The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Diann, 2022-08-07 11:41:52

Tumbuhan Spermatophyta

Tumbuhan Berbiji

Keywords: Kingddo Plantae

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

(Monoseus) dimana dalam 1 bunga terdapat putik sebagai organ betina dan
benang sari ialah organ jantan sebagai alat perkembangbiakannya. Adapun
manfaat dari bunga kertas dijadikan sebagai tanaman peneduh dan
tanaman hias.

18. Bunga Pukul Sembilan (Portulaca grandiflora Hook)
Bunga tanaman ini merupakan tanaan yang senang tumbuh dizona

hangat dan kering dan paling cocok ditanamn di daerah pesisir. Bunga
Pukul Sembilan (Portulaca grandiflora) memiliki daun tunggal, tidak
bertangkai, berbentuk silindris dan tebal berdaging dan berair. Ukuran daun
ini memiliki panjang sekitar 1-3,5 cm tebal dan berdaging. Daun tanaman ini
daun hijau berbentuk bulat telur, ujung dan pangkalnya tumpul. Bunganya
berkelompok 2-8 yang muncul diujung batang. Bunganya termasuk kedalam
bunga majeuk yg terdapat diujung cabang dengan kelopak bunga berwarna
hijau. Bunga ini mekar pagi hari sekitar pukul 9 dan layu ketika sore hari.
Warna bunganya bervariasi mulai merah, putih, orange, hingga kuning.
Bunga ini juga dikatakan sebagai tanaman berumah satu (Monoseus) karena
terdapat organ perkembangbiakan jantan berupa benang sari dan betina
berupa putik yang berada dalam satu pohon yang sama. Karena kebiasaan
mekarnya pada menjelang pukul sembilan pagi, bunga ini kerap disebut
sebagai Bunga Pukul Sembilan. Memiliki buah berukuran sangat kecil,
berukuran 5-8 mm berbentuk bulat telur. Adapun peranan dari tanaman
bunga ini sering dijadikan sebagai tanaman hias.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Caryophyllales
Family : Portulacaceae
Genus : Portulaca
Spesies : Portulaca grandiflora Hook

Gambar 52. Portulaca grandiflora Hook

19. Spindel Jepang (Euonymus japonicus Thunb)
Euonymus japonicus (spindel hijau atau spindel Jepang) adalah spesies

tanaman berbunga dalam keluarga Celastraceae. Tumbuhan ini dapat hidup
pada iklim tropis dan bisa tumbuh pada tanah yang kering dan gersang
dengan hawa yang panas ataupun dingin. Ini adalah semak cemara atau
pohon kecil yang tumbuh hingga 2-8 m tingginya. Akar tanaman berupa akar
tunggang dengan warna kecokelatan. Bentuk batang bulat berkayu dan

Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim 44

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

daun berbentuk oval berdiameter 3-7 cm dengan tepi bergerigi halus dan
berwarna hijau kekuningan dengan permukaan daun yang mengkilap.
Bunganya tidak mencolok, berwarna hijau kehijauan, berdiameter 5 mm.
adapun peranan dari tanaman spindel jepang ini sering dijadikan sebagai
tanaman hias dan tanaman pagar.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Celastrales
Family : Celastraceae
Genus : Euonymus
Spesies : Euonymus japonicus

Thunb

Gambar 53. Euonymus japonicus Thunb

20. Keji Beling (Strobilanthes crispa)
Keji beling merupakan tumbuhan liar di hutan, tepi sungai, tebing dan

sering ditanam sebagai tanaman pagar di pekarangan atau taman.
Tanaman ini dapat hidup di daerah dingin dengan tanah yang subur dan
lemba. Tinggi tumbuhan ini yaitu 1-2 m, batang beruas, berbentuk bulat,
berbulu kasar. Jenis daun tunggal, berhadapan, berbentuk lonjong, tepi
bergerigi, ujung meruncing. Tipe bunga majemuk, bentuk bulir, mahkota
berbentuk corong. Biji berbentuk bulat, kecil, pipih dan akar tunggang
bewarna coklat muda. Tumbuhan ini dikatakan sebagai tanaman berumah
satu (Monoseus) karena terdapat organ perkembangbiakan jantan dan
betina yang berada dalam satu pohon yang sama.Biasanya tanaman ini
sering sekali digunakan sebagai tanaman hias.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Scrophulariales
Family : Acanthaceae
Genus : Strobilanthes
Spesies : Strobilanthes crispa Blume

Gambar 54. Strobilanthes crispa Blume

45 Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

21. Kencana Ungu (Ruellia simplex C.Wright.)
Bunga kencana ungu tumbuh liar dan dapat ditemukan di padang

rumput atau pinggir jalan, dapat tumbuh pada berbagai kondisi lingkungan
baik berhawa dingin ataupun panas. Tumbuhan ini dari habitus herba
dengan sistem perakaran tunggang yang berbentuk umbi. Batang
bercabang dan mengandung air (tidak berkayu), tinggi ± 1m. Daun berwarna
hijau dengan tipe daun tunggal, bersilang berhadapan dan pertulangan
menyirip. Bunga berwarna ungu dan jumlah bagian bunga merupakan
kelipatan lima. Biji memiliki dua kotiledon. Bunga kencana ungu merupakan
tanaman berumah satu (Monoseus) karena terdapat organ jantan berupa
benang sari dan betina berupa putik yang berada pada satu pohon yang
sama sebagai alat perkebangbiakannya. Kencana ungu (Ruellia simplex
C.Wright.) berperan sebagai tanaman hias dan sebagai tanaman obat.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Lamiales
Family : Acanthaceae
Genus : Ruellia
Spesies : Ruellia simplex C.Wright

Gambar 55. Ruellia simplex C.Wright

22. Sukulen (Kalanchoe beeharensis Drake)
Tanaman sukulen juga disebut 'Elephant's Ear Kalanchoe' karena daun

segitiganya yang besar berdaging dan membengkak dapat hidup pada
kondisi lingkungan yang beriklim dingin maupun beriklim panas dan dapat
tumbuh pada tanah yang lembab ataupun tanah yang kering. Memiliki akar
berupa akar serabut dengan daun tunggal yang berbentuk segitiga.
Tanaman ini dengan penampilan beludru, yang menutupi daun abu-abu-
hijau. Dengan paparan matahari langsung yang berkepanjangan, rambut
menjadi berwarna kemerahan, yang menciptakan kontras yang bagus
dengan daun hijau. Sedangkan batang tanaman sekulen berbentuk bulat
dan bersifat herba. Sukulen termasuk tanaman yang berkembangbiak
secara vegetatif dengan tunas yang tumbuh pada daun dan tunas batang.
Kalanchoe beharensis dalam budidaya mencapai ketinggian hingga 1 meter.
Biasanya tanaman sekulen ini banyak sekali diminati dan dijadikan sebagai
tanaman hias karena bentuknya yang menarik.

Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim 46

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Saxifragales
Family : Crassulaceae
Genus : Kalanchoe
Spesies : Kalanchoe beeharensis Drake

Gambar 56. Kalanchoe beeharensis Drake

23. Cocor Bebek (Kalanchoe dairegmontiana Raym)
Tanaman cocor bebek termasuk kedalam tanaman herba berumur

tinggi mencapai 30-100 m merupakan tanaman sekulen yang dapat tumbuh
di tempat kering. Batang tumbuh lunak dan bercabang tegak, berbentuk
segi empat, lunak dan berwana hijau muda dengan bagian tubuh sedikit
membulat dan bergelombang. Daun cocor bebek berbentuk memanjang
atau bulat telur dengan ujung tumpul dan pangkal daun membundar serta
tepi daun bergerigi. Helain daun tebal, dan mengandung banyak air. Selain
itu tangkai daun bersayap dan dapat berkembang biak menjadi indvidu
baru. Bunga cocor bebek ini sering sekali dijadikan sebagai tanaman hias.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Rosales
Family : Crassulaceae
Genus : Kalanchoe
Species :Kalanchoe
dairegmontiana Raym

Gambar 57. Kalanchoe dairegmontiana Raym

24. Kaktus Anggur (Sedum morganianum)
Tanaman kaktus anggur dapat hidup pada kondisi lingkungan yang

beriklim dingin maupun beriklim panas dan dapat tumbuh pada tanah yang
lembab ataupun tanah yang kering. Daunnya berbentuk seperti kumpulan
cabe yang disusun melingkar pada batang yang panjangnya bisa mencapai

47 Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

1 meter dan tumbuh turun kebawah. Warna daunnya hijau kebiruan dan
dilapisi trikoma yang membuatnya terlihat seperti keperakan. Tumbuhan
ini memiliki bunga yang muncul pada akhir musim panas, Bunganya tumbuh
di ujung batang dan bunganya menggantung, berukuran kecil. Warna bunga
ada yang merah, kuning atau putih namun sayangnya tanaman ini jarang
berbunga. Batang dengan daun yang sudah rontok sebaiknya dipangkas
untuk menumbuhkan percabangan baru dan pertumbuhan daun baru.
Bunga kaktus anggur termasuk tanaman berumah 1 (Monoseus) yang
berarti putik dan benang sari terdapat pada satu pohon yang sama sebagai
alat perkembangbiakan generatif sedangkan perkembangbiakan vegetatif
secara bertunas melalui batang dan daun tanaman tersebut. Kaktus Anggur
ini sering sekali dijadikan sebagai tanaman hias dikarenakan bentuk nya
yang unik.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Rosales
Family : Crassulaceae
Genus : Sedum
Species : Sedum morganianum

E.Walther

Gambar 58. Sedum morganianum E.Walther

25. Jambu Air (Syzygium aqueum Burm. F)
Jambu air dapat hidup di lingkungan tropis dari dataran rendah sampai

dataran tinggi dapat tumbuh pada tanah yang subur ataupun tanah yang
kering. Syzygium aqueum (Jambu Air) merupakan tumbuhan dikotil yang
memiliki tinggi 3-5 m. Sistem perakarannya akar tunggang. Tumbuhan ini
berupa pohon berkayu dengan strukturnya yang cukup kokoh dan keras dan
meiliki batang berwarna cokelat dan terdapat banyak bercak serta memiliki
tekstur kasar. Daun tunggal, berwarna hijau, berbentuk lonjong atau agak
lanset, dan letaknya berhadapan, ujung daun lancip, pertulangan daun
menyirip dan pangkal daun membulat dengan permukaan licin dan agak
mengilap. Buah berbentuk membulat dengan sedikit tonjolan pada pangkal
buahnya, mirip lonceng, buah umumnya terasa asam dan berwarna merah
muda atau merah tua. Tumbuhan ini dikatakan sebagai tanaman berumah
satu (Monoseus) artinya terdapat bunga jantan berupa benang sari dan
betina berupa putik dalam satu pohon yang sama. Adapun manfaat dari
tnaman jabu air ini dapat dijadikan sebagai bahan pangan dan tanaman

Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim 48

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

obat.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Myrtales
Family : Myrtaceae
Genus : Syzygium
Spesies : Syzygium aqueum Burm. F

Gambar 59. Sedum morganianum Burm. F

26. Pohon Jamblang (Syzygium cumini Skeels )
Pohon jamblang termasuk tanaman yang hidup pada daerah tropis

dapat tumbuh pada tanah yang lembab maupun tanah yang kering dengan
iklim yang hangat ataupun dingin. Tumbuhan dari habitus pohon yang kokoh
berbentuk bulat berwarna kelabu tua dengan sistem perakaran tunggang.
Batang berkayu, bercabang, tinggi 10-20 m. Daun berwarna hijau dengan
tipe daun tunggal dan tebal dengan pertulangan menyirip. Daun berbentuk
bulat panjang atau berbentuk bulat panjang lonjong, pangkal membundar,
puncak pendek, bulat atau tumpul, tepi tidak bergigi, pada tangkai ramping
dan berwarna kuning nyala, panjang 1,52 cm. Bunga berwarna putih dan biji
memiliki dua kotiledon. Tanaman ini merupakan tumbuhan berumah satu
(Monoseus) karena terdapat bunga jantan dan betina pada satu pohon yang
sama. Jamblang (Syzygium cumini L.) berperan sebagai tumbuhan
penghasil pangan tumbuhan obat dan tumbuhan penghasil bahan
bangunan.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliphyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Myrtales
Family : Myrtaceae
Genus : Syzygium
Spesies : Syzygium cumini Skeels

Gambar 60. Syzygium cumini Skeels

49 Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

27. Pucuk Merah (Syzygium paniculatum Gaertn)

Tumbuhan ini sering disebut dengan tumbuhan pucuk merah dapat

hidup pada daerah tropis dan tumbuh pada tanah yang lembab maupun

tanah yang kering dengan iklim yang hangat ataupun dingin. Pucuk merah

mempunyai morfologi akar terdiri dari akar tunggang yang merambat dan

terus membesar. Akar berbentuk bulat dan berwarna cokela. Batang

tanaman pucuk merah memiliki bentuk yang bulat, berkayu, dan

mempunyai kambium didalamnya. Pucuk merah merupakan sejenis

tanaman perdu. Batangnya keras berkayu. Daun berupa daun tunggal

berbentuk lancet, tumbuh berhadapan, permukaan daun bagian atas

mengkilat, warna daun mengalami perubahan, ketika baru tumbuh

berwarna merah menyala, kemudian berubah menjadi coklat, lalu berubah

lagi menjadi warna hijau, pertulangan daunnya menyirip. Tanaman ini

merupakan tumbuhan berumah satu (Monoseus) karena terdapat bunga

jantan dan betina pada satu pohon yang sama. Keistimewaan dari tanaman

ini adalah ujung daun mudanya yang berwarna oranye dan merah. Tak heran

bila tanaman inilalu dikenal dengan nama pucuk merah. Tanaman

pucuk merah sering sekali dijadikan sebagai tanaman hias atau tanaman

pagar yang sering sekali ditanam disepanjang jalan.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Tracheophyta
Class : Angiospermae
Ordo : Myrtales
Family : Myrtaceae
Genus : Syzygium
Spesies : Syzygium paniculatum

Gaertn

Gambar 61. Syzygium paniculatum Gaertn

28. Jambu Biji (Psidium guajava L.)
Jambu biji dapat tumbuh subur pada daerah tropis dan subtropis, jambu

biji dapat tumbuh pada semua jenis tanah bertekstur gembur dan subur
dapat tumbuh pada tanah liat dan sedikit berpasir. Psidium guajava L
(Jambu Biji) merupakan jenis tanaman yang termasuk dalam Famili
Myrtaceae. Tumbuhan ini berupa perdu atau pohon kecil. Tanaman ini
memiliki morfologi akar bercabang dengan bentuk meruncing panjang
bertumbuh lurus hingga ke dalam tanah. Batang dari tanaman ini memiliki
permukaan keras yang halus dan licin. Batang berwarna cokelat muda dan
memiliki diameter 20-25 cm dan pada batang terdapat kulit yang

Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim 50

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

mengelupas. Daun berwarna hijau, berbentuk lonjong. Daun bertangkai dan
berujung lancip dengan lembaran daun yang tebal dan kasar, daunnya
terletak berhadapan. Buah termasuk buah buni dengan bentuk bulat atau
bulat telur, berwarna hijau dan bila masak berwarna kuning dengan daging
buah berwarna merah muda atau putih pucat atau merah muda .Tanaman
ini memiliki biji yang keras dan memiliki bunga yang umumnya berwarna
putih yang memiliki jumlah mahkota 4-5. Buah dari tanaman ini memiliki
ukuran yang hampir sama dengan ukuran bola tenis. Tumbuhan ini
merupakan tanaman berumah satu (Monoseus) karena terdapat organ
perkembangbiakan jantan dan betina pada satu pohon yang sama. Adapun
manfaat dari pohon jambu biji dapat dijadikan sebagai tumbuhan pangan
dan tanaman obat.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Myrtales
Family : Myrtaceae
Genus : Psidium
Species : Psidium guajava L.

Gambar 62. Psidium guajava L.

29. Ubi Jalar (Ipomea batatas Lamarck)
Ubi jalar dapat hidup di daerah tropis dan tumbuh pada tekstur tanah

yang lembab gembur dan subur. Ubi jalar (Ipomea batatas) adalah tanaman
merambat batang tanaman ini berbentuk bulat, tidak berkayu, berbuku-
buku, dan tipe pertumbuhannya tegak dan merambat. Bentuk dan helaian
daun menjari dan berbentuk lanset dengan tepi yang rata, sedangkan
bagian ujung daun meruncing. Bunga berbentuk mirip terompet. Buah ubi
jalar adalah bagian akar yang terus membesar dan merupakan cadangan
makan bagi tanaman dengan bentuk yang lonjong atau bulat. Warna daging
buah mulai dari warna putih, krem, merah muda, kekuningan hingga ungu
pekat. Tanaman Ubi Jalar termasuk tumbuhan berumah satu (Monoseus)
dimana pada satu bunga terdapat organ jantan berupa benang sari dan
betina berupa putik berada pada satu bunga yang sama sebagai alat
perkembangbiakan secara generatif sedangkan perkembangbiakan secara
vegetatif dengan menggunakan umbi akar yang dapat menghasilka individu
baru. Tanaman ubi jalar ini sering dijadikan sebagai bahan pangan dan
tanaman obat.

51 Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Tracheophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Solanales
Family : Convolvulaceae
Genus : Ipomea
Spesies : Ipomea batatas Lamarck

Gambar 63. Ipomea batatas Lamarck

30. Mangga (Mangifera indica L.)
Pohon Mangga dapat hidup di dataran rendah dengan keadaan tanah

yang subur dan gembur, tanaman mangga dapat tumbuh dan bereproduksi
di daerah tropik maupun subtropik. Tanaman mangga memiliki ciri batang
pohon tegak, bercabang agak kuat. Kulit tebal dan kasar dengan banyak
celah-celah kecil dan sisik-sisik bekas tangkai daun. Warna kulit batang
yang sudah tua biasanya coklat keabuan sampai hitam. Sistem
perakarannya tunggang. Batang tegak, berkayu, bercabang, tinggi. Daun
berwarna hijau muda dan hijau tua dengan tipe daun tunggal dan memiliki
tulang daun menyirip, berbentuk seperti lanset, tepi daun rata, dengan
ujung daunnya lancip. Bunga berwarna kuning, hijau, kekuningan dan hijau
tua. Jumlah bagian bunga merupakan kelipatan lima. Mangga memiliki buah
yang berwarna hijau. Bentuk buah bermacam- macam mulai dari bulat
memanjang sampai bentuk lanset sedangkan biji memiliki dua kotiledon.
Tumbuhan mangga dikatakan tumbuhan berumah satu (Monoseus) karena
terdapat organ perkembangbiakan jantan dan betina yang berada pada satu

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Class : Angiospermaeae
Ordo : Sapindales
Family : Anacardiaceae
Genus : Mangifera
Species : Mangifera indica L.

Gambar 64. Mangifera indica L.

Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim 52

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

pohon yang sama. Mangga (Mangifera indica L.) berperan sebagai tumbuhan
penghasil bahan pangan.

31. Jeruk Manis (Citrus sinensisi L)
Tanaman jeruk dapat tumbuh di daerah tropis dan subtropis, tumbuh

pada tanah yang gembur dan subur dan memiliki udara yang lembab. Jeruk
manis (Citrus sinensis (L.) Osbeck.) mempunyai akar tunggang panjang dan
akar serabut (bercabang pendek kecil) serta akar-akar rambut. Daun
berwarna hijau tua, berbentuk bulat telur dengan panjang 4-15 cm, ujungnya
runcing sedikit tumpul, tepi daun bergerigi halus. Bunga majemuk,
berwarna putih, keluar dari ketiak daun atau pucuk ranting yang masih
muda, berbau harum dan banyak mengandung nectar. Buah berkulit tebal,
bentuk bulat, warna kulit luar hijau sampai jingga atau orange, warna daging
buah kuning pucat sampai dengan kuning segar. Tanaman jeruk ini
merupakan tumbuhan berumah satu (Monoseus) dimana pada satu bunga
terdapat organ jantan berupa benang sari dan organ betina berupa putik
berada pada satu bunga yang sama sebagai alat perkembangbiakan.
Adapun peranan dari jeruk manis ini dapat dijadikan bahan pangan.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliphyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Sapindales
Family : Rutaceae
Genus : Citrus
Spesies : Citrus sinensis L.

Gambar 65. Citrus sinensis L.

32. Pohon Cermai Belanda (Phyllanthus acidus (L) Skells)
Pohon cermai dapat ditemui pada daerah tropis dan hidup pada tanah

yang gembur dan subur dengan iklim yang hangat ataupun dingin. Tanaman
cermai termasuk jenis tanaman perdu. Pohonnya kecil dan ramping, namun
dapat tumbuh mencapai ketinggian 9 meter. Akan tanaman cermai berupa
akar tunggag dengan warna kecokelatan. Batangnya bercabang-cabang
rendah dan renggang dengan tekstur batangnya kasar, tumbuh tegak
dengan bentuk bulat dan berkayu. Daun cermai tumbuh secara tersusun
pada ranting menyerupai daun majemuk, dengan bentuknya bulat telur
dengan bagian tepi daun yang rata dengan ujung yang runcing dan pangkal
daun yang tumpul dan pertulangan daun menyirip dengan duduk daun
berseling. Panjang daunnya sekitar 2 cm sampai 7 cm. Buah cermai

53 Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

termasuk kedalam jenis buah batu, bentuknya bulat, berwarna kuning atau
hijau pucat agak keputihan dan nampak seperti memiliki lapisan lilin.
Tumbuhan cermai termasuk tanaman yang berumah satu (Monoseus)
karena terdapat organ perkembangbiakan jantan dan betina yang berada
pada satu pohon yang sama. Adapun manfaat dari tanaman cermai ini dapat
dijadikan sebagai bahan pangan dan tanaman obat.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliphyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Malpighiales
Family : Phyllanthaceae
Genus : Phyllanthus
Spesies : Phyllanthus acidus (L) Skells

Gambar 666. Phyllanthus acidus (L) Skells

33. Marantha Bali (Ctenanthe oppenheimiana E.Morr )
Marantha Bali (Ctenanthe oppenheimiana) ini sering dijadikan sebagai
tanaman hiasyang dapat hidup pada daerah yang bersuhu dingin dengan
tanah yang gembur dan lembab yang memiliki kandunga air cukup dan
terhindar dari sinar matahari langsung. Tanaman ini memiliki sistem
perakaran serabut berwarna cokelat dengan bentuk batang yang silindris
dan daunnya yang mirip kalatea. Memiliki corak warna daun campuran hijau
dan putih dengan bentuk panjang melanset dan ujung daun yang runcing,
pertulangan daun menyirip dangan tepi daun rata sedangkan pangkal daun
yang membulat, dan bagian bawah daun berwarna merah. Tanaman
tersebut merupakan tanaman naungan, apabila terkena sinar matahari
yang berlebih maka akan mempengaruhi penampilan tanaman menjadi
kurang baik (daun menggulung, sudut daun mengecil, ujung daun
mengering dan warna daun pucat), sehingga mengakibatkan tampilan
taman yang kurang menarik. Tumbuhan ini berkembangbiak secara
vegetatif degan menggunakan akar untuk menghasilkan individu baru.
Adapun manfaat dari tanaman ini sering sekali dijadikan sebagai tanaman
hias.

Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim 54

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio :Magnoliophyta
Class :Magnoliopsida
Ordo : Zingiberales
Family : Marantaceae
Genus : Ctenanthe
Spesies : Ctenanthe oppenheimiana

E.Morr

Gambar 67. Ctenanthe oppenheimiana E.Morr

34. Kerai Payung (Fillicium decipiens (Wight&Arn))
Filicium decipiens L. atau (Kerai Payung) yang merupakan tanaman

indikator pencemaran udara yang dapat ditemukan pada daerah tropis dan
dapat tumbuh pada tanah lembab maupun tanah kering dan bersuhu dingin
ataupun panas. Tinggi pohon dapat mencapai 25 m. Sistem perakarannya
tunggang berwarna kecokelatan dengan batang berbentuk bulat, tegak dan
percabangan simpodial. Bentuk tajuknya bulat atau semiglobular sehingga
membentuk seperti payung. Tanaman ini memiliki cabang yang banyak
dengan tinggi bebas cabang yang rendah, bahkan ada yang hanya beberapa
centimeter saja di atas permukaan tanah. Cabang tumbuh menyudut tajam
ke arah atas menjadikan bentuk tanaman ini cukup indah. Batang kerai
payung berwarna abu-abu kecoklatan dengan kulit batang retak-retak tidak
teratur dan pada umumnya arah retakan vertikal. Daun kerai payung
menyirip dengan daun yang lebat dan tekstur daun yang keras yang
memiliki warna hijau tua. Anak daun bentuknya lanset dengan tepi daun
yang bergelombang dan ujung daun yang tumpul. Tumbuhan cermai

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Sapindales
Family : Sapindaceae
Genus : Fillicium
Spesies : Fillicium decipiens

(Wight&Arn)

Gambar 68. Fillicium decipiens (Wight&Arn)

55 Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

termasuk tanaman yang berumah satu (Monoseus) dimana pada satu bunga
terdapat organ jantan berupa benang sari dan organ betina berupa putik
berada pada satu bunga yang sama sebagai alat perkembangbiakan. Kerai
Payung ini biasanya berperan sebagai tanaman pagar ataupun tanaman
peneduh karena banyak di tanam di sepanjang jalan.

35. Pohon Biwa (Eriobotrya japonica (Thunb) Lindl)
Tanaman ini merupakan sebuah spesies tumbuhan berbunga yang

termasuk dalam famili Rosaceae yang dapat tumbuh pada daerah tropis
dengan iklim yang dingin atau hangat dengan tanah yang subur dan gembur.
Bentuk daun pada umumnya memiliki tepi yang bergerigi, namun ada yang
memiliki gerigi sepanjang tepi daun namun lebih banyak yang geriginya
hanya sampai setengah bagian daun. Tekstur daun relatif sama, saat daun
berusia muda permukaan atas dan bawah daun memiliki bulu, namun saat
dewasa tinggal bagian bawah daun yang memiliki bulu. Batang umumnya
berukuran kecil, Batang yang kasar cenderung memiliki daun yang
pertulangannya bengkok. Batang muda berbulu dan lunak, saat dewasa
batang mengeras dan tidak ada lagi bulu di permukaannya. Bunga biwa
adalah bunga majemuk yang terkumpul atas benang sari dan putik yang
terdapat pada satu pohon yang sama sehingga dikatakan sebagai
tumbuhan berumah satu (Monoseus), bunga pada tanaman ini memiliki
bentuk seperti bulat tetapi memiliki lapisan-lapisan bunga yang terdiri dari
5-10 lapisan bahkan lebih tergantung dengan besar bunga. Biasanya
tanaman Biwa ini dapat di manfaatkan sebagai bahan pangan karena
menghasilkan buah yang dapat dikosumsi dengan rasa yang manis.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Angiospermae
Class : Rosids
Ordo : Rosales
Family : Rosaceae
Genus : Eriobotrya
Species : Eriobotrya japonica
(Thunb) Lindl

Gambar 69. Eriobotrya japonica (Thunb) Lindl

36. Mawar (Rosa sp.)
Tanaman mawar umumnya merupakan tanaman perdu tahunan yang

bisa tumbuh subur di dataran rendah hingga dataran tinggi dengan suhu
udara panas ataupun yang bersuhu dingin dapat tumbuh pada tanah yang
kering ataupun tanah yang lembab. Berakar tunggang dengan banyak

Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim 56

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

cabang akar seperti serat dan akar rambut yang menyerupai benang.
Batang bulat memanjang dan tidak beraturan, Batang berduri, bercabang–
cabang berwarna kecoklatan, kehijauan lumut dan juga abu-abu. Daun
mawar merupakan daun majemuk dengan 3 atau 5 anakan daun berselang
dan bersirip ganjil yang terdapat dalam satu cabang. Bunga mawar ini
adalah majemuk yang terkumpul atas benang saridan putik yang terletak
pada satu bunga yang sama oleh karena itu tumbuhan bunga mawar ini
dikatakan sebagai tumbuhan berumah satu (Monoseus), bunganya memiliki
bentuk seperti bulat tetapi memiliki lapisan-lapisan bunga yang terdiri dari
20-26 lapisan bahkan lebih tergantung dengan besar bunga. Warna bunga
bervariasi dari putih, merah, merah muda dan ungu muda. Buah mawar
adalah buah yang di dalamnya terdapat biji. Bunga mawar ini banyak
dijadikan sebagai tanaman hias karena bunga nya yang indah dan bervariasi
dan harum.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Rosales
Family : Rosaceae
Genus : Rosa
Spesies : Rosa sp.

Gambar 70. Rosa sp.

37. Azalea (Rhododendron indicum (L) Sweet)
Bunga Azalea hidup pada habitat liar, biasa tumbuh di hutan dan

tempat yang berawa dan dapat tumbuh pada tanah asam yang subur di
tempat yang sedikit teduh. Rhododendron merupakan tanaman berbunga
dengan perawakan semak sampai pohon kecil, terestrial atau epifit,
memiliki sistem perakaran tunggang dan bentuk daun sederhana daunnya
tertata secara spiral atau berhadapan berseling, ukuran daun dapat
berkisar dari 1-2 cm hingga lebih dari 50 cm. Bunga majemuk (inflorescentia
racemosa) atau tunggal dan bunga berbentuk tabung, merupakan bunga
banci dengan bakal buah yang menempel pada dasar bunga. Buah
berbentuk kapsul yang menjulang ke atas dengan memiliki beberapa biji.
Bunga Azalea termasuk tumbuhan berumah 1 dimana dalam 1 tangkai bunga
terdapat organ perkembangbiakan jantan dan betina yang berupa benang
sari dan putik. Adapun peranan bunga Azalea ini sering dijadikan sebagai
tanaman hias.

57 Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Tracheophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Ericales
Family : Ericaceae
Genus : Rhododendron
Species : Rhododendron indicum

(L) Sweet

Gambar 71. Rhododendron indicum (L) Sweet

38. Allamanda (Allamanda chatartica L.)
Habitat tanaman Alamanda dapat ditemukan pada daerah sekitar

sungai atau tempat terbuka yang terkena sinar matahari dengan hujan yang
cukup dan kelembapan tinggi sepanjang tahun. Alamanda (Allamanda
cathatica L.) merupakan tumbuhan perdu, perlu memanjat, berumur
panjang, mengandung getah, akar tunggang. Batang berkayu, silindris,
terkulai, warna hijau, permukaan halus, percabangan monopodial dan arah
cabang terkulai. Daun tunggal, berkarang, berbilangan 3-4 , tersusun
berhadapan, bentuk jorong/bulat telur terbalik bentuk lanset, helaian daun
tebal, tepi rata, ujung dan pangkal meruncing, permukaan atas dan bawah
halus. Bunga majemuk, berbentuk tandan lepas di ujung, muncul di ketiak
daun dan ujung batang. Mahkota berbentuk corong, berwarna kuning, pada
pangkal agak melebar, pada separonya mendadak melebar membentuk
lonceng. Tanaman Alamanda ini termasuk tumbuhan berumah satu
(Monoseus) karena terdapat organ perkembangbiakan jantan dan betina
berupa benang sari dan putik yang berada pada satu pohon yang sama.
Tanaman Allamanda ini sering sekali dijadikan sebagai tanaman hias.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Gentinales
Family : Apocynaceae
Genus : Allamanda
Spesies : Allamda chatartica L.

Gambar 72. Allamanda chatartica L.

Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim 58

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

39. Bunga Air Mancur (Russelia equisetiformis Schlecht)
Tumbuhan ini dapat hidup pada daerah yang beriklim panas maupun dingin
yang memiliki banyak sinar matahari, dan tumbuh pada tanah yang lembab
subur dan gembur. Bunga Air Mancur merupakan bungan dengan sistem
perakaran berupa akar serabut dengan warna kecokelatan, dengan batang
berwarna hijau tua dan bunga berwarna merah terang berbentuk tabung
yang tumbuh diujung batang. Daun pada cabang utama berkarang, pada
ranting yang paling ujung daun berhadapan, daun mereduksi menjadi sisik
kebulat-bulatan. Bentuk daun lanset dengan ujung yang runcing dan
memiliki warna yang hijau tua. Bunga air mancur termasuk tanaman yang
berumah satu (Monoseus) karena terdapat organ perkembangbiakan jantan
dan betina yang berada pada satu rangkaian bunga yang sama adalah salah
satu jenis bunga yang tumbuh mengarah keatas keudian menjuntai
kebawah seperti layaknya air mancur. Adapun peranan dari bunga air
mancur ini adalah sebagai tanaman hias.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Scrophulariaceales
Family : Scrophulariaceae
Genus : Russe
Spesies : Russelia equisetiformis

Schlecht

Gambar 73. Russelia equisetiformis Schlecht

40. Tanaman Adas (Foeniculum vulgare Mill)
Tanaman Adas termasuk jenis tanaman yang dapat hidup pada iklim yang
dingin maupun hangat dengan tekstur tanah yang lembab, gembur dan
subur yang tidak mengandung banyak air. Daun Adas (Foeniculum vulgare)
merupakan tumbuhan yang berhabitus herba dengan akar yang bentuknya
mirip wortel memiliki warna kuning. Tanaman adas memiliki cabang yang
biasanya tumbuh sebanyak 3-5 buah batang dalam satu rumpun. Batang
tersebut memiliki warna hijau. Jenis batang tanaman adas beralur dan
mmemiliki ruas yang berlubang. Batang tanaman adas akan mengeluarkan
aroma wangi ketika batang tersebut di memarkan. Daun adas berbentuk
seperti jarum yaitu runcing pada ujung dan pangkal daunnya, daun tersebut
memiliki letak yang berselang-seling dan majeuk dengan kondisi menyirip
ganda dua yang posisinya saling menyirip. Bunga adas berbentuk seperti
payung majemuk dan bunga tersebut pada gagang-gagangnya. Bunga adas

59 Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

memiliki kelopak bunga yang berbentuk seperti tabung warnanya hijau dan
mahkota bunha berwarna kuning dan tumbuh keluar dari setiap ujung
batang adas sedangkan buah adas berbentuk lonjong dan bijinya kering.
Pohon Adas termasuk tanaman yang berumah satu (Monoseus) karena
terdapat organ perkembangbiakan jantan dan betina yang berada pada satu
pohon yang sama.Tanaman adas dimanfaatkan sebagai tanaman obat dan
bahan pangan.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Apiales
Family : Apiaceae
Genus : Foeniculum
Spesies : Foeniculum vurgare Mill

Gambar 74. Foeniculum vurgare Mill

41. Cemara Laut (Casuarina equisetifolia L.)
Cemara laut atau cemara udang memiliki pohon yang tumbuh tinggi dan
berbentuk kerucut yang ujungnya lancip keatas. Tumbuhan ini merupakan
tanaman menahun yang dapat hidup dan beradaptasi di daerah dataran
tinggi dan pesisir pantai. Sistem perakaran cemara laut ini berupa akar
tunggang dengan bentuk batang bulat, berkayu yang berwarna cokelat dan
mengalami keretakan pada bagian batangnya. Cabang tanaman cemara ini
tumbuh rapat sehingga tampak seperti lingkaran cabang yang tumbuh dari
titik yang sama, aslinya cabang tersebut berupa spiral semakin keatas
cabang akan tumbuh semakin pendek sehingga membentuk seperti
kerucut. Daun cemara ini tumbuh merunduk berbentuk seperti jarum dan
ujungnya yang runcing berwarna hijau keabu-abuan. Memiliki bunga yang
yang disebut dengan runjung sebagai alat perkembangbiakannya dengan
bunga jantan dan betina diproduksi di pohon yang sama. dan disebut
dengan (Monoseus) tumbuhan berumah satu. Adapun manfaat yang dapat
diambil dari cemara laut ini ialah dapat dijadikan sebagai tanaman obat
selain itu juga mampu menahan angin laut dan uap air laut yang
mengandung garam sehingga mampu memdorong perbaikan lingkungan.

Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim 60

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Casuarinales
Family : Casuarinaceae
Genus : Casuarina
Spesies : Casuarina equisetifolia L.

Gambar 75. Casuarina equisetifolia L.

42. Cemara Wangi (Casuarina sp.)
Cemara wangi merupakan salah satu spesies cemara yang mengeluarkan
aroma wangi. Pohon ini dapat tumbuh di dataran rendah maupun dataran
tinggi dengan tinggi pohon rata-rata sekitar 10 meter. Cemara ini memiliki
akar tunggang dengan warna putih kotor atau kekuningan. Tanaman ini
memiliki batang yang berdiri tegak, bulat dan permukaan batangnya agak
kasar berwarna cokelat serta mengandung resin. Daunnya merupakan daun
majemuk yang memiliki warna hijau terang dengan bentuk daun yang
ramping dan runcing. Bunganya merupakan bunga tuggal yang berumah
satu (Monoseus) yang berarti organ kelamin jantan dan betina berada dalam
satu pohon yang sama, serta buah yang dihasilkan juga disebut dengan
runjung yang merupakan organ reproduksi dari tanaman cemara tersebut.
Salah satu manfaat dari cemara wangi ini dapat dijadikan sebagai tanaman
obat dan resin yang dihasilkan oleh cemara ini juga dapat dimanfaatkan
sebagai produk kecantikan.

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Class : Monocotiledoneae
Ordo : Dicotyledonae
Family : Casuarinaceae
Genus : Casuarina
Spesies : Casuarina sp.

Gambar 76. Casuarina sp.

61 Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

KESIMPULAN

1. Tumbuhan Spermatophyta merupakan tumbuhan berbiji, dimana biji ini
merupakan alat perkembangbiakan yang berasal dari suatu alat yang disebut
bunga oleh karena itu tumbuhan spermatophyta dikatakan sebagai tumbuhan
berbunga (Anthophyta). Tumbuhan spermatophyta diklasifikasikan menjadi 2
sub Divisio yaitu tumbuhan Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka) dan
Angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup). Tumbuhan Angiospermae
diklasifikasikan menjadi 2 kelas yaitu Magnoliopsida (Dicotyledoneae) dan
Liliopsida (Monocotyledoneae).

2. Tumbuhan Spermatophyta yang terdapat di lingkungan sekolah SMAN 3
Takengon terdiri atas 75 jenis tumbuhan dari 45 family tumbuhan
gymnospermae dan angiospermae.

3. Tumbuhan Gymnospermae terdiri atas 5 jenis tumbuhan dengan 5 famili yang
berbeda yang termasuk dari famili Araucariaceae, Cupressaceae, Cycadaceae,
Gnetaceae dan Pinaceae.

4. Tumbuhan Angiospermae terdiri atas 29 jenis tumbuhan monokotil dari 14
famili dan 41 jenis tumbuhan dikotil yang terdiri atas 26 famili yang berbeda

Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim 62

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

GLOSARIUM

Spermatophyta : Tumbuhan Berbiji

Gymnospermae : Tumbuhan Berbiji Terbuka

Angiospermae : Tumbuhan Berbiji Tertutup

Magnoliopsida (Dicotyledoneae) : Tumbuhan Berkeping Dua

Liliopsida (Monocotyledoneae) : Tumbuhan Berkeping Satu

Multiseluler : Organisme yang mepunyai banyak sel

Eukariot : Organisme yang memiliki inti sel (Nukleus)

Autotrof : Organisme yang dapat menghasilkan makanan

sendiri

Nontracheophyta : Tumbuhan tidak berpembuluh

Tracheophyta : Tumbuhan yang berpembuluh

Anthophyta : Tumbuhan Berbunga

Klorofil : Zat Hijau Daun

Monoseus : Tumbuhan berumah satu

Diseus : Tumbuhan berumah dua

63 Dian6S3iti Solehah Mulyadi Nafisah Hanim

Tumbuhan Spermatophyta di Lingkungan SMAN 3 Takengon

Soal Evaluasi b. Termasuk golongan cormophyta
berbiji
Jawablah pertanyaan di bawah ini!
1. Perhatikan gambar dibawah ini ! c. Mempunyai alat kelamin yang jelas
d. Cara hidupnya autotrof
Gambar diatas termasuk dalam e. Termasuk golongan cormophyta
kelas....
a. Cicadinae berspora
b. Ginkgoinae
c. Coniferae 5. Perhatikan data tumbuhan berikut :
d. Dicotyledone i. Berumah dua
e. Gnetinae ii. Ada yang bercabang dan ada yang

2. Tumbuhan berbiji (Spermatophyta) tidak
mempunyai habitat yang sangat iii. Pertulangan daun menyirip
bervariasi. Dibawah ini yang iv. Bunga bersusun berkarang
merupakan tumbuhan yang perdu Dari data di atas, tumbuhan tersebut
adalah.... tergolong ke dalam kelas ...
a. Jati, kelapa, dan beringin a. Cycadinae
b. Lili, krokot, dan mawar b. Ginkgoinae
c. Sayur-sayuran, arbei, dan kelapaa c. Gnetinae
d. Mawar, kembang merak, dan d. Coniferae
e. Monokotyledonae
kembang sepatu
e. Lili, krokot dan arbei 6. Ciri khas yang membedakan antara
tumbuhan monokotil dan dikotil
3. Gymnospermae dan angiospermae terdapat dibawah ini, kecuali ....
a. Susunan akar
tergolong dalam Divisio b. Susunan anatomi batang
c. Morfologi bunga
Spermatophyta karena.... d. Sifat haploid sel kelamin
e. Bangun dasar daun
a. Menghasilkan bunga
7. Dalam proses reproduksi tumbuhan
b. Menghasilkan biji Spermatophyta terdapat istilah
penyerbukan, salah satu proses
c. Menghasilkan gamet penyerbukan adalah dengan bantuan
angin yang disebut dengan.....
d. Menghasilkan strobilus a. Anemokori
b. Anemogami
e. Menghasilkan buah c. Autogami
d. Alogami
4. Dibawah ini merupakan ciri-ciri e. Hidrofili
tumbuhan Spermatophyta, kecuali....
a. Menghasilkan biji sebagai alat

perkembangbiakan

Dian Siti Solehah Mulyadi Nafisah H6a4nim 64

12. Perhatikan tumbuhan berbunga rawa
berikut! d. Mempunyai daun kecil-kecil atau
i. Kelapa (cocos nucifera)
ii. Nanas (ananas sativus) berbentuk jarum atau sisik
iii. Pisang (musa paradisiaca) e. Memiliki spora
iv. Jahe (zingiber officinale)
v. Rumput (cyperus rotundus) 16. Dibawah ini merupakan organ-
Persamaan ciri yang dimiliki organ generatif tumbuhan adalah....
tumbuhan di atas yaitu …. a. Akar,buah, daun
a. Akarnya tunggang b. Batang, daun, akar
b. Akar dan batangnya berkambium c. Daun
c. Tulang daun menyirip atau menjari d. Bunga,buah, biji
d. Tulang daun sejajar atau e. Biji, bunga, batang
melengkung
e. Daun-daunnya kaku 17. Perbandingan antara sub Divisio
Angiospermae dan Gymnospermae
13. Angiospermae disebut juga ditinjau dari alat
sebagai tumbuhan berbiji tertutup. perkembangbiakannya adalah
Disebut berbiji tertutup karena bakal dengan....
bijinya ditutupi oleh …. a. Antara bunga dan spora
a. Kulit buah b. Antara bunga dan biji
b. Endosperm c. Antara bunga dan sorus
c. Kulit biji tebal d. Antara bunga dan strobilus
d. Bakal buah e. Antara sorus dan strobilus
e. Berada dalam strobilus
18. Perhatikan pernyataan dibawah ini
14. Tumbuhan sangat berperan 1. Perkembangbiakannya
terhadap kehidupan manusia, salah menggunakan hifa
satu nya tumbuhan Spermatophyta. 2. Perkembangbiakannya
Berikut ini yang tidak termasuk menggunakan strobilus
manfaat tumbuhan Spermatophyta 3. Perkembangbiakannya
bagi manusia, yaitu sebagai ... menggunakan bunga
a. Konduktor 4. Perkembangbiakannya
b. Makanan menggunakan biji
c. Kosmetik 5. Perkembangbiakannya
d. Papan menggunakan spora
e. Obat 6. Perkembangbiakannya
menggunakan sorus
15. Pernyataan yang benar mengenai Ciri khusus dari sub-Divisio
tumbuhan Gymnospermae adalah.... Gymnospermae dan angiospermae
a. Mempunyai ciri khas bakal bijinya apabila dilihat dari cara
perkembangbiakannya adalah....
tidak dilindungi oleh satu atau a. 1 dan 3
beberapa daun buah. b. 2 dan 3
b. Kelompok tumbuhan yang paling c. 4 dan 5
primitif d. 6 dan 5
c. Hidup di pegunungan atau rawa- e. 2 dan 6

65

19. Cycas rumphii merupakan 23. Apa yang disebut dengan reproduksi
tumbuhan yang memiliki ciri-ciri secara vegetatif...
seperti tumbuhan pada umumnya , a. Perkembangbiakan yang dilakukan
jika dilihat dari pengelompokkan nya antar dua sel gamet dari jantan dan
termasuk tumbuhan dalam kelas.... betina
a. Cycadinae b. Perkembangbiakan yang dilakukan
b. Monokotyledone tanpa adanya peleburan antar dua sel
c. Gnetinae gamet dari jantan dan betina
d. Coniferae c. Peleburan dengan menggunakan angin
e. Ginkgophyta d. Perkembangbiakan antara benang sari
dengan bunga
20. Perbedaan antara gymnospermae e. Peleburan dengan menggunakan air
dan angiospermae yang mudah di
kenal adalah.... 24. Dibawah ini merupakan pernyataan
a. Organ biji yang benar tentang bunga lengkap dan
b. Morfologi daun bunga sempurna, yaitu....
c. Percabangan batang a. Bunga sempurna memiliki putik, bunga
d. Sistem perakaran lengkap memiliki benang sari
e. Sistem ikatan pembuluh b. Bunga sempurna memiliki benang sari,
bunga lengkap memiliki mahkota
21. Dikotil merupakan tumbuhan yang c. Bunga sempurna memiliki putik dan
memiliki biji berkeping dua. Contoh benang sari, bunga lengkap memiliki
tumbuhan yang masuk kedalam semua bagian bunga
kelompok dikotil yaitu,... d. Bunga sempurna memiliki semua
a. Padi bagian bunga, bunga lengkap memiliki
b. Kacang-kacangan putik dan benang sari
c. Jagung e. Bunga sempurna dan bunga lengkap
d. Kelapa sama-sama memiliki semua bagian
e. Melinjo bunga, bunga lengkap memiliki putik dan
benang sari

22. Perhatikan gambar dibawah ini ! Berikut gambar bagian-bagian bunga,
fungsi bagian yang ditunjukkan x dan y
Dari pernyataan gambar diatas, adalah
sebutkan dan urutkan nama dari a. X untuk melindungi bagian dalam
bagian-bagian struktur gambar bunga dan Y melindungi bagian luar
tersebut... bunga
b. X dan Y untuk menopang kepala putik
a. Stigma, Stilus, ovul dan ovarium dan benang sari
b. Benang sari, batang sari, bakal c. X untuk memikat serangga untuk
membantu proses penyerbukan dan Y
buah, dan ovul melindungi bagian-bagian bunga\
c. Ovul, ovarium, stigma dan stilus d. Y Untuk menahan agar bunga tidak
d. Putik, ovul, ovarium, stigma jatuh dan X menopang bagian bunga
e. Ovarium, batang sari, ovul dan e. Y untuk memikat serangga untuk
membantu proses penyerbukan dan X
stigma melindungi bagian-bagian bunga

66

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : X/II
Materi Pokok : Kingdom Plantae
Sub Materi Pokok : Spermatophyta

1 Kompetensi Dasar

3.8 Mengelompokkan tumbuhan ke dalam Divisioo berdasarkan ciri-ciri umum
serta mengaitkan peranannya dalam kehidupan.

4.8 Menyajikan laporan hasil pengamatan dan analisis fenetik dan filogenetik
tumbuhan serta pera nannya dalam kehidupan.

2 Indikator Pembelajaran

3.8.1 Menyebutkan ciri-ciri tumbuhan Spermatophyta
3.8.2 Mengelompokkan tumbuhan Spermatophyta ke dalam Divisio
berdasarkan

ciri- ciri umum
3.8.3 Menjelaskan siklus hidup tumbuhan Spermatophyta
3.8.4 Menjelaskan perbedaan tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae
3.8.4 Mengaplikasikan peranan tumbuhan Gymnospermae dalam kehidupan

sehari- hari
4.8.1 Peserta didik dapat menyajikan data tentang morfologi tumbuhan

3 Tujuan Pembelajaran

1. Peserta didik dapat menganalisis ciri-ciri tumbuhan Spermatophyta
2. Peserta didik dapat mengelompokkan tumbuhan Spermatophyta ke dalam

Divisio berdasarkan ciri- ciri umum
3. Peserta didik dapat menjelaskan siklus hidup tumbuhan Gymnospermae dan

Angiospermae
4. Peserta didik dapat mengaplikasikan peranan tumbuhan Spermatophyta

dalam kehidupan sehari- hari
5. Peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan praktikum tentang

morfologi tumbuhan Spermatophyta

67

Dasar

Teori

Tumbuhan Spermatophyta

Spermatophyta adalah tumbuhan kormus yang mempunyai biji sebagai alat
perkembangbiakan generatifnya. Tumbuhan kormus adalah tumbuhan
yang dapat dibedakan dengan jelas organ akar, batang dan daunnya dengan
jelas. Organ-organ tersebut memiliki
morfologi yang berbeda-beda. Berikut akan dijabarkan masing-masing struktur
morfologi organ tumbuhan.

Struktur morfologi daun: • Jarum
1. Bentuk daun 2. Bentuk ujung daun

1. Bagian terlebar di tengah helai daun • Runcing
• Bulat • Meruncing
• Oval • Membulat
• Memanjang • Rata
• Lanset • Terbelah
• Jarum • Berduri
2. Bagian terlebal di bawah tengah helai 3. Tepi daun
• Rata
daun • Bergerigi
• Bulat telur • Bergigi
• Segitiga • Beringgit
• Jantung • Berombak
• Panah 4. Susunan tulang daun
3. Bagian terlebar di atas tengah daun • Menyirip
• Segitiga terbalik • Menjari
• Bulat telur sungsang • Melengkung
4. Bagian helai sama lebar • Sejajar
• Garis
• Pita

68

Struktur morfologi batang: Sistem perakaran:
1. Sifat batang: 1. Akar tunggang
2. Akar serabut
• Batang basah Golongan buah:
• Batang berkayu 1. Buah semu
• Batang rumput 2. Buah sejati
2. Bentuk batang:
• Batang bulat
• Batang bersegi
• Batang pipih

Petunjuk Pembelajaran

1. Bacalah terlebih dahulu petunjuk penggunaan LKPD sebelum melakukan
kegiatan

2. Pahamilah uraian materi dengan membacanya secara seksama sebelum
melakukan kegiatan

3. Kerjakan LKPD bersama anggota kelompokmu dengan mengisi identitas
masing-masing teman kelompokmu

4. Catat jenis tumbuhan yang kalian amati disekitar lingkungan pada tabel yang
telah disediakan

5. Amati struktur vegetatif (akar, batang, dan daun) dan struktur generatif
(bunga dan biji) dari tumbuhan yang kalian temui

6. Gambarkan bagian-bagian tumbuhan yang diamati ke dalam tabel yang
disediakan

7. Tulis ciri-ciri dari tumbuhan tersebut ke dalam tabel hasil pengamatan yang
telah disediakan

8. Gunakan buku teks atau sumber lain untuk membantu mengerjakan LKPD
ini

9. Jawab pertanyaan di LKPD ini dengan tepat dan teliti
10. Buat kesimpulan dari praktikum dan diskusi, pada kolom kesimpulan

69

Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : X/II
Materi Pokok : Kingdom Plantae
Sub Materi Pokok : Spermatophyta

Anggota Kelompok Alat dan Bahan
1. ……………………………. Lembar Kerja Peserta Didik
2. ……………………………. Alat Tulis
3. ……………………………. Tumbuhan Spermatophyta
4. …………………………….
5. …………………………….
6. …………………………….
7. …………………………….
8. …………………………….
9. …………………………….

70

Hasil pengamatan tumbuhan Gymnospermae

No Nama Spesies Gambar Organ Tumbuhan Gymnospermae
Akar (Radix) Batang (Caulis) Daun (Foliu) Bunga (Flos) Buah (Fructus) Biji (Semen)

1

2

3

71

No Nama Spesies Gambar Organ Tumbuhan Gymnospermae
Akar (Radix) Batang (Caulis) Daun (Foliu) Bunga (Flos) Buah (Fructus) Biji (Semen)

4

5

72

Hasil pengamatan tumbuhan Angiospermae

Pengamatan Dikotil Tumbuhan Angiospermae Monokotil
Nama daerah/

nama latin
tumbuhan

Sistem
perakaran

Bentuk batang

Sifat batang

Bentuk daun

73

Pengamatan Dikotil Tumbuhan Angiospermae Monokotil
Pertulangan

daun
Ujung daun

Tepi daun

Warna daun

Panjang daun

Jenis bunga

74

Pertanyaan?

Jawablah pertanyaan di bawah ini pada kolom yang tersedia!

1. Mengapa tumbuhan yang diamati tersebut digolongkan ke dalam tumbuhan
angiospermae dan gymnospermae?
Jawaban:

1.

2. Buatlah skema metagenesis tumbuhan angiospermae dan gymnospermae
tersebut

Gymnospermae Angiospermae

75

3. Apakah peran tumbuhan yang kalian amati tersebut?
Jawaban:

4. Lengkapi tabel di bawah ini dengan lengkap dan sesuai dengan tmbuhan
speratophyta yang telah kalian amati?

5. Buatlah kesimpulan dari kegiatan praktikum dan diskusi yang telah
dilakukan pada kolom di bawah ini!

GOOD LUCK

76

DAFTAR PUSTAKA

Wibowo, Wasino dan Setyowati. (2012). Kearifan lokal dalam menjaga lingkungan hidup
(Studi kasus masyarakat di Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten
Kudus). Journal of Educational Social Studies. Vol. 1, No. (1).

Syamsul Hidayat. 2015. Kitab Tumbuhan Obat. Jakarta : Penebar Swadaya.
Kurniati Wijaya. 2017. “Khasiat Tumbuhan Herba sebagai Alternatif Pengobatan

Tradisional di Desa Sumber Urip Mojokerto”, Jurnal Farmasi, Vol. 01, No. 02.
Prasgi Pratama, Kapitarauw, dan Kasmiyati. (2021). Analisis Hubungan Kekerabatan

Fenetik serta Potensi Kegunaan Varietas Portulaca oleracea dan Portulaca
grandiflora di Desa Grogol, Kelurahan Dukuh, Kota Salatiga. Jurnal MIPA. Vol.11,
No.1.
Purnobasuki, Etik dan Thin. S. (2014). Keanekaragaman morfologi serbuk sari pada 5
species Bougainvillea. Jurnal Bioscientiae, Vol.11. No.1.
Nanda Risky. 2016. “Uji Ketahanan Tanaman cocor bebek (Kalanchoe laciniata)
terhadap kekeringan dan pemberian air”. Jurnal Fisiologi. Vol. 01. No. 02.
Rahmat Hidayat. (2015). Khasiat Tumbuhan Obat. Jakarta : Bentang Pustaka.
Nasya Khairunnisa. 2018. “Hubungan Kekerabatan Tumbuhan Famili Convolvulaceae
yang Terdapat di Grean House Balai Pertanian Mataram”. Jurnal Ekologi, Vol. 02.
No. 01.
Qomah, Hariani, dan Murdiyah. (2017).“Identifikasi tumbuhan berbiji (spermatophyta) di
lingkungan kampus universitas jember”. Jurnal BIOEDUKASI. Vol. 13, No. 2.
Sopandi. 2009. Tanaman Obat Tradisional. Jakarta : Sarana Panca Karya Nusa.
Atika Rahmawati. 2018.”Keanekaragaman Spesises dari Genus Ficus di hutan Pantai
Tabanio Kabupaten Tanah Laut”, Prosiding Seminar Nasional Lingkungan . Vo. 3
No.1.
Nu’aini . Syamsuardi. Dkk. 2013.”Tumbuhan Ficus di Hutan Konservasi Prof soemitro
Djujohadikusuma. PT Tidar Kerinci Agung (TKA), Sumbar””. Jurnal Biologi
Univertas Andalas. Vol.2 No.4.
Mardia Ariansi, Rini Suryani. 2019. “Karakteristik Tanaman Aglonema di Dataran Tinggi
Reje Belong”. Jurnal Agroqua. Vol.17. No.2.
Helen Hetrae, dkk, 2007. “Karakteristik Morfologi Bunga dan Buah Abnormal Kelapa
Sawit(Elais gueensis) Hasil Kultur Jaringan”. Jurnal Bul Agron. Vol. 35. No.1.
Nina unzila Angkat. Lutfi Azis m. Siregar.ddk. “Identifikasi karakteristik Morfologi Buah
Naga (Hulocereus sp) di Kecamatan Sitinju Kabupaten Sumatera Utara”. Jurnal
Agroteknologi. 2018. No. 4 Vol.6
Agustina Reza Putri. “Studi Tanaman Glodokan Tiang Polythea Longifera, Kasia Emas
dan Kelapa Sebagai Penyerap Emisi Gas Karbondioksida”. E-Jurnal Agroteknologi
Tropika. Vol.2. No. 2.
Ni Wayan Deswiniyanti. Dkk. 2007. “Studi Fenologi Perbungaan Lilium Longiflorum”.
Jurnal Metamorfosa. Vol.1 No.1
Hasri Nurfadillah. “Identifikasi Spesies Begonia litofit di Kabupaten Bengkayang
Kalimantan Barat”. Jurnal Tengkawang. Vol 10. No. 1.

77

BIOGRAFI PENULIS

Dian Siti Solehah, lahir pada tanggal 13 Februari 2000 di Kota
Dingin Takengon dari pasangan Suparmin dan Sawitri.
Pendidikan formal pernah di tempuh di tingkat Sekolah Dasar di
SD Negeri 12 Pegasing selesai tahun 2011. Melanjutkan Sekolah
Menengah Pertama di SMP Negerti 31 Takengon dan selesai
pada tahun 2014. Kemudian melanjutkan pendidikan Sekolah
Menengah Atas di SMA Negeri 3 Takengon dan selesai pada pada tahun 2017.
Diterima di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
pada Program Studi Pendidikan Biologi Tahun 2017.

78

BIOGRAFI PENULIS

Mulyadi S.Pd.I., M.Pd Lahir di Meuredu (Pidi Jaya), 22 Desember
1982 menyelesaikan studi S1 pada Prodi Pendidikan Biologi
Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh tahun 2006, lulu
Megister Pendidikan Biologi pada Program Pasca Sarjana
Universitas Syiah Kuala Banda Aceh 2013. Mengawali karirnya
sebagai Guru Biologi SMAN 1 Meureudu pada tahun 2009-2015,
pernah menjabat sebagai kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie Jaya pada
tahun 2016, Kepala Seksi Pembinaan Profesi Guru Dinas Pendidikan Kabupaten
Pidie Jaya JanuariAgustus 2017. Saat ini adalah dosen tetap pada Prodi
Pendidikan Biologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. Mengampu
mata kuliah Botani Tumbuhan Rendah, Botani Tumbuhan Tinggi, Anatomi
Tumbuhan dan Ekologi Tumbuhan

79

BIOGRAFI PENULIS

Nafisah Hanim, S.Pd., M.Pd., Lahir pada tanggal 19 Januari 1986
di Aceh Besar dari pasangan Anwar dan Siti Amri. Diterima pada
Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh pada tahun
2004 dan selesai pad tahun 2009. Pada tahun 2012 melanjutkan
Studi ke program Pasca Sarjana di Universitas Syiah Kuala
Banda Aceh pada Program Studi Pendidikan Biologi selesai pada tahun 2015.
Mulai mengajar pada Program Studi Pendidikan Biologi di Fakultas Tarbiyah dan
Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada tahun 2016 dalam matakuliah strategi
dan media pembelajaran, evaluasi pembelajaran biologi, anatomi fisiologi
hewan, fisiologi hewan, micro teaching, bioteknologi dan kewirausahaan.

80


Click to View FlipBook Version