SOSIOLOGI KELAS X
IDENTITAS SOSIAL
(PENGERTIAN,
FUNGSI, DIMENSI,
KOMPONEN DAN
PEMBENTUKAN)
Sumber: Riadi, Muchlisin. (2021). Identitas Sosial (Pengertian,
Fungsi, Dimensi, Komponen dan Pembentukan). Diakses pada
9/20/2022, dari
https://www.kajianpustaka.com/2021/02/identitas-sosial.html
Pengertian Menurut Hogg dan Abram (1990)
Identitas sosial adalah rasa keterkaitan, peduli,
bangga dapat berasal dari pengetahuan seseorang
dalam berbagai kategori keanggotaan sosial dengan
anggota yang lain, bahkan tanpa perlu memiliki
hubungan personal yang dekat, mengetahui atau
memiliki berbagai minat.
Menurut Tajfel (1982)
Identitas sosial adalah bagian dari konsep diri seseorang yang
berasal dari pengetahuan mereka tentang keanggotaan dalam
suatu kelompok sosial bersamaan dengan signifikansi nilai dan
emosional dari keanggotaan tersebut. Identitas sosial
berkaitan dengan keterlibatan, rasa peduli, dan juga rasa
bangga dari keanggotaan dalam suatu kelompok tertentu.
Menurut Barker (2004)
Identitas sosial adalah persamaan dan perbedaan,
soal personal dan sosial, soal apa yang kamu miliki
secara bersama-sama dengan beberapa orang dan
apa yang membedakanmu dengan orang lain.
Fungsi Identitas Sosial
Fungsi identitas sosial seseorang atau
sekelompok orang adalah, untuk membantu
menemukan jati diri dan rasa percaya diri yang
lebih tinggi, efisien, efektif. Identitas sosial juga
membantu seseorang untuk mengenali dirinya
dari mana ia berasal melalui cara berpikir dan
bertindak.
Karakteristik Identitas individual dan kolektif berkembang secara Menurut Jenkins (2008)
Identitas sistematis, dan berkembang atas keterlibatan satu
Sosial sama lain.
Identitas individu dan kolektif merupakan produk interaksional
eksternal yang diidentifikasikan oleh orang lain sebagai
identifikasi internal.
Proses terjadinya identitas dihasilkan baik dalam
wacana-narasi, retorika dan representasi dan dalam
materi, sering kali bersifat sangat praktis, yang
merupakan konsekuensi dari penetapan identitas.
DIMENSI IDENTITAS
SOSIAL
Persepsi dalam Daya tarik in-group Keyakinan saling Depersonalisasi
konteks antar terkait
kelompok Secara umum, in-group dapat diartikan Ketika individu dalam kelompok
sebagai suatu kelompok dimana Identitas Sosial merupakan merasa menjadi bagian dalam sebuah
seseorang mempunyai perasaan keseluruhan aspek konsep diri kelompok maka individu tersebut akan
seseorang yang berasal dari kelompok cenderung mengurangi nilai-nilai yang
Dengan mengidentifikasikan memiliki dan common identity (identitas ada dalam dirinya sesuai dengan nilai
diri pada sebuah kelompok, umum). Sedangkan out-group adalah sosial mereka atau kategori
maka status dan gengsi yang suatu kelompok yang dipersepsikan keanggotaan bersama secara yang ada dalam kelompoknya
emosional dan hasil evaluasi yang tersebut.
dimiliki oleh kelompok jelas berbeda dengan in-group. bermakna. Artinya, seseorang memiliki
kelekatan emosional terhadap
tersebut akan mempengaruhi
persepsi setiap individu di kelompok sosialnya.
dalamnya.
Komponen Komponen Kongnitif (cognitive Menurut Tajfel (1982)
Identitas component)
Sosial Individu mengkategorisasikan dirinya dengan
kelompok tertentu yang akan menentukan
kecenderungan mereka untuk berperilaku sesuai
dengan keanggotaan kelompoknya.
Komponen Evaluatif (evaluative
component)
Komponen Evaluatif (evaluative component) ini menekankan
pada nilai-nilai yang dimiliki individu terhadap keanggotaan
kelompoknya.
Komponen Emosional (emotional
component)
Merupakan perasaan keterlibatan emosional terhadap
kelompok, seperti komitmen afektif.
Motivasi Melakukan Identitas Sosial Menurut Hogg dan Vaughan (2011)
Self-enhancement dan positive distinctiveness
Positive distinctiveness mencakup keyakinan bahwa kelompok kita lebih baik dibandingkan
kelompok mereka. Kelompok dan anggota yang berada di dalamnya akan berusaha untuk
mempertahankan positive distinctiveness tersebut karena hal itu menyangkut dengan
martabat, status, dan kelekatan dengan kelompoknya.
Uncertainty Reduction
Motif ini secara langsung berhubungan dengan kategorisasi sosial. Individu berusaha
mengurangi ketidakpastian subjektif mengenai dunia sosial dan posisi mereka dalam dunia
sosial.
Optimal Distinctiveness
DIndividu berusaha menyeimbangkan dua motif yang saling berkonflik (sebagai
anggota kelompok atau sebagai individu) dalam meraih optimal distinctiveness.