SISTEM SATUAN
Sistem satuan ada 2 macam, yaitu :
1. Sistem MKS, merupakan satuan besar
M = meter
K = kilogram
S = sekon
2. Sistem CGS, merupakan sistem satuan kecil
C = centimeter
G = gram
S = sekon
Perlu diingat bahwa sistem Satuan Internasional (SI) didasarkan pada sistem MKS yang
diresmikan pada tahun 1960. Artinya, untuk satuan panjang harus meter, untuk satuan
massa harus kilogram, dan untuk satuan waktu harus sekon.
Syarat sistem Satuan Internasional :
1. Satuan selalu tetap, artinya tidak mengalami perubahan karena pengaruh apapun.
2. Bersifat internasional (dapat dipakai di seluruh negara)
3. Mudah ditiru
PENETAPAN SATUAN STANDAR UNTUK PANJANG, MASSA, & WAKTU
Satuan pokok panjang dalam SI adalah meter (m). 1 meter standar = jarak yang ditempuh
oleh cahaya dalam ruang hampa (vakum) pada selang waktu
Satuan panjang yang lain harus dikonfersikan ke satuan meter :
km x 10 1 km = 1.000 m (103 m)
hm 1 hm = 100 m (102 m)
dam 1 dam = 10 m (101 m)
m
dm
: 10 cm
mm
1 dm = m = 0,1 m = 10-1 m
1 cm = m = 0,01 m = 10-2 m
1 mm = m = 0,001 m = 10-3 m
Satuan pokok massa dalam satuan SI adalah kilogram (kg). 1 kilogram standar = massa
sebuah silinder yang terbuat dari campuran platina-iridium.
Satuan massa yang lain harus dikonfersikan ke satuan kilogram :
kg
hg 1 ton = 1.000 kg
dag 1 kuintal = 100 kg
g 1 hg = = 0,1 = 10-1 kg
dg 1 dag = = 0,01 = 10-2 kg
cg 1 g = = 0,001 = 10-3 kg
mg
Satuan pokok waktu dalam SI adalah sekon (s). 1 sekon standar = waktu yang diperlukan
oleh atom cesium -133 untuk bergetar sebanyak 9.192.631.770 kali.
Satuan waktu yang lain harus dikonversikan ke satuan sekon :
1 menit = 60 sekon
1 jam = 60 menit = 3.600 sekon
1 hari = 24 jam = 1440 menit = 86.400 sekon
1 minggu = 7 hari
1 bulan = 30 hari
1 tahun = 12 bulan = 365 hari
1 abad = 100 tahun
Satuan luas dalam SI
Luas = p x l
Satuan luas = satuan p x satuan l
=mxm
= m2 (Satuan Internasional)
Jadi satuan luas dalam SI adalah m2
1 m2 = 104 cm2
1 cm2 = m2 = 10-4 m2 = 0,0001 m2
Satuan volume dalam SI
Volume = p x l x t
Satuan volume = satuan p x satuan l x satuan t
=mxmxm
= m3 (Satuan Internasional)
Jadi, satuan volume dalam SI adalah m3
1 m3 = 106 cm3
1 cm2 = m3 = 10-6 m3 = 0,000001 m3
Untuk diingat !
1 liter = 1.000 ml = 1.000 cm3 = 1.000 cc
0,001 liter = 1 ml = 1 cm3 = 1.000 cc
MENGKONVERSIKAN SATUAN LUAS & VOLUME
Contoh : m2 = 0,0001 m2
1. 1 m2 = 104 cm2
1 cm2 = 10-4 m2 =
2. 1 m3 = 106 cm3 m3 = 0,000001 m3
1 cm3 = 10-6 m3 =
3. 1,25 m3 = 1.250.000 cm3 m3 = 5 x 10-3 m3
5.000 cm3 = 0,005 m3 =
4. 8.375 cm2 = 0,8375 m2
MENGUKUR LUAS DALAM SATUAN INTERNASIONAL
Contoh :
Ukurlah luas papan tulis dalam SI !
Dik : p = 244 cm
l = 122 cm
Dit : L = … ?
Jawab :
L=pxl
= 244 cm x 122 cm
=29.768 cm2
= 2,9768 m2
MENGUKUR VOLUME DALAM SATUAN INTERNASIONAL
Contoh :
Ukurlah volume lemari dalam SI !
Dik : p = 114 cm
l = 42 cm
t = 180 cm
Dit : V = … ?
Jawab :
V=pxlxt
= 114 cm x 42 cm x 180 cm
= 861.840 cm3
= 0,861840 m3
MENKONVERSIKAN SATUAN PADA BESARAN TURUNAN
Contoh :
1. Konversikan dari kg/m3 ke gr/cm3
1 kg/m3 = =
= 10-3 gr/cm3 = 0,001 gr/cm3 = gr/cm3
Atau sebaliknya
1 gr/cm3 = : = x = = 103 = 1.000 kg/m3
MENCARI LUAS & VOLUME BENDA-BENDA YANG ADA DI RUMAH
A. Luas
1. Luas Meja Belajar (Persegi Panjang)
Dik : P = 69 cm
l = 45 cm
Dit : L = . . . ?
Jawab :
L=Pxl
= 69 cm x 45 cm = 3.105 cm2 = 0,3105 m2
2. Luas Meja Tamu (Persegi Panjang)
Dik : P = 141 cm
l = 119 cm
Dit : L = . . . ?
Jawab :
L=Pxl
= 141 cm x 119 cm = 16.779 cm2 = 0,16779 m2
3. Luas Busur Derajat (1/2 Lingkaran)
Dik : d = 6 cm
Dit : L = . . . ?
Jawab :
L=
= = = 14,13 cm 2 = 0,001413 m2
4. Luas Layang-Layang (Layang-Layang)
Dik : d1 = 19 cm
d2 = 13 cm
Dit : L = . . .?
Jawab :
L=
= = = 123,5 cm2 = 0,01235 m2
5. Luas Bagian Dasar Gelas (Lingkaran)
Dik : r = 7 cm
Dit : L = . . . ?
Jawab :
L= x
= x 7 x 7 = 154 cm2 = 0,0154 m2
B. Volume
1. Volume Tempat Tidur (Balok)
Dik : P = 180 cm
l = 119 cm
t = 30 cm
Dit : V = . . . ?
Jawab :
V=Pxlxt
= 180 cm x 119 cm x 30 cm = 642.600 cm3 = 0,6426 m3
2. Volume Tupperware (Tabung)
Dik : r = 7 cm
t = 21 cm
Dit : V = . . . ?
Jawab :
V=
= x 49 cm2 x 27 cm = 3.234 cm3 = 0,003234 m3
3. Volume Nasi Tumpeng (Kerucut)
Dik : r = 28 cm
t = 30 cm
Dit : V = . . . ?
Jawab :
V= x t
= x x 28 x 28 x 30
= x 2.464 x 30 = 73.920 = 24.640 cm3 = 0,02464 m3
4. Volume Bola Kasti (Bola)
Dik : r = 7 cm
Dit : V = . . . ?
Jawab :
V= x
= x x 49
= x 154
= = 205,33 cm3 = 0,00020533 m3
5. Volume Papan Nama (Prisma Tegak Segitiga)
Dik : a = 10 cm
t = 7 cm
t.prisma = 30 cm
Dit : V = . . . ?
Jawab :
V = L alas x t
= x 30
= x 30 = 35 x 30 = 1.050 cm3 = 0,00105 m3
MENGUKUR VOLUME
Pengukuran secara tak langsung Pengukuran secara langsung
(dengan rumus) (dengan gelas pengukur)
Mengukur volume zat padat
Zat padat yang bentuknya beraturan volumenya dapat diukur dengan cara
menggunakan rumus. Sedangkan zat padat yang bentuknya tidak beraturan, contohnya :
batu, gunting, hecter, dan lain-lain.
Maka volumenya dapat diukur dengan menggunakan gelas pengukur. Perhatikan
gambar dibawah ini !
40 ml 40 ml
30 ml 30 ml
20 ml 20 ml
10 10 ml 10 ml
V batu = v.b – v.a
= 40 – 30 = 10 ml = 10 cm3 = 0,00001 m3
Mengukur volume benda padat dengan gelas berpancuran
Air yang terdesak = volume benda yang
tercelup
40 ml
40 ml = 40 cm3 = 0,00004 m3
HUKUM ARCHIMEDES
“Air yang terdesak sama dengan volume benda yang tercelup ke dalam air”
MENGUKUR VOLUME BATU DENGAN GELAS UKUR
1. Alat & Bahan
Gelas Ukur
Tali
Batu
Air 400 ml
2. Cara Kerja
a. Masukkan air kedalam gelas ukur sebanyak 400 ml.
b. Ikat batu dengan tali.
c. Masukkan batu yang telah diikat tadi ke dalam gelas ukur.
d. Lihatlah, berapa volume air setelah dimasukkan batu.
e. Tentukan volume batu ?
3. Hasil Pengukuran
Dik : V(a) = 400 ml
V(b) = 450 ml
Dit : V batu = . . . ?
Jawab :
V batu = V(a) – V(b)
= 450 ml – 400 ml
= 50 ml
Jadi, 50 ml = 50 cm3 = 50 cc = 50.000 mm3 = 0,05 dm3 = 0,00005 m3
- 400 ml - 450 ml
- 400 ml
- 200 ml - 200 ml
(a) (b)
Contoh Soal :
1. Sebuah gelas kaca berbentuk kotak memiliki alas 8 cm x 8 cm, berisi air setinggi 10 cm.
Hitunglah volume air dalam gelas tersebut !
Ketika sebuah batu dimasukkan ke dalam gelas berisi air, permukaan air menjadi 12 cm,
berapakah volume batu ?
Jawab :
V gelas kaca = P x l x t
= 8 cm x 8 cm x 10 cm
= 640 cm3
V gelas kaca setelah diisi batu = P x l x t
= 8 cm x 8 cm x 12 cm
= 768 cm3
V batu = V gelas kaca setelah diisi air – V gelas kaca
= 768 cm3 – 640 cm3
= 128 cm3
= 0,000128 m3