The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by haikal.aa23, 2021-06-01 09:26:03

travel magazine kota sukabumi (1)

travel magazine kota sukabumi (1)

sukabumi

KOTA KECIL, SEJUTA CERITA.

Sumber: Genpi Jabar



content

1 - 8 Bangunan Sejarah

Kota Sukabumi

10 - 13 Kuliner

15 - 18 Komunitas
14- Tips

19 - 20 Tokoh

IG:@matt.rif SOEKABUMI

IG:@KotaSukabumi Kota Sukabumi berasal dari bahasa Sunda, yaitu Suka-
bumen menurut keterangan mengingat udaranya yang
1 | SUKABUMI •  MARET 2021 sejuk dan nyaman, mereka yang datang ke daerah ini
tidak ingin pindah lagi,karena suka atau senang
bumen-bumen atau bertempat tinggal di daerah ini.

Pada tahun 1914 Pemerintah Hindia Belanda
menjadikan Kota Sukabumi sebagai "Burgerlijjk
Bestuur" dengan status "Gemeenteraad Van Sukabumi"
dengan alasan bahwa di Kota ini banyak berdiam
orang-orang Belanda dan Eropa pemilik perkebunan-
perkebunan yang berada di daerah Kabupaten
Sukabumi bagian Selatan yang harus mendapatkan
pelayanan yang istimewa.

Sejak ditetapkannya Sukabumi menjadi Daerah
Otonom pada bulan Mei 1926, maka resmi diangkat
"Burgemeester" yaitu: Mr. GF.Rambonnet. Pada masa
inilah dibangun sarana dan prasarana penting seperti
Stasiun Kereta Api, Mesjid Agung, Gereja dan
Pembangkit Listrik.
sumber: PemkotkotaSukabumi

KOTA SUKABUMI
Berdasarkan Keputusan DPRD Kota Madya
Hari Ulang Tahun ke – 107 tahun Kota Sukabumi Sukabumi tentang Penetapan Hari Jadi Kota Madya
yang diperingati pada 1 April 2021, mengangkat Sukabumi yang dituangkan dalam SK (Surat
tema “dengan Peringatan Hari Jadi ke – 107 Kota Keputusan) DPRD Kota Madya Sukabumi tanggal 18
Sukabumi tahun 2021, kita tingkatkan semangat Maret 1970, bahwa Peringatan Hari Jadi Kota Madya
kebersamaan untuk bangkit dimasa pandemi covid Sukabumi jatuh pada tanggal 1 April 1914. Setelah
– 19, menuju Kota Sukabumi religius, nyaman dan dikeluarkannya SK tersebut, maka pada tanggal 1
sejahtera”., terhitung sejak didirikannya Gemeente April 1970, untuk pertama kalinya dilaksanakan
Sukabumi, tanggal 1 April 1914. Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Madya
Sukabumi.
Dalam sambutannya Wali Kota menandaskan sumber:PemkotkotaSukabumi
bahwa ziarah kubur ini dilaksanakan untuk
memberikan penghormatan kepada para pemimpin Menurut sejumlah sumber, Hari Jadi Kota
Kota Sukabumi terdahulu yang telah berjasa Sukabumi pertama kali diperingati tanggal 1 April
memajukan Kota Sukabumi. Ia mengharapkan 1970, atau pada peringatan ke 56, pada saat Wali
semangat hari jadi Kota Sukabumi ke – 107 tahun Kota Madya Sukabumi, Saleh Wiradikarta, S.H..
akan menguatkan motivasi para aparatur dalam Dilaksanakannya peringatan tersebut, setelah Wali
memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kota Madya Sukabumi, Saleh Wiradikarta, S.H.,
Sumber:PemkotkotaSukabumi membentuk Panitia Hari Jadi dan Panitia Sejarah
Kota Madya Sukabumi, yang tugasnya melakukan
2 | SUKABUMI •  MARET 2021 penelitian, untuk mendapatkan bahan-bahan yang
dapat dijadikan landasan dalam menetepkan Hari
Jadi Kota Madya Sukabumi.

Yuk ! Bernostalgia di    
Kota yang penuh Meskipun cakupan Kota Sukabumi terbilang
Sejarah kecil, namun kota ini menyimpan banyak
kisah sejarah di masa kolonial Belanda.
"Kota Sukabumi memiiki kekayaan bangunan
bersejarah atau Heritage" ujar Kepala bidang
pariwisata Dinas Pemuda olahraga dan
pariwisata. Seluruh bangunan maupun sarana
umum sisa peninggalan para penjajah
tersebut saat ini menjadi aset bagi
pemerintah dan masyarakat sebab
keberadaannya menjadi keuntungan untuk
dikembangkan menjadi obyek wisata heritage
atau sebagai perjalanan wisata bersejarah.

3 | SEJARAH • MARET 2021   

SUKABUMI

Bangunan
bersejarah

Kota
Sukabumi

Balai kota Sukabumi

Hingga saat ini masih banyak masyarakat
yang belum mengetahui sejarah Balai
Kota Sukabumi dan pemerintahannya.
Untuk itu,www.sukabumikota.go.id dan
Kominfo TV Diskominfo (Dinas Komunikasi
dan Informatika) Kota Sukabumi, baru-
baru ini melakukan wawacara dengan
salah seorang sejarawan sekaligus
sebagai Ketua Yayasan Dapuran Kipahare
Sukabumi, Irman Firmansyah.

4 | SEJARAH •  MARET 2021

SUKABUMI

IG@Agusrustiawandi

Menurutnya, pada awal terbentuknya Gemeente Sukabumi tanggal Pada tahun 1932 terjadi resesi ekonomi, yang
1 April 1914, belum memiliki burgemeester dan kantor sendiri yang mengakibatkan Lie Ek Tong mengalami kebangkrutan.
representatif, karena ketiadaan anggaran untuk membangun Karena kebutuhan yang mendesak, akhirnya bangunan
gedung, sehingga harus menumpang atau menyewa bangunan miliknya yang digunakan Gemeente Sukabumi ini dijual
yang ada di Kota Sukabumi. Namun pada bulan Juli 1925 terpilih
Burgemeester pertama, G.F. Rambonnet. Selanjutnya pada bulan kepada Gemeente Sukabumi senilai 12.600
Oktober 1925, Gemeente Sukabumi menyewa sebuah bangunan Gulden.Sementara untuk mempercantik bangunan
besar di Tjikoleweg Nomor 23 milik seorang Pengusaha Tionghoa Gemeentehuis, diorderlah perabotan senilai 1.000 Gulden,
bernama Lie Ek Tong, untuk kegiatan operasional Staf Gemeente yang dipasok oleh perusahaan van de Pol dari Batavia.
Sukabumi Sementara. Bangunan tersebut berkonstruksi bilik Kemudian Stokvis juga menghadirkan lampu mahkota yang
dengan plesteran atau gepleisterd billiken gebouw, yang kemudian indah, dan beberapa perusahaan turut berkontribusi.
digunakan oleh Gemeente Sukabumi sebagai Balai Kota atau door
de Gemeente Sukabumi Gebruikt als Gemeentehuis.

Gemeentehuis ini digunakan pada saat ada pertemuan Dewan Selain itu, perusahaan Gebeo atau sekarang PLN, juga turut33  |  TRIPMAG.COM
Gemeente, atau kadang-kadang digunakan untuk tempat serta menyumbangkan jam listrik, ditambah lambang
peribadatan Jemaat Gereja Reformasi, mengingat jemaat gereja
kesulitan melakukan peribadatan dan harus menumpang di sekolah Gemeente Sukabumi diapit dua singa dan mahkota emas
taman kanak-kanak di Selabatu. Burgemeester G.F. Rambonnet. bertatahkan batu mulia pada bagian atasnya, yang dibuat
akhirnya memberi solusi dengan menjadikan Kantor Sementara dan dihadiahkan oleh Braat NV. Lambang tersebut diletakkan
Gemeente Sukabumi sebagai tempat peribadatan. Sedangkan di atas pintu masuk Gemeentehuis. Usai menyemangati para
selama status sewa, burgemeester yang merangkap sebagai Staf Gemeente Sukabumi, Burgemeester G.F. Rambonnet
Sekretaris Gemeente Sukabumi, tidak berkantor di gemeentehuis,
tapi berkantor di salah satu rumah di jalan yang sama, yakni meresmikan Gemeentehuis atau sekarang Balai Kota
Cikoleweg Nomor 15. Sukabumi, tepatnya pada tanggal 22 Februari 1934

5| SEJARAH •  MARET 2021

SUKABUMI

MUSEUM PEGADAIAN

Museum Pegadaian Sukabumi
merupakan Pegadaian Negeri pertama
yang didirikan di Indonesia. Museum
pegadain terletak di Jl. Tipar, Citamian,
Kota Sukabumi. Museum ini didirikan
dengan tujuan untuk memberikan
pengetahuan mengenai sejarah dan
sistem kerja Pegadaian di masa lalu.
Sebagai satu-satunya Museum
Pegadaian yang ada di Indonesia,
koleksi Museum Pegadaian Sukabumi
tidak hanya berasal dari Pegadaian
Sukabumi namun juga benda-benda
dari pegadaian lain se-Indonesia
terutama yang berasal dari Jawa Barat
dan Jawa Tengah.

MUSEUM BARBEQUE

Kadang disebut Museum Barbeque Kipahare
karena dikelola Komunitas Barang Bekas dan
Antique (Brbeque) adalah banyak menyimpan
benda-benda yang khusus berkaitan dengan
identitas Sukabumi, seolah membangkitkan
memori kolektif warga Sukabumi akan jejak masa
lampau di tanah kelahirannya.

Keunikan Museum Soekaboemi Kipahare yang
dikelola Komunitas Barbeque ini banyak
menyimpan benda-benda yang khusus berkaitan
dengan identitas Sukabumi, seolah
membangkitkan memori kolektif warga
Sukabumi akan jejak masa lampau di tanah
kelahirannya. Koleksinya lebih dari 1000 item
sumber:DapuranKipahare

6 | SEJARAH •  MARET 2021

SUKABUMI IG@Vihara_Widhi_Sakti

Menurut Arieffin, ia mengulas pada zaman dahulu "Semua orang tionghoa sepakat dan
muncul sosok kongco Han Tan Kong yang dianggap mengumpulkan dana untuk menggotong patung
telah berjasa dalam penyembuhan warga Sukabumi tersebut. Situasinya mirip perayaan Cap Go Meh.
dari wabah kolera yang terjadi sekitar tahun 1908. Setelah digotong, anehnya wabah kolera itu
Terdapat seorang Tionghoa Sukabumi bernama secara berangsur mulai mereda. Nah, karena
Thung Hoat Tiat,, yang tinggal di Gang Murni, banyak orang yang tertolong, akhirnya semua
bertanya kepada seorang Sinseh ( dokter khas orang sepakat meminta Kongco Han Tan Kong
tionghoa) di Bogor bagaimana obat untuk untuk disimpan di Sukabumi. Setelah meminta
mengatasi wabah kolera tersebut. Setelah bertanya izin ke orang Bogor, akhirnya diperbolehkan untuk
kepada Sinseh itu, akhirnya Thung Hoat Tiat disimpan di Sukabumi. Setelah itu, semakin
diberikan sebuah patung yang disebut Konco Han banyak orang yang melakukan ritual sembahyang
Tan Kong untuk dibawa ke Sukabumi. kepada Kongco Han Tan Kong," sambung Arieffin.
Kongco Han Tan Kong sendiri awal mulanya
"Patung tersebut dipercaya sebagai simbol dari berbentuk papan nama, tapi lambat laun sekian
leluhur yang telah meninggal dunia, dimana leluhur puluhan sampai ratusan tahun, muncul seorang
tersebut dalam semasa hidupnya sangat berjasa seniman yang membentuk Kongco Han Tan Kong
bagi masyarakat suatu desa di Tiongkok (Cina). Jadi menjadi sebuah patung dari rupa tokoh yang
patung itu berasal dari Tiongkok. Dibawanya patung telah meninggal tersebut. Kongco itu artinya
tersebut ke Sukabumi dari Bogor, diharapkan leluhur yang paling tinggi, sedangan Han Tan
mampu meredakan wabah kolera yang terjadi di Kong adalah nama tokoh tersebut.
Sukabumi," tambah Arieffin.
Setelah patung Kongco Han Tan Kong dibawa ke Pada suatu hari ada angin rebut d nada salah
Sukabumi menggunakan kereta api oleh Thung serang anggota keluarga Thung hoat
Hoat Tiat, dilakukanlah ritual sembahyang ala tiat,mengaku mendapatkan mimpi bahwa kongci
tionghoa kepada patung tersebut. Saat ritual setuju untuk berada di Sukabumi, orang yang
berlangsung, sosok Kongco Han Tan Kong melalui mimpi tersebu mengatakan bahwa saat ada angin
media "kesurupan" kepada salah satu orang, rebut, lemparkan kayu kedalam angin tersebut
menitipkan pesan agar digotong keliling Sukabumi. nantinya kongci ut ingin tinggal disana, sebah
tongkat bernama toya dilemparkan dan berhenti
di lokasi Vihara widhi sakti skrg ini

7 | SEJARAH •  MARET 2021

SUKABUMI

Sumber:Nova.grid.id
Sumber:Nova.grid.id

Akhirnya, para tionghoa bersepakat untuk membangun Sumber:Nova.grid.id
sebuah kelenteng kecil untuk tempat Kongco Han Tan
Kong. kelenteng tersebut kemudian diberi nama
kelenteng Bie Hiang Kiong (Bahasa Hokyan) atau
kelenteng Mei Sien Kung/Gong (Mandarin) yang
memiliki arti kelenteng yang ada di Sukabumi. Itu
antara tahun 1911 - 1912.
"Lambat laun kelenteng tersebut mengalami
perubahan dan pemugaran, hingga pada tahun 1959
mengalami perubahan nama menjadi Vihara Widhi
Sakti. Lalu pada 1987 dibangun seperti sekarang,"
tandas Arieffin.

8 | SEJARAH •  MARET 2021

KOTA SUKABUMI RAIH Pemerintah Kota Sukabumi meraih
penghargaan indeks Kota Toleran
PENGHARGAAN KOTA TOLERAN tahun 2020 dari Setara Institute.
2020 Penghargaan tersebut diberikan
dalam acara yang digelar di Hotel
Ashley Jakarta, pada hari Kamis, 25
Februari 2021. Dalam penilaian Setara
Institute terdapat 10 Kota di
Indonesia dengan skor toleransi
tertinggi dan Kota Sukabumi
mendapatkan skor tertinggi yakni
5,546. Penilaian tersebut
ilakukan di 94 Kota dan Kabupaten se
– Indonesia dan fokus penilaian
didasarkan pada keberagaman di
setiap daerah. Setara Institute dalam
penilaiannya menerapkan empat
variabel dengan delapan indikator.
Diantaranya variabel demografi
agama yang mencakup heterogenitas
keagamaan dan inklusi sosial
keagamaan, serta variabel regulasi
yang mencakup pada RPJMD dan
produk hukum pendukung lainnya.
Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi,
mengatakan bahwa penghargaan ini
merupakan buah dari kerjasama
seluruh elemen yang telah
menjadikan Kota Sukabumi yang
harmonis dengan tidak membedakan
suku, bahasa, budaya dan agama.
Prestasi tersebut menunjukkan Kota
Sukabumi berkomitmen mewujudkan
visi Kota Sukabumi yang religius,
nyaman, dan sejahtera (Renyah).
Makna religius dalam visi tersebut
yakni membentuk masyarakat yang
memiliki keshalehan pribadi dan
keshalehan sosial.’ Dengan
keshalehan sosial, maka dapat hidup
berdampingan dengan toleransi yang
tinggi dan saling menghargai agama
dan keyakinan lain. Selaku kepala
daerah, ia juga menginginkan
pemerintahannya menguatkan dan
mewujudkan harmoni dalam konteks
kerukunan umat beragama .

9 | SEJARAH •  MARET 2021

KAMU SEDANG
BERADA DI
SUKABUMI ? YUK
JANGAN LUPA
UNTUK KULINERAN!

Wisata kuliner di Sukabumi bisa
menjadi destinasi menarik saat
berada di kota ini, karena
terdapat banyak tempat maupun
berbagai macam kuliner yang bisa
ditemukan di wisata kuliner
sukabumi. Wisata kuliner di kota
Sukabumi bahkan sudah ada sejak
puluhan tahun dan menjadi
legenda kuliner di Sukabumi

IG:@Mochi.Sukabumi 10 | KULINER •  MARET 2021

KULINER 1

Sumber: Selerarasa.com SEJARAH DIBALIK
KUE MOCHI

SEJARAH KUE MOCHI

Setelah melihat beberapa sumber, ada dua versi mengenai asal usul kue mochi. Yang pertama mengatakan
bahwa kue mochi ini dibawa oleh tentara jepang yang pernah menduduki Indonesia. Pada masa itu, orang
pribumi menjadi juru masak di barak militer letak barka militer berada di sekolah calon perwira (SECAPA)
dikenal dengan nama politie school, sekolah digunakan untuk pertahanan militer utama Jepang di Sukabumi.
yang kedua adalah ada yang memberi keterangan bahwa makanan ini telah diwariskan secara turun
temurun oleh warga keturunan tionghoa yang cukup banyak jumlahnya di Kota Sukabumi. Makanan ini
sering disajikan dalam acara pernikahan atau Tahun baru imlek.Sungguh menarik jika menyikapi kedua
perbedaan keterangan di atas. Memang sedikit menimbulkan polemik mengenai kapan tepatnya makanan ini
masuk ke daerah Sukabumi dan bagaimana proses peralihan keahliannya, sehingga bisa menyebar luas.Pada
kenyataanya, makanan ini adalah makanan tradisional jepang dalam upacara yang dikenal dengan
mochitsuki adalah upacara minum the dengan mochi sebagai makanannya.

Namun, hal yang menarik kemudian, Mochi Sukabumi merupakan mochi yang berbeda dari mochi Jepang.
Dalam mochi Jepang tidak dikenal pembungkus dari bambu untuk Mochi. Selain itu, kacang tanah yang
menjadi isinya tidak ditemukan dalam mochi Jepang. Oleh sebab itu, asumsi yang paling mendekati
kebenaran, kenyataanya Indonesia pernah di duduki Jepang (1942–1945). Hal ini memungkinkan terjadinya
pewarisan keahlian dari bala tentara Jepang kepada penduduk lokal yang bekerja di dapur-dapur militer.
Fakta-fakta lain yang bisa menguatkan asumsi ini adalah adanya interaksi ekonomi antara orang-orang
Jepang dan penduduk lokal yang sebetulnya sudah terjadi sebelum Jepang menduduki Indonesia. Sekitar
tahun 1930-an, hanya ditemukan toko-toko bahan makanan Jepang yang dikenal dengan sebutan bussando
di kota-kota seperti Batavia, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Toko-toko Jepang tersebut menjual berbagai
kebutuhan sehari-hari berupa bahan makanan pokok. Di Cianjur, yang letaknya begitu dekat dengan Kota
Sukabumi, sekitar tahun 1920-an, di temukan sebuah toko Jepang yang menjual bahan makanan pokok.
Nama pemiliknya adalah Togashi Takeomi. Setelah ditelusuri lebih jauh, dengan memakai metode sejarah
lisan, ternyata usaha mochi 'lah yang berasal dari warga keturunan Cina (Tionghoa). Kesaksian ini didapatkan
dari Didin Syamsudin, pemilik Mochi Rejeki. Menurut Didin, mengenai hal ini, ia memberi petunjuk bahwa
usaha mochi pertama di kota Sukabumi adalah Mochi Garuda. Sejak ia menjadi pedagang asongan pada
tahun 70-an, Mochi itu sudah ada, dan merupakan satu-satunya di kota Sukabumi. Letak Mochi Garuda
tidak terlalu jauh dari mochi miliknya, yaitu di daerah Kota Paris, Kelurahan Kebonjati, tepatnya di Jalan Otista
no. 39.

2

BAHAN BAHAN
PEMBUATAN MOCHI

BAHAN YANG TERDAPAT DALAM KUE MOCHI

Bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan kue mochi berikut adalah untuk bahan
pembuatan kulit mochi
30 gram tepung beras, 150 gram tepung ketan, 250ml air, 60 gram gula pasir
1/4 sendok teh garam beryodium, 1/2 sendok teh vanili, Pewarna makanan
secukupnya, 1 sendok makan air kapur sirih 100 gram tepung maizena, untuk lapisan
luar sangrai dengan api kecil.

Bahan isi mochi
I100 gram selai kacang, 200 gram kacang tanah, sangrai dan haluskan 3 sendok makan
gula halus, 1 sendok makan susu kental manis

11 | KULINER •  MARET 2021

KULINER

CARA PEMBUATAN
MOCHI

BERIKUT ADALAH CARA PEMBUATAN MOCHI

1.Campur semua bahan kulit kecuali air, aduk- Sumber:cookpad.com
aduk hingga tercampur rata.
OLEH- OLEH MOCHI
2.Tuang air sedikit demi sedikit, dan uleni hingga
adonan menjadi kalis. MOCHI GARUDA ATAU MOCHI 39:
MOCHI PERTAMA SUKABUMI
3.Kukus adonan selama kurang lebih 15 menit,
keluarkan adonan kemudin aduk-aduk, lalu Diantara deretan toko-toko bergaya modern, terlihat sebuah rumah
masukkan kembali adonan dan kukus kembali bergaya lama. Arsitekturnya bergaya kolonial, seperti rumah yang
selama 20 menit sampai matang. Angkat alu khusus ditempati para pejabat pada masa Belanda, dengan kusen
diamkan hingga adonan hangat. jendela yang tinggi, atap melancip, lantai marmer, dan ornamen-
ornamen batuan di dindingnya. Memberikan kesan bahwa pemilik
4.Campur semua bahan isi, aduk-aduk hingga
tercampur rata. Ambil sebagian adonan kulit rumah itu mempunyai keluarga yang sudah berakar jauh sejak lama.
mochi, pipihkan, masukkan bahan isi, kemudian Di atas pintu kayu dan jendela kacanya, terdapat papan yang
bentuk adonan menjadi bulat. berfungsi juga sebagai sebuah merk. Di tengah papan tersebut
terdapat semacam tulisan Mandarin yang mempunyai arti
5.Gulingkan adonan bulat ke dalam tepung
maizena yang sudah di sangrai sebelumnya, "Kebahagiaan". Berasal dari bahasa Hokkian (swang-si), di pinggir
lalu angkat dan sajikan. tulisan tersebut terdapat pula tulisan dari tulisan yang sama, tetapi

Sumber:cookpad.com dengan bentuk yang lebih kecil. Tulisan kecil itu jika dilafalkan
berbunyi moo-che. Di rumah inilah, moo-che atau lebih dikenal
12 | KULINER •  MARET 2021
mochi, diproduksi pertama kali oleh keluarga Gandhi.

Sekitar kurang dari lima puluh tahun yang lalu, tepatnya tahun 1964,
Almh. Ny. Tan Swat Giok memproduksi mochi secara terbatas.

Memasarkannya secara door to door ke rumah-rumah di pusat kota.
Ia juga menerima pesanan dari kenalan-kenalan dekat dan kerabat-

kerabatnya. Awalnya ia membuat mochi karena keterdesakan
ekonomi,tidak lain untuk mencari makan sekeluarga. Menurut Ny.
Kokoy Gandi, generasi ketiga pembuat mochi, hal itu juga dikarenakan

kondisi perekonomian di Kota Sukabumi saat itu:
“nenek membuat mochi dari tahun 1964. Dulu kan warga keturunan

harus diam diluar kota, usaha susah, ema dan engkong saya
keturunan dari china, mencoba membuat mochi, lalu dijual, buat

makan”

KULINER

Tempat wisata kuliner
Kota Sukabumi

WISATA KULINER SELAMAT WISATA KULINER PASAR PELITA WISATA KULINER PASAR
TIARA
Merupakan Kawasan Kuliner Merupakan Kawasan Kuliner yang
yang terletak di pusat kota, di terletak di Pusat Kota, di kawasan ini Merupakan Kawasan Kuliner
kawasan ini tersedia beragam tersedia beragam makanan sehari- yang terletak di Pusat Kota,
makanan restoran, cafe, kaki hari ada sate, nasi timbel, dan kawasan kuliner ini merupakan
lima yang menawarkan makanan yag lain-lain. indoor, di wisata kuliner ini
suasana cozy dari hangat menyediakan beberapa
dengan berbagai pilihan makanan kuliner dan tampilkan
menu baik mancanegara, music.
maupun masakan Indonesia.
Kawasan ini di buka hanya
diwaktu sore sampai dengan
malam hari, dikawasan ini
juga ditamoilkan live music
dari beberapa band yang ada
di Kota Sukabumi, dan
kadang-kadang di tampilkan
nonton bareng pertandingan
bola.

13 | KULINER •  MARET 2021



Sumber:Pinterest

14 | TIPS •  MARET 2021

TIPS

15 | KOMUNITAS •  MARET 2021

Komunitas
Kota
Sukabumi

Banyak cara yang dilakukan oleh pemerintah
untuk menyebarkan informasi maupun
mengembangkan potensi wisata di Kota
Sukabumi, salah satunya alah bekerja sama
dengan komunitas yang berada di Kota
Sukabumi, banyak sekali komunitas yang berada
di Sukabumi

YUK KEPOIN APA AJA SIH
KOMUNITAS YANG
BERADA DI KOTA
SUKABUMI !

IG:@SUKABUMI_

KOMUNITAS KOTA SUKABUMI

KOMUNITAS

DAPURAN
KIPAHARE

Dapuran Kipahare didirikan pada tanggal 21 Juni 2017
dalam bentuk yayasan yang terdiri dari bidang-bidang,
lembaga, dan komunitas. Yayasan Dapuran Kipahare
meraih penghargaan dari Direktorat Pelestarian Cagar
Budaya dan Permuseuman (Direktorat PCBM) dan IAAI
(Ikatan Ahli Arkeolog Indonesia) sebagai Komunitas yang
aktif dalam pelestarian Cagar Budaya di Jawa Barat dan
Banten. Dapuran Kipahare terdiri dari enam lembaga,
yaitu Barbeque Kipahare, Reenactor Explore Kipahare
(REK), Kuliner Kipahare Sukabumi (KUKIS), Peternakan,
Pertanian, Perikanan dan Pertanian Kipahare (Peterpan),
Relawan Pelestari Cagar Budaya Kipahare (RPCB), dan
Kipahare Peduli. Pada tanggal 20 Januari 2019, Yayasan
Dapuran Kipahare mendirikan Museum Barbeque Kipahare
(Museum Barang Bekas dan Antique) atas inisiatif dari
Lembaga Barbeque Kipahare untuk menyimpan koleksi
sejarah kesukabumian serta mengaktifkan kembali Pustaka
Kipahare sebagai penyimpan data, arsip dan Kajian
tentang kesukabumian..

Yayasan Dapuran Kipahare berhasil menyelenggarakan
Festival Soekaboemi Tempo Doeloe yang diselenggarakan
pada tanggal 5-6 Oktober 2019 di Gedung Wisnoe
Wardhani jalan Bhayangkara Kota Sukabumi. Festival ini
diisi dengan pameran benda-benda bersejarah, layar
tancap, flash mob kaulinan, serta berbagai penampilan
kesenian seperti keroncong perintis, jaipong cikembar,
mamaos kacapi suling. Sebelumnya, pada tahun 2018,
Komunitas Dapuran Kipahare berhasi menggelar tur
kesejarahan yang bertajuk “Qurban Bersama Veteran
Bojongkokosan” di kawasan bersejarah Bojongkokosan

16 | KOMUNITAS •  MARET 2021

KOMUNITAS KOTA SUKABUMI

Sumber:IG@Kebanggaanindonesia

Sumber:IG@Fendisukuraga

Sumber:IG@Fendisukuraga

KOMUNITAS Tidak hanya wayang, komunitas ini
WAYANG menghasilkan karya berupa perpaduan
SUKURAGA antara seni rupa, musik, dan teater. Alur
cerita dari seni Wayang Sukuraga lebih
banyak menggambarkan konflik manusia
secara internal seperti konflik anggota
badan, sesuai dengan makna Sukuraga
sendiri. Tokoh-tokoh dari Wayang
Sukuraga ini diambil dari nama bagian
tubuh manusia, seperti mata, hidung,
telinga, mulut, tangan, dan kaki.

Komunitas Wayang Sukuraga merupakan
sebuah komunitas kreatif yang memperoleh
bantuan pemerintah 2019 dalam bentuk
revitalisasi ruang kreaif. Komunitas ini sudah
berdiri sejak tahun 2001 dengan karyanya
yang

terkenal yaitu Wayang Sukuraga yang
diciptakan oleh Bapak Effendi.

17 | KOMUNITAS •  MARET 2021

KOMUNITAS KOTA SUKABUMI

LOKA PROJECT

komunitas loka project merupakan salah Beberapa kegiatan yang telah YROTS ERUTAEF
satu wadah kreatif bagi para pelaku diselenggarakan oleh Komunitas Loka
industri lokal lintas bidang yang berada di Project diantaranya Sukabumi Lokatour,
kota Sukabumi yang memiliki sebuah Sukabumi Clothing & Community Fest
pergerakan bernama lokaproject 2018 (SCCF 2018) yang bekerja sama
dengan Seksi Pengembangan Ekonomi
Kegiatan ini meliputi event clothing, Kreatif pada Bidang Pariwisata Dinas
custom Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata
motor hingga perlombaan barista. Loka (Disporapar) Kota Sukabumi, Sukabumi
project menyelenggarakan berbagai Coffee Festival 2019, dan Sukabumi Street
kegiatan dengan tujuan untuk mengangkat Market 2019 (SSM 2019). Lokaproject
potensi pariwisata yang ada di Kota memiliki platform digital spotify
Sukabumi Lokapodcast by Loka Project dan sosial
media Instagram yaitu @lokaprojectsmi.

18 | KOMUNITAS •  MARET 2021

Beraktivitas tetap
aman dengan

mematuhi protokol
kesehatan!

Stay
safe!

everyone

COVID-19

4 Praktik sosial Distancing
di Negara Tetangga

12

Warga Milan, Italia mengantre di depan Pemberlakuan ‘one man one table’ di
supermarket sesuai batas garis yang beberapa tempat makan di Cina
ditentukan
4
3

Penampakan Metro Manila di Filipina yang Terdapat stiker aturan berdiri di dalam
memberlakukan tempat duduk yang lift di Thailand untuk memastikan para
berjarak pengguna tetap berjarak satu sama lain

18 | KABAR PERISTIWA •  MARET 2021

Sumber:Blogger

ANDRIES CHRISTOFFEL

JOHANNES DE WILDE

TAHUKAH KALIAN DENGAN TOKOH DIATAS ?

tidak semua orang mengetahui beliau, Andries Christoffel Johannes De Wilde adalah seorang
seorang ahli bedah dan administratur perkebunan kopi dan teh berkebangsaan Belanda
(Preanger Planter) berkebangsaan Belanda, yang bertempat tinggal di Bandung, yang

menjelajah di Sukabumi untuk mencari lokasi tanah yang cocok untuk perkebunan. Ia dikenal
memiliki hubungan dekat dengan Gubernur Jenderal Belanda Herman Willem Daendels.

Tengoklah rumah yang ia bangun sebagai kediaman pribadinya saat itu, cerminan kekayaan
dan berkuasanya de Wilde terlihat di sana. Terletak di Kota Bandung, Jabar, rumah tersebut
kini dikenal sebagai Balai Kota Bandung. Tanggal 13 Januari 1815 de Wilde mendapatkan restu
terkait perluasan tanah perkebunan Cianjur yang sudah ia ajukan bertahun-tahun sebelumnya.

Ia lantas menamai tanah yang ia beli dengan nama ` Soeka Boemi'. Secara tak langsung,
langkah pembelian tanah ini membuat de Wilde diyakini turut pula dianggap sebagai penancap

tong- gak pertama berdirinya nama Sukabumi.

19| TOKOH •  MARET 2021

20| TOKOH •  MARET 2021 Tanggal 13 Januari 1815 de Wilde
mendapatkan restu terkait perluasan tanah
perkebunan Cianjur yang sudah ia ajukan
bertahun-tahun sebelumnya. Ia lantas
menamai tanah yang ia beli dengan nama `
Soeka Boemi'. Secara tak langsung,
langkah pembelian tanah ini membuat de
Wilde diyakini turut pula dianggap sebagai
penancap tong- gak pertama berdirinya
nama Sukabumi.
Singkat cerita, perkebunan teh de Wilde
dan para juragan Belanda lainnya yang
tersebar di Cianjur dan Sukabumi semakin
membuat kerajaan mereka senang. Para
peng usaha inipun diganjar imbalan yang
sangat tinggi. Mereka dibuatkan kota,
lengkap dengan struktur pemerintahan
yang diakui langsung oleh Kerajaan Hindia
Belanda.

Dimulai pada 1 April 1914, Kerajaan Hindia
Belanda menyatakan Sukabumi sebagai
Burgerlijk Bestuur dengan status Gemeente
atau Kotapraja. Menyandang Kotapraja
merupakan keistimewaan, pasalnya, para
pemimpin dan meneer di sini akan
mendapat pelayanan sepenuhnya dari
pribumi sebagai rakyat.

Proses pembuatan struktur kota memakan
waktu lama. Hingga akhirnya, pada 1 Mei
1926, G F Rambonnet diangkat menjadi
Burgemeester atau pemimpin pemerintahan
Sukabumi yang pertama. Di masa inilah,
diyakini pembangunan Sukabumi tempo itu
semakin menggeliat. Selama 16 tahun
dipimpin oleh orang Belanda secara
bergantian, Sukabumi akhirnya mempunyai
kepala daerah lokal. Dia adalah Raden

NOMADIC | 24

Syamsudin

AKOMODASI AKSES

hotel bus, kereta, pesawat, travel

JL. Surya Kencana No.112 Sukabumi, Taman Sari Sukabumi @TamanSari_Hotel
Pusat Kota Sukabumi, Sukabumi, Jawa http://www.tamansarihotel.com/
Barat, Indonesia, 43113

(62-266) 225008

HOTEL MAXONE

Sumber : Agoda.com

Sumber : Agoda.com Sumber : Agoda.com

Jl. Siliwangi No. 90
+62 812-9978-4404

MaxOneHotels.com

https://www.maxonehotels.
com/sukabumi

@MaxOneHotels

Sumber : Foursquare

Sumber : Pegipegi.com

Jl. Siliwangi No.68, Kebonjati, Kec.
Cikole

08118223311

[email protected]

Sumber : Pegipegi.com

BAGAIMANA CARA UNTUK MENUJU KOTA SUKABUMI ?

berikut adalah akses yang dapat ditempuh untuk dapat sampai ke
Kota Sukabumi

Jalur Pesawat Wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Sukabumi
dapat menempuh melalui jalur udara menuju Bandara

Internasional Soekarno Hatta Jakarta.Setelah tiba di
Bandara perjalanan dapat dilanjutkan menggunakan

bus rute soekarno hatta-Sukabumi

Jalur Kereta Api dari Cipatat Kabupaten Bandung Barat Jalur Kereta Api
melayani rute ke Sukabumi melewati Cianjur. Kereta Api
Siliwangi merupakan kereta api yang melayani jalur kereta

Cipatat menuju Sukabumi melewati Cianjur.
pemberhentian KA akan tiba di Stasiun Sukabumi di
Gununug Parang, Cikole dan Sukabumi. Kereta api yang
berhenti di stasiun adalah kereta api Pangrango dan Kereta

Api Siliwangi.

Travel

Ada beberapa travel yang melayani rute ke Sukabumi, baik
itu dari arah Bandung dan Jakarta. Trans travel berada di

Superindo Pancoran, Jakarta Selatan, perjalanan di tempuh
selama 3-4 jam dan berhenti di Sukabumi Indah Plaza.
Travel Siliwangi Trans berada di Baltos Bandung,

Jika ditempuh dari Kota Bandung tepatnya dari terminal Bus Umum
Leuwi Panjang dapat menggunakan bus MGI, Sangkuriang
atau Bela Utama. Waktu perjalanan yang ditempuh adalah

3-4 jam di luar tol. jika dari Yogyakarta-Sukabumi dapat
menggunakan bus malam Rajawali yang melayani rute ke

Sukabumi dengan waktu tempuh 12-15 jam. Jika dari
Jakarta dapat menggunakan Bus Parung Indah waktu yang

ditempuh 7 jam.

21| TOKOH •  MARET 2021


Click to View FlipBook Version