Modul Bah asa Indonesia
Sebagai Persiapan
Ujian Sekolah Berstandar Nasional
Sekolah Dasar Pinang Ranti 07 Pagi
Tahun Pelajaran2018/2019
Oleh
Anik tsalisati, S. Pd
Kata Pengantar
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuha n YME, karena atas izin dan
karunia-Nya modul Bahasa Indonesia untuk Persiapan USBN dapat terselesaikan. modul ini
membahas tentang materi dan contoh soal USBN dengan harapkan peserta didik dapat berlatih,
belajar secara mandiri, dan menguasai materi sehingga dapat mengerjakan soal-soal USBN
dengan benar dan tentunya supaya mendapatkan nilai maksimal.
modul Bahasa Indonesia untuk Persiapan USBN merupakan salah satu upaya untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran peserta didik. Modul ini dikembangkan berdasarkan
pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order
Thingking Skills (HOTS). Keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah proses berpikir kompleks
dalam menguraikan materi, dan soal-soal yang dibuat.
Dengan modul Bahasa Indonesia untuk Persiapan USBN ini diharapkan pemahaman dan
daya serap peserta didik dapat meningkat setelah mempelajarinya. Guru dapat mengembangkan
dan memperkaya pengalaman belajar peserta didik dengan daya kreasi dalam bentuk kegiatan-
kegiatan yang ada di dalam modul ini.
Modul Bahasa Indonesia untuk Persiapan USBN merupakan modul yang digunakan
sebagai penunjang pembelajaran. Untuk itu, jika ada kekurangan dalam modul ini, maka penulis
menerima saran, kritikan, dan masukan yang membangun untuk perbaikan dan penyempurnaan
modul ini.
Penulis mengucapkan terima kasih atas kontribusi semua pihak dalam penyelesaian
modul Bahasa Indonesia untuk Persiapan USBN ini. Semoga modul ini dapat bermanfaat dan
dapat meningkatkan prestasi peserta didik.
Jakarta, Januari 2019
Penulis
Anik Tsalisati
Usman Jayadi 2
Membaca Nonsastra
Teks nonsastra adalah teks yang berisi informasi faktual yang dapat dibuktikan secara ilmiah.
Biasanya, teks nonsastra berisi in formasi yang dapat menambah wawasan pembacanya.
Jenis-Jenis Teks Nonsastra:
Artikel
Artikel pada hakikatnya tulisan yang berisi pengungkapan pendapat atau ide tentang suatu tema
atau hal dalam bentuk tulisan yang dimuat di media cetak, sebagaimana dikemukakan Romli
(2005: 45)”Artikel (article) dipahami sebagai karangan atau tulisan tentang suatu masalah berikut
pendapat penulisnya tentang masalah tersebut yang dimuat di media masa cetak.”
Esai
Menurut B.J Jassin yang di kutip Tjahjono, (1988: 171) “esai merupakan karangan yang
membicarakan soal-soal manusia dan hidup, dijiwai oleh subjektivitas pengarang. Dalam esai
bisa diungkapkan perihal kehidupan, hikmah hidup, tanggapan, pikiran, renungan, dan lain-lain.”
Biografi (Riwayat Hidup)
Biografi merupakan jenis karya tulis yang menceritakan secara naratif tentang kisah seorang
tokoh atau pahlawan yang memberikan pengaruh di masanya seperti tokoh politik, ekonomi,
budayawan, ilmuwan, dan lain-lain.
☼ Menentukan makna kata/istilah pada teks
- Makna Kata/istilah adalah arti atau maksud yang tersimpul dari suatu kata/istilah yang
terdapat dalam teks.
- Makna kata terdiri dari:
a. Denotatif adalah makna yang sebenarnya, umum, apa adanya, tidak mencampuri nilai
rasa, dan tidak berupa kiasan.
b. Konotatif adalah makna yang berupa kiasan atau yang disertai nilai rasa, tambahan-
tambahan sikap sosial, sikap pribadi sikap dari suatu zaman, dan criteria-kriteria
tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual.
c. Leksikal adalah makna kata seperti yang terdapat dalam kamus, istilah leksikal berasal
dari leksikon yang berarti kamus.
d. Gramatikal adalah makna kata yang diperoleh dari hasil perstiwa tata bahasa, istilah
gramatikal dari kata grammar yang artinya tata bahasa.
e. Asosiatif adalah makna kata yang didalamnya mencakup keseluruhan hubungan makna
dengan nalar diluar bahasa.
☼ Menentukan antonim/sinonim
- Kata bersinonim adalah kata yang memiliki arti/makna sama.
- Kata berantonim adalah kata yang berlawanan arti/makna.
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 3
☼ Menggali informasi tersurat pada teks
Informasi tersurat dalam teks adalah informasi yang terdapat dalam teks. Untuk
menentukan informasi tersebut harus dengan membaca secara seksama isi dari teks.
Soal yang berhubungan dengan indikator ini biasanya disajikan isi teks, kemudian
peserta didik diberikan pertanyaan apa, di mana, mengapa, kapan, bagaimana, simpulan, dan
kalimat yang sesuai dengan isi teks.
- Apa untuk menanyakan masalah, peristiwa, atau kejadian dalam teks;
- Di mana untuk menanyakan tempat peristiwa yang dibahas dalam teks;
- Kapan untuk menanyakan waktu peristiwa yang dibahas dalam teks;
- Siapa untuk menanyakan orang atau tokoh yang dibahas dalam teks;
- Mengapa untuk menanyakan alasan atau sebab peristiwa yang dibahas dalam teks;
- Bagaimana untuk menanyakan proses terjadinya peristiwa/masalah yang dibahas dalam
teks.
☼ Menentukan unsur teks (kalimat utama/penjelas)
- Kalimat utama adalah kalimat yang mengandung gagasan utama/ide pokok mengenai
topik yang dibahas dalam sebuah paragraf. Kalimat utama juga dapat diartikan sebagai
kalimat yang dijelaskan oleh kalimat lainnya dalam sebuah paragraf.
- Kalimat penjelas adalah kalimat yang berisi penjelasan, uraian, atau rincian untuk
menjelaskan kalimat utama dari sebuah paragraf. Kalimat penjelas biasanya berbentuk
contoh, opini/pendapat, dan peristiwa ilustrasi.
☼ Menentukan ide pokok teks
Ide pokok atau gagasan utama adalah hal-hal pokok yang diungkapkan dalam paragraf. Ide
pokok merupakan inti keseluruhan paragraf. Ide pokok biasanya terdapat dalam kalimat utama.
☼ Menggali informasi tersirat pada teks
Informasi tersirat dalam sebuah teks adalah informasi yang tidak disampaikan secara
langsung dalam sebuah teks, namun berkaitan dengan isi teks. Biasanya soal yang berhubungan
dengan indikator ini adalah menentukan simpulan isi teks.
☼ Menentukan pernyataan sesuai isi teks
Kalimat pernyataan sesuai isi teks adalah kalimat yang berisi penjelasan dan fakta yang
bersumber dari sebuah teks.
☼ Mengidentifikasi jenis teks
Jenis-jenis teks:
1. Teks Laporan adalah bentuk teks yang memaparkan suatu hasil pengamatan kepada
pembaca
2. Teks Berita adalah bentuk teks yang memberikan informasi tentang suatu peristiwa atau
kejadian.
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 4
3. Teks Eksposisi adalah bentuk teks yang menceritakan pendapat pribadi seseorang terhadap
permasalahan, anjuran, dan ajakan.
4. Teks Ulasan adalah teks yang dihasilkan dari sebuah analisis terhadap berbagai hal.
5. Teks Biografi adalah teks yang memuat informasi fakta pengalaman hidup seseorang yang
diceritakan dalam tokoh dan disajikan dalam bentuk narasi.
6. Teks Prosedur adalah bentuk teks yang berisi tujuan dan langkah-langkah yang harus
diikuti agar suatu pekerjaan dapat dilakukan.
7. Teks Tanggapan Kritis adalah bentuk teks yang berisi tanggapan secara kritis terhadap
suatu hal seperti perbedaan pendapat ataupun masalah lainnya.
☼ Memprediksi kejadian berdasarkan isi teks
Memprediksi kejadian berdasarkan isi teks dapat diartikan sebagai kegiatan memperkirakan
kejadian-kejadian penting yang berkaitan dengan isi teks.
☼ Membandingkan isi teks
Membandingkan isi teks merupakan kegiatan membandingkan informasi yang terdapat dalam
sebuah teks. Biasanya, dalam soal membandingkan isi teks, peserta didik disajikan dua jenis
teks yang akan ditanyakan persamaan atau perbedaan isi dari teks tersebut.
Cara paling akurat untuk mencari kesamaan atau perbedaan isi teks adalah dengan menentukan
simpulan dari masing-masing teks. Caranya adalah sebagai berikut:
- Mencari data, fakta, atau informasi yang terdapat dari tiap-tiap teks.
- Mengajukan pendapat berdasarkan data, fakta, atau informasi dari tiap-tiap teks.
☼ Melengkapi tabel berdasarkan pokok-pokok pikiran berdasarkan isi teks
Pokok-pokok pikiran dalam teks ditentukan dengan mencari topik penting di tiap-tiap paragraf
dalam sebuah teks.
LATIHAN SOAL STANDAR USBN (1)
Untuk menjawab soal nomor 1 – 3, bacalah teks berikut!
Ciplukan merupakan tanaman yang dianggap sebagai benalu, sehingga tanaman ini pun
sering dihilangkan begitu saja. Namun, saat ini tanaman ciplukan sering dibudidayakan karena
harga tanaman ini semakin mahal seiring banyak orang yang mencarinya sebagai bahan obat
tradisional. Buah ciplukan sangat ampuh mengobati bisul, sembelit, dan masalah lainnya yang
berhubungan dengan pencernaan. Buah ciplukan juga memiliki kandungan senyawa
seperti Vitamin C, gula, fisalin, tanin, kriptoxanin, polifenol dan steroid yang sangat dibutuhkan
oleh tubuh.
1. Arti kata benalu pada teks di atas adalah …. C. mahal
A. bermanfaat D. bergizi
B. merugikan
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 5
2. Antonim kata tradisional pada teks di atas adalah ….
A. kuno C. modern
B. kampungan D. antik
3. Sinonim kata ampuh pada teks di atas adalah ….
A. berkhasiat C. berdayaguna
B. menguntungkan D. berguna
4. Bacalah paragraf berikut!
Jenis pupuk bermacam-macam. Ada jenis pupuk yang dibuat di pabrik, adapula pupuk
yang berasal dari kotoran hewan. Pupuk yang dibuat di pabrik disebut pupuk buatan,
sedangkan pupuk yang berasal dari kotoran hewan disebut pupuk kandang. Jenis pupuk yang
termasuk pupuk buatan misalnya pupuk urea, TSP, NPK, dan Gandasil. Kotoran ayam, kerbau,
kambing, sapi, dan kotoran kelelawar termasuk jenis pupuk kandang.
Kalimat tanya yang sesuai dengan teks di atas adalah ....
A. Mengapa pupuk urea, TSP dan NPK dibuat di pabrik?
B. Siapa yang membuat pupuk kandang?
C. Apa saja jenis pupuk yang termasuk pupuk buatan?
D. Bagaimana proses pembuatan pupuk buatan di pabrik?
Teks berikut untuk menjawab soal nomor 5 – 7.
Lautan merupakan sumber kehidupan yang sangat penting. Hal ini dapat dilihat dari berbagai
isi kandungan laut yang telah dimanfaatkan maupun belum. Berbagai jenis makhluk hidup di laut
menjadi sumber mata pencaharian nelayan. Berbagai jenis mineral terdapat di laut.
Di laut yang termasuk wilayah negara Indonesia hidup berbagai jenis ikan. Ikan adalah
sumber protein yang bernilai tinggi. Lautan di bagian timur Indonesia seperti di Pulau Bali dan
Lombok, Laut Arafura, Laut Banda, dan Laut Maluku terdapat banyak kerang mutiara. Sekarang
pembudidayaan kerang mutiara telah banyak dilakukan.
Laut merupakan sumber kehidupan. Sumber kehidupan bagi nelayan, petani rumput laut, dan
peternak mutiara. Laut merupakan sumber devisa negara dalam perminyakan dan hasil laut
lainnya. Mulai dari garam dapur sampai minyak bumi dihasilkan oleh laut kita. Laut juga berperan
penting dalam menarik para wisatawan mancanegara. Keindahan panorama laut Indonesia menjadi
daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berdampak pada pendapatan negara kita.
5. Kalimat utama paragraf pertama adalah ….
A. Lautan merupakan sumber kehidupan yang sangat penting.
B. Hal ini dapat dilihat dari berbagai isi kandungan laut yang telah dimanfaatkan maupun
belum.
C. Berbagai jenis makhluk hidup di laut menjadi sumber mata pencaharian nelayan.
D. Berbagai jenis mineral terdapat di laut.
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 6
6. Kalimat penjelas paragraf ketiga adalah ….
A. Laut merupakan sumber kehidupan.
B. Sumber kehidupan bagi nelayan, petani rumput laut, dan peternak mutiara.
C. Laut merupakan sumber devisa negara dalam perminyakan dan hasil laut lainnya.
D. Mulai dari garam dapur sampai minyak bumi dihasilkan oleh laut kita.
7. Ide pokok paragraf kedua adalah ….
A. Pembudidayaan kerang mutiara banyak dilakukan
B. Lautan Indonesia menarik perhatian dunia
C. Laut merupakan sumber kehidupan masyarakat Indonesia
D. Di laut terdapat banyak jenis ikan
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 8 – 11!
Selain sebagai pengharum dan penguat rasa pada makanan dan minuman, kayu manis atau
cinnamon memiliki beberapa khasiat untuk meredakan masalah kesehatan karena kayu manis
mengandung mangan, zat besi, dan kalsium. Manfaatnya untuk keluhan kesehatan antara lain
untuk menurunkan gula darah, menurunkan kolestrol, menurunkan tekanan darah tinggi,
meningkatkan daya ingat, meredakan nyeri otot dan sendi, mengatasi masalah gusi dan gigi,
sariawan, meredakan sakit kepala, mengatasi radang tenggorokan, meringankan masalah perut dan
kram, serta menghilangkan masalah bau mulut.
Anda dapat meminum rebusan parutan kayu manis untuk mencoba mengatasi masalah
kesehatan yang Anda alami apabila Anda tidak mencampur dengan makanan atau minuman.
Untuk masalah radang tenggorokan, sariawan atau bau mulut, cukup berkumur dengan rebusan air
dengan perbandingan ½ sendok teh kayu manis dengan 1 gelas air.
Untuk penyimpanan lebih lama, kayu manis dalam bentuk bubuk lebih tepat karena dapat
disimpan selama 6 bulan, sedangkan kayu manis batangan tidak selama kayu manis dalam bentuk
bubuk. Simpan kayu manis dalam tempat yang sejuk, kering dan gelap.
8. Apa saja manfaat dari kayu manis?
A. Dapat menyembuhkan segala macam penyakit.
B. Sebagai pengharum dan penguat rasa pada makanan, minuman dan untuk meredakan
masalah kesehatan.
C. Menurunkan tekanan darah dan meningkatkan daya ingat.
D. Dapat digunakan untuk obat.
9. Kalimat yang sesuai dengan isi paragraf kedua adalah . . . .
A. Kayu manis selain sebagai pengharum dan penguat rasa pada makanan dan minum juga
mempunyai kasiat untuk meredakan masalah kesehatan.
B. Kayu manis yang berbentuk bubuk dapat disimpan dalam waktu 6 bulan.
C. Kayu manis atau cinnamon dapat meredahkan masalah kesehatan karena mengandung
mangan, zat besi, dan kalsium.
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 7
D. Radang tenggorokan dan sariawan dapat mengkonsums dengan cara berkumur rebusan air
yang sudah dicampur dengan bubuk kayu manis.
10. Bagaimana cara penyimpanan kayu manis yang baik?
A. Bungkus dengan plastik dan simpan dalam kulkas.
B. Disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan gelap.
C. Dimasak dalam didihan air kemudian disimpan dalam toples.
D. Dibungkus dengan koran bekas, kemudian disimpan dalam lemari.
11. Simpulan berdasarkan isi teks di atas adalah ….
A. Kayu manis dapat dijadikan sebagai barang bernilai tinggi.
B. Masyarakat dapat membudidayakan kayu manis sebagai tambahan penghasilan.
C. Manfaat dan cara penyimpanan kayu manis.
D. Kebermanfaatan kayu manis dan nilai ekonomisnya.
12. Perhatikan teks berikut!
Gandum merupakan alternatif terbaik pengganti nasi. Di dalam gandum terkandung
vitamin dan mineral yang tinggi. Selain itu, kadar gula yang ada di dalam gandum lebih sedikit
dengan kandungan gula yang ada pada nasi. Oleh karena itu, gandum sangat baik untuk
menjadi makanan pokok pengganti nasi bagi para penderita diabetes.
Berdasarkan isinya, jenis teks tersebut adalah ….
A. laporan C. eksposisi
B. biografi D. argumentasi
Paragraf berikut untuk menjawab soal nomor 13 dan 14.
Rajin menabung memiliki banyak manfaat. Menabung akan membuat kita hidup hemat. Kita
harus membelanjakan uang sesuai kebutuhan agar sisanya bisa ditabung. Uang yang kita tabung
semakin lama akan semakin banyak. Apabila ada kebutuhan yang mendadak, kita tidak perlu
panik. Uang tabungan juga dapat kita gunakan untuk kebutuhan di masa depan. […]
13. Pernyataan yang sesuai dengan isi paragraf di atas adalah . . . .
A. Menabung menjadi kebutuhan manusia.
B. Kita dapat menggunakan uang tabungan untuk berpesta.
C. Uang yang ditabung semakin lama akan semakin banyak.
D. Kegiatan menabung menjadi kewajiban orang tua.
14. Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf di atas adalah ….
A. Menabung sangat mendukung kegiatan sehari-hari kita.
B. Kegiatan menabung harus dirahasiakan dan dijaga setiap saat.
C. Kebutuhan manusia berbeda-beda sesuai tabungannya.
D. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, hendaknya uang ditabung di bank.
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 8
Paragraf berikut untuk menjawab soal nomor 15 dan 16.
Teks 1
Liburan yang lalu, saya berlibur di rumah nenek. Di sana saya belajar menanam jagung di
kebun nenek. Waktu saya mau pulang, tanaman jagung itu sudah tumbuh dengan subur. Saya
senang sekali dan berpesan pada nenek agar menjaga dan merawat tanaman jagung yang saya
tanam.
Teks 2
Sayang sekali jika liburan tidak diisi dengan hal-hal yang menyenangkan. Aku mengisi waktu
liburanku dengan berkunjung ke rumah nenek. Rumah nenek berada di desa sehingga aku dapat
melakukan kegiatan yang tidak dapat dilakukan di kota, misalnya bermain di sawah, menanam
padi, mandi di sungai, dan lainnya.
15. Persamaan isi kedua teks di atas adalah ….
A. mengisi waktu liburan bersama keluarga
B. main di sawah
C. berlibur di rumah nenek
D. menanam jagung
16. Perbedaan kedua teks di atas adalah …. Teks 2
Teks 1 tidak menyebutkan jenis kegiatan
tidak menjelaskan kehidupan di desa
A. menyebutkan jenis kegiatan menjelaskan lokasi rumah nenek
B. menjelaskan kehidupan di desa menjelaskan waktu berlibur
C. tidak menjelaskan lokasi rumah nenek
D. tidak menjelaskan waktu berlibur
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 9
Membaca Sastra
Karya sastra adalah sebuah ungkapan pribadi seseorang berupa perasaan, pemikiran, ide,
semangat atau pun pengalaman dengan suatu bentuk gambaran mengenai kehidupan yang dapat
membangun semangat, inspirasi motivasi, dan tujuan lainnya dengan bahasa sebagai alat yang
melukiskan tulisan yang dibuatnya.
Dikalangan masyarakat, karya sastra dibagi menjadi dua yakni fiksi dan nonfiksi. Contoh karya
sastra fiksi seperti, puisi, prosa dan drama. Sedangkan contoh karya sastra nonfiksi seperti
biografi, autobiografi, esai dan lainnya.
Jenis-jenis karya sastra antara lain:
1. Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra yang terikat oleh aturan-aturan seperti irama,
rima dan penyusunan bait serta baris.
2. Pantun merupakan jenis karya sastra yang berasal dari Sumatera, Indonesia. Dan pantun juga
merupakan jenis puisi lama yang dikenal luas dengan bahasa bahasa nusantara.
3. Roman ialah karya sastra lama, mengenai sebuah cerita fiksi yang menceritakan kisah
kehidupan seorang pemuda dari masa kanak kanak samapai mati atau bisa juga roman
menceritakan kisah kehidupan seseorang sejak orang itu bayi sampai dewasa.
4. Novel yaitu sebuah karya sastra berbentuk buku, dengan mengisahkan kisah kehidupan
seseorang dalam bentuk fiksi yang mengesankan. Novel merupakan salah satu karangan prosa
yang panjang dan mengandung rangakaian rangkaian cerita kehisupan seseorang, dengan
orang-orang yang ada di sekelilingnya.
5. Cerpen atau cerita pendek merupakan sebuah prosa yang berbentuk naratif fiktif. Sama
halnya dengan novel, cerpen juga biasanya mengisahkan tentang kehidupan seseorang, namun
cerpen lebih singkat dari novel. Biasanya, cerpen dibuat dalam 2-5 lembar kertas folio atau
kertas ukuran F4.
6. Dongeng merupakan salah satu bentuk karya sastra lama, yang menceritakan mengenai suatu
kejadian luar biasa yang penuh dengan khayalan (fiksi). Dan masyarakat menganggapnya
sebagai suatu cerita yang tidak benar benar terjadi.
7. Legenda merupakan salah satu bentuk karya sastra yang hampir sama dengan dongeng,
namun legenda lebih menceritakan mengenai tempat atau kisah suatu kerajaan zaman dahulu.
8. Naskah drama adalah suatu cerita lengkap yang terdapat, adegan dan dialog antar tokoh. Dan
ceritanya dapat dimainkan sebagai sebuah pementasan.
INDIKATOR SOAL USBN
☼ Menentukan informasi tersurat pada karya sastra
Informasi tersurat pada karya sastra adalah informasi yang tertulis atau terdapat di dalam
sebuah karya sastra. Biasanya, dalam indikator soal seperti ini peserta didik akan disuguhkan
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 10
pertanyaan kata tanya apa, di mana, kapan, siapa, bagaimana, mengapa berdasarkan isi dari
karya sastra yang disajikan.
Berikut fungsi dari kata tanya:
- Apa untuk menanyakan masalah, peristiwa, atau kejadian dalam karya sastra;
- Di mana untuk menanyakan tempat peristiwa yang dibahas dalam karya sastra;
- Kapan untuk menanyakan waktu peristiwa yang dibahas dalam karya sastra;
- Siapa untuk menanyakan orang atau tokoh yang dibahas dalam karya sastra;
- Mengapa untuk menanyakan alasan atau sebab peristiwa yang dibahas dalam karya sastra;
- Bagaimana untuk menanyakan proses terjadinya peristiwa/masalah yang dibahas dalam
karya sastra.
☼ Menentukan unsur intrinsik karya sastra (tokoh, latar, watak tokoh)
- Tokoh adalah pelaku yang terlibat dalam sebuah karya sastra. Setiap tokoh memiliki
karakter/sifat/watak tersendiri.
- Latar adalah gambaran tempat, waktu, dan suasana dalam sebuah karya sastra.
- Watak tokoh adalah gambaran perilaku/sifat/karakter tokoh yang tergambar dalam sebuah
karya sastra.
☼ Menentukan makna kata/simbol/kias
- Makna kata disebut juga arti kata. Dalam sebuah karya sastra makna kata biasanya
berkonotasi (maknanya tidak sesuai dengan yang sebenarnya)
- Makna simbol adalah simbol-simbol yang tertuang dalam sebuah karya sastra yang
menggambarkan ide dari karya sastra tersebut. Biasanya, simbol-simbol dalam karya sastra
inilah yang ditafsirkan oleh pembaca karya sastra.
- Makna kias adalah makna yang mengandung pengandaian atau pengibaratan. Makna kias
memiliki arti tidak sebenarnya atau konotatif.
☼ Menggali informasi tersirat dalam karya sastra (menyimpulkan/memaknai bagian teks)
- Informasi tersirat pada karya sastra adalah informasi yang tidak tertulis atau tidak
terdapat di dalam sebuah karya sastra. Informasi tersirat dalam karya sastra inilah yang
menjadi simpulan dari isi karya sastra tersebut dan diungkapkan oleh pembacanya dengan
kalimat-kalimat tergantung pemahaman masing-masing pembaca.
- Memaknai bagian teks karya sastra adalah kegiatan memberikan argumen atau pendapat
tentang kalimat-kalimat dalam karya sastra dengan kalimat sendiri.
☼ Menentukan unsur intrinsik karya sastra (konflik, amanat, tema)
- Konflik adalah ketegangan atau pertentangan yang terdapat dalam sebuah karya sastra.
Konflik terbagi menjadi dua macam, yaitu:
a. Konflik batin: konflik yang disebabkan perbedaan pendapat dari beberapa tokoh dalam
karya sastra.
b. Konflik lahir: konflik yang terbangun dari perbedaan prinsip atau pendapat tentang
suatu peristiwa dalam karya sastra dan bukan dari dalam diri tokoh.
- Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang melalui karya sastra yang
ditulisnya kepada pembaca. Cara menentukan amanat sebagai berikut:
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 11
a. Carilah hal-hal positif atau negatif yang dilakukan oleh beberapa tokoh dalam karya
sastra;
b. Carilah kalimat yang mengandung nasihat/pesan dalam karya sastra;
c. Kalimat amanat biasanya berbentuk perintah atau ajakan kebaikan.
- Tema adalah inti atau pokok persoalan yang dibahas dalam karya sastra. Tema
menyangkut keseluruhan isi dari karya sastra. Tema biasanya akan bersesuaian dengan
amanat dari karya sastra.
☼ Memprediksi kejadian berdasarkan isi cerita
Memprediksi kejadian berdasarkan isi cerita merupakan kegiatan memperkirakan atau
melengkapi kejadian apa saja yang sesuai dengan kejadian yang telah dibahas dalam cerita.
Dalam memperkirakan kejadian ini, hendaknya peserta didik harus membaca keseluruhan dari
isi cerita.
☼ Menentukan nilai-nilai cerita
Nilai yang terkandung dalam sebuah cerita adalah hal–hal yang bisa dijadikan acuan perilaku
hidup dalam kehidupan sehari–hari yang terdapat dalam cerita. Macam-macam nilai yang dapat
dijadikan rujukan dalam penyusunan sebuah cerita atau karya sastra lainnya adalah sebagai
berikut:
1. Nilai Sosial : Kaitannya dengan hubungan antar manusia.
2. Nilai Psikologis : Kaitannya dengan kejiwaan/psikologis manusia.
3. Nilai Religius (keagamaan) : Kaitannya dengan hal–hal keagamaan.
4. Nilai Filosofis : Kaitannya dengan filsafat dalam kehidupan manusia.
5. Nilai Historia (kesejarahan) : Kaitannya dengan peristiwa–peristiwa sejarah.
6. Nilai Moral ( etika ) : Kaitannya dengan moral / perilaku manusia.
7. Nilai Pendidikan ( edukatif ) : Kaitannya dengan permasalahan–permasalahan pendidikan.
8. Nilai Hukum : Kaitannya dengan permasalahan hukum.
9. Nilai Budaya : Kaitannya dengan budaya/kebiasaan/tradisi yang berlangsung di dalam
masyarakat.
10. Nilai Ekonomi : Kaitannya dengan perdagangan, status ekonomi/permasalahan–
permasalahan ekonomi masyarakat.
11. Nilai Perjuangan : Kaitannya dengan hal–hal perjuangan dan sikap kepahlawanan.
☼ Menentukan keteladanan tokoh cerita
Keteladanan adalah sikap/sifat/perbuatan/perilaku dari tokoh dalam sebuah cerita yang dapat
ditiru atau dicontoh oleh pembaca cerita. Menentukan teladan dari tokoh cerita adalah dengan
membaca secara saksama cerita yang disajikan, kemudian menentukan karakter terbaik dari
tokoh-tokoh dalam cerita tersebut.
LATIHAN SOAL
Untuk menjawab soal nomor 1 dan 2, bacalah cerita berikut!
Ibu selalu melatih anak-anaknya untuk bertanggung jawab terhadap segala sesuatu. Kata ibu,
jika sudah terbiasa hidup dengan penuh tanggung jawab, maka akan terbiasa hidup teratur dan kelak
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 12
akan menjadi orang sukses. Di rumah misalnya, kakak diberi tugas untuk menyapu dan mengepel
setiap hari. Aku mencuci piring-piring dan gelas-gelas yang kotor. Sedangkan adik menyiram
tanaman setiap pagi dan sore.
1. Pernyataan yang sesuai berdasarkan isi cerita di atas adalah ....
A. Setiap hari kakak, aku, dan adik diperintahkan ibu membersihkan rumah.
B. Setiap anak memiliki kesukaan masing-masing.
C. Ibu mempekerjakan anak-anaknya seperti pembantu.
D. Melatih tanggung jawab pada anak-anak dapat dilakukan dengan kegiatan sederhana di
rumah.
2. Nilai yang terkandung dalam cerita di atas adalah ....
A. tanggung jawab, sukses, bekerja keras.
B. hidup sederhana, disiplin, dan penjajahan.
C. tanggung jawab, disiplin, menghormati orang tua.
D. tanggung jawab, kebersihan, kecerdasan.
Cerita berikut untuk menjawab soal nomor 3 – 8.
Dewa Kemiskinan dan Dewa Kekayaan sedang berdebat seru. Dewa kemiskinan merasa
tersinggung dengan ucapan Dewa Kekayaan yang mengatakan hanya dirinyalah yang bisa
membuat manusia bahagia.
“Sekarang terbukti. Aku lebih disukai bahkan dipuja daripada kamu. Dari ujung ke ujung
dunia ini, tak ada yang membenciku. Beda denganmu. Tak ada yang mau mendengar namamu.”
Ejek Dewa Kekayaan. “Aku tidak percaya, atau kita turun ke bumi dan mencari kebenaran itu.”
Ajak Dewa kemiskinan. Lalu, keduanya turun ke bumi untuk membuktikan secara langsung. “Coba
kau lihat manusia-manusia itu, dia tersenyum senang karena memiliki semuanya. Itu karena aku.
Bahkan, berdoa pun mereka menginginkanku. Mana ada yang mengharapkan kamu.” Ungkap
Dewa Kekayaan. Dewa Kemiskinan pun menjawab, “Jangan buru-buru bangga. Kita cari yang
lain!”
Dewa Kemiskinan berusaha tenang, lalu, tiba-tiba ia mendengar tawa dari sebuah rumah.
“Kenapa mereka tertawa? Mereka kan keluarga miskin?” tanya Dewa Kekayaan heran.
Dewa Kemiskinan tak menjawab. Ia merubah diri menjadi sosok manusia.
“Apa yang sedang keluarga ibu tertawakan? Padahal sepertinya tidak ada hal yang lucu?”
Tanya Dewa Kemiskinan.
“Kami selalu tertawa meski tidak ada hal yang lucu sekalipun. Kami tertawa karena kami
bahagia.” “Mana mungkin ibu bahagia kalau ibu miskin?” Tanya Dewa Kekayaan yang juga ikut
berubah menjadi manusia. “Kebahagiaan bukan berarti harus kaya. Dulu kami pernah mempunyai
uang lebih, tapi malah ketakutan. Takut kemalingan, takut ada yang minta, takut ditipu, dan selalu
curiga pada orang. Lebih baik begini, memang kami miskin, tapi justru kami bisa belajar
menghargai uang, belajar hemat, dan tidak takut dijahati.”
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 13
3. Latar tempat cerita di atas adalah ….
A. di bumi
B. di istana
C. di singgasana
D. di suatu desa
4. Tema cerita di atas adalah ….
A. kebahagiaan hidup
B. penderitaan karena harta benda
C. kesengsaraan dalam kemiskinan
D. kesombongan orang berharta
5. Watak tokoh Dewa Kekayaan adalah ….
A. rendah hati
B. mudah percaya
C. menghargai orang lain
D. sombong
6. Konflik cerita di atas adalah ….
A. Dewa Kekayaan dan Dewa Kemiskinan turun ke bumi.
B. Dewa Kekayaan merasa dirinya paling dihargai.
C. Dewa Kemiskinan merasa tersinggung dengan Dewa Kekayaan.
D. Dewa Kemiskinan marah atas perlakukan Dewa Kekayaan.
7. Keteladanan tokoh ibu dalam cerita di atas adalah ….
A. Berani membantah orang yang menghinanya.
B. Tidak ingin memiliki harta benda dan keluarga.
C. Meskipun miskin tapi tetap dalam kebahagiaan.
D. Ingin memiliki harta berlimpah dengan cara tidak baik.
8. Pesan moral yang dapat dipetik dari cerita di atas adalah ….
A. Kebahagiaan hidup dapat diraih dengan harta yang berlimpah.
B. Kebahagiaan hidup hanya milik orang yang berlimpah harta benda.
C. Kebahagiaan hidup tidak terletak pada banyaknya harta benda.
D. Kebahagiaan hidup seseorang dilihat dari banyaknya harta yang dimiliki.
Untuk menjawab soal nomor 9 dan 10, bacalah puisi berikut!
Pengemis Tua
Karya : Sulistyowati
di bawah terik matahari
kau berjalan tertatih-tatih
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 14
dengan tongkat kayu di tanganmu
pak tua yang malang
peluhmu yang membasahi
baju kumalmu
tiada kau hiraukan
9. Puisi di atas bercerita tentang ….
A. seorang laki-laki tua malang yang tengah meminta-minta.
B. seorang laki-laki tua yang sedang merasa kehausan karena kepanasan.
C. seorang laki-laki tua malang yang berjalan tertatih-tatih dengan tongkatnya.
D. seorang laki-laki tua yang selalu menyeka keringat dengan baju kumal.
10. Arti kata malang pada puisi di atas adalah ….
A. celaka
B. bernasib buruk
C. berantakan
D. kelelahan
11. Perhatikan pantun berikut!
Buah mangga buah kedondong
Dibeli ibu di Pasar Raya
Jadi orang janganlah sombong
Semua kawan tidak suka
Pesan yang terkandung dalam pantun di atas adalah ….
A. Jangan berkawan dengan orang sombong.
B. Berkawanlah dengan orang yang sombong.
C. Kita tidak boleh bersikap sombong
D. Manfaat orang yang sombong
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 15
Menulis Terbatas
☼ Melengkapi kalimat/teks dengan istilah/kata/ungkapan/peribahasa
Kalimat atau teks dapat dilengkapi dengan istilah/ungkapan/peribahasa dan kata yang sesuai
dengan isi kalimat/teks. Untuk melengkapi kalimat atau teks tersebut, peserta didik harus
membaca kalimat atau teks dengan cermat agar dapat secara langsung melengkapi teks/kalimat
tersebut dengan kata/istilah/peribahasa/ungkapan yang sesuai.
Berikut penjelasan mengenai istilah, kata, ungkapan, dan peribahasa.
- Istilah adalah kata atau gabungan kata yang mengungkapkan makna konsep, proses,
keadaan, atau sifat yang khas dalam bidang tertentu.
- Kata adalah gabungan dari beberapa huruf yang memiliki arti atau makna.
- Ungkapan adalah gabungan kata yang digunakan seseorang dalam situasi tertentu untuk
mengkiaskan suatu hal. Gabungan kata ini jika tidak ada konteks yang menyertainya
memiliki dua kemungkinan makna, yaitu makna sebenarnya (denotasi) dan makna tidak
sebenarnya (makna kias atau konotasi). Oleh karena itu, untuk mengetahui apakah
gabungan kata itu termasuk ungkapan atau tidak, harus ada konteks kalimat yang
menyertainya.
Contoh ungkapan dan artinya:
• banting tulang : kerja keras
• gulung tikar : bangkrut
• angkat kaki : pergi
• naik pitam : marah
• buah bibir : topik pembicaraan
• angkat tangan : menyerah
• meja hijau : pengadilan
• buah tangan : oleh-oleh
• kutu buku : orang yg suka baca buku
• kepala dingin : tenang
• jago merah : api kebakaran
• bunga tidur : mimpi
• bunga desa : gadis desa
• panjang tangan : suka mencuri
• tinggi hati : sombong
• tebal muka : tidak punya rasa malu
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 16
- Peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang menyatakan suatu maksud, keadaan
seseorang, atau hal yang mengungkapkan kelakuan, perbuatan atau hal mengenai diri
seseorang. Peribahasa mencakup ungkapan, pepatah, perumpamaan, ibarat, tamsil. (Kamus
Umum Bahasa Indonesia susunan Badudu-Zain (1994)).
Pada umumnya, kelompok kata atau kalimat dalam peribahasa memiliki struktur susunan
yang tetap, dan merupakan kiasan terhadap suatu maksud. Kalimat yang dipakai biasanya
mengesankan dan memiliki arti yang luas. Dalam suatu peribahasa terdapat unsur sistem
budaya masyarakat yang berhubungan dengan nilai-nilai, pandangan hidup, norma dan
suatu aturan dalam masyarakat.
Peribahasa dibagi menjadi dua macam, yaitu peribahasa yang memiliki arti lugas dan
peribahasa yang memiliki arti simbolis. Peribahasa yang memiliki arti lugas terdiri dari
dua jenis, yaitu bidal dan pepatah, sedangkan peribahasa yang memiliki arti simbolis, yaitu
perumpamaan.
1. Peribahasa yang memiliki arti bijak
Bidal
Peribahasa jenis bidal memiliki rima dan irama, seringkali digolongkan ke dalam bentuk
puisi.
Contoh:
- bagai kerakap di atas batu
- hidup segan mati tak mau
Pepatah
Peribahasa jenis pepatah memiliki isi yang ringkas, bijak dan seolah-olah diucapkan
untuk mematahkan/mematikan ucapan orang lain.
Contoh:
- biar lambat asal selamat.
- sedikit-demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.
2. Peribahasa yang memiliki arti simbolis
Perumpamaan
Peribahasa dalam bentuk perumpamaan, ungkapannya mengandung arti simbolik,
biasanya dimulai dengan kata seperti, bagai atau bak.
Contoh:
- bagai pinang dibelah dua.
- datar bak lantai papan, licin bak dinding cermin.
☼ Menyusun berbagai petunjuk (menggunakan/membuat sesuatu)
Langkah-langkah menyusun teks petunjuk (prosedur) dalam soal USBN:
1. Bacalah kalimat-kalimat petunjuk yang disajikan secara acak pada soal;
2. Tentukan langkah pertama dari langkah-langkah yang disajikan dalam kalimat acak;
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 17
3. Urutkan kalimat-kalimat acak sesuai penggunaan atau tata cara membuat suatu produk dari
yang pertama hingga terakhir;
4. Bacalah kembali kalimat-kalimat yang telah disusun, kemudian cocokkan dengan urutan
yang tersedia pada option soal.
☼ Menyusun berbagai teks (deskripsi, narasi)
- Paragraf deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan sebuah objek dengan tujuan agar
pembacanya merasa seolah-olah melihat sendiri objek yang digambarkan dalam
paragraf/teks.
Ciri khas paragraf deskripsi adalah menggambarkan sesuatu dengan kata-kata yang jelas
dan terperinci dengan objek keindahan alam, lingkungan sekolah, lingkungan rumah,
keadaan seseorang, perilaku seseorang, dan perasaan yang dialami seseorang.
- Paragraf narasi adalah paragraf yang bertujuan menceritakan peristiwa atau kejadian
sehingga pembacanya seolah-olah mengalami sendiri kejadian tersebut.
Dalam paragraf narasi terdapat 3 (tiga) unsur utama sebagai bahan dalam
penyusunannya:
a. Adanya tokoh
b. Adanya kejadian
c. Adalanya latar (tempat, waktu, dan suasana)
☼ Melengkapi berbagai jenis teks (laporan, iklan, pidato)
- Teks laporan adalah bentuk tulisan yang isinya menjelaskan suatu hasil pengamatan
kepada pembaca. Adapun jenis-jenis teks laporan adalah sebagai berikut:
1. Laporan observasi: laporan yang berisi hasil pengamatan tentang suatu hal atau objek.
2. Laporan perjalanan: laporan yang berisi kegiatan seseorang dalam melakukan
perjalanan ke suatu tempat.
3. Laporan kegiatan: laporan yang berisi sebuah kegiatan mulai dari waktu hingga hasil
dari sebuah kegiatan.
4. Laporan peristiwa: laporan yang berisi kejadian yang dialami/disaksikan langsung
oleh penulis laporan. Kejadian bisa berupa bencana alam atau kejadian lainnya.
*) Dalam melengkapi jenis teks laporan, hal yang harus diperhatikan adalah dengan
menyermati jenis laporan yang terdapat dalam soal. Jika laporan dalam soal
merupakan laporan observasi, maka lengkapi teks tersebut dengan hal-hal yang
berhubungan dengan objek laporan.
- Teks iklan adalah teks yang disusun dengan bahasa menarik, indah, khas, dan berisi ajakan
agar semua orang yang membacanya menjadi tertarik, mengenal, membeli, dan mengikuti
tawaran atau ajakan iklan tersebut.
*) Dalam melengkapi jenis teks iklan, hal yang harus diperhatikan adalah kesesuaian
kalimat iklan atau gambar iklan dengan kalimat yang akan kita buat untuk
melengkapinya. Jadi, perhatikan dengan cermat gambar atau kalimat iklan yang
akan dilengkapi.
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 18
- Teks pidato adalah teks/tulisan yang dibacakan oleh seseorang di depan umum untuk
menyatakan pendapat, memberikan gambaran mengenai suatu hal, dan ajakan-ajakan yang
disampaikan secara sistematis.
Naskah pidato terbagi menjadi 3 (tiga) macam, yaitu pembuka, isi, dan penutup
pidato. Biasanya, dalam soal USBN peserta didik diminta melengkapi teks pidato
yang disajikan dengan kalimat pembuka, isi, atau penutup yang tepat dari pidato
tersebut.
Untuk memudahkan menentukan kalimat pembuka, isi, dan penutup pidato, berikut ciri-
cirinya.
- Pembuka pidato berisi salam pembuka, ucapan hormat, dan ucapan syukur.
- Isi pidato berisi ulasan lengkap tentang masalah yang disampaikan dalam pidato.
- Penutup pidato berisi simpulan pidato, ucapan terima kasih, dan salam penutup.
☼ Melengkapi kalimat/teks dengan kata bentukan
Kata dasar dalam bahasa Indonesia dapat disusun menjadi kata bentukan melalui 3 (tiga)
macam proses pembentukan, yaitu:
1. Afiksasi atau pengimbuhan
2. Reduplikasi atau pengulangan
3. Komposisi atau pemajemukan
Afiksasi/Pengimbuhan, terbagi menjadi 4 (empat) macam:
- Awalan (prefiks) : imbuhan yang melekat di depan kata dasar untuk membentuk kata baru
dengan arti yang berbeda. Contoh: di- (diambil), me- (memakai), ber- (berprestasi), pe-
(pejuang), ter- (tersembunyi),se- (seseorang), dll.
- Akhiran (sufiks) : imbuhan yang melekat di belakang kata dasar untuk membentuk kata
baru dengan arti yang berbeda. Contoh: -kan (belikan), -i (warnai), -an (bulanan), dll.
- Gabungan (konfiks) : imbuhan yang melekat di depan dan di belakang kata dasar yang
sama-sama mendukung kata dasar membentuk kata baru dengan arti yang berbeda. Contoh:
ke-an (kebakaran), peN-an (pendapatan), per-an (pedesaan), ber-an (bersalaman), se-nya
(seadanya), dll.
- Sisipan (infiks) : imbuhan yang melekat sebagai sisipan di tengah kata dasar. Contoh: -em-
(kelut = kemelut), -in- (kerja = kinerja), -el- (tunjuk = telunjuk), dll.
Reduplikasi/Pengulangan, terbagi menjadi 4 (empat) macam:
- Kata ulang utuh atau murni: kata ulang yang pengulangannya sama dengan kata dasarnya.
Contoh: rumah-rumah, buih-buih, dll.
- Kata ulang berubah bunyi: kata ulang yang pengulangannya berubah bunyi, baik vokal
maupun konsonan. Contoh: bolak-balik, sayur-mayur, dll.
- Kata ulang sebagian: kata ulang yang suku pertamanya diganti dengan vokal e pepet.
Contoh: lelaki, leluhur, pepohonan, tetangga, dll.
- Kata ulang berimbuhan: bentuk pengulangan kata yang disertai imbuhan. Contoh: berlari-
lari, bersama-sama, dll.
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 19
Komposisi/Pemajemukan adalah proses pembentukan kata majemuk yang bersumber dari
kata dasar. Kata majemuk adalah gabungan kata yang membentuk makna baru atau berbeda
makna dari kata dasarnya. Contoh: kamar mandi, kereta api, rumah makan, baju tidur, dll.
Pada indikator soal ini, peserta didik diminta melengkapi kalimat atau teks dengan kata-
kata bentukan (imbuhan/kata ulang/kata majemuk). Jadi, cocokkan kalimat/teks pada
soal dengan option yang ada atau dengan memaknai kalimat dengan kata yang telah
dibentuk.
☼ Memperbaiki penulisan/penggunaan istilah/kata
Penulisan kata atau istilah harus mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Adapun trik memperbaiki penulisan/penggunaan istilah/kata dalam kalimat sebagai berikut:
o Perhatikan kata-kata sebelum dan sesudah bagian rumpang pada kalimat.
o Pahami maksud kalimat secara utuh.
o Pilih dan isikan istilah/kata yang tepat untuk melengkapi bagian kalimat yang
rumpang (belum lengkap).
☼ Memperbaiki tata kalimat dalam paragraf
Memperbaiki tata kalimat dalam paragraf adalah memperbaiki susunan kalimat yang
strukturnya salah dengan kalimat yang efektif.
Kalimat efektif adalah kalimat yang disusun berdasarkan kaidah-kaidah yang berlaku, seperti
unsur-unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek dan predikat); memperhatikan
ejaan yang disempurnakan; serta cara memilih kata (diksi) yang tepat dalam kalimat. Kalimat
yang memenuhi kaidah-kaidah tersebut jelas akan mudah dipahami oleh pembaca atau
pendengar.
Menurut J.S. Badudu, kalimat efektif adalah kalimat yang baik karena apa yang dipikirkan
atau dirasakan oleh si pembaca (si penulis dalam bahasa tulis) dapat diterima dan dipahami
oleh pendengar (pembaca dalam bahasa tulis) sama benar dengan apa yang dipikirkan atau
dirasakan oleh si penutur atau si penulis.
Ciri-ciri kalimat efektif adalah sebagai berikut:
• Memakai diksi yang tepat.
• Mempunyai unsur pokok atau penting, minimal Subjek Predikat (SP).
• Taat kepada tata aturan ejaan yang disempurnakan (EYD) yang berlaku.
• Melakukan penekanan ide pokok.
• Mengacu kepada penghematan penggunaan kata.
• Memakai kesejajaran bentuk bahasa yang dipakai.
• Memakai variasi struktur kalimat.
• Memakai kesepadanan antara struktur bahasa dan jalan pikiran yang logis dan sistematis.
• Mewujudkan koherensi yang baik dan kompak.
• Memperhatikan paralelisme.
• Merupakan komunikasi yang berharkat.
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 20
• Diwarnai kehematan.
• Didasarkan pada pilihan kata yang baik.
LATIHAN SOAL
1. Perhatikan paragraf berikut!
Pendirian Anggi selalu berubah. Jika hari ini dia mengatakan mau ikut ekstrakurikuler
tari, esoknya dia mengatakan tidak jadi ikut ekstrakurikuler tari. Sifat Anggi […] membuat
teman-temannya tidak suka terhadapnya.
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi kalimat pada paragraf tersebut adalah ….
A. ingat sebelum kena, ingat sebelum habis
B. bagai air di daun talas
C. memikul di bahu, menjunjung di kepala
D. seperti katak di bawah tempurung.
2. Perhatikan paragraf berikut!
Perlakuan ibu terhadap Lintang sangat berbeda dengan perlakuan ibu kepada anak-
anaknya yang lain. Lintang tidak pernah dimarahi jika mendapat nilai jelek, dia pun tidak
dimarahi ketika pulang ke rumah sampai larut malam. Dia […] ibunya.
Ungkapan yang tepat untuk melengkapi kalimat pada paragraf tersebut adalah ….
A. anak tiri
B. anak angkat
C. anak emas
D. anak buah
3. Perhatikan petunjuk pemakaian minyak kayu putih berikut!
(1) Oleskan petunjuk pemakaian minyak kayu putih.
(2) Tutuplah botol dengan menekan tutup botol dan putar ke kanan.
(3) Tuangkan sedikit minyak kayu putih di atas telapak tangan.
(4) Bukalah tutup botol dengan cara menekan tutup dan putar ke kiri.
Urutan petunjuk yang benar adalah …. C. (4) – (1) – (3) – (2)
A. (4) – (3) – (1) – (2) D. (3) – (4) – (1) – (2)
B. (3) – (1) – (4) – (2)
4. Perhatikan petunjuk cara membuat agar-agar berikut!
1) Setelah itu, tuangkan ke dalam cetakan.
2) Diamlan selama 30 menit, lalu hidangkan.
3) Campurkan satu gelas gula pasir dan tiga gelas air ke dalamnya, aduk sampai merata.
4) Tuangkan satu bungkus agar-agar ke dalam panci
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 21
5) Rebus semua bahan sampai mendidih.
Urutan yang benar adalah ….
A. (4), (1), (3), (2), (5)
B. (3), (2), (1), (5),(1)
C. (2), (5), (4), (3), (1)
D. (4), (3), (5), (1), (2)
Perhatikan paragraf berikut untuk menjawab soal nomor 5 dan 6!
Hasil karya dari kertas bermacam-macam dipamerkan. Ada yang terbuat dari kertas berwarna,
karton, krep, kertas bekas, dan kertas minyak. Ada pula yang terbuat dari kertas karton. Semua
hasil karya tersebut banyak menarik minat para pengunjung. Dengan demikian, […].
5. Perbaikan kalimat bercetak miring pada teks tersebut adalah ….
A. Bermacam-macam hasil karya dari kertas dipamerkan.
B. Bermacam-macam barang-barang dari kertas dipamerkan.
C. Pameran bermacam-macam hasil karya seni dari kertas.
D. Pameran bermacam-macam hasil karya seni kertas dipamerkan.
6. Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian akhir paragraf tersebut adalah ….
A. panitia memarahi seluruh siswa yang memamerkan hasil karya
B. panitia tersenyum puas atas keberhasilan pameran tersebut
C. panitia tidak mau berkomentar atas kegagalan pameran tersebut
D. panitia bertanggung jawab atas semua kerugian yang dialami
7. Perhatikan paragraf berikut!
Kegiatan perkemahan diselenggarakan selama dua hari, yaitu Sabtu dan Minggu. Kegiatan
ini berlangsung di Bumi Perkemahan Gunung Bromo, Malang. [...] 50 orang. Kegiatan ini
disebut juga Persami.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi laporan di atas adalah ….
A. Pesertanya berjumlah
B. Pengunjungnya terdiri dari
C. Pesertanya terdiri dari
D. Konsumsi yang disediakan sebanyak
8. Antonim kata tradisional pada teks di atas adalah ….
A. kuno C. modern
B. kampungan D. antik
9. Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
1) Polusi udara memang sangat berbahaya bagi kesehatan.
2) Panas dan polusi udara di perkotaan bisa menyebabkan banyak penyakit.
3) Dengan demikian, udara di perkotaan bisa kembali sejuk.
4) Misalnya, penyakit paru-paru, kanker, ginjal, dan gangguan pernWapWasWa.nS.EKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 22
5) Oleh karena itu, harus segera diatasi.
6) Diantaranya dengan menanam pohon yang rindang.
Urutan kalimat-kalimat tersebut agar menjadi paragraf narasi yang benar adalah ….
A. (2) – (4) – (1) – (5) – (6) – (3) C. (2) – (3) – (4) – (1) – (5) – (6)
B. (3) – (1) – (2) – (4) – (5) – (6) D. (1) – (2) – (3) – (4) – (5) – (6)
10. Perhatikan gambar berikut!
Kalimat iklan tepat untuk melengkpai gambar adalah ….
A. Minumlah ASIA secukupnya!
B. Hilangkan dahagamu dengan air minum!
C. Ke manapun, di manapun, minumlah ASIA!
D. Air minum paling segar hanya di ASIA.
WWW.SEKOLAHMAYA.ORG
Usman Jayadi 23