The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

e-Book ini membahas mengenai asal usul nenek moyang bangsa indonesia dan ciri-ciri fisik nenek moyang bangsa Indonesia

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Selfia Mauliani, 2022-09-26 01:07:01

Asal-usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia dan Ciri-ciri Fisik Nenek Moyang Bangsa Indonesia

e-Book ini membahas mengenai asal usul nenek moyang bangsa indonesia dan ciri-ciri fisik nenek moyang bangsa Indonesia

MODUL

ASAL-USUL NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA

1. Identitas

Nama Mata pelajaran : Sejarah Indonesia X

Semester : 1 (satu)

Tahun Ajaran : 2021/2022

Alokasi waktu : 3 Jam x 45 menit

Kompetensi Dasar :

Capaian Pembelajaran Alur Tujuan Pembelajaran

Peserta didik di kelas X Fase E diharapkan 10.4 Menganalisis serta mengevaluasi
mampu menganalisis dan mengevaluasi asal asal usul nenek moyang Indonesia
usul nenek moyang bangsa Indonesia dan dan terbentuknya jalur rempah
terbentuknya jalur rempah. Melalui kegiatan
literasi. Diskusi dan penelitain berbasis
proyek kolaboratif peserta didik mampu
menjelaskan mengnenai asal usul nenek
moyang bangsa Indonesia dan terbentuknya
jalur rempah, mengkomunikasikannya
dalam bentuk tulisan esai, lisan atau dengan
menggunakan media lain. serta mereka
mampu menggunakan dan menganalisis dan
menevaluasi asal usul nenek moyang bangsa
Indonesia dan terbentuknya jalur rempah
serta memaknai nilai-nilai yang terkandung
di dalamnya.

1

INDIKATOR PEMBELAJARAN Indikator Pembelajaran

Alur Tujuan Pembelajaran 10.4.1 menjelaskan teori-teori tentang asal-
usul nenek moyang bangsa Indonesia
10.4 Menganalisis serta mengevaluasi asal 10.4.2 mengidentifikasi ciri-ciri fisik nenek
usul nenek moyang Indonesia dan moyang bangsa Indonesia
terbentuknya jalur rempah
10.4.3 menguraikan proses persebaran nenek
moyang bangsa Indonesia dan terbentuknya
jalur rempah di Indonesia

10.4.4 menjelaskan pola kehidupan nenek
moyang bangsa Indonesia dalam memenuhi
kebutuhan hidup dan terbentuknya jalur
rempah di Indonesia
10.2.5 menilai pengaruh peradaban warisan
nenek moyang bangsa Indonesia terhadap
perkembangan kehidupan bangsa Indonesia
hingga saat ini

PROFIL PELAJAR PANCASILA YANG BERKAITAN
Dengan mempelajari materi Asal-Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia dan Terbentuknya Jalur
Rempah, peserta didik diharapkan dapat :

1. Iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia
Selalu bersyukur kepada Allah SWT atau Tuhan Yang Maha Esa atas segala keberhasilan
pembangunan dan limpahan SDA dengan cara berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran
sejarah.

2. Kebhinekaan Global
Membentuk kelompok diskusi di kelas tanpa melihat perbedaan suku, agama, ras, dan
budaya. Dengan pengamatan peristiwa bersejarah secara diakronis dan sinkronis

3. Mandiri
Memiliki inisitif ketika menyampaikan gagasan saat berdiskusi mengenai materi yang
sedang/telah dibahas

4. Kritis

2

Mengimplementasikan sikap kritis dengan menuliskan sumber ketika mengerjakan

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

5. Kreatif

Mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dari guru dalam bentuk tulisan

sesuai kreativitas masing-masing peserta didik.

6. Gotong Royong

Mengerjakan lembar kerja peserta didik (LKPD) yang diberikan oleh guru secara

kolaboratif dengan semangat gotong royong dan saling melengkapi satu sama lain

dalam kelompok.

INFORMASI UMUM

Model Pembelajaran Problem Base Learning

Pembelajaran Luring

Metode Pembelajaran Pemecahan masalah, diskusi, penugasan, dan

evaluasi

Bentuk penilaian Asesmen Individu
● Penugasan LKPD
● Tes tertulis esay didik selama
● Tes lisan
● Keaktifan peserta didik
● Penilaian sikap peserta

kegiatan pembelajaran berlangsung

Asesmen Kelompok hasil kerja LKPD
● Presentasi dalam
● Penilaian

(mengkomunikasikan laporan

bentuk tulisan/media lain)

3

Alat dan Bahan Internet, Modul, Gadget, dan PC Komputer atau
Media Pembelajaran laptop, LCD Proyektor.
Target Peserta didik Prezzi, Video Pembelajaran
Persiapan Pembelajaran Peserta didik regular

Kegiatan pembelajaran a. Mencari informasi mengenai teori asal-
usul nenek moyang bangsa Indonesia dari
berbagai literature yang kredibel

b. Mencari informasi mengenai ciri-ciri fisik
nenek moyang bangsa Indonesia

c. Menyusun teknis kegiatan pembelajaran
peserta didik

d. Menyusun asesmen

Terlampir

4

KDegiaiaktraonnik KEGIATAN PEMBELAJARAN SinWkraokntiku
Pendahuluan 15 Menit
Deskripsi Kegiatan
Orientasi :

 Melalui kegiatan tatap muka, pendidik mulai
memasuki kelas

 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka,
berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebelum
memulai kegiatan pembelajaran

 Pendidik mulai dengan mengabsen peserta didik
satu persatu

 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam
mengawali kegiatan pembelajaran belajar kepada
peserta didik.

Apersepsi :
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran
yang akan dilakukan berdasar pengalaman
peserta didik dengan materi/tema/kegiatan
sebelumnya (Konsep berpikir Sinkronik dan
Diakronik dan penulisan sejarah)
 Mengingat kembali materi prasyarat dengan
mengajukan pertanyaan atau kegiatan Tanya-
jawab dua arah
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya
dengan pelajaran yang akan dilakukan

Motivasi :
 Apabila materi ini dikerjakan dengan baik dan
sungguh-sungguh dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat mengidentifikasi
tentang konsep berpikir sinkronik dan diakronik

Pemberian acuan :
 Pendidik menyampaikan tujuan pembelajaran

yang akan dicapai, materi pokok yaitu asal-usul

nenek moyang bangsa Indonesia, ciri-ciri fisik

nenek moyang bangsa Indonesia

 Pendidik menyampaikan mengenai kontrak
belajar (kegiatan pembelajaran, tata tertib, dan
teknik assessment) yang digunakan pada
pertemuan hari ini

Kegiatan Inti Stimulation 10 Menit
● Peserta didik melakukan kegiatan literasi pada 20 menit

materi yang terdapat pada modul
● Guru mengajukan pertanyaan kepada peserta

didik
“setelah membaca dan menggali informasi, ada
berapakah teori asal-usul nenek moyang bangsa
Indonesia?”

“setelah membaca dan menggali informasi dari
berbagai sumber dan buku modul, mengapa
nenek moyang bangsa Indonesia memiliki cirik
fisik yang berbeda-beda?”

Data Collecting/ Pengumpulan Data
● Guru membagi kelompok menjadi 4 kelompok

(disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-
masing)
● Peserta didik bergabung dengan kelompok
masing-masing secara heterogen (Kebhinekaan
Global)
● Setiap kelompok, mengumpulkan informasi,
yang diperlukan dengan melakukan literasi
digital dan non digital tentang teori asal-usul
nenek moyang bangsa Indonesia, ciri-ciri fisik
nenek moyang bangsa Indonesia
● Guru memberikan artikel literasi mengenai teori
asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia, ciri-
ciri fisik nenek moyang bangsa Indonesia
● Peserta didik menganalisis artikel yang
diberikan oleh guru tersebut sehingga dapat
menambah pemahaman materi tentang teori
asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia, dan
ciri-ciri fisik nenek moyang bangsa Indonesia

Data Processing/Pengolahan Data
● Secara berkelompok mengasosiasikan hasil

literasinya dengan penjelasan dari guru dengan
mengerjakan lembaran kerja peserta didik
(LKPD) yang telah dibagikan sambil mengulang
bahan bacaan yang diberikan.
● Peserta didik menjawab permasalahan
berdasarkan hasil literasi yang diberikan oleh
guru.

Penutup Verification/Pembuktian 20 Menit
● Setiap kelompok mempresentasikan haisl kerja 5 Menit

masing-masing secara bergantian
● Setiap kelompok dapat membadningkan hasil

kerja dengan kelompok lain
● Setiap kelompok mengkoreksi hasil kerja

masing-masing
● Kelompok yang telah menyelesaikan hasil kerja,

mendapat apresiasi. Sedangkan, kelompok yang
belum menyelesaikan hasil kerjanya diberi
motivasi.

Generalization/Menarik Kesimpulan
● Peserta didik membuat kesimpulan tentang

materi pembelajaran hari ini yaitu membuat esai
sejarah diakronik dan sinkronik
● Peserta didik mengerjakan lembar asesmen
formatif kognitif.

● Guru mengajak peserta didik untuk melakukan
refleksi terhadap proses pembelajaran yang
sudah berlangsung (Lembar Refleksi terlampir)

● Guru memberikan peguatan dengan memberikan
pernyataan bahwa dengan belajar sejarah
melalui pemahaman konsep sinkronik dan
diakronik diharapkan peserta didik dapat
meningkatkan daya berpikirnya dalam
memaknai peristiwa sejarah

● Guru menyampaikan topik rencana materi pada
pertemuan berikutnya

● Guru mengakhiri pembelajaran dengan
mengarahkan peserta didik untuk berdoa
sesudah belajar dan memotivasi peserta didik
untuk menjaga kesehatan.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Teori Asal-usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia dan Ciri-Ciri Fisik Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Nama :

Kelas :

Mata Pelajaran : Sejarah

Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat menjelaskan Teori Asal-usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia dan Ciri-Ciri
2. Peserta didik diharapkan dapat membedakan Teori Asal-Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia dan
Ciri-Ciri Fisik Nenek Moyang Bangsa Indoensia
3. Peserta didik mampu memberi contoh dari Teori Asal-Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia dan
Ciri-Ciri Fisik Nenek Moyang Bangsa Indonesia
4. Peserta didik mampu membuat Peta Jalur Migrasi Nenek Moyang bangsa Indonesia menurut teori
asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia
5. Setelah mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini, peserta didik dapat menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, responsive, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

1.1Pendahuluan

Literasi Bacaan (Gambaran umum)

A. Bacalah artikel ini dengan seksama!

Jakarta - Indonesia terkenal sebagai negara dengan ratusan suku bangsa, budaya, bahasa, adat,
dan kebiasaan. Ratusan suku ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di pedalaman
hutan Kalimantan dengan suku Dayak.
Suku Dayak berasal dari pulau Kalimantan, dan terdiri dari berbagai etnis suku. Masing-masing
suku ini mempunyai kebiasaan, adat, dialek, budaya, serta wilayahnya sendiri.
Suku Dayak adalah nama yang diberi penjajah kepada penghuni pedalaman pulau Borneo yang
tinggal di pulau Kalimantan. Kalimantan sendiri terbagi menjadi Kalimantan Barat, Kalimantan
Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.
Di Kalimantan, ada 5 atau 7 suku asli, yaitu Melayu, Dayak, Banjar, Kutai, Paser, Berau, dan
Tidung. Menurut sensus Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia 2010, suku bangsa yang
ada di kalimantan dibagi menjadi tiga, yaitu suku Banjar, suku Dayak Indonesia, dan suku asal
Kalimantan lainnya (non Dayak dan non Banjar). Dulu, masyarakat Dayak memiliki budaya maritim
atau bahari. Makanya, hampir semua nama sebutan orang Dayak memiliki suatu arti yang
berhubungan dengan "perhuluan" atau sungai. Biasanya dapat ditemukan di nama-nama rumpun
atau nama kekeluargaannya. Meski ada beberapa suku adat yang tinggal di pulau Kalimantan, yang
paling mendominasi adalah suku Dayak. Suku Dayak berasal dari semua lima provinsi di
Kalimantan yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur,
dan Kalimantan Utara. Lalu, dari mana asal daerah suku Dayak? Orang dayak adalah penduduk
asli pulau Kalimantan. Dayak menjadi istilah umum untuk 200 sub kelompok lebih etnis suku yang
umumnya tinggal di sungai atau pegunungan pedalaman bagian selatan dan tengah pulau
Kalimantan.
Tak hanya di pulau Kalimantan bagian Indonesia, suku Dayak juga dapat ditemukan di pulau
Kalimantan bagian Malaysia dan Brunei. Suku Dayak sendiri memiliki 6 rumpun yaitu Rumpun
Klemantan, Rumpun Apokayan, Rumpun Iban, Rumpun Murut, Rumpun Ot Danum- Ngaju, dan
Rumpun Punan. Rumpun Dayak Punan adalah suku Dayak yang paling tua mendiami pulau
Kalimantan. Sedangkan rumpun Dayak lainnya merupakan rumpun hasil asimilasi antara Dayak
Punan dengan kelompok Proto Melayu, moyang Dayak yang berasal dari Yunan, Tiongkok.
Keenam rumpun tadi terbagi lagi ke dalam 405 sub-etnis, yang meskipun berjumlah ratusan, tetapi
tetap memiliki kesamaan ciri-ciri budaya yang khas. Ciri-ciri ini biasanya menjadi faktor penentu
bagi suatu sub-suku di Kalimantan agar dapat dimasukkan ke dalam kelompok Dayak.
Ciri-cirinya seperti memiliki rumah panjang, hasil budaya material seperti tembikar, sumpit, mandau,
beliung atau kapak Dayak, mata pencaharian, dan seni tari. Di kecamatan-kecamatan Kalimantan
yang menjadi wilayah adat Dayak, mereka dipimpin seorang Kepala Adat yang dapat memimpin
satu atau dua suku Dayak yang berbeda.

Dalam kesehariannya, orang Dayak berkomunikasi menggunakan bahasa Dayak yang termasuk ke
dalam kategori bahasa Austronesia di Asia. Mereka awalnya memiliki keyakinan tradisional yaitu
Kaharingan, namun mulai banyak yang masuk Islam sejak abad ke-19 dan banyak juga yang
memilih agama Kristen. Wah, menarik ya? Apakah detikers berminat mengunjungi perkampungan
suku Dayak asli yang berasal dari Pulau Kalimantan?

https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5519430/asal-usul-suku-dayak-dari-pulau-

kalimantan

sumber : Detik.com

dari artikel diatas, buatlah :

1. Peta migrasi mengenai asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia

Out of Yunan Nusantara Out of Taiwan Out of Africa

Tokoh

Pendukung

teori

Bukti teori

Kelebihan teori

Kekurangan

teori

Jalur migrasi

1.2Kegiatan Inti
Jika kalian sudah memahami apa yang harus kalian lakukan dalam pembelajaran ini,
selanjutnya ikuti kegiatan belajar berikut dengan rasa ingin tahu, semangat, pantang
menyerah, kreatif dan inovatif.

1.3Uraian Materi

Pada mata pelajaran Sejarah kelas 10, kita mempelajari mengenai nenek
moyang kita. Wih, jadi penasaran deh, kira-kira siapa saja yang dikatakan
nenek moyang bangsa Indonesia ya?
Ternyata, ada 4 teori asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia yang bisa
menjawab pertanyaan tersebut.

Mengapa teori asal-usul nenek moyang bermacam-macam seperti itu? Jadi,
nenek moyang kita telah ada ribuan tahun yang lalu. Tentu nggak mudah
mencari tahu dengan jelas siapa dan dari mana nenek moyang kita dulu. Oleh
karena itu, para ahli dan ilmuwan berusaha mengumpulkan peninggalan serta
bukti yang dijadikan landasan teori tentang nenek moyang kita.
Berdasarkan bukti yang bisa ditemukan, ternyata ada bermacam-macam
kemungkinan tentang nenek moyang kita, yang kemudian dituangkan menjadi
empat teori yang berbeda.
Teori tersebut adalah Teori Yunan, Nusantara, Taiwan, dan Out of Africa.
Siapa ya pencetus teori-teori tersebut, dan bagaimana konsepnya?

Teori Asal-Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia
2. Teori out of Yunan

Menurut teori yang dicetuskan oleh Robert Barron von Heine, nenek moyang
bangsa Indonesia berasal dari sebuah daerah yang bernama Yunan yang terletak di
Cina Selatan. Berdasarkan informasi dari China Highlight (2021), Yunan (bahasa
Inggris : Yunnan) merupakan provinsi yang dikenal dengan kebudayaannya dan
kecantikan alamnya
Bukti pendukung teori ini berdasarkan penelitian dan penemuan, ada persamaan
bahasa (linguistik) dan teknologi berupa kapak tua.
Dari sisi bahasa, bahasa Melayu yang berkembang di Nusantara memiliki banyak
kemiripan dengan bahasa Campa yang berkembang di Kamboja.
Sedangkan dari sisi teknologi, bentuk kapak tua di Nusantara dan Asia Tengah yang
ditemukan itu mirip. Sebagai catatan, teori ini didukung oleh Mohammad Ali yang
merupakan ahli sejarah serta penulis buku yang berjudul Pengantar Ilmu Sejarah
Indonesia.
Selanjutnya, kira-kira gimana cara nenek moyang bangsa Indonesia bermigrasi dari
Yunan menurut teori ini?
Asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia berdasarkan Teori Yunan ternyata
menggunakan setidaknya dua jalur migrasi.

Yang pertama jalur barat, (Malaysia dan sekitarnya) dan Timur (Filipina), di mana
kelompok Proto Melayu (Melayu Tua) bermigrasi. Sedangkan untuk jalur barat, ada
kelompok Deutro Melayu (Melayu Muda) yang bergerak pindah ke Nusantara.
3. Teori Nusantara

Ada yang menarik dari teori yang satu ini. Dari keempat teori di artikel ini, Teori
Nusantara jadi satu-satunya yang menyebutkan bahwa nenek moyang kita berasal
dari Nusantara sendiri.
Menurut Teori Nusantara, nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari wilayah
Indonesia, yaitu bangsa Melayu yang merupakan keturunan Homo Soloensis dan
Homo Wajakensis.
Teori ini didukung oleh beberapa tokoh, contohnya seperti Moh. Yamin (Menteri
Pendidikan Nasional Indonesia ke-9) dan Dr. Gorys Keraf (Ahli bahasa ternama di
Indonesia).
Penjelasan lebih lanjut mengenai alasan kenapa Teori Nusantara ini muncul ialah
peradaban nenek moyang bangsa Indonesia, yaitu bangsa Melayu di Nusantara,
sudah tergolong tinggi dan maju. Melihat fenomena tersebut, ilmuan menduga
bahwa sebenarnya bangsa Melayu tersebut telah mengalami proses perkembangan
budaya sebelumnya di wilayahnya, yaitu Nusantara.
Sebab untuk dapat mencapai peradaban bangsa yang tinggi seperti itu, tentu
memerlukan perkembangan budaya yang tidak instan
4. Teori out of Taiwan
teori ini dicetuskan oleh Peter Bellwood, sedikit mirip dengan Teori Yunan.
Namun, bila dilihat dari jalur migrasinya, agak mirip, sama-sama melalui Filipina.
Menurut Teori Taiwan atau Out of Thailand ini, nenek moyang kita berasal dari
Kepulauan Famosa yang terletak di Taiwan.
Berdasarkan informasi dari New Straits Times, Peter Bellwood selaku pencetus teori
ini menekankan bahwa bahasa Nusantara dikembangkan dari rumpun bahasa
Austronesia yang digunakan oleh leluhur bangsa kita di Kepulauan Famosa.
Teori ini juga didukung oleh Harry Truman Simanjuntak, seorang arkeolog asal
Indonesia dan profesor riset di Pusat Penelitian Arkeologi Nasional yang mendalami
bidang prasejarah.

5. Teori Out of Africa
Kali ini kita akan berkelana ke benua lain, yaitu Afrika. Kalau teori-teori sebelumnya
lebih banyak berhubungan dengan bahasa dan budaya, teori yang satu ini dibuktikan
dengan penelitian DNA.
Seorang ahli genetika bernama Max Ingman mengemukakan bahwa berdasarkan
bukti genetik, manusia modern zaman sekarang, Home sapiens, berasal dari daratan
Afrika.
Bersama dengan tiga peneliti lainnya, Max Ingman mempublikasikan karya tulis
dengan judul Mitochondrial genome variation and the origin of modern humans pada
tahun 2000, yang kemudian direvisi pada tahun 2001.
Menurut teori ini, Home sapiens memang berasal dari Afrika, lalu bergerak dan
bermigrasi ke tempat lainnya sekitar 200.000 hingga 100.000 tahun yang lalu.
Ciri-ciri Fisik Nenek Moyang Bangsa Indonesia

1. Bangsa Melanesia/Papua Melanosoide
Bangsa Melanesia diperkirakan sebagai bangsa pertama yang bermigrasi ke kepulauan
Indonesia. Mereka bermigrasi ke Indonesia sejak 70.000 SM. Bangsa Melanesia
berasal dari Teluk Tonkin. Bangsa Melanesia termasuk rumpun Veddoid-Austroloid
yang memiliki cirri-ciri kulit kehitaman, badan kekar, rambut keriting, mulut lebar,
dan hidung mancung. Keturunan bangsa Melanesia antara lain terdapat di Pulau Papua
dan wilayah Indonesia bagian Timur. Hasil dari kebudayaan bangsa Melanesia
termasuk dalam jenis kebudayaan paleolitikum

2. Bangsa Melayu Tua/Proto Melayu
Bangsa Proto Melayu termasuk rumpun ras Mongoloid berasal dari daerah Yunan.
Daerah Yunan terletak di daerah dekat lembah sungai Yangtze, Cina Selatan. Bangsa
Proto Melayu merupakan bangsa Melayu yang bermigrasi ke kepulauan Indonesia
pada tahap pertama. Migrasi proto Melayu terjadi terjadi yahun 2000SM. Ciri-ciri fisik
bangsa Proto Melayu antara lain kulit sawo matang, rambut lurus, badan tinggi
ramping, serta bentuk mulut dan hidung sedang. Keturunan bangsa Proto Melayu
antara lain Suku Toraja (Sulawesi Selatan), Suku Dayak (Kalimantan Tengah), dan
suku Batak (Sumatera Utara).

3. Bangsa Melayu Muda/ Deutro Melayu

Bangsa Deutro Melayu berasal dari wilayah Indo-Cina bagian utara, Migrasi Deutro
Melayu merupakan migrasi bangsa Melayu tahap kedua yang terjadi sekitar tahun
500SM. Ciri-ciri fisik bangsa Deutro Melayu antara lain tinggi badan 135-180cm,
berat badan 30-75kg, warna kulit kuning langsat dan coklat hitam, warna rambut
coklat dan hitam, serta bentuk rambut antara lurus dan kriting. Ciri fisik Deutro
Melayu tidak jauh beda dengan mayoritas penduduk Indonesia pada saat ini.
Keturunan bangsa Deutro Melayu antara lain Suku Jawa, Suku Minangkabau, dan
suku Bali. Hasil kebudayaan Deutro Melayu lebih maju. Mereka mampu membuat
benda-benda dari logam, perunggu dan besi. Kebudayaan logam masa Deutro Melayu
dikenal dengan kebudayaan Dongson.
Glosarium
Deutro Melayu melayu muda
Proto Melayu melayu tua
Penugasan!


Click to View FlipBook Version