JULITA, S.Pd _ LKPD Fisika
LKPD
FISIKA
PENGUKURAN
Kelas X Semester Ganjil
Disusun Oleh:
JULITA, S.Pd
SMA Negeri 2 Bangko
JULITA, S.Pd _ LKPD Fisika
Judul : Pengukuran
Kelas / Semester :X/I
Waktu : 2 x 45 menit
Metode : Eksperimen dan diskusi informasi
I. Petunjuk Belajar : Gambar berikut adalah cara melihat alat ukur.
a) b) c)
1. Baca secara cermat petunjuk percobaan sebelum
Anda melakuka kegiatan 3 cm 1 2 3 4 5 6 7 8 9 4 cm
2. Baca buku-buku Fisika kelas X SMA dan buku lain
yang relevan berkaitan dengan materi pengukuran
untuk memperkuat konsep dan pemahaman Anda.
3. Lakukan percobaan sesuai dengan langkah-langkah
yang telah disajikan
II. Kompetensi Yang Akan Dicapai Gambar 1.9 Pengukuran panjang pencil
2. Posisi mata yang manakah yang Anda pilih jika Anda
Mengukur besaran-besaran fisika dengan alat yang
sesuai dan mengolah hasil percobaan dengan diberi tugas mengukur panjang pencil ( A, B, atau C
menggunakan aturan angka penting. )
III. Indikator Berikan alasanmu !
Melakukan pengukuran dengan benar berkaitan
dengan besaran pokok, panjang, massa, waktu
denga mempertimbangkan aspek ketepatan dan
ketelitian.
IV. Informasi Pendukung
Mengukur didefinisikan sebagai pembanding Informasi :
sesuatu yang diukur dengfan sesuatu yanglain Kesalahan pengamatan karena kesalahan posisi
sejenis yang ditetapkan sebagai satuan. Setiap mata disebut “ kesalahan paralaks “
pengukuran selalu terjadi ketidakpastian
pengukuran. Hasil pengukuran suatu besaran 3. Buat penggaris dari karton manila dengan skala
fisis dilaporkan dalam bentuk X = X + X terkecil cm. Ukurlah panjang kertas dengan
penggaris berskala terkecil mm dan dengan
V. Alat –Alat penggaris berskala terkecil cm !
1. Penggaris ( mistar ) dengan skala terkecil mm Tempelkan kertas manila yang diukur pada kotak ini !
2. angka sorong
3. Penggaris ( mistar ) dengan skala terkecil cm
4. Mikrometer sekrup
5. Kertas manila
6. Kertas HVS
7. Pencil
Kegiatan I
VI. Urutan Kerja
1. Gambarlah cara Anda mengukur panjang pensil
dengan penggaris berskala mm.
JULITA, S.Pd _ LKPD Fisika b. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Hasil pengukuran masukkan ke dalam tabel berikut
Alat Ukur Angka yang Perkiraan angka Hasil pengukuran 2) Dalam pengukuran kertas yang berbentuk pita,
terbaca pada skala melebihi skala didapatkan hasil-hasil sebagai berikut :
Penggaris Lebar = 12,6 mm
Skala cm terbaca Panjang = 124,3 mm
Penggaris Tentukan :
Skala cm a. Luas Pita
Penggaris b. Keliling pita
Skala cm
Penggaris a. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Skala cm
b. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Angka penting terdiri dari
...... 3) Dari hasil pengukuran didapatkan :
X = 12,61 cm
dari data hasil pengukuran Y1 = 5,20 cm
dan dalam tabel, mana Y2 = 5,2 cm
pengukuran yang lebih teliti Angka yang digaris bawahi adalah angka . . . . .
? .........
Jadi sifatnya . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Buatlah kesimpulan hubungan antara banyaknya Maka berdasarkan aturan operasi angka penting
X + Y1 = . . . . . . . . . . .
angka penting dengan ketelitian pengukuran ! X + Y2 = . . . . . . . . . . .
.................................... X – Y2 = . . . . . . . . . . .
X - Y1 = . . . . . . . . . . .
4) Hitung :
( 2,3 x 103 ) + 15 = . . . . . . . . . . . . . . . . .
4. Mengoperasikan data hasil pengukuran . 15 – ( 2,3 x 103 ) = . . . . . . . . . . . . . . . . .
Potonglah kertas berbentuk empat persegi panjang,
kemudian ukur panjang dan lebarnya. 5) Sebuah kotak volumnya 526 cm3 dan luas
alasnya 41,2 cm2. Tinggi balok tersebut adalah .
Tempelkan disini ! .............................
Panjang : . . . . . . . Kegiatan II
Lebar : . . . . . . .
a. Penjumlahan Gambar 1.1 Jangka Sorong
Dari hasil pengukuran
panjang dan lebar
kertas, tentukan ½
kelilingnya !
b. Pengurangan Gambar 1.2 Mikrometersekrup
Dari hasil pengukuran
yang sama, hitunglah Ukur masing-masing ketebalan dan diameter dari kubus
selisihnya ! dan silinder dengan menggunakan jangka sorong.
Masukkan hasil pengukuran dalam tabel 2.
c. Perkalian :
Masih dari hasil Tabel 2
pengukuran di atas,
hitunglah luas kertas !
Obyek yang diukur Jangka sorong Mikrometer sekrup
diameter tinggi Tebal/diameter
Silinder aluminium
5. Tugas Silinder besi
1) Dalam pengukuran massa dua benda, diperoleh Kubus besi
pengamatan sebagai berikut : Kubus aluminium
Massa A = 1,4 gram Plat tembaga
B = 165, 4 gram 5 lebar kertas HVS
Tentukan : Kawat Nikelin
a. jumlah massa A dan B kelereng
b. selisih massa A dan B
Dari pengukuran dengan menggunakan jangka sorong
a. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . dan mikrometer sekrup apa yang dapat Anda simpulkan ?
......................................
JULITA, S.Pd _ LKPD Fisika c. Psikomotor
VI. Tempat : Ruang laboratorium
VII. Penilaian : Menggunakan alat Membaca Hasil Jumlah
No ukur Pengukuran Skor
a.Kognitif 50 37,5 25 12,5 50 37,5 25 12,5
1. Sebidang tanah berupa empat persegi panjang , 1.
2.
panjangnya 1240 m dan lebarnya 680 m, maka luas empat 3
persegi panjang tersebut ialah . . . .
2. Jangka sorong dapat digunakan untuk mengukur besaran
panjang hingga ketelitian . . . .
3. Pengukuran dengan jangka 5 cm 6 cm 65-75 Cukup; 76-90 Baik; 91-100 Amat Baik
sorong ternyata menghasilkan 0
data seperti gambar di bawah
ini. Berapakah panjang yang
diukur
4. Pengukuran dengan 4 cm Dilakukan Catatan Guru Paraf
tanggal
jangka sorong ternyata o5
menghasilkan data
seperti gambar di
samping ini, berapakah
panjang yang diukur
5. Panjang pengukuran
dengan mikrometer 0 1 2 mm 45
30
sekrup menghasilkan 25
data seperti gambar di
bawah ini, berapakah
panjang / tebal yang
diukur
b. Afektif
Nama Siswa : ____________________
Kelas/Semester : ____________________
No Pernyataan/Indikator 5 4 3 2 1 Skor
1 Kehadiran di Lab
2 Ketepatan waktu
mengumpulkan tugas
3 Kelengkapan buku refensi
4 Partisipasi dalam kegiatan
praktikum
5 Kerapian laporan praktikum
6 Etika dalam menyampaikan
pendapat
Jumlah skor
Keterangan :
5 = sangat baik / sangat sering
4 = baik/sering
3 = cukup
2 = kurang/jarang
1 = sangat kurang/sangat jarang
Kriteria penilaian :
26 – 30 = sangat baik
21 – 25 = Baik
16 – 20 = Cukup
10 – 15 = kurang
6 – 9 = sangat kurang