 3 pasang kaki, kaki belakang berukuran lebih
panjang dan lebih berisi memiliki sungut yang lebih pendek.
Trilophidia Annulata
Kingdom : Animalia
Filum : Athropoda
Kelas : Insekta Trilophidia annulata
Sumber :
Ordo : Orthoptera Nurasia, 2021
Sub Ordo : Caelifera
Family : Acrididae
Genus : Trilophidia
Spesies : Trilophidia annulata
Ukuran tubuh 1,6 cm, femur dan tibia kaki depan tidak membesar ,
tarsus terdiri dari 3 segmen, antena yang pendek, tubuh berwarna
coklat, memiliki pronotum tidak memanjang diatas abdomen,
bentuk thorak meruncing dan bergerigi
7
Jenis-jenis
Belalang
Phlaeoba fumosa
Kingdom : Animalia
Filum : Athropoda
Phlaeoba fumosa Kelas : Insekta
Sumber :
Nurasia, 2021 Ordo : Orthoptera
Sub Ordo : Caelifera
Family : Acrididae
Genus : Phlaeoba
Spesies : Phlaeoba fumosa
Memiliki tubuh dengan panjang 2,8 cm, femur dan tibia kaki depan
tidak membesar,tarsus terdiri atas 3 segmen, memiliki antena yang
pendek,bentuk torak bawah meruncing bagian atas melengkung,
memiliki warna kecoklatan sedikit garis kuning bagian kaki
Arcida Conica
Kingdom : Animalia
Filum : Athropoda
Kelas : Insekta Acrida conica
Sumber :
Ordo : Orthoptera Nurasia, 2021
Sub Ordo : Caelifera
Family : Acrididae
Genus : Acrida
Spesies : Acrida conica
Memiliki sepasang antena,memiliki panjang 4,1 cm dan lebar 0,5
cm, warna yang kehijauan, terdiri dari 3 pasang kaki, kaki belakang
lebih panjang dan berisi, organ pendengaran terletak pada sisi-sisi
ruas abdomen pertama, tersi 3 ruas dan alat perteluran pendek
8
Jenis-jenis
Belalang
Oxya Chinensis
Kingdom : Animalia
Filum : Arhropoda
Oxya chinensis Kelas : Insecta
Sumber : Ordo : Orthoptera
Nurasia, 2021
Sub Ordo : Caelifera
Famili : Acrididae
Genus : Oxya
Spesies : Oxya chinensis
Memiliki kepala dengan posisi Hypognatus, panjang antena 1 cm,
terdapat mata tunggal serta tipe mulut penggigit-mengunyah, sayap
berwarna hijau kecoklatan, memiliki tiga pasang kaki dengan sepasang
kaki belakang yang lebih besar
Oxya japonica
Kingdom : Animalia
Filum : Arhropoda
Kelas : Insecta Oxya japonica
Ordo : Orthoptera Nurasia, 2021
Sumber :
Sub Ordo : Caelifera
Famil : Acrididae
Genus : Oxya
Spesies : Oxya japonica
Ukuran tubuh 2,5 cm, posisi kepala Hypognatus dengan panjang
antena 1 cm, terdapat mata tunggal, memiliki tipe mulut penggigit-
mengunyah. Toraks terbagi menjadi protoraks, messotoraks dan
metatoraks, sayap yang berwarna hijau kecoklatan.
9
Jenis-jenis
Belalang
Valanga Nigricornis
Kingdom : Animalia
Filum : Arhropoda
Valanga nigricorni Kelas : Insecta
Sumber : Ordo : Orthoptera
Dok. Nurasia, 2021
Sub Ordo : Caelifera
Famili : Acrididae
Genus : Valanga
Spesies : Valanga nigricorni
Memiliki panjang tubuhnya 4,5 cm, mata tunggal dibagian kepala, tipe
mulut penggigit dan pengunyah, toraks terbagimenjadi protoraks,
messotoraks dan metatoraks, bagian messotoraks terdapat sayap yang
memilikitekstur yang halus denganpanjang 0,7 cm, berwarna hijau
muda, memiliki abdomen yang berbentukmemanjang.
Xenocatantops humilis
Kingdom : Animalia
Filum : Arhropoda
Kelas : Insecta Xenocatantops humilis
Ordo : Orthoptera Nurasia, 2021
Sumber :
Sub Ordo : Caelifera
Famili : Acrididae
Genus : Xenocatantops
Spesies : Xenocatantops humilis
Memiliki ukuran tubuh dewasa 4,1 cm, lebar 0,6 cm, memiliki
sepasang antena, tiga pasang kaki dengan ukuran satu pasang kaki
belakang lebih panjang dan lebih besar, berwana kecoklatan dan
sedikit corak warna kuning pada bagian kaki belakang.
10
Jenis-jenis
Belalang
Traulacris sp
Kingdom : Animalia
Filum : Arhropoda
Traulacris sp Kelas : Insecta
Sumber : Ordo : Orthoptera
Nurasia, 2021
Sub Ordo : Caelifera
Famili : Acrididae
Genus : Traulia
Spesies : Traulacris sp.
Ukuran tubuh dewasa 3 cm, lebar 0,4 cm, tiga pasang kaki dengan
ukuran satu pasang kaki bagian belakang lebih panjang dan lebih
besar, berwarna kecoklatan, corak kuning dibagian kepala dan pada
bagian kaki belakang berwarna hijau
Pseudoxya diminuta
Kingdom : Animalia
Filum : Arhropoda
Kelas : Insecta Pseudoxya diminuta
Sumber :
Ordo : Orthoptera Nurasia, 2021
Sub Ordo : Caelifera
Famili : Acrididae
Genus : Oxya
Spesies : Pseudoxya diminuta
Ukuran tubuh dewasa 3 cm, 3 pasang kaki dengan ukuran satu
pasang kaki bagian belakang lebih panjang dan lebih besar,
spesies ini berwarna kecoklat- coklatan, dengan sedikit corak
hitam di bagian kepala dan pada bagian kaki belakang.
11
Jenis-jenis
Belalang
Traulia borneensis
Kingdom : Animalia
Filum : Arhropoda
Traulia borneensis Kelas : Insecta
Sumber : Ordo : Orthoptera
Nurasia, 2021
Sub Ordo : Caelifera
Famili : Acrididae
Genus : Traulia
Spesies : Traulia borneensis
Ukuran tubuh dewasa 3 cm, lebar 0,4 cm, tiga pasang kaki dengan
ukuran satu pasang kaki bagian belakang lebih panjang dan lebih besar,
berwarna kecoklat-coklatan, corak warna hitam orange dari kepala
sampai pada bagian kaki belakang.
Oxya Serville
Kingdom : Animalia
Filum : Arhropoda
Kelas : Insecta Oxya serville
Sumber :
Ordo : Orthoptera Nurasia, 2021
Sub Ordo : Caelifera
Famili : Acrididae
Genus : Oxya
Spesies : Oxya serville
ukuran tubuh 3 cm, lebar 0,4 cm, memiliki sepasang antena
dengan ukuran 0,6 cm, berwarna hijau.
12
Jenis-jenis
Belalang
Xenacatantops humilisnymph
Kingdom : Animalia
Filum : Arhropoda
Xenacatantops
humilisnymph Kelas : Insecta
Sumber : Ordo : Orthoptera
Dok. nurasia, 2021 Sub Ordo : Caelifera
Famili : Acrididae
Genus : Xenacatantops
Spesies : Xenacatantops humilisnymph
Ukuran tubuh 2 cm, lebar 0,4 cm, 3 pasang kaki dengan ukuran 1
pasang kaki bagian belakang lebih panjang dan lebih besar, spesies ini
berwarna berwarna hijau dan bintik-bintik putih.
Elimaea sp
Kingdom : Animalia
Filum : Arhropoda
Kelas : Insecta Elimaea sp
Sumber :
Ordo : Orthoptera Dok. Nurasia, 2021
Sub Ordo : Ensifera
Famili : Tettigonidae
Genus : Phaneropterinae
Spesies : Elimaea sp
Ukuran tubuh 3,5 cm, lebar 0,6 cm, 3 pasang kaki dengan ukuran
1 pasang kaki bagian belakang lebih panjang dan lebih besar,
spesies ini berwarna berwarna hijau.
13
Jenis-jenis
Belalang
Conocephalus fasciatus
Kingdom : Animalia
Filum : Arhropoda
Conocephalus fasciatus Kelas : Insecta
Sumber :
Dok. Nurasia, 2021 Ordo : Orthoptera
Sub Ordo : Ensifera
Famili : Tettigonidae
Genus : Conocephalus
Spesies : Conocephalus fasciatus
Ukuran tubuh 3 cm, tiga pasang kaki dengan ukuran sepasang kaki
bagian belakang lebih panjang dan lebih besar, berwarna kuning
kehitaman dan memiliki alat perteluran yang panjang, selain itu juga
memiliki bentuk kepala yang miring.
Ceraeocercus fuscipennis
Kingdom : Animalia
Filum : Arhropoda
Kelas : Insecta Ceraeocercus fuscipennis
Sumber :
Ordo : Orthoptera Dok. Nurasia, 2021
Sub Ordo : Ensifera
Famili : Tettigonidae
Genus : Ceraeocercus
Spesies : Ceraeocercus fuscipennis
Ukuran tubuh 7 cm, memiliki tiga pasang kaki, tubuh berwarna
coklat dengan sedikit corak dibagian sayap. memiliki sungut yang
panjang seperti rambut, memiliki organ pengahasil suara yang
berkembang dengan baik.
14
Jenis-jenis
Belalang
Conocephalus maculates
Kingdom : Animalia
Filum : Arhropoda
Conocephalus maculatus Kelas : Insecta
Sumber :
Dok. Nurasia, 2021 Ordo : Orthoptera
Sub Ordo : Ensifera
Famili : Tettigonidae
Genus : Conocephalus
Spesies : Conocephalus maculatus
Ukuran tubuh 2 cm, femur dan tibia kaki depan tidak membesar dan
tidak menggalitanah, tarsus terdiri tiga segmen, memiliki antena yang
panjang dengan ukuran 2 cm, tubuh berwarna kuning kecoklatan dan
memiliki ovipositor yang panjang, menambahkan bentuk kepala miring.
Sumber : Dok. Pribadi (2021)
15
Studi
Kasus
Kemerataan merupakan tolak ukur untuk
mengetahui kemerataan setiap jenis dalam
setiap komunitas pada suatu wilayah. Indeks
kemerataan spesies menyatakan keberadaan
individu tiap-tiap spesies yang ditemukan pada
suatu komunitas
(3)
Untuk mengetahui kelimpahan suatu spesies
perlu dilakukan penghitungan indeks
kemerataan. Jika nilai indeks E≤0,4
menunjukkan kemerataan jenis tergolong
rendah atau komunitas tertekan. Jika nilai indeks
0,4≤+≤0,6 menunjukkan kemerataan jenis
tergolong sedang komunitas stabil. Jika nilai
indeks E≥0,6 menunjukkan kemerataan jenis
tergolong tinggi atau komunitas melimpah. (4)
16
Daftar
Pustaka
Kumalararas, Ratih. 2018. Keanekaragaman Jenis
Belalang (Orthoptera: Caelifera) di Zona Rehabilitas
Resort Wonoasri Taman Nasional Merubetiri. Skripsi.
Diterbitkan. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
Alam. Universitas Jember.
Borror, D.J., N. F. Johnson., and C. A. Triplehorn (1992).
Pengenalan Pelajaran Serangga diterjemahkan oleh
Suryobroto, M. UGM Press. Yogyakarta.
Erawati, N. V dan Kahono, S. 2010. Keanekaragaman dan
Kelimpahan Belalang dan Kerabatnya (Orthoptera) pada
Dua Ekosistem Pegunungan di Taman Nasional Gunung
Halimun—Salak. J. Entomologi Indonesia. Vol. 7, No. 2,
100-115.
Nurasia. 2021. Hubungan Parameter Lingkungan Terhadap
Dominansi dan Kemerataan Belalang (Ordo Orthoptera) di
Hutan Universitas Borneo Tarakan Serta Potensi
Implementasinya dalam Pembelajaran Biologi kelas X SMA.
Skirpsi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendiidkan Universitas Borneo Tarakan.
17
Daftar
Pustaka
Priyandi, Amris. 2021. Studi Keanekaragaman dan
Kelimpahan Belalang (Ordo Orthoptera) di Hutan
Penelitian Universitas Borneo Tarakan dan Potensi
Implementasinya Pada Pembelajaran Biologi Kelas X
SMA/MA
Prakoso, Bagas. 2017. Biodiversitas Belalang (Acrididae:
Ordo Orthoptera) pada Agroekosistem (zea mays I.) dan
Ekosistem Hutan Tanaman di kebun Raya Baturaden,
Banyumas. Jurnal Biosver Vol 34.
Suheriyanto, D. 2008. Ekologi Serangga. Malang : UIN
Press. Willemse, LPM. 2001. Fauna Malesiana Guide to
Pest Orthoptera of Indomalayan Region. Buckhuy:
Netherlands.
18
Dokumentasi
Spesies Belalang
19
Dokumentasi
Spesies Belalang
20
Dokumentasi
Spesies Belalang
21
Redaktur
Alprida Sonda, lahir di Tanjung Selor 06 April
1999. Pendidikan Dasar ditempuh di SD 002
Tanjung Palas Utara. Pendidikan selanjutnya
di SMP Negeri 2 Tanjung Palas Utara.
Pendidikan selanjutnya di SMK Negeri 2
Tanjung Selor. Pada tahun 2017 kuliah di
Universitas Borneo Tarakan, tepatnya di
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Program Studi Pendidikan Biologi.
22