The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Publikasi Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 diterbitkan oleh Badan Pusat StaƟs-Ɵk kabupaten Belu, berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar Kabupaten Malaka yang dianalisis secara sederhana untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pem-bangunan serta potensi yang ada di daerah ini.Publikasi StaƟsƟk Daerah Kabupaten Malaka 2022 merupakan salah satu terbitan un-tuk series publikasi ini, statistik daerah Malaka akan diterbitan secara rutin tiap tahunnya. Ber-beda dengan publikasi - publikasi yang sudah ada, publikasi ini menekankan pada aspek ana-lisis.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by bps530621, 2023-01-13 00:49:04

Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022

Publikasi Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 diterbitkan oleh Badan Pusat StaƟs-Ɵk kabupaten Belu, berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar Kabupaten Malaka yang dianalisis secara sederhana untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pem-bangunan serta potensi yang ada di daerah ini.Publikasi StaƟsƟk Daerah Kabupaten Malaka 2022 merupakan salah satu terbitan un-tuk series publikasi ini, statistik daerah Malaka akan diterbitan secara rutin tiap tahunnya. Ber-beda dengan publikasi - publikasi yang sudah ada, publikasi ini menekankan pada aspek ana-lisis.

https://malakakab.bps.go.id


https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 ii Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 No. Publikasi : 5321.2219 Katalog BPS : 1101002.5321 Ukuran Buku : 17,6 cm × 25 cm Jumlah Halaman : viii + 40 halaman Naskah : Badan Pusat Statistik Kabupaten Belu Penyunting : Badan Pusat Statistik Kabupaten Belu Desain Kover : Badan Pusat Statistik Kabupaten Belu Diterbitkan Oleh : ©Badan Pusat Statistik Kabupaten Belu Sumber Gambar: hƩp://freepik.com Dilarang mengumumkan, mendistribusikan, mengomunikasikan, dan/atau menggandakan sebagian atau seluruh isi buku ini untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Badan Pusat StaƟsƟk https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 Pengarah: Yustinus Siga, A.St Editor: Edi Hidayat, S.Kom Penulis & Pengolah Data: Abdul Rosyid Rexy Andryan, SST Desain/Layout: Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 iii https://malakakab.bps.go.id


https://malakakab.bps.go.id


Kata Pengantar Publikasi StaƟsƟk Daerah Kabupaten Malaka 2022 diterbitkan oleh Badan Pusat StaƟsƟk kabupaten Belu, berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar Kabupaten Malaka yang dianalisis secara sederhana untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi yang ada di daerah ini. Publikasi StaƟsƟk Daerah Kabupaten Malaka 2022 merupakan salah satu terbitan untuk series publikasi ini, staƟsƟk daerah Malaka akan diterbitan secara ruƟn Ɵap tahunnya. Berbeda dengan publikasi - publikasi yang sudah ada, publikasi ini menekankan pada aspek analisis. Materi yang disajikan dalam StaƟsƟk Daerah difokuskan pada berbagai informasi/ indikator terpilih yang terkait dengan pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Malaka dan diharapkan dapat menjadi bahan rujukan/ kajian dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan. KriƟk dan saran konstrukƟf berbagai pihak kami harapkan untuk penyempurnaan penerbitan mendatang. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan kebutuhan data staƟsƟk, baik oleh instansi/ dinas pemerintah, swasta, kalangan akademis maupun masyarakat luas. Kepala Badan Pusat StaƟsƟk Kabupaten Belu YusƟnus Siga, A.St NIP: 197208071994121002 v Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 https://malakakab.bps.go.id


https://malakakab.bps.go.id


1. Geografi dan Iklim 1 2. Pemerintahan 3 3. Penduduk 5 4. Ketenaga Kerjaan 7 5. Pendidikan 9 6. Kesehatan 10 7. Perumahan 12 8. Pembangunan Manusia 14 9. Pertanian 16 10. Pertambangan & Energi 18 11. Industri Pengolahan 20 12. Konstruksi 21 13. Hotel dan Pariwisata 22 14. Transportasi dan Komunikasi 23 15. Perbankan dan Koperasi 26 16. Harga-harga 27 17. Pengeluaran Penduduk 28 18. Perdagangan 30 19. Pendapatan Regional 31 20. Perbandingan Regional 33 Lampiran Tabel 35 DaŌar Isi Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 vii https://malakakab.bps.go.id


https://malakakab.bps.go.id


desa pesisir, 28 desa non pesisir , 99 1.1 Geografi Kabupaten Malaka adalah salah satu kabupaten di Indonesia yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga. Secara astronomis, Kabupaten yang berada di pulau Timor ini terletak pada koordinat 1240 sampai dengan 880 25’ Bujur Timur dan 90 sampai dengan 100 26’ Lintang Selatan. Keempat koordinat bujur dan lintang tersebut membatasi wilayah Kabupaten Malaka seluas 1.160,63 km2 . Sedangkan secara geografis Kabupaten Malaka berbatasan dengan Kabupaten Belu di sebelah utara dan Kabupaten TTU dan TTS di sebelah barat. Di sebelah selatan, Kabupaten Malaka berbatasan dengan Laut Timor. Di sebelah Ɵmur berbatasan langsung dengan Negara Republic DemocraƟc Timor Leste (RDTL). Dengan wilayah seluas 1.160,63 Km2 atau 2.38% dari luas wilayah Povinsi Nusa Tenggara Timur yang keseluruhannya berupa daratan, Kabupaten Malaka terbagi dalam 12 Kecamatan, terdiri dari 127 desa. 1.2 Topografi Keadaan alam kabupaten Malaka pada umumnya merupakan wilayah datar, berbukit-bukit hingga pegunungan dengan sungai-sungai yang mengalir ke utara dan selatan mengikuƟ arah kemiringan lerengnya dan variasi keƟnggian antara 0 sampai dengan ± 1500m dpl. Topografi dataran rendah (keƟnggian 0-500m dpl) mendominasi wilayah Kabupaten Malaka bagian selatan Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 1 Kabupaten Malaka merupakan satu dari empat kabupaten di NTT yang berbatasan langsung dengan Negara RDTL Persentase Jumlah Desa Pesisir dan Non Pesisir di Kabupaten Malaka Sumber: Pendataan Potensi Desa, 2021 https://malakakab.bps.go.id


< 500m dpl 33% = 500m dpl 67% dan sebagian kecil bagian utara, sedangkan wilayah bagian tengah terdiri dari area dataran sedang. Dataran Ɵnggi hanya terdapat di wilayah bagian Ɵmur yang berbatasan langsung dengan RDTL dengan luas wilayah sekitar 17,40 persen. Sungai-sungai yang ada di Kabupaten Malaka, yaitu sebanyak 6 sungai, mengalir dari bagian selatan dan bermuara di Selat Ombai dan Laut Timor. 1.3 Iklim Dengan temperatur berkisar antara 20.,20 C sampai 35,60 C, Kabupaten Malaka memiliki iklim tropis dan cenderung kering. Iklim di Kabupaten Malaka ini dipengaruhi angin muson kering dari Australia yang berakibat wilayah ini hanya mengalami musim hujan 3 sampai 4 bulan. Pada tahun 2021 kabupaten Malaka mengalami fluktuasi perubahan iklim yang cukup signifikan. Terdapat sebelas stasiun pengukuran hujan di kabupaten Malaka, tercatat curah hujan terƟnggi di stasiun pengukuran laleten yaitu 715,8. Sebagai wilayah yang curah hujannya tergolong cukup rendah Kabupaten Malaka pernah mengalami rata-rata hari hujan sebanyak 125 hari dalam setahun. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, terlihat ada perubahan iklim yang terjadi di Malaka. Luas wilayah kabupaten Malaks sebesar 2,38 persen dari seluruh luas wilayah Provinsi NTT Banyak Hari Hujan di Kabupaten Malaka Menurut Bulan Tahun 2021 2 Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 Kecamatan di Kabupaten Malaka menurut KeƟnggian dari Permukaan Laut 0 5 10 15 20 25 30 Sumber: Pendataan Potensi Desa, 2021 Sumber: BMKG NTT, 2021 https://malakakab.bps.go.id


2.1 Wilayah Administrasi Pada tanggal 11 januari tahun 2013 Kabupaten Malaka memisahkan diri dari Kabupaten Belu. Kabupaten Malaka terdiri dari 12 kecamatan. 2.2 Aparatur Negara Aparatur negara yang berstatus PNS di Kabupaten Malaka pada tahun 2021 terdapat sebanyak 3.357 orang dimana komposisi pegawai Laki-laki 7 persen lebih banyak dari pegawai perempuan. Dilihat menurut golongan, jumlah PNS yang termasuk ke dalam golongan I terdapat sebanyak 28 orang, golongan II sebanyak 753 orang, golongan III sebanyak 1.951 orang, dan golongan IV sebanyak 556 orang. Ini menunjukkan bahwa PNS di Malaka mengalami peningkatan untuk golongan III sebagai Penata. 2.3 PoliƟk Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 dimenangkan oleh 11 partai, yakni Partai Nasdem, PKB, PKS, PDIP, Parta Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, PPP, Partai Hanura, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dengan jumlah perolehan suara sebanyak 75.794 suara. Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 3 Golongan Jumlah PNS I 28 II 753 III 1.951 IV 556 Total 3.288 Jumlah PNS menurut Golongan di Kabupaten Malaka Tahun 2021 laki-laki perempuan Eselon Jumlah PNS II 27 III 120 IV 201 V 0 Total 348 Jumlah PNS menurut Eselon di Kabupaten Malaka Tahun 2021 Jumlah PNS menurut Jenis Kelamin di Kabupaten Malaka Tahun 2021 Sumber: Badan Kepegawaian dan SDM Malaka, 2021 Sumber: Badan Kepegawaian dan SDM Malaka, 2021 Sumber: Badan Kepegawaian dan SDM Malaka, 2021 https://malakakab.bps.go.id


548 miliar 759 mil iar 419 miliar 811 miliar 2020 2021 Belanja Daerah Pendapatan Daerah 0 5 10 15 20 Demokrat Golkar PDI-P Gerindra Hanura PAN Nasdem PKPI PKB Persentase Jumlah Anggota DPRD Tahun 2021 DPRD Kabupaten Malaka mempunyai anggota sebanyak 25 orang yang terdiri dari 22 orang Laki-laki dan 3 orang Perempuan. Angka ini menunjukkan bahwa anggota DPRD di Malaka masih didominasi jenis kelamin laki-laki. Dalam melaksanakan tugas dan fungsi pokoknya, DPRD Kabupaten Malaka menghasilkan sejumlah keputusan Dewan. Pada tahun pemerintahan 2021 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Malaka menghasilkan perda dan keputusan Dewan. 2.4 Keuangan Daerah Pada tahun 2021, realisasi penerimaan daerah pemerintah Kabupaten Malaka mencapai 893 miliar rupiah. Jika diƟnjau dari komposisi penerimaannya, ternyata dana perimbangan merupakan sumber penerimaan yang paling besar yaitu 786 miliar rupiah. Ditelaah lebih lanjut, dana perimbangan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Bagi Hasil. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menyumbang hanya 58,9 miliar rupiah terhadap total penerimaan dengan sumbangan terbesar berasal dari Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah yaitu 48 miliar rupiah. 4 Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 Persentase Jumlah Anggota DPRD menurut Partai tahun 2021 APBD Kabupaten Malaka Tahun 2020-2021 Sumber: Bagian Ekonomi Pemda Malaka, 2021 Sumber: KPU Malaka, 2021 https://malakakab.bps.go.id


3.1 Jumlah Penduduk Penduduk Kabupaten Malaka terus bertambah seƟap tahunnya seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi di kabupaten ini. Masih Ɵngginya angka kelahiran menjadi faktor alami penyebab pertumbuhan jumlah penduduk, disamping adanya migrasi masuk. Berdasarkan proyeksi penduduk, penduduk kabupaten Malaka pada tahun 2021 adalah sebesar 187.022 jiwa, dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 2,56. Masingmasing kecamatan memiliki pertumbuhan penduduk yang bervariasi. Pertumbuhan terƟnggi pada tahun 2021 terjadi pada kecamatan Kobalima Timur dan Kecamatan Malaka Tengah dimana pertumbuhan masing-masing sebesar 33,09 persen dan 4,78 persen. 3.2 Sebaran Penduduk Penyebaran penduduk terƟnggi berada di kecamatan Malaka Tengah sebesar 21,63 persen yang berada pada wilayah seluas 5,84 persen dari total luas wilayah Kabupaten Malaka. Sedangkan penyebaran penduduk terendah berada di Kecamatan Kobalima Timur yaitu 3,47 persen yang mendiami wilayah seluas 5,64 persen dari total luas wilayah Kabupaten Malaka. Kepadatan penduduk Kabupaten Malaka pada tahun 2021 adalah 79,86 jiwa/km2 , dengan konsentrasi pada kecamatan Malaka Tengah, kecamatan Malaka Barat, Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 5 Kecamatan Laju Pertumbuhan Penduduk Wewiku -2,27 Malaka Barat -1,32 Weliman -1,92 Rinhat -3,05 Io Kufeu 0,11 Sasita Mean 0,27 Malaka Tengah 4,78 Botin Leobele 1,97 Laen Manen 4,08 Malaka Timur 4,23 Kobalima 2,21 Kobalima Timur 33,09 Malaka 2,56 Laju Pertumbuhan Penduduk Kabupaten Malaka menurut kecamatan Tahun 2021 Kepadatan penduduk terendah berada di kecamatan kobalima Ɵmur dengan kepdatan kurang dari dari 72 jiwa/km2 Sumber: Disdukcapil Malaka https://malakakab.bps.go.id


6 Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 dan kecamatan Io Kufeu dimana masing-masing sebesar 472 jiwa/km2 , 99 jiwa/km2 , dan 90 jiwa/km2 . Hal ini perlu menjadi perhaƟan karena menunjukkan adanya keƟmpangan pemerataan penduduk dimana kepadatan penduduk terƟnggi terpusat di 3 kecamatan tersebut yang secara geografis hanya menempaƟ 16,81 persen dari total wilayah Kabupaten Malaka 3.3 Struktur Umur Berdasarkan komposisi penduduk menurut golongan umur, diperoleh angka dependancy raƟo sebesar 58,13 persen. ArƟnya, seƟap 100 orang penduduk usia produkƟf (15-64 tahun) harus menanggung 58 orang penduduk yang belum atau Ɵdak produkƟf lagi ( usia 0-14 tahun dan usia 65 tahun keatas). Pada tahun 2021, rasio jenis kelamin sebesar 97,39 yang berarƟ penduduk laki-laki di Kabupaten Malaka lebih sedikit 2,61 persen dibandingkan penduduk perempuan. Jika diperhaƟkan secara parsial, rasio jenis kelamin terƟnggi berada pada kelompok umur 5-9 tahun sebesar 105,97 dan terendah pada kelompok umur 35-39 tahun sebesar 78,94. Pada usia 70 tahun keatas dimana rasio jenis kelamin kurang dari seratus menggambarkan kenyataan bahwa kemampuan bertahan hidup (survival rate) perempuan lebih Ɵnggi dibandingkan laki-laki. Rasio jenis kelamin ini Ɵdak banyak mengalami perubahan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Golongan Umur (tahun) Sex Ratio Wewiku 96,81 Malaka Barat 95,20 Weliman 96,89 Rinhat 97,08 Io Kufeu 95,01 Sasita Mean 99,00 Malaka Tengah 99,38 Botin Leobele 93,88 Laen Manen 102,90 Malaka Timur 97,98 Kobalima 96,17 Kobalima Timur 92,57 Malaka 97,39 Sex RaƟo Penduduk Malaka Menurut Kecamatan Tahun 2021 Sumber: Disdukcapil Kab. Malaka Sex RaƟo terƟnggi di Kabupaten Malaka adalah pada Kecamatan Laen Manen https://malakakab.bps.go.id


Jumlah penduduk Kabupaten Malaka yang berusia 15 tahun ke atas atau yang tergolong ke dalam Penduduk Usia Kerja pada tahun 2021 sebanyak 95.494 orang atau 70,10 persen dari total penduduk. Dari jumlah Penduduk Usia Kerja tersebut terdapat 67,70 persen penduduk yang bekerja. Angka rasio tersebut menggambarkan proporsi penduduk yang bekerja di Kabupaten Malaka. Meskipun angka rasio yang Ɵnggi memberikan indikasi yang posiƟf, namun secara tunggal indikator ini Ɵdak cukup untuk menggambarkan Ɵngkat kepuasan pada suatu pekerjaan. Jika dirinci menurut jenis kelamin, sebanyak 53,48 persen total penduduk yang bekerja adalah lakilaki, dan sisanya sebanyak 46,52 persen adalah perempuan. Indikator ini dapat menggambarkan lebih dominannya peranan penduduk laki-laki dalam akƟvitas pasar tenaga kerja Kabupaten Malaka. Bila menyandingkan data hasil Sensus Penduduk 2000 dengan Sensus Penduduk 2010 di Kabupaten Belu/Malaka, terlihat bahwa selama kurun waktu 10 tahun terakhir terjadi pergeseran lapangan kerja dari sektor pertanian dan industri ke sektor jasajasa. Hal ini digambarkan oleh berkurangnya prosentase penduduk yang bekerja pada sektor pertanian dan industri dibarengi dengan meningkatnya jumlah penduduk yang bekerja pada sektor jasa-jasa. Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 7 Uraian 2020 2021 Angkatan kerja 90 514 95 494 Bukan angkatan kerja 43 644 40 722 TPAK 67,47 70,10 Tingkat pengangguran 3,63 3,43 Bekerja 87 226 92 214 Mencari pekerjaan 3 288 3 280 StaƟsƟk Ketenagakerjaan Kabupaten Malaka 2020 dan 2021 Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional tahun 2021, Ɵap 100 penduduk usia kerja Malaka 3 sampai 4 orang diantaranya adalah menganggur Sumber: BPS, Survei Angkatan Kerja Nasional https://malakakab.bps.go.id


8 Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 Pengangguran merupakan ukuran pasar tenaga kerja yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Indikator ini merupakan proporsi angkatan kerja yang Ɵdak bekerja dan secara akƟf sedang mencari pekerjaan. Angka pengangguran Ɵdak dapat dianggap sebagai indikator kesengsaraan ekonomi walaupun seringkali berkorelasi. Meskipun ada korelasi antara pengangguran dengan Ɵngkat perekonomian suatu wilayah namun Ɵdak dapat diinterpretasikan sebagai kesengsaraan ekonomi. Angka penggangguran di Kabupaten Malaka pada tahun 2021 sebesar 3,43 persen yang dapat diterjemahkan sebagai semua penduduk usia kerja di Kabupaten Malaka yang pada tahun 2021 sudah mempunyai pekerjaan tapi belum mulai bekerja dan atau sedang mencari pekerjaan, atau dapat juga disebut Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Bila diklasifikasikan menurut status pekerjaan, sebagian besar angkatan kerja di Kabupaten Malaka pada tahun 2021 adalah pengusaha yang dibantu oleh buruh tak dibayar dan pekerja tak dibayar/pekerja keluarga yang jumlahnya mencapai 20,86 persen. Sedangkan sekitar 44 persen dari angkatan kerja di Kabupaten Malaka yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, yaitu sebanyak 25,64 persen penduduk yang berusaha sendiri tanpa dibantu orang lain, dan hanya 3,63 persen penduduk yang berusaha dengan dibantu buruh dibayar. Jumlah Pengangguran di Kabupaten Malaka Menurut Jenis Kelamin Sumber: BPS, Survei Angkatan Kerja Nasional Penduduk 15 tahun keatas yang Bekerja menurut Lapangan Usaha Lebih dari 40 persen angkatan kerja di Kabupaten Malaka mampu menciptakan lapangan pekerjaan baik sendiri maupun dibantu orang lain. 0 1.000 2.000 3.000 4.000 2018 2019 2020 2021 perempuan laki-laki Pertanian 60% Pertamban gan& Penggalian 0% Industri 5% Listrik, Gas& Air 0% Konstruksi 5% Perdagang an 14% Komunikas i 5% K euangan 0% Jasa-jasa 11% Sumber: BPS, Survei Angkatan Kerja Nasional https://malakakab.bps.go.id


Pendidikan merupakan sarana dalam melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas. Kualitas tersebut dapat diamaƟ dari sejumlah indikator, salah satunya adalah Angka ParƟsipasi Sekolah (APS). Pada tahun 2021 hampir semua penduduk usia sekolah dasar (7-12 tahun) sedang bersekolah. Namun semakin Ɵnggi jenjang pendidikannya justru semakin rendah parƟsipasi penduduk yang bersekolah. ParƟsipasi penduduk dalam menyukseskan program Wajib Belajar 9 tahun di Kabupaten Malaka tergolong masih kurang. Hal ini dapat digambarkan dari terdapatnya 26,69 persen penduduk Malaka yang Ɵdak memiliki ijazah pada jenjang mana pun. Kemampuan membaca dan menulis huruf laƟn/arab penduduk kabupaten Malaka pada tahun 2021, sebesar 87,64 persen. Sementara sisanya yaitu 1,41 persen dari penduduk kabupaten Malaka Ɵdak mampu membaca dan menulis. Pada Ɵngkat Sekolah Dasar (SD), jumlah sekolah pada tahun 2021 berjumlah 208 unit dengan rasio murid-guru sebesar 8,68; ArƟnya seƟap satu orang guru menangani 8 sampai 9 orang murid. Rasio yang lebih rendah dapat diamaƟ pada level pendidikan yang lebih Ɵnggi yakni SMP dan level SMA, rasio murid-guru mencapai 10 dan 4 hingga 5 murid Ɵap satu orang guru. Secara khusus, semakin Ɵnggi level pendidikan seyogyanya semakin rendah rasio murid-guru. Hal ini dikarenakan level pendidikan yang lebih Ɵnggi membutuhkan konsentrasi lebih dari seorang guru terhadap muridnya. Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 9 Uraian 2021 Sarana Pendidikan SD 209 SLTP 69 SLTA/SMK 38 Akademi/Perguruan Tinggi ... Guru SD 1 920 SLTP 1 193 SLTA/SMK 867 Murid SD 21 815 SLTP 11 120 SLTA/SMK 10 303 Indikator Pendidikan Kabupaten Malaka Tahun 2021 Sumber: Dinas Pendidikan Malaka, 2021 https://malakakab.bps.go.id


6.1 Tingkat Kesehatan Penduduk suatu wilayah dengan kondisi kesehatan yang baik hampir dapat dipasƟkan memiliki produkƟvitas yang maksimal pula. Begitu penƟngnya peran kesehatan dalam kehidupan sehingga diperlukan upaya untuk mengopƟmalkannya sejak dini, yaitu sejak usia balita. Berdasarkan data yang diperoleh dari Susenas, pada tahun 2021 masih 25,34 persen bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2,5 kg. Malnutrisi pada anak-anak ini sebenarnya erat kaitannya dengan kemiskinan dan kebodohan serta faktor budaya. Salah satu upaya untuk menekan kekurangan gizi pada balita adalah dengan menekankan penƟngnya pemberian ASI ekslusif (selama 6 bulan pertama). Peranan pemberian ASI eksklusif pada balita merupakan hal yang penƟng bagi pertumbuhannya. Di sisi lain, bila dikategorikan menurut penolong persalinan, masih terdapat 8,59 persen balita di Kabupaten Malaka yang proses kelahirannya Ɵdak ditangani oleh paramedis. Hal ini mengindikasikan sudah lebih banyak kaum ibu yang memahami penƟngnya penanganan proses persalinan oleh tenaga medis jika dibandingkan tahun 2020. Sebanyak 91,41 persen balita proses kelahirannya sudah ditangani oleh tenaga paramedis. 10 Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 Status Gizi Balita di Kabupaten Malaka Tahun 2021 84% 14% 2% Baik Kurang Buruk imunisasi lengkap tidak imunisasi lengkap Persentase Balita di Kabupaten Malaka Menurut Status Imunisasi Sumber: BPS, Survei Sosial Ekonomi Nasional Sumber: BPS, Survei Sosial Ekonomi Nasional https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 11 6.2 Fasilitas Kesehatan Fasilitas kesehatan yang tersebar di Kabupaten Malaka terdiri dari 1 unit Rumah Sakit, 21 unit Puskemas, dan 3 unit Poliklinik. Rumah sakit daerah Betun merupakan satu-satunya fasilitas kesehatan yang tersedia. Jelas terlihat bahwa hal ini menjadi penyebab keƟdakmaksimalan pelayanan perawatan yang diberikan kepada pasien. Namun hal ini dapat diminimalisir dengan hadirnya Puskesmas/ Puskemas Pembantu yang tersebar di kecamatan-kecamatan, dan berdasarkan hasil Susenas 2021 sebanyak 67,90 persen penduduk Kabupaten Malaka memilih untuk berobat jalan ke Puskesmas/Pustu. Bila diƟnjau dari rasio dokterpenduduk yakni sebesar 29 dokter per 192.002 penduduk, maka dapat disimpulkan bahwa seorang dokter di Kabupaten Malaka harus menjamin dan bersedia untuk memberikan perawatan terhadap kurang lebih 6.620 orang pasien. Indikator Kesehatan Kabupaten Malaka Tahun 2021 Uraian 2021 Fasilitas Kesehatan Rumah Sakit 1 Puskesmas 21 Puskesmas Pembantu … Poliklinik 3 Apotek … Tenaga Kesehatan Dokter 29 Perawat 166 Bidan 159 Bidan Desa 0 Farmasi 18 Tenaga Gizi 34 Ahli Teknologi Medik 20 Sanitasi 0 Tenaga Kesehatan Masyarakat 35 Tenaga Kesehatan Lingkungan 21 Sumber: Dinas Kesehatan Malaka, 2021 https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 12 7.1 Kondisi Perumahan Perumahan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Seiring pertumbuhan penduduk, kecenderungan kebutuhan perumahan pun semakin meningkat namun harus diimbangi dengan perhaƟan akan kelayakan/ kesehatan kondisi perumahan itu sendiri. Salah satu indikator perumahan adalah luas lantai per kapita dimana standar perumahan yang layak huni adalah yang memiliki luas lantai per kapita minimal 10 m2 . Pada tahun 2021, sebagian besar rumah tangga di Kabupaten Malaka memiliki rumah dengan luas lantai antara 50-99 m2 yaitu sebanyak 48,14 persen. Berdasarkan hasil susenas 2021 rumah tangga dengan luas lantai kurang dari 20 m2 sebesar 0,61 persen. Kondisi perumahan di Kabupaten Malaka pada tahun 2021 masih memiliki kualitas rendah namun memiliki peningkatan dibanding 2020. Hal ini terlihat dari baru sekitar 44,75 persen rumah telah menggunakan dinding permanen, dan 6,58 persen rumah yang memiliki atap yang belum seng. Sedangkan menurut jenis lantai yang digunakan, sudah sebanyak 85,70 persen rumah di Kabupaten Malaka berlantai bukan tanah. Uraian Persentase Jenis Lantai Terluas Bukan Tanah 85,70 Tanah 14,30 Jenis Dinding Permanen 44,75 Tidak Permanen 55,25 Sumber Air Minum Air Kemasan 0,00 Leding 0,53 Sumur Bor/pompa 16,14 Sumur Terlindung 41,67 Mata Air Terlindung 23,19 Sumur Tak Terlindung 4,29 Mata Air Tak Terlindung 5,52 Lainnya 4,17 Pembuangan Air Besar Leher Angsa 80,90 Plengsengan dengan tutup 1,42 Plengsengan tanpa tutup 10,60 Cemplung 7,08 Listrik PLN 90,91 Listrik Non PLN 0,84 Lainnya 8,25 Listrik Air Isi Ulang 4,49 Fasilitas Perumahan di Kabupaten Malaka Tahun 2021 Sumber: BPS, Survei Sosial Ekonomi Nasional https://malakakab.bps.go.id


0 20 40 60 Air Kemasan Leding Su mur Bor/pompa Sumur Terlindung Mata Air Terlindung Sumur Tak Terlindung Mata Air Tak Terlindung Lainnya Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 13 Jika diƟnjau menurut standar kesehatan, fasilitas pembuangan air besar merupakan indikator layak Ɵdaknya sebuah rumah untuk dihuni. Pada tahun 2021 sebanyak 68,02 persen rumah di Kabupaten Malaka yang memiliki jamban sendiri, sedangkan masih terdapat 8,20 persen rumah yang Ɵdak memiliki fasilitas buang air, sementara sisanya menggunakan jamban bersama/umum/komunal. Menurut hasil Sensus Penduduk tahun 2010, masih terdapat sekitar 21 ribu rumah tangga di Kabupaten Malaka yang belum/ Ɵdak memiliki fasilitas tempat buang air besar. Rumah tangga yang Ɵdak memiliki fasilitas tempat buang air besar cenderung menggunakan sungai/ pantai/kebun/lubang tanah karena sudah menjadi kebiasaan dan budaya terutama pada masyarakat pedesaan. Selain itu, menurut fasilitas penerangan, sebagian masyarakat belum mendapat akses listrik, baik listrik PLN maupun listrik non-PLN. Terlihat bahwa baru sekitar 91 persen rumah tangga yang menikmaƟ akses listrik. 7.2 Air Minum MencermaƟ fasilitas sumber air minum, sebagian besar masyarakat Kabupaten Malaka menggunakan sumur, baik sumur bor, sumur terlindung, maupun sumur tak terlindung. Terlihat bahwa terdapat sebanyak 57,81 persen rumah menggunakan sumber sumur, sedangkan sisanya adalah air isi ulang dan mata air terlindung. Persentase Sumber Utama Air Minum Penduduk Kabupaten Malaka Tahun 2021 Sumber: BPS, Survei Sosial Ekonomi Nasional https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 8.1 Indeks Pembangunan Manusia Indeks Pembangunan Manusia (IPM) direkomendasikan oleh PBB melalui UNDP sebagai indicator komposit yang dapat dibandingkn secara nasional bahkan internasional. Dari indikator IPM diharapkan dapat mengidenƟfikasi prioritas pembangunan, secara khusus pembangunan manusianya. Dengan kata lain, IPM merupakan indikator antar waktu yang dapat diperbandingkan antar wilayah di Indonesia. Jika IPM semakin baik, maka secara otomaƟs sumber daya manusia (SDM) juga semakin baik. Pada tahun 2014 Indonesia merubah metode perhitungan IPM, metode baru menggunakan rata-rata ukur sehingga keƟka terjadi keƟmpangan besaran antara komponen penyusun, Ɵdak akan terlalu berpengaruh terhadap besaran IPM suatu wilayah. komponen penyusun indikator IPM metode baru adalah angka harapan hidup, Harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran riil per kapita. Capaian 60,42 Dengan memperhaƟkan perkembangan angka IPM seƟap tahunnya, terlihat adanya kemajuan yang dicapai oleh Kabupaten Malaka dalam pembangunan manusia. Bila dibandingkan dengan kabupaten lain di provinsi Nusa Tenggara Timur, maka Kabupaten Malaka menempaƟ urutan ke-21 dari 22 kabupaten/kota yang ada dan terendah dibandingkan dengan kabupaten/kota di daratan Timor. Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Malaka Tahun 2018-2021 14 Sumber: BPS, Berbagai Sumber https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 15 8.2 Kemiskinan Masalah kemiskinan merupakan salah satu persoalan mendasar yang menjadi pusat perhaƟan pemerintah di negara manapun. Salah satu aspek penƟng untuk mendukung strategi penanggulangan kemiskinan adalah tersedianya data kemiskinan yang akurat dan tepat sasaran. Data kemiskinan yang baik dapat digunakan untuk mengevaluasi kebijakan pemerintah terhadap kemiskinan, membandingkan kemiskinan antar waktu dan daerah, serta menentukan target penduduk miskin dengan tujuan untuk memperbaiki posisi mereka. Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Belu/ Malaka selama periode 2019-2021 cukup fluktuaƟf. Mulai tahun 2018 terjadi penurunn persentase penduduk miskin dari 16,34 persen pada tahun 2018 menjadi 16,12 pada tahun 2019. Angka tersebut semakin menurun hingga tahun 2020 mencapai angka 16,04 persen. Jumlah penduduk miskin pada tahun 2020 yaitu 31,10 ribu jiwa dan sedikit menurun pada 2021 menjadi 17,31 persen. Jumlah penduduk miskin ini juga sangat dipengaruhi oleh besaran garis kemiskinan. Garis kemiskinan dipahami sebagai nilai kebutuhan dasar minimum yang mencakup kebutuhan akan pangan (makanan), sandang, kesehatan, perumahan dan pendidikan (non makanan). Penduduk Miskin Kabupaten Malaka Tahun 2019-2021 Sumber: BPS, Survei Sosial Ekonomi Nasional https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 Pertanian masih merupakan sektor yang amat penƟng dalam perekonomian Kabupaten Malaka. Menyumbang nilai tambah sebesar 37 persen terhadap PDRB Kabupaten Malaka, sektor pertanian diusung sebagai sektor andalan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Malaka. Selain itu sektor ini juga menyerap sekitar 53,09 persen tenaga kerja pada tahun 2021 (Sakernas, 2021). Sekalipun Ɵdak termasuk kabupaten sentra produksi beras di Provinsi Nusa Tenggara Timur, tetapi padi merupakan tanaman dengan luas panen terbesar kedua di kabupaten Malaka. ProdukƟvitas tanaman padi di malaka terus mengalami peningkatan di seƟap tahunnya. A. Padi Pada tahun 2021, luas panen padi sawah seluas 4.059 ha, dan padi ladang seluas 223 ha. Dalam kurun waktu Ɵga tahun terakhir, volume produksi padi mengalami peningkatan yang cukup signifikan sehingga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan beras dari wilayah lain. Namun demikian, perkembangan hasil tanaman pangan lainnya Ɵdaklah cukup menggembirakan. Beberapa komodiƟ tanaman pangan utama lainnya mengalami penurunan produkƟvitas pada tahun 2021. Perkembangan Produksi dan Luas Panen Padi di Kabupaten Malaka Tahun 2019-2021 16 Produksi Kacang-kacangan di Kabupaten Malaka Tahun 2021 0 500 1.000 1.500 2.000 2.500 3.000 2021 kacang tanah kacang hijau Sumber: Dinas Pertanian Malaka, 2021 Sumber: Dinas Pertanian Malaka, 2021 https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 B. Jagung Tanaman jagung pada tahun 2021 mengalami penurunan produksi yang cukup signifikan dari 87 ribuan ton pada tahun 2020 menjadi 74 ribuan ton pada tahun 2021. Hal ini dimungkinkan terjadi akibat berkurangnya luas panen sekaligus penurunan pada produkƟvitas, yakni meningkat dari 33,00 kuintal per hektar pada tahun 2020 menjadi 31,67 kuintal per hektarnya pada tahun 2021. Iklim pada tahun 2021 mendukung pertanian utamanya produksi tanaman jagung. Hal ini dikarenakan tahun 2021 terjadi musim penghujan yang kencang sehingga kondisi menjadi kurang opƟmal untuk tanaman jagung. C. Kacang-kacangan Pada jenis tanaman kacang-kacangan, produkƟvitas memperlihatkan kecenderungan naik dan turun yang Ɵdak terlalu signifikan. Tanaman kacang tanah, misalnya, luas panen dan volume produksi menunjukkan peningkatan, namun produkƟvitasnya turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sedangkan komodiƟ kacang hijau dapat diproduksi sekitar 5,51 kuintal per hektarnya. KomodiƟ palawija ini dapat diperhaƟkan lebih serius karena bisa dimanfaatkan sebagai alternaƟf pendukung ketahanan pangan. Uraian 2020 2021 Padi Luas Panen (ha) 7 277 6 196 ProdukƟvitas (Kw/ha) 45,98 58,20 Produksi (Ton) 33 462 27 668 Jagung Luas Panen (ha) 22 843 26 534 ProdukƟvitas (Kw/ha) 32,34 33,00 Produksi (Ton) 73 868 87 551 Ubi Kayu Luas Panen (ha) 2 486 1 937 ProdukƟvitas (Kw/ha) 200 137 Produksi (Ton) 49 720 26 657 Ubi Jalar Luas Panen (ha) 488 84 ProdukƟvitas (Kw/ha) 24,30 75,77 Produksi (Ton) 1 185 636 Kacang Hijau Luas Panen (ha) 2 694 4 054 ProdukƟvitas (Kw/ha) 7,40 9,28 Produksi (Ton) 1 989 3 760 Luas Panen (ha) 140 262 ProdukƟvitas (Kw/ha) 6,80 80,74 Produksi (Ton) 95,21 2.115 Kacang Tanah Perkembangan Luas Panen, ProdukƟvitas, dan Produksi Tanaman Pangan Tahun 2020-2021 17 Sumber: Dinas Pertanian Malaka, 2021 https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 10.1 Pertambangan Kabupaten Malaka bukanlah wilayah yang kaya akan hasil tambang. Sebaliknya, di bidang penggalian, kabupaten ini memiliki tanah yang mengandung bahan galian yang tersebar secara merata, yaitu pasir pasang, pasir beton, pasir urug, sirtu, dan bebatuan, baik batu kali maupun batu pecah. Sebagian besar dari bahan galian tersebut diusahakan dan dieksploitasi oleh masyarakat sendiri, sedangkan perusahaan konstruksi yang melakukan eksploitasi jumlahnya Ɵdak banyak. 10.2 Energi Kebijakan pemerintah di bidang kelistrikan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong kegiatan ekonomi, terutama akƟvitas sektor industri dan jasa-jasa. Untuk mencapai sasaran tersebut diupayakan peningkatan daya pasang pembangkit tenaga listrik dalam jumlah yang memadai dengan mutu pelayanan prima. Pada tahun 2021, daya terpasang pembangkit tenaga listrik PLN di Kabupaten Belu/Malaka sebesar 52.934.872 VA dengan daya terpasang total sebesar 4.041.750 Kwh . Sementara ini belum seluruh kecamatan di Kabupaten Malaka akses listrik PLN. Hal ini 18 Jumlah Pelanggan PLN Rayon Atambua Di Kabupaten Belu/Malaka Tahun 2018-2021 Sumber: PLN Rayon Atambua, 2021 https://malakakab.bps.go.id


Sumur Bor 6% Sumur Terlindung 47% Su mur Tak Te rlindung 12% Mata Air Terlindung 26% Mata Air Tak Terlindung 6% Air Sungai 3% Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 akan sangat mempengaruhi minat investor untuk mengembangkan usahanya di kabupaten ini. Selain energi listrik, air merupakan salah satu bentuk energi yang menjadi hajat hidup berbagai elemen kehidupan dan roda penggerak perekonomian itu sendiri. Selain itu, keberadaan air bersih merupakan tuntutan yang juga sangat vital karena menyangkut kelangsungan hidup manusia seharihari. Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk dari tahun ke tahun yang dibarengi dengan kerumitan akƟvitas sosial ekonominya membawa dampak pada peningkatan jumlah dan ragam permintaan akan air bersih. Belum terdapat perusahaan air minum daerah (PDAM) di kabupaten Malaka. Masih banyak masyarakat yang menggunakan sumur dan mata air sebagai sumber utama air minum. KendaƟ demikian instalasi persiapan untuk pemerataan distribusi air bersih telah mulai dibangun oleh pemerintah daerah Malaka. 19 Persentase Sumber Air Minum Utama di Kabupaten Malaka Tahun 2021 Persentase Pelanggan PLN menurut Klasifikasi Tarif Tahun 2021 sosial 7% rumah tangga 85% bisnis 7% industri 0% pembang una n&jal an 1% Sumber: PLN Rayon Atambua, 2021 Sumber: BPS, Survei Sosial Ekonomi Nasional https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 11.1 Industri Pengolahan Industri adalah suatu usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Usaha perakitan atau assembling dan juga reparasi adalah bagian dari industri. Hasil industri Ɵdak hanya berupa barang, tetapi juga dalam bentuk jasa. Berdasarkan data dinas perindustrian dan perdagangan kabupaten Malaka, jumlah perusahaan industri berbadan hukum di Kabupaten Malaka mengalami peningkatan yang cukup baik. Pada tahun 2021 terdapat lebih dari Ɵga ribu perusahaan industri yang didominasi oleh perusahaan kecil dan mikro sebanyak 97 persen. 11.2 Penyerapan Tenaga Kerja Peningkatan jumlah usaha industri tentunya membawa dampak posiƟf yaitu menyediakan kesempatan kerja di sektor tersebut. Pada tahun 2021 sektor industri dapat menyerap sebanyak 3.179 orang tenaga kerja dimana lebih dari 33 persen diantaranya terkonsentrasi di kecamatan Malaka Barat. Jumlah Usaha Industri menurut Jenisnya Di Kabupaten Malaka Tahun 2020-2021 Usaha/Industri menurut Skala Usaha Di Kabupaten Malaka Tahun 2021 20 0 400 80 0 industri hasil pertanian dan kehutan an industri aneka ind.logam,mesin,kimia 2020 2021 Sumber: Dinas Perindustrian Malaka, 2021 Sumber: Dinas Perindustrian Malaka, 2021 https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 Konstruksi adalah suatu kegiatan yang hasil akhirnya berupa bangunan/konstruksi yang menyatu dengan lahan tempat kedudukannya, baik digunakan sebagai tempat Ɵnggal atau sarana kegiatan lainnya. Pada umumnya perusahaan konstruksi yang ada di kabupaten Malaka adalah rekanan pemerintah, karena hampir Ɵdak ditemukan perusahaan konstruksi yang berani melakukan ‘direct investment’ membangun sarana dan prasarana untuk ditawarkan kepada masyarakat. Sekalipun menyumbangkan share yang Ɵdak terlalu besar terhadap PDRB Kabupaten Malaka, namun sektor ini dapat menyerap sekitar 4 hingga 5 persen dari total tenaga kerja di Kabupaten Malaka. Perusahaan industri di Kabupaten Malaka berdasarkan status badan hukumnya hanya terbagi kedalam bentuk PT dan CV. Untuk Perusahaan daerah di Kabupaten Malaka belum ada. Hanya terdapat 1 buah PT yang masih bertahan operasionalnya di Kabupaten Malaka. Persentase Perusahaan Konstruksi menurut Bentuk Badan Hukum di Kabupaten Malaka Tahun 2021 21 PT 3% CV 97% Perusahaan Daerah 0% PT CV Perusahaan Daerah Sumber: Dinas Perindustrian Malaka, 2021 https://malakakab.bps.go.id


0 100 200 300 400 500 600 700 800 Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agts Sep Okt Nop Des asing domestik Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 13.1 Perhotelan Hotel merupakan salah satu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau keseluruhan bagian untuk jasa pelayanan penginapan, penyedia makanan dan minuman serta jasa lainnya bagi masyarakat umum yang dikelola secara komersil. Fasilitas perhotelan yang memadai juga sangat menunjang pertumbuhan pariwisata. Pada tahun 2021 terdapat 6 penginapan dan hotel non bintang yang hanya ada di kecamatan Malaka Tengah. Berdasarkan staƟsƟk kunjungan wisata, jumlah tamu yang menginap pada tahun 2021 sebanyak 1.061 orang terdiri dari 100 persen tamu domesƟk. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah tamu yang menggunakan jasa akomodasi perhotelan tersebut menurun lebih dari 10 persen. 13.2 Pariwisata Sekalipun berbatasan langsung dengan negara RDTL, Kabupaten Malaka belum menjadi daerah utama tujuan wisata di provinsi NTT. Namun demikian pada tahun 2021, tercatat sebanyak total 40 rumah makan/restoran yang dapat menyokong kebutuhan pariwisata di Malaka. Sementara ini pemerintah Kabupaten Malaka(Pemkab) terus mengembangkan dan mempromosikan sejumlah obyek wisata alam maupun budaya yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Malaka. Banyaknya Kunjungan Wisatawan per Bulan di Kabupaten Malaka Tahun 2021 22 Sumber: Provinsi NTT Dalam Angka, 2021 https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 14.1 Transportasi Pembangunan perhubungan yang melipuƟ sektor transportasi harus didahulukan agar dapat membuka akses mobilitas berbagai sumber daya untuk bias masuk dan atau keluar ke suatu wilayah sehingga pada gilirannya mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi dan meretas keterbelakangan. Peningkatan sarana dan prasarana trasnportasi menjadi salah satu tumpuan pembangunan perhubungan tersebut. Pada tahun 2021 pemerintah kabupaten Malaka telah mengupayakan perbaikan jalan melalui pengaspalan dan pengerasan jalan tanah. Hal tersebut berimplikasi pada membaiknya kondisi jalan di kabupaten Malaka. Namun demikian masih terdapat 98,656 km dari total 330,231 km jalan di Kabupaten Malaka yang berada dalam kondisi rusak berat. Kendaraan roda dua masih mendominasi jumlah kendaraan bermotor di kabupaten Malaka. Angka tersebut berkisar lebih dari 90 persen dari jumlah total kendaraan. 23 Uraian 2020 2021 Panjang Jalan (km) Jalan negara 66,58 66,580 Jalan provinsi 67,93 67,930 Jalan kabupaten 330,23 330,231 StaƟsƟk Transportasi Kabupaten Malaka Tahun 2021 0 50 100 150 200 250 panjang jalan (km) rusak sedang baik Panjang Jalan di Kabupaten Malaka menurut Kondisi Tahun 2021 Sumber: Dinas Perhubungan Malaka, 2021 Sumber: Dinas Perhubungan Malaka, 2021 https://malakakab.bps.go.id


menggunakan komputer tidak menggunakan komputer 59% 41% menguasai Telepon Seluler tidak menguasa i Telepon Seluler Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 14.2 Pos dan Komunikasi Pos sebagai sarana komunikasi dan informasi mempunyai peran penƟng dan strategis dalam mendukung pelaksanaan pembangunan serta kegiatan ekonomi. Banyaknya surat yang dikirim dan barang yang dipaketkan melalui kantor pos terlihat kembali mengalami penurunan secara signifikan pada tahun 2021, Ɵdak seperƟ kejadian pada tahun 2017 ke tahun 2018. Hal ini karena berkembangnya jasa pengiriman PT. Pos Indonesia sebagai bentuk persaingan terhadap jasa pengiriman swasta. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi juga merambah kabupaten Malaka. Tren penurunan jumlah pengguna sambungan telepon rumah kembali terjadi pada tahun 2021, penggunaaan telepon genggam sebagai alat komunikasi justru kian menjamur. Hasil pendataan Susenas 2021 menunjukkan bahwa 50,94 persen penduduk di Kabupaten Malaka menguasai penggunaan alat komunikasi ini. Fenomena ini mengindikasikan faktor fleksibilitas dan mobilitas dalam berkomunikasi menjadikan telepon seluler lebih diminaƟ daripada telepon rumah. Penggunaan internet juga sudah merambah Kabupaten Malaka meski tergolong masih rendah, sekitar 34,92 persen penduduk di atas 5 tahun sudah mengakses komunikasi internet. 24 Peresentase Penduduk yang Menguasai Telepon Seluler Tahun 2021 Peresentase Penduduk yang Menggunakan komputer Tahun 2021 Sumber: BPS, Survei Sosial Ekonomi Nasional Sumber: BPS, Survei Sosial Ekonomi Nasional https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 25 15.1 Perbankan Kegiatan Perbankan dalam rangka mempermudah pelayanan kepada masyarakat dewasa ini sudah semakin meningkat dan meluas sampai kepelosok pedesaan. Bank sebagai salah satu dari lembaga keuangan merupakan badan usaha yang mengumpulkan aset dalam bentuk dana dari masyarakat dan disalurkan untuk pendanaan proyek pembangunan serta kegiatan ekonomi lainnya. Jumlah bank yang beroperasi di kabupaten Malaka pada tahun 2021 terdapat sebanyak 6 unit. Semua bank di kabupaten Malaka berupa kantor unit pembantu. Posisi dana yang dikumpulkan dari masyarakat dalam bentuk tabungan, giro, dan simpanan lain terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Posisi simpanan dana pada tahun 2018 mencapai 169 milyar rupiah, 2019 bertumbuh posiƟf sampai menembus angka 257 milyar rupiah dan di tahun 2020 mencapai 178 milyar rupiah, kembali meningkat pada tahun 2020 menjadi 297 milyar. Pada tahun 2018—2021 simpanan dana yang berupa tabungan masih mendominasi simpanan-simpanan bank di Kabupaten Malaka. Kontribusi simpanan yang berupa tabungan pada bank di kabupaten Malaka berkisar antara 49 persen sampai dengan 69 persen. Pada tahun 2021 simpanan giro meningkat 236 persen dibanding tahun 2020. Jumlah Dana Simpanan pada Bank Di Kabupaten Belu/Malaka Tahun 2018-2021 Jumlah Penyimpan Dana pada Bank Di Kabupaten Belu/Malaka Tahun 2018-2021 2018 2019 2020 2021 Tabungan Giro Simpanan lain 0 50.000 100.000 150.000 200.000 250.000 300.000 350.000 2018 2019 20 20 2021 Tabungan Giro Simpanan lain Sumber: Bank Indonesia NTT, 2021 Sumber: Bank Indonesia NTT, 2021 https://malakakab.bps.go.id


0 100.000 200.000 300.000 400.000 500.000 600.000 2017 2018 2019 2020 2021 Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 Kredit atau pembiayaan dari bank dapat berupa investasi atau modal kerja bagi nasabah. Kredit juga sangat membantu para pengusaha untuk mengembangkan usahanya terutama bagi pengusaha kecil. Kredit perbankan Kabupaten Malaka cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2021 jumlah kredit KUR dan non-KUR mencapai 38 persen. 15.2 Koperasi Selain perbankan, koperasi hadir sebagai wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi dan memperkokoh perekonomian rakyat. Pada tahun 2021, terdapat total 88 unit koperasi dengan yang tersebar di seluruh Malaka. Hal ini ditengarai Ɵdak terlepas dari kondisi persaingan yang dihadapi dengan pelaku-pelaku ekonomi lainnya. Persaingan koperasi dengan pelaku-pelaku ekonomi yang lain ini, selain memiliki arƟ posiƟf, dapat pula memiliki arƟ negaƟf bagi perkembangan koperasi. Hal itu sangat tergantung pada iklim usaha dimana koperasi yang biasanya memiliki keterbatasan modal dan manajemen tata kelola usaha yang relaƟf lemah biasanya kurang kompeƟƟf bersaing dengan pelaku ekonomi swasta. Karena itu pemerintah diharapkan dapat berperan akƟf dalam menciptakan iklim usaha yang mendorong perkembangan koperasi yang sehat. Jika dibedakan menurut jenis usaha dan keanggotaannya, koperasi di kabupaten Malaka melipuƟ koperasi PNS, koperasi ABRI, koperasi simpan pinjam, koperasi pemuda, koperasi sekolah, dan koperasi lainnya. Perkembangan Posisi Kredit Perbankan di Kabupaten Malaka Tahun 2017-2021 Koperasi menurut Jenisnya di Kabupaten Malaka Tahun 2021 26 Koperasi PN S 17 % Koperasi ABRI 3% Koperasi Simpan Pinjam 11% Koperasi Pemuda 1% Koperasi Pensiunan 1% Koperasi Sekolah 1% Lainnya 66% Sumber: hƩp://nik.depkop.go.id Sumber: Bank Indonesia NTT, 2021https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 27 Laju Inflasi Kota Kupang menurut Jenis Kebutuhan Desember 2020 Salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur stabilitas ekonomi adalah kestabilan harga. Harga perlu dipantau perkembangannya sebagai salah satu indikator penentu kebijakan pemerintah di bidang pendapatan, fiskal maupun moneter. Untuk memperoleh gambaran mengenai kenaikan harga berbagai barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat dari waktu ke waktu dapat dilihat melalui indikator inflasi/deflasi. Secara historis, dalam beberapa tahun belakangan inflasi di Kabupaten Malaka cenderung berfluktuaƟf mengikuƟ sister city yaitu Kota Kupang. Data yang tersedia terakhir untuk tahun 2020. Pada tahun 2020 inflasi Kota Kupang sebesar 0,29 persen. Menurut sifatnya, inflasi ini dikategorikan sebagai inflasi merayap (creeping inflaƟon) yaitu inflasi yang besarannya kurang dari 10 persen per tahun. Inflasi terƟnggi pada tahun 2020 terjadi pada kelompok kesehatan sebesar 5,58 diikuƟ kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau yakni sebesar 2,74 persen. Secara parsial, inflasi menurut masing-masing kelompok adalah sebagai berikut: kelompok bahan makanan sebesar 1,92 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, olahraga sebesar 0,60 persen, kelompok perumahan sebesar –0,27 persen, kelompok sandang jadi tercatat inflasi sebesar –1,14 persen dan transportasi, komunikasi sebesar –5,15 persen. Perkembangan inflasi bulanan menunujukan bahwa, inflasi terƟnggi pada tahun 2020 terjadi pada bulan Desember. Tingginya inflasi pada bulan Desember dipicu oleh kenaikan harga sejumlah bahan makanan. 2,23 0,03 0,02 -0,38 0 0,33 0 Sumber: Provinsi NTT Dalam Angka, 2021 https://malakakab.bps.go.id


27,54 0,00 0,00 5,53 7,00 11,11 2,05 73,84 Aneka Barang & Jasa Biaya Kesehatan Biaya Pendidikan Pakaian & alas Kaki Barang Tahan Lama Pajak & Asuransi Keperluan Pesta Perumahan Makanan 59% Non makanan 41% Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 Pendekatan yang sering dipakai untuk mengetahui Ɵngkat pendapatan masyarakat adalah mengukur besaran pengeluaran konsumsi rumah tangga baik makanan maupun non makanan. Secara umum Ɵngkat kesejahteraan penduduk Kabupaten Malaka mengalami peningkatan seperƟ yang ditunjukkan oleh semakin meningkatnya Ɵngkat pengeluaran perkapita sebagai pendekatan pendapatan. Pada tahun 2021 pengeluaran perkapita sebulan kabupaten Malaka sebesar 645 871 rupiah, terdiri dari pengeluaran untuk makanan sebesar 382 293 rupiah (59 persen) dan non makanan sebesar 263 578 rupiah atau 41 persen (Susenas, 2021). Besaran proporsi pengeluaran untuk makanan yang masih lebih Ɵnggi daripada proporsi pengeluaran untuk non makanan ini merupakan hal yang wajar terjadi pada Negara berkembang karena dengan Ɵngkat kesejahteraan penduduk yang relaƟve rendah maka belanja akan kebutuhan pangan menjadi prioritas pertama. Jika diamaƟ berdasarkan kelompok pengeluaran per kapita sebulan penduduk kabupaten Malaka pada tahun 2021 memusat pada kelompok pengeluaran 1.500.000. Ini ditunjukkan dengan sekitar 37 persen penduduk memiliki rata-rata pengeluaran perkapita dalam range tersebut selama sebulan pada tahun 2021. Sedangkan pada level di bawahnya, sebanyak 21,92 persen dari penduduk Kabupaten Malaka mempunyai pengeluaran perkapita berkisar antara 1.000 000 - 1.499 999. Pengeluaran Penduduk menurut Jenisnya Di Kabupaten Malaka Tahun 2021 Pengeluaran Penduduk Non Makanan Kabupaten Malaka Menurut Jenis Pengeluaran Tahun 2021 28 Sumber: BPS, Survei Sosial Ekonomi Nasional Sumber: BPS, Survei Sosial Ekonomi Nasional https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 29 Secara umum Ɵngkat kesejahteraan penduduk kabupaten Malaka mengalami peningkatan seperƟ yang ditunjukkan oleh semakin meningkatnya Ɵngkat pengeluaran perkapita sebagai pendekatan pendapatan. Pengeluaran non makanan, tentu berimplikasi posiƟf terhadap kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan karena terkait erat dengan biaya pendidikan serta kesehatan masyarakat. Meningkatnya proporsi pengeluaran non makanan, diharapkan akan meningkatkan jenjang pendidikan serta fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu diakses penduduk. Pada kelompok pengeluaran bukan makanan, perumahan dan aneka barang dan jasa menjadi kelompok pengeluaran yang paling banyak dikonsumsi penduduk di kabupaten Malaka. Menyusul setelahnya pajak dan asuransi, lalu diikuƟ dengan barang tahan lama. Pengeluaran Penduduk menurut Golongan Pengeluaran Di Kabupaten Malaka Tahun 2021 Uraian Jumlah (Rp) Kota Kupang 1.503.031 Kupang 745.021 Timor Tengah Selatan 703.941 Timor Tengah Utara 723.831 Belu 772.456 Malaka 639.105 Rata-rata Pengeluaran perkapita Sebulan Di Daratan Timor Tahun 2021 0,00 0,00 8,37 34,67 26,94 17,63 12,39 1 Sumber: BPS, Survei Sosial Ekonomi Nasional Sumber: BPS, Survei Sosial Ekonomi Nasional https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 Sektor perdagangan memberikan kontribusi bagi perkembangan ekonomi suatu wilayah. Semakin baik kualitas suatu barang akan semakin Ɵnggi nilai dagangnya, dan akan semakin besar pula produksi barang tersebut. Pasar sebagai wadah masyarakat dalam melakukan akƟvitas jual beli merupakan tempat yang mutlak diperlukan, semakin baik pengelolaan suatu pasar tentu akan berdampak pada kegiatan ekonomi dalam wilayah tersebut. Jika diƟlik menurut skala usaha, perusahaan/ unit usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah usaha pada skala mikro. Berdasarkan hasil Sensus Ekonomi 2006. unit usaha pada skala ini berhasil menciptakan lapangan kerja bagi 51 ribuan orang penduduk kabupaten Malaka. Sedangkan berdasarkan hasil Sakernas 2021, sektor perdagangan ini berhasil menyerap 4,23 persen penduduk kabupaten Malaka yang bekerja. Secara keseluruhan terdapat 17 pasar desa dan satu pasar umum di kabupaten Malaka. Pasae Desa tersebar diseluruh kecamatan sedangkan pasar umum hanya ada di Kecamatan Malaka Tengah. Perdagan gan Besar, 11 Perdagan gan Menenga h, 144 Perdagan gan Kecil, 666 Banyaknya Usaha Perdagangan menurut Skala Usaha Di Kabupaten Malaka Tahun 2021 30 Sumber: Dinas Perindustrian Malaka, 2021 https://malakakab.bps.go.id


2.567.430,00 2.779.880,00 2.833.100,00 2.929.914,19 2018 2019 2020 2021 Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 19.1 Produk DomesƟk Regional Bruto Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator makro yang sering digunakan sebagai ukuran untuk menilai hasil pembangunan khususnya dalam bidang ekonomi. KendaƟ indikator ini mengukur Ɵngkat pertumbuhan output dalam suatu perekonomian, namun sesungguhnya juga memberikan indikasi tentang sejauh mana akƟvitas perekonomian pada suatu periode tertentu telah menghasilkan nilai tambah untuk mendongkrak pendapatan masyarakat. Produk DomesƟk Regional Bruto (PDRB) pada tahun 2021 adalah PDRB yang dihitung berdasarkan tahun dasar baru yakni 2010=100. Perubahan tahun dasar ini menerapkan sistem neraca nasional 2008 yang juga diadopsi dunia internasional. Dengan sistem ini terjadi peningkatan jumlah produk domesƟk akibat perluasan cakupan nilai tambah perekonomian. Secara parsial, kategori Pengadaan Listrik dan Gas memberikan sumbangan terbesar terhadap pertumbuhan perekonomian kabupaten Malaka yakni sebesar 14,94 persen disusul kategori Konstruksi 13,53 persen, kategori Transportasi dan Pergudangan sebesar 6,28 persen dan kategori Informasi dan Komunikasi 6,04 persen . Pertumbuhan ekonomi Malaka naik menjadi 1,92 persen pada 2021 karena sudah mulai adanya pemulihan ekonomi setelah pandemi Covid. PDRB Kabupaten Malaka atas dasar Harga Berlaku Tahun 2018-2021 31 Sumber: BPS, berbagai sumber https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 Pada PDRB tahun dasar baru sektor pertanian yang menyumbangkan 38,4 persen share terhadap PDRB kabupaten Malaka mampu bertumbuh sebesar 1,92 persen pada tahun 2021 meskipun ada pandemi Covid-19. Jika diperhaƟkan peranan sektor pertanian memperlihatkan kecenderungan menurun. Hal ini dikarenakan berdasarkan SNA 2008 komponen sektor pertanian telah dipecah pecah salah satunya masuk kedalam sektor jasa selain itu pergeseran struktur perekonomian dan pengaruh iklim terhadap hasil pertanian semakin menekan produksi kategori pertanian. Sektor jasa yang telah mendapat tambahan besaran dari sektor lain memberikan sumbangan sebesar 2,71 persen. 19.2 Struktur Ekonomi Tiga sektor utama yang memberikan kontribusi cukup besar pada Struktur perekonomian kabupaten Malaka pada tahun 2021 adalah lapangan usaha pertanian (38,40 persen), lapangan usaha administrasi pemerintahan pertahanan dan jaminan sosial wajib (14,94 persen); lapangan usaha konstruksi (13,53 persen). Keadaan ini menunjukkan bahwa perekonomian masyarakat kabupaten Malaka masih mengandalkan sektor pertanian, dengan kata lain kabupaten Malaka masih bertumpu pada sektor pertanian (daerah agraris). Angka PDRB perkapita kabupaten Malaka selama kurun waktu Ɵga tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2019 pdrb perkapita kabupaten Malaka sebesar 14,49 juta rupiah, meningkat menjadi 14,54 juta rupiah di tahun 2020 dan meningkat lagi menjadi 15,77 juta rupiah pada tahun 2021. Distribusi Persentase PDRB Kabupaten Malaka menurut Lapangan Usaha Tahun 2021 PDRB per Kapita Kabupaten Malaka Tahun 2017-2021 32 Sumber: BPS, berbagai sumber Sumber: BPS, berbagai sumberhttps://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 Perbandingan Regional merupakan gambaran hasil pembangunan antara satu daerah dengan daerah lainnya. Gambaran tersebut dapat dilihat dengan cara menjejerkan angka-angka, di antaranya angka jumlah penduduk dan angka IPM. Berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2020 jumlah penduduk kabupaten Malaka sebanyak 192 002 jiwa menempaƟ urutan ke-15 di provinsi NTT setelah kabupaten Belu. Jika diproporsikan, sekitar 4,09 persen penduduk provinsi NTT mendiami kabupaten Belu dan 3,45 persen penduduk berdomisili di kabupaten Malaka. Menurut peringkat IPM, dalam kurun waktu satu tahun terakhir, IPM Malaka mengalami kenaikan dan menempaƟ posisi ke-21 dengan capaian sebesar 60,42 pada tahun 2021. Angka ini masih cukup jauh terƟnggal dibandingkan angka IPM provinsi NTT yakni sebesar 65,28 pada tahun 2021. Sedangkan Ɵga kabupaten/kota di NTT yang berhasil mencapai angka IPM terƟnggi pada tahun 2021 adalah Kota Kupang, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Ende. Khusus daratan Timor, Kabupaten Malaka berada pada posisi terendah kedua setelah kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2021. Hal ini mengindikasikan capaian pembangunan manusia di Kabupaten Malaka masih jauh terƟnggal dibandingkan kabupaten/kota lain di provinsi NTT. Angka Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten/Kota se-NTT Tahun 2021 33 Sumber: BPS. Berbagai sumber https://malakakab.bps.go.id


https://malakakab.bps.go.id


LAMPIRAN TABEL https://malakakab.bps.go.id


https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 37 StaƟsƟk Kunci Kabupaten Malaka 2019-2021 Satuan 2019 2020* 2021** Laju pertumbuhan ekonomi % 4,90 0,97 1,92 Penduduk Ribuan orang 192,7 196,8 197,0 Laju pertumbuhan penduduk % 1,28 2,56 0,78 TPAK % 67,3 67,5 79,9 TPT % 5,30 3,63 4,55 Penduduk Miskin Ribuan orang 30,83 31,12 32,17 Persentase penduduk miskin % 16,12 16,04 17,31 IPM - 60,34 60,21 60,42 Cat: PDRB menggunakan tahun dasar 2010=100 * = angka sementara ** = angka sangat sementara Sumber: Kabupaten Malaka Dalam Angka 2021 https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 38 Kecamatan Penduduk Luas Area (km2 ) Kepadatan (org/km2 ) Wewiku 20.006 97,90 204 Malaka Barat 24.300 87,41 278 Weliman 21.049 88,25 238 Rinhat 14.661 151,72 96 IO Kufeu 8.750 67,79 129 Sasita Mean 9.381 65,48 143 Malaka Tengah 42.614 168,69 252 Botin Leobele 5.452 39,03 139 Laen Manen 13.659 94,02 145 Malaka Timur 10.699 83,28 128 Kobalima 19.613 120,92 16 Kobalima Timur 6.838 96,11 71 Kabupaten Malaka 197.022 1.160,60 169 Jumlah Penduduk, Luas Wilayah dan Kepadatan Penduduk Kabupaten Malaka Tahun 2021 Sumber: Dukcapil Kabupaten Malaka https://malakakab.bps.go.id


Statistik Daerah Kabupaten Malaka 2022 39 Rumah Tangga di Kabupaten Malaka menurut Sumber Air Minum yang digunakan Tahun 2021 Sumber Persentase Air kemasan - Air isi ulang 4,80 Leding meteran - Leding eceran 0,90 Sumur bor/pompa 17,35 Sumur terlindung 35,96 Sumur tak terlindung 3,85 Mata air terlindung 26,54 Mata air tak terlindung 3,91 Air permukaan 4,84 Air hujan 1,73 Lainnya - Sumber: BPS, Survei Sosial Ekonomi Nasional https://malakakab.bps.go.id


https://malakakab.bps.go.id


Badan Pusat Statistik Kabupaten Belu Jl. D.R. G.A. Siwabessy No 2 - Atambua 85714 Telp.: (0389) 21317 - Fax. (0389) 21317 E-mail: [email protected] Web: belukab.bps.go.id https://malakakab.bps.go.id


Click to View FlipBook Version