The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Sarah Mardliyah Aprilia, 2022-07-17 23:41:43

E-Booklet KB untuk Catin

E-Booklet KB untuk Catin

Keywords: KB,Keluarga Berencana

Untuk
Calon Pengantin

kBelouoakrlegta
berencana

Oleh :
Sarah Mardliyah Aprilia

(Mahasiswa D4 Alih Jenjang Polkesma '21)

Sumber :
Buku Saku untuk Calon Pengantin oleh BKKBN 2014,

Buku Ajar Pelayanan KB (Marmi, 2020)

pengertian
keluarga

apa itu (UU No. 52 Tahun 2009
tentang Perkembangan
keluarga Kependudukan dan
Pembangunan Keluarga)
Keluarga adalah unit terkecil dalam
masyarakat yang terdiri dari suami
dan istri, atau suami, istri, dan anak,
atau ayah dan anak, atau ibu dan
anak

apa tugas utama

keluarga

Tugas utama keluarga adalah memenuhi kebutuhan jasmani,
rohani, pemeliharaan, dan perawatan anak-anak, pembimbingan
perkembangan kepribadian anak-anak dan memenuhi kebutuhan
emosioal anggota keluarganya untuk mewujudkan keluarga
berkualitas yang hidup dalam lingkungan sehat, bahagia, dan
sejahtera.

1

perencanaan
keluarga

hal penting yang

harus diketahui

oleh calon pengantin tentang perencanaan
membangun keluarga?

Merencanakan usia pernikahan

(perempuan 21 tahun, laki-laki 25 tahun)

Membina hubungan antar pasangan

(dengan keluarga lain dan kelompok sosial)

Merencanakan kelahiran anak pertama

(persiapan menjadi orang tua)

Mengatur jarak kelahiran

(dengan menggunakan alat kontrasepsi,
minimal 2 tahun)

Berhenti melahirkan di
usia 35 tahun

(agar dapat merawat balita
secara optimal)

Merawat dan mengasuh
anak usia balita

(memenuhi kebutuhan mendasar
anak yakni kebutuhan fisik, kasih
sayang dan stimulasi)

2

Apa Rencana

ANDA SETELAH

MENIKAH ?

Setiap calon pengantin yang akan menikah tentu
ingin memiliki anak dengan kehamilan yang sehat

dan membangun keluarga yang sejahtera

keluarga
bencana

APA ITU KB ?

Program Keluarga Berencana adalah upaya
peningkatan kepedualian dan peran serta

masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan
(PUP), pengaturan kelahiran, pembinaan

ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan
keluarga kecil, bahagia dan sejahtera.

4

manfaat
keluarga berencana

manfaat ber-kb bagi ibu

bagi ibu & anak Perbaikan kesehatan
badan

karena tercegahnya kehamilan
yang berulang kali dalam jangka
waktu yang terlalu pendek.

Peningkatan kesehatan
mental dan sosial

yang dimungkinkan oleh adanya
waktu yang cukup untuk mengasuh
anak, beristirahat dan menikmati
waktu luang serta melakukan
kegiatan lainnya.

bagi anak Anak mendapatkan perhatian
pemeliharaan dan makanan
dPaenrkseomsbiaalnnygaan mental
yang cukup karena kehadiran anak
lebih sempurna karena pemeliharaan tersebut memang diinginkan dan
yang lebih baik dan lebih banyak direncanakan.
waktu yang dapat diberikan oleh
ibu untuk setiap anak

pPeenrednidciaknaanan kesempatan 5

yang lebih baik karena sumber-
sumber pendapatan keluarga tidak
habis untuk mempertahankan hidup
semata-mata.

Anak tumbuh secara
wajar

karena ibu yang mengandungnya
dalam keadaan sehat.

manfaat
keluarga berencana

bagi suami/ayah

Memperbaiki kesehatan
fisiknya
Memperbaiki kesehatan
mental dan sosial

karena kecemasan berkurang
serta lebih banyak waktu
terluang untuk keluarganya.

bagi keluarga Kesehatan fisik,
mental dan sosial
Setiap anggota
keluarga Setiap keluarga tergantung
dari kesempatan seluruh
mempunyai kesempatan yang keluarga
lebih banyak untuk memperoleh
pendidikan

6

perencanaan
jumlah anak

Hal yang harus diketahui

calon pengantin dalam
merencanakan jumlah anak

Menunda Kehamilan. Perempuan yang menikah pada usia
kurang dari 21 tahun dianjurkan untuk menunda kehamilannya
dengan menggunakan alat kontrasepsi, karena pada usia tersebut

seorang remaja masih dalam proses tumbuh kembang baik
secara fisik maupun psikis.

Mengatur Jarak Kehamilan. Usia perempuan antara 21-35 tahun
merupakan periode yang paling baik untuk hamil dan melahirkan

karena mempunyai resiko paling rendah bagi ibu dan anak.
Jarak antara anak pertama dan kedua kehamilan yang ideal

adalah minimal 2 tahun
Tidak Ingin Anak Lagi. Masa mengakhiri kehamilan berasa

pada usia perempuan di atas 35 tahun.
Sebab secara empirik diketahui melahirkan anak di atas

35 tahun banyak mengalami resiko medik.

7

pemilihan
alat kontrasepsi

Pemilihan Alat

kontrasepsi dalam
perencanaan keluarga

Urutan Fase Fase Fase Tidak
Prioritas Menunda Menjarangkan Hamil lagi
Kehamilan
1 Kehamilan
2 Pil
3 AKDR AKDR Steril
4 Kondom Suntikan AKDR
5 Implan Implan
6 Suntikan Minipil Suntikan
Pil Kondom
Pil
Implan
Kondom

8

jenis-jenis
kontrasepsi

koJnetnrisa-sjeenpiss Ai ylaatng
sering digunakan

24% Metode Kalender

Kelebihan Keterbatasan

Tidak ada resiko kesehatan yang Efektivitas sangat bergantung
berhubungan dengan kontrasepsi pada kesediaan pasangan untuk
melakukan senggama terputus
Tidak ada efek samping sistemik setiap melaksanakannya

Murah atau tanpa biaya Efektivitas akan jauh menurun
apabila sperma dalam 24 jam
Meningkatkan keterlibatan suami sejak ejakulasi masih melekat
dalam KB pada penis.

Menambah pengetahuan Memutus kenikmatan dalam
tentangsistem reproduksi berhubungan seksual.

pada suami dan istri 9

Memungkinkan mengeratkan
relasi atau hubungan melalui

peningkatankomunikasi
antar suami istri/pasangan

jenis-jenis
kontrasepsi

22% Senggama Terputus

Kelebihan Keterbatasan

Efektif bila dilaksanakan Efektivitas sangat bergantung
dengan benar pada kesediaan pasangan untuk
melakukan senggama terputus
Tidak mengganggu setiap melaksanakannya
produksi ASI
Efektivitas akan jauh menurun
Dapat digunakan sebaga apabila sperma dalam 24 jam
pendukung metode KB lainnya sejak ejakulasi masih melekat
pada penis.
Tidak ada efek samping
Memutus kenikmatan dalam
Dapat digunakan setiap waktu berhubungan seksual.
Tidak membutuhkan biaya

Meningkatkan keterlibatan suami
dalam keluarga berencana

memungkinkan hubungan lebih
dekat dan pengertian
yang sangat dalam

10

jenis-jenis
kontrasepsi

Pil Kombinasi 9%

Kelebihan Keterbatasan

Resiko terhadap kesehatan Mahal dan mebosankan
sangat kecil Mual, terutama penggunaan
3 bulan pertama
Tidak mengganggu Pusing
hubungan seksual Perdarahan bercak atau
perdarahan sela, terutama
Siklus haid menjadi teratur, 3 bulan pertama
banyaknya darah haid berkurang, Nyeri payudara
Berat badan naik sedikit
tidak terjadi nyeri haid Amenorea
Tidak mencegah IMS
Dapat digunakan jangka panjang
selama perempuan masih ingin 11

menggunakannya untuk mencegah
kehamilan

Dapat digunakan sejak usia
remaja hingga menopause

Mudah dihentikan setiap saat

Kesuburan segera kembali
setelah penggunaan
pil dihentikan

Dapat digunakan sebagai
kontrasepsi darurat.

jenis-jenis
kontrasepsi

9% Mini Pil

Kelebihan Keterbatasan

Sangat efektif sebagai alat Pada tiga bulan pertama bisa
kontrasepsi apabila digunakan merasakan mual

dengan benar Pendarahan atau bercak darah,
dan tidak terputus terutama jika lupa / terlambat
minum pil
Tidak mengganggu hubungan
seksual dengan pasangan Bisa merasakan sakit
kepala ringan
Tidak mempengaruhi ASI
Penigkatan/perununan berat
Kesuburan segera kembali badan
setelah dihentikan
Biasanya haid akan terhenti
Dapat dihentikan setiap saaat
Tidak mencegah IMS

12

jenis-jenis
kontrasepsi

PROGRESTIN

Suntik Progestin 6%
Kelebihan Keterbatasan

Sangat efektif Gangguan siklus haid
Tidak mengganggu produksi ASI
Kenaikan berat badan
Pemakaian hormon ini juga bisa
mengurangi rasa nyeri dan darah Tidak mencegah IMS

haid yang keluar Ibu bergantung pada tempat
Tidak mengandung estrogen sarana pelayanan kesehatan
sehingga tidak berdampak serius setiap 3 bulan
terhadap penyakit jantung, dan
gangguan pembekuan darah Terlambatnya kembali kesuburan
setelah penghentian pemakaian
Ibu tidak perlu menyimpan
obat suntik

Terjadi perubahan pada lipid 13
serum dan penurunan kepadatan
tulang pada penggunaan jangka
panjang

jenis-jenis
kontrasepsi

6% Suntik Kombinasi

Kelebihan Keterbatasan

Resiko terhadap kesehatan kecil Terjadi perubahan pola haid
Tidak berpengaruh pada hubungan
Mual, sakit kepala, nyeri payuda-
seksual suami istri ra ringan dan keluhan seperti ini
Tidak diperlukan pemeriksaan akan hilang setelah suntikan
kedua atau ketiga
dalam
Efek samping sangat kecil Ketergantungan ibu dengan
pelayanan kesehtan

Tidak mencegah IMS

Kemungkinan terlambatnya
pemulihan kesuburan setelah
pengehntian pemakaian.

kombinasi

14

jenis-jenis
kontrasepsi

implan

0,1% Implan / Susuk

Kelebihan Keterbatasan

Tidak menekan produksi ASI Implant harus dipasang dan diangkat
oleh petugas kesehatan yang terlatih
Praktis, efektif, Tidak ada faktor lupa
Petugas kesehatan harus dilatih
Masa pakai panjang khusus

Membantu mencegah anaemia Implant mahal

Khasiat kontrasepsi susuk berakhir Implant sering mengubah pola haid
segera setelah pengangkatan
Susuk mungkin dapat terlihat di
Dapat digunakan oleh ibu yang tidak bawah kulit
cocok dengan hormon estrogen

15

jenis-jenis
kontrasepsi

18% Kondom

Kelebihan Keterbatasan

Efektif mencegah kehamilan bila Efektivitas tidak terlalu tinggi
digunakan dengan benar
Cara penggunaan sangat
Tidak mengganggu produksi ASI mempengaruhi keberhasilan
kontrasepsi
Tidak mengganggu kesehatan
klien Agak mengganggu hubungan
seksual (mengurangi sentuhan
Tidak mempunyai pengaruh siste- langsung).
mik
Harus selalu tersedia setiap kali
Murah dan dapat dibeli secara berhubungan seksual
umum dan tidak perlu resep dokter
Beberapa klien malu membeli
atau pemeriksaan kesehatan kondom di tempat umum
khusus
Pembuangan kondom bekas
Metode kontrasepsi sementara bila mungkin menimbulkan masalah
metode kontrasepsi lainnya ditunda dalam hal limbah

Mencegah penularan IMS

Memberi dorongan kepada suami
untuk ikut ber–KB

Mencegah ejakulasi dini

Saling berinteraksi sesama
pasangan

kondom

16

jenis-jenis
kontrasepsi

Diafragma 12%

Kelebihan Keterbatasan

Efektif bila digunakan Efektivitas sedang
dengan benar
Spermisida yang digunakan
Tidak mengganggu bersamaan dengan diafragma
produksi ASI dapat menimbulkan iritasi
jaringan vagina
Bebas hormon
Keberhasilan sebagai
Tidak mengganggu hubungan kontrasepsi bergantung pada
seksual kepatuhan mengikuti
cara penggunaan
Tidak mengganggu kesehatan
klien dan tidak mempunyai Pada 6 jam pasca
pengaruh sistemik hubungan seksual

Harganya relatif terjangkau alat masih harus berada
di posisinya.
Dapat dipakai ulang
setelah dicuci 17

jenis-jenis
kontrasepsi

Spermisida 28%

Kelebihan Keterbatasan

Efektif seketika Efektivitas bergantung pada
kepatuhan mengikuti cara
Mudah digunakan dan penggunaan
harganya relatif terjangkau
Pengguna harus menunggu
Spermisida juga paling 10-15 menit setelah aplikasi
sering digunakan sebelum melakukan hubungan
seksual
bersamaan dengan
metode kontrasepsi lain Efektivitas aplikasi hanya
1-2 jam.

SPERMICIDE

SPERMICIDE

18

jenis-jenis
kontrasepsi

akdr (uid/spiral)

AKDR (IUD/Spiral) 0,2%

Kelebihan Keterbatasan

Akan segera efektif begitu Terjadi perubahan siklus haid
terpasang di rahim ibu
Bisa merasakan pembengkakan
Ibu tidak perlu mengingat–ingat di pinggul
ataupun melakukan kunjungan ulang
Pemasangannya membutuhkan
untuk menyuntik tubuh ibu prosedur medis

Tidak mempengaruhi hubungan seksual Saat memasang dan mengeluarkan IUD,
dan dapat meningkatkan kenyamanan harus dilakukan tenaga kesehatan terlatih

berhubungan karena tidak perlu takut hamil Bisa keluar dari rahim tanpa diketahui,
sehingga wanita yang memakai IUD harus
Tidak ada efek samping hormonal seperti rutin periksa ke tenaga kesehatan
halnya pada alat kontrasepsi hormonal
Bisa merasakan nyeri setelah 3–5 hari
Tidak akan mempengaruhi pertama pemasangan
kualitas dan volume ASI
Saat haid, darah yang keluar cukup
Dapat dipasang segera setelah melahirkan banyak sehingga bisa menyebabkan
atau sesudah abortus dengan kurang darah.
catatan tidak terjadi infeksi
19
Dapat digunakan hingga masa menopause
(1 tahun atau lebih setelah masa haid terakhir)

Tidak ada interaksi dengan obat–obatan

Oleh :
Sarah Mardliyah Aprilia

(Mahasiswa D4 Alih Jenjang Kebidanan Polkesma '21)

Validator Materi :
Sri Rahayu, S.Kep.Ners., M.Kes.

(Anggota Tim Dosen Mata Kuliah Asuhan Kebidanan Keluarga Berencana
dan Kontrasepsi Jurusan Kebidanan Polkesma)

Validator Media :
Erni Dwi Widyana, SST., M.Kes.

(Anggota Tim Dosen Mata Kuliah Promosi Kesehatan
Jurusan Kebidanan Polkesma)

Sumber :

Buku Saku untuk Calon Pengantin oleh BKKBN 2014,
Buku Ajar Pelayanan KB (Marmi, 2020)


Click to View FlipBook Version