KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas selesainya
penyusunan Modul Kompetensi Dasar Persamaan Dasar Akuntansi
Sebagai Tugas Mata kuliah Desain Bahan Ajar dan Media Pembelajaran.
Modul ini merupakan bahan pembelajaran untuk penunjang
pembelajaran di mata Kuliah tersebut. Di samping sebagai bahan
pelatihan, modul ini juga berfungsi sebagai referensi utama bagi Guru
SMK dalam menjalankan tugas di sekolahnya masing-masing.
Modul Kompetensi Dasar Persamaan Dasar Akuntan Guru Pembelajar
Paket Keahlian Perbankan SMK ini terdiri atas 2 materi pokok, yaitu :
materi profesional dan materi pedagogik. Masing-masing materi
dilengkapi dengan tujuan, indikator pencapaian kompetensi, uraian
materi, aktivitas pembelajaran, latihan dan kasus, rangkuman, umpan
balik dan tindak lanjut,.
Pada kesempatan ini saya sampaikan ucapan terima kasih dan
penghargaan atas partisipasi aktif kepada Dosen Pengampu dan pihak-
pihak yang terlibat di dalam penyusunan modul ini. Semoga keberadaan
modul ini dapat membantu para narasumber, instruktur dan guru
pembelajar dalam melaksanakan perkuliahan.
Yogyakarta, Maret 2021
PENULIS
[email protected]
Daftar Isi
Kata Pengantar...................................................................................................... i
Daftar Isi ..................................................................................................................ii
Daftar Tabel ........................................................................................................... iii
Daftar Gambar........................................................................................................ iv
Bab I Pendahuluan................................................................................................ 1
A. Standar Kompetensi dan Kompetensi dasar ............................................. 1
B. Pendidikan Karakter yang di kembangkan................................................... 1
C. Diskripsi....................................................................................................... 1
D. Waktu.............. ............................................................................................ 2
E. Prasayarat...................... ............................................................................ 2
F. Petunjuk Penggunaan.................................................................................2
G. Tujuan Akhir...............................................................................................3
H. Silabus........................................................................................................4
I. Cek Kemampuan........................................................................................5
Bab II Pembelajaran ........................................................................................ 6
A. Tujuan Pembelajaran................................................................................. 6
B. Uraian Materi............................................................................................. 6
1. Konsep Dasar Persamaan Akuntansi...............................................6
2. Unsur – unsur Persamaan Dasar Akuntansi.....................................7
3. Transaksi Akuntansi dan Aplikasinya Persamaan Dasar AKuntansi
..........................................................................................................7
Bab III Rangkuman ............................................................................................. 17
Bab IV Penutup................................................................................................... 18
Evaluasi................................................................................................................ 18
Glosarium............................................................................................................. 27
Daftar Pustaka ..................................................................................................... 28
ii
BAB I
PENDAHULUAN
A. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR
1. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan
prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai
dengan bidang Akuntansi dan Keuangan. Menampilkan kinerja di bawah
bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar
kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan
menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif,
komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait denganpengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik
di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi,
kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam
ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah
pengawasanlangsung
2. Memahami, menerapkan,menganalisis, danmengevaluasi
tentangpengetahuan faktual,konseptual, operasional dasar,dan metakognitif
sesuaidengan bidang dan lingkupkerja Akuntansi dan Keuanganpada tingkat
teknis, spesifik,detil, dan kompleks,berkenaan dengan ilmu pengetahuan,
teknologi, seni,budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi
diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, duniakerja, warga masyaraka
nasional, regional, dan internasional.
B. KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan persamaan dasar akuntansi
2. Membuat persamaan dasar akuntansi
C. PENDIDIKAN KARAKTER YANG DIKEMBANGKAN
1. Cermat, teliti, rapi, dan tanggung jawab;
2. Berfikir Kritis dan Logis
3. Bekerja sesuai dengan SOP.
1
D. DESKRIPSI
Modul ini berisi tentang akuntansi dan ruang lingkupnya, , pencatatan
transaksi dalam persamaan dasar akuntansi, serta penyusunan laporan
keuangan dari persamaan dasar akuntansi. Setelah mempelajari modul ini
peserta didik diharapkan mampu menjelaskan tentang pengertian
akuntansi, specialisasi akuntansi, bidang-bidang akuntansi, pihak-pihak yang
membutruhkan informasi akuntansi. Selain hal tersebut siswa juga dituntut
untuk mampu menganalisis data transaksi dan mencatatnya ke dalam
persamaan dasar akuntansi, untuk selanjutnya siswa mampu menyusun
laporan keuanga dari persamaan dasar akuntansi sesuai dengan format
yang telah ditentukan. Modul ini berkaitan dengan modul sebelumnya yaitu
Menyelesaikan siklus Akuntansi Perusahaan jasa dan dagang,
D. WAKTU
Materi Mengerjakan Persamaan Dasar Akuntansi yang dijelaskan dalam
modul ini diberikan pada kelas X semester Gasal, dengan membutuhkan
waktu 10 jam pembelajaran @ 45 menit/jam pembelajaran.
E. PRASYARAT
Agar dapat mencapai tujuan di atas maka peserta diklat:
1. Memahami Standard Operating Prosedure (SOP) tentang Persamaan
Dasar Akuntansi
2. Memahami dan Melaksanakan komunikasi bisnis
3. Menguasai.
F. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
Penjelasan Bagi Peserta Didik
1. Bacalah dan pahamilah dengan baik dan benar tujuan yang akan dicapai
setelah mempelajari modul ini
2. Bacalah dengan cermat dan pahamilah dengan baik daftar pertanyaan
pada cek kemampuan sebagai tolok ukur kompetensi yang harus dikuasai
dalam modul ini
3. Pelajarilah dengan baik materi dan ilustrasi soal dalam modul ini.
4. Bertanyalah dan berkonsultasilah kepada guru/instruktur apabila mengalami
kesulitan.
2
5. Kerjakan dengan cermat dan teliti soal-soal yang diberikan, baik secara
individu maupun kelompok
6. Jangan melanjutkan materi berikut sebelum tuntas materi sebelumnya.
Penjelasan Bagi Guru :
1. Bacalah modul ini dengan seksama
2. Bimbinglah peserta didik agar tidak mengalami kesulitan dalam mempelajari
modul ini
3. Bimbinglah peserta didik agar menguasai materi yang ada dalam modul ini
4. Berilah kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya, dan membentuk
kelompok untuk berdiskusi
5. Berilah berbagai latihan-latihan atau tugas-tugas yang menunjang
pemahaman peserta didik terhadap materi yang ada dalam modul ini.
6. Berikan evaluasinya dan dokumentasikan hasilnya.
7. Monitor dan catat kemajuan peserta didik dalam pembelajaran, dan berikan
feedback atas hasil yang dicapai.
G. TUJUAN AKHIR
Setelah mempelajari modul ini dan mengikuti seluruh kegiatan belajarnya
maka kinerja yang diharapkan dapat dikuasai adalah :
1. Memahami prinsip-prinsip dasar akuntansi
2. Menganalisis data transaksi yang terjadi dalam perusahaan.
3. Menghitung dan mencatat data transaksi ke dalam persamaan dasar
akuntansi.
3
I. CEK KEMAMPUAN
Isilah pernyataan-pernyataan berikut ini dengan memberi tanda cek ( √ )
pada kolom jawaban yang telah disediakan
ASPEK KOGN T F KET
YA T DAK
NO PERNYATAAN
1 Apakah Anda mengetahui tetantang pengertian Persamaan
Dasar Akuntansi?
2 Apakah Anda memahami unsur dasar akuntansi?
ASPEK PSIKOMOTOR K KET
YA T DAK
NO PERNYATAAN
Apakah Anda mampu mengidentifikasi data transaki yang
1 terjadi dalam perusahaan?
Apakah Anda mampu menghitung data transaki yang terjadi
2 dalam perusahaan?
Apakah Anda mampu mencatat data transaki yang terjadi
3 dalam perusahaan ke dalam persamaan dasar akuntansi ?
Tabel. 1
5
BAB II
PEMBELAJARAN
KEGIATAN BELAJAR
A. Tujuan pembelajaran.
Setelah mempelajari materi ini dan mengikuti seluruh kegiatan belajarnya
maka kinerja yang diharapkan dapat dikuasai adalah :
1. Memahami konsep dasar Persamaan Dasar Akuntansi.
2. Memahami analisisn data transaksi yang terjadi dalam perusahaan dengan
benar.
3. Menghitung data transaksi yang terjadi dengan tepat.
4. Mencatat data transaksi yang terjadi ke dalam persamaan dasar Akuntansi
B. Uraian Materi
1. Konsep Dasar Persamaan Dasar Akuntansi
Objek Akuntansi adalah transaksi keuangan yang terjadi dalam
perusahaan maupun badan, yang merupakan suatu entitas yang
menjalankan kegiatan usahanya baik untuk memperoleh keuntungan
(laba) maupun tidak berorientasi pada profit. Informasi akuntansi sangat
diperlukan perusahaan terutama oleh manajer dan staff dalam hal
pengambilan keputusan yang harus dilakukan dan pengawasan kegiatan
yang terjadi dalam perusahaan.
Sumber daya yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan operasinya
disebut sebagai harta (assets). Harta (assets) ini menggambarkan bentuk
kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan, seperti kas, piutang, persediaan,
tanah, bangunan, kendaraan, gedung dan lain-lain. Sementara itu klaim,
atau hak atas kekayaan perusahaan tersebut disebut ekuitas (ekuity).
Ekuity terhadap kekayaan ini dikelompokkan menjadi dua bagian, yakni
ekuity dari pemilik perusahaan yang disebut dengan Modal Pemilik
(owner’s equity) dan kekayaan perusahaan yang diperoleh dari pihak
ketiga, yang disebut dengan kewajiban ( liabilities). Dengan demikian
harta pribadi pemilik yang diserahkan sebagai investasi dalam
6
perusahaan, disatu sisi harta tersebut menjadi harta perusahaan disisi lain
menjadi kewajiban perusahaan untuk yang mana pada suatu saat
perusahaan harus mengembalikannya kepada pemilik. Perhatikan
gambar berikut ini
Gambar. 1 Matrik Persamaan Dasar Akuntansi
Dalam hal perusahaan menerima pinjaman dari pihak lain ( pihak ketiga ),
baik berupa uang maupun barang, di satu sisi jumlah uang atau barang
yang diterima akan menjadi harta perusahaan, disisi lain akan menjadi
kewajiban perusahaan untuk pada saat tertentu mengembalikannya.
Pemisahan yang tegas antara harta dan kewajiban perusahaan
dengan harta dan kewajiban pemilik atau kesatuan usaha yang lain,
menjadi prinsip dalam akuntansi. Sebagai kesimpulan, maka hubungan
antara harta utang dan ekuitas pemilik dapat digambarkan sebagai berikut :
Assets = Account Payable + Owner’s Equity
Persamaan tersebut di atas sering dinamakan Persamaan Dasar
Akuntansi (Basic Accounting Equition).
7
2. Unsur-Unsur Persamaan Dasar Akuntansi
Unsur-unsur utama persamaan dasar akuntansi (accounting equation)
adalah harta, hutang dan modal. Harta adalah sumber daya yang dikuasai
oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan darinya
manfaat ekonomi di masa depan diharapkan akan diraih oleh perusahaan.
Manfaat yang diberikan di masa depan dapat berupa tiga bentuk :
1. Manfaat dalam bentuk kas atau dapat dikonversikan menjadi kas
2. Manfaat dalam bentuk barang-barang yang diharapkan akan dijual
dan diperoleh kas dari penjualan tersebut.
3. Manfaat tersebut dapat berupa unsur-unsur yang dapat dimanfaatkan
dalam bentuk kegiatan usaha perusahaan yang di masa depan dapat
mengalirkan kas masuk bagi entitas pemilik.
Harta disebut juga aktiva atau assets, adalah harta benda ataupun hak
yang dimiliki oleh perusahaan. Sumber atau dari mana harta perusahaan
itu berasal, dapat diklasifikasikan menjadi dua sumber, yaitu :
1) Dari pemilik perusahaan berupa uang tunai atau benda-benda lain
sebagai investasi ( penanaman ) yang kemudian disebut “Modal
Pemilik” (Owner’s Equity) atau disebut juga dengan istilah “Ekuitas”.
2) Dari pihak ketiga ( kreditur ) sebagai pinjaman, baik berupa uang
maupun barang yang kemudian disebut “Hutang” atau “Kewajiban”
(Liabilities). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa “Modal” adalah
hak pemilik perusahaan atas harta yang dimiliki perusahaan, atau
merupakan kewajiban perusahaan terhadap pemilik. Sementara
“Hutang” adalah hak ( tuntutan ) pihak kreditur atas harta perusahaan,
atau merupakan kewajiban perusahaan terhadap pihak kreditur.
Kewajiban (liability) merupakan utang perusahaan masa kini yang timbul
dari peristiwa di masa silam, penyelesaiannya diharapkan mengakibatkan
arus keluar dari sumber daya perusahaan yang mengandung manfaat
ekonomis.
Ekuitas (equity) adalah hak residual atas aktiva perusahaan setelah
dikurangi kewajiban. Perusahaan mempunyai dua jenis ekuitas, yakni :
a. Ekuitas kepada pihak yang meminjamkan dana (kreditor) kepada
perusahaan yang disebut kewajiban.
8
b. Ekuitas kepada pemilik
perusahaan .
Ekuitas pemilik (owner equity) menunjukkan klaim pemilik terhadap aktiva
perusahaan. Kenaikan pemilik dalam perusahaan diakibatkan oleh dua
sumber yakni :
a. Investasi pemilik
b. Pendapatan dari kegiatan usaha yang menguntungkan.
3. Transaksi Akuntansi dan Aplikasinya Persamaan Dasar
Akuntansi
Setiap transaksi keuangan yang terjadi dalam perusahaan pada dasarnya
akan mengakibatkan perubahan pada unsur harta, hutang atau modal
sesuai dengan transaksi yang terjadi, tanpa mengubah keseimbangan
persamaan akuntansi. Hal tersebut berarti setiap terjadi transaksi
mengakibatkan perubahan pada posisi ( susunan ) perusahaan.
Transaksi bisnis (Bussines Transaction) adalah kejadian ekonomi
yang membutuhkan pengakuan akuntansi. Setiap kejadian yang
mempengaruhi eleven-elemen persamaan dasar akuntansi ( aktiva,
kewajiban dan ekuitas pemilik ) harus dicatat. Transaksi-transaksi tersebut
dapat bersifat internal maupun eksternal. Suatu transaksi dapat berupa
pertukaran nilai maupun bukan pertukaran nilai. Yang merupakan
pertukaran nilai misalnya pembelian, penjualan, pembayaran, penagihan
atau pinjaman. Yang bukan merupakan pertukaran nilai misalnya
kebakaran, kecelakaan, kerusakan dan lain-lain.
Keberadaan transaksi biasanya didukung dengan sebuah dokumen sumber
( source document ). Dokumen ini merupakan bukti tertulis atau tercetak
dari transaksi bisnis yang merekam falta- fakta esencial dari transaksi
tersebut. Contoh dokumen sumber ini adalah penerimaan kas, cek yang
dikeluarkan atau cek yang diterima, tagihan yang dikirimkan kepada
pelanggan, pita register kas, wesel yang diterbitkan atau diterima dan lain-
lain
Berikut ini diberikan contoh kasus, untuk mempertajam pemahaman
tentang persamaan dasar akuntansi.
9
Pada tanggal 1 Juli 2015 Nn. Risma mendirikan perusahaan yang
bergerak di bidang jasa menjahit, diberi nama “RISMA TAILOR”. Sebagai
investasi pada perusahaannya, Risma menyerahkan uang tunai sebesar
Rp 25.000.000,00. Akibat kejadian tersebut, adalah berdirinya perusahaan
dengan nama “RISMA TAILOR” yang harta dan kewajiban terpisah dari
harta dan kewajiban Risma secara pribadi.
Transaksi penerimaan uang tunai sebesar Rp 25.000.000,00 (dipandang
dari sudut perusahaan) mengakibatkan timbulnya harta yang dimiliki
perusahaan berupa uang tunai sebesar Rp 25.000.000,00. Disisi lain
timbul kewajiban perusahaan kepada Risma juga sebesar Rp
25.000.000,00. Dipandang dari sudut Risma sebagai pemilik
perusahaan, jumlah Rp 25.000.000,00 merupakan hak (tuntutan) pemilik
atas harta yang dimiliki perusahaannya. Oleh karena itu jumlah tersebut oleh
perusahaan akan dicatat sebagai “Modal Risma”.
Dalam hal seluruh harta perusahaan berasal dari pemilik seperti dalam
contoh di atas, maka harta (assets) perusahaan akan sama dengan hak
(tuntutan) pemilik atas harta yang dimiliki perusahaan. Dengan demikian
assets perusahaan sama dengan modal pemilik, disingkat A = M.
Persamaan ini disebut persamaan akuntansi.
Jika setelah terjadi transaksi di atas “RISMA TAILOR” membeli peralatan
seperti mesin jahit, mesin obras dan sebagainya, seharga Rp
15.000.000,00 dengan pembayaran kredit, akibat transaksi tersebut
susunan harta perusahaan menjadi sebagai berikut :
Peralatan jahit, ………………………………… . Rp 15.000.000,00
Rp 40.000.000,00
Jumlah harta perusahaan, …………………………
Rp 15.000.000,00
Harta perusahaan tersebut di atas, berasal dari : Rp 40.000.000,00
Risma sebagai pemilik ( Modal Risma ), .…………....
Kreditur ( Hutang Usaha ), …………………………....
Hutang Usaha + Modal Risma ………………………
Dari uraian di atas, tampak bahwa jumlah harta perusahaan (assets)
sebesar Rp 40.000.000,00 sama dengan Hutang Usaha Rp
15.000.000,00 ditambah Modal Risma Rp 25.000.000,00. Dengan kata
10
lain Assets sama dengan Hutang ditambah Modal, sehingga
persamaan dasar
Akuntansi menjadi :
A=H+M Atau A –H = M
A = Assets ( harta ) yang dimiliki perusahaan
H = Hutang perusahaan kepada kreditur
M = Modal pemilik
4. Pencatatan Transaksi dalam Persamaan Dasar Akuntansi
Sebagai ilustrasi sebagai berikut ini adalah transaksi-transaksi yang terjadi
pada “RISMA TAILOR” selama bulan Juli 2015 serta catatan
pengaruhnya terhadap persamaan dasar akuntansi:
Transaksi 1 (T.1)
“RISMA TAILOR” menerima uang tunai dari Nn. Risma sebagai pemilik
perusahaan sebesar Rp 25.000.000,00 untuk setoran modal.
Perubahan posisi “RISMA TAILOR” sebagai akibat terjadinya transaksi di
atas adalah : Di satu sisi timbul atau bertambahnya harta perusahaan
berupa uang tunai sebesar Rp 25.000.000,00 diimbangi dengan
timbulnya kewajiban kepada pemilik sebesar Rp 25.000.000,00. Catatan
transaksi di atas dalam persamaan akuntansi akan tampak sebagai berikut
:
HARTA =HUTANG + MODAL
Ket Kas Modal Risma
T.1 25.000.000 - 25.000.000
Saldo 25.000.000 - 25.000.000
Tabel 1. Transaksi 1
Transaksi 2 (T.2)
“RISMA TAILOR” membeli peralatan jahit ( mesin jahit, mesin obras, dan
lain-lain ) seharga Rp 15.000.000,00. Pembayaran dilakukan secara kredit.
Transaksi tersebut adalah transaksi pembelian kredit (on account).
Pengaruhnya terhadap posisi keuangan perusahaan adalah: Penambahan
harta perusahaan berupa “peralatan” ( equipment ) seharga Rp
11
15.000.000,00 diimbangi dengan penambahan atau timbulnya kewajiban
kepada kreditur berupa “hutang usaha” atau “hutang dagang”
(account payable) sebesar Rp15.000.000,00.
Catatan transaksi tersebut dalam persamaan akuntansi akan tampak sebagai
berikut :
HARTA =HUTANG + MODAL
Ket Kas Peralatan = Modal
Risma
Salado 25.000.000 - = - 25.000.000
T.2 - 15.000.000 =15.000.000 -
Saldo 25.000.000 15.000.000 15.000.000 25.000.000
Tabel 2.Transaksi 2
Transaksi3 (T.3)
“RISMA TAILOR” membeli perlengkapan jahit ( kancing, benang, kain
keras, resluiting dan sebagainya ) seharga Rp 600.000,00. Pembayaran
tunai.
Perubahan posisi keuangan sebagai akibat transaksi di atas adalah
bertambahnya harta perusahaan berupa perlengkapan (supplies),
seharga Rp 600.000,00 yang diimbangi dengan berkurangnya harta
perusahaan berupa uang tunai ( kas ) sebesar Rp 600.000,00. Perubahan
tersebut dalam persamaan akuntansi akan tampak sebagai berikut :
HARTA =HUTAN + MODAL
G
Ket Kas Perlengkapan Peralatan = Modal Risma
15.000.000 15.000.000 25.000.000
Saldo 25.000.000 - - - -
15.000.000 15.000.000 25.000.000
T.3 (600.000) 600.000
Saldo 25.400.000 600.000
Tabel. 3 Transaksi 3
Transaksi 4 (T.4)
“RISMA TAILOR” membayar hutang kepada kreditur atas pembelian
peralatan sebesar Rp5.000.000,00
Transaksi di atas mengakibatkan berkurangnya harta perusahaan yaitu
uang tunai (kas) sebesar Rp 5.000.000,00 dan berkurangnya “hutang
12
usaha” juga sebesar Rp 5.000.000,00. Perubahan tersebut dalam
persamaan akuntansi akan tampak sebagai berikut :
HARTA =HUTAN + MODAL
G
Ket Kas Perlengkapan Peralatan Modal Risma
15.000.000 25.000.000
Saldo 25.400.000 600.000 - 15.000.000 -
15.000.000 (5.000.000) 25.000.000
T.4 (5.000.000) - 10.000.000
Saldo 19.400.000 600.000
Tabel. 4. Transaksi 4
Transaksi 5 (T.5)
Selama bulan Juli 2015 untuk pekerjaan yang telah selesai dan diserahkan
kepada pelanggan “RISMA TAILOR” menerima pembayaran sebesar Rp
5.200.000,00.
Jumlah yang diterima atau yang menjadi tagihan (piutang) yang terjadi
karena penyerahan jasa atau barang, disebut pendapatan (revenue). Laba
bersih yang diperoleh perusahaan pada akhirnya adalah hak pemilik
perusahaan. Oleh karena itu setiap terjadi pendapatan akan mengakibatkan
penambahan terhadap “Modal Pemilik”. Dengan demikian transaksi di atas
mengakibatkan penambahan terhadap Modal Pemilik.
Dengan demikian transaksi di atas mengakibatkan penambahan harta
perusahaan berupa uang kas Rp 5.200.000,00 dan penambahan modal
pemilik sebesar Rp 5.200.000,00. Catatan tersebut dalam persamaan
akuntansi akan tampak sbb :
HARTA =HUTAN + MODAL
G
Ket Kas Perlengkapan Peralatan 10.000.000 Modal Risma
Saldo 19.400.000 - 25.000.000
T.5 5.200.000 600.000 15.000.000 5.200.000
- - 10.000.000
Saldo 24.600.000 30.200.000
600.000 15.000.000
Tabel. 6 Transaksi 6
13
Transaks
i 6 (T.6)
“RISMA TAILOR” menyerahkan pekerjaan yang telah selesai berupa
pakaian seragam karyawan kepada PT NUSANTARA. Harga faktur Rp
1.600.000,00 pembayaran dalam 15 hari.
Penyerahan atau penjualan jasa atau barang dengan pembayaran beberapa
hari setelah terjadinya transaksi penjualan, mengakibatkan terjadi tagihan
(piutang) perusahaan kepada pihak lain. Dengan demikian transaksi di
atas mengakibatkan penambahan harta berupa timbulnya “piutang usaha”
(account receivable) sebesar Rp 1.600.000,00 dan penambahan terhadap
modal pemilik sebesar Rp 1.600.000,00.
Catatan perubahan tersebut dalam persamaan akuntansi akan
tampak sebagai berikut :
HARTA =HUTANG + MODAL
Ket Kas Piutang Perlengkapa Peralatan 10.000.000 Modal Risma
n -
Saldo 24.600.000 - 600.000 15.000.000 10.000.000 30.200.000
T.6 - 1.600.000 - - 1.600.000
Saldo 24.600.000 1.600.000 600.000 15.000.000 31.800.000
Tabel. 6 Transaksi 6
Transaksi 7 (T.7)
“RISMA TAILOR” membayar beban usaha sebagai berikut :
Beban Gaji, Rp 2.800.000,00
Beban Listrik dan Telepon, Rp 350.000,00
Beban Sewa Ruangan, Rp 500.000,00
Beban lain-lain, Rp 250.000,00
Jumlah, ………………………………………….. Rp 3.900.000,00
Jumlah-jumlah yang dibayarkan atau yang menjadi hutang untuk
membayar jasa yang diterima dari pihak lain, dan dapat dihubungkan
(dikurangkan) kepada pendapatan yang diperoleh pada periode yang
sama, disebut “beban” (expense). Terjadinya beban merupakan kerugian
atau mengurangi pendapatan yang pada akhirnya mengurangi hak
pemilik perusahaan. Oleh karena itu setiap terjadi beban mengakibatkan
pengurangan terhadap modal pemilik. Jadi transaksi di atas
14
mengakibatkan pengurangan terhadap kas dan pengurangan terhadap
modal pemilik, masing-masing sebesar Rp 3.900.000,00.
Dalam persamaan akuntansi akan tampak sebagai berikut :
HARTA =HUTANG + MODAL
Ket Kas Piutang Perlengkapan Peralatan 10.000.000 Modal Risma
-
Saldo 24.600.000 1.600.000 600.000 15.000.000 31.800.000
T.7 (3.900.000) - - - (3.900.000)
Saldo 20.700.000 1.600.000 600.000 15.000.000 10.000.000 27.900.000
Tabel. 7 Transaksi 7
Transaksi 8 (T.8)
“RISMA TAILOR” menerima uang tunai dari PT. Menoreh sebagai
pembayaran hutangnya sebesar Rp 1.000.000,00.
Transaksi di atas mengakibatkan penambahan terhadap kas
perusahaan dan pengurangan terhadap “piutang”, masing-masing
sebesar Rp 1.000.000,00.
Catatan perubahan tersebut dalam persamaan akuntansi tampak sebagai
berikut
Ket Kas HARTA Perlengkapa Peralatan =HUTANG + MODAL
n
Piutang 600.000 15.000.000 10.000.000 Modal Risma
- - -
Saldo 20.700.000 1.600.000 600.000 15.000.000 10.000.000 27.900.000
T.8 -
Saldo 1.000.000 (1.000.000) 27.900.000
21.700.000 .600.000
Tabel. 8 Transaksi 8
Transaksi 9 (T.9)
Risma mengambil uang tunai dari kas perusahaan sebesar Rp
500.000,00 untuk keperluan pribadi. Pengambilan harta perusahaan untuk
kepentingan pribadi pemilik merupakan penarikan kembali modal pemilik
(drawing), disebut juga dengan “prive pemilik”.
Dengan demikian transaksi di atas mengakibatkan pengurangan
terhadap kas perusahaan dan pengurangan terhadap modal pemilik,
masing-masing sebesar Rp 500.000,00.
Catatan perubahan tersebut dalam persamaan akuntansi tampak sebagai
berikut
15
Ket Kas HARTA Perlengkapa Peralatan =HUTANG + MODAL
n
Piutang 600.000 15.000.000 10.000.000 Modal Risma
- - -
Saldo 21.700.000 .600.000 600.000 15.000.000 10.000.000 27.900.000
T.9 (500.000)
Saldo (500.000) - 27.400.000
21.200.000 .600.000
Tabel. 9 Transaksi 9
Transaksi 10 (T.10)
Setelah diadakan pemeriksaan dan perhitungan atas sisa perlengkapan
pada 31 Juli 2015 seharga Rp 100.000,00. Perlengkapan atau barang
habis pakai, dibeli oleh perusahaan dengan tujuan untuk dipakai dalam
menyelesaikan pekerjaan. Oleh karena itu perlengkapan yang habis
dipakai merupakan harta perusahaan yang dikorbankan, jadi merupakan
kerugian atau beban. Saldo akhir “perlengkapan” dalam persamaan
akuntansi di atas, seharga Rp 600.000,00. Jumlah tersebut adalah harga
perlengkapan yang dibeli atau disediakan untuk dipakai pada bulan Juli
2015. Pada akhir Juli sisa perlengkapan seharga Rp 100.000,00. Dengan
demikian perlengkapan yang habis dipakai selama bulan Juli 2015 adalah :
Rp 600.000,00 – Rp 100.000,00 = Rp 500.000,00. Jumlah tersebut
adalah “Beban perlengkapan” ( supplies expense ). Catatan transaksi di atas
dalam persamaan akuntansi akan
Catatan perubahan posisi keuangan “RISMA TAILOR” sebagai akibat
terjadinya transaksi selama bulan Juli 2015, secara keseluruhan tampak
dalam persamaan akuntansi sebagai berikut :
Ket Kas HARTA Perlengkapa Peralatan =HUTANG + MODAL
n
Saldo 21.200.000 Piutang 600.000 15.000.000 10.000.000 Modal Risma
T.10 - (500.000) - -
Saldo 21.200.000 .600.000 100.000 15.000.000 10.000.000 27.400.000
- (500.000)
.600.000 26.900.000
Tabel 10. Transaksi 10
bulan Juli 2015, secara keseluruhan tampak dalam persamaan akuntansi
sebagai berikut :
HARTA =HUTANG + MODAL
Ket Kas Piutang Perlengkapa Peralatan Modal Risma
n - 25.000.000
T.1 25.000.000 - - -
16
Salad 25.000.000 - - - =- 25.000.000
o T.2 - - - 15.000.000 =15.000.000 -
Saldo 25.000.000 - - 15.000.000 15.000.000 25.000.000
T.3 (600.000) - 600.000 - - -
Saldo 25.400.000 - 600.000 15.000.000 15.000.000 25.000.000
T.4 (5.000.000) - - - (5.000.000) -
Saldo 19.400.000 - 600.000 15.000.000 10.000.000 25.000.000
T.5 5.200.000 - - - - 5.200.000
Saldo 24.600.000 - 600.000 15.000.000 10.000.000 30.200.000
T.6 - 1.600.000 - - - 1.600.000
Saldo 24.600.000 1.600.000 600.000 15.000.000 10.000.000 31.800.000
T.7 (3.900.000) - - - - (3.900.000)
Saldo 20.700.000 1.600.000 600.000 15.000.000 10.000.000 27.900.000
T.8 1.000.000 (1.000.000) - - - -
Saldo 21.700.000 .600.000 600.000 15.000.000 10.000.000 27.900.000
T.9 (500.000) - - - - (500.000)
Saldo 21.200.000 .600.000 600.000 15.000.000 10.000.000 27.400.000
T.10 - - (500.000) - - (500.000)
Saldo 21.200.000 .600.000 100.000 15.000.000 10.000.000 26.900.000
Tabel. 11 Transaksi Keseluruhan
17
BAB III
RANGKUMAN
1. Persamaan dasar akuntansi merupakan hubungan antara harta, utang dan modal
yang dimiliki oleh perusahaan.
2. Persamaan dasar akuntansi digunakan sebagai dasar pencatatan sistem akuntansi,
artinya setiap transaksi yang terjadi harus dicatat dalam dua aspek. Transaksi yang
merubah aktiva diimbangi perusahaan pada kewajiban.
3. Persamaan dasar akuntansi adalah keseimbangan antara sisi kiri (aktiva) dan sisi
kanan (pasiva), piranha yang timbul akibat adanya transaksi keuangan
keseimbangan akan selalu dipertahankan.
4. Asset adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari
peristiwa masa lalu, dan di masa depan manfaat ekonomi dari sumber diharapkan
akan diperoleh perusahaan.
5. Liabilitas merupakan tanggung jawab perusahaan pada saat ini yang timbul dari
peristiwa masa lalu, yang penyelesaiannya diperkirakan akan membutuhkan
sumber daya perusahaan.
6. Ekuitas/Modal (Equity)adalah sisa kepentingan dalam aktiva suatu perusahaan
setelah dikurangi kewajiban.
7. Pendapatan (Revenue)adalah aliran masuk atau peningkatan lain atas aktiva atau
penurunan kewajiban perusahaan sebagai akibat dari aktivitas
penyerahan/penjualan atau pembuatan barang, jasa atau aktivitas lain yan
merupakan kegiatan utama perusahaan yang dilakukan secara terus-menerus.
8. Beban (Expenses)adalah arus keluar atau penggunaan lain atas aktiva atau
peningkatan kewajiban karena adanya penyerahan atau pembuatan barang, jasa
atau melakukan aktivitas lain yang merupakan kegiatan utama perusahaan yang
dilakukan secara terus-menerus.
9. Prive (Drawing)adalah pengambilan aset (kas) perusahaan oleh pemilik untuk
kepentingan pribadinya.
10. Keseimbangan atau kesamaan biasanya dinyatakan dalam suatu persamaan yaitu
persamaan akuntansi, sehingga persamaannya dapat mditulis sebagai berikut:
HARTA = UTANG+ MODAL
18
BAB IV
UMPAN BALIK DAN TINDAK LANJUT
Peserta diklat dapat memahami pengertian persamaan dasar akuntansi dengan
menjabarkan pengertian dan definisi persamaan dasar akuntansi, mengetahui
bukti–bukti transak akuntansi, menyusun dan menganalisis laporan keuangan.
Peserta diklat memahami tahapan cara penyusunan persamaan dasar akuntansi
mulai dari pencatatan, pengelompokan, pemgikhtismaan aran sampai pelaporan
keuangan akuntansi. Syarat kompetensi yang harus dicapai pada pembelajaran ke-
1 ini sebesar 90%, barulah peserta diklat bisa melanjutakan pembelajaran pada
tahapan akuntansi perbankan. Upaya mengungkap pengetahuan, sikap, dan
keterampilan yang diperoleh peserta.
19
Soal Evaluasi
Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!
1. Persamaan dasar akuntansi dapat digambarkan seperti berikut ini
…
A. Harta = Modal – Utang
B. Utang = Harta + Modal
C. Modal = Harta – Utang
D. Modal = Harta + Utang
E. Modal = Pendapatan – Beban
2. Pengertian dari harta adalah…
A. Kekayaan atau sumber ekonomi perusahaan yang berupa
benda berwujud dan tidakberwujud, mempunyai nilai uang serta
mendatangkan manfaat pada masa yangakan datang
B. Alat tukar yang diterima oleh bank sebesar nilai nominalnya
C. Hak kekayaan pemilik
D. Kekayaan atau sumber ekonomi perusahaan yang berupa benda
berwujud danmempunyai nilai uang
E. Sumber ekonomi perusahaan yang berupa benda berwujud dan tidak
berwujud dantidak mempunyai nilai uang
3. Keharusan membayar kepada pihak lain dalam jangka waktu
tertentu adalah… A. Piutang
B. Beban
C. Investasi
D. Pendapatan
E. Utang
20
4. Hak kekayaan pemilik merupakan
istilah dari…
A. Kas
B. Prive
C. Modal
D. Harta
E. Utang
5. Jika terjadi setoran tambahan modal, maka yang akan berpengaruh
dalam persamaan dasar akuntansi adalah
A. Harta tambah, Modal tambah
B. Harte Tambah Utang tambah
C. Utang tambah Modal tambah
D. Utang berkurang Modal berkurang
E. Harta berkurang, Modal berkurang
6. Kewajiban perusahaan untuk membayar kepada pihak lain sejumlah
uang/barang di masa mendatang sebagai akibat dari transaksi di masa lalu
disebut …
A. Harta
B. Utang
C. Modal
D. Pendapatan
E. Beban
7. Perusahaan menerima kas sebesar Rp 500.000,-, sebagai akibat dari jasa
servis yang telah diselesaikan pada masa lalu. Transaksi tersebut akan
berpengaruh pada persamaan dasar akuntansi sebagai berikut
A. Kas bertambah Rp 500.000-, Modal bertambah Rp 500.000,-
B. Modal bertambah Rp 500.000-, Pendapatan bertambah Rp 500.000,-
21
C. Pendapatan bertambah Rp 500.000-, Modal berkurang Rp 500.000,-
D. Piutang bertambah Rp 500.000-, Kas bertambah Rp 500.000,-
E. Kas bertambah Rp 500.000-, Piutang berkurang Rp 500.000,-
8. Perusahaan membeli perlengkapan secara kredit sebesar Rp 340.000,-.
Transaksi tersebut akan berpengaruh dalam persamaan dasar akuntansi
seperti berikut ini….
A. Kas berkurang Rp 340.000-, Perlengkapan bertambah Rp 340.000,-
B. Modal bertambah Rp 340.000-, Perlengkapan bertambah Rp 500.000,-
C. Perlengkapan bertambah Rp 340.000-, Utang bertambah Rp 340.000,-
D. Piutang bertambah Rp 340.000-, Perlengkapan bertambah Rp 500.000,-
E. Perlengkapan bertambah Rp 340.000-, Utang berkurang Rp 340.000
9. Pengorbanan ekonomis untuk memperoleh barang/jasa yang manfaatnya
hanya dapat dinikmati dalam jangka waktu satu tahun atau satu periode
akuntansi disebut….
A. Beban (expense)
B. Biaya (cost)
C. Pendapatan (revenue)
D. Kas (cash)
E. Prive (drawing)
10. Harta perusahaan adalah Rp 5.000.000. Jika empat puluh prosen
(40%) harta perusahaan didanai oleh pinjaman dari bank, maka besarnya
pendanaan yang berasal dari elemen modal adalah ….
A. Rp 2.000.000,-
B. Rp 3.000.000,-
C. Rp 5.000.000,-
D. Rp7.000.000,-
22
E. Rp 8.000.000,-
11. Pengambilan aktiva oleh pemilik untuk kepentingan atau keperluan
pribadi dinamaka…
A. Aktiva
B. Passiva
C. Investasi
D. Modal
E. Prive
12. Diterima pendapatan jasa akan mengakibatkan perubahan dalam
persamaan dasar akuntansi sebagai berikut ……
A. Harta bertambah (D); pendapatan bertambah(K)
B. Harta bertambah (D); pendapatan berkurang (D)
C. Harta bertambah (K); pendapatan bertambah (K)
D. Harta bertambah (D); pendapatan bertambah (K)
E. Harta berkurang (k); pendapatan berkurang (K)
13. Di banyar utang kepada toko mulya Rp.100.000.00. transaksi tersebut akan
berpengaruh dalam persamaan dasar akuntansi sebagai berikut ….
A. Harta berkurang, modal berkurang Rp.100.000,00
B. Harta berkurang, utang berkurang Rp.100.000,00
C. Harta berkurang, utang bertambah Rp.100.000,00
D. Harta berkurang, modal bertambah Rp.100.000.00
E. Harta bartambah, uatng berkurang Rp.100.000,00
14. Yang tidak termasuk aktiva lancar adalah …..
A. Surat berharga
B. Wesel tagih
C. Sewa diterima dimuka
23
D. Asuransi dibayar dimuka
E. Piutang
15. Perkiraan-perkiraan dibawah ini adalah asset-asset tetap, kecuali …..
A. Gedung
B. Mesin
C. Perlengkapan
D. Peralatan
E. Tanah
Jawablah dengan tepat !
1. a). Jelaskan pengertian transaksi bisnis!
b). Jelaskan transaksi bisnis internal dan transaksi bisnis eksternal, serta
berikan masing- masing 3 contoh transaksi tersebut!
2. Jelaskan persamaan dasar akuntansi dan pengertian dari unsur yang
membentuk persamaan tersebut! Sebutkan persamaan dasar tersebut!
3. Jelaskan secara singkat hubungan antara aset perusahaan dengan
sumbersumber aset tersebut !
4. Kelompok transaksi-transaksi bisnis apa sajakah yang berpengaruh terhadap
besarnya ekuitas pemilik?
5. Sebutkan kelompok transaksi apa sajakah yang berpengaruh terhadap
penambahan jumlah kas dan penurunan jumlah kas!
6. Bagaimana pengaruh adanya pembayaran perusahaan atas angsuran pokok
pinjaman ke bank beserta bunganya?
7. Apabila suatu aset bertambah, jelaskan tiga kemungkinan pengaruh yang
terjadi pada persamaan dasar akuntansi!
8. Ada berapa jenis laporan keuangan yang harus dibuat oleh setiap
perusahaan pada akhir periode akuntansinya? Jelaskan pengertian dan
jelaskan informasi keuangan yang terdapat pada masing-masing jenis
laporan keuangan!
24
9. Jelaskan secara singkat apa yang dimaksud dengan:
a. Aset
b. Kewajiban
c. Modal
d. Pendapatan
e. Beban
10. Bilamana perusahaan dikatakan mendapatkan laba dan sebaliknya,
perusahaan menderita rugi? Jelaskan!
SOAL KASUS :
1. Data keuangan sebuah perusahaan jasa pada tanggal 31 Desember 2012
adalah sebagai berikut:
o Kas Rp 12.500.00
o Piutang Usaha 17.500.00
o Perlengkapan Kantor 8.400.00
o Utang usaha 9.250.00
o Perlalatan Kantor 15.600.00
o Gedung 32.650.00
o Utang Bank 5.340.00
Dari data tersebut di atas diminta menghitung besarnya harta kewajiban dan
modal perusahaan!
2. Pada tanggal 1 Agustus 2013, Nn Kartika membuka sebuah kantor
konsultan pendidikan.
Berikut ini adalah transaksi-transaksi yang terjadi selama bulan pertama
operasi perusahaan tersebut :
a. Menyerahkan kas sebesar Rp. 18.000.000,- sebagai setoran modal.
b. Membayar sewa kantor bulan Juli Rp. 1.200.000,-.
c. Membeli peralatan kantor secara kredit seharga Rp. 6.500.000,-.
d. Membeli perlengkapan kantor secaratunai seharga Rp 1.500.000,-
e. Memberikan jasa kepada klien secara tunai, Rp.2.500.000,-
f. Meminjam uang dari bank BRI sebesar Rp. 2.500.000,- dengan
menandatangani sebuah wesel.
25
g. Memberikan jasa kepada klien secara kredit Rp. 3.750.000,-.
h. Dibayar sebagian utang sebesar Rp 3.000.000,-
i. Nn. Kartika mengambil untuk kepentingan pribadi uang tunai sebesar Rp
250.000,-
j. Membayar biaya-biaya sebagai berikut: gaji pegawai Rp. 1.600.000,-;
biaya listrik air dan telephone Rp. 400.000,-; biaya iklan Rp. 200.000,-.
k. Pada akhir bulan perlengkapan kantor diperkirakan masih tersisa Rp
300.000,-
Dari data tersebut diminta :
Melakukan analisis transaksi dan selanjutnya mencatat pengaruh transaksi
tersebut terhadap unsur-unsur persamaan dasar akuntansi dengan
menggunakan format seperti berikut ini :
TRANSAKSI AKTIVA KEWAJIBAN MODAL
+- +- +-
3. Tn Basuki bermaksud mendirikan perusahaan Jasa Bengkel “Usaha Jasa
Cermat”. Kegiatan usaha dimulai pada bulan April 2013, dengan transaksi
sbb
1 April 13 Pemilik menyetorkan pada perusahaan sebagai modal awal
usaha berupa uang tunai sebesar Rp 9.500.000,-,
perlengkapan bengkel Rp 4.850.000,- dan peralatan bengkel
senilai Rp 20.500.000,-
4 April 13 Dibayar biaya iklan pada harian kota sebesar Rp 350.000,-
7 April 13 Dikirimkan faktur tagihan kepada konsumen yang telah
menggunakan jasa bengkelnya secara kredit senilai Rp
2.340.000,-
9 April 13 Dibeli tambahan peralatan bengkel senilai Rp 3.800.000,- dari
CV Barata , dari jumlah tersebut baru dibayar Rp 1.750.000,-
sisanya kemudian.
10 April 13 Telah diselesaikan jasa bengkel dari konsumen, dan diterima
tunai sebesar Rp 1.850.000,-
26
12 April 13 Dibeli tambahan perlengkapan bengkel dari UD Jaya sebesar Rp
750.000,- dibayar tunai
13 April 13 Diterima jasa servis bengkel sebesar Rp 750.000,-
14 April 13 Diterima kredit usaha dari BRI senilai Rp 5.000.000,-
untuk tambahan modal dalam pengembangan usaha.
16 April 13 Telah diselesaikan jasa taman dari konsumen, dan diterima tunai
sebesar Rp 1.340.000,-
18 April 13 Tn. Basuki menambah investasi pada perusahaan berupa uang
tunai sebesar Rp 3.500.000,-
20 April 13 Diterima sebagian piutang dari konsumen sebesar Rp 740.000,-
22 April 13 Telah diselesaikan jasa bengel dari konsumen, sebesar Rp
2.400.000,-, dari jumlah tersebut baru diterima tunai sebesar
Rp 950.000,- sisanya kemudian.
23 April 13 Perusahaan membayar biaya-biaya sbb :
Biaya listrik, air dan telephone Rp 650.000,-
Biaya sewa kantor 150.000,-
Biaya gaji karyawan 2.300.000,-
25 April 13 Tn Basuki mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadi
sebesar Rp 450.000,-
27 April 13 Diterima sebagian piutang dari konsumen sebesar Rp 850.000,-
30 April 13 Perlatan disusutkan senilai Rp 350.000,-
Dari perhitungan, ternyata perlengkapan tinggal Rp
1.720.000,-
Dari data tersebut di atas diminta :
a. Buat analisis data transaksi
b. Menyusun persamaan dasar akuntansi !
27
GLOSARIUM
Aset (harta) : Segala sesuatu yang dimiliki oleh perusahaan atau individu, dari
mulai bangunan, perlalatan, hingga aktiva yang tak berwujud
seperti paten dan reputasi.
Liability atau : kewajiban juga sering dinyatakan sebagai utang dalam
liabilitas pencatatan akuntansi.
Modal : uatu hal yang tidak bisa dipisahkan dalam berbisnis atau
berusaha, berinvestasi, dan berbagai aktivitas lain yang memiliki
tujuan untuk memperoleh keuntungan maupun penghasilan.
Aktiva : kepemilikan aset, harta, dan kekayaan yang menunjang
kegiatan perusahaan dan dapat ditukar dalam bentuk uang tunai
Pasiva : istilah dalam akuntansi yang menunjukkan posisi modal dan
utang yang dimiliki perusahaan ketika menjalankan usahanya.
Siklus Akuntansi : Proses berulang untuk melakukan identifikasi dan analisis setiap
kegiatan akuntansi pada sebuah perusahaan dan dilakukan
pada periode tertentu dalam kurun waktu satu tahun.
Beban (Expenses) : arus keluar atau penggunaan lain atas aktiva atau peningkatan
Prive (Drawing) kewajiban karena adanya penyerahan atau pembuatan barang,
jasa atau melakukan aktivitas lain yang merupakan kegiatan
utama perusahaan yang dilakukan secara terus-menerus.
: pengambilan aset (kas) perusahaan oleh pemilik untuk
kepentingan pribadinya.
28
DAFTAR PUSTAKA
Al. Haryono Yusuf, Drs. MBA, Akt, 1995, Dasar-Dasar Akuntansi 1, Bagian
Penerbitan STIE YKPN, Yogyakarta
Hendy Soemantri Drs., 2004, Memahami Siklus Akuntansi, Perusahaan Jasa dan
Dagang, Armico, Bandung
Henry Derby Simamora, S.E, 2000, Akuntansi Basis Pengambilan Keputusan Jilid I,
Salemba Empat, Jakarta
Hendy Soemantri Drs., 1999, Dasar-Dasar Akuntansi, Armico, Bandung
H.Z.A. Moechtar, 1990, Dasar-Dasar Akuntansi 2, Institut Dagang Muchtar,
Surabaya
Mulyadi, Drs, Akt.,2001. Sistem Akuntansi, Salemba Empat. Jakarta
29