MODUL AJAR BAHASA INDONESIA TEKS HIKAYAT (Cerita Rakyat) BAB 1 I INFORMASI UMUM A. IDENTITAS Nama Penyusun Nurin Kurniawati, S.Pd. Satuan Pendidikan SMK Negeri 6 Semarang Tahun Pelajaran 2023/2024 Jenjang sekolah SMK Kelas/ semester X/ 1 Alokasi waktu 45 menit x 2 JP B. KOMPETENSI AWAL Peserta didik mengidentifikasi nilai pada cerita rakyat/hikayat C. PROFIL PELAJAR PANCASILA 1. Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia 2. Berkebhinekaan global : mengenal dan menghargai budaya 3. Bergotong-royong : kolaborasi 4. Bernalar kritis 5. Kreatif: Kreasi D. SARANA DAN PRASARANA Materi atau sumber pembelajaran utama: 1. Media video visual 2. Ppt berisi bahan ajar. 3. Buku paket siswa. Media pembelajaran yang digunakan: 1. Komputer/Laptop dan Jaringan Internet
2. Proyektor LCD, Laptop E. TARGET PESERTA DIDIK Kategori Peserta Didik Peserta didik reguler Jumlah Peserta Didik 36 Peserta didik per-kelas F. MODEL PEMBELAJARAN Problemt Based Learning (PBL) II KOMPONEN INTI Fase E Elemen CP Menyimak Peserta didik mampu mengevauasi dan mengkreasi informasi berupa gagasan, pikiran,perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang akurat dari menyimak berbagai jenis teks (cerita rakyat) hikayat dan cerpen Membaca dan Memirsa Peserta didik mampu mengevaluasi informasi berupa gagasan,pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks fiksi (cerita rakyat), misalnya Hikayat atau ceren, dari teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan gagasan dan perasaan simpati, peduli, empati dan/atau pendapat pro/kontra dari teks visual dan audiovisual secara kreatif. Peserta didik menggunakan sumber lain untuk menilai akurasi dankualitas data serta membandingkan isi teks. Berbicara dan Mempresentasikan Peserta didik mampu mengolah dan menyajikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, perumusan masalah, dan solusi dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara secara logis, runtut, kritis, dan kreatif. Peserta didik mampu mengkreasi ungkapan sesuai dengan norma kesopanan dalam berkomunikasi. Peserta didik berkontribusi lebih aktif dalam diskusi
dengan mempersiapkan materi diskusi, melaksanakan tugas dan fungsi dalam diskusi. Peserta didik mampu mengungkapkan simpati, empati, peduli, perasaan, dan penghargaan secara kreatif dalam bentukteks fiksi dan nonfiksi multimodal. Menulis Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif dalam bentuk teks informasional dan/atau fiksi. Peserta didik mampu menulis teks hikayat hasil penelitian dan teks fungsional dunia kerja. Peserta didik mampu mengalihwahanakan satu teks ke teks lainnya untuktujuan ekonomi kreatif. Peserta didik mampu menerbitkan hasil tulisan di media cetak maupun digital. Capaian Pembelajaran Pelajar memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, akademis, dan dunia kerja. Pelajar mampu memahami, mengolah, menginterpretasi, dan mengevaluasi informasi dari berbagai tipe teks tentang topik yang beragam. Pelajar mampu menyintesis gagasan dan pendapat dari berbagai sumber. Pelajar mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi dan debat. Pelajar mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan pendapat dan mempresentasikan serta menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi secara kritis dan etis. Tujuan Pembelajaran Menyimak hikayat yang dibacakan oleh orang lain untuk memahami dan menganalisis pesan dalam teks narasi berbentuk hikayat. - PEMAHAMAN BERMAKNA Kemampuan mengembangkan hikayat menjadi cerpen akan berkontribusi dalam mengembangkan kemampuan dalam menafsirkan dan memaknai berbagai informasi baik lisan maupun tulisan. Melatih untuk berpikir kritis dan kreatif dalam mengkritik atau memberikan solusi ide suatu permasalahan dalam kehidupan. Selain itu, dapat melestarikan
budaya luhur rakyat Indonesia karena hikayat adalah bentuk prosa lama yang diwariskan melalui lisan secara turun temurun yang mengandung nilai-nilai teladan bagi kehidupan - PERTANYAAN PEMANTIK a) Apakah di daerah kalian terdapat kisah lama yang disampaikan secara turun-temurun? b) Apakah seluruh kisah tersebut masuk akal? c) Bandingkanlah kisah yang kalian miliki dengan kisah temanmu! Apa saja persamaan dan perbedaan antara kisah tersebut? - TUJUAN PEMBELAJARAN a) Menyimak hikayat yang dibacakan oleh orang lain untuk memahami dan menganalisis pesan dalam teks narasi berbentuk hikayat. b) Membaca untuk menilai dan mengkritisi karakterisasi dan plot pada hikayat dan cerpen serta mengaitkannya dengan nilai-nilai kehidupan yang berlaku pada masa lalu dan sekarang. c) Menulis ulang teks hikayat dengan bahasa sehari-hari secara kreatif. d) Menyajikan teks narasi dalam bentuk monolog secara runut dan kreatif KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan (10 menit) 1) Guru membuka pelajaran dengan salam dan berdoa, memperhatikan kesiapan dan memeriksa kehadiran peserta didik. 2) Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia. 2) mandiri, 3) bernalar kritis. 4) kreatif. 5) bergotong royong, dan 6) berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan pendidikan. 3) Guru memotivasi peserta didik agar tetap memiliki semangat dalam proses pembelajaran 4) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
5) Peserta didik bertanya jawab dengan guru mengenai keterkaitan materi yang akan dipelajari dengan pengalaman peserta didik saat mempelajarimateri sebelumnya. Kegiatan Inti (70 Menit) 1) Guru menampilkan sebuah video teks hikayat menggunakan LCD Proyektor, kemudian peserta didik menyimak. 2) Peserta didik menyimak penjelasan materi yang disampaikan oleh guru. 3) Guru mengarahkan peserta didik untuk melakukan kegiatan pramembaca sebagai berikut: 1. Tuliskan judul teks yang akan dibaca 2. Guru meminta peserta didik untuk membuat pertanyaan “Adik Simba” (Apa, di Mana, Kapan, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana) yang muncul saat membaca judul teks. 3. Peserta didik diminta untuk membaca teks “Hikayat Sa-ijaan dan Ikan Todak” secara komprehensif untuk menjawab pertanyaan yang diberikan peserta didik lainnya. 4) Setelah membaca, peserta didik melakukan aktivitas sebagai berikut: 1. Peserta didik menukar pertanyaan dibuat dengan pertanyaan peserta didik lain. 2. Peserta didik saling menjawab pertanyaan. 3. Peserta didik menuliskan informasi penting dari jawaban tersebut. 5) Peserta didik dan guru membahas jawaban. 6) Peserta didik membentuk kelompok berpasangan. Peserta didik menyimak teks “Hikayat Saijaan dan Ikan Todak” dan mengisi tabel yang terdapat pada buku siswa dan membuat ringkasan. 7) Peserta didik diberi kesempatan untuk menyampaikan kendala yang dihadapi saat menyimak teks hikayat. 8) Peserta didik diberi LKPD untuk panduan pengerjaan. 9) Perwakilan peserta didik menyampaikan hasil analisisnya dan
peserta didik lain menanggapi. Penutup (5 menit) 1) Peserta didik dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini. 2) Peserta didik bersama guru merefleksikan hasil pembelajaran. 3) Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa dan salam. Lampiran 1 - MATERI PEMBELAJARAN A. Ciri-Ciri Hikayat 1. Anonim. Ciri-ciri hikayat ini memiliki arti bahwa pengarang hikayat tersebut biasanya memang tidak dikenali. 2. Istana Sentris. Ciri-ciri hikayat ini berarti hikayat bercerita soal tokoh dimana dia berkaitan dengan kehidupan dalam sebuah istana atau pun kerajaan. Bisa juga pusat dari cerita tersebut berada pada lingkungan istana itu. 3. Bersifat komunal atau menjadi miliki masyarakat. 4. Bersifat statis, dimana tidak ada banyak terjadinya perubahan atau tetap. 5. Bersifat tradisional. Biasanya ciri-ciri hikayat memang bersifat tradisional atau meneruskan budaya, kebiasaan yang dianggap baik (tradisi). 6. Memakai bahasa klise. Ciri-ciri hikayat ini berarti menggunakan bahasa secara berulangulang. 7. Mempunyai sifat didaktis. Hal ini agar dapat mendidik dengan amat baik secara moral maupun religi. 8. Magis. Ciri-ciri hikayat pada umumnya bersifat magis yang berarti pengarang akan membawa pembaca ke dalam dunia khayalan sehingga pada nantinya akan berimajinasi
secara serba indah. 9. Ceritakan kisah universal manusia, misalnya seperti adanya perang yang baik dengan yang buruk. Di mana pada nantinya peperangan tersebut akan dimenangkan oleh kebaikan, bukan keburukan atau pun kejahatan. 10. Ciri-ciri hikayat yang terakhir yaitu memiliki akhir bahagia. B. Unsur-Unsur Hikayat Untuk lebih memahami tentang hikayat, mengenali unsurnya wajib kamu lakukan. Berikut unsur-unsur hikayat yang perlu kamu ketahui: 1. Sudut pandang, yang merupakan pusat pengisahan di mana sebuah cerita tersebut dikisahkan oleh sang pencerita. 2. Tema, yang merupakan suatu gagasan untuk mendasari sebuah cerita. 3. Tokoh, yang merupakan pemeran pada cerita. Penokohan adalah penggambaran watak dari masing-masing tokoh yang diceritakan. 4. Gaya, yang sangat berhubungan dengan bagaimana cara penulis menyajikan sebuah cerita serta menggunakan bahasa dan juga unsur-unsur keindahan lainnya dalam hikayat. 5. Alur, adalah sebuah jalinan peristiwa dalam suatu cerita. 6. Latar, merupakan tempat, waktu, serta situasi/suasana yang tergambar dalam sebuah cerita hikayat. 7. Amanat, adalah sebuah pesan yang disampaikan oleh pengarang melalui sebuah cerita. 8. Ada pula unsur ekstrinsik dalam sebuah hikayat yang memiliki hubungan dengan latar belakang cerita. Misalnya seperti latar belakang adat, budaya, agama dan masih banyak lagi. Perlu diketahui bahwa unsur ekstrinsik ini juga ada kaitannya dengan norma atau nilai kehidupan dalam cerita. Contohnya nilai agama, moral, sosial, budaya dan masih banyak lagi. C. Jenis Hikayat Jenis-jenis hikayat dibedakan menjadi 2, yaitu jenis hikayat berdasarkan isinya dan jenis
hikayat berdasarkan asalnya. Berikut penjelasannya : 1. Jenis Hikayat berdasarkan Isinya Berdasarkan isinya hikayat terbagi menjadi 6, yaitu: a. Cerita rakyat b. Epos India c. Cerita dari Jawa d. Cerita-cerita Islam e. Sejarah dan Biografi f. Cerita berbingkat 2. Jenis Hikayat Berdasarkan Asalnya Berdasarkan asalnya, hikayat ini terbagi menjadi 4 bagian, yaitu: a. Melayu Asli. Contohnya Hikayat Hang Tuah (bercampur unsur islam), Hikayat Si Miskin (bercampur unsur islam), Hikayat Indera Bangsawan, Hikayat Malim Deman. b. Pengaruh Jawa. Contohnya Hikayat Panji Semirang, Hikayat Cekel Weneng Pati, Hikayat Indera Jaya (dari cerita Anglingdarma). c. Pengaruh Hindu (India). Contohnya Hikayat Sri Rama (dari cerita Ramayana), Hikayat Perang Pandhawa (dari cerita Mahabarata), Hikayat Sang Boma (dari cerita Mahabarata), dan Hikayat Bayan Budiman. d. Pengaruh Arab-Persia. Contohnya Hikayat Amir Hamzah (Pahlawan Islam), Hikayat Bachtiar, dan Hikayat Seribu Satu Malam.
- LKPD (kelompok) LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Menyimak Teks Hikayat secara Kritis Kegiatan 1 Kalian akan menyimak hikayat berjudul Hikayat Sa-ijaan dan Ikan Todak yang akan dibacakan secara bergiliran dalam satu kelompok. Agar dapat menyimak dengan baik, perhatikanlah langkah-langkah di bawah ini! 1. Pusatkan perhatian pada teks hikayat yang dibacakan oleh temanmu. 2. Saat menyimak, kalian dapat menggunakan tabel “Adiksimba” berikut untuk mengidentifikasi hal-hal penting dalam cerita. Siapa? Isi Teks Kapan? Apa? Di mana? Mengapa? Bagaimana? Kelompok : Kelas : Nama : 1. 2. 3. 4.
(Individu) Kegiatan 2 Setelah menyimak Hikayat Sa-Ijaan dan Ikan Todak jawablah pertanyaan berikut. 1) Berdasarkan penggalan cerita pada Hikayat Sa-Ijaan dan Ikan Todak berikut, sifat Datu Mabrur apakah yang hendak disampaikan penulis kepada pembaca? Siang-malam ia bersamadi di batu karang, di antara percikan buih, debur,ombak, angin, gelombang dan badai topan. 2) Bagaimana perasaan Ikan Todak saat muncul ke permukaan dan memperkenalkan dirinya kepada Datu Mabrur? 3) Apakah kalian setuju dengan sikap Raja Ikan Todak yang menyerang Datu Mabrur? □Setuju □Tidak setuju Alasan: 4) Tentukan apakah pernyataan berikut ini benar atau salah Benar Salah a. Datu Mabrur ingin memiliki pulau yang dapat ia tinggali dan kuasai b. Datu Mabrur dapat mengatasi serangan Ikan Todak c. Ikan Todak menyerang Datu Mabrur karena telah sengaja menyakiti pasukannya. d. Sa-Ijaan berarti saling membantu e. Proses munculnya daratan baru dari dasar laut terjadi sejak tengah malam hingga pagi hari. 5) Bagaimana hubungan pesan moral yang disampaikan dengan kondisi masyarakat pada saat ini? *Selamat Berdiskusi Dan Mengerjakan*
ASESMEN Asesmen formatif, dilakukan selama kegiatan pembelajaran berlangsung: - Menilai keaktifan peserta didik dalam berdiskusi. - Menilai keaktifan peserta didik pada saat penggunaan KBBI dan peserta didik berhasil menemukan arti kata dalam kamus - Menilai keaktifan Peserta didik pada saat mengerjakan LKPD Asesmen sumatif, dilakukan setelah pembelajaran selesai: - Peserta didik mengerjakan soal Bentuk a. Sikap: observasi b. Performa: presentasi c. Tertulis: soal uraian
RUBRIK PENILAIAN Rubrik Penilaian Mengidentifikasi Ide dan Makna Kata dalam Hikayat N o Aspek Penilaian Nilai dan Kriteria Nilai 4 Nilai 3 Nilai 2 Nilai 1 1 Pemahaman isi teks Siswa mampu mengidentifikas i seluruh struktur teks dengan benar Siswa salah mengidentifikas i satu struktur teks Siswa salah mengidentifikas i dua struktur teks Siswa salah mengidentifikas i seluruh struktur teks. 2 Kemampuan menyampaika n alasan Siswa mampu menyampaikan seluruh alasan yang disampaikan dengan logis. Siswa mampu menyampaikan sebagaian alasan yang disampaikan dengan logis. Siswa menyampaikan alasan tetapi tidak logis. Siswa tidak menyampaikan alasan Nilai = (Jumlah nilai yang didapat) x 4
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA TEKS HIKAYAT (Cerita Rakyat) BAB 2 I INFORMASI UMUM A. IDENTITAS Nama Penyusun Nurin Kurniawati, S.Pd. Satuan Pendidikan SMK Negeri 6 Semarang Tahun Pelajaran 2023/2024 Jenjang sekolah SMK Kelas/ semester X/ 1 Alokasi waktu 45 menit x 2 JP B. KOMPETENSI AWAL 1. Siswa memahami makna teks hikayat. 2. Siswa memahami makna teks cerpen. 3. Siswa memahami perbedaan teks hikayat dan cerpen C. PROFIL PELAJAR PANCASILA 1. Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia 2. Berkebhinekaan global : mengenal dan menghargai budaya 3. Bergotong-royong : kolaborasi 4. Bernalar kritis 5. Kreatif: Kreasi D. SARANA DAN PRASARANA Materi atau sumber pembelajaran utama: 1. Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/SMK Kelas X 2. PPT Materi Hikayat Media pembelajaran yang digunakan: 1. Komputer/Laptop dan Jaringan Internet
2. Proyektor LCD, Laptop 3. LKPD (liveworksheets) 4. Buku paket siswa. 5. Alat tulis menulis E. TARGET PESERTA DIDIK Kategori Peserta Didik Peserta didik reguler Jumlah Peserta Didik 36 Peserta didik per-kelas F. MODEL PEMBELAJARAN Think Pare Share (TPS) II KOMPONEN INTI Fase E Elemen CP Menyimak Peserta didik mampu mengevauasi dan mengkreasi informasi berupa gagasan, pikiran,perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang akurat dari menyimak berbagai jenis teks (cerita rakyat) hikayat dan cerpen Membaca dan Memirsa Peserta didik mampu mengevaluasi informasi berupa gagasan,pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks fiksi (cerita rakyat), misalnya Hikayat atau ceren, dari teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan gagasan dan perasaan simpati, peduli, empati dan/atau pendapat pro/kontra dari teks visual dan audiovisual secara kreatif. Peserta didik menggunakan sumber lain untuk menilai akurasi dankualitas data serta membandingkan isi teks. Berbicara dan Mempresentasikan Peserta didik mampu mengolah dan menyajikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul,
perumusan masalah, dan solusi dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara secara logis, runtut, kritis, dan kreatif. Peserta didik mampu mengkreasi ungkapan sesuai dengan norma kesopanan dalam berkomunikasi. Peserta didik berkontribusi lebih aktif dalam diskusi dengan mempersiapkan materi diskusi, melaksanakan tugas dan fungsi dalam diskusi. Peserta didik mampu mengungkapkan simpati, empati, peduli, perasaan, dan penghargaan secara kreatif dalam bentukteks fiksi dan nonfiksi multimodal. Menulis Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif dalam bentuk teks informasional dan/atau fiksi. Peserta didik mampu menulis teks hikayat hasil penelitian dan teks fungsional dunia kerja. Peserta didik mampu mengalihwahanakan satu teks ke teks lainnya untuktujuan ekonomi kreatif. Peserta didik mampu menerbitkan hasil tulisan di media cetak maupun digital. Capaian Pembelajaran Pelajar memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, akademis, dan dunia kerja. Pelajar mampu memahami, mengolah, menginterpretasi, dan mengevaluasi informasi dari berbagai tipe teks tentang topik yang beragam. Pelajar mampu menyintesis gagasan dan pendapat dari berbagai sumber. Pelajar mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi dan debat. Pelajar mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan pendapat dan mempresentasikan serta menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi secara kritis dan etis. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu menganalisis dan mengevaluasi karakterasisasi tokoh serta plot pada hikayat dan cerpen melalui kegiatan diskusi secara kritis, kreatif, dan gotong royong.
- PEMAHAMAN BERMAKNA Siswa dapat menauladani karakter yang baik dari teks hikayat dan cerpen yang telah dibaca dan dipirsa. - PERTANYAAN PEMANTIK a) Apakah kalian pernah membaca hikayat/cerpen? b) Adakah tokoh yang kalian idolakan dalam hikayat/cerpen? c) Mengapa kalian mengidolakan tokoh tersebut? - TUJUAN PEMBELAJARAN Siswa mampu menganalisis dan mengevaluasi karakterasisasi tokoh serta plot pada hikayat dan cerpen melalui kegiatan diskusi secara kritis, kreatif, dan gotong royong. KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan (10 menit) 1) Guru membuka pelajaran dengan salam dan berdoa, memperhatikan kesiapan dan memeriksa kehadiran peserta didik. 2) Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia. 2) mandiri, 3) bernalar kritis. 4) kreatif. 5) bergotong royong, dan 6) berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan pendidikan. 3) Guru memotivasi peserta didik agar tetap memiliki semangat dalam proses pembelajaran 4) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran 5) Peserta didik bertanya jawab dengan guru mengenai keterkaitan materi yang akan dipelajari dengan pengalaman peserta didik saat mempelajarimateri sebelumnya.
Kegiatan Inti (70 Menit) 1. Peserta didik mendapatkan pengantar materi terkait karakterisasi dan plot dalam hikayat serta cerpen dari guru atau sumber lainnya. 2. Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setiap peserta didik dalam kelompok mendapat nomor yang berbeda. Peserta didik dalam kelompok mendapat tugas membaca teks dan menjawab pertanyaan untuk mengetahui karakterisasi dan plot dalam teks hikayat. 3. Siswa berkumpul pada kelompok masing-masing yang telah dibagi oleh guru, 1 kelompok terdiri atas 4 siswa. 4. Kelompok membaca teks hikayat dan cerpen yang telah ditentukan oleh guru. Teks hikayat dan cerpen dapat diperoleh kelompok dengan cara klik link yang telah dibagikan guru. a. Kelompok 1,2, & 3 : Si Miskin Link: Link: https://drive.google.com/file/d/1lwLJ7m8XmR6ClTgMsq 9nZuRYWxAYeYb8/view?usp=share_link b. Kelompok 4,5, & 6 : Indera Bangsawan Link: https://drive.google.com/file/d/146XmxqoCOWQuoMJQn W2yKsPBh793bWO_/view?usp=share_link c. Kelompok 7, 8, dan 9 : Bayan Budiman Link: https://drive.google.com/file/d/1PYjJbQkurs4xdqLQQyZI h9_ZvLEVSq4-/view?usp=share_link 5. Siswa menerima LKPD yang dibagikan oleh guru. 6. Kelompok mengerjakan LKPD yang dibagikan guru dengan berdiskusi 7. Guru berkeliling untuk memantau dan membantu pekerjaan siswa. 8. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan setiap anggota kelompok dapat mengerjakannya serta menjelaskan alasannya dengan tepat. 9. Kelompok dipanggil ke depan secara acak untuk melaporkan hasil kerja sama mereka.
10. Kelompokn mendapatkan tanggapan dari kelompok lain. 11. Peserta didik dan guru menyimpulkan jawaban dan mengaitkannya dengan materi yang disampaikan di awal. Penutup (10 menit) 1) Peserta didik dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini. 2) Peserta didik bersama guru merefleksikan hasil pembelajaran. 3) Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya. 4) Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa dan salam. Lampiran 1 Materi Pembelajaran Meskipun hikayat dan cerpen sama-sama merupakan cerita naratif berupa fiksi, ada perbedaan antara keduanya. Hal tersebut terjadi karena perbedaan kondisi sosial dan budaya yang terjadi pada saat cerita tersebut dibuat. Hikayat yang dibuat pada masa kerajaan tidak dapat lepas dari nuansa istana, baik pada tokohnya Tokoh pada hikayat cenderung berlatar belakang keluarga kerajaan atau orang-orang di sekitarnya. Keluarga kerajaan dikenal dengan orang orang yang sakti hingga sering diceritakan dapat melakukan hal-hal yang tidak wajar. Bahkan, para tokoh tidak hanya diambil dari kerajaan yang ada di bumi, tetapi juga kerajaan kayangan. Perbedaan kasta pada setiap golongan masyarakat muncul sangat jelas pada cerita. Hal ini sangat berbeda dengan cerpen yang lebih variatif mengambil tokoh dalam cerita. Hal tersebut sangat berpengaruh pada konflik yang muncul dalam cerita. Konflik yang biasa muncul tidak lepas dari perselisihan antarkerajaan dan golongan. Penyelesaian konflik pun tidak jauh dari peperangan dan penggunaan kekuatan ajaib yang berakhir bahagia. Pada cerpen karena karakter dan latar belakang yang begitu beragam, mengakibatkan konflik dan cara penyelesaiannya pun Sebagai cerita yang lebih panjang dibandingkan cerpen, hikayat memiliki alur yang lebih kompleks. Hikayat memiliki alur berbingkai. Pada sebuah ceritanya terdapat cerita yang lain. Pada “Hikayat Bayan Bijaksana”, di samping menceritakan percakapan antara Bayan dan Istri Zainab terdapat pula cerita lain. Contohnya cerita tentang anak cerpelai, seperti yang terdapat pada kutipan hikayat berikut. - Unsur Intrisik Hikayat 1. Tema Tema adalah gagasan yang mendasari sebuah cerita. 2. Latar
Tempat, waktu, dan suasana dalam suatu cerita. 3. Alur Alur merupakan jalinan peristiwa dalam sebuah cerita. 4. Amanat Amanat merupakan pesan yang disampaikan oleh pengarang melalui sebuah cerita. 5. Tokoh Tokoh adalah pemeran di dalam cerita. 6. Watak/ Penokohan Penokohan yaitu penggambaran watak seorang tokoh. 7. Sudut Pandang Sudut pandang merupakan teknik yang dipilih pencerita untuk mengemukakan gagasan dan ceritanya. 8. Gaya Bahasa Merupakan kemampuan penulis dalam menyajikan suatu cerita yang menggunakan bahasa dan unsur-unsur keindahan lainnya. Merupakan kemampuan penulis dalam menyajikan suatu cerita yang menggunakan bahasa dan unsur-unsur keindahan lainnya. - Nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastra, termasuk hikayat terdiri atas nilai pendidikan, religius, moral, dan nilai sosial. 1. Nilai pendidikan adalah nilai yang berkaitan dengan semangat dan kemauan
LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) 1. Bacalah teks hikayat dan cerpen yang telah dibagikan oleh guru kepada kelompok kalian? 2. Identifikasi karakterisasi tokoh dalam teks hikayat dan cerpen. Gunakanlah tabel-tabel di bawah ini untuk mengidentifikasi hal tersebut? Tabel Karakterisasi tokoh Teks Hikayat Nama Tokoh Karakter Tokoh Masalah yang dihadapi Tokoh Cara tokoh menyelesaikan masalah Tabel karakterisasi tokoh Teks Cerpen Nama Tokoh Karakter Tokoh Masalah yang dihadapi Tokoh Cara tokoh menyelesaikan masalah
Bagan Identifikasi plot cerita 3. Identifikasi alur/plot dengan cara menuliskan ringkasan peristiwa dalam teks hikayat dan cerpen ke dalam bagan di bawah ini! Diagram Plot/alur Teks Hikayat Diagram Plot/alur Teks Cerpen Jenis Plot/alur : Tambahan : Jenis Plot/alur : Tambahan :
ASESMEN Asesmen formatif, dilakukan selama kegiatan pembelajaran berlangsung: - Menilai keaktifan peserta didik dalam berdiskusi. - Menilai keaktifan peserta didik pada saat penggunaan KBBI dan peserta didik berhasil menemukan arti kata dalam kamus - Menilai keaktifan Peserta didik pada saat mengerjakan LKPD Asesmen sumatif, dilakukan setelah pembelajaran selesai: - Peserta didik mengerjakan soal Bentuk a. Sikap: observasi b. Performa: presentasi c. Tertulis: soal uraian RUBRIK PENILAIAN
A. Rubrik Penilaian membandingkan karakterisasi tokoh dan plot pada Teks Hikayat dan Cerpen. No Aspek Penilaian Nilai dan Kriteria Nilai 4 Nilai 3 Nilai 2 1 Kemampuan menentukan nama tokoh Mampu menyebutkan lebih dari 3 tokoh Mampu menyebutkan 3 tokoh Mampu menyebutkan 2 tokoh 2 Karakter Tokoh Mampu menyebutkan karakter tokoh lebih dari 3 tokoh yang disebutkan Mampu menyebutkan karakter tokoh dari 3 tokoh yang disebutkan Mampu menyebutkan karakter tokoh dari 2 tokoh yang disebutkan 3. Masalah Menyebutkan lebih dari 1 permasalahan dan disertai dengan bukti kutipan teks Mampu menyebutkan lebih dari 1 permasalahan Mampu menyebutkan 1 permasalahan 4. Penyelesaian Konflik/Ending Mampu menyebutkan/ menyimpulkan penyelesaian masalah/ending bukti kutipan dan jenis endingnya Mampu menyebutkan/menyimpulkan penyelesaian masalah/ending disertai dengan bukti kutipan Mampu menyebutkan/ menyimpulkan penyelesaian masalah/ending Nilai = (Jumlah nilai yang didapat) : 4 = (Hasil yang dibagi) x 25 B. Rubrik penilaian identifikasi plot/alur cerita Teks Hikayat dan Cerpen
No. Aspek Penilaian Nilai dan Kriteria Nilai 10 Nilai 5 Nilai 3 1. Jenis Plot Mampu menyebutkan jenis plot yang ada pada teks hikayat dan cerpen disertain dengan menambahkan catatan keterangan Mampu menyebutkan jenis plot yang ada pada teks hikayat dan cerpen Mampu menyebutkan jenis plot yang ada di hikayat/cerpen (1 yang benar) 2. Urutan Peristiwa Mampu menyebutkan 3 atau lebih urutan peristiwa Mampu menuliskan 2 urutan peristiwa Mampu menuliskan 1 peristiwa Nilai = (Jumlah nilai yang didapat) x 5