A. Pilihlah satu jawaban yang benar. 1. Contoh peranan ilmu kimia dalam bidang pertanian adalah . . . . A. penemuan baja yang baik untuk membuat alat pertanian B. penemuan plastik untuk tempat pembibitan tanaman C. penemuan bibit tanaman baru yang berumur pendek D. penelitian komposisi tanah yang cocok untuk pertumbuhan tanaman tertentu E. penelitian tentang jamur yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman 2. Berikut yang merupakan contoh penggunaan bahan kimia yang tidak bijaksana adalah . . . A. Memanfaatkan gula sebagai pengawet makanan pada manisan. B. Pengunaan boraks dan formalin untuk membuat bakso kenyal dan tidak mudah basi. C. Pemakaian alkohol untuk hand sanitizer agar tidak tertular virus. D. Memanfaatkan asam sitrat untuk membersihkan kerak pipa saluran limbah. E. Memanfaatkan larutan amonia encer untuk membersihkan kaca. 3. Pernyataan tentang metode ilmiah berikut yang tidak tepat adalah . . . A. Metode ilmiah merupakan metode yang biasa dipakai para ilmuwan dalam memecahkan masalah. B. Perumusan masalah dapat merupakan hasil dari observasi dari gejala yang terjadi secara berulang. C. Hipotesis dapat dirumuskan lebih dahulu sebelum masalah ditemukan. D. Penentuan jenis variabel merupakan bagian penting dalam merancang eksperimen. E. Klasifikasi atau pengelompokan merupakan salah satu kegiatan pada proses analisis data. 4. Salah satu langkah dalam metode ilmiah adalah melakukan observasi dan pengamatan. Pada langkah ini peneliti melakukan dengan cara . . . . A. membaca referensi atau studi pustaka B. melakukan pengukuran C. menentukan variabel D. mengelompokkan data E. menarik simpulan 5. Salah satu perilaku yang dapat membantu meminimalkan emisi gas rumah kaca adalah . . . A. Membakar sampah daun dan mendaur ulang plastik. B. Bepergian dengan naik kendaraan umum daripada membawa mobil pribadi. C. Menghindari bahan-bahan tambahan pada makanan. D. Memanfaatkan daun sebagai pembungkus makanan. E. Menghindari penggunaan kaca pada bangunan gedung. 6. Berikut yang bukan merupakan tujuan gerakan kimia hijau adalah . . . A. Mencegah terjadinya pencemaran lingkungan. B. Mendorong terciptanya pembangunan berkelanjutan. C. Mengurangi resiko kecelakaan pada saat proses sintesis bahan kimia. D. Mengurangi produk bahan kimia karena bahan kimia berbahaya. E. Menghemat ketersediaan sumber daya alam yang tidak terbarui. IPA Kimia SMA/MA Kelas X LATIHAN SOAL AKHIR BAB
7. Berikut tindakan yang merupakan sikap ilmiah yang diharapkan pada saat belajar ilmu kimia adalah . . . A. Pada saat hasil percobaan kita hasilnya berbeda dengan teman-teman yang lain maka kita ganti hasil seperti hasil percobaan teman yang lain. B. Tidak perlu repot harus mencoba sendiri percobaan-percobaan yang sudah dilakukan oleh teman yang lain karena menghabiskan waktu. C. Tidak perlu membantu teman lain yang sedang kesulitan melakukan eksperimen, sebab jangan sampai teman kita berhasil seperti kita. D. Tetap berpegang teguh terhadap hasil percobaan yang kita peroleh walaupun hasilnya berbeda dengan teman yang lain. E. Pada saat hasil percobaan hasilnya tidak sesuai harapan, maka mengganti data agar sesuai dengan yang diharapkan. 8. Prinsip gerakan kimia hijau (green chemistry) berikut yang tidak sejalan dengan program pengendalian pemanasan global adalah . . . . A. gerakan penghijauan B. mencegah limbah secara real time C. memaksimalkan energi fosil D. menggunakan bahan baku yang terbarukan E. merancang proses dengan bahan kimia yang lebih aman 9. Perhatikan gambar berikut. Di antara gas-gas berikut yang mempunyai sumbangan terbesar terhadap pemanasan global adalah . . . . A. karbon dioksida B. uap air C. metana D. hidrokarbon E. oksida nitrogen 10. Salah satu isu penting dalam pemanasan global adalah penebangan hutan (deforestasi). Hal ini disebabkan hutan mempunyai peranan untuk . . . . A. mencegah bencana banjir B. menjaga kesuburan tanah C. menjaga keanekaragaman hayati D. menyerap gas karbon dioksida E. menjaga suhu permukaan tanah 11. Berikut ini yang merupakan peranan ozon dalam kehidupan di Bumi adalah . . . . A. mencegah terjadinya badai matahari masuk ke Bumi B. memantulkan sinar matahari agar tidak masuk ke Bumi C. menyerap sinar ultraviolet berenergi tinggi D. menahan cahaya inframerah yang memantul dari Bumi E. menjaga suhu bumi agar tidak terlalu tinggi 12. Perhatikan tabel berikut. BAB 1 Kimia di Sekitar Kita 41 No. Partikel Nano Penggunaan 1. Nano perak Antibakteri pada sabun/ kosmetik 2. Nano ZnO Penyerap sinar inframerah pada tabir surya 3. CNTs Kerangka sepeda dan raket 4. Grafena Layar LCD dan layar sentuh 5. Nano silika Antinoda pada pakaian
4 Pasangan yang tidak tepat adalah pasangan nomor . . . . A. 1 D. 4 B. 2 E. 5 C. 3 13. Gas berikut yang mempunyai daya perusak ozon paling tinggi adalah . . . . A. karbon dioksida B. klorofluorokarbon C. gas oksigen D. uap air E. gas nitrogen 14. Senyawa tembaga(II) sulfat mempunyai rumus kimia . . . . A. TeSO4 B. BeSO4 C. CuSO4 D. Fe(SO4 ) 2 E. Fe2SO4 15. Jika ion Ca2+ bergabung membentuk senyawa dengan ion PO 3– , maka rumus kimia yang terjadi adalah . . . . A. CaPO4 B. Ca4 (PO4 ) 3 C. Ca (PO ) magnesium hidroksida dan larutan natrium klorida. Persamaan reaksinya adalah . . . . A. MgCl(l) + NaOH(l) MgOH(s) + NaCl(l) B. MgCl2 (l) + NaOH(l) Mg(OH)2 (s) + NaCl(l) C. MgCl2 (l) + 2NaOH(l) Mg(OH)2 (s) + 2NaCl(l) D. MgCl2 (aq) + NaOH(aq) Mg(OH)2 (s) + NaCl(aq) E. MgCl2 (aq) + 2NaOH(aq) Mg(OH)2 (s) + 2NaCl(aq) 18. Perhatikan reaksi berikut. aC3H8 + bO2 cCO2 + dH2O Jika reaksi tersebut disetarakan, maka nilai a, b, c, dan d berturut-turut adalah . . . . A. 2, 5, 6, dan 2 B. 2, 10, 4, dan 4 C. 1, 4, 3, dan 2 D. 1, 5, 3, dan 4 E. 1, 3, 3, dan 4 19. Di antara persamaan reaksi berikut yang sudah setara adalah . . . . A. CH4 (g) + O2 (g) CO2 (g) + 2H2O(l) B. 2H2S(g) + 3O2 (g) 2H2O(l) + 2SO2 (g) 2 4 3 C. Fe O (s) + C(s) 2Fe(s) + 3CO(g) D. Ca3 (PO4 ) 2 2 3 E. Ca PO D. C2H6 (g) + 3O2 (g) 2CO2 (g) + H2O(l) 3 4 E. CaO(s) + 2HCl(aq)CaCl (aq) + 2H O(l) 16. Pasangan rumus kimia dan nama senyawa berikut yang merupakan pasangan yang benar adalah . . . . A. CuSO4 – tembaga(I) sulfat B. K2O – kalium dioksida C. Sn(SiO3 ) 2 – timah(IV) silikat D. H3PO4 – asam fosfit E. Mg(OH)3 – magnesium hidroksida 17. Ke dalam larutan magnesium klorida dimasukkan larutan natrium hidroksida sehingga bereaksi membentuk endapan 2 2 20. Perhatikan persamaan reaksi berikut. xN2 (g) + yH2 (g) zNH3 (g) Apabila persamaan reaksi telah disetarakan, nilai x, y, dan z adalah . . . . A. 1, 2, dan 3 B. 1, 3, dan 4 C. 1, 3, dan 2 D. 3, 2, dan 1 E. 3, 1, dan 3
IPA Kimia SMA/MA Kelas X 42
Gunakan grafik berikut untuk menjawab Soal nomor 1. Kenaikan Suhu Sejak 1850 Tingkat perubahan suhu rata-rata global dari era pra-industri, dalam oC. 1,2 ERA-5 GISTEMP(Nasa) 1 NOAA HadCRUT4 0,8 (Badan Meteorologi 0,6 Inggris) 0,4 0,2 0 –0,2 1850 1875 1900 1925 1950 1975 2000 2025 Sumber: Badan Meteorologi Inggris 1. Berikan tanda centang (✓) pada kolom ”BENAR” jika pernyataan benar dan pada kolom “SALAH” jika pernyataan salah. No. Pernyataan Benar Salah 1. Data pada grafik tersebut diperoleh dari pengamatan 4 satelit dan menunjukkan kecenderungan yang sama. 2. Kecenderungan suhu rata-rata global naik secara cukup tinggi sejak dekade tahun 1975. 3. Suhu rata-rata global terendah sejak dekade 1850 terjadi pada dekade 1850-1860. 4. Berdasar kurva tersebut apabila tidak ada upaya apapun, maka diperkirakan suhu rata-rata akan naik mencapai 1,2C Bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 2 dan 3. Program Pengurangan Bahan Perusak Ozon (BPO) Kebijakan perlindungan lapisan ozon di Indonesia telah disusun sejak adanya ratifikasi Konvensi Wina yang merupakan payung hukum dalam melaksanakan upaya pengendalian BPO. Secara ringkas, capaian Indonesia dalam upaya penghapusan BPO antara lain dapat terlihat dengan adanya larangan impor beberapa jenis BPO sejak 1 Januari 2008, kecuali BPO jenis metil bromida untuk keperluan fumigasi karantina dan pra-pengapalan serta hydrochlorofluorocarbon (HCFC). Kebutuhan nasional BPO dan penetapan volume impor BPO untuk masing-masing importir BPO setiap tahun ditentukan dan disepakati dalam rapat BAB 1 Kimia di Sekitar Kita 43 Soal Model
koordinasi kementerian terkait sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 83/M-DAG/ PER/10/2015 tahun 2015 tentang Ketentuan Impor Bahan Perusak Lapisan Ozon. Selain itu, impor barang berbasis sistem pendingin yang menggunakan refrigerant HCFC-22 baik dalam keadaan terisi maupun kosong dilarang mulai 1 Januari 2015 sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 55/M/-DAG/ PER/9/2014 tentang Ketentuan Impor Barang Berbasis Sistem Pendingin. Di tingkat penggunaan, sejak 1 Juli 2008 BPO jenis CFC, R-500, R-502, dan Halon telah dilarang digunakan pada produksi AC yang digunakan dalam ruangan dan kendaraan bermotor, lemari es tipe rumah tangga, mesin pendingin, aerosol, dan alat pemadam api. CFC dan Halon dapat didaur ulang dan hasil daur ulang hanya dapat digunakan untuk pemeliharaan barang yang sistem kerjanya masih menggunakan CFC atau Halon. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian No. 33/M-IND-/ PER/4/2007 Tahun 2007 tentang Larangan Memproduksi BPO Serta Barang Yang Menggunakan BPO. Halon 2010 Capaian Indonesia Target protokol Hydrochlorofluorocarbon 2030 montreal 1998 Karbon tetraklorida 2010 1998 Metil kloroform 2008 Chlorofluorocarbon 2010 2008 Metil bromida (non QPS) 2015 1980 2000 2020 2040 Grafik Target dan Capaian Penghapusan BPO Indonesia 2. Berikan tanda centang (✓) pada kolom ”BENAR” jika pernyataan benar dan pada kolom “SALAH” jika pernyataan salah No. Pernyataan Benar Salah 1. Program Pemerintah untuk menghapus bahan perusak ozon (BPO) dilakukan dengan cara menerbitkan Peraturan Pemerintah yang mengikat seluruh warga negara untuk mentaatinya. 2. Sejak 1 Januari 2008, Pemerintah telah melarang impor BPO jenis metil bromida dan HCFC. 3. Sejak 1 Juli 2008, BPO jenis CFC, R-500, R-502, dan Halon dilarang untuk digunakan pada produksi AC yang digunakan dalam ruangan dan kendaraan bermotor, lemari es tipe rumah tangga, mesin pendingin, aerosol, dan alat pemadam api. 4. Menurut Protokol Montreal BPO jenis Hydrochlrofluorocarbon ditarget sudah tidak digunakan lagi pada tahun 2030. 3. Berdasarkan grafik capaian penghapusan BPO tersebut, target yang paling tinggi capaiannya adalah dalam hal pengurangan penggunaan BPO jenis . . . . A. Halon B. Hydrochlorofluorocarbon C. Metil kloroform D. Chlorofluorocarbon E. Metil bromida 44 IPA Kimia SMA/MA Kelas X
Cermatilah potongan artikel berikut untuk menjawab soal nomor 4 dan 5. Pencemaran Merkuri pada Tambang Emas (Contoh Proses Industri Tidak Sesuai Prinsip Kimia Hijau) Merkuri atau dikenal sebagai raksa merupakan unsur kimia yang digunakan untuk memisahkan logam emas dari batuan/pasir pada bijih yang mengandung emas di area tambang emas. Dengan menggunakan merkuri, proses lebih mudah karena emas akan larut dalam merkuri membentuk amalgam sehingga terpisah dari pasir dan tanah. Untuk mengambil emas dari amalgam tinggal menguapkan merkuri. Mudah dan murah. Hal ini merupakan contoh penerapan prinsip ekonomi yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan. Akibatnya, Sumber: shutterstock.com areal seluas 496 hektar di Indonesia masih tercemar limbah merkuri akibat penambangan emas skala kecil dan tanpa izin. Sebenarnya, masih ada banyak cara yang lebih ramah lingkungan untuk mengambil emas dari bijih emas, yaitu dengan menggunakan proses sianida, proses tiourea, proses tiosulfat, proses flotas, dan proses igoli. Namun, proses tersebut cenderung lebih rumit dan lebih mahal sehingga penambang tradisional kurang menguasai. 4. Apabila di daerah Anda ada tambang rakyat yang mengambil emas dengan memanfaatkan merkuri, tindakan apa yang sebaiknya Anda lakukan? Berilah tanda centang (✓) pada pernyataan yang benar (bisa lebih dari satu). Melakukan demonstrasi untuk mendesak penghentian penambangan karena merusak lingkungan. Belajar proses yang lebih aman, kemudian mencoba memberikan edukasi/pembelajaran kepada penambang menggunakan cara yang aman. Ikut terlibat melakukan penambangan seperti yang banyak dilkukan oleh orang lain. Membentuk kelompok diskusi untuk mengelola limbah merkuri secara baik dan mencoba mengajak penambang untuk melakukannya. Menjelaskan kepada penambang tentang bahaya merkuri dan memberikan cara yang lebih aman dalam menangani limbah merkuri. 5. Informasi pada artikel di atas memberikan gambaran kepada kita perihal perilaku masyarakat terhadap permasalahan lingkungan. Benar atau salah pernyataan di bawah ini terkait dengan masyarakat penambang emas pada artikel di atas? Berikan tanda centang (✓) pada kolom ”BENAR” jika pernyataan benar dan pada kolom “SALAH” jika pernyataan salah. No. Pernyataan Benar Salah 1. Kegiatan penambangan rakyat dengan menggunakan merkuri seharusnya ditoleransi/dibolehkan, sebab mudah dan berbiaya rendah. Adapaun masalah lingkungan diserahkan kepada pemerintah yang wajib melindungi warganya. BAB 1 Kimia di Sekitar Kita 45
Judul : Mencegah Pencemaran Plastik dengan menerapkan Prinsip Kimia Hijau Tujuan : Memiliki sikap dan perilaku peduli lingkungan. Deskripsi Tugas : 1. Melakukan penelitian sederhana untuk mengetahui perilaku masyarakat sekitar dalam mengelola sampah plastik. 2. Melakukan kegiatan sederhana untuk membantu memberikan kesadaran kepada masyarakat lingkungan sekitar dalam mengelola sampah. 3. Tugas dilakukan dalam kelompok secara bergotong-royong. Langkah Kerja A. Mencari Informasi dan Merumuskan Masalah 1. Buatlah daftar pertanyaan (kuesioner) yang berisi tentang bagaimana warga RTAnda mengelola sampah plastik. 2. Carilah informasi berapa (kg) rata-rata sampah plastik yang dihasilkan setiap rumah tangga. 3. Daftar pertanyaan tersebut, sebaiknya berisi kebiasaan mengelola sampah plastik (apakah membuang sembarangan, dengan membakar atau memilah untuk didaur ulang). 4. Konsultasikan Daftar Pertanyaan tersebut dengan Guru Bahasa Indonesia untuk mendapat masukan atau perbaikan. 5. Sebarkan daftar kuesioner ke semua rumah tangga dalam satu wilayah RT Anda dan minta kembali setelah beberapa hari untuk memberikan kesempatan setiap rumah tangga mendata. 6. Kumpulkan data dari semua warga dalam satu RT dan buatlah simpulan sementara (hipotesis) tentang perilaku pengelolaan sampah oleh warga dalam satu RT. 7. Dengan berpikir kritis, tentukan masalahnya, apa kekurangannya, dan buatlah rencana untuk memperbaikinya. B. Menyusun Rencana 1. Rancanglah suatu kegiatan untuk mengatasi masalah tersebut, misalnya pengelolaan bank sampah plastik, mendaur ulang plastik, membuat penyuluhan tentang penanganan sampah plastik. No. Pernyataan Benar Salah 2. Agar proses penambangan emas mengikuti prinsip kimia hijau, maka perlu disosialisasikan proses-proses yang lain dan difasilitasi untuk kemudahan memperoleh zat kimia yang aman. Pra-Proyek 46 IPA Kimia SMA/MA Kelas X
2. Tetapkan wilayah (RT) yang akan menjadi sasaran, dapat dilakukan di salah satu RT tempat salah satu anggota kelompok berdomisili, dengan berbagai pertimbangan (kemudahan, keterjangkauan, respon warga) 3. Tetapkan waktu, tempat, forum kegiatan (Rapat RT, Dasa Wisma, PKK, arisan, atau pertemuan khusus) dan sasaran (peserta) dalam kegiatan tersebut. 4. Persiapkan bahan dan media yang akan digunakan. 5. Konsultasikan rancangan tersebut dengan berbagai pihak (guru dan pengurus RT). C. Melakukan Kegiatan 1. Lakukan kegiatan sesuai rancangan yang telah Anda buat. 2. Libatkan semua anggota kelompok dalam kegiatan dengan pembagian tugas yang jelas. D. Menyajikan Hasil 1. Susunlah Laporan kegiatan ini yang berisi: a. hasil pengamatan, permasalahan, dan simpulan sementara. b. Pelaksanaan kegiatan disertai foto atau video. 2. Presentasikan laporan dalam bentuk poster atau video. 3. Laporan ini dapat diunggah ke media sosial (Instagram, Twitter, Youtube). BAB 1 Kimia di Sekitar Kita 47
Pada dasarnya manusia menginginkan kehidupan yang nyaman. Dengan memanfaatkan akal budinya manusia cenderung memodifikasi, mengeksploitasi, dan merekayasa keadaan tempat tinggalnya. Oleh karena itulah berkembang ilmu pengetahuan dan teknologi yang pada dasarnya ingin memanfaatkan dan mengeksploitasi alam sekitar demi kenyamanan dan ketentraman hidupnya. Dalam proses di atas terjadilah proses pembangunan untuk kesejahteraan bersama, yang kemudian tanpa disadari dapat berakibat merusak alam sekitarnya. Untuk mencegah terjadinya kerusakan alam (lingkungan), maka diupayakan suatu proses pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development), yaitu upaya untuk memanfaatkan alam sekitar dengan tidak merusak alam itu sendiri. Upaya yang dilakukan dalam belajar ilmu kimia adalah bagaimana perilaku/tindakan kita dalam kehidupan sehari-hari dapat mendukung program pembangunan berkelanjutan tersebut dengan cara menerapkan metode ilmiah untuk memecahkan masalah, memanfaatkan bahan kimia secara bijaksana, memahami proses/reaksi kimia yang terjadi, menerapkan prinsip-prinsip kimia hijau untuk mencegah bencana alam yang diakibatkan oleh perubahan iklim karena pemanasan global dengan memanfaatkan ilmu dan teknologi termasuk nanoteknologi. Terkait hal tersebut, refleksikan pemahaman anda dengan cara menjawab pertanyaan berikut. 1. Apakah Anda sudah memanfaatkan bahan kimia yang ada di sekita Anda (bahan kosmetik, pupuk, obat nyamuk atau pestisida, bahan tambahan pada makanan) secara bijaksana? 2. Apakah dalam menghadapi suatu peristiwa (pencemaran pabrik, bencana alam, kecelakaan kerja dan sebagainya) sudah menerapkan langkah-langkah metode ilmiah? 3. Bagaimana cara Anda mendukung gerakan kimia hijau (green chemistry) dalam mengelola sampah dengan baik (tidak membakar sampah sembarangan, memilah sampah, meminimalisasi penggunaan plastik)? 4. Bagaimana perilaku dan tindakan Anda dalam kehidupan sehari-hari agar tidak bertentangan dengan 12 prinsip kimia hijau? 5. Apakah perilaku dan tindakan Anda dalam memanfaatkan bahan kimia sudah mempertimbangkan pengaruhnya terhadap perubahan iklim, pemanasan global dan mencegah timbulnya lubang ozon? Setelah menjawab pertanyaan tersebut, pindai QR Code berikut untuk mengakses soal-soal remedial dan pengayaan. Apabila Anda masih ragu atas beberapa pertanyaan refleksi di atas, lihat kembali materi yang terkait dan kerjakan soal-soal Remedial, tetapi apabila sudah meyakini berperilaku sesuai dengan pertanyaan refleksi tersebut kerjakan soal-soal pengayaan. Dengan memahami keseluruhan materi bab ini, kamu diharapkan sudah mampu menerapkan metode ilmiah sebagai salah satu metode kerja dalam ilmu kimia, mampu menyikapi bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari yang aman bagi manusia dan alam sekitar, mampu menganalisis dan menyikapi kegiatan yang tidak sesuai dengan prisip Kimia Hijau yang berdampak pada pemanasan global, serta terlibat dalam kegiatan pencegahan. Refleksi IPA Kimia SMA/MA Kelas X