PENDIDIKAN PANCASILA KEWARGANEGARAAN DAN Prodi PPKn FIS UNY 2022
HUKUM FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI
PENDIDIKAN
PANCASILA DAN
KEWARGANEGARAAN
DOSEN PEMBIMBING
Prof. Dr. Mukhamad Murdiono S.Pd., M.Pd
PENYUSUN
Dewi Safitri | 2040124101
XI
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
DAFTAR ISI
COVER ................................................................................................................................ i
DAFTAR ISI ........................................................................................................................ 2
PETA KONSEP .................................................................................................................. 3
PENDAHULUAN ............................................................................................................... 3
A. Identitas Modul ............................................................................................................... 3
B. Kompetensi Dasar .......................................................................................................... 3
C. Indikator .......................................................................................................................... 4
D. Tujuan ............................................................................................................................. 5
E. Petunjuk Penggunaan Modul ......................................................................................... 5
F. Materi Pembelajaran ...................................................................................................... 5
KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 ANCAMAN TERHADAP INTEGRASI
NASIONAL DALAM BINGKAI BHINNEKA TUNGGAL IKA
A. Tujuan Pembelajaran ...................................................................................................... 6
B. Uraian Materi .................................................................................................................. 6
C. Rangkuman . .................................................................................................................... 13
D. Penugasan Kelompok .................................................................................................... 13
E. Latihan Soal .................................................................................................................... 14
F. Penilaian Diri .................................................................................................................. 15
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 STRATEGI MENGATASI BERBAGAI
ANCAMAN TERHADAP BIDANG IDEOLOGI, POLITIK, EKONOMI, SOSIAL
BUDAYA, PERTAHANAN, DAN KEAMANAN DALAM BINGKAI BHINNEKA
TUNGGAL IKA
A. Tujuan Pembelajaran ...................................................................................................... 16
B. Uraian Materi .................................................................................................................. 16
C. Rangkuman ..................................................................................................................... 19
D. Latihan Soal .................................................................................................................... 20
E. Penilaian Diri .................................................................................................................. 21
EVALUASI .......................................................................................................................... 22
PENGAYAAN DAN REMEDIAL ................................................................................... 22
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................................... 23
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 1
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
PETA KONSEP
Kasus-Kasus Ancaman Terhadap Ideologi, Politik, Ekonomi,
sosial, Budaya, Pertahanan dan Keamanan serta Strategi
Mengatasinya Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika
Mengatasinya Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika
Ancaman Terhadap Integrasi Nasional Strategi Mengatasi Ancaman di Berbagai
Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika Bidang Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal
Konsep Integrasi Nasional Ika
Ancaman di Bidang Ideologi
Ancaman di Bidang Politik Strategi di Bidang Ideologi
Ancaman di Bidang Ekonomi
Strategi di Bidang Politik
Ancaman di Bidang Sosial Budaya
Ancaman di Bidang Pertahanan dan Strategi di Bidang Ekonomi
Keamanan Strategi di Bidang Sosial Budaya
Strategi di Bidang Pertahanan dan
Keamanan
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 2
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
PENDAHULUAN
A. Identitas Modul : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Mata Pelajaran : XI / Genap
Kelas / Semester : Kasus-Kasus Ancaman Terhadap Ideologi, Politik, Ekonomi,
Tema Sosial, Budaya, Pertahanan dan Kemanan serta Strategi
Mengatasinya Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika
Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit (45 Menit / 1 X Pertemuan)
B. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan Mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja
sama, toleransi, damai), santun, responsif, dan proaktif sebagai bagian dari solusi
atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta
bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah
keilmuan.
C. Kompetensi Dasar (KD)
1.5 Bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa atas nilai-nilai yang membentuk kesadaran
akan ancaman terhadap negara strategi mengatasinya berdasarkan asas Bhinneka
Tunggal Ika.
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 3
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
2.5 Bersikap responsif dan proaktif atas ancaman terhadap negara strategi mengatasinya
berdasarkan asas Bhinneka Tunggal Ika .
3.5 Mengkaji kasus-kasus ancaman terhadap Ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya,
pertahanan, dan keamanan dan strategi mengatasinya dalam bingkai Bhinneka
Tunggal Ika.
4.5 Merancang dan melakukan penelitian sederhana tentang potensi ancaman terhadap
Ideologi, Politik, Sosial, Budaya, pertahanan, dan kemanan dan strategi
mengatasinya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
D. Indikator
1.5.1 Menjaga hubungan baik antar umat beragama yang berbeda-beda.
1.5.2 Memelihara rasa toleransi antar umat beragama yang berbeda-beda.
2.5.1 Menumbuhkan sikap peduli terhadap orang lain di sekolah
2.5.2 Menunjukkan sikap kritis dalam proses pembelajaran
2.5.3 Bekerja sama dengan orang lain dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di
lingkungan sekitar
3.5.1 Mendeskripsikan konsep Integrasi Nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
3.5.2 Membedakan konsep ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan terhadap
Integrasi Nasional
3.5.3 Mengidentifikasi kasus-kasus ancaman terhadap Integrasi Nasional di bidang
Ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan.
3.5.4 Mengklasifikasi kasus-kasus ancaman terhadap Integrasi Nasional di bidang
Ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan
3.5.5 Menganalisis strategi mengatasi berbagai ancaman terhadap Ideologi, politik,
ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan dalam rangka membangun
Integrasi Nasional
4.5.1 Memberikan kesimpulan dari kegiatan mengamati gambar-gambar yang
merupakan contoh kasus-kasus ancaman terhadap Ideologi, politik, ekonomi,
sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
4.5.2 Menyaji hasil diskusi mengenai kasus-kasus ancaman terhadap Ideologi, politik,
ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan dan strategi mengatasinya
dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
4.5.3 Membandingkan hasil telaah kelompok mengenai kasus-kasus ancaman terhadap
Ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 4
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
E. Tujuan
Setelah melaksanakan proses pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
a. Mendeskripsikan konsep Integrasi nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
b. Menganalisis kasus-kasus ancaman dalam setiap bidang seperti Ideologi, politik,
ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan
c. Memecahkan masalah Disintegrasi Nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
F. Petunjuk Penggunaan Modul
Untuk memudahkan kalian dalam mempelajari dan memahami modul ini, berikut
beberapa petunjuk yang perlu diperhatikan:
1. Bacalah modul ini secara keseluruhan dengan seksama
2. Upayakan kalian mempelajarinya dengan sungguh sungguh modul ini secara mandiri
dan jika mengalami kendala dalam memahaminya kalian dapat berdiskusi dengan
teman sebaya atau kakak/orang dewasa yang dirasa dapat membantu pemahaman
kalian tentang materi dalam modul ini
3. Kerjakan penugasan mandiri, latihan soal dan evaluasi yang tersedia dengan sungguh-
sungguh dan dilandasi dengan kejujuran, sehingga kalian dapat mengetahui sampai
dimana penguasaan materi dalam modul ini
4. Setelah mempelajari modul ini, diharapkan kalian dapat memahami pentingnya
mewaspadai Ancaman terhadap Negara Kesatuan republik Indonesia yang sangat
beragam ini, sehingga tercipta persatuan dan kesatuan bangsa
5. Selanjutnya diharapkan pula kalian dapat menunjukan sikap dan perilaku yang
mendukung terciptanya persatuan dan kesatuan bagi Bangsa Indonesia
G. Materi Pembelajaran
Modul ini terbagi menjadi 2 kegiatan pembelajaran dan di dalamnya terdapat uraian
materi,penugasan kelompok latihan soal dan evaluasi.
Pertama : Ancaman terhadap integrasi nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
Kedua : Strategi mengatasi berbagai ancaman terhadap bidang ideologi, politik,
ekonomi, sosial budaya, pertahanan, dan keamanan dalam bingkai Bhinneka
Tunggal Ika
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 5
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
KEGIATAN PEMBELAJARAN 1
Ancaman Terhadap Integrasi Nasional Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran , peserta didik diharapkan dapat mendeskripsikan
konsep Integrasi Nasional serta Ancaman terhadap Integrasi Nasional dalam bingkai
Bhinneka Tunggal Ika.
B. Uraian Materi
Penugasan Mandiri
Sebelum masuk pada materi pembelajaran, kalian diminta untuk mengakses video
dalam link berikut ini https://youtu.be/0aJv3qiAA18 . Bagaimana pendapat kalian
mengenai video tersebut? Apakah peristiwa tersebut dapat mengancam persatuan dan
kesatuan bangsa? Coba diskusikan dengan bersama gurumu dikelas!
Agar mampu mendeskripsikan konsep Integrasi Nasional dalam bingkai Bhinneka
Tunggal Ika, kalian harus memahami materi yang disajikan berikut ini.
Dalam membangun integrasi nasional, Bangsa Indonesia selalu dihadapkan pada ATHG,
yaitu:
1. Ancaman, merupakan suatu hal atau usaha yang bersifat mengubah atau merombak
kebijaksanaan yang dilakukan secara konsepsional, kriminal, serta politik.
2. Tantangan, merupakan suatu hal atau usaha yang bertujuan atau bersifat menggugah
Kemampuan
3. Hambatan, merupakan suatu hal atau usaha berasal dari diri sendiri yang bertujuan
melemahkan atau menghalangi secara tidak konsepsional
4. Gangguan, merupakan usaha dari luar yang bertujuan melemahkan atau menghalangi
secara tidak konsepsional.
Secara etimologi, integrasi berasal dari kata latin integrare yang artinya memberi
tempat bagi suatu unsur demi suatu keseluruhan. Kemudian dari bentuk kata kerja itu
dibentuk kata benda integritas yang artinya keutuhan atau kebulatan. Selanjutnya, dari
kata-kata integritas dibentuk kata sifat integer, artinya utuh. Oleh sebab itu, istilah
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 6
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
integrasi berarti membuat unsur-unsur tertentu menjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh
(Hendropuspito dalam Depdikbud, 1997: 24). (Menurut Widjaja dalam Dedpdikbud
1997: 24) integrasi adalah keserasian satuan satuan yang terdapat dalam suatu sistem, dan
bukan penyeragaman, namun merupakan hubungan satuan-satuan yang sedemikian rupa
serta tidak merugikan masing-masing satuan. Yang baik saling mendukung satuan serta
masih memiliki identitas masing-masing dan saling menguntungkan.
Dari beberapa definisi integrasi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa integrasi
adalah usaha-usaha untuk menyatukan unsur-unsur yang saling mendukung untuk
menjadi suatu bentuk kesatuan yang utuh. Integrasi nasional merupakan proses lanjut dari
perasaan kesatuan bangsa. Persatuan itu tercipta dari perjalanan historis yang dialami
kelompok etnik itu, dari perjalanan dan pengalaman historis ini melahirkan kondisi
kebersamaan perasaan, yaitu perasaan sependeritaan. Perasaan sependeritaan ini yang
melahirkan kesadaran terhadap identitas bangsa dan melahirkan hasrat untuk menciptakan
kondisi tujuan bersama dan melahirkan negara yang merdeka (Depdikbud, 1996: 19).
Terdapat 4 komponen yang merupakan kesatuan sebuah sistem yang menjadi indikator
untuk keberhasilan integrasi nasional dan kerjasama golongan etnik tersebut. Keempat
komponen tersebut dikenal dengan SARA yaitu suku atau etnik, agama, ras, dan antar
golongan. Empat komponen ini sangat sensitif dan paling mudah menimbulkan
perpecahan. Karena itu kestabilan keempat komponen ini merupakan asset bangsa yang
menjadikan bangsa kita menjadi berjaya (Depdikbud, 1996: 21).
Apa sebenarnya yang menjadi ancaman bagi integrasi nasional? Ancaman bagi
integrasi nasional tersebut datang dari luar maupun dari dalam negeri Indonesia sendiri
dalam berbagai dimensi kehidupan, seperti ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta
pertahanan dan keamanan. Ancaman tersebut biasanya berupa ancaman militer dan non-
militer. Nah, untuk menjawab rasa penasaran kalian, berikut ini diuraikan secara singkat
ancaman yang dihadapi Bangsa Indonesia.
1. Ancaman di Bidang Ideologi
Sebelum kalian mencermati uraian materi pada bagian ini, perhatikan gambar
dibawah ini.
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 7
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
(Foto: Getty Images, 1965)
Gambar 1.1 Ketegangan pasca peristiwa G30S/PKI
Apakah yang kalian pikirkan setelah melihat gambar tersebut? Gambar diatas
menggambarkan ketegangan masyarakat Indonesia pasca terjadinya peristiwa
G30S/PKI pada tahun 1965. Aparat keamanan berjaga-jaga dalam demonstrasi
pemuda di Istana Bogor yang meminta Presiden Sukarno untuk membubarkan PKI.
PKI diduga akan mengganti ideologi negara, pancasila menjadi komunis. Oleh karena
tidak sesuai dengan kehidupan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, rakyat bersatu padu
untuk melawan permasalahan tersebut. komunisme menjadi salah satu ancaman
terhadap ideologi Pancasila, meskipun Indonesia telah menolak dengan tegas paham
komunis. Akan tetapi, apabila ancaman tersebut tidak segera di atasi, bukan tidak
mungkin komunisme akan kembali berkembang pesat di Indonesia. Usaha untuk
mengganti pancasila dengan ideologi komunis pernah dilakukan dua kali oleh Partai
Komunis Indonesia (PKI) yaitu, pertama pemberontakan PKI di Madiun, Jawa Timur
pada tahun 1948. Pemberontakan ini dipimpin oleh Muso, yang inin membentuk
Republik Sovyet Indonesia. Pemberontakan untuk mengubah ideologi Pancasila yang
selanjutnya pernah juga di lakukan dengan adanya pemberontakan DI/TII, yang
menginginkan pembentukan NII (negara Islam Indonesia), dipimpin oleh
Kartosuwiryo pada tahun 1949. Gerakan DI/TII berkembang di sebagian wilayah
Indonesia, diantaranya di Jawa Barat yang di pimpin oleh Kartosuwirjo, di Sulawesi
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 8
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
oleh Kahar Muzakar, di aceh di pimpin oleh Daud Beuruehdan di Kalimantan Selatan
oleh Ibnu Hajar.
Apakah ancaman terhadap Pancasila hanya dari komunisme? Tentu saja
tidak. Bangsa Indonesia belum sepenuhnya terbebas dari pengaruh paham lainnya,
misalnya pengaruh liberalisme. Saat ini kehidupan masyarakat Indonesia cenderung
mengarah pada kehidupan liberal yang menekankan pada aspek kebebasan individual.
Sebenarnya, liberalisme yang disokong oleh Amerika Serikat tidak hanya
memengaruhi bangsa Indonesia, akan tetapi hampir semua negara di dunia. Hal ini
sebagai akibat dari era globalisasi. Globalisasi ternyata mampu meyakinkan
masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa manusia ke arah kemajuan
dan kemakmuran. Tidak jarang hal ini memengaruhi pikiran masyarakat Indonesia
untuk tertarik pada ideologi tersebut. Akan tetapi, pada umumnya, pengaruh yang
diambil justru yang bernilai negatif, misalnya gaya hidup yang diliputi kemewahan,
pergaulan bebas, dan sebagainya. Hal tesebut tentu saja apabila tidak diatasi akan
menjadi ancaman bagi kepribadian bangsa Indonesia yang sesungguhnya.
2. Ancaman di Bidang Politik
Ancaman di bidang politik dapat bersumber dari luar negeri maupun dalam
negeri. Dari luar negeri, ancaman di bidang politik dilakukan oleh suatu negara
dengan melakukan tekanan politik terhadap Indonesia. Intimidasi, provokasi, atau
blokade politik merupakan bentuk ancaman non-militer berdimensi politik yang
sering kali digunakan oleh pihak-pihak lain untuk menekan negara lain. Ke depan,
bentuk ancaman yang berasal dari luar negeri diperkirakan masih berpotensi terhadap
Indonesia. Ancaman yang berdimensi politik yang bersumber dari dalam negeri dapat
berupa penggunaan kekuatan dalam bentuk pengerahan massa untuk menumbangkan
pemerintah yang berkuasa. Bentuk lain yang digunakan adalah menggalang kekuatan
politik untuk melemahkan kekuasaan pemerintah. Selain itu, ancaman separatisme
merupakan bentuk lain dari ancaman politik yang timbul dari dalam negeri. Gerakan
Separatisme yang pernah terjadi di Indonesia antara lain: Republik Maluku Selatan
(RMS), Gerakan Andi Aziz, dan PRRI/Permesta.
Sebagai bentuk ancaman politik, separatisme dapat menempuh pola
perjuangan politik tanpa senjata dan perjuangan bersenjata. Pola perjuangan tidak
bersenjata sering ditempuh untuk menarik simpati masyarakat internasional. Oleh
karena itu, separatisme sulit dihadapi dengan menggunakan kekuatan militer. Hal ini
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 9
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
membuktikan bahwa ancaman di bidang politik memiliki tingkat risiko yang besar
yang dapat mengancam kedaulatan, keutuhan, dan keselamatan bangsa.
(Sumber foto : detik.com)
Gambar 1.2 Demo anarkis yang menjadi ancaman kehidupan masyarakat Indonesia
di bidang politik.
3. Ancaman di Bidang Ekonomi
Pada saat ini ekonomi suatu negara tidak dapat berdiri sendiri. Hal tersebut merupakan bukti
nyata dari pengaruh globalisasi. Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan
ekonomi dan perdagangan ketika negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar
yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas territorial negara.
Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan
seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang,
dan jasa. Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas
suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara
ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan
semakin erat. Masuknya berbagai produk impor merupakan
dampak dari globalisasi ekonomi. Hal ini menyebabkan
munculnya perilaku konsumtif di masyarakat sehingga
terjadilah kesenjangan sosial.
Gambar 1.3 Tersebarnya
berbagai produk asing
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 10
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
Selain itu ada pula berbagai ancaman lain yang berpotensi terjadi di Indonesia yakni:
a. Ancaman Internal
1) Inflansi, adalah kemerosotan nilai uang (kertas) karena banyaknya dan
cepatnya uang (kertas) beredar sehingga menyebabkan naiknya harga barang-
barang.
2) Pengangguran, hal atau keadaan menganggur, tidak ada pekerjaan dan tidak
ada penghasilan
3) Infrastruktur, sarana dan prasarana yang tidak memadai
4) Kebijakan ekonomi yang merugikan rakyat
b. Ancaman eksternal
1) Ketergantungan terhadap asing, adalah kehidupan ekonomi negara–negara
tertentu dipengaruhi oleh perkembangan dan ekspansi dari kehidupan ekonomi
negara–negara lain, di mana negara–negara tertentu ini hanya berperan sebagai
penerima akibat saja
2) Daya saing yang rendah, karena aproduk yang dihasilkan belum mampu
bersaung dengan produk negara lain
3) Kinerja ekonomi yang buruk, hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara
keseluruhan selama periode tertentu dalam melaksanakan tugas dibandingkan
dengan berbagai kemungkinan, seperti standar hasil kerja, target atau sasaran
tidak sesuai yang diharapkan
4. Ancaman di bidang sosial dan Budaya
Ancaman yang berdimensi sosial budaya dapat dibedakan atas ancaman dari dalam,
dan ancaman dari luar. Ancaman dari dalam didorong oleh isu-isu kemiskinan,
kebodohan, keterbelakangan, dan ketidakadilan. Isu tersebut menjadi titik pangkal
timbulnya permasalahan, seperti separatisme, terorisme, kekerasan, dan bencana
akibat perbuatan manusia. Ancaman dari luar timbul sebagai akibat dari pengaruh
negatif globalisasi, diantaranya adalah:
a. Munculnya gaya hidup konsumtif dan selalu mengkonsumsi barang-barang dari
luar negeri.
b. Munculnya sifat hedonisme, yaitu kenikmatan pribadi dianggap sebagai suatu nilai
hidup tertinggi. Hal ini membuat manusia suka memaksakan diri untuk mencapai
kepuasan dan kenikmatan pribadinya tersebut, meskipun harus melanggar norma-
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 11
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
norma yang berlaku di masyarakat. Seperti mabuk-mabukan, pergaulan bebas,
foya-foya dan sebagainya.
c. Adanya sikap individualisme, yaitu sikap selalu mementingkan diri sendiri serta
memandang orang lain itu tidak ada dan tidak bermakna. Sikap seperti ini dapat
menimbulkan ketidakpedulian terhadap orang lain, misalnya sikap selalu
menghardik pengemis, pengamen dan sebagainya.
d. Munculnya gejala westernisasi, yaitu gaya hidup yang selalu berorientasi kepada
budaya barat tanpa diseleksi terlebih dahulu, seperti meniru model pakain yang
biasa dipakai orang-orang barat yang sebenarnya bertentangan dengan nilai dan
norma-norma yang berlaku misalnya memakai rok mini, lelaki memakai anting-
anting dan sebagainya.
e. Semakin memudarnya semangat gotong royong, solidaritas, kepedulian dan
kesetiakawanan sosial.
f. Semakin lunturnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
5. Ancaman di bidang Pertahanan dan Keamanan
Wujud ancaman di bidang pertahanan dan keamanan pada umumnya berupa Ancaman
militer. Ancaman militer adalah ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata dan
terorganisasi yang dinilai mempunyai kemampuan membahayakan kedaulatan negara,
keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa. Ancaman militer dapat berupa :
a. Agresi, agresi suatu negara yang dikategorikan mengancam kedaulatan negara,
keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa Indonesia mempunyai
bentuk-bentuk mulai dari yang berskala paling besar sampai dengan yang
terendah. Invasi merupakan bentuk agresi yang berskala paling besar dengan
menggunakan kekuatan militer bersenjata yang dikerahkan untuk menyerang dan
menduduki wilayah Indonesia
b. Pelanggaran wilayah, bentuk lain dari ancaman militer yang peluang terjadinya
cukup tinggi adalah tindakan pelanggaran wilayah (wilayah laut, ruang udara dan
daratan) Indonesia oleh negara lain. Konsekuensi Indonesia yang memiliki
wilayah yang sangat luas dan terbuka berpotensi terjadinya pelanggaran wilayah.
c. Pemberontakan bersenjata, merupakan bentuk ancaman militer yang dapat
merongrong kewibawaan negara dan jalannya roda pemerintahan.
d. Sabotase dan spionase, Indonesia memiliki sejumlah objek vital nasional dan
instalasi strategis yang rawan terhadap aksi sabotase, sehingga harus dilindungi.
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 12
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
kegiatan spionase dilakukan oleh agen-agen rahasia dalam mencari dan
mendapatkan rahasia pertahanan negara dari negara lain
e. Aksi teror, merupakan bentuk kegiatan terorisme yang mengancam keselamatan
bangsa dengan menebarkan rasa ketakutan yang mendalam serta menimbulkan
korban tanpa mengenal rasa perikemanusiaan
f. Ancaman keamanan laut dan udara, kondisi geografi Indonesia dengan wilayah
perairan serta wilayah udara Indonesia yang terbentang pada pelintasan
transportasi dunia yang padat, baik transportasi maritim maupun dirgantara,
berimplikasi terhadap tingginya potensi gangguan ancaman keamanan laut dan
udara.
g. Konflik komunal, gangguan keamanan dalam negeri yang terjadi antar kelompok
masyarakat
C. Rangkuman
1. Integrasi nasional adalah usaha-usaha untuk menyatukan unsur-unsur yang saling
mendukung untuk membentuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia
2. Ancaman dalam bidang ideologi yaitu, ancaman yang ingin menggantikan Pancasila
dengan Ideologi lain
3. Ancaman politik dapat dilihat dari gerakan separatis, yaitu kegiatan yang dilakukan
oleh sekelompok masyarakat Indonesia yang ingin memisahkan diri dari negara
Indonesia
4. Ancaman dalam bidang ekonomi dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu internal
dan eksternal
5. Ancaman dalam bidang sosial budaya di dorong oleh isu-isu kemiskinan, kebodohan,
keterbelakangan, dan ketidakadilan. Ancaman ditandai dengan masuknya nilai-nilai
budaya luar negeri yang dapat merusak nilai-nilai budaya di Indonesia
6. Ancaman militer merupakan ancaman yang dapat membahayakan kedaulatan negara,
keutuhan wilayah negara, dan keselamatan bangsa Indonesia
D. Penugasan Kelompok
Silahkan scan barcode dibawah ini untuk masuk pada penugasan kelompok!
Jika barcode tidak terdeteksi anda dapat masuk pada link berikut:
bit.ly/Penugasankelompok1
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 13
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
E. Latihan Soal
Untuk mengukur sejauh mana tingkat penguasaan materi pada modul ini, silahkan jawab
pertanyaan dibawah ini dengan memilih salah satu alternative jawaban yang dianggap
paling benar!
1. usaha-usaha untuk menyatukan unsur-unsur yang saling mendukung untuk
membentuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia merupakan definisi dari
konsep ….
a. integrasi budaya
b. integrasi wilayah
c. integrasi nasional
d. integrasi vertikal
e. integrasi horizontal
2. Usaha untuk mengganti pancasila dengan ideologi komunis pernah dilakukan
beberapa kali di Indonesia, diantaranya yaitu ….
a. Pemberontakan PKI di Madiun dan Pemberontakan DI/TII
b. Republik Maluku Selatan (RMS) dan PRRI/Permesta
c. Gerakan Andi Aziz dan PRRI/Permesta
d. Agresi Militer I dan Peristiwa Supersemar
e. Peristiwa G30S/PKI dan Republik Maluku Selatan (RMS)
3. Dibawah ini merupakan yang termasuk dalam ancaman di bidang sosial budaya,
kecuali ….
a. gaya hidup konsumtif
b. munculnya sifat hedonism
c. terjadi gejala westernisasi
d. daya saing yang rendah
e. adanya sikap individualisme
4. Bentuk ancaman dengan jalan menggalang kekuatan untuk melemahkan kekuasaan
pemeritah. Ancaman ini berdimensi ….
a. ideologi
b. politik
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 14
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
c. ekonomi
d. sosial budaya
e. pertahanan dan keamanan
5. Yang harus di hindari dalam ekonomi kerakyatan antara lain ….
a. mendorong perekonomian rakyat
b. negara beserta aparatur negara bersifat dominan dan mematikan potensi dan daya
kreasi unit – unit ekonomi diluar sektor negara
c. membantu sektor usaha kecil dan menengah dengan bantuan pelaku usaha yang
besar membuka pasar untuk perdagangan bebas
d. meningkatkan usaha koperasi untuk kesejahteraan rakyat
F. Penilaian Diri
Setelah Kalian mempelajari materi Modul ini, Silahkan Kalian mengisi kolom pada tabel
1. Penilaian Diri tentang Sikap dan Pemahaman Kalian terhadap Materi Modul ini
Catatan :
1. Berilah tanda check (√) pada Kolom YA tau TIDAK
2. Dalam mengisi tabel mohon dilakukan dengan tanggungjawab dan penuh kejujuran.
3. Jika Jawaban Kalian cenderung menjawab “YA”, Kalian dapat melanjutkan
pembelajaran ke Modul selanjutnya dan sebaliknya jia Jawaban dominan “TIDAK”,
Kalian dapat melakukan Pembelajaran Ulang (review) pada materi pembelajaran 1
Tabel 1. Penilaian Diri tentang Pemahaman Materi
No. Submateri Pokok Ya Tidak
1. Saya mampu mendeskripsikan konsep Integrasi Nasional
2. Saya memahami perbedaan antara ancaman, hambatan, gangguan
dan tantangan dalam Integrasi Nasional
3. Saya mampu mengklasifikasi ancaman dalam bidang Ideologi,
Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, Pertahanan dan Keamanan
dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
4. Setelah mempelajari Modul ini saya akan terus mewaspadai
ancaman terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 15
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2
Strategi Mengatasi Berbagai Ancaman Terhadap Bidang Ideologi, Politik,
Ekonomi, Sosial Budaya, Pertahanan, dan Keamanan Dalam Bingkai Bhinneka
Tunggal Ika
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran 2 ini peserta didik diharapkan mampu menganalisis
kasus-kasus ancaman dalam setiap bidang seperti Ideologi, politik, ekonomi, sosial,
budaya, pertahanan dan keamanan serta memecahkan masalah Disintegrasi Nasional
dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
B. Uraian Materi
Berikut ini dipaparkan strategi yang dilakukan oleh bangsa Indonesia untuk menghadapi
berbagai macam ancaman di bidang Ipoleksosbudhankam dalam bingkai Bhinneka
Tunggal Ika.
1. Strategi mengatasi Ancaman di Bidang Ideologi
Upaya untuk menangkal ancaman di bidang ideologi adalah melalui kebijakan dan
langkah-langkah yang tepat dan intensif yaitu dalam kerangka Bela Negara. Bangsa
Indonesia harus mempu menunjukkan eksistensinya sebagai negara yang kuat dan
mandiri, namun tidak meninggalkan kemitraan dan kerjasama dengan negara-negara
lain dalam hubungan yang seimbang. Strategi dalam mengatasi ancaman di bidang
ideologi adalah dengan menjadikan Pancasila sebagai nilai-nilai yang hidup di dalam
masyarakat atau sebagai living ideologi. Panacasila sebagai dasar dalam
penyelenggaraan negara dan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
2. Strategi mengatasi Ancaman di Bidang Politik
Bangsa Indonesia harus mempu menunjukkan eksistensinya sebagai negara yang kuat
dan mandiri, namun tidak meninggalkan kemitraan dan kerjasama dengan negara-
negara lain dalam hubungan yang seimbang, saling menguntungkan, saling
menghormati dan menghargai hak dan kewajiban masing-masing. Untuk mencapai
hal tersebut, bangsa Indonesia harus segera mewujudkan hal-hal sebagai berikut:
a. Mengembangkan demokrasi politik.
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 16
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
b. Mengaktifkan masyarakat sipil dalam arena politik.
c. Mengadakan reformasi lembaga-lembaga politik agar menjalankan fungsi dan
peranannya secara baik dan benar.
d. Memperkuat kepercayaan rakyat dengan cara menegakkan pemerintahan yang
bersih dan berwibawa.
e. Menegakkan supremasi hukum.
f. Memperkuat posisi Indonesia dalam kancah politik internasional.
3. Strategi mengatasi Ancaman di Bidang Ekonomi
Menghadapi ancaman berdimensi ekonomi terbagi dua, internal dan eksternal. Secara
internal, prioritas kebijakan berupa penciptaan lapangan kerja padat karya,
pembangunan infrastruktur, penciptaan iklim kerja yang kondusif, dan pemilihan
tekhnologi tepat guna. Secara eksternal, Indonesia harus membangun dan menjaga
hubungan baik dengan negara-negara lain dalam tatanan ekonomi dunia. Sistem
ekonomi kerakyatan merupakan senjata ampuh untuk melumpuhkan ancaman di
bidang ekonomi dan memperkuat kemandirian bangsa kita dalam semua hal. Untuk
mewujudkan hal tersebut, kiranya perlu segera diwujudkan hal-hal di bawah ini.
a. Sistem ekonomi dikembangkan untuk memperkuat produksi domestik bagi pasar
dalam negeri sehingga dapat memperkuat perekonomian rakyat.
b. Pertanian dijadikan prioritas utama, karena mayoritas penduduk Indonesia
bermatapencaharian sebagai petani. Industri-industri haruslah menggunakan
bahan baku dalam negeri sehingga tidak bergantung impor dari luar negeri.
c. Perekonomian berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Artinya, segala sesuatu
yang menguasai hajat hidup orang banyak harus terjangkau oleh daya beli
masyarakat.
d. Tidak bergantung pada badan-badan multilateral seperti IMF, Bank Dunia, dan
WTO.
e. Mempererat kerja sama dengan sesama negara berkembang untuk bersama-sama
menghadapi kepentingan negara-negara maju.
4. Strategi mengatasi Ancaman di Bidang Sosial Budaya
Kehidupan sosial budaya di negara-negara berkembang, perlu memperhatikan
gejala perubahan yang terjadi, terutama mengenai sebab-sebabnya. Banyak faktor
yang mungkin menimbulkan perubahan sosial, di antaranya yang memegang peranan
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 17
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
penting ialah faktor teknologi dan kebudayaan. Faktor–faktor itu berasal dari dalam
maupun dari luar. Biasanya, yang berasal dari luar lebih banyak menimbulkan
perubahan. Agar dapat memahami perubahan sosial yang terjadi, perlu dipelajari
bagaimana proses perubahan itu terjadi dan bagaimana perubahan itu diterima
masyarakat. Dalam menghadapi pengaruh dari luar yang dapat membahayakan
kelangsungan hidup sosial budaya, bangsa Indonesia berusaha memelihara
keseimbangan dan keselarasan fundamental, yaitu keseimbangan antara manusia
dengan alam semesta, manusia dengan masyarakat, manusia dengan Tuhan,
keseimbangan kemajuan lahir dan kesejahteraan batin. Kesadaran akan perlunya
keseimbangan dan keserasian melahirkan toleransi yang tinggi sehingga dapat
menjadi bangsa yang berbhinneka dan bertekad untuk selalu hidup bersatu.
5. Strategi mengatasi Ancaman di Bidang Pertahanan dan Keamanan
UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 telah mengatur strategi pertahanan dan
keamanan bangsa Indonesia dalam mengatasi ancaman militer tersebut. Pasal 30 ayat
(1) sampai (5) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan sebagai
berikut.
(1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan
keamanan negara.
(2) Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan
dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian
Negara Republik Indonesia sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan
pendukung.
(3) Tentara Nasional Indonesia terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan Laut dan
Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan, melindungi, dan
memelihara keutuhan dan kedaulatan negara.
(4) Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga kemanan
dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani
masyarakat, serta menegakkan hukum.
(5) Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik
Indonesia, hubungan kewenangan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian
Negara Republik Indonesia di dalam menjalankan tugasnya, syarat-syarat
keikutsertaan warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan negara, serta
hal-hal yang terkait dengan pertahanan dan keamanan diatur dengan undang-
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 18
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
undang.
Sistem pertahanan dan kemanan yang bersifat semesta merupakan pilihan yang paling
tepat bagi pertahanan Indonesia yang diselenggarakan dengan keyakinan pada
kekuatan sendiri serta berdasarkan atas hak dan kewajiban warga negara dalam usaha
pertahanan negara. Sistem pertahanan dan keamanan negara yang bersifat semesta
bercirikan berikut.
a. Kerakyatan, yaitu orientasi pertahanan dan keamanan negara diabdikan oleh dan
untuk kepentingan seluruh rakyat.
b. Kesemestaan, yaitu seluruh sumber daya nasional didayagunakan bagi upaya
pertahanan.
c. Kewilayahan, yaitu gelar kekuatan pertahanan dilaksanakan secara menyebar di
seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sesuai dengan kondisi
geografis sebagai negara kepulauan.
Keterpaduan antara unsur militer diwujudkan dalam keterpaduan tiga kekuatan militer
Republik Indonesia, yaitu keterpaduan antar kekuatan darat, kekuatan laut, dan
kekuatan udara. Keterpaduan tersebut diperlukan dalam pengerahan dan penggunaan
kekuatan pertahanan, baik dalam rangka menghadapi ancaman tradisional maupun
ancaman non-tradisional. Ancaman non-tradisional adalah ancaman yang dilakukan
oleh aktor nonnegara terhadap keutuhan wilayah, kedaulatan negara, dan keselamatan
bangsa Indonesia. Termasuk dalam ancaman ini adalah gerakan separatis bersenjata,
terorisme internasional maupun domestik, aksi radikal, pencurian sumber daya alam,
penyelundupan, kejahatan lintas negara, dan berbagai bentuk aksi ilegal lain yang
berskala besar.
C. Rangkuman
1. Strategi dalam mengatasi ancaman di bidang ideologi adalah dengan menjadikan
Pancasila sebagai nilai-nilai yang hidup di dalam masyarakat atau sebagai living
ideology
2. Menghadapi ancaman berdimensi ekonomi terbagi dua, internal dan eksternal.
3. Dalam menghadapi pengaruh dari luar yang dapat membahayakan kelangsungan
hidup sosial budaya, bangsa Indonesia berusaha memelihara keseimbangan dan
keselarasan fundamental, yaitu keseimbangan antara manusia dengan alam semesta,
manusia dengan masyarakat, manusia dengan Tuhan, keseimbangan kemajuan lahir
dan kesejahteraan batin.
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 19
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
4. Strategi pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia dalam mengatasi ancaman
militer tertuang dalam pasal 30 ayat (1) sampai (5) UUD NRI Tahun 1945.
D. Latihan Soal
Untuk mengukur sejauh mana tingkat penguasaan materi pada modul ini, silahkan jawab
pertanyaan dibawah ini dengan memilih salah satu alternative jawaban yang dianggap
paling benar!
1. Strategi dalam mengatasi ancaman di bidang ideologi adalah dengan menjadikan
Pancasila sebagai nilai-nilai yang hidup di dalam masyarakat atau disebut dengan ….
a. ideologi Pancasila
b. ideologi terbuka
c. nilai-nilai luhur
d. living ideology
e. ideologi politik
2. perhatikan hal – hal berikut ini
1. memperkuat produksi domestik bagi asar dalam negeri
2. tidak bergantung kepada badan – badan multilateral, seperti IMF, World Bank,
dan WTO
3. mempererat kerjasama dengan sesama negara – negara berkembang unytk sama –
sama menghadapi kepentingan negera maju
4. meminta bantuan negara maju unutk mensubsidi ekonomi demi kesejahteraan
rakyat
5. menggunakan secara maksimal sumber daya alam denga mengabaikan lingkungan
sistem ekonomi kerakyatan adalah strategi yang bisa dilakukan dalam mengatasi
ancaman di bidang ekonomi, karena memperkuat kemandirian bangsa. Untuk
mewujudkan hal tersebut, yang perlu di perahtikan adalah nomor ….
a. 1, 2, dan 3
b. 2, 3, dan 4
c. 3, 4, dan 5
d. 4, 5, dan 1
e. 1, 3 dan 5
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 20
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
3. Upaya yang dapat dilakukan pelajar dalam rangka mendukung upaya bela negara
adalah…
a. masuk menjadi anggota milter
b. ikut serta dalam program wajib militer
c. mengikuti pendidikan kewarganegaraan dengan baik
d. mempelajari strategi perang
e. masuk dalam organisasi kemiliteran
4. UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 telah mengatur strategi pertahanan dan
keamanan bangsa Indonesia dalam mengatasi ancaman militer, yaitu terdapat pasal
….
a. Pasal 28 A-J
b. Pasal 29 ayat (1), (2), (3)
c. Pasal 30 ayat (1), (2), ( 3), ( 4), ( 5)
d. Pasal 31 ayat (1), (2)
e. Pasal 32 ayat (1), (2), (3)
5. Dibawah ini hal-hal yang harus segera diwujudkan untuk mencapai negara yang kuat
dan mandiri dalam bidang politik, kecuali ….
a. mengadakan reformasi lembaga-lembaga politik agar menjalankan fungsi dan
peranannya secara baik dan benar.
b. memperkuat kepercayaan rakyat dengan cara menegakkan pemerintahan yang
bersih dan berwibawa.
c. mempererat kerja sama dengan sesama negara berkembang untuk bersama-sama
menghadapi kepentingan negara-negara maju.
d. mengembangkan demokrasi politik dalam negerin dan memperkuat posisi
indonesia dalam kancah politik internasional.
e. mengaktifkan masyarakat sipil dalam arena politik dan menegakkan supremasi
hukum
E. Penilaian Diri
Setelah Kalian mempelajari materi Modul ini, Silahkan Kalian mengisi kolom pada tabel
1. Penilaian Diri tentang Sikap dan Pemahaman Kalian terhadap Materi Modul ini
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 21
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
Catatan :
4. Berilah tanda check (√) pada Kolom YA tau TIDAK
5. Dalam mengisi tabel mohon dilakukan dengan tanggungjawab dan penuh kejujuran.
6. Jika Jawaban Kalian cenderung menjawab “YA”, Kalian dapat melanjutkan
pembelajaran ke Modul selanjutnya dan sebaliknya jia Jawaban dominan “TIDAK”,
Kalian dapat melakukan Pembelajaran Ulang (review) pada materi pembelajaran 2
Tabel 2. Penilaian Diri tentang Pemahaman Materi
No. Submateri Pokok Ya Tidak
1. Saya memahami ancaman dalam berbagai bidang yang
menimbulkan disintegrasi nasional
2. Saya memahami berbagai strategi mengatasi ancaman terhadap
bidang ideologi, politik, sosial budaya, pertahanan dan keamanan
dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
3. Saya mampu memecahkan masalah berbagai permasalahan dalam
kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan ancaman terhadap
bidang ideologi, politik, sosial budaya, pertahanan dan keamanan
dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
4. Setelah mempelajari modul ini saya akan terus berusaha
memahami strategi dalam membangun Integrasi Nasional
EVALUASI
Untuk mengasah sejauh mana kemampuan peserta didik dalam kegiatan
pembelajaran 1 dan 2, dilaksanakan evaluasi yang terdiri dari 30 soal pilihan ganda.
Soal dapat diakses melalui scan barcode berikut ini.
Jika terdapat kendala dalam mengakses barcode disamping,
maka dapat mengakses link dibawah ini
https://quizizz.com/join?gc=775869&source=liveDashboard
Masukkan kode 775869 untuk mulai mengikuti evaluasi
pembelajaran ini. Selamat Mengerjakan ~
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 22
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
PENGAYAAN
Peserta didik dapat membaca sumber bacaan lain baik dari artikel, buku, berita dsb.
mengenai kasus-kasus ancaman terhadap bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya,
pertahanan, dan keamanan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Kemudian analisislah
strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi berbagai ancaman dari kasus-kasus
tersebut.
REMEDIAL
Peserta didik yang belum memenuhi standar kriteria penilaian, maka diberikan tugas
project atau penugasan lain sesuai dengan kompetensi yang belum terpenuhi.
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 23
MODUL-PPKN XI/1.5/2.5/3.5/4.5
DAFTAR PUSTAKA
Kemendikbud. (2017). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jakarta : Kemendikbud.
Kemendikbud, (1996). Integrasi Nasional: Suatu Pendekatan Daerah Kalimantan Selatan.
Jakarta: Kemendikbud.
Kemendikbud, (1996). Integrasi Nasional: Suatu Pendekatan Budaya. Semarang:
Kemendikbud
Kemendikbud, (1997). Integrasi Nasional: Suatu Pendekatan Budaya di Daerah
IstimewaYogyakarta. Yogyakarta: Kemendikbud
Undang-Undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945
MODUL PEMBELAJARAN SMA KELAS XI KD 3.5 / 2022 24
Prodi PPKn FIS UNY 2022
KD 3.5 KASUS-KASUS ANCAMAN TERHADAP IDEOLOGI, POLITIK,
EKONOMI, SOSIAL, BUDAYA, PERTAHANAN DAN KEMANAN SERTA
STRATEGI MENGATASINYA DALAM BINGKAI BHINNEKA TUNGGAL IKA
MODUL PEMBELAJARAN SMA
PENDIDIKAN
PANCASILA DAN
KEWARGANEGARAAN