The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by pipitsujianti, 2021-11-29 07:24:45

Strategi pembelajaran modul 8

Keterampilan dasar mengajar 2

Keywords: pdf

51

2.Keterampilan mengorgankisasikan kegiatan pembelajaran

Agar dapat melaksanakan peran tersebut dengan baik, guru harus
menguasai keterampilan berikut :
 Memberikan orientasi umum tentang tujuan dan tugas atau

masalah yang akan dipecahkan.
 Memvariasikan kegiatan yang mencakup

penetapan/penyediaan ruangan kerja, peralatan, cara kerja,
aturan yang perlu dilakukan, serta alokasi waktu untuk
kegiatan tersebut.
 Membentuk kelompok yang tepat dalam jumlah, tingkat
kemampuan, dan lain-lain.
 Mengkoordinasikan kegiatan dengan cara melihat kemajuan
belajar yang dicapai.
 Membagi perhatian pada berbagai tugas dan kebutuhan siswa.
 Mengakhiri kegiatan dengan suatu kulminasi yang dapat
berupa laporan hasil yang dicapai siswa.

52

3. KETERAMPILAN MEMBIMBING DAN MEMUDAHKAN

BELAJAR

Agar dapat melakukan hal ini, guru
harus menguasai berbagai
keterampilan, antara lain sebagai
berikut :
1.Memberikan penguatan yang sesuai.
2.Mengembangkan supervisi proses

awal.
3.Mengadakan supervisi proses lanjut.
4.Melakukan supervisi pemanduan.

53

4.KETERAMPILAN MERENCANAKAN DAN MELAKUKAN

KEGIATAN

Keterampilan merencanakan dan melaksanakan
kegiatan pembelajaran terdiri dari 4 subkomponen
yang terdiri dari :
•Membantu siswa menerapkan tujuan
pembelajaran.
•Membuat rencana kegiatan belajar bersama siswa.
•Berperan dan bertindak sebagai penasihat bagi
siswa apabila diperlukan.
•Membantu siswa menilai pencapaian dan
kemajuannya sendiri.

E.HAL HAL YANG PERLU DI PERHATIKAN 54

Format mengajar kelompok kecil dan perorangan masih belum bisa bagi banyak guru di

Indonesia. Oleh karena itu, agar format ini dapat digunakan secara efektif maka perlu

memperhatikan hal-hal berikut :

➜ Guru yang sudah terbiasa dengan pengajaran klasikal, mulai dengan pengajaran

kelompok kecil, kemudian perorangan.

➜ Topik-topik yang bersifat umum, seperti pengarahan, informasi umum sebaiknya

diberikan secara klasikal, sedangkan pembahasan lebih lanjut dapat dilakukan dalam

bentuk kegiatan kelompok kecil atau perorangan.

➜ Sebelum pengajaran kelompok kecil/perorangan dimulai, guru harus melakukan

pengorganisasian siswa, sumber, materi, ruangan, serta waktu yang diperlukan.

➜ Kegiatan kelompok kecil/perorangan yang efektif selalu diakhiri dengan kulminasi

yang dapat berupa rangkuman, laporan pemantapan, yang memberi kesempatan siswa

saling belajar.

➜ Agar pengajaran perorangan dapat berlangsung efekti, guru perlu mengenal siswa

secara pribadi sehingga kondisi belajar dapat diatur dengan tepat.

➜ Kegiatan perorangan dapat bervariasi, seperti belajar dengan bahan yang siap dipakai

seperti modul

Terima kasih


Click to View FlipBook Version