101 Awalnya Jesslyn tidak mau menjawab chat Kai tapi karna ia penasaran ia pun membukannya. Saat membukanya Jesslyn langsung tertawa. Padahal saat itu Jesslyn sangat ingin mengucapkan bahwa crushnya itu Kai, tapi ya Jesslyn sangat Gengsi mengatakan hal itu Kaiii Membalas status anda Itu Crush Lo ? Ya ngga lah, Itu bocil gw Owhhhh, Okkk
102 Masa Lalu Kai ? “ Sebelum memulai sebuah hubungan yang baru, lebih baik lupakan masa lalu mu terlebih dahulu “ eesokan harinya saat guru sedang mengecek nilai-nilai siswa “ Eh ini Kai ko nilainya merah semua lagi jatuh cinta ya “ Ujar guru sambil ketawa “Dian miss, itu yang Kai suka dulu, di medan “ Ujar Alvaro sambil menertawakan hal itu. “ Si Kai suka sama Yang di medan, pantesan nilainya merah lagi jatuh cinta ternyata “ Gumam Guru, yang membuat seisi kelas tertawa. Tapi berbeda Jesslyn ia malah binggung siapa itu Radina * lah Radina ?, siapa lagi itu * Ucap Jesslyn dalam hati. Saat jam istirahat sudah tiba Jesslyn menayakan kepada Alika “ Eh Al, mau nanya dong kan lo dulu sekelas ama Kai, Dina itu siapa nya Kai ? “ Tanya Jesslyn dengan sangat penasaran. Lalu Alika langsung menjawab pertanyaan itu “ Dina itu orang yang Kai suka pas di medan, kan Kai masuk ke sini pas kelas 8. Sebelumnya dia sekolah dimedan dan Dina itu crushnya “ Ujar Alika * Sama Flora aja belum selesai ditambah lagi sama masa lalunya, nanti apalagi * Ujar Jesslyn didalam hatinya. Ia udah cape dengan Kai yang tidak bisa menjaga jarak dengan cewe. K
103 Saat Jesslyn meninggal kan meja Alika ia berjalan menuju mejanya ia mendengar Alvaro berteriak “ Kai chatan sama Dina sampe malam “ Sorak Alvaro, sontak Jesslyn melihat ke arah Alvaro lalu melepaskan pandangannya. Ia sudah tidak habis pikir lagi dengan Kai. Saat sudah pulang sekolah Jesslyn langsung mencoba untuk menchat Kai Kai Kai, Kamu chatan ama dina sampe malam Iya, sampe jam 12 Malam Oh… Kenapa cemburu, makan tuh cemburu
104 Bukannya ketawa Jesslyn malah menunjukan muka yang sangat murung. Jesslyn tidak pernah melihat jika itu hanya candan saja ... Sekolah mengadakan camping bagi kelas 8 dan 9. Dan Saat camping itu mendekati hari valentine. Jesslyn berniat untuk mengasih coklat kepada Kai. Saat sudah berada ditempat camping. Jesslyn ingin memberi langsung coklatnya tapi Jesslyn sangat gengsi “ Kapan ya gw kasih coklatnya “ gumam Jesslyn kebingungan. “ Darr lo napa sih Jess dari tadi ngelamun mulu “ Ujar Erin sangat penasaran “ N-nga ko “ Jawab Jesslyn dengan sangat gugup “ Kalau lo perlu bantuan bilang aja Jess kita siap ngebantu lo “ Ujar Ren ingin membantu Jesslyn Saat Jesslyn sedang di tenda, ia melihat coklat yang ia belikan untuk Kai hampir meleleh. Jadi Jesslyn untuk memutuskan untuk menaruh coklatnya di aula tempat makan. Lalu ditinggal pergi oleh Jesslyn karna guru sudah memangil murid nya “ Anak-anak ayo kumpul, bentuk barisan setiap kelas, dipisah barisannya cewe cowo. Kita bakalan pergi hiking taati aturan yang sudah dibikin oleh guru ya “ Ujar Guru menegaskan anak-anak supaya menaati aturan saat sudah selesai hiking “ Huftt capek banget “ Kesah Jesslyn sambik minum dari tumbler nya
105 “ Sama dahlah yu kita ke aula tempat makan dah dipanggil tuh “ Ujar Jen kepada Jesslyn, lalu mereka pergi ke aula bersama. Saat Jesslyn sedang mencuci tangan, ia melihat coklat yang ia sembunyikan sudah hilang. “ Aihh, Coklat aku kemana ko bisa ilang sih” Kesal Jesslyn sendirinya padahal Jesslyn ingin memberi coklat itu saat sedang makan pagI. Tapi harapannya sekarang sudah pupus.
106 Apakah aku harus mundur untuk ke-2 kalinya “ Perihal masa lalu, aku mundur, karena darinya kau tidak memiliki apapun yang pantas untuk aku ceritakan “ aat sudah pulang dari camping, Jesslyn dan teman-temannya belum pulang karna belum dijemput, dan Hujan, karna hujan membuat suasana semakin dingin. Saat Jesslyn dengan kumpul dengan teman-temannya ia mengecek kakanya apakah sudah dijemput atau belum. Saat ia mau balik menemui teman-temannya ia melihat Kai sedang memakai sweter Hitam dan sedang pelukan sangat erat. * IHHHH LUCUKK BANGEETT * Ujar Jesslyn dalam hati kegirangan. Bahkan saat ia menemui teman-temannya ia sampai lompat-lompat kegirangan. Ren, Jen, dan Erin berbisik “ IH dia kenapa kerasukan kali ya “ Bisik Erin kepada Jen dan Ren. “ BUU Agus takut bu “ Bisik Jen “ Ibu juga takus gus “ Ujar Ren ... Tidak kerasa sudah ujian lagi, kali ini adalah ujian menjual makanan bersama kelompoknya, Jesslyn sangat senang waktu itu karna ia sekelompok bersama Kai Selain mereka menghabiskan waktu S
107 bersama, mereka juga akan semakin dekat dari harihari. Mereka sering meet ya walaupun itu meet sekelompok wkwk, Dan menghabiskan banyak sekali waktu. Sampi di Hari H, Jesslyn dan teman sekelompoknya sudah menyiapkan meja-nya dilapangan dan sudah merapihkan alat dan bahan. Jesslyn dan teman-temannya memutuskan untuk memasak Mie Goreng, Jesslyn mendapatkan bagian untuk memasak mie, sedangkan Kai kebagian untuk mengaduk mie dan bumbu agar tercampur, otomis mereka akan berdekatan terus. Saat sedang persiapan Jesslyn ada Melihat Mama Kai beserta Kaka-nya, Jesslyn berbisik pada Flora “ Flo itu kakanya Kai “ Tanya Jesslyn, “ Iya itu Kaka-nya Kai “ Jawab Flora seadanya, “ Cantik banget ai kaya orang korea “ Ujar Jesslyn sambil melihat kaka-nya Kai. Saat sudah mulai jualan kelompok Jesslyn sangat kualahan karna banyak siswa yang mengemari mie goreng apalagi indomie. “ Kai apa ga bisa lebih cepet ngaduknya “ Tanya Jesslyn kepada Kai. “ Gabisa ini garpu plastik mie nya banyak nanti kalau terlalu kuat, nakalan patah “ Ujar Kai sambil mengaduk mie-nya. “ Punggung gw kebakar mama, panas bangeet, pas banget lagi dibawah matahari “ Ujar Jesslyn “ Sama aih panas banget punggung kita hisa buat
108 masak telor ini wkwkkw “ Ujae Kai. Karna sangking sudah Kelawahannya nya mereka, sampai dibantu oleh orang tuanya Kai. Jesslyn memasak barengan mama-nya Kai * Ini mah masak bareng mama mertua * Canda Jesslyn didalam hatinya ... Saat sudah pulang sekolah, Jesslyn langsung berbaring di kasurnya karna sangat kecapean, ia segera melihat hp-nya dan men-chat Kinan [ For informasi, Kinan ini adalah cewe yang lumayan dekat dengan Kai, dan saat kelas 8 Kai sekelas dengan Kinan ] Kinan Kinan, Kai pernah cerita ga sama kamu bentar ak check dlu dia cerita kemarin atau lusa krmarin dia suka sama freya ceunah Boleh liat chat-nya ga
109 Kinan tapi ada yg ditutup ya privacy dikit Iya [ Foto ] ya dia cerita gt aja ak tnya tnya emg kenapa? Gpp Ko Bener? g cemburu? maaf ya kalau bikin cemburu.. Nga ko yaudaah maaf yah itu ada lagii??? Gapap jawab aja gw ga suka lagi kok Btw, sorry kepo sdikit, ini aku cerita ga aku kasi ss-an nya, sbnrnya mau aku kasih cuma waktu itu WA aku sempat error gitu semuanya ilang kecuali nama kontak sama gambar, jd chat chatnya ilang gtw kenapa heran, aku kan bilang "Kai kamu gamau peka keJesslyn kasian loh dia udah suka kamu.. " Gitu kan terus dia jawab "Aku gasuka sama dia dia cemburuan terus ya intinya dia risih sama kamu gitu" Seinget aku itu ya
110 Langsung seketika Jesslyn keringat dingin, Dan foto yang dikirim Kinan itu adalah, Kai sedang cerita ke Kinan tentang Freya “ Ko typing Kai ke gw sama Kinan beda jauh ya, Giliran ke Kinan Long text, Tapi ke gw dry text “ Itu yang Jesslyn pikirkan, Apakah Kai menyukai Kinan atau Jesslyn Memikirkan ini hanya membuat Jesslyn sangat kebingungan
111 Luka Baru “ Yang dapat menyembuhkan lukamu adalah dirimu sendiri “ al kemarin membuat Kepala Jesslyn binggung memikirkan kemarin. Saat sudah masuk sekolah ia tidak sengaja mendengar percakapan Kai dan temannya “ Ehh gw mau ngechat Kuromi “ Gumam Kai sambil melihat hpnya. * Kuromi, apakah kuromi itu Kinan ?, Itu yang membuat Jesslyn sangat sekali kebingungan. “ Masalah kemarin aja gw masih pikirin, ditambah lagi ini, Huftt besok apa lagi, kalau semisalnya dia suka sama Kinan ngapain masih nge-chat gw coba, itu namanya pemberi harapan palsu “ Ujar Jesslyn sangat kesal dengan sikap Kai. Saat Jesslyn melewati Kinan dan temannya, Jesslyn mendengar sesuatu yang membuat, Jessslyn semakin terkejut “ Ko lo bisa suka sih sama dia ? “ Tanya temannya Kinan, “ Gtw aih dari kemarin kita udah sering chat-an gaara-gara crushnya dulu, dan sekarang gw jadi tertarik sama dia “ Ujar Kinan kepada temannya itu *Jadi Kinan suka sama siapa, Tapi kalau dari yang dia sebutin ko kaya Kai ya, apa jangan-jangan Kinan suka sama Kai, kalau Kinan beneran suka sama Kai H
112 gila sih, padahal sebelumnya Kinan ngedukung gw sama Kai. Tapi sekarang dia malah suka sama Kai ini tuh gimana sih, makin binggun gw jadinya, apa Gw bener-bener harus mundur untuk yang ke-2 kalinya, tapi dari kemarin gw udah nyerah aih, sama Alvaro gw nyerah, masa sama Kai gw juga nyerah * Ujar Jesslyn sembari Jalan * Gw udah ga kuat lagi minum obat rutin setiap hari, harus bolak balik ke dokter selama 2 Tahun. Bahkan orang tua gw ga peduli sama gw. Ga boleh gitu gw harus tetep bertahan ga boleh nyerah begitu aja * Gumam Jesslyn didalam hati-nya. Pasti kalian sangat bingung sebenarnya apa yang terjadi pada Jesslyn sehingga sikapnya begitu aneh. Jesslyn sudah tiba di toilet ia masuk ke toilet dengan sangat buru-buru, ia muntah-muntah seperti mengidap penyakit, saat sudah selesai muntah Jesslyn mencuci mulut dan baju yang terkena sedikit muntahannya “ U-uh gw bener-bener cape, gw ga kuat minum obat terus, bahkan muntah muntah setiap hari, kenapa gw harus kaya gini, dan kenapa orang tua ga pernah merhatiin gw. Kalau mereka tau keadaan gw yang sebenarnta apakah mereka akan khawatir sama gw “ Ujar Jesslyn sambil memegang perutnya karna sangat kesakitan dan kelaparan. Ditambah lagi Jesslyn tidak pernah diberi uang jajan
113 atau bekal oleh orang tuanya. Jesslyn sangat butuh orang buat menceritakan semuanya. Tapi siapa orang yang tepat buat bercerita itu. Selesai dari Toilet ia langsung masuk ke kelas dengan tubuh yang sangat lesu dan pusing tentunya
114 Penyakit “ Tidak ingin membuat orang khawatir, tapi ia lupa dengan dirinya yang memperlukan orang lain “ ari ini adalah Saatnya Jesslyn periksa ke dokter, dengan suasana yang hujan, terdengar suara rintik hujan, membuat susasana semakin tegang “ Jesslyn ayo udah bisa masuk “ Ujar Dokter Bian Btw Dokter Bian ini adalah, dokter yang membantu Jesslyn supaya sembuh dari penyakitnya. “ I-iya dok “ Ujar Jesslyn gugup takut kodisinya semakin parah, dan tidak bisa disembuhkan “ Sendiri lagi Jess, ga ada yang kamu ajak “ Tanya Dokter Bian kepada Jesslyn “ Iya dok sendiri lagi, takut ngerepotin orang “ Ujar Jesslyn dengan nada yang sangat rendah. “ Yaudah yu berbaring biar bisa saya periksa “ Dokter pun memeriksa Jesslyn. “ Huftt Giman Dok, saya semakin sembuh kan “ Tanya Jesslyn penuh semangat. Dokter Bian menarik nafas yang panjang lalu berbicara “ Jess penyakit hiperemesis gravidarum kamu sudah memasuki tingkat 2, dan Kanker jantung sudah lumayan parah. Apa kamu tidak ingin memberi tahu orang tua kamu tentang penyakit kamu. Supaya kamu bisa mendapatkan perhatian lebih, Penyakit ini sudah semakin parah H
115 karna kamu sering mendapatkan pukulan, dan siksaan. Kamu tidak pernah mendapatkan kasih sayang. “ Ujar Dokter Bian “ Saya Belum siap dok buat memberi tau mereka “ Ujar Jesslyn dengan sangat lemas “ Tapi saya harap kamu akan memberi tau orang tua kamu, sebelum katu sudah tidak kuat lagi Jess “ Ujar Dokter Bian menasehati Jesslyn. “ Siapp dok saya akan memberitau orang tua saya secepatnya “ Gumam Jesslyn saat Jesslyn ingin keluar kamar pasien ia Tiba –tiba tumbang. “ Ehh Jess kamu kenapa “ Ujar Dokter Bian segera mengendong Jesslyn kembali ke ruangan IGD . Dokter Bian tidak bisa menyembunyikan penyakit Jesslyn dari orang tunya. Dokter Bian pun menelpon Orang tua Jesslyn * Maaf Jess saya melanggar janji saya untuk tidak memberitau orang tua kamu tapi ini sangat darurat * Di dalam telepon Dokter Bian : Halo dengan Orang tua dengan orang tua Jesslyn Orang tua Jesslyn : Iya, Kenapa Dokter Bian : Saya dari pihak rumah sakit, ingin memberi tau sebenarnya anak anda mengidap penyakit yang serius. Kalau anda tidak tau emang karna Jesslyn tidak mau merepotkan Kalian, saya
116 harap kalian kesini sebelum kalian menyesal Tiba – Tiba telepon ditutup oleh orang orang tuanya. “ Jess saya yakin kamu pasti kuat brtahan ya “ Ujar Dokter Bian. Tiba-tiba keluarga Jesslyn dateng dengan tergesa-gesa “ Dimana Jesslyn dok, dan gimana keadaanya. “ Tanya Papa Jesslyn.
117 Selamat Tinggal “ Akan menyesal ketika orangnya sudah pergi “ “ Ia sekarang sudah berada di ruang IGD, dan keadaanya sekarng sudah cukup parah “ Ujar Dokter Bian berkata seadanya “ Apakah Jesslyn masih bisa disembuhkan dok “ Ujar mama Jeslyn terlihat panik “ Kita berdoa saja kepada Tuhan suapaya ada Keajaiban. “ Tiba- tiba Dokter sudah keluar dari ruangan IGD. Seketika keluarga Jesslyn langsung menghampiri dokter itu “ Giman Dok keadaan anak saya “ Ujar Papa Jesslyn. Dokter membuka masker dan berkata “ Maaf kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi tuhan berkendak lain, mungkin Jesslyn tidak akan merasa kesakitan lagi disana “ Setelah mendengar perkataan itu Mama, papa dan kaka Jesslyn segera memasuki Ruang IGD Dan memeluk Jesslyn. “ Jess kenapa kamu tinggalin kita nak “ Ujar Papa Jesslyn dengan menangis yang sangat deras “ Nak ayo bangun nanti mama akan memberi kamu kasih sayang yang full buat kamu “ Gumam Mama Jesslyn sambil memeluk erat Jesslyn. “ Dek kenapa Kamu nga pernah memberi tau kita jika kamu punya penyakit, Kita ini keluarga dek “
118 “ Turut berduka cita ya atas kepergian Jesslyn jangan sedih, nanti Jesslyn ikutan sedih, Jesslyn sudah tenang disana “ Ujar Dokter Bian “ Selamat Jalan Putri Kecil Ku “ Ujar Papa Jesslyn _ Tamat _
119 Biografi Penulis Penulis Aurellia Kiana Bru Brahmana adalah siswa keals VI SD Santo Agustinus BandungIa memiliki hobi membuat kerajinan dan menulis cerita pendek. Ini adalah salah satu karya tulisnya yang pertama, tetapi dalam bentuk novel. Cerita yang dibuatnya ini, terinspirasi dari perjalanan cinta yang ia alami