Enjoy Geography
Modul Kls XI
MOBILITAS PENDUDUK
DAN TENAGA KERJA
Disusun Oleh
Dwi Purnamasari, S.Pd
MIGRASI PENDUDUK DAN DAFTAR ISI
TENAGA KERJA
COVER………………………………………………...……………….…1
PENDAHULUAN…………………………………...…….,………….3
A. Identitas Modul……………………………………....…………….3
B. Kompetensi Dasar……………………………..……....…………...3
C. Deskripsi Singkat Materi……………………………….…...…..3
D. Petunjuk Penggunaan Modul…………………………....……..3
KEGIATAN PEMBELAJARAN…………………..……………..4
A. Pengertian Mobilitas Penduduk……………………....……….4
B. Jenis-Jenis Mobilitas Penduduk………………………….....…..5
C. Faktor yang mempengaruhi Migrasi Penduduk…..........…..8
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………..…..10
Bencana Semeru Komuter
Transmigrasi
Imigrasi PENDAHULUAN
Kesulitan Ekonomi
A. Identitas Modul
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas : XI
Alokasi Waktu : 50 Menit
Judul Modul : Mobilitas Penduduk dan Tenaga Kerja
B. Kompetensi Dasar
Menganalisis Dinamika Kependudukan di Indonesia untuk
Perencanaan Pembangunan
C. Deskripsi Singkat Materi
Pada modul geografi kelas XI Kali ini, kita akan
mempelajari tentang Mobilitas Penduduk dan Tenaga
Kerja, yang meliputi;
1. Pengertian Mobilitas Penduduk
2. Jenis-Jenis Mobilitas Penduduk
3. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Migrasi Penduduk
D. Petunjuk Penggunaan Modul
Agar menguasai 3 (tiga) sub materi pada modul ini,
kalian diharapkan mengikuti petunjuk belajar pada modul
dengan baik, yaitu dengan memahami bahan belajar
dengan baik, membaca isi modul dengan teliti dan
menjawab evaluasi pada akhir modul, diantaranya
sebagai berikut;
1. Berdoa’lah sejenak sesuai agama dan keyakinan
sebelum memulai pelajaran
2. Baca dan pahami deskripsi isi dari setiap bahan
belajar, agar anda dapat mengetahui apa yang harus
dipelajari dari isi bahan belajar.
3. Baca dan pahami secara mendalam tujuan yang
harus dicapai setelah melakukan pembelajaran
4. Bacalah uraian materi secara seksama. Tandai dan
catat materi yang belum/ kurang anda pahami.
5. Diskusikan materi-materi yang belum dipahami dengan
teman, guru.
E. Materi Pembelajaran
Modul ini berisi materi dan latihan soal mengenai
Pengertian Mobilitas Penduduk, Jenis-Jenis Mobilitas
Penduduk, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Migrasi
Penduduk.
Diskusi Perkuliahan
KEGIATAN PEMBELAJARAN
A. Pengertian Mobilitas Penduduk
Gambar 1. Pekerja Berjalan Kaki Meninggalkan Perkantorannya di Jakarta
https://jogja.tribunnews.com/2020/09/22/mobilitas-penduduk-harus-dihentikan-untuk-
cegah-transmisi-covid-19
1. Pengertian Mobilitas Penduduk
Mobilitas penduduk merupakanperpindahan penduduk dari suatu wilayah
(geografis) ke wilayah lain dalam jangka waktu tertentu. Dengan kata lain
Mobilitas penduduk adalah gerak perpindahan penduduk dari satu unit geografis
(wilayah) ke dalam unit geografis lainnya. Mobilitas penduduk menjadi kajian yang
penting karena dapat mencerminkan aktivitas masyrakat dalam suatu negara,
yang memiliki peranan dalam proses modernisasi.
Mobilitas penduduk adalah gerak perpindahan penduduk dari satu unit geografis
(wilayah) ke dalam unit geografis lainnya. Gejala mobilitas penduduk merupakan
gejala alamiah yang terjadi sebagai respon manusia terhadap situasi dan kondisi
yang sedang dihadapi. Misalnya, desakan ekonomi, situasi politik, kebutuhan
pendidikan, gangguan keamanan, terjadinya bencana alam di daerah asal, ataupun
alasan-alasan sosial lainnya
B. Jenis-Jenis Mobilitas Penduduk
Secara garis besar, mobilitas penduduk dibagi menjadi dua, yaitu mobilitas
vertikal dan mobilitas horizontal.
1) Mobilitas Vertikal
adalah semua gerakan penduduk dalam usaha perubahan status sosial. Contohnya,
seorang buruh tani yang berganti pekerjaan menjadi pedagang termasuk gejala
perubahan status sosial. Begitu pula, seorang dokter gigi beralih pekerjaan menjadi
seorang aktor film juga termasuk mobilitas vertikal.
Gambar 2. Buruh Tani Gambar 3. Pedagang
https://id.pinterest.com/pin/nk-usa--362680576246495358/?mt=login https://banyumas.tribunnews.com/2022/11/05/info-
harga-sembako-cilacap-31-oktober-4-november-2022-
sepekan-harga-cabai-masih-naik-turun
Gambar 4. Dokter Tompi Gambar 5. Penyanyi Tompi
https://www.auroranews.id/nasional/pr- https://celebrity.okezone.com/read/2017/11/28/2
3682611500/ini-pesan-tompi-buat-yang-masih- 05/1821997/warisi-bakat-bernyanyi-tompi-
rajin-nongkrong-di-tengah-lonjakan-covid-varian- siapkan-album-perdana-untuk-anak
omicron
2) Mobilitas Horizontal
adalah semua gerakan penduduk yang melintas batas wilayah tertentu dalam
periode waktu tertentu. Batas wilayah yang umumnya adalah batas adminitrasi,
seperti provinsi, kabupaten, kecamatan, kelurahan. Mobilitas Horizontal dibagi
menjadi dua yaitu Mobilitas Permanen dan Non Permanen
A. Mobilitas nonpermanen
Mobilitas nonpermanen adalah pergerakan penduduk dari satu wilayah ke wilayah
lain yang bersifat sementara atau tidak bertujuan menetap dalam waktu yang
lama. Berdasarkan lamanya waktu di tempat tujuan, mobilitas non permanen
dibedakan menjadi dua, yaitu:
Komutasi, yaitu bentuk mobilitas penduduk non permanen secara ulang-alik
(pergi-pulang) tanpa menginap di tempat yang dituju, atau dengan kata lain
waktu yang dibutuhkannya kurang dari 24 jam. Orang yang melakukan
proses komutasi dinamakan komuter atau penglaju. Contohnya orang-orang
yang tinggal di Bogor namun bekerja di Jakarta melakukan perjalanan
menggunakan kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek untuk bekerja setiap hari
di Jakarta dan kembali pulang ke Bogor di hari yang sama.
Gambar 6. Penumpang KRL Depok-Jakarta
https://www.antaranews.com/berita/409911/penumpang-krl-depok-
jakarta-cemas-kasus-bintaro
Sirkulasi, yaitu jenis mobilitas penduduk non permanen tetapi sempat menginap
di tempat tujuan atau mobilitas non permanen musiman. Orang yang
melakukan sirkulasi dinamakan sirkuler. Contohnya orang-orang yang pergi
mudik ke kampung halaman masing-masing ketika libur lebaran dan menetap
disana selama beberapa hari.
Gambar 7. Mudik Lebaran Warga Jateng 2022
https://jateng.inews.id/berita/mudik-gratis-lebaran-2022-
perantau-asal-jateng-saya-bisa-berhemat-rp1-juta
B. Mobilitas permanen (migrasi)
Mobilitas permanen adalah pergerakan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain
yang bersifat menetap dalam jangka waktu yang lama. Orang yang melakukan
migrasi disebut migran. Terdapat dua jenis mobilitas permanen, yaitu migrasi
internasional dan migrasi internal.
1) Migrasi internasional, yaitu migrasi dari suatu negara ke negara lain. Migrasi
internasional dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu imigrasi, emigrasi, dan remigrasi.
Imigrasi, yaitu proses masuknya migran ke negara tujuan.
Gambar 8. Terminal Kedatangan Bandara Sokarno Hatta
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200305085507-
12-480673/yasonna-mutasi-kepala-imigrasi-bandara-
soekarno-hatta
Emigrasi, yaitu proses keluarnya migran dari negara asal
Gambar 9. Terminal Keberangkatan Bandara Sokarno Hatta
https://www.antaranews.com/berita/2452061/ina-dan-
angkasa-pura-ii-sinergi-kembangkan-bandara-soetta
Remigrasi, yaitu proses kembalinya migran ke negara asalnya
setelah pindah dan menetap di negara tujuan.
Salah satu alasan seseorang kembali ke tanah air setelah
bertempat tinggal di negara lain misalnya karena sudah
tua. Orang yang sudah tua maka dia tidak lagi produktif
dalam bekerja atau sudah melalui masa pensiun. Biasanya
orang yang sudah tua ingin menghabiskan sisa hidupnya di
tanah kelahiran atau kampung halamannya bersama dengan
sanak saudara dan kerabat yang pasti banyak berada di
negara asalnya.
2) Migrasi internal, yaitu migrasi dari suatu wilayah ke wilayah lain dalam satu
negara. Secara umum, jenis-jenis migrasi internal yang biasa dijumpai di Indonesia
antara lain urbanisasi, ruralisasi, dan transmigrasi.
Urbanisasi, yaitu perpindahan penduduk dari kawasan perdesaan ke wilayah
perkotaan.
Gambar 10. Terminal Keberangkatan Bandara Sokarno
https://oto.detik.com/beritHaa/tdt-a3808618/beli-tiket-po-bus-
akap-lewat-online-bakal-lebih-mahal
Ruralisasi, yaitu perpindahan penduduk dari kota ke desa.
Pada dasarnya masyarakat yang melakukan ruralisasi telah melakukan
urbanisasi di masa lalu, namun cukup banyak juga masyarakat urbanisasi yang
melakukan ruralisasi kembali ke pedesaan.
Suasana dan kondisi di pedesaan jauh lebih tenang daripada di perkotaan.
Hal ini tentunya sangat cocok bagi Anda yang ingin menikmati masa
tuanya dengan tenang dan nyaman.
Gambar 11. Ruralisasi
https://berita.99.co/keunggulan-tinggal-di-desa/
Transmigrasi yaitu perpindahan penduduk antar satu pulau ke pulau lain
Gambar 12. Transmigran di Bengkulu
https://bengkulu.antaranews.com/berita/63405/kawasan-transmigrasi-di-
rejang-lebong-akan-dilakukan-pemugaran
C. Faktor yang Mempengaruhi Migrasi
Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain dengan maksud
untuk menetap di daerah tujuan. Mobilitas permanen secara garis besar dapat dibagi
menjadi dua, yaitu migrasi internasional dam migrasi dalam negeri.
Migrasi Internasional adalah perpindahan penduduk dari satu negara ke negara lain.
Perhatian para analis demografi cukup besar pada migrasi internasional. Hal itu
dikarenakan selain datanya lebih lengkap juga karena sering menimbulkan ketegangan
sosial.
Akhirnya, terjadi pertentangan antara orang-orang dengan latar belakang kebudayaan
dan bahasa yang berbeda. Migrasi internasional dibedakan menjadi tiga, yaitu imigrasi
emigrasi, dan remigrasi. Emigrasi, merupakan suatu kejadian keluarnya penduduk dari
suatu negara menuju ke negara yang lain dengan tujuan untuk menetap (bermukim) di
negara yang dituju tersebut. Penduduk yang melakukan emigrasi disebut emigran.
Imigrasi, merupakan masuknya penduduk ke suatu negara yang berasal dari negara yang
lain dengan tujuan untuk bermukim (menetap) di negara yang didatangi. Penduduk yang
melakukannya disebut imigran Remigrasi (Repatriasi), merupakan perpindahan penduduk
untuk kembali lagi ke tempat asal (tanah airnya). Contohnya, orang Indonesia sejak
tahun 1990 bermukim di Singapura pada tahun 2020 kembali lagi untuk pulang dan
menetap selamanya di Indonesia.
Migrasi Dalam Negeri (Migrasi Nasional) Migrasi nasional adalah suatu perpindahan
penduduk dari suatu daerah ke daerah lain dalam satu wilayah negara. Pola migrasi
dalam negeri (nasional) adalah sebagai berikut. Transmigrasi yaitu perpindahan
penduduk dari daerah yang padat penduduknya menuju ke daerah yang lebih jarang
penduduknya dalam satu wilayah negara. Urbanisasi, merupakan suatu perpindahan
penduduk dari desa ke kota besar atau kota kecil ke kota besar. Ruralisasi,
merupakan penduduk dari kota ke desa untuk menetap di desa. Rulasisasi biasanya
terjadi karena kesempatan kerja di kota sangat sempit.
Migrasi penduduk dipengaruhi oleh dua faktor utama yang dikenal dengan istilah faktor
pendorong (push factors) dan faktor penarik (pull factors).
1. Faktor pendorong
Faktor pendorong adalah faktor-faktor yang timbulnya atau berasal dari daerah asal.
Misalnya perpindahan dari desa ke kota karena di desa lapangan pekerjaannya sedikit.
Beberapa faktor pendorong antara lain
• Kurangnya lapangan pekerjaan di daerah asal
• Sumber-sumber alam semakin berkurang (pertanian, tambang, dll)
• Alasan pekerjaan atau perkawinan.
• Bencana alam (Gempa Bumi, Banjir, Wabah Penyakit, dll).
• Tidak cocok lagi dengan adat, budaya atau kepercayaan di tempat asal.
• Terdapat tekanan-tekanan atau diskriminasi politik, agama, suku.
Gambar 13. Kurangnya Lapangan Kerja di Desa
https://medan.tribunnews.com/2018/06/28/warga-di-kelurahan-ini-punyaangka-
pengangguran-yang-fantastis-masyarakatsebut-kurang-diperhatikan
2. Faktor penarik
Faktor penarik adalah faktor-faktor yang timbulnya atau berasal dari daerah
tujuan. Misalnya perpindahan dari desa ke kota karena di kota memiliki fasilitas
sarana dan prasarana yang lebih baik atau memiliki kesempatan pekerjaan yang
lebih baik dengan upah tinggi. Beberapa faktor penarik antara lain:
• Kesempatan mendapatkan pendapatan yang lebih baik.
• Kesempatan mendapatkan pendidikan yang lebih baik atau tinggi.
• Rasa bangga di tempat baru.
• Pekerjaan yang lebih baik atau cocok.
• Keadaan lingkungan lebih menyenangkan (banyak hiburan, fasilitas sekolah,
perumahan. dll).
• Terdapat kerabat atau saudara di tempat tujuan.
Gambar 14. Jakarta Pusat
https://www.rumah.com/areainsider/jakarta-pusat/article/jakarta-
pusat-bertabur-fasilitas-2414
daftar Pustaka
Handoyo,Budi. 2021. Geografi SMA Kelas XI. Malang: Pusat Perbukuan
KEMDIKBUDRISTEK.
Dewi, Nurmala. 2007. Geografi untuk SMA dan MA Kelas XI. Bandung: Pusat
Perbukuan Pendidikan Nasional.
Suhud W, Cipta. 2020. Modul Pembelajaran SMA Geografi. Jakarta:
Direktorat SMA, KEMDIKBUD.
https://www.zenius.net/prologmateri/geografi/a/1174/mobilitas-penduduk diakses
23 November 2022 pukul 10.00
https://ilmugeografi.com/ilmu-sosial/migrasi diakses 24 November pukul 15.00