The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by umi habibie, 2020-11-29 04:39:53

MODUL ADMINISTRASI TRANSAKSI KD 3.14

MODUL ADMINISTRASI TRANSAKSI KD 3.14

UMI KULSUM

BISNIS DARING DAN PEMASARAN

KELAS XII
TAHUN PELAJARAN 2020/2021 SEMESTER I

MODUL

ADMINISTRASI TRANSAKSI

3.14 Menerapkan pengoperasian alat bantu verifikasi dalam transaksi
4.14 Mengoperasikan alat bantu verifikasi dalam transaksi

SMK PLUS AL AZHAR

Jln. Warung Cendol 17 Ds. Mariuk, Tambakdahan-Subang

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
Pengetahuan
1. Menjelaskan pengertian verifikasi dan validasi
2. Menjeleskan pengertian alat bantu verifiaksi
3. Mengideskrifsikan jenis-jenis alat bantu verifikasi
4. Menjelaskan cara mengoperasikan alat bantu verifikasi

Keterampilan
Mengoperasikan cara mengoperasikan alat bantu verifikasi

TUJUAN

Pengetahuan
1. Setelah membaca dan memahami diharapkan peserta didik mampu menjelaskan

pengertian verifikasi dan validasi
2. Setelah membaca dan memahami diharapkan peserta didik mampu mendeskripsikan

pengertian alat bantu verifiaksi
3. Setelah membaca dan memahami diharapkan peserta didik mampu mengideskrifsikan

jenis-jenis alat bantu verifikasi
4. Setelah membaca dan memahami diharapkan peserta didik mampu menjelaskan

mengoperasikan alat bantu verifikasi

Keterampilan
Setelah membaca dan memahami diharapkan peserta didik mampu mengoperasikan alat
bantu verifikasi

PETA KONSEP PEMBELAJARAN

VERIFIKASI DAN VALIDASI

ALAT VERIFIKASI ALAT VERIFIAKSI 1. Alat bantu verifikasi dan validasi berat
DALAM TRANSAKSI BERAT 2. SOP pelayanan di area timbangan

ALAT BANTU 1. Alat bantu verifikasi uang kertas
VERIFIAKSI 2. Alat bantu verifikasi kartu kredit dan
PEMBAYARAN
kartu kredit
PERAWATAN ALAT
BANTU VERIFIKASI 1. Perawatan alat bantu verifikasi berat
2. Perawatan alat bantu verifikasi kartu

kredit dan debit
3. Perawatan alat bantu verifikasi uang

tunai

1

PANDUAN BELAJAR

1. Bacalah dengan cermat mulai dari indikator pencapaian kompetensi sampai Anda benar-
benar memahami tentang apa, untuk apa, dan bagaimana mempelajari hanout ini

2. Catatlah istilah yang menurut Anda baru, cari lah arti kata istilah tersebut ke mesin pencairian
google atau tanyakan kepada guru

3. Pahami pengertian dari isi handout ini melalui pemaham sendiri, dan bertukar pikir dengan
teman sekelas dan guru pada forum diskusi melalui whatsapp grup

4. Untuk memperluas wawasan, baca dan pelajari sumber-sumber lain yang relevan, melalui
berbagai sumber bacaan atau melalui internet

5. Setelah Anda selesai membaca, silahkan kerjakan test formatif untuk memantapkan
pemahaman Anda pada materi ini

PENDAHULUAN

Ada dua jenis alat pembayaran, yaitu uang kartal (uang kertas dan uang logam) dan uang giral,
berupa kartu kredit, kartu debit, e-walle, dan e-money. Baik pembayaran tunai maupun nontunai,
penjual harus dapat memastikan bahwa alat pembayaran tersebut adalah asli. Untuk itu
diperlukan pengetahuan, keterampilan, ketelitian, serta kejelian seorang penjual atau kasir untuk
membedakan antara alat pembayaran yang asli dengan yang palsu. Untuk membantu proses
apakah alat pembayaran itu asli atau palsu, penjual bisa menggunakan alat verifikasi pembayaran
yang akan dibahas pada modul ini.

ALAT BANTU VERIFIKASI DALAM TRANSAKSI

A. VARIFIKASI DAN VALIDASI
Verifikasi adalah konfirmasi, melalui penyediaan bukti objektif, bahwa persyaratan

yang ditentukan telah dipenuhi. Validasi adalah konfirmasi melalui pengujian dan penyediaan
bukti objektif bahwa persyaratan tertentu untuk suatu maksud khusus dipenuhi. Contoh
verifikasi: Sebagaimana dijelaskan pengertian verifikasi diatas bahwa verifikasi itu sering
ditemui dalam pendaftaran. Pada saat mendaftar, maka akan diperlukan untuk menyediakan
bukti obyektif contohnya seperti fotokopi KTP, akte kelahiran, dan sejenisnya.

Setelah hal-hal tersebut dilengkapi, maka selanjutnya berkas pendaftaran tersebut
diverifikasi. Selain dari itu, verifikasi dapat juga dilakukan pada laboratorium yang akan
melakukan sebuah penelitian.

Metode Verifikasi ini, dilakukan dengan menggunakan sifat yang baku untuk dapat
membuktikan hasil yang benar valid. Verifikasi tersebut juga bisa ditujukan untuk dapat
melihat apakah laboratorium tersebut memiliki kompetensi personil.

2

B. ALAT BANTU VERIFIKASI BERAT
1. Alat Bantu Verifikasi dan Validasi Berat
Kegiatan perdagangan yang menggunakan ukuran berat harus melakukan verifikasi di
depan konsumen mengenai kesesuaian ukuran barang yang dibeli konsumen.
Alat ukur berat atau timbangan yaitu alat untuk mengukur nilai berat suatu benda,
sehingga kita bisa membandingkan berat suatu benda dengan benda lain. Berbeda
dengan alat ukur tidak baku, timbangan dapat memberikan informasi berat benda lebih
tepat. Berikut ini adalah jenis timbangan beserta kegunaannya:
1) Timbangan Duduk
Timbangan duduk adalah salah satu alat untuk menimbang yang biasanya digunakan
oleh para peternak, pedagang, jasa laundry, atau koki. Banyak yang menggunakan
timbangan jenis ini, karena kapasitasnya yang mencapai 500 kg, namun ada juga
yang berkapasitas maksimal 50 kg.
Timbangan duduk berkapasitas 500 kg biasanya dilengkapi roda besi dan timbangan
bandul geser kuningan. Ada berbagai model timbangan duduk yang bisa kita lihat
melalui gambar alat ukur berat ini.
2) Neraca
Setiap benda memiliki massa, yaitu banyaknya zat yang terkandung di dalamnya.
Massa benda dapat diukur menggunakan alat ukur massa yang disebut neraca.
Dengan menggunakan neraca, massa benda dapat diukur hingga tingkat ketelitian
0,01 g. Ada beberapa jenis neraca yaitu neraca Ohaus, neraca digital, neraca analitis
dua lengan, dan neraca lengan gantung. Mengukur massa benda memerlukan jenis
neraca yang sesuai agar hal pengukurannya tepat.
3) Timbangan Badan
Timbangan badan berfungsi sebagai alat ukur berat badan seseorang. Alat ukur berat
satu ini biasanya ditempatkan pada puskesmas, rumah sakit, atau apotek. Seiring
berkembangnya teknologi, timbangan badan dilengkapi dengan alat ukur panjang
untuk mengukur tinggi badan.
4) Timbangan Digital
Seiring berkembangnya teknologi munculah timbangan digital untuk mendapatkan
nilai pengukuran yang lebih akurat. Alat ukur berat ini memiliki beberapa jenis yang
dibedakan berdasarkan bagaimana pengunaannya. Perkembangan teknologi
menghasilkan timbangan digital yang dilengkapi alat ukur waktu, seperti timbangan
digital untuk pembuatan minuman kopi di kafe.

3

5) Timbangan Kodok
Berdasarkan gambar alat ukur dan fungsinya, alat yang biasa digunakan di pasar ini
memiliki kegunaan yang masih eksis sampai sekarang. Dalam menggunakan
timbangan kodok atau timbangan bebek ini juga dilengkapi dengan anak batu yang
terdiri atas berbagai ukuran yaitu 50 gram (1/2 ons), 100 gram (1 ons), 200 gram (2
ons), 500 gram (1/2 kg), 1000 gram (1 kg). Timbangan kodok memiliki kapasitas
muatan mencapai 10 kg.

6) Timbangan Gantung
Timbangan gantung atau Crane Scale digunakan untuk mengukur berat benda
dengan cara digantung. Jadi, benda yang akan diukur beratnya digantungkan pada
pengait yang ada pada timbangan gantung.

7) Timbangan Hybrid
Timbangan hybrid dapat disebut sebagai perpaduan antara timbangan digital dan
mekanik. Hal itu karena cara kerjanya dengan memadukan kedua jenis timbangan
itu. Timbangan hybrid biasa diletakkan di posisi penimbangan yang tidak ada aliran
listrik dan menggunakan display digital.

Timbangan ini memiliki kelebihan dibandingkan jenis lainnya yaitu dapat
digunakan untuk menimbang dengan kapasitas besar, sehingga juga dikatakan
sangat heavy duty. Banyak sektor industri yang menggunakan timbangan jenis ini karena
kapasitasnya yang sangat besar.

2. SOP Pelayanan di Area Timbangan
Prosedur yang harus dilakukan oleh petugas bagian menimbang produk yang dibeli

konsumen adalah sebagai berikut:
1. Siapkan barang yang akan ditimbang
2. Tekan tombol PLU barang
3. Tekan tombol PLU
4. Tekan PRINT atau tombol *
5. Kertas hasil timbangan akan tercetak
6. Tempelkan print out pada pembungkus barang yang ditimbang

4

C. ALAT BANTU VERIVIKASI PEMBAYARAN
Dalam dunia bisnis untuk menyelesaikan transaksi penjualan dapat digunakan dua

jenis alat pembayaran, yaitu : uang chartal dan uang giral. Yang dimaksud dengan uang
kartal adalah alat pembayaran yang disahkan oleh pemerintah. Dalam hal ini yang dimaksud
adalah uang kertas dan uang logam. Sedangkan yang dimaksud dengan uang giral adalah
surat atau kartu berharga yang mempunyai nilai uang yang dikeluarkan oleh suatu bank atas
nama atau untuk seseorang, badan atau perusahaan. Bentuk dari uang giral ada berbagai
macam, misalnya : chek, bilyet giro, traveler cheque, deposito, telegrafhic transver dan
kartu kredit. Jenis alat pembayaran yang banyak digunakan dalam transaksi jual beli adalah
uang kertas dan kartu kredit.

Tentu saja bagi seorang penjual apabila ada pembeli yang melakukan pembayaran
dengan alat pembayaran baik berupa uang kertas atau berupa uang giral yang lazim
digunakan yaitu kartu kredit, harus dapat memastikan bahwa alat pemabayaran tersebut
adalah asli. Untuk itu diperlukan pengetahuan, keterampilan, ketelitian serta kejelian
seorang oenjual atau kasir untuk membedakan antara alat pembayaran yang asli dengan
yang palsu.

Gambar 1 Macam-macam alat bantu verifikasi berat
Sumber: https://www.timbanganindonesia.com/

Yang dimaksud dengan alat Bantu verifikasi adalah alat yang dapat digunakan oleh
penjual atau kasir untuk memeriksa alat pembayaran baik berupa uang chartal (kertas)
ataupun kartu kredit yang digunakan pembeli asli atau tidak. Selain menggunakan alat
Bantu verifikasi seorang penjual atau kasir harus dapat juga membedakan alat pembayaran
yang asli dengan yang palsu secara manual.

5

1. Alat Bantu Verifikasi
Jenis alat Bantu verifikasi yang digunakan untuk alat pembayaran, yaitu :
1) ALAT BANTU VERIFIKASI UANG KERTAS
Adalah alat yang dapat digunakan oleh penjual atau kasir untuk
memeriksa apakah uang kertas yang digunakan pembeli asli atau tidak.
2) ALAT BANTU VERIFIKASI KARTU KREDIT DAN KARTU DEBIT
Adalah alat yang dapat digunakan oleh penjual atau kasir untuk
memeriksa apakah kartu kredit yang digunakan pembeli asli atau tidak.

2. Melakukan Validasi
1) VALIDASI UANG KARTAL
Validasi uang kertas dengan cara manual
Uang palsu adalah uang yang dicetak atau dibuat oleh perseorangan maupun
perkumpulan/sindikat tertentu dengan tujuan agar uang palsu hasil cetakannya
dapat berlaku sesuai nilainya dengan sebagaimana mestinya. Untuk mendeteksi,
mengidentifikasi dan melihat perbedaan antara uang asli dengan uang palsu
diperlukan tehnik analisis yang cukup sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa
saja dengan mudah. Pemeriksaan uang kertas secara manual dapat dilakukan
dengan cara sbb:
- Dilihat, lihatlah uang yang anda miliki, apakah warnanya pudar, kusam,
pucat, luntur, patah-patah atau masalah lainnya. Pastikan uang yang anda
periksa tadi memiliki warna, corak dan gambar yang baik serta memiliki tanda-
tanda uang asli, seperti: tanda air yang menggambarkan pahlawan-pahlawan
nasional, bahkan kertas serta benang tali pengaman yang berada di dalam
uang tersebut.
- Diraba, usaplah uang tersebut, apakah uang itu terasa kasar atau lembut.
Uang yang asli biasanya agak kaku dan tebal bahn kertasnya. Disampin itu
pada angka atau gambar uang yang biasanya sengaja dicetak agak menonjol
dan akan terasa jika diusap-usap.
- Diterawang, langkah yang terakhir adalah menerawangkannya ke sumber
cahaya kuat seperti matahari dan lampu. Setelah diterawang, lihatlah
bagian tali pengaman (benang pengaman) dan tanda air apakah dalam
kondisi baik atau tidak.

6

2) VALIDASI UANG KERTAS DENGAN MESIN KHUSUS
Mesin ini di desain untuk mendeteksi jenis mata uang yang pengamanannya
dilakukan dengan sistem utama UV (ultraviolet). Pemeriksaan uang kertas dengan
mesin khusus yang disebut money detector.

Untuk lebih jelasnya mengenai cara melakukan verifikasi dengan cara manual (3D) dan
Ciri Keaslian Uang Rupiah (CIKUR) emisi 2014 dan 2016 silahkan buka link berikut ini
https://classroom.google.com/c/MTc4ODcwMzA0MzU1/m/MTc5NTk2NzMzNTAw/details
3. Jenis alat bantu verifikasi dan cara menggunakannya

Ada beberapa alat bantu verifikasi yang beredar saat ini. Berikut akan dijelaskan
berbagai jenis alat bantu verifikasi dan cara mengoperasikannya:

1) MESIN DETECTOR UANG (MONEY DETECTOR)
Mesin ini digunakan untuk mendeteksi uang palsu, dapat dibedakan berdasarkan
sistem pendeteksiannya. Macam-macam bentuk money detector:
- Money detector senter, bentuknya seperti senter

Gambar 2 Money detector senter
Sumber: https://inkuiri.com/

- Money detector ballpoint, bentuknya kecil seperti ballpoint

Gambar 2 Money detector ballpoint
Sumber: https://www.blanja.com/

7

- Money detector kalkulator, juga berfungsi sebagai kalkulator

Gambar 2 Money detector kalkulator
Sumber: https://m.bukalapak.com/

- Money detector mesin

Gambar 3 Money detector mesin
Sumber: https://yaoota.com/

Gambar 4 Money detector mesin
Sumber: https://www.tokopedia.com/
2) CARA MENGOPERASIKAN MONEY DETECTOR
Nyalakan lampu pada alat, kemudian letakkan sinar lampu di atas uang, sehingga
terlihat tanda-tanda seperti yang lazim terdapat pada uang kertas asli, yaitu

8

terlihat tanda air, terdapat tulisa, benang pengaman, dan gambar pahlawan ssuai
dengan nilai nominal pada uang. Apabila semua tanda tersebut muncul, maka
berarti uang tersebut asli.
Untuk lebih memahami cara melakukan verifiaksi uang kertas dengan senter di
https://www.youtube.com/watch?v=Uhr48EJNSss. Sedangkan untuk melakukan
verifiaksi uang kertas dengan mesin hitung yang dilengkapi dengan sinar UV dan
magnetik di link https://www.youtube.com/watch?v=tjL7AxIZJMQ
3) ALAT VALIDASI KARTU KREDIT
Sekarang ini orang banyak menggunakan kartu kredit (credit card) dan kartu debit
untuk menyelesaikan transaksi atau pembayarannya. Selain lebih praktis, kartu
kredit dan kartu debit juga menghindari resiko membawa uang tunai saat
bepergian.
Kartu debit adalah kartu yang dananya berasal dari pemilik kartu itu sendiri berupa
simpanan di bank. Sedangkan kartu kredit dananya berasal dari pinjaman bank,
pengguna kartu kredit harus membayar dana yang telah digunakan kepada bank.

D. PERAWATAN ALAT BANTU VERIFIKASI
Apabila terjadi kerusakan pada alat bantu verifikasi uang tunai dan alat bantu kartu kredit,
segera ajukan pelaporan pada pihak terkait.
1. Alat bantu verifikasi tunai
a. Bersihkan mesin setiap kali akan digunakan untuk menghindari debu masuk ke sela-
sela
b. Cek kondisi lampu UV mesin
c. Segera laporkan jika terjadi kerusakan alat kepada pihak yang berwenang
2. Alat bantu verifikasi kartu kredit dan debit
a. Bersihkan mesin setiap kali akan digunakan untuk menghindari debu masuk ke sela-
sela
b. Cek kertas secara berkala untuk mencegah terjadi kehabisan kertas
c. Sering dinyalakan meski tidak digunakan untuk mencegah kerusakan alat

9

RANGKUMAN

1. Verifikasi adalah konfirmasi, melalui penyediaan bukti objektif, bahwa persyaratan yang
ditentukan telah dipenuhi. Validasi adalah konfirmasi melalui pengujian dan penyediaan bukti
objektif bahwa persyaratan tertentu untuk suatu maksud khusus dipenuhi

2. Alat verifikasi terbagi menjadi dua, ada alat verifiaksi berat dan alat verifiaksi pembayaran
3. Verifikasi keabsahan uang kertas dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara manual dan

dengan menggunakan alat bantu money detector
4. Transaksi pembayaran dengan menggunakan kartu kredit, melibatkan lima pihak, yaitu

pemegang kartu kredit, penerbit kartu kredit, jaringan kartu kredit, merchant acqueir, dan
merchant atau gerai.

TUGAS DISKUSI

Peserta didik mencari informasi tutorial di youtube tentang bagaimana menggunakan
berbagai macam alat bantu verifikasi pembayaran uang kertas. Diskusikan hasil analisis Anda
dengan teman sekelas dan guru di google whatsapp grup.

TES FORMATIF

Untuk memantapkan pemahaman Anda, silahkan kerjakan latihan soal dengan menggungakan
link google form berikut ini https://forms.gle/bZipYC67mcGmxCA28
1. Bacalah doa sebelum mengerjakan tes formatif
2. Isi nama Anda terlebih dahulu sebelum mengerjakan
3. Pilih kelas X BDP 1 atau 2
4. Pilihlah jawaban yang tepat untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut
5. Jika sudah selesai mengerjakan, tekan tombol “kirim”

10

DAFTAR PUSTAKA

Nuryati, Puji dkk. 2018. Administrasi Transaksi Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran
untuk SMK/MAK Kelas XII. Jakarta: Erlangga
“Tugas Kasir“. https://failfaire.org/tugas-kasir/
SOP Adalah: Pengertian, Fungsi, Manfaat, Contoh, dan Tips Membuatnya
https://accurate.id/marketing-manajemen/sop-adalah/
“Cash Register : Cash Register Manual, Cash Register Listrik, Cash Register Elektronik
“. 16 September 2017. https://ikhtisarmateri.blogspot.com/2017/09/cash-register-cash-register-
manual-cash.html?m=0
https://www.bi.go.id/id/Default.aspx
https://www.bi.go.id/id/rupiah/materidownload/Pages/Kenali_Uang_Rupiah_Anda.aspx

11

KUNCI JAWABAN

1. 3, 4, 5
2. Verifikasi
3. Validasi
4. Rectoverso
5. Cetakan intaglio
6. Ultraviolet
7. 2
8. Tanda air
9. cetakan akan tersa kasar pada beberapa tempat
10. Berbagai negara

12


Click to View FlipBook Version