TEMA 4 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT IPS KELAS 7
KELOMPOK 2. 1. Yosep S, S.Pd (SMP N 1 Purwodadi) 2. Dwi Purwaningsiam, S.Pd (SMP N 2 Ngaringan 3. Kwatriana M, S.Pd(SMP 1 Wirosari ) 4. Dra. Endarwati (SMP N 2 Tawangharjo) 5. Herlina Sulistyowati, SE (SMP N 2 Geyer) 6. Tati Talalaah, S.Pd (SMP N 3 Geyer) 7. Budi Wiyanto
Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman sosial budaya. Setiap daerah di Indonesia memiliki keunikan tersendiri dalam budaya, bahasa, adat istiadat, dan tradisi.
Faktor-faktor geografis seperti isolasi geografis, iklim, dan letak geografis memengaruhi keragaman budaya yang ada di masyarakat Namun, di balik keragaman budaya ini, masih terdapat permasalahan sosial budaya yang perlu ditangani. Pemberdayaan masyarakat dan peran komunitas dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan ini.
MATERI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT A. Keragaman Sosial Budaya di Masyarakat 1. Pengaruh Isolasi Geografis terhadap Keragaman Budaya 2. Pengaruh Iklim terhadap Keragaman Budaya 3. Pengaruh Letak Geografis terhadap Keragaman Budaya 4. Jenis Keragaman Budaya B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya 1. Sejarah Lokal 2. Permasalahan Sosial Budaya
MATERI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT C. Pemberdayaan Masyarakat 1. Uang 2. Pendapatan 3. Tabungan 4. Investasi 5. Literasi Keuangan 6. Pengelolaan Keuangan Keluarga D. Peranan Komunitas dalam Kehidupan Masyarakat
Keragaman budaya adalah salah satu keunikan Indonesia. Faktor-faktor geografis memiliki pengaruh besar terhadap keragaman budaya yang ada di masyarakat. Berikut adalah pengaruh dari faktor geografis tersebut A. Keragaman Sosial Budaya di Masyarakat
Pengaruh Isolasi Geografis terhadap Keragaman Budaya 1. Ketika suatu daerah terisolasi secara geografis, baik karena letak geografi yang sulit dijangkau atau kemampuan akses yang terbatas, budaya di daerah tersebut bisa berkembang secara mandiri tanpa terpengaruh oleh budaya luar. Contoh pengaruh isolasi geografis terhadap keragaman budaya adalah suku-suku pedalaman di Papua yang memiliki adat istiadat, bahasa, dan tradisi yang unik.
Iklim juga memiliki pengaruh terhadap keragaman budaya di masyarakat. Misalnya, daerah-daerah dengan iklim tropis memiliki budaya yang berbeda dengan daerah yang memiliki iklim subtropis atau dingin. Contoh pengaruh iklim adalah tradisi suku-suku di Kalimantan yang erat kaitannya dengan dunia pertanian dan kehidupan di hutan. Pengaruh Iklim terhadap Keragaman Budaya
Letak geografis sebuah daerah juga akan mempengaruhi keragaman budaya. Suku-suku pesisir memiliki budaya yang berbeda dengan suku-suku pedalaman. 1. Contoh pengaruh letak geografis adalah budaya bahari di daerah Maluku atau Sulawesi yang sangat dipengaruhi oleh kehidupan di laut. 2. Pengaruh Letak Geografis terhadap Keragaman Budaya
Keragaman Bahasa: Indonesia memiliki lebih dari 700 bahasa daerah yang berbeda-beda. Setiap daerah memiliki bahasa khas yang digunakan oleh masyarakat setempat. Keragaman Adat Istiadat: Setiap suku di Indonesia memiliki adat istiadat yang berbeda-beda. Adat istiadat ini mencakup berbagai ritual, acara adat, dan tata cara yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Keragaman Seni dan Budaya: Indonesia juga terkenal dengan beragam seni dan budaya yang dimiliki oleh berbagai suku. Misalnya, ada berbagai jenis tarian, musik, seni rupa, dan kerajinan tradisional yang masing-masing memiliki keunikan dan ciri khas. Jenis Keragaman Budaya
Di balik keragaman budaya yang indah, masih terdapat permasalahan sosial budaya yang perlu ditangani. Beberapa permasalahan yang umum terjadi adalah sebagai berikut: 1. Sejarah Lokal 2. Permasalahan Sosial Budaya B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya
1. Sejarah Lokal Dalam upaya untuk melestarikan budaya dan menjaga identitas daerah, penting untuk memahami sejarah lokal di suatu daerah
2. Permasalahan Sosial Budaya Selain permasalahan sejarah lokal, masih terdapat permasalahan sosial budaya yang mempengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia.
Beberapa permasalahan yang umum terjadi adalah sebagai berikut: a. Eksploitasi Pembangunan Berlebihan b. Kesenjangan Sosial dan Kemiskinan c. Kesetaraan Gender d. Kenakalan Remaja
C. Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan masyarakat memiliki peran penting dalam mengatasi permasalahan sosial budaya yang ada di Indonesia.
2. Pendapatan Meningkatkan pendapatan masyarakat melalui usaha mandiri, pelatihan keterampilan, dan upaya pengembangan ekonomi lokal dapat menjadi langkah penting dalam pemberdayaan masyarakat. 3. Tabungan Tabungan menjadi salah satu alat penting dalam mengembangkan perekonomian masyarakat. Mendorong masyarakat untuk menabung dan memberikan akses terhadap produk perbankan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
4. Investasi Investasi adalah salah satu cara untuk mengembangkan perekonomian masyarakat. Mendorong masyarakat untuk berinvestasi dalam sektor yang berpotensi menghasilkan pendapatan dan memperluas kesempatan kerja dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 5. Literasi Keuangan Memberikan pendidikan dan pelatihan dalam literasi keuangan kepada masyarakat dapat membantu mereka dalam mengelola keuangan dengan baik, memahami risiko dan manfaat investasi, serta membuat keputusan keuangan yang lebih bijak.
6. Pengelolaan Keuangan Keluarga Pengelolaan keuangan keluarga yang baik menjadi faktor penting dalam pemberdayaan masyarakat. Menyusun tujuan keuangan, merencanakan pendapatan dan pengeluaran, serta melakukan review secara berkala menjadi langkah penting untuk mencapai keuangan yang se
TERIMA KASIH