Tugas
DOSEN PENGAMPU : Siti Choirul Dwi Astuti, M. Tr. Keb
PENDIDIKAN BUDAYA ANTI KORUPSI
(CONTOH PERAN MAHASISWA DALAM GERAKAN ANTI
KORUPSI DILINGKUNGAN NASIONAL BAIK YANG
SALAH DAN BENAR)
NAMA : AINUN HANAPI
NIM :751540120003
PRODI : D-III KEBIDANAN
POLTEKKES KEMENKES GORONTALO
T.A 2021
1
CONTOH PERAN MAHASISWA DALAM GERAKAN ANTI
KORUPSI DILINGKUNGAN NASIONAL BAIK YANG SALAH
DAN BENAR
Contoh dalam menerapkan perilaku yang benar
Sebagai kontrol sosial, mahasiswa dapat melakukan peran
preventif terhadap korupsi dengan membantu masyarakat dalam
mewujudkan ketentuan dan peraturan yang adil dan berpihak pada rakyat
banyak, sekaligus mengkritisi peraturan yang tidak adil dan tidak
berpihak pada masyarakat.
Mahasiswa juga dapat melakukan peran edukatif dengan
memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat baik pada
saat melakukan kuliah kerja lapangan atau kesempatan yang lain
mengenai masalah korupsi dan mendorong masyarakat berani melaporkan
adanya korupsi yang ditemuinya pada pihak yang berwenang.
Selain itu, mahasiswa juga dapat melakukan strategi investigatif
dengan melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam upaya
penegakan hukum terhadap pelaku korupsi serta melakukan tekanan
kepada aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pelaku
tindak pidana korupsi. Tekanan tersebut bisa berupa demonstrasi ataupun
pembentukan opini publik.
Contoh dalam menerapkan perilaku yang salah
Tugas dari mahasiswa itu sendidiri sebagai agent of change adalah
memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Bila mahasiswa
berbicara antikorupsi, maka terlebih dahulu nilai-nilai antikorupsi tersebut
diterapkan terhadap diri sendiri.
Aktivis mahasiswa hendaknya terlebih dahulu melakukan evaluasi
diri, sebelum mengevaluasi kebijakan pemerintah. Jangan menjadi aktivis
anti kritik, seperti halnya pejabat yang mengaku dahulu pernah menjadi
2
aktivis.
Sebab, tidak mungkin masyarakat akan mengikuti kebaikan yang
dikampanyekan bila yang melakukan kampanye saja melanggar apa yang
hendak dikampanyekan. Sebagai contoh, bila mahasiswa ingin melakukan
kampanye tertib berlalu lintas, tentu terlebih dahulu harus mampu
memberikan contoh yang baik bagaimana tertib berlalu lintas itu.
Mustahil orang akan mengikuti instruksi untuk tertib berlalu lintas bila
yang mengkampanyekan masih melanggar.
3