The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

2.2.a.9 Koneksi Antar Materi
CGP 2 Kabupaten Bandung
Lastri Laras Apandi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by schatzielaras, 2021-08-25 05:35:57

2.2.a.9 Koneksi Antar Materi

2.2.a.9 Koneksi Antar Materi
CGP 2 Kabupaten Bandung
Lastri Laras Apandi

Keywords: 2.2.a.9 Koneksi Antar Materi

2.2.a.9
KONEKSI ANTAR MATERI

CGP 2 Kab. Bandung - Lastri Laras Apandi

Menurut Ki Hajar Dewantara, guru diibaratkan seorang
petani dan murid adalah benihnya. Seorang petani harus

memberikan perawatannya sesuai dengan kebutuhan
benih-benih yang berbeda tadi sampai semuanya berbuah.
Pembelajaran berdiferensiasi yang dilakukan oleh seorang
guru menjadi jawaban atas kebutuhan individu murid yang

berbeda-beda berdasarkan kodrat alam dan zamannya.
Pembelajaran berdiferensiasi akan memenuhi setiap

kebutuhan masing-masing murid dengan memperhatikan
faktor kesiapan murid, minat/bakat dan gaya belajar

murid. Dalam proses pembelajaran tersebut hendaknya
guru juga memasukan Pembelajaran Sosial Emosional.

Pembelajaran Sosial Emosional adalah Kemampuan menerapkan
kesadaran diri penuh, mengelola emosi, empati resiliensi dan
mengambil keputusan yang tepat. Proses ini memungkinkan
guru dan murid memperoleh keterampilan dan sikap positif

mengenai aspek sosial dan emosional. Pembelajaran sosial dan
emosional ini bertujuan untuk: 1) memberikan pemahaman,
penghayatan dan kemampuan untuk mengelola emosi 2)
menetapkan dan mencapai tujuan positif 3) merasakan dan
menunjukkan empati kepada orang lain 4) membangun dan

mempertahankan hubungan positif 5) membuat keputusan yang
bertanggung jawab.

Dalam menghadapi realita
kehidupan sehari-hari baik sebagai

pendidik maupun sebagai warga
masyarakat harus mampu

mengelola Emosi sesuai dengan
kondisi yang dihadapi dengan
menamkan Kesadaran Penuh
(Mindfullness).

Kompetensi Sosial Emosional (Casel) terdiri dari :

1.Pengenalan Emosi

2. Mengelola Emosi (fokus)
3. Empati
4. Reselensi / Ketangguhan
5. Pengambilan Keputusan yang bertanggung jawab

Pembelajaran Sosial Emosional ini dapat diberikan dalam tiga ruang
lingkup, yaitu:

1. Rutin, yakni pada kondisi yang sudah ditentukan di luar waktu
belajar misalnya: kegiatan pagi atau kegiatan membaca setelah makan
siang
2. Berintegrasi dalam mata pelajaran. Misalnya melakukan
refleksi setelah menyelesaikan sebuah topik pembelajaran
3. Protokol. Kegiatan ini menjadi budaya atau aturan sekolah yang
sudah menjadi kesepakatan bersama dan diterapkan secara mandiri
oleh murid dan sebagai kebijakan sekolah.

Terima kasih!


Click to View FlipBook Version