Nama : Nanda Siti Nuraliah
NIM : 4443210044
Kelas : 1C
PERTANYAAN
1. Perbedaan, Ciri-ciri, dan cotoh jaringan meristemtik dan permanen
2. Sebutkan jenis jaringan hewan, fungsi dan letaknya
3. Sebutkan fungsi pada organ dan tumbuhan
JAWABAN!!
1. Perbedaan, Ciri-ciri, dan contoh
• Perbedaan
- Perbedaan utama adalah bahwa sel-sel jaringan meristematik membelah
berulang kali sedangkan sel-sel jaringan permanen tidak memiliki
kemampuan seperti itu.
- Sel-sel jaringan permanen berasal dari jaringan meristematik.
- Jaringan permanen terdiri dari sel-sel yang berdiferensiasi dari sel
meristematik, tetapi sel-sel jaringan meristematik tetap tidak
berdiferensiasi.
- Sel-sel jaringan meristematik berukuran kecil dan memiliki struktur yang
mirip dengan dinding sel selulosa yang tipis. Sel-sel jaringan permanen
lebih besar dan memiliki bentuk dan ukuran yang pasti. Dinding sel
mungkin tipis atau tebal di jaringan permanen.
- Sel-sel tersusun secara kompak sehingga antar sel tidak terdapat ruang
interseluler pada jaringan meristematik, tetapi pada jaringan permanen, sel
dapat tersusun kompak atau longgar dan seringkali terdapat ruang
interseluler antar sel.
- Tidak seperti jaringan permanen, jaringan meristematik terbatas pada
daerah tertentu dalam tubuh tumbuhan.
- Biasanya vakuola tidak ada dalam sel jaringan meristematik. Sel-sel
jaringan permanen memiliki vakuola besar.
- Tidak seperti sel-sel jaringan permanen, laju metabolisme sangat tinggi pada
sel-sel jaringan meristematik.
- Kristal dan inklusi anorganik lainnya sering terdapat pada jaringan
permanen sedangkan inklusi anorganik tidak ada pada jaringan
meristematik.
- Setiap sel jaringan meristematik memiliki sitoplasma padat dan nukleolus
besar sedangkan sel jaringan permanen memiliki nukleus kecil.
- Fungsi jaringan meristematik adalah membantu pertumbuhan. Jaringan
permanen membantu dalam perlindungan, fotosintesis, konduksi, dukungan
dll.
- Jaringan meristematik memiliki sel hidup sedangkan jaringan permanen
mungkin memiliki sel hidup atau mati.
• Ciri- Ciri
o Meristem
- Bentuk dan ukurannya selnya sama (kubus)
- Dinding selnya tipis
- Selnya penuh dengan protoplasma
- Isi sel tidak mengandung zat makanan
- Sel muda dan belum mengalami diferensiasi dan spesialisasi, berdinding
tipis, protoplasma banyak, vakuola kecil, inti besar, plastida belum matang
dan berbentuk sama ke segala arah.
o Permanen
- Tidak melakukan aktifitas perbanyakan diri
- Sel-sel berukuran relatif besar dibandingkan dengan sel-sel meristem
- Sel memiliki vakuola yang besar, sehingga mengandung sedikit plasma sel
- Sel telah mengalami penebalan pada dindingdinya sesuai dengan fungsinya
- Terkadang sel-selnya telah mati
- Terdapat ruang antarsel.
• Contoh jaringan meristematic dan permanen
o Contoh jaringan Meristem
- Moristem apikal, ujung akar dan ujung batang.
- Maristem Interkalar, pangkal ruas rumput-rumputan
- Msristem Lateral, Kambium gubus dan cambium vakkuler (Pembuluh)
o Contoh jaringan permanen
- Jaringan Epidermis
- Jaringn Perenkim
- Jaringan Penyokong
- Jaringan Penyngkut
2. Jenis, Letak, dan Fungsi Jaringan Hewan
No Jenis Letak Fungsi
1 Epitel Pipih Selapis Pembuluh darah, pembuluh Terkait dengan proses
limfa, selaput dalam telinga, difusi dan filtrasi atau
kapsula glomerulus pada penyaringan.
ginjal.
2 Epitel Pipih Berlapis Jaringan yang melapisi Terkait dengan proteksi
eongga mulut, edpidermis, atau pelindungan.
esofagus, vegina, dan rongga
hidung
3 Epitel Kubus Selapis Permukaan dalam lensa Pelindung atau proteksi,
mata, permukaan ivari, atau adsorbs, penghasil mucus.
indung telur, dan saluran
nefron ginjal.
4 Epitel Kubus Berlapis Saliran kelenjae minyak, Lapisan pelindung,
kelenjar keringat pada kulit. penghasil mucus.
5 Epitel Silindris Selapis Lambung, jonjot, usus, Sekresi, adsorbs, proteksi.
kelenjar pencernaan, saluran
pernapasan bagian atas.
3. Fungsi Organ pada hewan dan Tumbuhan
• Organ
- Brain (Otak)
Mengatur dan mengkordinir sebagian besar Gerakan, perilaku, dan
fungsi tubuh (Homeostatis) seperti detak jantung, tekanan darah,
keseimbangan cairan tubuh, dan suhu.
- Heart (Hati)
Bersangkutan dengan metabolisme tubuh, khususnya mengenai
pengaruhnya atas makanan dan darah. Hati merupkapabrik kimia
terbesar dalam tubuh, dalam hal menjadi “Perantara Metabolisme”,
artinya hati mengubah zat makanan yang diabsopsi dari usus yang
disimpan disuatu tempat didalam tubuh, guna dibuat sesuai
pemakaiannya dalam jaringan. Hati juga mengubah zat bangun dan
bahan racun agar mudah untuk dieksresi kedalam empedu dan urine.
- Stomach (Perut)
Perut digunakan untuk berjalan misalnya pada hewan (ular, cacing, ulat,
siput, belut, dll), perut juga digunakan untuk menyimpan makanan.
- Lungs (Paru-Paru)
Paru-paru merupakan organ respirasi (pernapasan) yang berhubungan
dengan sistem pernapasan dan sirkulasi (peredaran darah) dalam tubuh
vertebrata yang bernapas dengan udara. Fungsinya adalah menukar
oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah. Prosesnya disebut
"pernapasan eksternal" atau bernapas
- Kidney (Ginjal)
Mengeluarkan (eksresi) limbah metabolisme dari dalam tubuh,
menyeimbangkan kadar cairan dan elektrolit, dan mengatur tekanan
darah.
- Blodder (Kantung Kemih)
Untuk menmpung urine yang dikeluarkan oleh ginjal.
- Pankeas
Tersusun dari sel-sel eksorin yang menghasilkan enzim pencernaan serta
sel endokrin (Pulau Langerhans) yang menghasilkan hormone insulin
dan glukagon.
- Small and large intestine (Usus Besar)
Usus besar atau kolon dalam anatomi adalah bagian usus antara usus
buntu dan rektum. Fungsi utama organ ini adalah menyerap air dari
feses. Pada mamalia, kolon terdiri dari kolon menanjak (ascending),
kolon melintang (transverse), kolon menurun (descending), kolon
sigmoid, dan rektum.
• Tumbuhan
- Flower (Bunga)
Sebagai perkembangbiakan tumbuhan berbiji.
- Fruit (Buah)
Sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan dan sebagai tempat
biji.
- Seed (Biji)
Sebagai alat perkembangbiakan utama, karena biji mengandung calon
tumbuhan baru (Lembaga). Melalui biji tumbuhan dapat
mempertahankan jenisnnya.
- Leaf (Daun)
Sebagi organ pernapasan, tempat melakukan fotosintesis, dan terjadinya
penguapan air.
- Stem (Akar
Menyokong dan memperkuat tumbuhan untuk berdiri, menyerap air dan
berbagai macam garam mineral dari dalam tanah, dan mengngkut air dan
berbagai zat-zat makanan yang sudah diserap ketubuh tumbuhan.