MASA PENGENALAN LINGKUNGAN
SEKOLAH (MPLS)
SMP SANTO CAROLUS SURABAYA
2021 – 2022
Cerdas Berintegritas
i
ii
Daftar Isi
Daftar Isi ..................................................................................................................................................... i
Profil Siswa …………………………………………………………………………………………………………. 1
Profil Sekolah .............................................................................................................................................. 2
Ikrar Siswa SMP Santo Carolus ........................................................................................................... 3
Lagu Mars Yayasan Tarakanita............................................................................................................ 4
Riwayat Singkat Santo Carolus Borromeus ................................................................................... 5
Riwayat Singkat Bunda Elisabeth Gruyters..................................................................................... 6
Tata Tertib Peserta MPLS ........................................................................................................................ 7
Jadwal Kegiatan ........................................................................................................................................ 8
Materi :
1. Visi dan Misi. ................................................................................................................................. 9
2. Wawasan Wiyata Mandala ..................................................................................................... 14
3. Menjaga Kesehatan Diri dan Lingkungan…………………………………………………… 18
4. Data Karyawan ………………………………………………………………………………………… 26
5. Hak dan Kewajiban Siswa ........................................................................................................ 28
6. Program dan Cara Belajar ........................................................................................................ 29
7. Peduli lingkungan …………………………………………………………………………………… 33
8. Struktur dan Organisasi Sekolah ……………………………………………………………….. 34
9. Tata Krama …………………………………………………………………………………………….. 36
Ibadat………………. .................................................................................................................................... 39
Lagu – lagu .................................................................................................................................................... 41
iii
iv
A. PROFIL SISWA
1. Nama : ________________________________
2. Jenis kelamin : ________________________________
3. Urutan anak : anak ke ……….. dari ……….. bersaudara
4. Tempat/Tanggal Lahir : ________________________________
5. Agama : ________________________________
6. Alamat rumah : ________________________________
7. Asal sekolah : ________________________________
8. Riwayat kesehatan
9. No. Penyakit berat pernah/sedang diderita Jenis alergi yang diderita
1.
2.
3.
10. Sebutkan potensi atau bakat siswa di bidang seni, olahraga, sains, dll
______________________________________________________
______________________________________________________
11. Sebutkan sifat/perilaku siswa yang menonjol dan yang perlu
ditingkatkan
1.
2.
B. PROFIL ORANG TUA/WALI*)
1. Nama :
2. Tampat/Tanggal Lahir :
3. Pekerjaan :
4. Pendidikan terakhir :
5. Alamat saat ini :
6. No. telp/Hp :
……………, … Juli 2021
………………………………
Tanda Tangan Orang Tua/Wali*)
()
Keterangan: *) coret yang tidak perlu
1
PROFIL SEKOLAH
IDENTITAS SEKOLAH
1. Nama Sekolah : SMP Santo Carolus
2. Nomor Statistik Sekolah : 204056014480
3. Nomor Data Sekolah : 2005301210
4. Nomor Telepon : 031-8436612
5. Kode Pos : 60236
6. Jalan dan Nomor : Jalan Jemur Andayani XXI
7. Desa / Kelurahan : Siwalankerto
8. Kecamatan : Wonocolo
9. Kabupaten / Kota : Surabaya
10. Status Sekolah : Swasta
11. Pendirian Sekolah
: 1 Juli 1988
a. Didirikan mulai : 1110/104.7.4/1988
b. Nomor SK : 188/1704/436.7.1/2018 tgl. 20 Februari 2018
c. SK Pembaharuan
12. Akreditasi : TERAKREDITASI “ A “
a. Jenjang :175/BAP-S/M/SK/X/20157tgl.27Oktober 20015
b. Nomor SK : Pagi
13. Waktu Penyelenggaraan : 3 pararel
14. Jumlah Kelas : Terbuka
15. Bentuk Sekolah : Permanen – Milik Sendiri
16. Bangunan Sekolah : Yayasan Tarakanita Kantor Wilayah Surabaya
17. Yayasan Penyelenggara : Jemur Andayani XXI
a. Jalan : Wonokromo
b. Desa/Kelurahan : Wonokromo
c. Kecamatan : Surabaya
d. Kabupaten : Jawa Timur
e. Provinsi
2
IKRAR
SISWA SMP SANTO CAROLUS SURABAYA
Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa
bersama seluruh keluarga SMP Santo Carolus Surabaya
kami siswa-siswi berikrar :
Menciptakan suasana yang baik
untuk membangun kualitas pribadi
yang utuh dan cerdas
Memiliki kepribadian mandiri, kreatif, terampil, jujur
dan teguh dalam kedisiplin
Mewujudkan
persatuan dan kesatuan umat manusia
memberi karya terbaik demi kesejahteraan
bangsa, negara dan dunia
berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
Ya Bunda Maria Bintang Pembimbing
sertailah dan bimbinglah kami
Santo Carolus
doakanlah kami.
Amin.
3
Mars Yayasan Tarakanita
1 = Bes / A, 4 /4, tempo dimarcia gagah bersemangat Lagu: Theo Sunu Widodo
Syair : Theo Sunu Widodo
Sr. Justa CB
P. Joko Purwanto
3 .4 / 5 3 i 5 / . i ./ i 7 6/5 . .
1. Ya – yas – an Ta– ra– ka – ni – ta In– do – ne – sia
2. Di – ge – rak–kan ka– sih Al – lah, be– la – ra – sa
3. Ber– ke – pri–ba– di– an u– tuh ci– ta ki – ta
2 .3 / 4 2 7 5 / .i 7 ./ i 6 7 5/3 . .
1. bak– ti – kan kar– ya la – yan – an ba– gi bang – sa
2. ter- ha - dap ma- nu– sia pa – pa mis-kin, le – mah
3. Ber– wa - tak yang ba- ik, ber – i - man, ju-jur, a - dil
3 .4 / 5 3 i 5 / . i 7 . i / 6 7 .i / ..
1. mem- bi - na ma- nu- sia mu - da ber-da-sar-kan kasih cin-ta,
2. I - ni - lah s’mangat dan kar - ya yg hen-dak ki- ta ja-lan-i
3. cer-das, man- di- ri, kre – a - tif,te-ram-pil,lu-hur berbu- di
./ 6 7 5/i. i.7/6 . .7 / i . . //
1. ber- pe - ran da-lam Ge - re - ja,tulus ikh-las dan pur-na
2. A - sal Tu-han di- mu - lia - kan dan se- sa-ma di-ab- di
3. Ca- kra - wa- la ke- bang- sa - an men-ja- di mi- lik ki- ta
Coda :
i.i/ . . . / . . i i . 7 / 6 . 7 . / i . . //
A - ba- di dan ja- ya- lah Ya-yas- an Ta-ra– ka- ni- ta!
4
Santo Carolus Borromeus
RiwayatHidup St. Carolus
Santo Carolus Borromeus adalah seorang muda yang kaya.
Ia lahir pada 2 Oktober 1538. Ayahnya bernama Gilbert Borromeus
dan ibunya Margaret de Medici. Dia berasal dari keluarga bangsawan.
Pamannya adalah Paus Pius IV. Sejak kecil Carolus muda sudah
bercita-cita menjadi seorang pastor yang baik. Pada masanya
komunitas Protestan baru saja lahir. Komunitas ini tidak percaya
pada Sakramen Ekaristi dan sakramen lainnya. Carolus sedih karena
hal tersebut.
Pada masa itu, di samping karena kehancuran akibat perang
dan berbagai penyakit menular, Italia sangat membutuhkan pastor-
pastor yang baik, yang hidup menurut cara hidup orang pilihan Kristus. Italia juga sangat
membutuhkan orang-orang Katolik yang baik, yang hidup menurut cara hidup Injili. Carolus
melihat kebutuhan tersebut. Dia juga berusaha mewujudkannya. Maka untuk menjawab kebutuhan
tersebut, Carolus menjadi seorang pastor. Setelah menjadi pastor, ia belajar hukum. Ia memperoleh
gelar Doctor untuk Hukum Sipil dan Hukum Gereja pada tahun 1559. Sebagai Pastor muda, ia sudah
dipercayakan banyak tugas penting oleh Tahta Suci. Pada usia 22 tahun ia diangkat oleh Paus Pius
menjadi Kardinal untuk Milan. Pada masa itu juga ia bertugas sebagai diplomat khusus untuk
Kepausan. Ia secara khusus ditugaskan sebagai diplomat untuk “menangani” Konsili Trente.
Sebagai seorang Uskup dan Kardinal, dengan segala semangat muda yang ada padanya,
Carolus bekerja keras untuk kepentingan orang miskin dan sakit. Dia mengunjungi orang-orang
sakit ke rumah-rumah mereka dan ia juga meluangkan waktu untuk merawat orang-orang tersebut.
Dia juga tidak merasa segan untuk duduk di pinggir jalan dan berbicara kepada orang-orang
jalanan perihal cara hidup yang baik menurut ajaran agama Katolik. Dia memberi mereka
pelajaran-pelajaran di jalan-jalan. Dia berdoa bersama mereka. Carolus begitu mencintai Gereja
Katolik sebagai tanda cintanya yang luar biasa akan Kristus. Dia dipakai oleh Allah untuk membawa
orang-orang yang sempat “tersesat” kembali kepangkuan bunda Gereja. Carolus juga sangat aktif
mendirikan seminari-seminari yang berkualitas untuk pendidikan calon pastor. Ia sadar bahwa
seminari berperan penting untuk “pastor masa depan”. Di samping itu ia juga mendirikan banyak
sekolah untuk anak-anak miskin dan juga untuk siapa saja yang berminat mendapat pendidikan
bermutu.
Pada suatu waktu, penyakit menular berjangkit di Milan, kota keuskupannya. Carolus
melibatkan diri merawat orang-orang yang sudah terjangkit dan membawa mereka untuk dirawat
di rumah uskup.Sebagian pasien bahkan dirawat di kamar pribadinya. Ia begitu menaruh perhatian
kepada pasien sehingga pada akhirnya ia sendiri juga terjangkiti oleh penyakit menular tesebut. Ia
wafat karena penyakit menular yang berusaha dia sembuhkan. Carolus adalah martir cinta kasih. Ia
wafat karena cinta kepada Kritus yang tampak dalam diri kaum menderita.
St. Carolus adalah Santo Pelindung untuk seminari, Borromeus Societies, perpustakaan
umum, asrama-asrama. Pestanya dirayakan pada 4 November.
5
BundaElisabeth Gruyters
Bunda Elisabeth Gruyters mendirikan Kongregasi Suster-
Suster Cinta Kasih Santo Carolus Borromeus pada tanggal 29 April
1837, di Mastricht, Belanda.
Beliau dilahirkan pada tanggal 1 Nopember 1789, di Leut,
Belgia. Bunda Elisabeth adalah anak keempat dari 8 bersaudara
dari pasangan Nicolas Gruyters dan Maria Borde.
Pada tahun 1821, ketika Bunda Elisabeth berusia 32 tahun
meninggalkan Leut menuju Mastricht, Belanda untuk mencari
kerja. Di sana, Bunda Elisabeth bekerja di keluarga Nijpels, yang
begitu kaya namun kurang memperhatikan kehidupan
beragamanya. Di keluarga tersebut, Bunda Elisabeth bukan
sekedar mengurus rumah tangga, tepai juga terlebih
memperhatikan dan memelihara kebutuhan mental dan spiritual
para anggota keluarga, terlrbih kepada Nyonya Nijpels yang
sedang sakit keras. Dari tindakan Bunda Elisabeth tersebutlah,
akhirnya keluarga Nijpels beserta putra-putrinya kembali kepada
hidup sebagai orang beriman yang baik.
Selama di Mastricht, begitu banyak pengalaman yang ditemukan oleh Bunda Elisabeth
tentang orang miskin dan menderita. Dari pengalaman-pengalaman itulah, Bunda Elisabeth
semakin menemukan Citra Allah dalam mereka yang berkesesakan. Demi kerinduannya untuk
melayani Allah, kemudian Bunda Elisabeth ingin diterima dalam sebuah biara. Namun Allah punya
rencana lain. Setelah lewat perjuangan yang panjang dan berat, akhirnya Bunda Elisabeth jutru
terpilih oleh Allah sendiri menjadi pendiri sebuah biara. Tanggal 29 April 1837 dengan bantuan
pastor komisaris Antonius Van Baer.
Setelah mengabdikan diri sepenuhnya kepada Allah, pada tanggal 26 Juni 1864, Bunda
Elisabeth akhirnya dipanggil Tuhan pada tanggal 26 Juni 1864, dalam usia 74 tahun.
Pengalaman perjuangan hidup yang sungguh tertancap dalam pada hati Bunda Elisabeth
adalah pengalaman doanya di depan salib dengan suasana hati yang menyala karena cintanya pada
Tuhan.
Adapun bunyi doanya adalah :
Oh Pencinta hatiku yang manis
Berilah kami bagian dari dukamu
Semoga hati kami bernyala-nyala karena cinta
Buatlah kami cakap dalam pengabdianmu
Tetapi tidaklah bermanfaat bagi kami saja
Pun bagi keselamatan sesama manusia
6
TATA TERTIB
PESERTA MPLS
Peserta MPLS diwajibkan :
1. Absensi 10 menit sebelum kegiatan dimulai; selama MPLS kegiatan dimulai pukul
07.30 dan berakhir pukul 10.30
2. Berpakaian seragam sesuai aturan yang ditentukan (berkaos dalam).
3. Menyiapkan sarana untuk MPLS secara online (Hp/Laptop, kuota internet)
4. Menyiapkan perlengkapan alat tulis (buku, ballpoint, pensil dll).
5. Berlaku sopan dan saling menghargai sesama peserta.
6. Bersikap patuh dan hormat terhadap Guru dan Karyawan.
7. Mengikuti secara aktif seluruh kegiatan MPLS selama 4 hari.
8. Selama kegiatan MPLS berlangsung, peserta dilarang makan/minum.
9. Peserta MPLS mengikuti dengan sikap duduk yang baik, background rapi.
10. Nama Peserta didik dalam zoom ditulis lengkap dengan format
PAHLAWAN_NO_NAMA PANGGILAN
Selama MPLS, peserta didik wajib mengenakan topi yang telah ditentukan. Untuk
peserta didik putri diwajibkan mengikat rambut dengan pita merah putih selama
pelaksanaan MPLS.
Contoh topi tampak depan
tampak samping
3 cm Merah merah
merah 10 cm putih
6 cm 3 cm
putih
Bahan dasar pembuatan topi : Kardus (misal : bekas air mineral, mie instant, dll)
dilapisi kertas timah warna merah dan putih.
7
JADWAL KEGIATAN
TANGGAL WAKTU KEGIATAN PERALATAN
Senin, 07.30 - 08.10 Upacara Pembukaan MPLS Zoom
08.10 - 08.20 Pengarahan MPLS Zoom
12 Juli 2021 08.20 – 08.30
08.30 - 09.10 ISTIRAHAT Zoom
Selasa, 13 Spiritualitas Bunda Elisabeth
Juli 2021 09.15 - 09.55 Gruyters dan Santo Carolus Zoom
Visi dan Misi Sekolah
Rabu 07.30 - 08.10 Doa penutup Zoom
14 Juli 2021 08.10 - 08.50 Wawasan Wiyata Mandala Zoom
08.50 – 09.00 Observasi lingkungan sekolah
Kamis 09.00 – 09.40 Zoom
15 Juli 2021 09.40 – 10.30 ISTIRAHAT Zoom
Pengenalan Kegiatan Sekolah
07.30 – 08.10 Struktur sekolah dan kepengurusan Zoom
08.10 – 08.50 OSIS Zoom
08.50 – 09.00 Doa penutup
09.05 – 09.45 Hak dan Kewajiban Siswa Zoom
09.50 – 10.30 Kurikulum CC5 Zoom
07.30-08.10 Zoom
ISTIRAHAT
08.15 – 08.55 Peduli Lingkungan Zoom
Tata Krama
08.55 – 09.05 Menjaga kesehatan diri dan Zoom
09.10 – 09.25 lingkungan
Program dan Cara Belajar serta
pengoptimalan masa remaja
ISTIRAHAT
Ibadat Penutup
09.30 – 10.00 Upacara Penutupan Zoom
8
Visi dan Misi
I. VISI
Yayasan Tarakanita, sebagai Yayasan Pendidikan Katolik yang dijiwai oleh semangat
Kongregasi Suster-Suster Cintakasih Santo Carolus Borromeus, bercita-cita menjadi
penyelenggara karya pelayanan pendidikan menekankan terbentuknya pribadi
manusia yang cerdas, utuh, dan berbelarasa.
II. MISI
Guna mewujudkan cita-cita luhur yang telah digariskan dalam Visi, Yayasan
Tarakanita mengemban misi sebagai berikut:
1. Ambil bagian dalam misi pendidikan Gereja Katolik.
2. Mengupayakan agar di sekolah-sekolah, keunggulan akademik sungguh dikejar,
dan kualitas pembelajaran serta pelatihan peserta didik senantiasa
ditingkatkan, sehingga peserta didik terbentuk menjadi pribadi yang cerdas,
mandiri, kreatif dan terampil.
3. Berperan serta mengembangkan penegakan hak asasi manusia dan
memperjuangkan keadilan termasuk keadilan gender.
4. Melakukan koordinasi dan menciptakan iklim yang kondusif di sekolah-sekolah
yang dikelolanya guna terselenggaranya proses pembelajaran sehingga
terbentuk manusia dengan kepribadian yang utuh (memiliki integritas diri).
5. Mengupayakan agar di sekolah-sekolah diselenggarakan pendidikan tentang
religiositas dan pendidikan nilai (sikap jujur, adil dan berwawasan
kebangsaan).
6. Mengupayakan agar sekolah-sekolah mengembangkan semangat persaudaraan
sejati dalam masyarakat yang majemuk.
7. Ikut serta dalam perjuangan menegakkan keadilan, menciptakan perdamaian
dunia, dan menjaga keutuhan ciptaan.
8. Menciptakan iklim religius dan mengembangkan semangat kasih yang berbela
rasa dalam seluruh proses pembelajaran.
9. Memperhatikan, mengembangkan dan memberdayakan para pendidik dan
tenaga kependidikan agar karya pendidikan dapat terus berlangsung dan
berkembang.
9
III. NILAI INTI YANG DIPERJUANGKAN
Berdasarkan Visi Misi Tarakanita ditemukan semangat dasar yang
bersifat khas karya pelayanan pendidikan Tarakanita. Semangat dasar itu adalah
cinta kasih yang berbelarasa (Compassion). Semangat dasar inilah yang hendak
dihayati baik oleh tenaga kependidikan maupun oleh subjek didik dalam
pengembangan potensi mereka menuju pribadi utuh.
Sekolah Tarakanita mau ikut terlibat dengan pembentukan manusia
utuh, yaitu manusia yang berkarakter atau berkeutamaan dengan nilai-nilai Cc5
(COMPASSION, Celebration, Competence, Conviction, Creativity, Community),
KPKC (Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan), Kedisiplinan dan Kejujuran.
1. Cc5
a. COMPASSION
Kata compassion berasal dari bahasa Latin ”Compassio-onis” yang artinya
belas kasihan, hal ikut merasakan. Compassion berarti juga turut
merasakan beban penderitaan orang lain, bersama-sama memikul beban
penderitaan namun bangkit mengatasi penderitaan itu bersama-sama
pula.
Nilai compassion yang perlu dibangun adalah sikap :
1. peduli
2. solider dan
3. rela berbagi
Peserta didik memiliki compassion apabila melakukan antara lain :
1. mengunjungi orang sakit
2. ikut terlibat secara aktif kegiatan peduli kemanusiaan
3. membantu orang yang mengalami kesulitan dan penderitaan,
menghargai keberbedaan di lungkungan sekitarnya.
4. mendengarkan dengan hati orang berbicara
5. dll
b. CELEBRATION
Secara harfiah celebration berarti perayaan khusus dalam menandai
suatu peristiwa kehidupan. Sebagai orang beriman seseorang dapat
memaknai setiap peristiwa kehidupan sebagai ungkapan syukur.
10
Nilai celebration dapat dicapai dengan sikap rendah hati, mensyukuri
hidup yang diselenggarakan oleh Tuhan dan selalu berpengharapan
serta mengandalkan campur tangan Tuhan dalam seluruh hidupnya.
Nilai celebration yang perlu dibangun :
1. kegembiraan menghadapi realitas
2. berpikir positif dan optimis
Peserta didik memiliki nilai celebration dapat melakukan antara lain :
1. mengucap syukur saat mendapat kesuksesan
2. tabah dan tetap penuh pengharapan ketika mengalami kegagalan
3. mengandalkan penyelenggaraan Ilahi namun tetap disertai usaha
keras untuk mencapai keberhasilan.
4. merayakan keberhasilan tanpa berlebihan
5. dll
c. COMPETENCE
Kata competence berasal dari bahasa Inggris yang diserap dari bahasa
Latin Competens-entis yang berarti berkuasa, berwenang, cakap dan
sanggup.
Jadi competence adalah suatu kesanggupan dan usaha tak kenal lelah
untuk memiliki kecakapan, kecerdasan (kompetensi) sesuai dengan
kemampuan yang dimilikinya.
Nilai competence yang perlu dibangun adalah :
1. kemandirian belajar
2. sikap ilmiah
Peserta didik memiliki nilai competence apabila melakukan antara lain :
1. menerapkan pengetahuna dan kemampuan di dalam kehidupan
2. memiliki kemandirian belajar
3. memiliki sikap ilmiah
4. Dll
d. CONVICTION
Conviction berarti pendirian, keyakinan. Orang yang memiliki nilai
conviction adalah orang yang memiliki daya juang dan ketangguhan
dalam menghadapi tantangan hidup.
Peserta didik memiliki nilai conviction apablia melakukan antara lain :
1. tahan menanggung kesulitan dan penderitaan
2. mampu bergembira dan optimis di setiap waktu
3. mampu manahan rasa tidak sabar, mengeluh atau amarah
11
4. setia terhadap tugas-tugas yang dipercayakan kepadanya tanpa
mengeluh
5. mengerjakan dengan sungguh-sungguh apa yang sedang dihadapinya
6. bersikap ugahari
7. dll
e. CREATIVITY
Creativity adalah kemampuan seseorang untuk berdaya cipta.
Dalam dimensi pengetahuan, nilai creativity memungkinkan orang tidak
puas dengan apa yang telah diketahui, berusaha terus mengembangkan
apa yang dimiliki secara optimal.
Peserta didik memiliki nilai creativity apabila melakukan antara lain :
1. mampu menciptakan/menemukan hal-hal baru yang bermanfaat
2. mampu mengeksplorasi
3. berani untuk mencoba dan menghadapi kegagalan
4. terus belajar dengan tekun
5. memanfaatkan waktu untuk berkreatifitas
6. dll
f. COMMUNITY
Community berasal dari bahasa Latin communitas-atis berarti
persekutuan, persaudaraan, perkumpulan. Jadi yang dimaksud dengan
keutamaan community adalah semangat untuk membangun
persaudaraan sejati, kesetaraan, keberbedaan bukan menjadi pemecah
belah melainkan saling memperkaya satu sama lain.
Nilai community yang perlu dibangun adalah perhatian, penghargaan,
dukungan, ramah, sopan, lemah lembut, persahabatan, musyawarah,
keterbukaan, rekonsiliasi.
Peserta didik memiliki nilai community apabila melakukan antara lain :
1. hidup sebagai saudara dalam satu komunitas sekolah
2. membangun iklim saling percaya dan terbuka
3. menghargai martabat wanita
4. hidup saling tolong menolong, gotong royong
5. memiliki rasa memiliki terhadap sekolah
6. mengutamakan kewajiban daripada hak
7. sikap saling melayani bukan untuk dilayani
8. hubungan pribadi yang akrab dan serasi
2. Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan (KPKC)
Prinsip-prinsip moral yang harus dilakukan dalam upaya penegakan KPKC
adalah
sikap hormat terhadap alam
12
tanggung jawab moral terhadap moral perbedaan, kenyamanan
kasih sayang dan kepedulian terhadap alam
hidup sederhana dan selaras dengan alam
demokrasi, memberi tempat/ruang bagi
pluralitas.
Peserta didik dapat menghayati nilai KPKC apabila melakukan antara lain :
1. membiasakan diri membersihkan dan membuang sampah pada
tempatnya
2. memilah sampah kering dan sampah basah
3. mendaur ulang sampah
4. ikut aktif dalam gerakan penghijauan
5. penghematan listrik dan air
6. menanam dan merawat tanaman secara teratur
7. menjaga kebersihan kelas
8. membela teman yang menderita karena ketidakadilan, dll.
3. Disiplin dan Jujur
Disiplin berarti ketaatan pada tata aturan (tertib), ketentuan-ketentuan
yang berlaku.
Peserta didik dapat menghayati nilai disiplin apabila melakukan :
1. datang ke sekolah tepat waktu
2. belajar dengan teratur
3. mengerjakan tugas sekolah tepat waktu
4. meletakkan barang pada tempatnya
5. mampu membuat skala prioritas tindakan
6. dll
Jujur adalah sikap, keterarahan hati untuk berperilaku, berkata sesuai
dengan yang sebenarnya. Kejujuran adalah salah satu ciri khas orang yang
bermartabat.
Peserta didik memiliki nilai kejujuran apabila melakukan antara lain :
1. tidak pernah berbohong
2. tidak pernah menipu
3. tidak mengambil barang yang bukan miliknya
4. tidak pernah mencontek
5. berani meminta maaf apabila bersalah
6. memberi laporan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya
7. dll.
13
Wawasan Wiyata Mandala
A. Pengertian
Secara semantis wawasan wiyata mandala terdiri dari kata wawasan,
wiyata, dan mandala. Wawasan adalah suatu pandangan atau sikap yang
mendalam terhadap suatu hakekat, wiyata mengandung arti pendidikan,
mandala berarti lingkungan. Jadi wawasan wiyata mandala adalah suatu
pandangan atau sikap menempatkan sekolah sebagai lingkungan pendidikan.
Suatu wawasan proses pembudayaan tata kehidupan: dimana seluruh
anggotanya merasa ikut memiliki, melindungi, dan menjaga citra dan wibawa
lingkungan. Suatu lingkungan dimana terjadi proses koordinasi, komunikasi,
tempat saling bekerja sama dan bantu membantu.
Sekolah sebagai lingkungan pendidikan (wiyata mandala) memiliki 3 makna,
yaitu :
1. Sekolah sebagai tempat proses belajar-mengajar, dimana ditanamkan dan
dikembangkan nilai-nilai ilmu pengetahuan, keterampilan dan wawasan
dalam rangka mencapai tujuan yaitu manusia: cerdas, siap kerja, menguasai
ilmu dan teknologi yang berakar pada nilai-nilai budaya bangsa.
2. Sekolah sebagai masyarakat belajar, tempat terjadi proses interaksi antara
siswa dan karyawan serta hubungan timbal balik antara sekolah dan
masyarakat sekitar.
3. Sekolah sebagai tempat proses belajar mengajar. Tempat terjadinya proses
pembudayaan kehidupan: menciptakan suasana aman, nyaman, tertib dan
bebas dari segala ancaman.
B. Peranan Wawasan Wiyata Mandala
Wawasan wiyata mandala memberikan peran bukan saja sebagai pembinaan
kesiswaan tetapi lebih pada dunia pendidikan secara keseluruhan. Peranan itu
adalah sebagai berikut :
1. Sebagai pengaman
Konsep wawasan wiyata mandala diciptakan dalam rangka pembelajaran di
sekolah terbebas dari pengaruh negatif baik dari luar maupun dalam sekolah.
2. Sebagai penggerak
Agar seluruh unsur sekolah saling berkaitan dan bergerak secara koordinasi,
serta berdaya guna secara maksimal hingga tercipta kondisi aman, tertib dan
bebas dari segala ancaman memberikan motivasi besar kepada seluruh
komponen sekolah untuk bekerja dan belajar.
14
3. Sebagai usaha yang bersifat preventif
Dampak lain dari konsep wawasan wiyata mandala adalah terciptanya
kondisi sekolah yang mampu memiliki daya tangkal terhadap segala
pengaruh yang merusak, baik dari luar maupun dari dalam.
C. Unsur-unsur Wawasan Wiyata Mandala
Wawasan wiyata mandala mengandung 5 unsur yang saling berkaitan :
1. Sekolah merupakan Lingkungan Pendidikan
Sekolah merupakan suatu lembaga pendidikan formal yaitu tempat membina
dan mengembangkan pandangan hidup, berbagai macam nilai, ilmu
pengetahuan dan teknologi, macam-macam keterampilan dan wawasan.
2. Wewenang dan tanggungjawab penuh Kepala Sekolah
Kepala Sekolah berperan sebagai manajer, pemimpin, administrator, seorang
pendidik dan sebagai orang tua.
3. Hubungan antara Guru dan Orang tua siswa
Tugas guru dan orang tua siswa dalam pendidikan adalah sama dan saling
mendukung. Orang tua di rumah menjadi guru kedua, dan guru di sekolah
menjadi orang tua kedua.
4. Sikap warga sekolah terhadap martabat dan citra guru
Dalam rangka mewujudkan wiyata mandala harus terjalin dengan akrab
hubungan kerjsama antara guru dengan seluruh warga sekolah: Kasek,
Karyawan, siswa, orang tua siswa, serta antara sekolah dan masyarakat.
Dengan demikian akan terwujud sikap serta perilaku saling percaya untuk
menjunjung tinggi martabat dan citra guru.
5. Sekolah harus bertumpu kepada masyarakat sekitarnya
Salah satu upaya terciptanya kerukunan antara sekolah dan masyarakat
adalah dengan adanya komunikasi yang harmonis. Sekolah memahami
kebutuhan masyarakat, dan sebaliknya masyarakat merasa berkepentingan
untuk membantu dan menunjang pelaksanaan pendidikan.
15
PELAKSANAAN WAWASAN WIYATA MANDALA
A. Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar Psikhis
Proses pembelajaran pada dasarnya mengembangkan kemampuan psikhis
dan fisik serta kemampuan penyesuaian sosial siswa secara utuh. Kegiatan
pembelajaran diarahkan dan dikembangkan : kemandirian, sikap
bertanggungjawab dan mengemukakan pendapat, berfikir secara teratur, kritis,
disiplin dan keberanian dalam mengambil keputusan.
Kegiatan pembelajaran dibagi menjadi dua : Kegiatan intrakurikuler dan
ekstrakurikuler.
1. Kegiatan intrakurikuler
Kegiatan yang berlangsung dalam bentuk kegiatan tatap muka antara guru
dan siswa, baik pada pelajaran teori maupun praktek. Susunan program
pembelajaran berdasarkan kurikulum yang berlaku.
2. Kegiatan ekstrakurikuler
Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang diselenggarakan di luar jam
pelajaran yang tercantum dalam susunan program sesuai dengan keadaan
dan kebutuhan sekolah.
B. Pengelolaan Administrasi Sekolah
Administrasi sekolah adalah kegiatan administrasi pendidikan yang
diselenggarakan sekolah. Administrasi pendidikan adalah suatu proses
keseluruhan, kegiatan bersama di bidang pendidikan meliputi : perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan, pelaporan, pengkoordinasian, pengawasan, dan
pembiayaan dengan menggunakan fasilitas yang tersedia, baik personil,
material, maupun spirituil, untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan
efisien.
C. Penataan Lingkungan Sekolah
Lingkungan yang dimaksud adalah lingkungan fisik, yaitu gedung, ruangan, dan
halaman berikut dengan kelengkapannya; Lingkungan sekolah yaitu hubungan
kekeluargaan antarwarga sekolah. Unsur-unsur yang perlu diperhatikan dalam
penataan lingkungan : keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan,
kekeluargaan, kerindangan dan Kesehatan (7-K).
16
D. Peranan Warga Sekolah
Untuk memperoleh hasil belajar yang optimal ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan oleh: Kepala Sekolah, Guru, Tenaga kependidikan, Siswa dan unsur
lain.
1. Kepala Sekolah
Kepala sekolah mempunyai wewenang dan tanggungjawab penuh atas
penyelenggaraan pendidikan: Pembinaan kesiswaan, bimbingan dan
penilaian bagi guru dan tenaga kependidikan, penyelenggaraan
administrasi, pengelolaan sarana-prasarana, pelaksanaan Humas dan
pelaporan.
2. Guru
Jabatan guru adalah profesional yang mempunyai peranan membimbing
siswa menjadi manusia yang utuh sesuai dengan tujuan pendidikan
nasional. Maka dalam kegiatan pembelajaran guru sebagai fasilitator dan
selalu terbuka terhadap sumber belajar yang lain (siswa, media, dll).
3. Siswa
Siswa sebagai subyek belajar mempunyai tanggungjawab dalam
mengembangkan kompetensinya. Maka siswa diharapkan untuk
memperhatikan hal-hal berikut ini.
Oleh karenanya siswa dituntut beberapa hal :
a. Menyadari dirinya sebagai siswa yang memerlukan bantuan dan
bimbingan guru.
b. Mengikuti pelajaran dengan sungguh-sungguh dan penuh perhatian,
aktif, kreatif dalam berbagai kegiatan sekolah
c. Mengatur waktu sebaik-baiknya agar tugas-tugas sekolah dapat
diselesaikan pada waktunya.
d. Selalu patuh dan taat pada perintah guru.
4. Tenaga Kependidikan
Dalam rangka pencapaian hasil serta layanan yang optimal, selain Kepala
Sekolah dan guru, dan tenaga kependidikan, diperlukan unsur pendukung,
antara lain pustakawan, laboran, dan pembimbing.
17
Menjaga Kesehatan Diri dan
Lingkungan
Menjaga kebersihan diri merupakan hal yang sangat penting terutama untuk menjaga diri
kita tetap sehat, dan mengurangi risiko diri kita maupun orang terdekat terserang
penyakit. Kebersihan diri tidak hanya penting bagi kita, namun juga bagi orang di sekitar
kita.
Anda perlu menjaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitar karena tiga alasan
berikut.
1. Alasan sosial
Menjaga kebersihan diri dapat membantu Anda menghindari citra tubuh yang
negatif. Lagipula, siapa yang suka dibicarakan oleh orang lain, terutama ketika yang
dibicarakan adalah karena bau badan, bau ketiak, bau mulut, gigi kuning, atau hal
yang berkaitan dengan tubuh Anda?
2. Alasan kesehatan
Kebersihan diri yang buruk bisa meningkatkan risiko Anda terkena penyakit, seperti
diare atau infeksi lainnya.
Berikut adalah berbagai penyakit yang bisa menyerang jika kebersihan diri tidak
dijaga dengan baik:
demam,
infeksi kulit,
keracunan makanan,
demam tifoid (tifus),
cacingan,
hepatitis,
infeksi saluran kemih, dan
gigi berlubang.
Covid-19
Dengan menjaga kebersihan diri, Anda bisa mencegah terkena penyakit-penyakit di
atas.
18
3. Alasan psikologis
Kebersihan diri yang baik bisa meningkatkan rasa percaya diri Anda, terutama
dalam situasi sosial.
Panduan menjaga kebersihan diri
Bila selama ini Anda telah melakukan berbagai aktivitas untuk menjaga kebersihan
diri berikut ini, berarti Anda termasuk orang yang bersih.
1. Cuci tangan pakai sabun
Sebagian besar infeksi bisa terjadi karena Anda menyentuh makanan atau mulut
bahkan mata dengan kondisi tangan yang kotor. Terutama dalam kondisi sekarang,
kebersihan tangan harus benar-benar kita perhatikan.
Oleh karena itu, mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu cara menjaga
kebersihan diri yang bisa Anda lakukan untuk menghindari infeksi penyakit.
Anda dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama
pada saat berikut.
Usai menggunakan toilet.
Sebelum dan sesudah makan.
Sebelum memasak atau menyiapkan makanan.
Setelah memegang hewan.
Berada di sekitar seseorang yang batuk atau pilek.
Pilih hand wash dengan kandungan aloe vera yang memiliki fungsi tambahan
untuk melembutkan kulit. Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, pilih hand wash
yang mengandung allergen-free fragrance. Dengan begitu, Anda bisa tetap menjaga
kebersihan serta kelembutan kulit tangan sekaligus.
Namun, jika Anda tidak memiliki akses air mengalir, Anda bisa menggunakan
sabun dan air yang tersedia. Bila tidak ada air atau sabun, Anda bisa menggunakan
pembersih tangan berbasis alkohol seperti hand sanitizer yang mengandung
setidaknya 60 persen alkohol untuk membersihkan tangan.
2. Sikat gigi pagi dan malam hari
Gigi dan mulut juga merupakan aspek penting yang tak boleh Anda lewatkan ketika
membicarakan soal kebersihan diri. Untuk mencegah terjadinya bau mulut, plak
pada gigi, dan infeksi pada gigi lainnya, Anda perlu secara rutin menyikat gigi
setidaknya dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari. serta mengganti sikat
gigi setiap tiga bulan sekali atau saat sikat gigi mulai usang. Pastikan juga Anda
menggunakan pasta gigi yang mengandung fluorida.
19
Di pagi hari, biasanya Anda akan mengalami bau mulut karena air liur tidak dibuat
saat Anda sedang tidur. Sementara di malam hari, produksi air liur berkurang dan
bakteri perusak gigi lebih aktif pada malam hari.
3. Jaga kebersihan kuku
Kuku yang dibiarkan panjang dan kotor bisa menjadi penyebab penyakit infeksi.
Oleh karena itu, Anda perlu menjaga kebersihan diri dengan memperhatikan kuku
dengan cara berikut.
Tidak menggigit atau merobek kuku.
Potong kuku saat kuku mulai panjang. Gunakan pemotong kuku yang bersih
untuk memotong kuku.
Jika Anda senang memelihara kuku panjang, Anda dianjurkan untuk
membersihkan kuku Anda dengan air, sabun, dan sikat kuku untuk menggosok
bagian bawah kuku saat Anda mencuci tangan.
4. Jaga kebersihan kaki
Berikut beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk menjaga kondisi kaki sebagai
bagian dari kebersihan diri.
Cuci kaki secara rutin dan keringkan dengan handuk.
Hindari menggunakan kaos kaki dan sepatu yang sama setiap hari atau
menggunakan kaos kaki dan sepatu sepanjang hari.
Jangan menggunakan sepatu saat kaki dalam keadaan basah karena hal tersebut
membuat kondisi kaki lembab dan bakteri lebih mudah untuk berkembang.
5. Jaga kebersihan pakaian
Kebersihan pada diri sendiri juga berkaitan erat dengan apa yang Anda pakai.
Cucilah Pakaian yang kotor dengan deterjen sampai bersih sebelum Anda
menggunakannya lagi.
Anda juga dianjurkan untuk menggantung pakaian yang telah Anda cuci di bawah
sinar matahari sampai kering. Ini karena sinar matahari bisa membunuh
beberapa kuman penyakit yang bisa menyebabkan infeksi.
6. Mandi setiap hari
Aktivitas yang padat terkadang membuat sebagian orang malas mandi. Padahal,
menjaga kebersihan diri dengan rutin mandi di negara tropis seperti Indonesia
sangatlah penting.
Mandi dengan sabun membantu Anda untuk mengangkat sel-sel kulit mati,
bakteri, serta penumpukan minyak pada kulit.
20
Pastikan juga cara mandi Anda sudah benar dan bersih.
Pastikan Anda membilas bagian-bagian tubuh Anda secara menyeluruh, terutama
di ketiak dan area kelamin karena daerah tersebut lebih mudah berkeringat dan
rentan berjamur.
Idealnya, Anda sebaiknya mandi sebanyak 2 kali sehari.
7. Jaga kebersihan organ reproduksi
Saat menjaga kebersihan diri, tentunya Anda tidak boleh melewatkan seluruh
bagian tubuh, termasuk alat kelamin. Karena dengan memelihara kebersihannya,
Anda dapat terhindari dari berbagai penyakit serta infeksi pada alat kelamin.
Penyakit yang mungkin terjadi di alat kelamin misalnya infeksi salurah kemih,
vaginosis bakterialis, hingga penyakit menular seksual.
Khusus untuk area intim, hindari menggunakan sabun untuk
membersihkannya. Pasalnya, sabun berisiko menyebabkan iritasi karena kulit di
area kelamin Anda sangatlah sensitif. Jika ingin memakai sabun, pilihlah produk
dengan bahan yang ringan dan tidak mengandung parfum.
8. Menjaga kebersihan rambut
Rambut juga tak luput dari bagian tubuh yang harus Anda jaga kebersihannya. Hal
ini bertujuan agar rambut terhindar dari kondisi-kondisi yang tak diinginkan,
seperti rambut rontok, kering, berketombe, atau bahkan menjadi sarang kutu.
Sebaiknya, Anda tidak perlu keramas setiap hari. Keramas setiap 2 hari sekali
atau 2-5 kali seminggu sudah cukup.
Saat keramas, pastikan sampo yang dipakai mengenai seluruh bagian kulit
kepala. Setelah dibilas, keringkan rambut dengan handuk, namun hindari
menggosok rambut terlalu kasar.
Pastikan Anda membilas rambut hingga benar-benar bersih untuk menghindari
penumpukan sisa produk di kulit kepala.
9. Menjaga kebersihan hidung
Cara menjaga kebersihan diri lainnya adalah memperhatikan hidung Anda karena
hidung merupakan salah satu bagian tubuh yang menjadi garda terdepan dalam
menahan bakteri serta virus sehingga rentan mengalami alergi, iritasi, bahkan
infeksi.
Anda bisa membersihkan hidung dengan cara berikut.
Rebus air selama 1 menit atau hingga matang, kemudian biarkan hingga dingin.
Bilas hidung Anda dengan air matang.
21
Tiup hidung Anda beberapa kali untuk membuang kotoran serta lendir di
dalamnya.
10. Jaga kebersihan telinga
Satu lagi bagian tubuh yang tak boleh Anda lewatkan adalah telinga. Dengan
menjaga kebersihan telinga, hal ini akan menghindarkan diri Anda dari berbagai
infeksi telinga.
Gunakanlah obat tetes pembersih telinga dengan kandungan hidrogen peroksida
untuk membersihkan telinga. Kandungan tersebut dapat membantu
mengencerkan kotoran yang menumpuk di dalam telinga.
Hindari menggunakan cotton bud karena hal itu justru berisiko mendorong
kotoran telinga semakin dalam serta melukai gendang telinga Anda.
11. Pilih makanan yang bersih
Kebersihan makanan juga penting untuk menjaga diri dari berbagai penyakit,
seperti keracunan makanan atau cacingan.
Anda bisa mengikuti beberapa tips dari situs Hygiene Food Safety berikut ini untuk
memastikan makanan yang Anda konsumsi benar-benar terjaga kebersihannya.
Selalu cuci tangan sebelum masak serta makan.
Cuci peralatan masak dan makan Anda, seperti pisau, mixer, sendok, garpu, dan
lainnya.
Simpan daging dan produk susu di kulkas untuk mencegah perkembangan
bakteri.
Pisahkan bahan-bahan mentah dengan makanan yang sudah matang.
Cuci sayur dan buah sebelum dikonsumsi atau dimasak.
Jangan gunakan pisau pemotong daging untuk memotong bahan makanan
lainnya untuk mencegah perpindahan bakteri.
Masak bahan makanan Anda dengan suhu yang sesuai.
Jauhkan area dapur dari serangga, kecoa, atau tikus untuk menjaga
kebersihannya.
22
12. Memastikan rumah selalu bersih
Rumah yang bersih juga merupakan bagian penting dalam menjaga kebersihan diri.
Dengan rajin membersihkan rumah, debu dan kuman tidak akan mudah menumpuk,
sehingga Anda dan orang-orang di rumah dapat terhindar dari risiko terkena
penyakit.
Untuk menjaga kebersihan rumah, Anda perlu memberi perhatian ekstra
terhadap permukaan yang paling sering dipegang secara langsung, seperti
gagang pintu, meja, kursi, saklar, remote, atau mainan anak. Semprotlah secara
rutin dengan cairan pembersih desinfenktan
Selain itu, kebersihan kamar tidur juga harus diutamakan, seperti mengganti
seprai bantal, guling, dan kasur. Tak lupa, Anda juga sebaiknya rutin
membersihkan spring bed (kasur).
Kebersihan dapur pun tak boleh luput dari perhatian Anda karena hal ini juga
berkaitan dengan kebersihan makanan yang Anda persiapkan di rumah.
Setelah bersih-bersih, jangan lupa semprotkan cairan disinfektan di rumah.
13. Menggunakan Masker
Saat ini dalam situasi pandemic Covid-19, setelah kita melakukan hal-hal di atas,
satu hal yang tidak boleh kita lupakan adalah mengenakan masker ketika kita
berada di luar rumah, atau pada saat kita baru pulang bepergian luar kota. Hal ini
untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 baik kepada diri sendiri maupun
orang lain.
Pentingnya Mematuhi Protokol Kesehatan Di Masa Pandemi COVID-19
Masyarakat sendiri awalnya juga menganggap remeh virus ini. Mereka menganggap
bahwa indonesia akan aman-aman saja. Himbauan-himbauan yang diberikan oleh
pemerintah juga dianggap angin lalu. Mereka lebih percaya terhadap berita-berita yang
di share melalui media sosial, dan mereka dengan mudahnya ikut menyebar luaskannya
tanpa proses verifikasi kebenaran dari berita tersebut. Mendadak semua menjadi dokter,
semua menganggap setiap berita yang dibaca adalah berita yang valid. Akibatnya mereka
sangat percaya diri bahwa mereka tidak akan tertular oleh virus tersebut.
Sosial distancing yang digaungkan pemerintah juga tidak dianggap. Banyak masyarakat
masih berkumpul dengan mengabaikan protokol kesehatan. Hal ini menyebabkan
peningkatan jumlah orang yang terpapar covid-19 semakin hari semakin banyak. Akan
tetapi masyarakat masih belum sadar terhadap bahaya virus ini. Sebenarnya pemerintah
juga sudah melakukan banyak upaya untuk menekan penyebaran virus ini. Seperti
mengkampanyekan protokol kesehatan, sosial distancing, pembatasan sosial beskala
besar dan terakhir new normal.
23
Berdasarkann informasi yang dimiliki oleh Kementrian Kesehatan dan Gugus Tugas
Percepatan Penanganan Covid-19 protokol kesehatan yang wajib ditaati masyarakat
1. pertama yang paling penting adalah menjaga kebersihan tangan, tangan adalah
media penyebaran virus paling utama, bersihkan tangan dengan menggunakan
cairan pencuci tangan atau hand sanitizer meskipun tangan tidak terlihat kotor,
jika tangan kotor bersihkan dengan menggunakan sabun. Biasakan mencuci
tangan setelah dari lingkungan luar atau memegang sesuatu. Cara mencuci
tangan harus mengikuti aturan standar yang sudah ada, yaitu mencuci tangan
bagian dalam, punggung, sela-sela dan ujung-ujung jari. Kemudian yang kedua
jangan menyentuh wajah, dengan adanya pandemi covid-19 tangan menjadi
media paling mudah terkena virus, usahakan tidak menyentuh wajah,
menggaruk-garuk wajah khususnya mata, hidung dan mulut. Tangan kita bisa
saja terdapat virus yang diperoleh dari aktifitas yang kita lakukan di luar rumah.
Jika tangan tidak bersih dan kemudian menyentuh wajah maka virus dapat
dengan mudah masuk ke dalam tubuh.
2. Terapkan etika batuk dan bersin, etika saat batuk yaitu menutup mulut dan
hidung dengan menggunakan lengan atas bagian dalam pada saat batuk atau
bersin. Meskipun tidak ada virus di tubuh kita etika batuk dan bersin harus tetap
diterapkan. Selanjutnya menggunakan masker, gunakan masker saat anda keluar
rumah atau berinteraksi dengan orang lain. Bagi anda yang tidak memiliki gejala
bisa menggunakan masker non medis, namun bagi anda yang memiliki gejala
gunakanlah masker medis yang dapat digunakan 1 kali, dan setelah digunakan
harus dibuang ke tempat sampah yang tertutup kemudian cuci tangan setelah
memegang masker tersebut.
3. Protokol kesehatan selanjutnya yaitu menjaga Jarak, untuk menghindari
terjadinya paparan virus dari orang ke orang lain, kita harus senantiasa menjaga
jarak dengan orang lain minimal 1 meter. Kita dilarang untuk berkumpul dan
berkerumunan untuk meminimalisir kontak fisik dengan orang lain. Isolasi
mandiri, bagi anda yang kurang sehat sebaiknya secara sukarela bersedia
berdiam di rumah. Tidak mendatangi tempat kerja, sekolah atau tempat umum
lainnya karena mungkin saja memiliki resiko infeksi covid-19 dan dapat
menularkan ke orang lain. Kemudian yang terakhir menjaga kesehatan, istirahat
yang cukup perlu diterapkan dalam upaya menjaga kesehatan selama pandemi
covid-19 ini.
Upaya-upaya tersebut tidak akan ada artinya jika masyarakat tidak mematuhinya.
Pandemi ini memang sangat berdampak besar bagi kehidupan masyarakat. Terutama
sangat berdampak kepada perekonomian masyarakat sendiri. Satu sisi mereka juga takut
akan tertular virus ini, tetapi juga mereka berjuang untuk tetap dapat hidup ditengah
pandemi ini. Sehingga banyak masyarakat yang saling menyalahkan satu sama lain. Yang
sudah patuh diam dirumah menyalahkan yang masih keluar dijalan. Padahal kalau boleh
24
memilih mereka juga mau tinggal diam dirumah, akan tetapi mereka tidak punya pilihan
tersebut karena haru bekerja. Saat ini semua bebas berpendapat dan bebas menghakimi
orang lain tanpa tahu latar belakang masalahnya.
Kita harusnya melihat di negara lain seperti Taiwan, masyarakat sangat sadar akan
bahaya virus ini. Mereka menaati setiap aturan yang diberlakukan oleh pemerintah
setempat. Walaupun mereka tidak melakukan lockdown tetapi mereka berhasil menekan
penyebaran virus ini. Mereka tetap melakukan kegiatan sehari-hari seperti biasa, tetapi
mereka semua disiplin. Pemerintah tak henti hentinya mengingatkan untuk selalu jaga
jarak dan selalu mematuhi protokol kesehatan. Sebenarnya kita juga bisa seperti Taiwan,
perlu menanamkan kesadaran di dalam diri sendiri untuk selalu mematuhi setiap anjuran
yang diberikan. Kalau masih seperti sekarang sampai kapan pandemi ini akan berakhir di
Indonesia. Semoga masyarakat segera sadar akan bahaya virus ini dan semoga pandemi
ini akan segera berakhir, sehingga kita bisa hidup normal seperti sedia kala.
25
DATA KARYAWAN
Karyawan Edukatif
No. Nama Jabatan Mengajar Alamat
1. Novi Tribawanti, S.Pd.
2. Tetty Simanjuntak, S.Pd. Kepala Matematika Perum Bohar Lestari A18
3 Thomas Jaka Suryanta, S.Pd. Sekolah
Wakakur IPS Griya Mapan Sentosa ED/14
4. Dra. A. Wiwik Retnaningtyas Sidoarjo
5 Drs A.Dody Noerdianto Wakasis IPA
6. Dra. RD. Tjutiwati Bahasa Indonesia RT 02 RW 01 Kav. 14
7. Fransiska Sulami, S. Pd. Guru IPA Ds. Wadungasih - Kec.
Guru Buduran - Kab. Sidoarjo
8. A. Winan Pramudya, S.Si. Guru 61252
9. Margaretha Suhardiyah,S.Pd.
10. Ririn Arimastuti, S.Pd. Jl. Semolowaru Blok AN/10
11. Elisabet Erowati, S.Pd. Surabaya
12. D. Kusviantono, M.Pd. Puri Lidah Kuloan Indah
Blok R No. 9 Surabaya
13. Retno Kustini, S.Pd.
Jl. Kedurus I / 1 Surabaya
14 P.I. Adi Prabowo, S.Pd.
15. Drs. F.X. Dadi Santosa Guru B. Indonesia, Bluru Permai FE-02
Guru B.Jawa Sidoarjo
Matematika Jl. Ikan Dorang RT.21,
RW.03, Kav. Kalibader-
Guru IPS Kalijaten Taman SDA.
Guru
Guru IPS Perum Oma Pesona
Buduran A4 No. 11 Sidoarjo
Bimbingan
Konseling Karangan Jaya IV/44
Surabaya
Guru Pend. Agama
Jl. Arwana No. 11 RT.21,RW.
Guru IPA 03 Kav. Kalibader-Kalijaten
Taman Sidoarjo.
Jl. Gurami No. 52 RT.21,RW.
03 Kav. Kalibader-Kalijaten
Taman Sidoarjo
Magersari Permai Blok I/21
Sidoarjo
Guru Bahasa Inggris Jaya Regency Y-15 Pepe
Guru Penjaskes Sedati - Sidoarjo
Griya Taman Cipta Karya E-
26
No. Nama Jabatan Mengajar Alamat
127 Bohar Taman Sidoarjo
16. Jery Krismanto Kartika, S.Pd. Guru Bahasa Inggris Jl. Sentana 134 Tebel
Guru Gedangan
17. Yasinta Retno Ristanti, S.Pd. Guru B. Indonesia dan
Bahasa Jawa Jl. Pakis Tirtosari V/10
18. Ilarius Satria Wibawa, S.Pd. Surabaya
Seni Budaya
19. Leonard Hanny K. Noweng, Citra Harmoni E4-1
S.E Guru PKn Sidoarjo
20. Giovanni Batista Rossi Guru Matematika Jl. Dinoyo Ponten 15
Wimba Amandito, S.Pd. Guru TIK Surabaya
21. Luluk Umi Habibah, S.T. Jalan Gadung III/4,
Kelurahan Jagir, Kecamatan
Wonokromo, Surabaya
Jl. Gunung Anyar B-26 Sby
Karyawan Non Edukatif
No. Nama Jabatan Tugas Alamat
1. Johanes Bosco Tata Usaha SDM, Administrasi Cendada A-12, Alas Tipis,
Pabean, Sedati, Sidoarjo
Marto Suwardi Umum, Staf
Kurikulum
2. Veronica Suciasih Tata Usaha Keuangan Wisma Gilang Permai AD-1
Sidoarjo
3. Albertus Roy Tata Usaha Kesiswaan, admin Perum. Alam Juanda A7-3
Nugroho dapodik
4. Diah Candrika Tata Usaha Keuangan Jl. Siwalankerto Timur I no 86
5. Yohanes PP Kerumahtanggaan Jl. Perum Graha Kuncara F 11
Risdianto
6. Denny Pranata Penjaga Penjaga malam Perum Pondok Jegu, RT 01, RW
malam 02, Taman Sidoarjo
7. Yan Wari. Penjaga Penjaga malam Jemur Ngawinan
malam
8. Yoko Security Security Siwalankerto
27
Hak dan Kewajiban Siswa
A. Hak Siswa
1. Memperoleh kesempatan belajar yang sama
2. Memanfaatkan fasilitas sekolah
3. Memperoleh perlakuan yang adil (tidak pilih kasih)
4. Memperoleh rasa aman di sekolah
B. Kewajiban Siswa
1. Mentaati peraturan dan tata tertib siswa
2. Menghormati guru, karyawan dan sesama siswa
3. Melaksanakan tugas yang diberikan guru/sekolah
4. Berlaku sopan terhadap siapapun di dalam dan diluar sekolah
5. Menjaga dan melaksanakan 7K (Keamanan, Kebersihan, Ketertiban, keindahan,
Kekeluargaan, Kerindangan dan Kesehatan)
6. Memiliki buku Agenda dan mengisinya setiap hari
7. Memiliki buku pribadi dan membawanya setiap hari
8. Meminta ulangan susulan jika tidak masuk sekolah saat ada ulangan.
9. Mengikuti remidi jika hasil ulangan belum tuntas ( dibawah SKBM )
PERATURAN DAN TATA TERTIB SISWA
1. Peraturan dan Tata Tertib siswa termuat dalam buku pribadi siswa
2. Peraturan dan Tata tertib tersebut memuat :
a. Kegiatan pembelajaran
b. Pakaian Seragam
c. Keberhasilan dan Kerapian
d. Keamanan dan kenyamanan
e. Perijinan
f. Kewajiban siswa
g. Pengurus Kelas
h. Piket Kelas
i. Hubungan dengan wali Kelas
j. Administrasi keuangan sekolah
k. Sanksi
28
Program dan Cara Belajar
A. Tujuan
Siswa perlu memahami pentingnya pengetahuan tentang program dan cara belajar
yang baik dan benar. Hal ini ditujukan agar para siswa memiliki pengetahuan
tentang program belajar di SMP dan mengetahui cara belajar yang baik, sehingga
selanjutnya diharapkan memiliki kemampuan belajar yang diperlukan baik sekolah
maupun di rumah.
B. Pengertian Belajar
Belajar ialah suatu usaha atau kegiatan yang dilakukan secara sadar dengan maksud
agar mengetahui atau dapat melakukan sesuatu. Seseorang dikatakan sudah berhasil
dalam belajar kalau pada dirinya mengalami perubahan tingkah laku, pengetahuan
bersifat permanen adanya keterampilan dalam diri anak (dari tidak biasa menjadi
biasa, dari tidak tahu menjadi tahu, dsb).
C. Program Belajar / Program studi
Kurikulum yang dipakai adalah Kurikulum 2013 - Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan / KTSP
Adapun susunan program/program studi belajar dibagi dalam 2 bagian:
1. INTRAKURIKULER
A. Mata Pelajaran Pelajaran / Guru Pengajar
Minggu
No Mata Pelajaran 2 jam D.Kusviantono
1 Agama 2 jam Leonard Hanny K. Noweng
2 Kewarganegaraan 6 jam 1. Dody Noerdiyanto
3 Bahasa Indonesia 2. Fransiska Sulami
6 jam 3. Yasinta Retno Ristanti
4 Matematika 1. Winan Pramudya
6 jam 2. Tetty Simanjuntak
5 IPA 3. Giovanni Batista Rossi W
4 jam 1. A. Wiwik Retnaningtyas
6 IPS 2. Retno Kustini
4 jam 3. Rd. Tjutiwati
7 Bahasa Inggris 1. Ririn Ari Mastuti
2. M. Suhardiyah
3. Thomas Jaka S.
1. Jerry Krismanto K.
2. P.I. Adi Prabowo
29
8 Seni Budaya 2 jam Ilarius Satria Wibawa
9 Penjaskes 2 jam FX. Dadi Santosa
10 TIK 2 jam
11 Bahasa Jawa 1 jam Luluk umi Habibah
12 PKT 2 jam 1. FX. Dadi Sentosa
13 BK 2 jam 2. Fransiska Sulami
3. Yasinta Retno Ristanti
Wali Kelas
Elisabet Erowati
2. EKSTRAKURIKULER Waktu
No Jenis Kegiatan 90 menit
A. Wajib
90 menit
* Pramuka 90 menit
B. Pilihan 90 menit
90 menit
1. Jurnalistik 90 menit
2. English Society 90 menit
3. Sains Club 90 menit
4. TIK Games
5. Desain Grafis
6., Bahasa Mandarin
7. Paduan Suara
D. Prinsip-prinsip Belajar
Belajar merupakan tugas utama seorang siswa, oleh karena itu agar siswa dapat
mencapai hasil yang maksimal harus mengetahui prinsip-prinsip belajar sebagai
berikut :
1. belajar perlu adanya motivasi
2. harus dapat memusatkan perhatian pada materi yang sedang dipelajari
3. pahami dulu hal-hal yang dipelajari sebelum dihafalkan (PAHAM TIDAK
SEKEDAR HAFAL)
4. ulangi hal-hal yang telah dipelajari meskipun hanya dibaca dan secara garis
besarnya saja
5. yakini bahwa semua pelajaran di sekolah berguna bagi kehidupan sekarang dan
kelak
6. untuk memantapkan apa yang telah dipelajari buatlah catatan kecil
30
7. perlu adanya pengendapan (dilakukan dengan cara beristirahat)
8. hindarkan hal-hal yang dapat menghambat proses belajar (misalnya: perasaan
takut, malu, benci, marah, kesal dan kebiasaan menunda waktu).
E. Cara Belajar yang Baik
1. Di sekolah
Menempatkan setiap mata pelajaran dalam kedudukan yang sama
Menerima guru sebagaimana mestinya/adanya
Selalu berusaha menjauhkan sifat malu bertanya
Berani bersifat kritis
Penuh minat dan selalu memperhatikan dalam menerima pelajaran
Memiliki dorongan dan semangat yang kuat untuk maju
Berusaha mencapai hasil yang setinggi - tingginya dengan
mengoptimalkan kemampuan diri secara jujur
Selalu dengan tekun mengikuti setiap mata pelajaran
2. Di rumah
Membiasakan diri belajar di rumah secara teratur dan aktif
Memilih tempat yang mendukung dan enak
Memilih waktu yang tepat dan menyenangkan
Memilih metode / cara yang cocok
Jangan lupa mengulangi lagi pelajaran yang dipelajari hari itu
Mempersiapkan materi untuk pelajaran esok hari
3. Belajar kelompok
Sewaktu-waktu (jika memungkinkan) dijadwalkan 1-2 kali dalam 1
minggu
Siswa memiliki tingkat pemahaman yang lebih, membantu menjelaskan
pada teman-temannyaSelalu mengingat tujuannya adalah Belajar
bersama bukan untuk bermain-main.
F. Menyusun Jadwal Kegiatan
Hal ini diperlukan agar kegiatan-kegiatan setiap harinya tersusun, tertata dan
teratur dengan baik. Namun demikian susunan jadwal kegiatan ini tidak ada
manfaatnya jika tidak ditaati dan dilaksanakan sebagaimana yang sudah ditulis
dalam jadwal tersebut.
Contoh jadwal kegiatan :
No Waktu Jenis Kegiatan
1. 05.00 – 05.45 Persiapan ke sekolah
2. 05.45 – 06.30 Perjalanan ke sekolah
3. 06.45 – 13.00 Belajar di sekolah
4. 13.00 – 14.00 Perjalanan pulang ke rumah
5. 14.30 – 16.00 Makan siang, dilanjutkan istirahat siang
6. 16.00 – 17.00 Les/mengerjakan PR atau tugas / OR / Bermain
31
7. 17.00 – 18.00 Nonton TV
8. 18.00 – 18.30 Makan malam
9. 18.30 – 21.00 Belajar (mengulang pelajaran hari itu +
mempersiapkan pelajaran esok hari)
10. 21.00 – 22.00 Nonton TV, doa malam
11. 22.00 – 05.00 Tidur
32
Peduli Lingkungan
Pendidikan merupakan sebuah proses pedagogi yaitu membimbing,
menuntun, dan mengantar peserta didik untuk sampai pada kompetensinya, baik
kognitif, psikomotorik, maupun afektifnya
Karakter merupakan salah satu aspek kebutuhan sekalugus output proses
pendidikan dimana proses pembelajarannya menekankan pada penanaman nilai-
nilai hidup (living values)
Gerakan pembiasaan wajib Pendidikan Karakter Tarakanita (PKT) ada 7 gerakan
yang memiliki relevansi yang sangat kuat terhadap proses pembelajaran berbasis
karakter pada peserta didik, diantaranmya:
1. Pantang plastik dan styrofoam
2. Galon kejujuran
3. Pengelolaan sampah
4. Cinta lingkungan
5. Mengembangkan budaya kasih
6. Bebas narkoba dan rokok
7. Science Fair Project
Gerakan senyum, salam, sapa, santun (4S) adalah gerakan senyum dan ucapan
salam dengan sapaan secara santun kepada setiap orang yang dijumpai dengan
tujuan memupuk sikap hormat, ramah, santun, dan keterbukaan diri terhadap orang
lain di sekitar.
Gerakan jumat bersih tanpa tempat sampah adalah gerakan sekolah bersih
dengan cara meniadakan tempat sampah pada waktu tertentu sesuai dengan waktu
yang ditetapkan, yaitu pada hari jumat. Tujuan kegiatan ini adalah menciptakan
kondisi sekolah yang bersih dan sehat.
Gerakan budaya antri adalah gerakan tertib baik berdiri, berderet,
memanjang dan menunggu untuk mendapatkan giliran secara berurutan sesuai
dengan ketentuan kedatangan.
Gerakan Souji merupakan sebuah gerakan piket membersihkan ruang kelas, ruang
belajar yang digunakan peserta didik selama waktu pembelajaran.
Gerakan toilet bersih adalah gerakan menjaga kebersihan toilet/kamar mandi
di sekolah dengan cara berganti sepatu dengan sandal yang sudah disediakan.
Tujuannya membiasakan perilaku bersih dengan menumbuhkan budaya menjaga
dan merawat.
33
Struktur dan Organisasi Sekolah
A. Pengertian
1. Secara Semantik (asal usul kata)
a. Organisasi :
Kelompok kerjasama antara priadi yang diadakan
b. Siswa :
Peserta didik pada satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah
c. Intra :
Terletak di dalam dan diantara
d. Sekolah :
Satuan pendidikan tempat menyelenggakan kegiatan belajar-mengajar secara
berjenjang dan berkesinambungan
2. Secara Organisasi
OSIS adalah satu-satunya wadah organisasi siswa yang sah di Sekolah.
3. Secara Fungsional
OSIS adalah sebagai salah satu empat jalur pembinaan kesiswaan di samping, latihan
Kepemimpinan, ekstrakurikuler, dan wawasan Wiyatamandala.
4. Secara Sistem
OSIS sebagai tempat kehidupan berkelompok siswa bekerjasama untuk mencapai
tujuan bersama.
B. Perangkat OSIS
1. Pembina OSIS
Terdiri dari Kepala Sekolah sebagai ketua, Wakil Kepala Sekolah sebagai wakil ketua
dan guru sebagai anggota. (Pembina OSIS SMP Santo Carolus tahun Pelajaran
2020/2021 diampu oleh Ibu Yasinta Retno Ristanti, S.Pd )
2. Perwakilan Kelas
Terdiri atas 2 (dua) orang dari setiap kelas.
Tugas-tugas :
a. mewakili kelasnya dalam rapat perwakilan kelas;
b. mengajukan usul kegiatan untuk dijadikan program OSIS
c. mengajukan calon pengurus OSIS berdasarkan hasil rapat kelas;
d. memilih Pengurus OSIS dari daftar calon yang telah disiapkan (di SMP Santo
Carolus Ketua OSIS dipilih langsung oleh anggota OSIS/seluruh siswa SMP Santo
Carolus, sebelumnya ada orasi calon ketua OSIS)
3. Pengurus OSIS
Terdiri dari : ketua, Wakil Ketua I, wakil Ketua II, Sekretaris I, Sekretaris II, dan
Bendahara serta 10 seksi bidang.
34
Susunan Pembina dan Pengurus OSIS
Pembina OSIS : Ilarius Satria Wibawa, S.Pd.
Ketua : Gabriela Feodore Eka Yokita
Wakil Ketua I : Maydwinar Gracessian
Wakil Ketua II : Elleonora Veronica Wirontono
Sekretaris I : Francesca Josephine Isabelle Chriswanto
Sekretaris II : Sierra Monique Palilingan
Bendahara : Louis Edbert Jevon
Sekretaris Bidang dan Guru Pendamping
1. Keimanan dan Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa :
a. Maria Clarissa Husodo
b. Nayaka Adyatma Nugroho
2. Budi Pekerti Luhur dan Akhlak Mulia :
a. Keshia Wahjudi
b. Louis Hindrata
3. Kepribadian Unggul, Wawasan Kebangsaan, dan Bela Negara :
a. Regina Paramitha Gunawan
b. Marcell Christian Gavrila Santoso
4. Prestasi Akademik, Seni dan/atau olahraga Sesuai Bakat dan Minat :
a. Kayla Annabel Chrisanti
b. Jocelyn Florentina Arfianto
5. Demokrasi, HAM, Pendidikan Politik, Lingkungan Hidup, Kepekaan dan Toleransi
dalam Konteks Masyarakat Plural :
a. Karel Menakh Benicia Napitupulu
b. Gafrello Arkananta Kota
6. Kreativitas,Keterampilan dan Kewirausahaan :
a. Nickolas Christian Budi
b. Stephanie Aine Kurniawan
7. Kualitas Jasmani, Kesehatan dan Gizi Berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi :
a. Gregorius Calvindia Lamas
b. Frederick William Jaya
8. Sastra dan Budaya :
a. Rafaelia Calista Hindra
b. Annabelle Milka Seraphine
9. Teknologi Informasi dan Komunikasi :
a. Yohanes Bonivasius Chrisanto
b. Christopher Giogoldy Devano Wardana
10.Komunikasi dalam Bahasa Inggris :
a. Joaquin Darrian Marvell Suhartono
b. Christofer Sebastian
35
Tata Krama
Tata Krama, etiket atau sopan santun sangat penting untuk menertibkan dan
mengendalikan pergaulan manusia. Dalam etiket diungkap/diekspresikan rasa saling
menghormati, harga-menghargai dan saling menyegani.
Sopan santun bertujuan memupuk rasa saling menghormati sehingga
pergaulan menjadi menyenangkan. Etiket yang tulus membantu kita mengasah sikap
saling menghargai.
Orang yang santun secara tulus tentu mempunyai kepribadian, berjiwa
sederhana, wajar. Tingkah laku dan gerak-geriknya tidak dibuat-buat atau berlebih-
lebihan. Ia mampu mengatur diri sendiri agar sesuai dan diterima masyarakat
sekitar. Sopan santun penting untuk memelihara pergaulan yang baik.
Sebagai manusia yang hidup dinamis tentu harus dapat merasakan dan
perlunya menjunjung tinggi sopan santun pergaulan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam ber-Tata Krama
Mampu melihat makna-makna dibalik norma: antara lain sopan santun dan dapat
menikmati suasana sopan santun di sekolah, rumah dan masyarakat.
Mampu membandingkan mana norma yang harus didahulukan sesuai dengan
situasinya.
Mampu menghargai sikap dan pandangan orang lain, atau kelompok tertentu
terhadap suatu norma.
Mampu terlibat dalam diskusi tentang sopan santun
Mampu mengidentifikasikan kapan dan dimana saja bersikap sopan.
Mampu membedakan bersikap sopan santun terhadap orang yang lebih tua
usianya, yang lebih muda usianya, maupun sebayanya.
Mampu memberi salam dalam situasi dan kondisi yang tepat.
Beberapa Etiket yang perlu diperhatikan :
1. Etiket berbicara
2. Etiket memberi salam / menyapa
3. Etiket bertamu dan menerima tamu
4. Etiket makan dan minum
5. Etiket berpakaian dan berdandan / bersolek
6. Etiket meminjam buku
7. Etiket ketika tidak ikut ulangan
36
Selain etiket dalam pergaulan sehari-hari secara langsung, adapula etiket selama
mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh seperti sekarang ini. Etiket yang harus diperhatikan
antara lain:
1. Mengucapkan salam pada saat sudah bergabung di Zoom meeting/Google Meet/
Microsoft 365/media virtual lain yang digunakan tanpa harus menunggu guru
menyapa terlebih dahulu
2. Selalu mengaktifkan kamera selama PJJ berlangsung dan memposisikan kamera
pada tempat yang tepat sehingga wajah dapat terlihat dengan jelas oleh guru
pengajar
3. Menjawab setiap pertanyaan yang diberikan dengan bahasa yang santun
4. Tidak menggunakan/mengaktifkan perangkat lain atau aplikasi lain pada saat PJJ
kecuali memang diberi instruksi untuk menggunakan.
5. Selalu meminta izin apabila hendak ke kamar mandi pada saat PJJ sedang
berlangsung dengan mengaktifkan tombol raise hand atau menulis di kolom chat
(dapat disesuaikan dengan kesepakatan yang dibuat dengan guru bidang studi)
6. Selalu mengucapkan terimakasih saat sudah kembali dari kamar mandi, selesai PJJ,
saat diberi kesempatan, saat diberi sesuatu, saat dibantu, dll
37
PERTANYAAN SEPUTAR TATA KRAMA
1. Bagaimana sikapmu masuk ruang guru?
2. Bagaimana sikapmu jika bertemu dengan guru atau orang yang usianya lebih tua
darimu?
3. Bagaimana sikap kalian jika ada guru atau orang tua yang sedang membawa barang
banyak dan berat?
4. Bagaimana sikap kalian dalam menggunakan fasilitas sekolah/umum?
5. Bagaimana sikap kalian jika ingin berjalan mendahului guru/orang lain yang lebih
tua?
6. Bagaimana sikap kalian jika ingin berbicara dengan orang tua padahal orang tua
sedang berbicara dengan tamu?
7. Bagaimana sikap kalian jika ada teman yang sakit di kelas ?
8. Bagaimana sikap kalian jika ada teman yang sedang kesusahan?
9. Bagaimana sikap kalian jika sedang bertamu ke rumah teman?
10. Bagaimana sikap kalian jika mendamaikan teman yang bertengkar?
11. Bagaimana sikap kalian jika sedang makan bersama keluarga/orang lain?
12. Bagaimana sikap kalian jika menyeberang di jalan raya?
13. Bagaimana jika kalian membuat janji kepada Bapak/Ibu guru atau teman?
14. Bagaimana sikap kalian jika akan bertanya sesuatu kepada orang lain?
15. Bagaimana sikap kalian jika sewaktu di dalam bus ada orang tua/ibu yang sedang
hamil tidak mendapat tempat duduk, sedangkan kalian sendiri sudah duduk lebih
dulu?
16. Bagaimana sikap kalian jika di tempat tinggal kalian ada kerja bakti/gotong royong
membersihkan lingkungan?
17. Bagaimana kerapian berpakaian seragam sekolah yang baik dan sopan?
18. Bagaimana sikap duduk yang sopan baik di sekolah maupun di tempat lain?
19. Bagaimana sikap kalian jika terlambat masuk sekolah?
20. Bagaimana sikap seorang pelajar yang baik ketika sedang mengikuti pelajaran di
dalam kelas ?
21. Bagaimana sikap kalian jika berbicara dengan orang tua, guru,karyawan ?
38
IBADAT SABDA
MASA PERSIAPAN LAYANAN SISWA
TAHUN PELAJARAN 2021/2022
LAGU PEMBUKA (Ps 539 ‘ Yesus Tuhanku”
PENGANTAR
DOA PEMBUKA
I : Marilah berdoa :
Allah Bapa yang mahakuasa dan kekal , Santo Antonius , Pengkotbah yang ulung
itu Kau jadikan penolong dalam keperluan umatMu. Semoga berkat doa dan
bantuannya dihadapanMu kami Kau topang dalam segala perjuangan guna
menjalankan ajaran hidup Kristen. Demi Yesus Kristus….
Pengantar Injil
Matius 11 : 28
Datanglah kepadaKu , kalian yang letih dan berbeban berat . Aku akan memberikan
kelegaan kepadamu
Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 11: 28-30
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi
kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku
lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang
Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.". Demikianlah Injil Tuhan.
U: Terpujilah Kristus
Doa Permohonan
Allah Bapa yang penuh kasih, Yesus PuteraMu bersabda, Marilah kepada-Ku, semua
yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu , maka kami
mohon :
1. Ya Yesus kami datang kepadaMu , kami mohon kepadaMu , semoga dalam masa-
masa pandemic ini kami tetap percaya akan penyelenggaranMu dalam hidup
kami dan berilah kami kemampuan untuk terus mengupayakan hidup yang
sehat. Kami mohon..kabulkanlah doa kami ya Tuhan
39
2. Semoga kegiatan MPLS yang dilaksanakan secara virtual ini dapat kami ikuti dengan
sungguh-sungguh berkat penyertaanMu. Kami mohon…kabulkanlah doa kami ya
Tuhan
DOA KEPADA MARIA BINTANG SAMUDERA
O Maria “Bintang Samodera” pandanglah aku yang berlutut dihadapan tahta
rahmatmu , dimana telah banyak para pencintamu yang menerima rahmat melalui
hati keibuanMu. Engkau menghibur mereka yang sedih hati , memberikan
pertolongan kepada mereka yang menderita, memberi kesembuhan kepada mereka
yang sakit , untuk para pendosa mereka mendapat rahmat pengampunan.
O ibu yang termanis , aku datang kepadamu dengan penuh kepercayaan. Mukjijat yang
sedemikian banyak dengan perantaraanmu itu memberikan harapan kepadaku, orang
yang berdosa ini , dengan harapan yang manis bahwa engkau ibu yang bebelaskasih ,
juga akan mendengarkan permohonanku. Aku mohon kepadamu, O ibu yang termanis,
O “Bintang Samodera” yang penuh rahmat, jangan biarkan aku pergi dari sini tanpa
engkau mendengarkan doaku. Engkau dapat menolong aku , karena sesungguhnya
Engkau yang paling kuasa dihadapan Tuhan , engkau akan menolong kami karena
engkau penuh belaskasih akan anak-anakmu.
Ingatlah O perawan yang penuh kerahiman, bahwa belum pernah terdengar ,
seseorang yang dengan penuh harapan dan bernaung padamu engkau tinggalkan ,
apakah aku akan menjadi orang pertama yang malang, yang engkau biarkan tanpa
engkau dengarkan ?. Tidak..tidak O ibu yang baik, di tempat yang suci ini , oleh karena
kuasa perantaraanmu akan memberi pertolongan dalam kesedihanku dan hiburan
dalam sengsaraku. Amin.
Salam Maria..
Bapa kami…
Doa Penutup
Allah Bapa sumber segala harapan, sabdaMu menguatkan hati kami dari segala
kecemasan dunia ini, perkenankanlah kami melanjutkan perjalanan hidup kami
bersama Engkau sang kehidupan sejati. Demi Kristus pengantara kami…
BERKAT PERUTUSAN
I : Anak-anak yang terkasih ibadat sabda kitai sudah selesai.
U : Syukur kepada Allah.
I : Marilah kita mewartakan kasih dan kebaikan Tuhan kepada sesama di
sekitar kita
U : Amin
…
LAGU PENUTUP ( Ps 542 “ Tuhan, Kau Gembala kami”)
40
Lagu-Lagu
MARI KITA BERSUKARIA ALLAH DITINGGIKAN
Mari kita bersuka ria Allah ditinggikan dengan sorak sorai
Kar’na ini hari bahagia Allah ditinggikan dengan sangkakala
Kita berkumpul jadi satu Allah ditinggikan dengan sorak sorai
Puji Tuhan semesta alam Bersoraklah bagi Tuhan ….. 2X
Biar sangkakala berbunyi
Tepuk tangan wajah berseri Tepuk tangan puji Tuhan
Lupakanlah hati yang sedih Allah diagungkan … 2x diagungkan
Bukankah Yesus berkata Allah ……. tinggi
Damainya dibrikan kita
Mari kita bersuka ria HARI INI HARINYA TUHAN
BETAPA BAIKNYA ENGKAU Hari ini, hari ini
Harinya Tuhan, harinya Tuhan
Betapa baiknya Engkau Tuhan Mari kita, mari kita
KasihMu tiada berkesudahan Bersukaria, bersukaria
Betapa mulia kasihMu Yesus
Jiwaku diselamatkan Hari ini harinya Tuhan
Hosana kumemuji Tuhan Mari kita bersukaria
Hosana kutinggikan Yesus Hari ini, hari ini, harinya Tuhan.
Hosana hosana hosana
KUBAWA DAMAI
GIVE THANKS
Kubawa damai bagimu 3 x
Give thanks with a greatful heart Kubawa damai,damai,damai bagiMu
Give thanks to the Holy one
Give thanks because He’s given GUNDHUL – GUNDHUL PACUL
Jesus Christ, His Son
Reff. And now let the weak say, Gundhul – gundhul pacul cul
Gembelengan, nyunggi – nyunggi
I am strong wakul kul, gembelengan
Let the poor say, I am rich Wakul ngglimpang segane dadi
Because of what The Lord sak ratan….2 x
Has done…for us
Give thanks
41
SUWE ORA JAMU ANAK KAMBING SAYA
Suwe ora jamu, Mana dimana anak kambing saya Suwe
jamu godhong tela Anak kambing tuan ada di pohon
Suwe ra ketemu, waru
temu pisan gawe gela Mana dimana jantung hati saya
Jantung hati tuan ada di kampung
suwe ora jamu baru
jamu godhong lumbu Ca – ca marica he hei…. 2 x
Suwe ra ketemu, Ca – ca marica ada di kampung baru
temu pisan gawe guyu Ca – ca marica he hei…. 2 x
NONA MANIS Ca – ca marica ada di kampung baru
Nona manis siapa yang punya 3 x AMPAR – AMPAR PISANG
Rasa sayang – sayange
Topi biru siapa yang punya 3 x Ampar – ampar pisang, pisangku
Rasa sayang – sayange belum masak
Carolus siapa yang punya 3 x Masak sabigi dihurung bari-bari 2 x
Rasa sayang – sayange Manggalepok-manggalepok
Patah kayu bengkok
BEDHUG AGUNG Bengkok dimakan api, Apinya
clang curupan……………2 x
Bedhug agung…2 x Nang mana hatis kutung dikitipi
Kang kumangklung…2 x dawang……………2 x
Piye unine….2 x
Dheng dhung ecek-ecek…2 x BANGUN PEMUDI-PEMUDA
LIHAT KEBUNKU Bangun pemudi-pemuda
Lihat kebunku penuh dengan bunga Indonesia
Ada yang putih dan ada yang merah Lengan bajumu singsingkan
Setiap hari kusiram semua Untuk negara, Masa yang
Mawar,melati semuanya indah akan datang kewajibanmulah
akan datang kewajibanmulah
Menjadi tanggunganmu,
terhadap nusa……2 x
42
KODOK NGOREK INDONESIA TETAP MERDEKA
Kodok ngorek…2 x
Ngorek pinggir kali Sorak-sorak bergembira
Theot theblung…2 x Bergembira semua, sudah bebas
Theot-theot teblung negeri kita Indonesia merdeka
Indonesia merdeka Republik
BAGIMU NEGRI Indonesia, itulah hak milik kita
Padamu neg’ri kami berjanji Untuk slama-lamanya
Padamu neg’ri kami berbakti
Padamu neg’ri kami mengabdi PAHLAWAN TANPA TANDA JASA
Bagimu neg’ri jiwa raga kami
Terpujilah wahai engkau Ibu Bapak
TOPI SAYA BUNDAR guru
Topi saya bundar Namamu akan selalu hidup dalam
Bundar topi saya sanubariku
Kalau tidak bundar , bukan topi saya Semua baktimu akan kuukir di dalam
batinku
S’bagai prasasti t’rima kasihku ’tuk
pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam
kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa
tanda jasa
SOLERAM YAMKO RAMBE YAMKO
Soleram soleram Hee yamko rambe yamko aronawa
Soleram anak yang manis kombe
Anak manis janganlah dicium sayang Hee yamko rambe yamko aronawa
Kalau dicium merahlah pipinya. kombe
Satu dua tiga dan empat Teemi no-ki bekuba no ko bombe
Lima enam tujuh delapan
Kalau tuan dapat kawan baru sayang koyuma
Kawan lama ditinggalkan jangan No bungo a we de
Tee mino ki bekuba no ko bombe yuma
43 No bungo a we a de hongkehongke
hongke
Ri ro hongke jombe jombe ri ro
hongkehongke hongke ri ro hongke
jombe
Jombe riro.
LIR ILIR APUSE
Lir ilir lir ilir tandure wong sumilir Apuse kokon dao yarabe sore do reri
Tak ijo royo royo tak sengguh penganten Wuf lenso bani ne ma ba ki pase
Anyar. Apuse kokondao yarabe soredoreri
Cah angon cah angon penekna blimbing Wuf lenso bani nema baki pase
Kuwi lunyu lunyu peneken kanggo mbasuh Yarafa bey as wa ra kwar ya ra fa bey
Do do ti ra As wa rakwar
do do ti ra do do ti ra kumitir bedah ing
pinggir
dondoma na jlu mat ana kanggo seba
mengko sore mumpung padang rembulane
mumpung jembar kalangane
sun su rak asurak hiyo
POTONG BEBEK SURABAYA
Potong bebek angsa masak dikuali Surabaya Surabaya oh Surabaya
Nona minta dansa dansa empat kali Kota kenangan kota kenangan tak kan
Dorong ke kiri dorong ke kanan la la la la la ku lupa
la la la lalala dorong ke kiri dorong ke kanan Disanalah disanalah di Surabaya
la la...la la Tuk pertama tuk pertama kami
berjumpa
Ku teringat masa yang telah lalu
Beribu insan beribu hati bersatu padu
Surabaya ditahun empat lima kami
berjuang kami berjuang bertaruh nyawa.
44
45