JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 2.2 – PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL MODEL REFLEKSI 4F (FACT, FEELING, FINDINGS,FUTURE) ARLIN NURSHEILAROYCE CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7 JAKARTA BARAT DKI JAKARTA
Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 2.2 Pembelajaran Sosial Emosional 3 15 Jurnal refleksi dwi mingguan merupakan salah satu tugas yang harus dibuat Calon Guru Penggerak (CGP) pada Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP). Jurnal refleksi dwi mingguan adalah sebuah tulisan tentang refleksi diri setelah mengikuti sebuah kegiatan pelatihan yang ditulis secara rutin setiap dua mingguan yang wajib dan harus dilakukan oleh para CGP (Calon Guru Penggerak).
Pada bagian ini, sebagai CGP saya akan mereflesikan seluruh rangkaian kegiatan selama mempelajari modul 2.1 pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan belajar murid dengan model refleksi 4F (Fact, Feeling, Findings, Future) yang dikembangkan oleh Dr. Roger Greenaway.
“Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu abaaba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama. ” {Nadiem Makarim}.
Fact (Peristiwa) Kamis, 23 Februari 2023 - Pembelajaran modul 2.2 dimulai. Sesuai informasi yang diberikan fasilitator Bapak Edi di WAG, CGP memasuki Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional. CGP memulai pembelajran modul 2.2 dengan masuk ke menu 2.2.a.3 – Mulai dari Diri. CGP diajak melakukan kilas balik terhadap pengalaman sebagai seorang guru dengan menjawab pertanyaan – pertanyaan refleksi yang ada di LMS. Setelah itu, CGP diminta masuk ke menu forum komunikasi fasilitator dan peserta – Modul 2.2. Pada menu ini, CGP diminta menuliskan definisi Pembelajaran Sosial dan Emosional yang sudah didapatkannya dan menuangkan pendapatnya di LMS untuk ditanggapi oleh CGP lainnya.
Fact (Peristiwa) Masih pada hari yang sama sesuai informasi yang diberikan fasilitator Bapak Edi di WAG, CGP masuk ke menu 2.2.a.4 Eksplorasi Konsep. Pada menu ini, CGP dapat menjelaskan urgensi Pembelajaran Sosial dan Emosional untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman agar seluruh individu di sekolah dapat meningkatkan kompetensi akademik dan kesejahteraan psikologis (well-being) secara optimal.
Fact (Peristiwa) “Mendidik pikiran tanpa mendidik hati, adalah bukan pendidikan sama sekali” (Aristoteles, Filsuf)
Fact (Peristiwa) Setiap CGP harus menjawab pertanyaan berkaitan dengan kasus Bapak Eling. Diskusi ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman bersama penerapan kompetensi sosial dan emosional dalam suatu situasi. Sikap terbuka dan rasa ingin tahu menjadi nilai dasar dari proses diskusi ini. Membangun pendapat dengan mempertimbangkan tanggapannya terhadap respon/jawaban CGP lain. Pastikan CGP ikut di dalamnya untuk menunjukkan kehadiran anda seutuhnya. Jumat, 24 Februari 2023 - Sesuai yang terterapada jadwal dan informasi dari fasilitator Bapak Edi adalah diminta masuk ke menu 2.2.a.4.1 Eksplorasi Konsep Modul 2.2 – Forum Diskusi. Pada menu ini, CGP diminta membaca kasus-kasus yang disajikan 5 kasus yang terjadi pada Bapak Eling. Bacalah secara berurutan dan lakukan refleksi setelah membaca. Aturan forum diskusi tertulis di LMS yaitu :
Fact (Peristiwa) Senin, 27 Februari 2023 - Pak Edi selaku fasilitator menginformasikan di WAG bahwa besok selasa tanggal 28 Februari 2023 adalah jadwal untuk ruang kolaborasi dan link g meet sudah disematkan di LMS. CGP juga masih melanjutkan menu 2.2.a.4.1 Eksplorasi Konsep Modul 2.2 – Forum Diskusi. CGP diminta membuat refleksi dari setiap kasus terlebih dahulu, sebelum membaca kasus berikutnya. Jawaban dari setiap CGP kemudian ditanggapi oleh CGP lainnya dalam forum diskusi tersebut.
Fact (Peristiwa) Selasa, 28 Februari 2023 – Pak Edi selaku fasilitator menginformasikan di WAG bahwa hari ini CGP masuk ke menu 2.2.a.5. Ruang Kolaborasi Sesi 1 – Modul 2.2. Pada sesi ini, CGP berkolaborasi dengan rekan CGP lainnya untuk mendiskusikan ide-ide penerapan pembelajaran 5 KSE bagi murid dan rekanrekan pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) di sekolah CGP. CGP dibagi menjadi empat kelompok. Setelah itu masing-masing kelompok berdiskusi di ruang bor yang sudah disiapkan di LMS mengenai pembelajaran sosial emosional.
Fact (Peristiwa) Diskusikan dan susunlah 5 ide penerapan 5 KSE sesuai dengan karakteristik jenjang pendidikan yang CGP ampu dan tuliskan dalam tabel 3.1. CGP dapat menggunakan prinsip ATM (amati - tiru dan modifikasi) dari berbagai ide yang sudah CGP pelajari dalam modul maupun sumber lainnya sebagai referensi. Susunlah 2 (dua) ide penguatan pembelajaran 5 KSE untuk PTK. Tugas kelompok yang harus didiskusikan oleh CGP yaitu :
Fact (Peristiwa) DOKUMENTASI RUANG KOLABORASI SESI 1
Fact (Peristiwa) Rabu, 01 Maret 2023 – Menu 2.2.a.5.1 Ruang Kolaborasi Sesi 2 – Modul 2.2. CGP bersama rekan kelompok telah melakukan analisis dan menyusun 5 ide implementasi pembelajaran 5 KSE dan 2 ide penguatan KSE untuk rekap PTK di sekolah dengan karakteristik jenjang pendidikan yang CGP ampu, dan CGP tuangkan pada tabel 3.1 dan tabel 3.2. Selanjutnya, CGP mempresentasikan tabel yang telah dibuat tadi, dan masing-masing kelompok akan saling mencermati hasil tabel 3.1 dan tabel 3.2 milik kelompok lain. Kegiatan akan diakhiri oleh fasilitator dengan menutup pembelajaran dan memberikan tugas selanjutnya untuk CGP yaitu berupa refleksi pembelajaran. Diakhir modul ini, CGP diminta untuk mengunggah hasil diskusi ke LMS.
Fact (Peristiwa) DOKUMENTASI RUANG KOLABORASI SESI 2
Fact (Peristiwa) Kamis, 02 Maret 2023 – Menu 2.2.a.5.2 Unggah Tugas Ruang Kolaborasi – Modul 2.2. Pada menu ini, setiap CGP diharuskan mengunggah hasil diskusi kelompok mengenai ide implementasi pembelajaran 5 KSE dan 2 ide penguatan KSE untuk rekap PTK di sekolah dengan karakteristik jenjang pendidikan yang CGP ampu telah dituangkan pada tabel 3.1 dan tabel 3.2.di LMS.
Fact (Peristiwa) Jum’at, 03 Maret 2023 – Menu 2.2.a.6. Demonstrasi Kontekstual – Modul 2.2. Di modul ini CGP diminta untuk dapat untuk membuat rencana implementasi pembelajaran sosial dan emosional berbasis kesadaran penuh yang sudah CGP pelajari. Dalam fase ini, CGP akan mengimplementasikan pembelajaran sosial dan emosional untuk murid dan PTK di sekolah CGP.
Feelings (Perasaan) Banyak sekali perasaan yang timbul dari diri saya setelah mempelajari modul 2.2 tentang implementasi pembelajaran sosial dan emosional seperti perasaan senang karena bertambah lagi ilmu saya terutama bagaimana saya mampu mengenali emosi yang sedang saya rasakan serta bagaimana saya mampu mengelola emosi tersebut agar tidak melakukan tindakan yang mungkin akan berdampak negatif bagi murid saya. Karena ketidakmampuan saya mengelola emosi tersebut, murid saya yang akan menerima akibatnya.
Feelings (Perasaan) Selama ini saya merasa, apapun perasaan yang sedang saya rasakan itu tidak akan mempengaruhi diri saya ataupun orang lain dalam pelaksanaan tugas saya sebagai guru. Selain itu ada perasaan cemas sedikit yang menghampiri saya setelah mempelajari modul ini. Saya cemas jika saya tidak mampu memahami perasaan murid saya. Perasaan yang sedang dialami mereka tentunya akan berpengaruh terhadap proses melaksanakan dan menerima pelajaran. Saya tidak ingin ketidakmampuan saya memahami perasaan mereka, akan mengurangi kualitas hasil dari pembelajaran yang telah dilaksanakan.
Findings (Pembelajaran) . Dari modul 2.2 tentang pembelajaran sosial emosional banyak sekali ilmu baru yang bisa saya dapatkan. Pada modul ini saya mendapatkan pelajaran bahwa guru perlu mengenali emosi diri sebelum melakukan setiap tindakan agar tindakan tersebut tidak berdampak buruk bagi diri sendiri maupun orang lain. Selain mengenali emosi diri, kita juga dituntut untuk mampu mengelola emosi tersebut agar kita kembali ke keadaan semula yaitu dalam keadaan yang bahagia.
Findings (Pembelajaran) S.elain itu, banyak lagi ilmu yang saya dapatkan di modul ini seperti kesadaran sosial, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Kesemua materi tersebut menginginkan terciptanya hubungan yang baik dan positif dengan sesama rekan kerja, dengan murid maupun dengan masyarakat disekitar kita.
Future (Penerapan) . Pada pendalaman modul 2.2 tentang pembelajaran sosial emosional, saya berencana untuk menerapkannya terlebih dahulu dalam lingkup kelas saya di sekolah seperti melakukan teknik STOP (bernafas dengan kesadaran penuh sebelum memulai pembelajaran), kemudian juga mengintegrasikan kompetensi tersebut dalam pembelajaran saya seperti menerapkan kompetensi kesadaran sosial dalam kegiatan diskusi di kelas, kemudian menerapkan keterampilan berelasi pada saat melakukan refleksi ataupun memberikan umpan balik terhadap hasil kerja teman maupun penjelasan guru dengan menggunakan kata-kata yang positif dan mudah dimengerti.
. “Kalau sebutir jagung yang baik dasarnya jatuh pada tanah yang baik, banyak airnya, dan mendapat sinar matahari yang cukup, maka pemeliharaan dari Bapak tani tentu akan menambah baiknya keadaan tanaman. Kalau tidak ada pemeliharaan, sedangkan keadaan tanahnya tidak baik, atau tempat jatuhnya biji jagung itu tidak mendapat sinar matahari atau kekurangan air, maka biji jagung itu (walaupun dasarnya baik), tidak akan dapat tumbuh baik karena pengaruh keadaan. Sebaliknya kalau sebutir jagung tidak baik dasarnya, akan tetapi ditanam dengan pemeliharaan yang sebaik-baiknya oleh Bapak tani, maka biji itu akan dapat tumbuh lebih baik daripada biji lainnya yang juga tidak baik dasarnya.” Ki Hajar Dewantara
2 27 4 12 4,7219 53% 12 0,3425 39% Terima kasih 7,802 4 12 TERGERAK, BERGERAK DAN MENGGERAKKAN