The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sholikhahbk, 2020-10-03 02:54:12

BUKU BIMBINGAN DAN KONSELING KELAS 7

BUKU BIMBINGAN DAN KONSELING

2020

BUKU BIMBINGAN DAN
KONSELING

FUNGSI PEMAHAMAN

[Type the abstract of the document here. The abstract is typically a short summary of
the contents of the document. Type the abstract of the document here. The abstract is
typically a short summary of the contents of the document.]

[Type the company name] | Error! No text of specified style in document. 1
Ridho

[Type the company name]
1/1/2020

[Type the company name] | Error! No text of specified style in document. 2

Lampiran Materi

PENTINGNYA KEDISIPLINAN
1. Pengertian disiplin

Secara etimologis, “disiplin” berasal dari bahasa Latin, desclipina, yang menunjukkan
kepada kegiatan belajar mengajar. Istilah tersebut sangat dekat dengan istilah dalam bahasa
Inggris, disciple yang berarti mengikuti orang untuk belajar di bawah pengawasan seorang
pemimpin. Istilah bahasa Inggris lainnya adalah discipline, yang berarti tertib, taat, atau
mengendalikan tingkah laku, penguasaan diri, kendali diri.

Secara terminologis, banyak pakar yang mendefinisikan disiplin. Soegarda
Poerbakawatja mendefinisikan disiplin adalah “suatu tingkat tata tertib tertentu untuk
mencapai kondisi yang baik guna memenuhi fungsi pendidikan”. Tulus Tu’u mengartikan
kedisiplinan sebagai kesadaran diri yang muncul dari batin terdalam untuk mengikuti dan
mentaati peraturan-peraturan, nilai-nilai dan hukum yang berlaku dalam satu lingkungan
tertentu. Kesadaran itu antara lain, jika dirinya berdisiplin baik, maka akan memberi dampak
yang baik bagi keberhasilan dirinya di masa mendatang.

Dari definisi di atas dapat ditarik kesimpulan, bahwa disiplin adalah suatu sikap yang
menunjukkan kesediaan untuk menepati atau mematuhi dan mendukung ketentuan, tata
tertib, peraturan, nilai serta kaidah yang berlaku.
2. Macam-macam kedisiplinan
Kedisiplinan siswa dalam lingkungan sekolah memiliki peranan yang sangat penting. Sikap
disiplin dalam sekolah adalah sangat perlu, karena kedisiplinan akan menghasilkan karya
yang diharapkan. Macam-macam kedisiplinan sebagai berikut:
a. Kedisiplinan di Sekolah

1) Kedisiplinan mentaati tata tertib sekolah
Tata tertib sekolah pada dasarnya merupakan rangkaian aturan/kaidah dan berisi
aturan positif yang harus ditaati oleh elemen sekolah. Oleh karena itu, pelanggaran
terhadap tata tertib yang telah diberlakukan sekolah, maka akan menimbulkan sanksi.
Tata tertib di sekolah bagi siswa adalah bagaimana siswa melaksanakan aturan yang
telah ditentukan sekolah, misalnya berseragam, bersepatu dan lain sebagainya.
Peraturan ini ditetapkan sebagai upaya untuk menciptakan kedisiplinan bagi siswa
dan mendidik sikap dan perilakunya dalam lingkungan sekolah.

[Type the company name] | Error! No text of specified style in document. 3

2) Kedisiplinan belajar di sekolah
Belajar mengajar menurut W.H. Burton sebagaimana dikutip oleh Moh. Uzer Usman
didefinisikan sebagai suatu perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya
interaksi antara individu dengan individu dan individu dengan lingkungan sehingga
mereka lebih mampu berinteraksi dengan lingkungannya.Berkaitan dengan hal
tersebut, maka belajar siswa tidak akan berjalan dengan baik, apabila siswa tidak
meluangkan dan membagi waktunya untuk belajar dengan sebaik-baiknya. Melihat
hal ini, pemanfaatan waktu yang baik oleh anak untuk belajar akan menimbulkan
kesadaran terhadap pentingnya waktu, sehingga anak menghargai dan memanfaatkan
dengan sebaik-baiknya.

3) Disiplin waktu sekolah
Waktu adalah suatu hal yang tidak ternilai harganya. Karena waktu merupakan masa
yang berjalan, sehingga orang yang tidak memanfaatkan waktu dengan sebaik-
baiknya, maka akan digilas oleh waktu.
Pemanfaatan waktu dengan sebaik-baiknya merupakan bagian yang integral dari
perilaku disiplin. Oleh karena itu, disiplin waktu dalam sekolah tidak hanya bagi
guru, namun juga bagi siswa. Sehingga dengan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya,
seseorang akan dapat mencapai tujuan yang diinginkan.
Dalam sekolah, pemanfaatan waktu yang kurang baik akan menganggu proses belajar
mengajar. Contoh disiplin yang dapat dilakukan oleh siswa seperti, masuk sekolah
dengan tepat waktu, melaksanakan jadwal piket, tidak membuang sampah
sembarangan, duduk dengan rapi, izin terlebih dahulu ketika akan keluar kelas, tidak
membuat gaduh di sekolah, makan di kantin dengan tertib dan tidak berada di kelas
ketika istirahat, serta bermain di lapangan sekolah.

4) Disiplin dalam berpakaian
Meskipun seseorang dapat memakai pakaian sesuai dengan keinginannya, namun
dalam hal-hal tertentu berpakaian juga harus diatur, lebih-lebih dalam lingkungan
sekolah. Melatih siswa untuk berseragam adalah mendidik. Karena hal ini akan
menciptakan jati diri siswa yang bersih, peduli diri sendiri. Namun demikian, jika hal

[Type the company name] | Error! No text of specified style in document. 4

itu tidak ditunjang oleh guru yang berpakaian dengan baik, maka siswa juga akan
sembarangan dalam berpakaiannya.
b. Kedisiplinan di Rumah
Contoh perilaku disiplin di rumah sebagai berikut:
1) Tidur dan bangun tepat waktu
2) Membantu orang tua
3) Merapikan mainan setelah bermain
4) Belajar dan mengerjakan PR
5) Makan dengan teratur
6) Merapikan tempat tidur
7) Menjaga kebersihan rumah
8) Merapikan buku setelah belajar
c. Kedisiplinan di Lingkungan Masyarakat
1) Tidak menerobos lampu merah
2) Berjalan disebelah kiri
3) Taat pada rambu-rambu dijalan
4) Membawa surat-surat kendaraan dengan lengkap
5) Menjaga kebersihan lingkungan
6) Menjaga keamanan tempat tinggal dan linkungan
7) Membuang sampah pada tempatnya
8) Tidak mengganggu tetangga
3. Tujuan dan Manfaat disiplin
a. Tujuan disiplin
Penanaman dan penerapan sikap disiplin pendidikan tidak dimunculkan sebagai suatu
tindakan pengekangan atau pembatasan kebebasan siswa dalam melakukan perbuatan
sekehendaknya, akan tetapi hal itu tidak lebih sebagai tindakan pengarahan kepada sikap
yang bertanggung jawab dan mempunyai cara hidup yang baik dan teratur. sehingga dia
tidak merasakan bahwa disiplin merupakan beban tetapi disiplin merupakan suatu
kebutuhan bagi dirinya menjalankan tugas sehari-hari.

[Type the company name] | Error! No text of specified style in document. 5

Menurut Elizabet B. Hurlock bahwa tujuan seluruh disiplin ialah membentuk prilaku
sedemikian rupa hingga ia akan sesuai dengan peran-peran yang ditetapkan kelompok
budaya, tempat individu itu di identifikasikan.
Adapun tujuan disiplin menurut Charles adalah:
1) Tujuan jangka panjang yaitu supaya anak terlatih dan terkontrol dengan ajaran yang

pantas.
2) Tujuan jangka panjang yaitu untuk mengembangkan dan pengendalian diri anak tanpa

pengaruh pengendalian dari luar.
Disiplin memang seharusnya perlu diterapkan disekolah untuk kebutuhan belajar
siswa. Hal ini perlu ditanamkan untuk mencegah perbuatan yang membuat siswa tidak
mengalami kegagalan, melainkan keberhasilan.
b. Manfaat disiplin
Disiplin akan membuat seseorang memiliki kecakapan mengenai cara belajar yang
baik, juga merupakan pembentukan yang baik, yang akan menciptakan suatu pribadi
yang luhur. Menurut Singgih D Gunarsah disiplin perlu dalam mendidik anak supaya
anak dengan mudah dapat :
1) Meresapkan pengetahuan dan pengertian sosial antara lain hak milik orang lain.
Mengerti dan segera menurut, untuk menjalankan kewajiban dan secara langsung
mengerti larangan-larangan.
2) Mengerti tingkah laku baik dan buruk.
3) Belajar mengendalikan keinginan dan berbuat sesuatu tanpa merasa terancam oleh
hukum. Mengorbankan kesenangan sendiri tanpa peringatan dari orang lain.
Jika kita cermati lebih lanjut, tampaknya memang benar sekali suatu tata tertib atau
aturan bagi pengendalian tingkah laku siswa memang harus dilakukan. Tata tertib disertai
pengawasan akan terlaksananya tata tertib, dan pemberian pengertian pada setiap
pelanggaran tentunya akan menimbulkan rasa keteraturan dan disiplin diri.
Fungsi pokok disiplin adalah mengajar anak untuk menerima pengekangan yang
dilakukan dan membentuk, mengarahkan energi anak ke dalam jalur yang benar dan
diterima secara sosial.
Dari uraian di atas, maka dapat dikatakan bahwa dengan adanya disiplin dalam
mentaati tata tertib, siswa akan merasa aman karena dapat mengetahui mana yang baik

[Type the company name] | Error! No text of specified style in document. 6

untuk dilakukan dan mana yang tidak baik untuk dihindari. Dan hal ini sangat menunjang
pada kelancaran proses belajar mengajar di sekolah yang berarti akan meningkatkan
prestasi belajar siswa.
4. Faktor-faktor yang mempengaruhi kedisiplinan
Faktor-faktor yang mempengaruhi terciptanya kedisiplinan di sekoah adalah:
a. Faktor internal
Faktor internal adalah faktor yang ada dalam diri elemen sekolah itu sendiri, baik dari
kepala sekolah, guru, karyawan dan siswa. Oleh karena itu, kedisiplinan yang
dipengaruhi faktor internal ini meliputi:
1) Minat

Minat adalah kesediaan jiwa yang sifatnya aktif untuk menerima sesuatu dari luar.
Seorang guru atau siswa yang memiliki perhatian yang cukup dan kesadaran yang bai
terhadap aturan-aturan yang ditetapkan sekolah sedikit banyak akan berpengaruh
terhadap kesadaran mereka untuk melakukan perilaku disiplin di sekolah.
2) Emosi
Emosi adalah suatu keadaan yang mempengaruhi dan menyertai penyesuaian di
dalam diri secara umum, keadaan yang merupakan penggerak mental dan fisik bagi
individu dan dapat dilihat melalui tingkah laku luar. Emosi merupakan warna afektif
yang menyertai sikap keadaan atau perilaku individu. Yang dimaksud dengan warna
afektif adalah perasaan-perasaan tertentu yang dialami seseorang pada saat
menghadapi suatu situasi tertentu. Contohnya: gembira, bahagia, putus asa, terkejut,
benci dan sebagainya. Zakiah Darajat menyatakan bahwa sesungguhnya emosi
memegang peranan penting dalam sikap dan tindak agama. Tidak ada satu sikap atau
tindak agama seseorang yang dapat dipahami, tanpa mengindahkan emosinya.
Emosi sangat menentukan sekali terhadap kedisiplinan di sekolah. Karena emosi
menggerakkan rasa kepedulian guru dan siswa atau komponen sekolah lainnya dalam
menaati peraturan yang telah ditetapkan di sekolah.
b. Faktor eksternal
Faktor eksternal adalah faktor luas yang sangat berpengaruh terhadap kedisiplinan di
sekolah. Faktor ini meliputi:
1) Sanksi dan hukuman

[Type the company name] | Error! No text of specified style in document. 7

Menurut Kartini Kartono, bahwa “hukuman adalah perbuatan yang secara intensional
diberikan sehingga menyebabkan penderitaan lahir batin diarahkan untuk membuka
hati nurani dan penyadaran si penderita akan kesalahannya”.
Fungsi hukuman dalam pendidikan sebagai alat untuk memberikan sanksi kepada
guru, siswa dan komponen sekolah lainnya terhadap pelanggaran yang telah
dilakukan, sehingga sanksi atau hukuman ini adalah sebagai bentuk penyadaran. Hal
ini sebagaimana diungkapkan oleh Suharsimi Arikunto dengan teori sistem motivasi
yaitu teori yang mengatakan “Jika individu mendapat hukuman, maka akan terjadi
perubahan dalam sistem motivasi dalam diri individu. Perubahan yang terjadi dalam
sistem motivasi tersebut mengakibatkan penurunan pada individu untuk mengulangi
atau menurunkan frekuensi perilaku dan tindakan yang berhubungan dengan
timbulnya hukuman yang bersangkutan”.
2) Situasi dan kondisi sekolah
Jalaluddin Rakhmat menyatakan bahwa faktor situasional sangat berpengaruh pada
pembentukan perilaku manusia seperti faktor ekologis, faktor rancangan dan
arsitektural, faktor temporal, suasana perilaku dan faktor sosial. Tetapi manusia
memberikan reaksi yang berbeda-beda terhadap situasi yang dihadapinya sesuai
dengan karakteristik personal yang dimilikinya. Perilaku manusia memang
merupakan hasil interaksi yang menarik antara keunikan individu dengan keunikan
situasional.

[Type the company name] | Error! No text of specified style in document. 8

PERTANYAAN BK KELAS VII

Pilihan Ganda

1. Secara etimologis, “disiplin” berasal dari bahasa Latin, yaitu…..

a. Desclipina b. Disciple c. Disclipine d.Disclipin
2. Disiplin diartikan sebagai …….

a. Waktu b. Taat c. Tepat d. Penting

3. Secara terminologis, disiplin dapat didefinisikan sebagai ……

a. Suatu sikap yang menunjukkan kesediaan untuk menepati atau mematuhi dan

mendukung ketentuan, tata tertib, peraturan, nilai serta kaidah yang berlaku

b. Karakter seseorang untuk berbuat baik kepada masyarakat

c. Suatu kebiasaan seseorang untuk beraktivitas pada waktu tertentu

d. Suatu sikap yang ada pada diri seseorang yang tidak sesuai dengan peraturan yang

ditentukan

4.

Uraian

1. Pengertian disiplin
Jelaskan apa yang kalian ketahui tentang arti kedisiplinan itu ?

2. Macam-macam kedisiplinan
Ada berapa macam kedisiplinan yang kalian ketahui. Coba sebutkan dan jelaskan !

3. Tujuan dan Manfaat disiplin
Jelaskan manfaat kedisiplinan bagi siswa ?

4. Faktor-faktor yang mempengaruhi kedisiplinan
Sebutkan dan jelaskan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kedisiplinan siswa ?

5. Apakah kalian sudah menerapkan kedisiplinan baik di rumah ataupun di sekolah ? (Jika
SUDAH atau BELUM, jelaskan contoh kedisiplinan yang sudah kalian terapkan !)

6.
7.

[Type the company name] | Error! No text of specified style in document. 9

[Type the company name] | Error! No text of specified style in document. 10

[Type the company name] | Error! No text of specified style in document. 11


Click to View FlipBook Version