The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

MODUL BAHAN AJAR ALJABAR KLS VII MAKMUR-dikonversi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Amhus_makmur Makmur, 2020-10-21 02:39:46

MODUL BAHAN AJAR ALJABAR KLS VII MAKMUR-dikonversi

MODUL BAHAN AJAR ALJABAR KLS VII MAKMUR-dikonversi

BAHAN AJAR

BENTUK ALJABAR

Oleh
MAKMUR
PPG DALAM JABATAN ANGKATAN 1
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PAPUA

2020

Modul Matematika
Aljabar Berbasis

Pendekatan Kontekstual
Untuk Siswa SMP/MTs

Pada umumnya dalam penyusunan bahan ajar secara keseluruhan hampir semua saya
merujuk dari modul matematika aljabar yang berbasis pendekatan kontekstual dari
Penulis : Elvira Resa Krismasari yang saya padukan juga dari modul bahan ajar oleh
Fidyah Nur Fitriani.

KATA PENGANTAR

Puji syukur hanya milik Allah semata, Rabb semesta alam. Atas berkah,
rahmat, dan karunia-Nya penyusunan Bahan Ajar Matematika Materi Bentuk
Aljabar untuk Kelas VII SMP Negeri 1 Uluiwoi ini dapat terselesaikan.

Bahan ajar ini disusun sebagai salah satu sumber belajar dalam
pelaksanaan belajar mengajar matematika materi . Dalam bahan ajar ini,
penyajian materi menggunakan model Discovery Learning guna meningkatkan
kemampuan matematika siswa SMP. Bahan ajar ini juga dilengkapi dengan
contoh-contoh soal, dan latihan evaluasi. Sesuai dengan tujuan penyusunan
bahan ajar ini, peserta didik diharapkan mampu (1) Mejelaskan bentuk
Aljabar dan melakukan operasi pada bentuk aljabar ( penjumlahan,
pengurangan, perkalian dan pembagian ) (2) Menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan bentuk aljabar dan operasi pada bentuk aljabar. Selain
mampu mengomunikasikan matematika sebagaimana indikator yang telah
diurai, peserta didik juga diharapkan mampu mengomunikasikan ide dan
gagasannya dengan berbagai perangkat matematika serta memiliki sikap
menghargai matematika dalam aktivitas sehari-hari.

Dengan segala kerendahan hati, kami memohon kepada siapa saja yang
membaca dan menggunakan bahan ajar ini agar sudi kiranya memperbaiki
kesalahan-kesalahan yang ditemukan. Akhirnya, kami menyampaikan terima
kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusinya terhadap
penyusunan bahan ajar ini. Semoga segala amal kebaikan yang telah diberikan
mendapat balasan yang sesuai dari-Nya. Aamiin.

Uluiwoi, September 2020
.
Penyusun

DAFTAR ISI

Halaman Judul ............................................................................................. i
Kata Pengantar.............................................................................................. ii
Daftar Isi ........................................................................................................ iii
Pendahuluan ................................................................................................. 1
Deskripsi Modul .......................................................................................... 2
Petunjuk Penggunaan Modul.................................................................... 3
Peta Konsep ................................................................................................... 4
Kegiatan Belajar 1 Unsur- Unsur Bentuk Alajabar ............................... 5

PENDAHULUAN

DESKRIPSI MODUL

Modul yang berjudul bentuk aljabar ini terdiri tiga kegiatan
pembelajaran yang disusun sedemikian rupa dan diharapkan akan memberikan
penguatan bagi Anak-anaku sekalian dalam kegiatan belajar daring ataupun lur-
ing. Kegiatan pembelajaran tersebut meliputi menjelaskan bentuk aljabar dan
melakukan Operasi pada bentuk aljabar (penjumlahan, Pengurangan, Perkalian
dan Pembagian) serta menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bentuk
aljabar dan operasi pada bentuk aljabar.
Modul ini disusun sebagai implementasi pengembangan Kurikulum K-13 pada
mata pelajaran matematika kelas VII tingkat Sekolah Menengah Pertama dalam
rangka memudahkan anak-anaku sekalian dalam memahami materi ajar dalam
proses pembelajaran Daring ataupun Luring.

Adapun hasil belajar yang diharapkan setelah mempelajari modul ini antara
lain anak-anaku sekalian dapat:
1. Mengenal bentuk aljabar dari masalah Kontekstual
2. Menjelasakan pengertian variabel, konstanta, suku dan suku sejenis
3. Melakukan operasi oljabar (penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pem-

bagian)
4. Menyelsaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan bentuk aljabar dan

operasi pada bentuk aljabar
Manfaat kompetensi setelah mempelajari modul ini diharapkan anak-

anaku sekalian akan dapat membantu anak-anaku sekalian dalam memahami
dan menyelesaikan masalah bentuk aljabar dan operasi pada bentuk aljabar da-
lam serta menyelasaikan masalah kontekstual bentuk aljabar.

PRASARAT

Kemampuan awal yang dipersyaratkan untuk mempelajari modul ini
anak-anakku sekalian telah menguasai operasi bilangan (penjumlahan, pengu-
rangan, perkalian dan pembagian ) serta sifat-sifat operasi bilangan.

PETUNJUK PENGGUNAAAN
MODUL MODUL

Untuk mempelajari modul ini ada beberapa hal yang harus di-
perhatikan oleh anak didik sekalian, yaitu sebagai berikut:

1. Untuk mempelajari modul ini haruslah berurutan, karena materi sebe-
lumnya menjadi prasyarat untuk mempelajari materi berikutnya.

2. Ikutilah kegiatan belajar yang disajikan dalam modul ini, dan per-
hatikan petunjuk mempelajari kegiatan belajar yang ada pada setiap
awal kegiatan belajar.

3. Ulangi apabila kamu kurang memahami materi yang disajikan, lanjut-
kan jika kamu sudah menguasai materi.

4. Kerjakanlah soal Uji Kompetensi setelah kamu mempelajari semua
kegiatan belajar.

KOMPETENSI

Kompetensi yang akan dibentuk atau dipelajari pada modul ini adalah anak-
anaku sekalian menjelaskan bentuk aljabar dan melakukan Operasi pada bentuk aljabar
(penjumlahan, Pengurangan, Perkalian dan Pembagian) serta menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan bentuk aljabar dan operasi pada bentuk aljabar. Serta anak-
anakku sekalian Dapat mengembangkan dan mampu memecahkan permasalahan
kontekstual bentuk aljabar secara tepat. Unjuk kerja yang di dapat meliputi kemampuan
di bidang pengetahuan, keterampilan dan sikap.

CEK KEMAMPUAN

Untuk melihat sejauhmana penguasaan yang telah diperoleh setelah
mempelajari dan mengiomplementasikan modul ini dalam proses pembelajaran,
berikut diberikan daftar pertanyaan yang akan dapat digunakan untuk mengukur
kemampuan anak-anakku sekalian terhadap kompetensi yang diharapkan :
1. Bagaimanakah pendapat anak-anakku sekalian setelah mempelajari modul ini?
2. Sudahkah anak-anakku sekalian menguasai isi modul pembelajaran ini dengan

baik?
3. Bagian kompetensi/materi yang manakah yang belum anak-anakku sekalian be-

lum dikuasai (mnegalami kesulitan) dalam mempelajari modul ini?

KEGIATAN BELAJAR

1. Kompetensi Dasar

3.5 Menjelaskan bentuk aljabar dan melakukan operasi
pada bentuk aljabar (penjumlahan, pengurangan,
perkalian, dan pembagian)

4.5 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bentuk
aljabar dan operasi pada bentuk aljabar

2. Indikator

3.5.1 Menjelaskan bentuk aljabar
3.5.2 Mengidentifikasi unsur-unsur bentuk aljabar
3.5.3 Menentukan hasil operasi penjumlahan dan pengurangan
bentuk aljabar

3. Materi Pokok

➢ Menjelaskan koefisien variabel, konstanta, dan suku
pada bentuk aljabar

➢ Operasi hitung bentuk aljabar (penjumlahan,
pengurangan, perkalian dan pembagian

PETA KONSEP

BENTUK ALJABAR
OPERASI ALJABAR

Bentuk Bentuk
Simbolik Verbal

Penjumlahan Pengurangan Perkalian Pembagian

Penyederhanaan Bentuk Aljabar

Uraian Materi

1. Bentuk Aljabar

1.1 Mengenal Unsur – unsur Bentuk Aljabar

Ilustrasi 1

Gambar 1 : Buah Apel

Pak Johan memanen buah apel di kebunnya sebanyak 4 keranjang
penuh dan sisanya ada 6 buah di luar keranjang (anggaplah banyak apel
dalam setiap keranjang sama). Bagaimana menentukan banyak apel dalam
bentuk aljabar?

Setelah memahami ilustrasi 1 di atas, diketahui bahwa hasil panen apel
sebanyak 4 keranjang penuh dan sisanya 6 apel di luar keranjang. Lalu
langkah apa yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut?

Penyelesaian :

Langkah-langkah:
1. Membuat pemisalan
2. Mengubah ke bentuk

matematika (bentuk
aljabar)

Dari langkah-langkah yang telah kalian kerjakan, tentunya kalian telah
mendapatkan bentuk aljabar yang sesuai, yaitu 4 … + 6 (isi sesuai dengan
pemisalan yang telah kalian buat).

Dengan mengikuti langkah pada ilustrasi 1, selesaikan ilustrasi 2
berikut!
Ilustrasi 2
Setelah pelajaran matematika berakhir, Andi dan Rudi diminta tolong oleh ibu
gurunya untuk membeli buku tulis, pensil, dan penghapus di koperasi sekolah
untuk dibagikan kepada anak-anak kelas VII C. Andi membeli 2 pack buku tulis,
1 pack pensil, dan 5 penghapus. Sedangkan Rudi membeli 2 pack buku tulis, 2
pack pensil, dan 3 penghapus. Tentukan bentuk aljabar dari buku tulis, pensil, dan
penghapus yang dibawa Andi dan Rudi! (Anggaplah jumlah buku dan pensil
setiap pack masing-masing adalah sama)

Penyelesaian :

Tabel 1
Pengelompokan barang yang dibeli Andi dan Rudi

Nama Barang yang dibeli Bentuk Aljabar
Andi 2 ...

Rudi 2…+1…+5
1 ...
5
2 ...
2 ... 1 … + 2 … + 3
3

Berdasarkan ilustrasi 2 di atas, maka kalian akan mendapatkan
beberapa bentuk aljabar. Selanjutnya mari mempelajari unsur-unsur bentuk
aljabar yaitu variabel, koefisien, konstanta, dan suku!

1.1.1 Variabel
Dari ilustrasi 2, diperoleh bentuk aljabar sebagai berikut :

4x + 3y + 8

Variabel Variabel adalah lambang
Variabel pengganti suatu bilangan yang
belum diketahui nilainya
dengan jelas. Variabel disebut
juga peubah. Variabel bi-
asanya dilambangkan dengan
huruf kecil a, b, c, ... z.

Contoh : Variabel dari bentuk aljabar 7 + 2 − 3 adalah ...
Jawab : variabel dari bentuk aljabar adalah m dan n

1.1.2 Koefisien
Dari ilustrasi 2, diperoleh bentuk aljabar sebagai berikut :

4x + 3y + 8

Koefisien Koefisien adalah
Koefisien bilangan pada bentuk
aljabar yang
memiliki variabel.

Maka : 4 merupakan koefisien dari x
3merupakan koefisien dari y

Contoh : Tentukan koefisien bentuk aljabar 9a – 3b + 4!
Jawab : 9 merupakan koefisien dari a

-3 merupakan koefisien dari b

1.1.3 Konstanta
Dari ilustrasi 2, diperoleh bentuk aljabar sebagai berikut :

4x + 3y + 8

Konstanta Konstanta adalah
suatu bentuk aljabar
yang berupa
bilangan dan tidak
memuat variabel.

Contoh : Tentukan konstanta bentuk aljabar 12k – 7l + 9!
Jawab : Konstanta dari bentuk aljabar di atas adalah 9.

1.1.3 Suku

Dari ilustrasi 2, diperoleh bentuk aljabar sebagai berikut :

4x + 3y + 8

Suku adalah variabel

beserta koefisiennya

Suku Suku Suku atau konstanta pada
bentuk aljabar yang

dipisahkan oleh operasi

jumlah atau selisih.

Operasi Penjumlahan

Bentuk aljabar 4x + 3y + 8 terdiri dari tiga suku, disebut Trinomial (suku tiga).
Bentuk aljabar 3 2 − 6 dan 2 + 5 terdiri dari dua suku, disebut Binomial (suku

dua).
Bentuk aljabar 8 3 dan −3 terdiri dari satu suku, disebut Monomial (suku satu).
Bentuk aljabar 6 4 + 3 2 − + 5 memiliki lebih dari tiga suku, disebut Polinomial

(suku banyak).

Selain macam-macam suku di atas, dalam bentuk aljabar juga mengenal istilah suku
sejenis dan suku tidak sejenis. Perhatikan tabel berikut!

Tabel 2

Perbedaan Suku Sejenis dan Suku Tidak Sejenis

No. Suku Jenis Suku Penjelasan

1. 3a, -7a, dan 20a Karena memiliki variabel yang

Sejenis sama yaitu a dan memiliki
pangkat variabel yang sama yaitu

2. 9 4 dan 2 2 1.
Karena meskipun variabelnya

Tidak Sejenis sama yaitu x dan y, tetapi pangkat

3. 5 2 dan −12 2 variabelnya berbeda.
Karena memiliki variabel yang

Sejenis sama dan pangkat variabel yang
sama yaitu 2.

4. 4pq dan 4ab .................... ......................................................

......................................................

......................................................
5. 10 2 dan 6 2 ...................... ......................................................

......................................................

......................................................

Evaluasi

Untuk memantapkan pemahaman tentang unsur-unsur bentuk
aljabar, selesaikan soal berikut!

1. Identifikasikan unsur-unsur bentuk aljabar berikut!
a. 8 2 + 3
b. 2 2 + 6 − 4

2. Kelompokkan suku-suku berikut berdasarkan suku sejenis dan
suku tidak sejenis serta berikan penjelasannya!
a. -14a, 14, 7, 7a
b. 3, pq, 4p, 2 3, 3pq, p

Selamat Mencoba

D. Rangkuman

Kesimpulan !!!

1. Bentuk aljabar memiliki unsur-unsur yaitu variabel, koefisien, konstanta,
dan suku.

2. Variabel adalah lambang pengganti suatu bilangan yang belum diketahui
nilainya dengan jelas. Variabel disebut juga peubah. Variabel biasanya
dilambangkan dengan huruf kecil a, b, c, ... z.

3. Koefisien adalah bilangan yang memiliki variabel pada bentuk aljabar.
4. Konstanta adalah suatu bentuk aljabar yang berupa bilangan dan tidak

memuat variabel.
5. Suku adalah variabel beserta koefisiennya atau konstanta pada bentuk

aljabar yang dipisahkan oleh operasi jumlah atau selisih.
6. Berdasarkan jumlah sukunya, suku dibedakan menjadi 4 yaitu monomial

(suku satu), binomial (suku dua), trinomial (suku tiga), dan polinomial
(suku banyak).
7. Berdasarkan jenisnya, suku dibedakan menjadi dua yaitu, suku sejenis
dan suku tidak sejenis.
8. Suku sejenis adalah suku yang memiliki variabel sama dan pangkat
variabel sama. Sedangkan suku tidak sejenis adalah suku yang memiliki
variabel berbeda dan pangkat variabel berbeda.



1.2. Memahami Penjumlahan dan Pengurangan Bentuk Aljabar

Masalah 2

Pak Madhuri merupakan seorang pemborong beras yang sukses di desa
Kambu. Pak Madhuri mendapatkan pesanan dari Pedagang pasar Andono-
huo dan Mandonga di hari yang bersamaan. Pedagang pasar Andonohuo
memesan 15 karung beras, sedangkan pedagang pasar Mandonga me-
mesan 20 karung beras. Beras yang sekarang tersedia di gudang Pak
Madhuri hanya 17 karung beras saja.
Misalkan x adalah massa tiap karung beras. Nyatakan dalam bentuk
aljabar:
a. Total beras yang dipesan kepada Pak Madhuri.
b. Sisa beras yang ada di gudang Pak Madhuri jika memenuhi pesanan
pedagang pasar Andonohuo saja.
c. Kekurangan beras yang dibutuhkan Pak Madhuri jika memenuhi pe-
sanan pedagang pasar Mandonga saja.

Alternatif Penyelesaian Masa-
a. Total beras yalnagh dipesan kepada Pak Madhuri adalah 15x + 20x atau
35x kilogram beras.
b. Jika Pak Madhuri memenuhi pesanan pedagang pasar Andonohuo saja,
maka sisa beras adalah 2 karung beras atau 2x kilogram beras.
c. Kekurangan beras yang dibutuhkan Pak Madhuri untuk memenuhi pe-
sanan Pedagang pasar Mandonga adalah 3 karung beras atau (−3x) kilo-
gram beras. (tanda negatif menyatakan kekurangan)
Pada cerita pengantar tersebut terdapat operasi antara dua bentuk aljabar,
yaitu:
1. Penjumlahan (15x) + (20x) = 35x
2. Pengurangan (17x) − (15x) = 2x
3. Pengurangan (17x) − (20x) = −3x
Bentuk 17x − 15x bisa juga ditulis penjumlahan dua bentuk aljabar (17x) −
(15x)
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang penjumlahan dan pengurangan
bentuk aljabar, marilah kita amati dan lengkapi beberapa penjumlahan
dan pengurangan bentuk aljabar pada Tabel 3 berikut.

Tabel 3. Penjumlahan dan Pengurangan Bentuk Aljabar

Ayo kita Menanya
Setelah kalian mengamati pada Tabel 3, tuliskan pada buku tulismu per-
tanyaan yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan bentuk
aljabar. Mungkin kalian bertanya dua hal berikut.
1. Bagaimana langkah-langkah menjumlahkan atau mengurangkan ben-
tuk aljabar?
2. Apa syaratnya agar antarsuku bisa dijumlahkan atau dikurangkan?
Sekarang cobalah buat pertanyaan yang serupa atau memuat kata “bentuk
aljabar”, “penjumlahan”, atau “pengurangan”.

Ayo Kita Menggali Informasi
Perusahaan X mengemas kelereng-kelereng ke dalam kotak-kotak, yaitu
kotakmerah dan kotak putih.
Wafi memiliki 15 kotak merah dan 9 kotak putih. Kotak-kotak tersebut
berisi kelereng. Jika banyak kelereng di kotak merah dinyatakan dengan x
dan banyaknya kelereng di kotak putih dinyatakan dengan y, maka ban-
yak kelereng di kedua kotak dinyatakan dengan 15x + 9y.
Keterangan:
Banyak kelereng dalam setiap kotak merah sama.
Banyak kelereng dalam setiap kotak putih sama.
Jika Wafi diberi kakaknya 7 kotak merah dan 3 kotak putih, maka Wafi
sekarang mendapatkan tambahan kelereng sebanyak 7x + 3y. Dengan
demikian, Wafi sekarang memiliki (15x + 9y) + (7x + 3y) kelereng. Bentuk
(15x + 9y) + (7x + 3y) sama dengan 22x + 12y yang diperoleh dengan cara
menjumlahkan kotak-kotak yang warnanya sama. Bentuk (15x + 9y) + (7x
+ 3y) = 22x + 12y disebut penjumlahan bentuk aljabar.

Karena Wafi memberikan 6 kotak merah dan 9 kotak putih kepada
adiknya, maka kelereng yang dimiliki Wafi berkurang sebanyak 6x + 9y
kelereng.

Dengan kata lain, kelereng yang dimiliki Wafi sekarang adalah (22x + 12y)
− (6x + 9y) kelereng. Bentuk ini sama dengan 16x + 3y yang diperoleh
dengan cara mengurangkan kotak-kotak yang warnanya sama. Bentuk
(22x + 12y) − (6x + 9y) = 16x + 3y disebut pengurangan bentuk aljabar.

Selanjutnya, marilah kita perhatikan suku-suku sejenis dalam bentuk
aljabar pada Tabel 4 berikut.

Tabel 4. Suku-suku sejenis

Berikut disajikan beberapa contoh permasalahan tentang penjumlahan
dan pengurangan dalam bentuk aljabar.

Contoh 4
Tentukan penjumlahan 7a + 4b dengan 8a − 6b.

Alternatif Penyelesaian

(7a + 4b) + (8a − 6b) = 7a + 4b + 8a + (–6b) jabarkan
= 7a + 8a + 4b + (–6b) kumpulkan suku sejenis
= 15a + (−2b) operasikan suku sejenis
= 15a − 2b sederhanakan

Contoh 5
Tentukan pengurangan 7a + 4b oleh 8a − 6b.

(7Aal+te4rbn)a−t(i8fa −Pe6nb)yele=sa7iaa+n4b – 8a − (−6b) jabarkan
= 7a − 8a + 4b + 6b kumpulkan suku sejenis
= −a + 10b operasikan suku sejenis

Contoh 6
Tentukan penjumlahan 16a − 12b + 4 oleh 5a − 9b + 2c

Alternatif Penyelesaian

(16a −12b + 4) + ( 5a – 9b + 2c) jabarkan
= 16a − 12b + 4 + 5a + (−9b) + 2c kumpulkan suku sejenis
= 16a + 5a − 12b − 9b + 2c + 4 operasikan suku sejenis
= 21a − 21b + 2c + 4
jabarkan berdasarkan
Contoh 7 kumpulkan suku sejenis
operasikan suku sejenis
Kurangkan 3x + 4y dengan 5x – 6y
jabarkan berdasarkan
Alternatif Penyelesaian kumpulkan suku sejenis
(3x + 4y) – (5x – 6y) = 3x + 4y – 5x + 6y operasikan suku sejenis
soal

= 3x – 5x + 4y + 6y
= –2x + 10y

Contoh 8

Kurangkan 2p – 5 dari 10p + 11

Alternatif Penyelesaian
(10p + 11) – (2p – 5) = 10p + 11 – 2p + 5
soal

= 10p – 2p + 11 + 5
= 8p + 16

Ayo kita Mencoba
Kemudian setelah kalian melakukan kegiatan menggali informasi, marilah
kita mencoba untuk menyelesaikan soal-soal berikut.
1. Tuliskan bilangan dan bentuk aljabar yang hilang di kotak kosong berikut

ini

2. Tentukan penjumlahan bentuk aljabar berikut!
a. −3m + 4n − 6 dengan 7n − 8m + 10
b. 15a + 7b − 5c dengan −11a − 12b + 13d

3. Tentukan pengurangan bentuk aljabar berikut!
a. −3m + 4n − 6 oleh 7n − 8m + 10
b. 15a + 7b − 5c oleh −11a − 12b + 13d

4. Tentukan hasil dari 5x − 6y + 8z + (7x − 9z) − (2y + 9z − 10)

Ayo Kita Menalar

Setelah kalian melakukan kegiatan mengamati dan menggali informasi di
atas, sekarang coba diskusikan permasalahan yang terdapat pada kasus
berikut.
Perhatikan kembali pada Masalah 2. Jika diketahui pesanan dari peda-
gang pasar Andonohuo dan Mandonga pada hari yang bersamaan masih
kurang 7 hari lagi, maka Pak Madhuri tidak akan khawatir lagi walaupun
beras yang tersedia di gudang hanya sebanyak 17 karung beras. Karena,
setiap dua hari Pak Madhuri selalu mendapatkan pemasukan beras
sebanyak 7 karung beras. Oleh karena itu dalam 7 hari ke depan isi
gudang akan mendapatkan tambahan sebanyak 21 karung beras. Dengan
tambahan 21 karung beras pada hari yang ke-7, nanti masih ada sisa beras
di gudang sebanyak 3 karung beras. Setelah pada hari itu pesanan dari
pedagang pasar Andonohuo masih berlanjut, yaitu setiap 3 hari sekali sela-
lu memesan sebanyak 5 karung beras. Begitu juga pesanan dari pedagang
pasar Mandonga masih berlanjut dengan aturan yang berbeda, yaitu setiap
5 hari sekali selalu memesan sebanyak 10 karung beras.
Berdasarkan kasus di atas, coba diskusikan dengan teman kelompok kal-
ian tiga hal berikut.
1. Berapa hari paling cepat Pak Madhuri mendapatkan pesanan lagi dari
pedagang pasar Pasean dan Waru di hari yang bersamaan? Jelaskan.
2. Pada hari yang keberapa Pak Madhuri kehabisan stok karung beras di
gudang? Jelaskan.
3. Mungkinkah Pak Madhuri mengamali kekurangan stok karung beras di
gudang? Hari yang keberapa itu dan strategi apa yang dilakukan oleh Pak
Madhuri supaya tidak kehabisan stok karung beras di gudangnya? Jelas-
kan.

Ayo Kita Berbagi
Presentasikan prosedur dan penjelasan yang kalian buat. Kemudian,
bandingkan dengan hasil teman kalian yang lain. Silakan saling berko-
mentar, menanggapi komentar, memberikan usul dan menyepakati ide-
ide yang paling tepat.

Latihan Soal

Ayo Kita Berlatih







1.3. Memahami Perkalian Bentuk Aljabar

Masalah 3

Pak Idris mempunyai kebun apel berbentuk persegi dan Pak Tohir
mempunyai kebun jeruk berbentuk persegi panjang. Ukuran panjang ke-
bun jeruk Pak Tohir 20 m lebih dari panjang sisi kebun apel Pak Idris. Se-
dangkan lebarnya, 15 m kurang dari panjang sisi kebun apel Pak Idris. Ji-
ka diketah i kedua luas kebun Pak Idris dan Pak Tohir adalah sama, maka
tentukan luas kebun apel Pak Idris?

Alternatif Penyelesaian Masa-
Untuk memecahlkaahn persoalan tersebut bisa dengan memisalkan panjang
sisi kebun apel Pak Idris dengan suatu variabel, misal variabel x. Panjang
kebun jeruk Pak Tohir 20 meter lebih panjang dari panjang sisi kebun apel
bisa ditulis x + 20. Lebarnya 15 meter kurang dari panjang sisi kebun apel
Pak Idris bisa ditulis x − 15. Seperti yang kita ketahui bahwa luas persegi
panjang adalah panjang × lebar. Namun dalam permasalahan menentukan
panjang sisi kebun tersebut, kita sedikit mengalami kesulitan karena yang
dikalikan adalah bentuk aljabar. Dalam permasalah tersebut luas kebun
Pak Tohir adalah hasil kali dari x + 20 dengan x − 15.
Luas kebun Pak Tohir dapat ditulis dalam bentuk aljabar
Luas = panjang × lebar

= (x + 20) × (x − 15)
= x2 − 15x + 20x − 300
= x2 + 5x − 300 satuan luas
Selain dengan cara tersebut, kita bisa menentukan luas kebun Pak Tohir
dengan cara perkalian bersusun seperti berikut.

Jadi, luas kebun Pak Tohir adalah x2 + 5x − 300 satuan luas.
Dari kedua cara tersebut, silakan menggunakan cara yang menurut kalian
paling mudah.
Karena diketahui luas kebun apel Pak Idris sama dengan luas kebun jeruk
Pak Tohir, maka didapat:
Luas kebun apel Pak Idris = Luas kebun jeruk pak Tohir

Jadi, luas kebun apel Pak Idris adalah (x)2 = (60)2 = 3.600 satuan luas.
Untuk lebih memahami tentang perkalian bentuk aljabar, amati perkalian
bentuk-bentuk aljabar pada Tabel 5 berikut. Kemudian lengkapi isi tabel
yang masih kosong.

Tabel 5. Perkalian Bentuk Aljabar

Secara umum hasil perkalian bentuk aljabar (x + a) × (x + b) mengikuti
proses berikut.

Ayo kita Menanya
Berdasarkan hasil pengamatan kalian, buatlah pertanyaan yang berkaitan
dengan perkalian bentuk aljabar, mungkin kalian bertanya dua hal beri-
kut.
1. Bagaimana cara mengalikan suku-suku bentuk aljabar?
2. Adakah cara singkat untuk mengalikan dua suku bentuk aljabar?
Sekarang cobalah buat pertanyaan yang serupa atau memuat kata
“perkalian” dan “dua suku”.

Ayo Kita Menggali Informasi
Mengenal Sifat-sifat Operasi Hitung Bentuk Aljabar

Contoh 9
Hasil kali dari 5 × (x + 10) adalah 5x + 50
atau bentuk 5x + 50 dapat juga ditulis 5 × (x + 10)

Contoh 10
Hasil kali dari (x + 10) × (x + 3) adalah x2 + 13x + 30
atau bentuk x2 + 13x + 30 dapat juga ditulis (x + 10) × (x + 3)

Contoh 11
Hasil kali dari (x + 1) × (x + 2) × (x + 3) adalah x3 + 6x2 + 11x + 6
atau bentuk x3 + 6x2 + 11x + 6 dapat juga ditulis (x + 1) × (x + 2) × (x + 3)

Operasi penjumlahan dan perkalian bentuk aljabar memiliki beberapa si-
fat,
antara lain:

Kemudian, coba temukan pada buku tertentu, internet, atau membuat
sendiri tentang perpangkatan bentuk aljabar dengan menggunakan pola
segitiga Pascal, contoh (a + b)2 dan (a – b)5.

Ayo Kita Mencoba
Setelah kalian melakukan kegiatan mengamati dan menggali informasi,
coba sekarang terapkan pada beberapa kasus berikut.

Ayo Kita Menalar

Setelah melakukan kegiatan pengamatan untuk menentukan hasil kali
dari (x + a)( x + b) dan menuliskan hasilnya pada Tabel 5 di atas,
kemudian perhatikan dan lengkapi Tabel 6 berikut ini.

Tabel 6 Model Perkalian Bentuk Aljabar

Ayo Kita Berbagi
Presentasikan hasil dari Kegiatan Menalar dan Mencoba semenarik
mungkin. Diskusikan dalam kelompok kalian jika masih terdapat kes-
impulan berbeda

Latihan Soal

Ayo Kita Berlatih







DAFTAR PUSTAKA

Tohir Mohammad, dkk. 2016. Matematika Kelas VII, Semester 1.Edisi Revisi Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Krismasari, Elvira Resa.2015. Modul Matematika SMP.Ponorogo: Universitas
Muhammadiyah Ponorogo

http://mafia.mafiaol.com/2013/06/koefisien-variabel-konstanta-dan-suku.html (diakses
27 Februari 2018)

http://www.berpendidikan.com/2016/02/definisi-atau-pengertian-variabel-koefisien-
dan-konstanta-dalam-bentuk-aljabar-beserta-contohnya-lengkap.html (diakses 27
Februari 2018)


Click to View FlipBook Version