Anak Didikku
Lani Rahayu, S.Pd.
Anak didikku ….
Jangan pernah lelah dengan harimu
Meski terkadang kelabu
Bahkan biru dan bisu
Anak didikku ….
Rasa sunyi senyap mulai menghantuiku
Kala tidak bertemu denganmu
Dirimu selalu membuatku candu
Anak didikku ….
Kuredupakan rasa kekesalan ini karenamu
Karena hari-hariku tak lengkap tanpamu
Rasa sayang telah terukir di sanubariku
Anak didikku ….
Kehadiran kalian mewarnai hariku
Dinamikamu tak mampu menyurutkan langkahku
Untuk selalu menyayangimu
Purbalingga, 4 Juli 2022
Lani Rahayu, S.Pd. Lahir di Jawa Tengah berhasil menyelesaikan dan
memenuhi syarat Pendidikan jenjang S-1 program Studi Pendidikan
Bahasa Inggris di Universitas Islam Malang. Pengajar di SMK Ma’arif
NU Bobotsari.
101
Doaku
Irma Febrianti, S.Pd.
Doaku
Memudahkan setiap langkahmu
Ilmuku
Adalah bekal masa depanmu
Lautan kuarungi
Menuju siswa yang kusayangi
Hujan terik merintangi
Demi masa depan tinggi
Keterbatasan bukan halangan
Bersama kita tempuh semua rintangan
Ilmu yang membekas di ingatan
Semoga tersirat menjadi bekal masa depan
Dirimu memang bukan anak kandungku
Namun sayang dan harapanku tinggi untukmu
Berharap kelak menjadi pelita bangsaku
Karena doaku untukmu penerusku
Sangkulirang, 3 Juli 2022
Irma Febrianti, S.Pd. Lahir di Samarinda berhasil menyelesaikan dan
memenuhi syarat Pendidikan jenjang S-1 program Studi Pendidikan
Guru Sekolah Dasar di Universitas Mulawarman, Samarinda. Pengajar
di SD Negeri 010 Sangkulirang, Kutai Timur.
102
Kerinduanku
Eli Nova Lita Br Barus, S.Pd.
Keberhasilanmu adalah hasratku
Melihatmu bisa adalah inginku
Bertumbuhlah dalam ilmu wahai anakku
Karna masa depan yang indah pasti menantimu
Kan kutumpahkan semua ilmu yang kupunya
Kan kuajarkan tentang semua yang kubisa
Karna jauh di hatiku punya satu kerinduan
Ya … kerinduan tuk melihatmu bisa
Kan kuisi kertas putih di hidupmu
Dengan goresan yang penuh dengan warna indahku
Karna jauh di hatiku punya satu kerinduan itu
Tuk bisa menciptakan warna yang indah di masa depanmu
Dalam perjuanganku ada kamu
Dalam doaku ada kamu
Karna jauh di hatiku punya satu kerinduan untukmu
Ya … kerinduan tuk melihatmu mampu
ELI NOVA LITA BR BARUS, S.Pd. Lahir di Sumatera Utara berhasil
menyelesaikan pendidkan S-1 program studi Pendidikan Bahasa
Inggris di Universitas HKBP NOMMENSEN Pematang Siantar.
Sekarang mengajar di SMP Negeri 3 Satu Atap Purba Kecamatan
Purba, Sumatera Utara.
103
Merajut Asa
Dwi Ari Andayani, S.Pd.
Setiap pagi kususuri jalan yang berliku
Berpacu waktu demi waktu
Dengan sabar aku membimbingmu
Mengajari hal-hal yang baru
Setiap hari kuberdiri
Memandangi jiwa yang penuh dengan mimpi
Bergulung kata penuh makna Ilahi
Membuka jalan penuh harap dan mimpi
Kadang bibirku bergetar hebat
Berteriak akan ketidaktahuanmu yang lambat
Meski lelah ucapku membimbing
Keputusasaanku tak akan bergeming
Dalam jiwa yang penuh semangat
Kutitipkan secercah harapan yang kuat
Kelak kau akan menjadi harapan bangsa
Berguna untuk agama dan juga Negara
Klaten, 2 Juli 2022
Dwi Ari Andayani, S.Pd. Lahir di Klaten, Jawa Tengah tahun 1989,
telah menyelesaikan pendidikan jenjang S1 Program Studi Pendidikan
Guru Sekolah Dasar di Universitas Terbuka tahun 2015, serta saat ini
mengajar di SDN 1 Gaden, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten
104
Benih Bangsa
Bagus Haryadi, S. Pd.
Cerah di pagi hari
Selalu ada mentari yang menanti
Senyuman yang selalu mendampingi
Di gerbang sekolah tiap hari
Teriring semilir angin kumbang
Deru langkah yang sama terdengar
Menyambut kader bangsa yang akan datang
Tersimpan di dada penuh niat belajar
Harapan akan selalu ada
Dari ilmu yang dibawa pulang
Dengan senyuman di dada
Teriring niat untuk diamalkan dalam berjuang
Terus bergerak untuk perjuangan
Memanggul harapan untuk bangsa yang maju
Lelah yang bahagia harus terus bertahan
Agar murid menjadi benih bangsa yang tak pernah layu
Brebes, 30 Juni 2022
Bagus Haryadi, S.Pd. Biasa dipanggil dengan Bagus, lahir di Brebes, 2
September 1984 dan bertempat tinggal di kelurahan Brebes. Tahun
2022 ini dia mengajar di SMP Pusponegoro Brebes Jawa Tengah, dan
berusaha terus belajar serta berkarya bersama teman teman selama
masih ada sisa napas.
105
Asa Tertinggal
Nurwanti Septiana, S. Pd.
Asaku Asamu
Satu dua tiga langkahmu enam hari bersamamu
Segala celoteh, canda, tawa dan nasihat membersamaimu
Yang mungkin membuatmu bosan kepadaku
Hadirku di depanmu adalah bukti juangku
Atas segala asa yang terbaik untukmu anak didikku
Meski segala halang rintang melingkupimu
Tetaplah semangat dan pantang menyerah untuk segala citamu
Hari ini esok dan selamanya
Aku tak pernah berharap namaku dikenang
Namun juangku dan lelahku akan selalu ada
Terpatri dalam ingatanmu dengan sempurna
Hanya lantunan doa
Yang selalu kupanjatkan
Kenanglah kami dalam setiap kehidupan
Wujudkan asa kami dengan kesuksesan
Nurwanti Septiana, S.Pd. Lahir di Brebes Jawa Tengah tanggal 2
September 1986. Saaat ini mengajar di salah satu sekolah swasta,
tepatnya di SMP Muhammadiyah Sawojajar. Mulai mengajar dari
tahun 2008 sampai sekarang. Selain mengajar juga menyukai dunia
baking dan cooking. FB : Nurwanti Septiana, Instagram :
@nurwantiseptiana.
106
Surat Cinta Untuk Peri Kecilku
Krisma Praningsih, S. Pd.
Setiap pagi kususuri jalan panjang
Demi melihat peri kecil tertawa riang
Derap kaki kecil berlari bak genderang
Membawa impian dan cita yang cemerlang
Peri-peri kecilku .…
Kuingin selalu menemanimu
Membimbing meraih citamu
Menggapai mimpi dengan ilmu
Walaupun terkadang kumengeluh
Meski terkadang kuterjatuh
Berkali – kali merasa penuh peluh
Namun tekadku takkan pernah rapuh
Ya Allah … Ya Tuhan .…
Biarkanlah aku tetap bersama mereka
Menemani mereka mewarnai dunia
Semangat meraih angan dan cita-cita
Blitar, 5 Juli 2022
Krisma Praningsih, S.Pd. lahir di Pakunden, Kota Blitar, Jawa Timur
pada tahun 1991. Saat ini mengajar sebagai Guru Kelas di UPT SD
Negeri Tingal 01.
107
Muridku ….
Ramayulis Rahman, S.Pd.
Muridku….
Hadirmu kunantikan selalu
Senyummu kudambakan selalu
Semangatmu kubanggakan selalu
Muridku ….
Kau datang dengan wajah riangmu
Tuk menjemput segudang ilmu
Siap berbagi ilmu tuk bekal hidupmu
Muridku ….
Ditempat ini kita bertemu
Setengah hari kuhabiskan bersamamu
Dalam senda dan gurau kita satu
Muridku ….
Ku do’akan kelak bahagia hidupmu
Dengan ilmu yang sudah kau rengkuh
Tumbuhlah jadi insan yang rendah hati selalu
Ramayulis Rahman, S.Pd. Lahir di Pariaman Sumatera Barat
menyelesaikan studi S-1 PGSD di Universitas Terbuka Pengajar di
SDN 22 VII Koto Sungai Sarik, Kabupaten Padang Pariaman
108
Doa dan Harapanku
Dwiati, S. E.
Wahai anak-anakku
Engkaulah harapan bangsaku
Sejuta doa dan harapanku
Kutitipkan kepadamu
Wahai anak-anakku
Bawalah nama negerimu
Menjadi negeri yang maju
Tuk kehidupan di masa depanmu
Wahai anak-anakku
Majukan negeri ini dengan tekad dan semangatmu
Jadilah pemimpin yang amanah untuk negerimu
Agar tidak berat akhiratmu
Wahai anak-anakku
Pegang teguh janjimu padaku
Bakar terus semangatmu untukku
Demi kejayaan Indonesiaku
Dwiati, S.E., ibu dengan dua putra yang berdomisili di Klaten Jawa
Tengah. Hobi memasak, sangat suka pada puisi sempat ikut lomba
puisi ketika SD. Kini ditengah kesibukan sebagai seorang ibu ingin
kembali bergelut dengan puisi. Mottonya : Jadilah orang yang
bermanfaat bagi orang lain.
109
Menerangimu
Krispa Elan Paramudita E., S.Pd.
Aku asing bagimu
Kaupun asing bagiku
Kita tak pernah bertemu
Apalagi bertamu
Tak kukira aku jatuh hati padamu
Di saat pandangan kita bertemu
Kau genggam tanganku yang berdebu
Dengan semangat menuntut ilmu yang menggebu
Tak ada yang bisa kujanjikan padamu, anakku
Kecuali secuil ilmu yang dititipkan padaku
Resapilah satu pesanku
Inilah penghangat jalanmu yang membeku
Kau pejuang mimpi
Ingatlah ini di dalam hati
Ku mungkin akan mati
Takkan kubiarkan cahayaku redup menenggelamkanmu dalam
kelamnya hari
Kayu Aro, 2 Juli 2022
Krispa Elan Paramudita.E., S.Pd. lahir di Kota Sungai Penuh, tanggal
22 Juli 1992. Menyelesaikan Pendidikan S-1 Bahasa Inggris di STKIP
Muhammadiyah Sungai Penuh. Saat ini, Ibu dua orang anak ini
merupakan guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 40 Satu Atap Kerinci
110
Cinta Guru
Maulika Suryani, S.Pd.
Suatu waktu kau akan merasakan rindu
Rindu riuh tawa sedu sedan di sekolahmu
Tahukah kamu ….
Cinta guru tak akan padam bersama sang waktu
Mungkin hanya terlupa sekejap siapa namamu
Kau tentu paham berapa anak didik gurumu
Yang harus menghafalkan satu persatu
Siapa namamu dan bagaimana karaktermu
Karena itu wahai anakku
Tegur sapalah gurumu dahulu
Sebagai bukti cintamu
Apabila kau masih ingat gurumu
Selaksa waktu yang kian berlalu
Kalian menapak impian yang menentu
Ingatlah selalu
Doa gurumu akan slalu hadir untukmu
Meski terkadang sekejap lupa namamu
Terkesiap ketika kau panggil nama gurumu
Percayalah wahai anakku
Gurumu merindukanmu
Penajam Paser Utara, 3 Juli 2022
111
Maulika Suryani, S.Pd. Lahir di Kalimantan Timur, 30 tahun lalu,
berhasil menyelesaikan S-1 Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas
Muhammadiyah Malang. Pengajar di SMPN 16 Penajam Paser Utara.
112
Do'aku Untuk Kalian
Hj. Siti Sa'adah, S.Pd.
Kala kita berjumpa pertama kali
Pada setiap tahun pelajaran dimulai
Tuk bersama-sama melangkahkan kaki
Merangkai asa yang kita miliki
Seringkali kalian berbuat di luar aturan
Seingkali pula kalian berjanji akan turuti aturan
Tetapi rupanya itu hanya sebatas janji
Keesokan harinya diulang lagi
Kadang kubersikap tegas
Walau dalam hati apakah itu pantas
Kusadar kalian masih mencari jati diri
Untuk menemukan hal yang pasti
Do'aku untuk kalian ….
Semoga kelak menjadi orang yang berguna
Membuat bangga orang tua
Menjadi orang sukses dan ber etika
Cirebon, 1 Juli 2022
Hj. Siti Sa’adah, S.Pd. lahir di Jakarta. Pendidikan D3 ABA Indonesia,
Jakarta. Menyelesaikan S1 Bahasa Inggris di FKIP UNSWAGATI
Cirebon, mengajar di SMPN 1 Kedawung, Cirebon.
113
Guru Kehidupan
Fitria Lifmin, S.Pd.
Dahulu, aku hanyalah sekedar guru
Merasa menjadi sosok yang digugu dan ditiru
Merasa banyak ilmu
Karena aku adalah seorang guru
Seiring perjalanan karirku
Sungguh aku merasa malu
Karena ternyata aku tidaklah sehebat itu
Justru aku belajar banyak dari murid-muridku
Merekalah guru – guru kehidupan
Menerangi kegelapan dalam perjalanan
Menjadi penunjuk di persimpangan jalan
Menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kemampuan
Terima kasih kuhaturkan
Untuk semua pelajaran yang kalian berikan
Izinkan aku persembahkan
Seluruh cinta dan pengabdian
Probolinggo, 06 Juli 2022.
Fitria Lifmin, S.Pd. lahir di Probolinggo pada 24 Maret 1994.
Menempuh program S1 di FKIP Universitas Panca Marga Probolinggo.
Karir pertama dimulai di SDI Raudlatul Istiqomah pada tahun 2014-
2019. Kemudian melanjutkan karirnya di SMP Negeri 3 Maron
sebagai guru PPKn mulai tahun 2019 sampai sekarang.
114
Cinta Untuk Anak Didikku
Sugiharti, S.Pd.I.
Biar waktu berputar
Tetapi semangatku takkan pudar
Biar angin terasa dingin
Tetapi aku tetap semangat mengajar di sini
Bertahun-tahun imu yang kudapat
Semua selalu kupersembahkan
Waktu – waktu kuhabiskan
Untuk mengajarimu banyak hal
Siswaku, meski kadang lelahku
Tetapi wajahmu menyemangatiku
Siswaku, kelak ilmuku akan mengantarmu
Pada masa yang tak pernah kau tahu
Aku tak kenal lelah
Untuk datang sebagai pencerah
Aku tak pantang menyerah
Sampai masa depanmu terarah
Cirebon, 6 Juli 2022
Sugiharti, S.Pd.I. lahir di Cirebin, Jawa Barat, berhasil menyelesaikan
pendidikan S-1 program studi Pendidikan Bahasa Inggris di Sekolah
Tinggi Agama Islam Negeri Cirebon. Merupakan pengajar di SMK
Islamic Centre, Cirebon.
115
Kau Yang Menobatkanku Sebagai Guru
Widarti, S.Si.
Sayang ….
Mengertikah kau bahagiaku
Saat kau mampu melambungkan mimpi di atas cakrawala biru
Dengan sayap gagahmu kau terbang menggapai mimpimu
Sayang ….
Mengertilah kiranya
Saat lisan ini berujar pahit tak terkira
Ada sebongkah sesal di sudut rasa
Ah tak terasa
Barisan hari tlah berlalu
Sebagai saksi segala cinta dan selaksa perisriwa
Pahit getirnya sebuah proses telah berlalu
Sayangku … siswaku
Generasi penerusku
Tetaplah menjadi putra-putri kebanggaan orang tuamu
Terbang tinggi berbekal ilmu
Widarti, S.Si., lahir di Tulungagung pada tanggal 19 April 1981 di desa
Tenggong tepat di lereng Gunung Bolo. Bercita – cita menjadi
seorang dokter atau perawat namun perjalanan hidup menuntunnya
pada profesi mulia menjadi seorang guru sejak tahun 2008. Tahun
2022 mengikuti diklat Pogram Guru Penggerak angkatan ke-4
membuat penulis tertarik menulis dari blog, google site hingga ingin
menulis buku sendiri.
116
Langkah – Langkah Kecil
Sisillia Lestari, S.Pd.
Langkah – langkah kecil itu beriringan
Bersama derasnya keringat
Namun selalu canda tawa kudengar
Seolah tiada penat dirasa
Jarak berkilo meter ditempuh
Saat mentari masih malu untuk bersimpuh
Langkah-langkah kecil itu terus berpacu dengan waktu
Pergi sekolah menggali ilmu
Andai aku boleh meminta pada Tuhanku
Mampukan aku agar selalu bisa bersamamu
Mengantarmu menjemput mimpi – mimpimu
Menjemput segala harapan hidupmu
Kupanjatkan do’a di setiap langkahmu
Untuk meraih citamu
Di antara debu yang menderu
Dalam riuh masalahmu
Sisillia Lestari, S.Pd., lahir di Buntut Bali pada tanggal 6 September
1985. Sekarang mengajar di Sekolah Menegah Pertama di kabupaten
Murung Raya. Terinspirasi menulis puisi melihat semangat anak –
anak didik di tempatnya mengajar yang sebagian besar ke sekolah
berjalan kaki
117
Sejuta Cinta Sang Bapak Guru
Erie Astutie, S.Pd.
Pagi yang dingin menusuk tulang
Jalanan berkabut menutup pandangan
Cicit burung mulai terdengar bersahut - sahutan
Embun menetes dari pucuk dedaunan
Seorang Bapak yang telah melewati usianya
Beranjak pelan dari peraduan
Menengadahkan tangan ke hadirat-Nya
Ucapkan syukur untuk napas yang dihela
Matahari mulai memancarkan sinarnya
Kala Pak Guru itu meninggalkan rumah tuanya
Mengayunkan langkah penuh asa
Melupakan sejenak nestapa yang mendera
Terbayang tawa ceria anak - anak didiknya
Seulas senyum tipis mengulas pada wajahnya
Senyum itu kian merekah tatkala mereka bersua
Berebutan hanya sekedar untuk mencium tangan dan menyapa
Murung Raya, 1 Juli 2022
Penulis bernama lengkap Erie Astutie,S.Pd. Tempat lahir Kandui, 11
Maret 1986, ia adalah anak pertama dari dua bersaudara. Ia alumnus
Universitas Palangka Raya Kalimantan Tengah jurusan Pendidikan
Bahasa Inggris, sekarang mengabdi sebagai Guru PNS di SMPN 7
118
Tanah Siang Satu Atap, kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan
Tengah. Di sekolah, selain mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris,
ia juga diminta mengampu pelajaran Bahasa Indonesia. Hal ini
menimbulkan ketertarikan beliau terhadap dunia cerpen dan puisi.
Puisi ini adalah karya pertamanya.
119