The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul ajar semester ganjil dan genap

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by WENNY SIREGAR, 2026-04-26 07:10:57

Modul ajar K-VIII

Modul ajar semester ganjil dan genap

Keywords: Modul ajar

MMOODDUULL AAJJAARRIPAUUNNTTUUKK KKEELLAASS VVIIIIIIDisusun oleh: Wenny Siregar,S.PdSMPN 3 PORTIBI SATU ATAP


MODUL AJAR DEEP LEARNINGMATA PELAJARAN : IPABAB 1: SELA. IDENTITAS MODULNama Sekolah : SMPN 3 PORTIBI SATU ATAPNama Penyusun : WENNY SIREGAR,S.PdMata Pelajaran : IPAKelas / Fase /Semester : VIII / D / I (Ganjil)Alokasi Waktu : 10 JP (3 kali pertemuan)Tahun Pelajaran : 2025 / 2026B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK● Pengetahuan Awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar dari kelas VIItentang perbedaan antara makhluk hidup dan benda mati, serta dasar-dasarpengelompokan makhluk hidup.● Minat: Sebagian besar peserta didik memiliki minat pada kegiatan praktis,eksplorasi lingkungan (seperti kebun sekolah), dan tantangan kreatif (membuatpurwarupa/model).● Latar Belakang: Peserta didik berasal dari lingkungan yang beragam denganakses yang bervariasi terhadap teknologi. Secara umum, mereka terbiasadengan model pembelajaran kelompok dan penggunaan gawai untuk mencariinformasi.● Kebutuhan Belajar:○ Visual: Peserta didik belajar melalui gambar (struktur sel), videopembelajaran (tentang mikroskop), dan pengamatan langsung melaluimikroskop.○ Auditori: Peserta didik belajar melalui penjelasan guru, diskusi kelompok,dan presentasi hasil proyek.○ Kinestetik: Peserta didik belajar melalui kegiatan praktik langsung sepertimembuat preparat basah, menggunakan mikroskop, merancang model sel,dan membuat purwarupa mikroskop sederhana.C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN● Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:○ Konseptual: Memahami definisi sel sebagai unit terkecil kehidupan, teorisel, perbedaan sel hewan dan tumbuhan, struktur dan fungsi organel, sertakonsep uniseluler, multiseluler, dan spesialisasi sel.○ Prosedural: Menguasai keterampilan menggunakan mikroskop, membuatpreparat basah, merancang model sel, dan membuat purwarupa mikroskopsederhana.● Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Materi ini relevan untukmemahami struktur tubuh sendiri, fungsi organ, pentingnya menjaga kesehatan,serta isu-isu modern seperti penggunaan sel punca (stem cell) dalam


pengobatan.● Tingkat Kesulitan: Sedang. Konsep sel bersifat abstrak, namun dapatdikonkretkan melalui pengamatan mikroskop dan pembuatan model. Diferensiasidiperlukan untuk mengatasi tingkat pemahaman yang beragam.● Struktur Materi:1. Sel dan Mikroskop2. Sel Hewan dan Tumbuhan3. Spesialisasi Sel● Integrasi Nilai dan Karakter:○ Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, danBerakhlak Mulia: Mensyukuri kompleksitas ciptaan Tuhan melaluipengamatan struktur sel yang terorganisir.○ Bernalar Kritis: Menganalisis perbedaan sel hewan dan tumbuhan,membandingkan hasil pengamatan, dan mengevaluasi isu pro-kontrapenggunaan sel punca.○ Kreativitas: Merancang dan membuat purwarupa mikroskop sederhana,serta model sel hewan/tumbuhan dengan berbagai media.○ Kolaborasi/Bergotong Royong: Bekerja dalam kelompok saat melakukanpraktikum, diskusi, dan mengerjakan proyek.○ Kemandirian: Melakukan studi literatur, mengisi tabel T-I-S secara mandiri,dan melakukan refleksi pribadi.○ Kepedulian: Memahami masalah nyata di masyarakat (kasus mikroskopManu Prakash) dan mencari solusi inovatif.D. DIMENSI PROFIL LULUSAN● Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan BerakhlakMulia: Mengagumi keteraturan dan kompleksitas sel sebagai ciptaan Tuhanyang menjadi dasar kehidupan.● Kewargaan: Memahami isu-isu sosial dan etis terkait sains, seperti dalamperdebatan mengenai riset sel punca, dan menyadari peran sains dalammenyelesaikan masalah kemanusiaan.● Penalaran Kritis: Menerapkan keterampilan proses sains untukmengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi informasi, serta menarikkesimpulan berdasarkan bukti dari hasil pengamatan mikroskopis.● Kreativitas: Menghasilkan gagasan dan produk orisinal seperti purwarupamikroskop dan model sel yang fungsional dan bermakna.● Kolaborasi: Bekerja sama secara efektif dalam kelompok untuk mencapaitujuan pembelajaran bersama selama praktikum dan proyek.● Kemandirian: Mengambil inisiatif untuk mencari informasi tambahan danmelakukan refleksi atas proses belajar yang telah dilalui.● Kesehatan: Memahami dasar-dasar biologis tubuh (sel) sebagai landasan untukmenjaga kesehatan diri.● Komunikasi: Mengomunikasikan hasil penyelidikan, gagasan, dan argumensecara efektif melalui presentasi lisan, laporan tertulis, maupun produk visual.


DESAIN PEMBELAJARANA. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Pada akhir Fase D, peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:● Pemahaman IPAMenelaah hasil identifikasi makhluk hidup sesuai dengan karakteristiknya;menganalisis klasifikasi, sifat, dan perubahan materi; menganalisis sistemorganisasi kehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul padasistem organ; menganalisis interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannyadalam merancang upaya-upaya untuk mencegah dan mengatasi perubahan iklim;menganalisis pewarisan sifat; membuat bioteknologi konvensional di lingkungansekitarnya; menerapkan pengukuran terhadap aspek fisis dalam kehidupansehari-hari; menganalisis ragam gerak, gaya, dan tekanan; menganalisishubungan usaha dan energi; menganalisis pengaruh kalor dan perpindahannyaterhadap perubahan suhu; menganalisis gelombang dan pemanfaatannya dalamkehidupan sehari-hari; menganalisis gejala kemagnetan dan kelistrikan untukmenyelesaikan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari termasukpemanfaatan sumber energi listrik ramah lingkungan; menganalisis posisi relatifbumi-bulan-matahari dalam sistem tata surya untuk menjelaskan fenomena alamdan perubahan iklim; serta mengevaluasi keputusan yang tepat untukmenghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan.● Keterampilan ProsesMampu menerapkan keterampilan proses yang meliputi:● Mengamati: Melakukan pengamatan terhadap fenomena dan peristiwa disekitarnya dan mencatat hasil pengamatannya dengan memperhatikankarakteristik objek yang diamati.● Mempertanyakan dan Memprediksi: Mengidentifikasi pertanyaan yang dapatdiselidiki secara ilmiah dan membuat prediksinya.● Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan: Merencanakan dan melakukanlangkah-langkah operasional untuk menjawab pertanyaan; murid menggunakanalat bantu pengukuran untuk mendapatkan data yang akurat dan memahamiadanya potensi kekeliruan dalam penyelidikan.● Memproses, Menganalisis Data dan Informasi: Mengolah data dalam bentuktabel, grafik, dan model serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atauhubungan pada data; murid mengumpulkan data dari penyelidikan yangdilakukannya, serta menggunakan pemahaman sains untuk mengidentifikasihubungan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti.● Mengevaluasi dan Refleksi: Mengidentifikasi sumber ketidakpastian dankemungkinan penjelasan alternatif dalam rangka mengevaluasi kesimpulan,serta menjelaskan cara spesifik untuk meningkatkan kualitas data.● Mengomunikasikan Hasil: Mengomunikasikan hasil penyelidikan secarasistematis dan utuh yang ditunjang dengan argumen dan bahasa yang sesuaikonteks penyelidikan.


B. LINTAS DISIPLIN ILMU● Bahasa Indonesia: Membuat esai atau laporan hasil pengamatan dan proyeksel punca.● Seni Budaya: Mendesain dan membuat produk kreatif seperti diorama, poster,atau komik model sel.● Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): Mencari informasi dari sumberdaring, menggunakan aplikasi kuis interaktif (Quizizz/Kahoot), dan membuatpresentasi digital.● Matematika: Menghitung total perbesaran mikroskop dan membuat grafikhubungan antara perbesaran dengan bidang pandang.C. TUJUAN PEMBELAJARAN● Pertemuan 1: Peserta didik mampu mendeskripsikan sel, membandingkanperbesaran dan resolusi mikroskop, serta membuat purwarupa mikroskopsederhana. (5 JP)● Pertemuan 2: Peserta didik mampu menganalisis perbedaan sel hewan dan seltumbuhan serta membuat model sel berdasarkan analogi. (4 JP)● Pertemuan 3: Peserta didik mampu mendeskripsikan konsep uniseluler,multiseluler, dan proses spesialisasi sel hingga membentuk organisme. (1 JP)D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL● Kisah inspiratif Manu Prakash dalam menciptakan mikroskop murah untukmengatasi masalah kesehatan di negara berkembang.● Analogi struktur sel dengan lingkungan sekitar (sekolah, kota) untukmempermudah pemahaman.● Debat etis dan sosial mengenai pemanfaatan teknologi sel punca (stem cell)untuk pengobatan.E. KERANGKA PEMBELAJARANPRAKTIK PEDAGOGIK● Model Pembelajaran: Project Based Learning (PBL) dan Discovery Learning.● Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning)○ Mindful Learning: Melalui kegiatan refleksi (tabel T-I-S, refleksi akhirpertemuan), peserta didik secara sadar memikirkan apa yang sudah daningin mereka pelajari, serta keterampilan baru yang didapat.○ Meaningful Learning: Pembelajaran dihubungkan dengan konteks nyata(kisah Manu Prakash, isu sel punca) sehingga peserta didik memahamirelevansi dan manfaat belajar sel.○ Joyful Learning: Pembelajaran dirancang menyenangkan melalui aktivitaspraktik langsung (membuat preparat, merancang mikroskop), permainan(Quizizz/Kahoot), dan proyek kreatif (membuat model sel).● Metode Pembelajaran: Diskusi, Tanya Jawab, Eksperimen/Praktikum, Proyek,Presentasi.


● Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi○ Diferensiasi Konten: Menyediakan materi dalam berbagai format (teksbacaan, gambar, video) dan memberikan pertanyaan pemantik dengantingkat kesulitan yang berbeda (Level 1, 2, 3).○ Diferensiasi Proses: Memberikan pilihan aktivitas (individu, kelompok),menggunakan berbagai metode (diskusi, eksperimen), dan memberikanbimbingan sesuai tingkat kesiapan peserta didik.○ Diferensiasi Produk: Memberikan kebebasan kepada peserta didik untukmenunjukkan pemahaman melalui berbagai produk (esai, poster, diorama,video, komik).KEMITRAAN PEMBELAJARAN● Lingkungan Sekolah: Pemanfaatan kebun sekolah sebagai laboratorium alamuntuk mengamati tumbuhan dan hewan secara langsung.● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Mengangkat isu kesehatanmasyarakat (kualitas air, penyakit) yang relevan dengan penggunaan mikroskop.● Mitra Digital: Menggunakan platform seperti YouTube untuk videopembelajaran, dan Quizizz/Kahoot untuk asesmen formatif.LINGKUNGAN BELAJARLingkungan pembelajaran yang mengintegrasikan antara ruang fisik, ruang virtual,dan budaya belajar:● Ruang Fisik:○ Penataan ruang kelas yang fleksibel untuk kerja individu dan kelompok.○ Pemanfaatan laboratorium IPA untuk praktikum mikroskop.○ Pemanfaatan kebun sekolah sebagai area observasi.● Ruang Virtual:○ Penggunaan platform e-learning atau grup WhatsApp untuk berbagi materidan instruksi.○ Akses ke sumber belajar digital seperti video, artikel, dan simulasi online.○ Penggunaan platform kuis interaktif untuk asesmen.● Budaya Belajar:○ Mendorong rasa ingin tahu dan keberanian bertanya.○ Membangun budaya kerja sama dan saling menghargai pendapat dalamkelompok.○ Menghargai proses, kreativitas, dan kegagalan sebagai bagian dari belajar.PEMANFAATAN DIGITAL● Perpustakaan Digital/Sumber Daring: YouTube, situs web edukasi, dan mesinpencari untuk riset tentang mikroskop sederhana dan sel punca.● Forum Diskusi Daring: Grup kelas (misal: WhatsApp Group) untuk diskusilanjutan di luar jam pelajaran.● Penilaian Daring: Quizizz atau Kahoot untuk kuis formatif yang interaktif.● Media Presentasi Digital: Peserta didik dapat menggunakan Canva,PowerPoint, atau aplikasi video untuk mempresentasikan hasil proyeknya.● Media Publikasi Digital: Mengunggah hasil karya terbaik (misal: videopresentasi mikroskop) ke media sosial sekolah.


F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIPERTEMUAN 1 (5 JP : 200 MENIT)Topik : SEL DAN MIKROSKOPKEGIATAN PENDAHULUAN (20 MENIT)● Orientasi: Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksakehadiran.● Apersepsi: Guru mengajukan pertanyaan pemantik: \"Apa perbedaan makhlukhidup dan benda mati?\", \"Mengapa bangunan butuh batu bata?\".● Motivasi: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkannya denganpentingnya mikroskop dalam dunia sains melalui cerita singkat tentang RobertHooke.● Asesmen Diagnostik: Guru memperkenalkan tabel T-I-S (Tahu, Ingin Tahu,Sudah Belajar) dan meminta siswa mengisi kolom \"Tahu\" tentang sel.KEGIATAN INTI (160 MENIT)● Aktivitas Pemantik (Meaningful & Joyful Learning): Guru mengajak pesertadidik ke kebun sekolah untuk mengamati tanaman dan hewan, lalu bertanya\"Apa yang menyusun tubuh makhluk hidup ini hingga bisa tumbuh?\".● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning): Kembali ke kelas, gurumenjelaskan konsep sel sebagai unit terkecil kehidupan, teori sel, danpengenalan mikroskop (bagian-bagian dan cara kerja) melalui slide dan video.● Praktikum 1 (Kinestetik & Mindful Learning): Peserta didik secaraberkelompok melakukan Aktivitas 1.2 (Membuat Preparat Basah) dan Aktivitas1.1 (Mengamati Spesimen dengan Mikroskop) menggunakan potongan koran.Mereka mencatat hubungan antara perbesaran dan bidang pandang.● Proyek Purwarupa (Creative & Joyful Learning):○ Guru menayangkan video tentang mikroskop lipat (foldscope) Manu Prakashuntuk memantik ide dan kepedulian.○ Secara berkelompok, peserta didik diminta merancang dan membuatpurwarupa mikroskop sederhana menggunakan bahan-bahan yangmudah didapat (botol plastik, lensa dari laser bekas, dll.).● Pembelajaran Berdiferensiasi:○ Proses: Kelompok yang lebih cepat selesai praktikum dapat memulai risetdesain mikroskop sederhana. Guru memberikan bimbingan lebih intensifpada kelompok yang kesulitan menggunakan mikroskop.○ Produk: Purwarupa mikroskop bisa memiliki desain yang beragam sesuaikreativitas kelompok.KEGIATAN PENUTUP (20 MENIT)● Refleksi (Mindful Learning): Peserta didik diminta menuliskan keterampilanbaru yang didapat (misal: \"Saya sekarang bisa menyiapkan preparat basah\").● Rangkuman: Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang definisisel dan fungsi mikroskop.● Tindak Lanjut: Guru menginformasikan bahwa pada pertemuan berikutnyamereka akan membandingkan sel hewan dan tumbuhan.● Penutup: Salam dan doa.


PERTEMUAN 2 (4 JP : 160 MENIT)Topik : SEL HEWAN DAN TUMBUHANKEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)● Orientasi: Salam, doa, dan presensi.● Apersepsi: Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya: \"Apa itu sel? Alatapa yang kita gunakan untuk melihatnya?\".● Motivasi: Guru menunjukkan gambar sel hewan dan sel tumbuhan yangberwarna-warni dan bertanya, \"Menurut kalian, apa saja perbedaan dari keduasel ini?\".KEGIATAN INTI (130 MENIT)● Eksplorasi Perbedaan (Meaningful Learning): Guru memfasilitasi diskusitentang perbedaan ciri hewan dan tumbuhan yang terlihat mata, lalumengarahkannya ke perbedaan tingkat sel.● Praktikum 2 (Kinestetik & Mindful Learning): Peserta didik secaraberkelompok melakukan Aktivitas 1.4 (Mengamati Sel Tumbuhan dari bawangmerah dan membandingkannya dengan preparat jadi sel hewan). Merekamenggambar hasil pengamatan dan mengisi tabel perbandingan organel.● Analisis dan Diskusi (Critical Thinking): Peserta didik mempresentasikanhasil pengamatan dan diskusinya. Guru meluruskan dan memperdalam konsepfungsi masing-masing organel (dinding sel, kloroplas, vakuola, dll.).● Proyek Model Sel (Creative & Joyful Learning):○ Guru memberikan tugas kepada setiap kelompok untuk membuat model sel(boleh pilih sel hewan atau tumbuhan) menggunakan analogikota/desa/sekolah.● Pembelajaran Berdiferensiasi:○ Proses: Kelompok yang cepat bisa mulai merancang model selnya. Gurumemberikan bantuan scaffolding pada kelompok yang kesulitanmengidentifikasi organel di bawah mikroskop.○ Produk: Model sel dapat dibuat dalam berbagai bentuk (diorama 3D daribarang bekas, poster digital, video penjelasan).KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)● Refleksi (Mindful Learning): Menggunakan teknik 4 sudut untuk memeriksapemahaman. Guru bertanya, \"Seberapa paham kalian tentang perbedaan selhewan dan tumbuhan?\". Siswa pindah ke sudut yang sesuai (Sangat Paham,Paham, Cukup Paham, Belum Paham).● Rangkuman: Guru menayangkan diagram Venn besar yang merangkumpersamaan dan perbedaan sel hewan dan tumbuhan.● Tindak Lanjut: Memberikan tugas untuk menyelesaikan proyek model sel dirumah dan mempersiapkan presentasi.● Penutup: Salam dan doa.


PERTEMUAN 3 (1 JP : 40 MENIT)Topik : SPESIALISASI SELKEGIATAN PENDAHULUAN (5 MENIT)● Orientasi: Salam, doa, dan presensi.● Apersepsi: Guru bertanya, \"Jika semua sel tumbuhan sama, bagaimana bisaada akar, batang, dan daun yang fungsinya berbeda?\".KEGIATAN INTI (30 MENIT)● Aktivitas Analogi (Joyful & Meaningful Learning): Guru menggunakananalogi tim kerja atau kepingan Lego untuk menjelaskan konsep uniseluler,multiseluler, dan spesialisasi sel.● Studi Kasus (Meaningful Learning): Guru menjelaskan contoh-contohspesialisasi sel (sel saraf, sel darah merah, sel akar rambut) menggunakangambar dan video singkat, menekankan hubungan antara bentuk dan fungsi.● Diskusi Isu Kontekstual: Guru memperkenalkan konsep sel punca (stem cell)sebagai sel yang belum terspesialisasi dan memantik diskusi singkat tentangpotensinya dalam dunia medis.● Pembelajaran Berdiferensiasi:○ Konten: Memberikan contoh spesialisasi yang sederhana (sel darah) hinggayang lebih kompleks (sel saraf).○ Proses: Siswa dapat memilih untuk fokus pada spesialisasi sel tumbuhanatau hewan saat diskusi.KEGIATAN PENUTUP (5 MENIT)● Refleksi (Mindful Learning): Peserta didik mengunjungi kembali tabel T-I-Smereka untuk terakhir kalinya dan mengisi kolom \"Sudah Belajar\".● Rangkuman: Guru menampilkan skema tingkat organisasi kehidupan (Sel ->Jaringan -> Organ -> Sistem Organ -> Organisme).● Tindak Lanjut: Memberikan instruksi untuk Asesmen Sumatif Proyek tentangsel punca.● Penutup: Salam dan doa.G. ASESMEN PEMBELAJARANASESMEN DIAGNOSTIK● Tanya Jawab: Di awal bab, guru menanyakan: \"Apa perbedaan makhluk hidupdan benda mati?\", \"Apa yang menyusun tubuh makhluk hidup?\".● Kuis Singkat: Menggunakan tabel T-I-S untuk memetakan pengetahuan awalsiswa tentang sel.ASESMEN FORMATIF● Tanya Jawab: Seputar materi yang sedang dibahas, seperti “Mengapamikroskop elektron memiliki resolusi lebih tinggi dari mikroskop cahaya?” atau\"Apa yang akan terjadi jika sel tumbuhan tidak memiliki dinding sel?\".● Diskusi Kelompok: Mengamati partisipasi aktif, kemampuan berargumen, dankerja sama siswa selama diskusi kelompok.● Latihan Soal/LKPD: Mengerjakan pertanyaan-pertanyaan pada Aktivitas 1.1,1.2, dan 1.4 di buku siswa.


● Observasi: Guru mengobservasi keterampilan psikomotorik siswa saatmenggunakan mikroskop dan membuat preparat.● Produk (Proses):○ Sketsa hasil pengamatan di bawah mikroskop.○ Draf awal desain purwarupa mikroskop.○ Draf awal konsep model sel.ASESMEN SUMATIF● Produk (Proyek):○ Purwarupa Mikroskop Sederhana: Dinilai berdasarkan kreativitas,fungsionalitas (kemampuan memperbesar objek), dan penjelasan cara kerjaserta kelebihan/kekurangannya (menggunakan rubrik Tabel 1.6).○ Model Sel (Analogi Kota/Desa): Dinilai berdasarkan ketepatan analogifungsi organel, kreativitas produk, dan kejelasan presentasi (menggunakanrubrik Tabel 1.7).● Praktik (Kinerja):○ Presentasi Proyek: Kemampuan mengomunikasikan hasil proyek(purwarupa/model sel) di depan kelas.○ Penggunaan Mikroskop: Kemampuan mengikuti prosedur penggunaanmikroskop dengan benar pada saat praktikum.● Tes Tertulis: Tes akhir bab untuk mengukur pemahaman konseptual dananalisis siswa.Contoh Tes Tertulis :Pilihan Ganda1. Bagian sel yang berfungsi sebagai pusat pengendali seluruh aktivitas seladalah...a. Mitokondriab. Membran selc. Nukleusd. Sitoplasma2. Organel yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan dan berperan dalamfotosintesis adalah...a. Vakuolab. Dinding selc. Mitokondriad. Kloroplas3. Seorang siswa mengamati objek dengan lensa okuler 10x dan lensa objektif40x. Perbesaran total yang didapat adalah...a. 50xb. 100xc. 400xd. 4000x4. Sel darah merah tidak memiliki nukleus saat dewasa. Adaptasi ini bertujuanuntuk...a. Mempercepat gerakan sel


b. Memberi ruang lebih untuk mengikat oksigenc. Memproduksi lebih banyak energid. Melindungi tubuh dari penyakit5. Urutan tingkat organisasi kehidupan dari yang terkecil hingga terbesar padaorganisme multiseluler adalah...a. Jaringan -> Sel -> Organ -> Sistem Organb. Sel -> Jaringan -> Sistem Organ -> Organc. Sel -> Jaringan -> Organ -> Sistem Organd. Organ -> Sistem Organ -> Jaringan -> SelEssay1. Jelaskan tiga perbedaan utama antara sel hewan dan sel tumbuhan!2. Mengapa spesialisasi sel penting bagi organisme multiseluler seperti manusia?Berikan satu contoh sel yang mengalami spesialisasi dan jelaskan hubunganantara bentuk dan fungsinya!Mengetahui,Kepala SekolahNURHOTIMA DALIMUNTHE,S.Pd.INIP. 19801217 200801 2 003Mangaledang Lama, Juli 2025Guru Mata PelajaranWENNY SIREGAR,S.PdNIP. 19871014 201903 2 008


MODUL AJAR DEEP LEARNINGMATA PELAJARAN : IPABAB 2: STRUKTUR DAN FUNGSI TUBUH MAKHLUK HIDUPA. IDENTITAS MODULNama Sekolah : SMPN 3 PORTIBI SATU ATAPNama Penyusun : WENNY SIREGAR,S.PdMata Pelajaran : IPAKelas / Fase /Semester : VIII / D / I (Ganjil)Alokasi Waktu : 24 JP (8 kali pertemuan)Tahun Pelajaran : 2025 / 2026B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK● Pengetahuan Awal: Peserta didik telah mempelajari konsep sel sebagai unitdasar kehidupan di bab sebelumnya. Mereka memiliki pemahaman umumtentang pentingnya makanan untuk energi dan aktivitas sehari-hari.● Minat: Peserta didik memiliki minat pada topik yang berkaitan langsung dengandiri mereka, seperti kesehatan, makanan, dan olahraga. Mereka juga tertarikpada kegiatan analisis data (grafik, tabel gizi) dan studi kasus.● Latar Belakang: Peserta didik terbiasa mengonsumsi berbagai jenis makanan,termasuk makanan kemasan, sehingga analisis tabel nilai gizi menjadi relevan.Beberapa peserta didik mungkin memiliki anggota keluarga yang merokok,membuat topik bahaya merokok menjadi kontekstual.● Kebutuhan Belajar:○ Visual: Belajar melalui infografik (hipertensi, bahaya rokok), diagram organ,video pembelajaran, dan analisis grafik (pie chart, grafik batang).○ Auditori: Belajar melalui penjelasan guru, diskusi kelompok, presentasi, dancurah pendapat tentang studi kasus.○ Kinestetik: Belajar melalui aktivitas menghitung kalori, membuat posterperbandingan makanan, dan (jika memungkinkan) mengukur detak jantungsetelah beraktivitas fisik.C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN● Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:○ Konseptual: Memahami jenis-jenis nutrien, fungsi sistem pencernaan,peredaran darah, pernapasan, dan ekskresi. Memahami konsep kalori, dietsehat, penyakit terkait sistem organ (hipertensi, aterosklerosis, bronkitis),dan bahaya zat aditif serta rokok.○ Prosedural: Menguasai keterampilan menghitung kebutuhan kalori,membaca dan menganalisis tabel informasi nilai gizi, serta menganalisisdata dalam bentuk grafik.● Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Sangat relevan karenamembahas kebiasaan makan sehari-hari, pentingnya olahraga, cara memilihmakanan sehat, dampak gaya hidup terhadap kesehatan jangka panjang, dan


bahaya rokok yang sering ditemui di lingkungan sekitar.● Tingkat Kesulitan: Sedang. Materi melibatkan banyak konsep biologis dankimiawi, namun disajikan melalui aktivitas kontekstual dan relevan untukmempermudah pemahaman.● Struktur Materi:1. Makanan dan Sistem Pencernaan2. Sistem Peredaran Darah3. Sistem Pernapasan4. Sistem Ekskresi/Pembuangan● Integrasi Nilai dan Karakter:○ Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, danBerakhlak Mulia: Mensyukuri karunia tubuh yang sehat dan memiliki sistemyang bekerja secara teratur.○ Bernalar Kritis: Menganalisis informasi nilai gizi, membandingkan data padagrafik, dan mengevaluasi gaya hidup dalam studi kasus untuk memberikansolusi.○ Kreativitas: Mendesain poster perbandingan makanan kemasan.○ Kolaborasi/Bergotong Royong: Bekerja dalam kelompok saatmenganalisis menu makan siang atau studi kasus jurnal Kiki.○ Kemandirian: Melakukan refleksi terhadap pola makan pribadi danmenghitung kebutuhan kalori.○ Kepedulian: Mengembangkan kesadaran akan kesehatan diri dan oranglain, serta memberikan solusi empatik pada masalah (kasus perokok pasif).D. DIMENSI PROFIL LULUSAN● Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan BerakhlakMulia: Menyadari pentingnya menjaga tubuh sebagai bentuk rasa syukurkepada Tuhan.● Kewargaan: Memahami isu kesehatan publik seperti hipertensi dan dampaksosial dari kebiasaan merokok.● Penalaran Kritis: Menganalisis data kuantitatif (kalori, nilai gizi) dan kualitatif(studi kasus gaya hidup) untuk mengambil keputusan yang lebih sehat.● Kreativitas: Menghasilkan karya (poster) yang informatif dan persuasif untukmengomunikasikan pesan kesehatan.● Kolaborasi: Berdiskusi dan bekerja sama untuk memecahkan masalah ataumenganalisis kasus yang diberikan.● Kemandirian: Bertanggung jawab atas pilihan makanan dan gaya hidup pribadiberdasarkan pengetahuan yang diperoleh.● Kesehatan: Mengaplikasikan pemahaman tentang fungsi tubuh untuk menjagadan meningkatkan kesehatan diri.● Komunikasi: Menyampaikan hasil analisis dan argumen secara jelas danterstruktur melalui presentasi atau tulisan.


DESAIN PEMBELAJARANA. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Pada akhir Fase D, peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:Pemahaman IPAMenelaah hasil identifikasi makhluk hidup sesuai dengan karakteristiknya;menganalisis klasifikasi, sifat, dan perubahan materi; menganalisis sistem organisasikehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ;menganalisis interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya dalam merancangupaya-upaya untuk mencegah dan mengatasi perubahan iklim; menganalisispewarisan sifat; membuat bioteknologi konvensional di lingkungan sekitarnya;menerapkan pengukuran terhadap aspek fisis dalam kehidupan sehari-hari;menganalisis ragam gerak, gaya, dan tekanan; menganalisis hubungan usaha danenergi; menganalisis pengaruh kalor dan perpindahannya terhadap perubahan suhu;menganalisis gelombang dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari;menganalisis gejala kemagnetan dan kelistrikan untuk menyelesaikan tantanganyang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari termasuk pemanfaatan sumber energilistrik ramah lingkungan; menganalisis posisi relatif bumi-bulan-matahari dalamsistem tata surya untuk menjelaskan fenomena alam dan perubahan iklim; sertamengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif dan adiktif yangmembahayakan dirinya dan lingkungan.Keterampilan ProsesMampu menerapkan keterampilan proses yang meliputi:● Mengamati: Melakukan pengamatan terhadap infografik, diagram, dan datapada kemasan makanan.● Mempertanyakan dan Memprediksi: Mengajukan pertanyaan terkait dampakgaya hidup terhadap kesehatan dan memprediksi hasil berdasarkan data grafik.● Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan: Merencanakan menu makanansehat berdasarkan analisis kebutuhan kalori.● Memproses, Menganalisis Data dan Informasi: Mengolah data dari tabel nilaigizi dan grafik untuk menarik kesimpulan.● Mengevaluasi dan Refleksi: Mengevaluasi pilihan makanan sehari-hari danmerefleksikan gaya hidup pribadi.● Mengomunikasikan Hasil: Mengomunikasikan hasil analisis melalui presentasidan produk poster.B. LINTAS DISIPLIN ILMU● Matematika: Menghitung kalori, persentase Angka Kecukupan Gizi (%AKG),dan menganalisis data kuantitatif dalam grafik.● Bahasa Indonesia: Menulis surat solusi, membuat teks untuk poster, danmenyusun argumen dalam diskusi.● Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK): Menghubungkankebutuhan kalori dengan tingkat aktivitas fisik dan pentingnya gaya hidup sehat.


● Seni Budaya: Mendesain poster yang menarik dan komunikatif.C. TUJUAN PEMBELAJARAN● Pertemuan 1-2 (8 JP): Peserta didik mampu mengidentifikasi nutrien,menghitung kebutuhan kalori, menganalisis menu makanan, dan menjelaskanfungsi organ-organ pencernaan.● Pertemuan 3-4 (6 JP): Peserta didik mampu menjelaskan struktur dan fungsisistem peredaran darah, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya, dancara menjaganya.● Pertemuan 5-6 (6 JP): Peserta didik mampu menjelaskan struktur dan fungsisistem pernapasan, menganalisis dampak merokok, dan memberikan solusiterkait masalah perokok pasif.● Pertemuan 7-8 (4 JP): Peserta didik mampu menjelaskan fungsi sistemekskresi, menganalisis data terkait urin, dan memahami pentingnyahomeostasis.D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL● Ungkapan “Kamu adalah yang kamu makan” sebagai pemantik diskusi tentanggaya hidup.● Membaca dan memahami label informasi nilai gizi pada jajanan yang seringdikonsumsi.● Isu kesehatan publik: Hipertensi sebagai silent killer dan bahaya menjadiperokok pasif.● Pentingnya hidrasi (minum air) yang dihubungkan dengan warna urin dankesehatan ginjal.E. KERANGKA PEMBELAJARANPRAKTIK PEDAGOGIK● Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL) dan Project BasedLearning (PjBL).● Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning).● Metode Pembelajaran: Diskusi, Studi Kasus, Analisis Data, Proyek, Presentasi.● Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi:○ Konten: Menyediakan materi dalam format beragam (artikel, infografik,video).○ Proses: Memberikan pilihan aktivitas (misalnya, menganalisis menu makansiang untuk berbagai tingkat aktivitas).○ Produk: Memberikan kebebasan memilih bentuk produk (poster, surat,presentasi digital).KEMITRAAN PEMBELAJARAN● Lingkungan Sekolah: Pemanfaatan kantin sekolah sebagai objek untukmenganalisis pilihan makanan sehat.● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Mengaitkan pembelajaran denganprofesi (ahli gizi, dokter) dan kampanye kesehatan masyarakat.


● Mitra Digital: YouTube untuk video edukasi kesehatan, aplikasi penghitungkalori, dan platform desain grafis (Canva) untuk membuat poster.F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIPERTEMUAN 1-2 (8 JP : 320 MENIT)Topik : MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN● KEGIATAN PENDAHULUAN (30 MENIT): Orientasi; Apersepsi denganpertanyaan pemantik “Kamu adalah yang kamu makan?”; Motivasi tentangpentingnya nutrisi; Pengenalan tabel T-I-S.● KEGIATAN INTI (260 MENIT):○ Meaningful Learning: Diskusi tentang berbagai jenis makanan dandampaknya bagi tubuh (Aktivitas Pemantik hlm. 28-30).○ Joyful & Kinesthetic Learning: Peserta didik menghitung kalori sarapanmereka (Aktivitas 2.1), mengidentifikasi vitamin (Aktivitas 2.2), danmerancang menu makan siang untuk studi kasus (Aktivitas 2.3).○ Mindful Learning: Peserta didik menganalisis dan merefleksikan menumakan mereka sendiri menggunakan metode \"Piring Makan Saya\"(Aktivitas 2.4).○ Critical Thinking: Peserta didik belajar membaca label dan membandingkaninformasi nilai gizi pada dua produk makanan kemasan (Aktivitas 2.5).○ Diferensiasi Proses: Guru memberikan bimbingan sesuai kebutuhan,misalnya membantu siswa yang kesulitan mencari informasi kalori diinternet.● KEGIATAN PENUTUP (30 MENIT): Refleksi (mengisi kolom \"Sudah Belajar\" ditabel T-I-S); Rangkuman bersama tentang nutrien dan diet sehat; Penjelasantugas proyek membuat poster perbandingan makanan; Salam dan doa.PERTEMUAN 3-4 (6 JP : 240 MENIT)Topik : SISTEM PEREDARAN DARAH● KEGIATAN PENDAHULUAN (20 MENIT): Orientasi; Apersepsi denganmengaitkan nutrisi dari pencernaan dengan proses pengedarannya di tubuh;Motivasi melalui infografik hipertensi.● KEGIATAN INTI (200 MENIT):○ Meaningful Learning: Menonton video tentang penyakit kardiovaskularuntuk memahami urgensi menjaga kesehatan.○ Visual & Critical Learning: Peserta didik menganalisis struktur dan fungsijantung (Aktivitas 2.7) serta menganalisis grafik batang laju darah saatistirahat dan berolahraga (Aktivitas 2.8).○ Problem Based Learning: Peserta didik bekerja kelompok menganalisisjurnal aktivitas Kiki dan memberikan saran perbaikan gaya hidup (Aktivitas2.9).○ Diferensiasi Produk: Saran untuk Kiki dapat disampaikan dalam bentukpoin-poin, paragraf naratif, atau infografis sederhana.● KEGIATAN PENUTUP (20 MENIT): Refleksi menggunakan sistem 4 sudut


tentang pemahaman sistem peredaran darah; Rangkuman cara menjagakesehatan jantung dan pembuluh darah; Tindak lanjut; Salam dan doa.PERTEMUAN 5-6 (6 JP : 240 MENIT)Topik : SISTEM PERNAPASAN● KEGIATAN PENDAHULUAN (20 MENIT): Orientasi; Apersepsi denganpertanyaan \"Apa hubungan antara sistem peredaran darah dan sistempernapasan?\"; Motivasi dengan infografis manfaat berhenti merokok.● KEGIATAN INTI (200 MENIT):○ Meaningful & Visual Learning: Menonton video tentang bahaya perokokpasif dan menjelaskan struktur organ pernapasan.○ Critical Thinking & Prediction: Peserta didik menganalisis danmemprediksi data dari grafik kandungan karbon monoksida dalam darahperokok (Aktivitas 2.10).○ Empathetic Learning: Peserta didik memberikan solusi dalam bentuk suratuntuk studi kasus jurnal Kiki yang menjadi perokok pasif (Aktivitas 2.11).○ Diferensiasi Konten: Guru menyediakan berbagai sumber (video, artikel,poster) tentang bahaya rokok.● KEGIATAN PENUTUP (20 MENIT): Refleksi; Rangkuman tentang bahaya rokokdan pentingnya menjaga kesehatan paru-paru; Tindak lanjut; Salam dan doa.PERTEMUAN 7-8 (4 JP : 160 MENIT)Topik : SISTEM EKSKRESI DAN RANGKUMAN BAB● KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT): Orientasi; Apersepsi mengaitkansemua sistem yang telah dipelajari dengan proses pembuangan sisametabolisme; Motivasi dengan diagram warna urin dan pentingnya hidrasi.● KEGIATAN INTI (130 MENIT):○ Visual & Analytical Learning: Menjelaskan fungsi organ ekskresi (ginjal,kulit, paru-paru, hati) dan menganalisis data kandungan urin dari pie chart(Aktivitas 2.12).○ Problem Based Learning: Mengerjakan soal studi kasus tentang Kiki yangmenghitung persentase urin yang dihasilkan pada hari berbeda.○ Mindful Learning: Rangkuman akhir bab, peserta didik berkelompokmenerangkan salah satu sistem organ yang telah dipelajari, sementarakelompok lain membuat peta konsep.● KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT): Refleksi akhir bab dengan mengunjungikembali tabel T-I-S; Pemberian umpan balik umum; Informasi tentang AsesmenSumatif/Tes Tertulis; Salam dan doa.G. ASESMEN PEMBELAJARANASESMEN DIAGNOSTIK● Tanya Jawab: Diskusi awal mengenai ungkapan “Kamu adalah yang kamumakan”.● Kuis Singkat: Menggunakan tabel T-I-S untuk memetakan pengetahuan awal


siswa tentang nutrisi dan kesehatan.ASESMEN FORMATIF● Tanya Jawab: Sepanjang pembelajaran, misalnya \"Mengapa laju darahmeningkat saat berolahraga?\".● Diskusi Kelompok: Mengobservasi keaktifan siswa dalam menganalisis kasus(menu makan siang, jurnal Kiki).● Latihan Soal/LKPD: Pengerjaan Aktivitas 2.1 s.d. 2.12 yang bersifat analitisdan hitungan.● Observasi: Mengamati kemampuan siswa dalam membaca data dari tabel dangrafik.● Produk (Proses): Draf analisis, hitungan kalori, dan sketsa peta konsep.ASESMEN SUMATIF● Produk (Proyek):○ Poster Perbandingan Makanan: Dinilai berdasarkan keakuratan analisisinformasi nilai gizi, kreativitas desain, dan kejelasan informasi(menggunakan rubrik Tabel 2.5).○ Surat Solusi untuk Perokok Pasif: Dinilai berdasarkan kedalamanpemahaman masalah, kelogisan solusi yang ditawarkan, dan empati(menggunakan rubrik Tabel 2.6).● Praktik (Kinerja):○ Presentasi Kelompok: Kemampuan mempresentasikan hasil analisis studikasus secara jelas dan logis.● Tes Tertulis: Tes akhir bab untuk mengukur pemahaman komprehensif terhadapkeempat sistem organ.Contoh Tes Tertulis :Pilihan Ganda1. Nutrien yang berfungsi utama sebagai sumber energi utama dan cepat bagitubuh adalah...a. Proteinb. Lemakc. Vitamind. Karbohidrat2. Proses pencernaan kimiawi protein menjadi asam amino sebagian besar terjadidi...a. Mulut dan usus halusb. Lambung dan usus halusc. Esofagus dan lambungd. Usus halus dan usus besar3. Pembuluh darah yang berfungsi membawa darah kaya oksigen dari jantung keseluruh tubuh adalah...a. Venab. Arteric. Kapilerd. Vena paru


4. Pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida dalam sistem pernapasan terjadi dibagian...a. Bronkusb. Trakeac. Laringd. Alveolus5. Organ ekskresi utama yang berfungsi menyaring darah dan menghasilkan urinadalah...a. Hatib. Paru-paruc. Ginjald. KulitEssay1. Seorang remaja laki-laki sangat aktif berolahraga. Jelaskan jenis nutrien apayang paling ia butuhkan dan mengapa!2. Mengapa hipertensi (tekanan darah tinggi) disebut sebagai \"pembunuhdiam-diam\"? Jelaskan kaitannya dengan gaya hidup!3. Jelaskan bagaimana zat tar dan karbon monoksida dalam rokok dapat merusaksistem pernapasan dan sistem peredaran darah!Mengetahui,Kepala SekolahNURHOTIMA DALIMUNTHE,S.Pd.INIP. 19801217 200801 2 003 Mangaledang Lama, Agustus 2025Guru Mata PelajaranWENNY SIREGAR,S.PdNIP. 19871014 201903 2 008


MODUL AJAR DEEP LEARNINGMATA PELAJARAN : IPABAB 3: USAHA, ENERGI, DAN PESAWAT SEDERHANAA. IDENTITAS MODULNama Sekolah : SMPN 3 PORTIBI SATU ATAPNama Penyusun : WENNY SIREGAR,S.PdMata Pelajaran : IPAKelas / Fase /Semester : VIII / D / I (Ganjil)Alokasi Waktu : 16 JP (6 kali pertemuan)Tahun Pelajaran : 2025 / 2026B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK● Pengetahuan Awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang gaya dangerak. Mereka dapat membuat dugaan berdasarkan pengamatan danpengalaman sehari-hari terkait mendorong atau memindahkan benda.● Minat: Sebagian besar peserta didik memiliki minat pada kegiatan fisik dankompetitif (seperti balapan \"ski\" lantai), eksperimen sederhana, serta eksplorasialat-alat yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.● Latar Belakang: Peserta didik sering melihat atau menggunakan berbagai alatbantu dalam kehidupan sehari-hari (gerobak, tangga, gunting) namun belumtentu memahami prinsip kerja ilmiah di baliknya.● Kebutuhan Belajar:○ Visual: Belajar melalui diagram (jenis-jenis pengungkit, bidang miring),gambar (contoh PLTA), dan mengamati demonstrasi langsung.○ Auditori: Belajar melalui penjelasan guru, diskusi kelompok untukmenganalisis hasil percobaan, dan presentasi hasil pengamatan.○ Kinestetik: Belajar melalui aktivitas praktik langsung seperti melakukanpercobaan \"ski\" lantai, mendorong benda dengan massa berbeda, danmengamati cara kerja pesawat sederhana.C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN● Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:○ Konseptual: Memahami definisi Usaha, Daya, Energi Kinetik, EnergiPotensial, dan Pesawat Sederhana. Memahami hukum kekekalan energidan jenis-jenis pesawat sederhana (tuas, katrol, bidang miring, rodaberporos).○ Prosedural: Menguasai keterampilan menerapkan rumus untuk menghitungUsaha (W = F.s), Daya (P = W/t), Energi Kinetik, dan Energi Potensial.Mampu mengidentifikasi keuntungan mekanis dari pesawat sederhana.● Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Sangat relevan karenakonsep Usaha, Energi, dan Pesawat Sederhana merupakan prinsip dasar darihampir semua aktivitas fisik dan penggunaan alat dalam kehidupan sehari-hari,mulai dari menaiki tangga, membuka botol, hingga menimba air.


● Tingkat Kesulitan: Sedang. Materi ini melibatkan konsep fisika yang abstrakdan perhitungan matematis, namun dapat dipahami melalui percobaan dancontoh-contoh nyata.● Struktur Materi:1. Usaha2. Energi3. Pesawat Sederhana● Integrasi Nilai dan Karakter:○ Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, danBerakhlak Mulia: Mensyukuri akal pikiran yang diberikan Tuhan untukmenciptakan berbagai alat (pesawat sederhana) yang memudahkankehidupan.○ Bernalar Kritis: Menganalisis variabel-variabel (gaya, jarak, waktu) yangmemengaruhi usaha dan daya dalam percobaan. Menganalisis keuntungandan kerugian penggunaan berbagai jenis pesawat sederhana.○ Kreativitas: Merancang solusi menggunakan prinsip pesawat sederhanauntuk memecahkan masalah sehari-hari.○ Kolaborasi/Bergotong Royong: Bekerja sama dalam tim untuk melakukanpercobaan \"ski\" lantai dan pameran karya tentang pesawat sederhana.○ Kemandirian: Melakukan studi literatur tentang sumber energi terbarukandan membuat catatan mandiri.D. DIMENSI PROFIL LULUSAN● Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan BerakhlakMulia: Mengagumi prinsip-prinsip fisika di alam sebagai bagian dari keteraturanciptaan Tuhan.● Kewargaan: Memahami pentingnya sumber energi terbarukan seperti PLTAuntuk pembangunan berkelanjutan di Indonesia.● Penalaran Kritis: Menerapkan konsep dan rumus Usaha dan Energi untukmenganalisis fenomena gerak dan kerja secara kuantitatif.● Kreativitas: Menghasilkan ide-ide untuk menerapkan prinsip pesawatsederhana dalam konteks baru atau merancang alat bantu sederhana.● Kolaborasi: Bekerja secara efektif dalam kelompok untuk mengumpulkan data,menganalisis, dan mempresentasikan hasil percobaan.● Kemandirian: Mengambil inisiatif untuk menggali informasi lebih dalam tentangtopik yang diminati, seperti jenis-jenis energi terbarukan.● Kesehatan: Memahami hubungan antara energi yang dikeluarkan saatberaktivitas fisik dengan konsep energi dalam fisika.● Komunikasi: Mengomunikasikan pemahaman konsep fisika dan hasilpercobaan menggunakan bahasa, tabel, dan ilustrasi yang tepat.


DESAIN PEMBELAJARANA. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Pada akhir Fase D, peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:Pemahaman IPAMenelaah hasil identifikasi makhluk hidup sesuai dengan karakteristiknya;menganalisis klasifikasi, sifat, dan perubahan materi; menganalisis sistem organisasikehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ;menganalisis interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya dalam merancangupaya-upaya untuk mencegah dan mengatasi perubahan iklim; menganalisispewarisan sifat; membuat bioteknologi konvensional di lingkungan sekitarnya;menerapkan pengukuran terhadap aspek fisis dalam kehidupan sehari-hari;menganalisis ragam gerak, gaya, dan tekanan; menganalisis hubungan usaha danenergi; menganalisis pengaruh kalor dan perpindahannya terhadap perubahan suhu;menganalisis gelombang dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari;menganalisis gejala kemagnetan dan kelistrikan untuk menyelesaikan tantanganyang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari termasuk pemanfaatan sumber energilistrik ramah lingkungan; menganalisis posisi relatif bumi-bulan-matahari dalamsistem tata surya untuk menjelaskan fenomena alam dan perubahan iklim; sertamengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif dan adiktif yangmembahayakan dirinya dan lingkungan.Keterampilan ProsesMampu menerapkan keterampilan proses yang meliputi:● Mengamati: Melakukan pengamatan terhadap fenomena mendorong benda dancara kerja alat-alat bantu.● Mempertanyakan dan Memprediksi: Mengajukan pertanyaan yang dapatdiselidiki melalui percobaan (misalnya: \"Apakah massa memengaruhi usaha?\").● Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan: Merencanakan dan melakukanpercobaan seperti \"ski\" lantai untuk menyelidiki hubungan antara usaha, gaya,jarak, dan waktu.● Memproses, Menganalisis Data dan Informasi: Mengolah data percobaandalam bentuk tabel dan melakukan perhitungan untuk menemukan besarandaya.● Mengevaluasi dan Refleksi: Mengevaluasi hasil percobaan,membandingkannya dengan hipotesis awal, dan merefleksikan konsep yangtelah dipelajari.● Mengomunikasikan Hasil: Mengomunikasikan hasil penyelidikan danpemahaman konsep melalui diskusi kelas dan pameran karya.B. LINTAS DISIPLIN ILMU● Matematika: Menerapkan operasi hitung dasar dan aljabar dalam penggunaanrumus-rumus Usaha, Energi, dan Keuntungan Mekanis.● Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK): Menghubungkan


konsep daya dengan performa atletik dan energi yang dikeluarkan saatberolahraga.● Teknologi dan Rekayasa: Memahami prinsip kerja pesawat sederhana sebagaidasar dari banyak teknologi dan mesin yang lebih kompleks.C. TUJUAN PEMBELAJARAN● Pertemuan 1-2 (4 JP): Peserta didik mampu menjelaskan konsep Usaha danDaya serta menganalisis variabel-variabel yang memengaruhinya melaluipercobaan.● Pertemuan 3-4 (6 JP): Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis-jenis energi(kinetik, potensial), menjelaskan hubungan antara usaha dan energi, sertamenyajikan informasi mengenai sumber energi terbarukan.● Pertemuan 5-6 (6 JP): Peserta didik mampu menjelaskan manfaat dan carakerja berbagai jenis pesawat sederhana serta memilih pesawat sederhana yangtepat untuk menyelesaikan suatu masalah.D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL● Aktivitas sehari-hari seperti mendorong gerobak, menimba air di sumur, danmenaiki tangga sebagai contoh nyata konsep Usaha dan Energi.● Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebagai contoh pemanfaatan energipotensial air untuk energi terbarukan.● Penggunaan alat-alat di sekitar rumah dan sekolah (gunting, pembuka botol,sekrup, tangga) sebagai contoh aplikasi pesawat sederhana.E. KERANGKA PEMBELAJARANPRAKTIK PEDAGOGIK● Model Pembelajaran: Inquiry-Based Learning, Project Based Learning (PjBL).● Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning).● Metode Pembelajaran: Eksperimen, Diskusi, Studi Kasus, Proyek, PameranKarya.● Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi:○ Konten: Menyediakan studi kasus atau masalah dengan tingkatkompleksitas yang berbeda untuk diselesaikan menggunakan pesawatsederhana.○ Proses: Memberikan keleluasaan kelompok untuk memilih jenis pesawatsederhana yang akan diamati dan dilaporkan.○ Produk: Laporan pengamatan dapat disajikan dalam berbagai bentukseperti poster, presentasi digital, atau demonstrasi alat peraga.KEMITRAAN PEMBELAJARAN● Lingkungan Sekolah: Mengundang staf sekolah (petugas kebersihan, tukangkebun) untuk menceritakan permasalahan pekerjaan mereka yang dapat diatasidengan pesawat sederhana.● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Melakukan kunjungan ke PLTAterdekat atau bengkel untuk melihat aplikasi pesawat sederhana dan konsep


energi secara langsung.● Mitra Digital: Menggunakan simulasi PhET untuk memvisualisasikan konsepenergi dan kerja pesawat sederhana.F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIPERTEMUAN 1-2 (4 JP : 160 MENIT)Topik : USAHA● KEGIATAN PENDAHULUAN (20 MENIT): Orientasi; Apersepsi denganmengajak siswa mendorong tembok dan meja, lalu bertanya \"Kapan usahaterjadi?\"; Motivasi dengan menunjukkan gambar orang mendorong gerobak;Pengenalan \"Pojok Tanya\".● KEGIATAN INTI (120 MENIT):○ Meaningful & Joyful Learning: Peserta didik melakukan Aktivitas 3.1 (AyoBalapan “Ski” Lantai!) secara berkelompok untuk merasakan langsunghubungan antara gaya, jarak, dan waktu.○ Critical Thinking: Dalam kelompok, peserta didik mengisi tabelpengamatan, melakukan perhitungan untuk mencari nilai Usaha dan Daya,serta menjawab pertanyaan analisis.○ Diferensiasi Proses: Kelompok dapat memvariasikan variabel (mengubahmassa pembalap atau kekuatan penarik) untuk pengayaan, sementara gurumemberikan bimbingan pada kelompok yang kesulitan dalam perhitungan.● KEGIATAN PENUTUP (20 MENIT): Refleksi dengan mengunjungi \"PojokTanya\"; Rangkuman tentang definisi Usaha (terjadi jika ada gaya danperpindahan) dan Daya (laju usaha); Tindak lanjut untuk pertemuan berikutnyatentang Energi; Salam dan doa.PERTEMUAN 3-4 (6 JP : 240 MENIT)Topik : ENERGI● KEGIATAN PENDAHULUAN (20 MENIT): Orientasi; Apersepsi denganbertanya \"Dari mana kalian mendapatkan tenaga untuk melakukan balapan skikemarin?\"; Motivasi dengan menunjukkan gambar berbagai bentuk energi.● KEGIATAN INTI (200 MENIT):○ Meaningful Learning: Guru menjelaskan konsep energi kinetik, energipotensial, dan hukum kekekalan energi dengan contoh-contoh relevan (buahjatuh, mobil bergerak).○ Joyful & Kinesthetic Learning: Aktivitas pemantik di mana siswa mencobamendorong kotak dengan massa yang terus ditambah untuk merasakanperlunya energi yang lebih besar.○ Problem Based Learning: Peserta didik membaca teks tentang Aktivitas3.2 (Air Sebagai Sumber Energi Terbarukan), lalu secara berkelompokmencari informasi tambahan dan membuat presentasi sederhana tentangcara kerja PLTA atau sumber energi terbarukan lain yang ada di Indonesia.○ Diferensiasi Produk: Presentasi bisa dalam bentuk poster, slide, ataubahkan sketsa diagram alir.


● KEGIATAN PENUTUP (20 MENIT): Refleksi dengan pola kalimat “Dulu sayamengira …, sekarang saya paham …”; Rangkuman tentang jenis-jenis energidan perubahannya; Tindak lanjut ke topik Pesawat Sederhana; Salam dan doa.PERTEMUAN 5-6 (6 JP : 240 MENIT)Topik : PESAWAT SEDERHANA● KEGIATAN PENDAHULUAN (20 MENIT): Orientasi; Apersepsi denganbertanya \"Bagaimana cara memindahkan barang berat dengan usaha lebihkecil?\"; Motivasi dengan menunjukkan berbagai alat bantu (gunting, pembukabotol).● KEGIATAN INTI (200 MENIT):○ Inquiry-Based Learning: Guru memberikan misi kepada setiap kelompokuntuk membantu memindahkan barang di lingkungan sekolah (misal: bukuke perpustakaan) dengan menyediakan berbagai alat bantu (papan, tali,gerobak).○ Critical Thinking: Setelah misi, diskusi kelas tentang alat mana yang palingefektif dan mengapa. Guru kemudian mengenalkan konsep 4 jenis pesawatsederhana.○ Project Based Learning: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok,masing-masing mengamati satu jenis pesawat sederhana di lingkungansekolah. Mereka membuat laporan dalam bentuk poster yang akandipamerkan.○ Joyful Learning: Kegiatan \"Pameran Karya\", di mana setiap kelompokmengunjungi poster kelompok lain untuk belajar dan memberikan umpanbalik (bisa dengan kertas berperekat).● KEGIATAN PENUTUP (20 MENIT): Refleksi akhir bab; Rangkuman tentangmanfaat dan jenis-jenis pesawat sederhana; Informasi tentang AsesmenSumatif; Salam dan doa.G. ASESMEN PEMBELAJARANASESMEN DIAGNOSTIK● Tanya Jawab: Diskusi awal tentang pengalaman mendorong benda danpenggunaan alat bantu.● Kuis Singkat: Menggunakan \"Pojok Tanya\" untuk mengumpulkanpertanyaan-pertanyaan awal siswa dan mengukur rasa ingin tahu mereka.ASESMEN FORMATIF● Tanya Jawab: Sepanjang pembelajaran, misalnya \"Apa yang terjadi pada energipotensial buah kelapa saat jatuh dari pohonnya?\".● Diskusi Kelompok: Mengamati kemampuan siswa berargumen dan bekerjasama selama percobaan dan analisis pesawat sederhana.● Latihan Soal/LKPD: Pengerjaan soal-soal pada bagian \"Mari UjiPemahamanmu\" di setiap akhir subbab.● Observasi: Mengamati keterampilan siswa dalam melakukan percobaan,mengukur waktu, dan mencatat data.


● Produk (Proses): Catatan individu, tabel hasil percobaan \"ski\" lantai.ASESMEN SUMATIF● Produk (Proyek):○ Poster Pesawat Sederhana: Dinilai berdasarkan kebenaran konsep,kejelasan penjelasan cara kerja, dan kreativitas visual poster yang dibuatuntuk \"Pameran Karya\".● Praktik (Kinerja):○ Presentasi Kelompok: Kemampuan menjelaskan cara kerja PLTA atausumber energi terbarukan lainnya.○ Percobaan: Kemampuan mengikuti prosedur percobaan, mengolah data,dan menarik kesimpulan dari Aktivitas 3.1.● Tes Tertulis: Tes akhir bab untuk mengukur pemahaman konsep Usaha, Energi,dan Pesawat Sederhana.Contoh Tes Tertulis :Pilihan Ganda1. Seorang anak mendorong tembok sekuat tenaga, namun tembok tidak bergerak.Menurut konsep fisika, usaha yang dilakukan anak tersebut adalah...a. Sangat besarb. Sebanding dengan tenaganyac. Nold. Negatif2. Sebuah kelapa bermassa 2 kg jatuh dari pohon setinggi 10 meter. Jikapercepatan gravitasi 10 m/s², energi potensial kelapa sesaat sebelum jatuhadalah...a. 20 Jouleb. 100 Joulec. 200 Jouled. 2000 Joule3. Jalanan di pegunungan dibuat berkelok-kelok dan tidak lurus menanjak. Hal inimerupakan penerapan dari prinsip...a. Tuasb. Katrolc. Roda Berporosd. Bidang Miring4. Seorang pekerja mengangkat beban menggunakan katrol bebas. Keuntunganmekanis yang didapat dari katrol tersebut adalah...a. 1b. 2c. 3d. 45. Untuk melakukan usaha yang sama dalam waktu yang lebih singkat, makabesaran yang harus ditingkatkan adalah...a. Gayab. Jarak


c. Dayad. MassaEssay1. Jelaskan perbedaan antara Usaha dalam pengertian sehari-hari dan Usahadalam konsep Fisika! Berikan contohnya!2. Sebuah roller coaster berada di puncak lintasan. Jelaskan perubahan energi apayang terjadi saat roller coaster tersebut meluncur ke bawah!3. Pilihlah salah satu benda di dalam kelas (contoh: gunting, staples, gagangpintu). Identifikasi benda tersebut termasuk jenis pesawat sederhana apa danjelaskan di mana letak titik tumpu, kuasa, dan bebannya!Mengetahui,Kepala SekolahNURHOTIMA DALIMUNTHE,S.Pd.INIP. 19801217 200801 2 003 Mangaledang Lama, September 2025Guru Mata PelajaranWENNY SIREGAR,S.PdNIP. 19871014 201903 2 008


MODUL AJAR DEEP LEARNINGMATA PELAJARAN : IPABAB 4: GETARAN, GELOMBANG, DAN CAHAYAA. IDENTITAS MODULNama Sekolah : SMPN 3 PORTIBI SATU ATAPNama Penyusun : Wenny Siregar,S.PdMata Pelajaran : IPAKelas / Fase /Semester : VIII / D / II (Genap)Alokasi Waktu : 15 JP (7 kali pertemuan)Tahun Pelajaran : 2025 / 2026B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK● Pengetahuan Awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentangenergi dan gerak dari pelajaran kelas VII. Mereka telah mengamati fenomenasehari-hari seperti bunyi, cahaya, dan riak air.● Minat: Peserta didik memiliki rasa ingin tahu tentang cara kerja fenomena alam(gempa, pelangi), teknologi (kacamata, internet), dan hiburan (musik, konser).● Latar Belakang: Peserta didik berasal dari latar belakang yang beragamdengan tingkat paparan yang berbeda terhadap teknologi dan fenomena sains diluar sekolah.● Kebutuhan Belajar:○ Visual: Membutuhkan diagram, gambar, video, dan simulasi interaktif(misalnya PhET) untuk memahami konsep abstrak seperti bentukgelombang dan perambatan cahaya.○ Auditori: Belajar melalui penjelasan guru, diskusi kelompok, danmendengarkan contoh-contoh bunyi dengan frekuensi yang berbeda.○ Kinestetik: Memerlukan pengalaman langsung melalui eksperimen danaktivitas praktik seperti membuat bandul, membangkitkan gelombang padatali, dan membuat peluit sederhana.C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN● Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:○ Konseptual: Memahami definisi dan hubungan antara getaran, gelombang,frekuensi, periode, amplitudo, panjang gelombang, cepat rambat gelombang,pemantulan, pembiasan, gelombang mekanik, gelombang elektromagnetik,serta prinsip dasar penglihatan dan alat optik.○ Prosedural: Mampu melakukan percobaan sederhana untuk mengukurperiode dan frekuensi getaran, mendemonstrasikan perambatan gelombang,serta menyelidiki sifat-sifat cahaya.● Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Materi ini sangat relevankarena menjelaskan fenomena sehari-hari seperti suara musik, gelombanggempa, penggunaan kacamata, teknologi USG medis, cara kerja kamera, dankomunikasi nirkabel.


● Tingkat Kesulitan: Sedang. Materi ini melibatkan beberapa konsep abstrak danperhitungan matematis sederhana yang memerlukan bimbingan dan visualisasi.● Struktur Materi: Materi disusun secara berurutan mulai dari konsep paling dasar(getaran), dilanjutkan dengan pengembangannya (gelombang sebagai getaranyang merambat), dan diakhiri dengan studi kasus spesifik pada gelombangcahaya dan aplikasinya.● Integrasi Nilai dan Karakter:○ Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia:Mengagumi keteraturan alam semesta, seperti perambatan cahaya daribintang yang jauh dan kompleksitas organ mata sebagai ciptaan Tuhan.○ Bernalar Kritis: Menganalisis data hasil percobaan, mengidentifikasivariabel, menarik kesimpulan logis, dan menjawab pertanyaan pemantik.○ Kreativitas: Merancang dan memodifikasi percobaan, membuat produksederhana (peluit sedotan), dan menyajikan data dalam bentuk visual yangmenarik.○ Kolaborasi/Bergotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok saatmelakukan eksperimen, berbagi tugas, dan berdiskusi untuk memecahkanmasalah.○ Kemandirian: Mengerjakan tugas individu, mencari informasi tambahan,dan melakukan refleksi diri terhadap proses belajar.○ Kepedulian: Memahami pentingnya menjaga kesehatan indera (mata dantelinga) dari bahaya cahaya berlebih dan suara bising.D. DIMENSI PROFIL LULUSAN● Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan BerakhlakMulia: Melalui pengamatan fenomena alam, peserta didik diajak untuk bersyukuratas keteraturan ciptaan-Nya.● Kewargaan: Memahami dampak teknologi berbasis gelombang (misalnyatelekomunikasi) terhadap masyarakat.● Penalaran Kritis: Dikembangkan melalui kegiatan analisis data eksperimen,diskusi, dan pemecahan masalah.● Kreativitas: Diasah melalui pembuatan produk sederhana dan penyajian hasildalam berbagai bentuk media.● Kolaborasi: Menjadi fokus utama dalam setiap kegiatan kelompok dan diskusi.● Kemandirian: Dilatih melalui tugas-tugas refleksi dan pengerjaan asesmenindividu.● Kesehatan: Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatanmata dan pendengaran.● Komunikasi: Dilatih melalui presentasi hasil kerja kelompok dan partisipasi aktifdalam diskusi kelas.


DESAIN PEMBELAJARANA. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Pada akhir Fase D, peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:Pemahaman IPAMenelaah hasil identifikasi makhluk hidup sesuai dengan karakteristiknya;menganalisis klasifikasi, sifat, dan perubahan materi; menganalisis sistem organisasikehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ;menganalisis interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya dalam merancangupaya-upaya untuk mencegah dan mengatasi perubahan iklim; menganalisispewarisan sifat; membuat bioteknologi konvensional di lingkungan sekitarnya;menerapkan pengukuran terhadap aspek fisis dalam kehidupan sehari-hari;menganalisis ragam gerak, gaya, dan tekanan; menganalisis hubungan usaha danenergi; menganalisis pengaruh kalor dan perpindahannya terhadap perubahan suhu;menganalisis gelombang dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari;menganalisis gejala kemagnetan dan kelistrikan untuk menyelesaikan tantanganyang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari termasuk pemanfaatan sumber energilistrik ramah lingkungan; menganalisis posisi relatif bumi-bulan-matahari dalamsistem tata surya untuk menjelaskan fenomena alam dan perubahan iklim; sertamengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif dan adiktif yangmembahayakan dirinya dan lingkungan.Keterampilan ProsesMampu menerapkan keterampilan proses yang meliputi:● Mengamati: Melakukan pengamatan terhadap fenomena mendorong benda dancara kerja alat-alat bantu.● Mempertanyakan dan Memprediksi: Mengajukan pertanyaan yang dapatdiselidiki melalui percobaan (misalnya: \"Apakah massa memengaruhi usaha?\").● Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan: Merencanakan dan melakukanpercobaan seperti \"ski\" lantai untuk menyelidiki hubungan antara usaha, gaya,jarak, dan waktu.● Memproses, Menganalisis Data dan Informasi: Mengolah data percobaandalam bentuk tabel dan melakukan perhitungan untuk menemukan besarandaya.● Mengevaluasi dan Refleksi: Mengevaluasi hasil percobaan,membandingkannya dengan hipotesis awal, dan merefleksikan konsep yangtelah dipelajari.● Mengomunikasikan Hasil: Mengomunikasikan hasil penyelidikan danpemahaman konsep melalui diskusi kelas dan pameran karya.B. LINTAS DISIPLIN ILMU● Matematika: Penggunaan rumus untuk menghitung periode, frekuensi, dancepat rambat gelombang; pengolahan dan penyajian data dalam bentuk tabeldan grafik.


● Seni Budaya: Konsep gelombang bunyi dalam musik (nada, frekuensi) dankonsep spektrum cahaya dalam seni rupa (warna).● Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): Penggunaan simulasi PhET,mencari sumber belajar daring, dan membuat presentasi digital.● Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK): Memahamipentingnya menjaga kesehatan mata dan telinga.C. TUJUAN PEMBELAJARAN● Pertemuan 1 (2 JP): Melalui percobaan bandul sederhana, peserta didik dapatmenjelaskan konsep getaran, amplitudo, periode, dan frekuensi.● Pertemuan 2 (2 JP): Melalui diskusi dan analisis data, peserta didik dapatmenganalisis faktor-faktor yang memengaruhi periode dan frekuensi getaran.● Pertemuan 3 (2 JP): Melalui demonstrasi, peserta didik dapat menjelaskanbahwa gelombang adalah getaran yang merambat serta membedakankarakteristik gelombang transversal dan longitudinal.● Pertemuan 4 (2 JP): Melalui percobaan dan diskusi, peserta didik dapatmenganalisis hubungan antara cepat rambat gelombang, panjang gelombang,dan frekuensi, serta memahami konsep gelombang bunyi.● Pertemuan 5 (3 JP): Melalui eksperimen sederhana, peserta didik dapatmenyelidiki dan menjelaskan sifat-sifat cahaya (merambat lurus, dapatdipantulkan, dan dapat dibiaskan).● Pertemuan 6 (2 JP): Melalui studi gambar dan diskusi, peserta didik dapatmenganalisis bagian-bagian mata manusia dan proses melihat.● Pertemuan 7 (2 JP): Melalui analisis studi kasus, peserta didik dapatmenjelaskan prinsip kerja alat optik sederhana seperti kamera dan teleskop.D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL● Getaran pada senar gitar dan gempa bumi.● Gelombang suara dari alat musik dan speaker.● Fenomena pembiasan cahaya pada pensil dalam gelas air dan pembentukanpelangi.● Penggunaan kacamata untuk membantu penglihatan.● Cara kerja kamera pada ponsel dan teleskop untuk melihat benda langit.E. KERANGKA PEMBELAJARANPRAKTIK PEDAGOGIK● Model Pembelajaran: Inquiry-Based Learning (Pembelajaran Berbasis Inkuiri),Project-Based Learning (PBL).● Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning)○ Mindful Learning: Mengajak peserta didik untuk fokus dan hadirsepenuhnya saat melakukan pengamatan (misalnya, menghitung ayunanbandul, mengamati perubahan pada pensil di dalam air).○ Meaningful Learning: Menghubungkan setiap konsep dengan fenomenanyata yang dekat dengan kehidupan peserta didik (misalnya,


menghubungkan frekuensi dengan nada tinggi/rendah pada musik).○ Joyful Learning: Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melaluieksperimen langsung, permainan, dan \"sulap\" sains (seperti \"mematahkan\"pensil dengan air).● Metode Pembelajaran: Eksperimen, Demonstrasi, Diskusi Kelompok, TanyaJawab, Penugasan.● Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi:○ Diferensiasi Konten: Menyediakan materi dalam berbagai format: teks daribuku, video pembelajaran, dan simulasi interaktif PhET.○ Diferensiasi Proses: Memberikan pilihan kepada peserta didik untukbekerja secara individu, berpasangan, atau dalam kelompok. Memberikanpanduan (scaffolding) yang berbeda tingkatannya sesuai kebutuhankelompok.○ Diferensiasi Produk: Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman melaluiberbagai cara, seperti laporan praktikum tertulis, presentasi lisan, posterinfografis, atau video demonstrasi.KEMITRAAN PEMBELAJARAN● Lingkungan Sekolah: Memanfaatkan halaman sekolah untuk percobaan bandul(menggantung pada dahan pohon) dan percobaan gelombang tali.● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: (Pengayaan) Mengundangnarasumber (dokter mata) atau melakukan kunjungan belajar keobservatorium/planetarium jika memungkinkan.● Mitra Digital: Memanfaatkan platform PhET Interactive Simulations dariUniversity of Colorado Boulder untuk visualisasi konsep.LINGKUNGAN BELAJAR● Ruang Fisik: Pengaturan tempat duduk yang fleksibel untuk memfasilitasi kerjakelompok. Dinding kelas dimanfaatkan sebagai \"dinding kata\" dan area pameranuntuk menampilkan hasil karya peserta didik (tabel pengamatan, infografis).● Ruang Virtual: Penggunaan Google Classroom atau platform LMS lain untukberbagi materi, link simulasi, dan mengumpulkan tugas.● Budaya Belajar: Membangun lingkungan kelas yang aman, di mana pesertadidik berani bertanya, berpendapat, mencoba, dan bahkan membuat kesalahansebagai bagian dari proses belajar.PEMANFAATAN DIGITAL● Perpustakaan Digital/Sumber Daring: Laman PhET, video dari Khan Academy,artikel sains populer.● Forum Diskusi Daring: Fitur forum di Google Classroom untuk diskusi lanjutandi luar jam pelajaran.● Penilaian Daring: Quizizz atau Google Forms untuk kuis formatif.● Media Presentasi Digital: Canva, Google Slides, atau PowerPoint untukpresentasi hasil kelompok.● Media Publikasi Digital: Blog atau media sosial sekolah untukmempublikasikan proyek terbaik peserta didik.


F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIPERTEMUAN 1 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Konsep Getaran● KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)○ Pembukaan: Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksakehadiran.○ Mindful Learning: Guru mengajak peserta didik menyentuh tenggorokanmasing-masing sambil berbicara atau bersenandung untuk merasakangetaran. Guru bertanya, \"Apa yang kalian rasakan? Mengapa ini terjadi?\"○ Apersepsi: Guru menghubungkan pengalaman tersebut dengan konsepgetaran sebagai gerak bolak-balik.○ Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahamikonsep getaran, amplitudo, periode, dan frekuensi.● KEGIATAN INTI (55 MENIT)○ Eksplorasi (Joyful Learning): Peserta didik dibagi menjadikelompok-kelompok kecil untuk melakukan Aktivitas 4.1: Ayo ayunkanbandul buahnya! (menggunakan bandul sederhana).○ Diskusi: Setiap kelompok berdiskusi untuk mengisi tabel pengamatan,menghitung jumlah getaran, waktu, periode (T), dan frekuensi (f).○ Meaningful Learning: Guru memandu diskusi kelas, menghubungkan istilahperiode dan frekuensi dengan pengalaman sehari-hari (misalnya, \"detakjantung yang cepat berarti frekuensinya tinggi\").○ Pembelajaran Berdiferensiasi:■ Proses: Kelompok yang lebih cepat selesai dapat mencoba mengubahpanjang tali atau massa bandul dan melihat pengaruhnya. Kelompokyang butuh bimbingan dibantu oleh guru dalam menghitung T dan f.■ Produk: Hasil pengamatan dicatat dalam tabel yang disediakan di LKPD.● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: Peserta didik menjawab pertanyaan reflektif: \"Apa saja istilah baruyang kamu pelajari hari ini? Bagian mana yang paling menarik?\"○ Rangkuman: Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa getaranadalah gerak bolak-balik di sekitar titik setimbang dan memiliki besaranseperti periode dan frekuensi.○ Tindak Lanjut: Guru memberikan tugas untuk membaca materi tentanggelombang untuk pertemuan berikutnya.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 2 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Faktor yang Memengaruhi Getaran● KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, dan presensi.○ Apersepsi: Guru mereviu hasil percobaan bandul dari pertemuansebelumnya dan mengajukan pertanyaan pemantik: \"Dari percobaankemarin, apa yang kira-kira bisa membuat ayunan bandul menjadi lebih


cepat atau lebih lambat?\"○ Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk menganalisisfaktor-faktor yang memengaruhi periode dan frekuensi getaran.● KEGIATAN INTI (60 MENIT)○ Eksplorasi (Joyful Learning): Peserta didik secara berkelompokmenggunakan simulasi PhET \"Pendulum Lab\" untuk menyelidiki pengaruhpanjang tali, massa bandul, dan simpangan terhadap periode getaran.○ Diskusi: Kelompok menganalisis data hasil simulasi untuk menemukanvariabel mana yang berpengaruh. Mereka akan menemukan bahwa hanyapanjang tali yang secara signifikan memengaruhi periode.○ Meaningful Learning: Guru menghubungkan temuan tersebut denganaplikasi nyata, seperti cara kerja jam bandul kuno (panjang bandulnyamenentukan waktu) atau cara pemain cello mengubah nada (denganmenekan senar pada panjang yang berbeda).○ Pembelajaran Berdiferensiasi:■ Konten: Peserta didik dapat memilih antara menggunakan simulasi PhETatau melakukan percobaan nyata (jika alat memadai) untuk mengujivariabel.■ Proses: Guru menyediakan lembar kerja terstruktur untuk kelompok yangmembutuhkan panduan dan pertanyaan terbuka untuk kelompok yanglebih mandiri.● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: \"Faktor apa yang ternyata tidak memengaruhi cepat-lambatnyaayunan bandul? Apakah ini sesuai dengan dugaan awal kalian?\"○ Rangkuman: Kesimpulan bersama bahwa periode getaran banduldipengaruhi oleh panjang talinya, bukan massa atau amplitudonya (untuksimpangan kecil).○ Tindak Lanjut: Mengingatkan untuk membaca materi tentang konsep dasargelombang.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 3 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Konsep Dasar Gelombang● KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, dan presensi.○ Apersepsi (Mindful Learning): Guru menampilkan video ombak di laut atauriak air di kolam. Peserta didik diminta mengamati dengan saksama. Gurubertanya, \"Bagaimana energi dari tengah laut bisa sampai ke pantai?\"○ Tujuan: Menyampaikan tujuan untuk memahami bahwa gelombang adalahgetaran yang merambat dan membedakan gelombang transversal danlongitudinal.● KEGIATAN INTI (60 MENIT)○ Eksplorasi (Joyful Learning): Peserta didik melakukan Aktivitas 4.2: Ayo BuatGelombang Tali! secara berkelompok menggunakan tali atau slinki untuk


membuat gelombang.○ Demonstrasi: Guru mendemonstrasikan perbedaan gelombang transversal(gerakan naik-turun) dan gelombang longitudinal (gerakan maju-mundur)menggunakan slinki.○ Diskusi: Peserta didik mengidentifikasi bagian-bagian gelombang (puncak,lembah, rapatan, renggangan) dan membandingkan arah getar dengan arahrambat untuk kedua jenis gelombang.○ Meaningful Learning: Menghubungkan gelombang transversal dengancontoh gelombang cahaya dan riak air, serta gelombang longitudinal dengangelombang bunyi.● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: \"Apa perbedaan utama antara gelombang pada tali dan gelombangpada slinki yang didorong maju-mundur?\"○ Rangkuman: Menyimpulkan definisi gelombang serta perbedaankarakteristik gelombang transversal dan longitudinal.○ Tindak Lanjut: Mempersiapkan diri untuk membahas besaran-besaran padagelombang.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 4 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Besaran Gelombang dan Gelombang Bunyi● KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, dan presensi.○ Apersepsi: Guru mereviu tentang jenis gelombang dan memperkenalkanbesaran baru: panjang gelombang (λ) dan cepat rambat gelombang (v).○ Tujuan: Menyampaikan tujuan untuk menganalisis hubungan antar besarangelombang dan memahami konsep gelombang bunyi.● KEGIATAN INTI (60 MENIT)○ Diskusi: Berdasarkan data dari pertemuan sebelumnya, guru memandudiskusi untuk menurunkan hubungan antara cepat rambat, frekuensi, danpanjang gelombang (v = f × λ). Guru memberikan contoh soal sederhana.○ Eksplorasi (Joyful & Creativity): Peserta didik melakukan Aktivitas 4.3: Ayotiup pluitnya!. Mereka membuat pluit dari sedotan dengan panjang yangberbeda-beda.○ Meaningful Learning: Diskusi kelas membahas mengapa panjang sedotanyang berbeda menghasilkan nada (bunyi) yang berbeda. Ini dihubungkandengan frekuensi (sedotan pendek = frekuensi tinggi = nada tinggi).○ Pembelajaran Berdiferensiasi (Produk): Peserta didik dapat menjelaskantemuannya melalui demonstrasi langsung atau membuat catatan bergambar.● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: \"Mengapa suara peluit dari sedotan yang pendek lebihmelengking?\"○ Rangkuman: Menyimpulkan rumus cepat rambat gelombang dan konsepdasar gelombang bunyi sebagai gelombang longitudinal.


○ Tindak Lanjut: Memberi tugas untuk membawa bahan percobaan sifatcahaya untuk pertemuan berikutnya.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 5 (3 JP : 120 MENIT)Topik: Sifat-sifat Cahaya● KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, dan presensi.○ Apersepsi: Guru bertanya, \"Mengapa kita tidak bisa melihat benda diruangan yang gelap gulita? Lalu, mengapa kita bisa melihat bayangan kita dicermin?\"○ Tujuan: Menyampaikan tujuan untuk menyelidiki dan membuktikan sifat-sifatcahaya.● KEGIATAN INTI (90 MENIT)○ Eksplorasi (Joyful Learning): Pembelajaran berbasis stasiun (jikamemungkinkan) atau dilakukan secara berurutan dalam kelompok.■ Stasiun 1 (Merambat Lurus): Melakukan Aktivitas 4.4 (Ayo intipbintangnya!) menggunakan 3 karton berlubang dan sumber cahaya(lilin/senter).■ Stasiun 2 (Dapat Dipantulkan): Menggunakan cermin datar dan senteruntuk memantulkan cahaya ke target tertentu di dinding.■ Stasiun 3 (Dapat Dibiaskan): Melakukan Aktivitas 4.5 (Ayo lakukan SulapMematahkan Pensil!) menggunakan pensil dan gelas berisi air.○ Diskusi: Setiap kelompok mempresentasikan kesimpulan dari setiap stasiun.○ Meaningful Learning: Menghubungkan sifat merambat lurus denganterbentuknya bayangan, pemantulan dengan cara kerja cermin, danpembiasan dengan fenomena kolam terlihat dangkal atau pembentukanpelangi.● KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)○ Refleksi: \"Manakah 'sulap' sains hari ini yang paling mengejutkanmu? Sifatcahaya apa yang menjelaskannya?\"○ Rangkuman: Menyimpulkan tiga sifat cahaya yang telah dibuktikan:merambat lurus, dapat dipantulkan, dan dapat dibiaskan.○ Tindak Lanjut: Membaca materi tentang indera penglihatan.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 6 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Indera Penglihatan (Mata)● KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, dan presensi.○ Apersepsi: Guru menampilkan gambar penampang mata. \"Mata kita adalahalat optik tercanggih ciptaan Tuhan. Bagaimana cara kerjanya?\"○ Tujuan: Menyampaikan tujuan untuk menganalisis bagian-bagian mata danproses melihat.


● KEGIATAN INTI (60 MENIT)○ Eksplorasi: Peserta didik secara berkelompok menganalisis gambar, model,atau video tentang anatomi mata. Mereka mengidentifikasi bagian-bagianutama (kornea, iris, pupil, lensa, retina) dan mencocokkannya denganfungsinya.○ Diskusi (Meaningful Learning): Guru memandu diskusi kelas untukmenyusun alur proses melihat: Cahaya masuk -> dibiaskan oleh kornea &lensa -> bayangan (nyata, terbalik, diperkecil) jatuh di retina -> sel-sel diretina mengubahnya menjadi sinyal listrik -> sinyal dikirim ke otak melaluisaraf optik -> otak menerjemahkannya sebagai gambar tegak.○ Pembelajaran Berdiferensiasi (Proses): Kelompok dapat membuat alurproses melihat dalam bentuk diagram alir, poin-poin narasi, atau sketsabergambar.● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: \"Bagian mata mana yang fungsinya mirip dengan lensa padakamera?\"○ Rangkuman: Menyimpulkan bagian-bagian mata dan urutan proses melihat.○ Tindak Lanjut: Membaca materi tentang alat optik buatan manusia.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 7 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Alat Optik Sederhana● KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, dan presensi.○ Apersepsi: Guru bertanya, \"Jika mata kita sudah canggih, mengapa manusiamasih menciptakan alat seperti kamera, lup, atau teleskop?\"○ Tujuan: Menyampaikan tujuan untuk menjelaskan prinsip kerja alat optiksederhana.● KEGIATAN INTI (60 MENIT)○ Eksplorasi: Peserta didik dalam kelompok kecil melakukan studi literatur(dari buku atau sumber digital yang disiapkan guru) tentang prinsip kerjakamera dan teleskop.○ Diskusi (Meaningful Learning): Kelompok mempresentasikan hasil studinya.Fokus diskusi adalah membandingkan cara kerja alat optik dengan mata.Contoh: Lensa kamera vs Lensa mata; Diafragma vs Iris; Film/Sensor vsRetina.○ Bernalar Kritis: Guru memantik diskusi tentang bagaimana alat-alat inimembantu mengatasi keterbatasan mata manusia (melihat benda sangatkecil, sangat jauh, atau merekam gambar).● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: \"Pengetahuan apa dari bab ini yang paling bermanfaat bagimu?\"○ Rangkuman: Merangkum keseluruhan materi Bab 4 (Getaran, Gelombang,Cahaya, dan Optik).


○ Tindak Lanjut: Guru menginformasikan tentang pelaksanaan asesmensumatif pada pertemuan berikutnya.○ Penutup: Salam dan doa.G. ASESMEN PEMBELAJARANASESMEN DIAGNOSTIK● Tanya Jawab (Awal Pembelajaran): Apa yang kamu ketahui tentang getaran?Di mana kamu pernah melihat gelombang? Bagaimana kita bisa melihat benda?● Kuis Singkat: Kuis pra-pembelajaran singkat melalui Google Forms untukmemetakan pengetahuan awal peserta didik tentang topik.ASESMEN FORMATIF● Tanya Jawab: Dilakukan secara lisan selama proses pembelajaran untukmemeriksa pemahaman konsep, misalnya: \"Apa yang terjadi pada gelombangjika talinya kita gerakkan lebih cepat?\"● Diskusi Kelompok: Guru mengobservasi keaktifan, kemampuanberargumentasi, dan kolaborasi peserta didik menggunakan lembar observasi.● Latihan Soal/LKPD: Pengerjaan Aktivitas 4.1, 4.2, 4.3, 4.4, dan 4.5 dinilaisebagai asesmen proses untuk melihat penerapan konsep.● Observasi: Guru mencatat perkembangan sikap ilmiah (rasa ingin tahu,ketelitian) dan Profil Pelajar Pancasila selama kegiatan eksperimen.● Produk (Proses): Sketsa atau diagram yang dibuat peserta didik selamapembelajaran untuk menjelaskan suatu konsep (misalnya, gambar perambatancahaya).ASESMEN SUMATIF● Produk (Proyek):○ Infografis: Peserta didik secara individu atau kelompok membuat infografisdigital (menggunakan Canva) atau manual yang menjelaskan salah satutopik: (a) Pemanfaatan Gelombang dalam Teknologi, (b) Cara Kerja Mata,atau (c) Prinsip Pembentukan Pelangi.○ Kriteria Penilaian: Kelengkapan konten, keakuratan konsep, kreativitasvisual, dan kejelasan informasi.● Praktik (Kinerja):○ Demonstrasi: Peserta didik diminta untuk mendemonstrasikan caramenghasilkan gelombang transversal dan longitudinal menggunakan slinkiatau tali dan menjelaskan perbedaannya.○ Kriteria Penilaian: Ketepatan dalam demonstrasi, kejelasan penjelasanlisan.● Tes Tertulis: Tes akhir bab untuk mengukur pemahaman konseptual dankemampuan analisis secara menyeluruh.Contoh Tes Tertulis:A. Pilihan Ganda1. Sebuah bandul sederhana berayun dari titik A ke B lalu ke C dalam waktu 0,5detik. Jika jarak A-C adalah simpangan terjauhnya, maka frekuensi danamplitudo getaran bandul tersebut adalah...


a. 1 Hz dan jarak A-Bb. 1 Hz dan jarak O-B (O titik setimbang)c. 2 Hz dan jarak A-Cd. 2 Hz dan jarak O-A2. Ketika kita melihat pensil di dalam gelas berisi air, pensil tersebut tampakbengkok. Peristiwa ini terjadi karena cahaya mengalami...a. Pemantulanb. Pembiasanc. Perambatan lurusd. Penguraian3. Berikut ini yang merupakan contoh gelombang longitudinal adalah...a. Gelombang pada talib. Gelombang cahayac. Gelombang permukaan aird. Gelombang bunyiB. Essay1. Jelaskan mengapa kita dapat mendengar guntur beberapa saat setelah melihatkilat, padahal keduanya terjadi pada waktu yang bersamaan! Hubungkanjawabanmu dengan konsep cepat rambat gelombang.2. Gambarkan diagram sederhana sebuah mata manusia dan beri label padabagian kornea, lensa, dan retina. Jelaskan secara singkat bagaimana ketigabagian tersebut bekerja sama sehingga kita dapat melihat sebuah objek!Mengetahui,Kepala SekolahNURHOTIMA DALIMUNTHE,S.Pd.INIP. 19801217 200801 2 003MangaledangLama, 2026Guru Mata PelajaranWENNY SIREGAR,S.PdNIP. 19871014 201903 2 008


MODUL AJAR DEEP LEARNINGMATA PELAJARAN : IPABAB 5: UNSUR, SENYAWA, DAN CAMPURANA. IDENTITAS MODULNama Sekolah : SMPN 3 PORTIBI SATU ATAPNama Penyusun : Wenny Siregar,S.PdMata Pelajaran : IPAKelas / Fase /Semester : VIII / D / II (Genap)Alokasi Waktu : 20 JP (10 kali pertemuan)Tahun Pelajaran : 2025 / 2026B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK● Pengetahuan Awal: Peserta didik mengenali berbagai zat dalam kehidupansehari-hari (air, garam, gula, besi, emas) namun belum mampumengklasifikasikannya secara ilmiah sebagai unsur, senyawa, atau campuran.Mereka memiliki pemahaman dasar tentang wujud zat (padat, cair, gas).● Minat: Peserta didik tertarik pada \"resep\" atau komposisi dari benda-benda disekitar mereka, seperti makanan, minuman, dan bahan-bahan produk rumahtangga. Mereka juga penasaran dengan proses seperti penjernihan air ataupembuatan garam.● Latar Belakang: Peserta didik memiliki pengalaman yang berbeda dalammengamati proses pencampuran (misalnya membuat teh, kopi, atau sirup) danpemisahan (misalnya mengayak tepung).● Kebutuhan Belajar:○ Visual: Membutuhkan pengamatan langsung terhadap wujud unsur dansenyawa, melihat model atom dan molekul, serta diagram proses pemisahancampuran.○ Auditori: Belajar melalui penjelasan guru tentang perbedaan sifat unsur,senyawa, dan campuran, serta diskusi kelompok untuk memecahkanmasalah.○ Kinestetik: Memerlukan pengalaman praktik langsung dalam melakukanpercobaan pemisahan campuran (penyaringan, kromatografi, pemisahanmagnetis) dan mengamati sifat-sifat zat.C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN● Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:○ Konseptual: Memahami definisi dan perbedaan mendasar antara unsur,senyawa, dan campuran. Mengenal konsep atom sebagai penyusun unsurdan molekul sebagai penyusun senyawa. Mengidentifikasi jenis-jeniscampuran (larutan, suspensi, koloid) dan metode pemisahannya.○ Prosedural: Mampu melakukan klasifikasi zat, melakukan berbagai teknikpemisahan campuran sederhana, serta membaca informasi dasar dari tabelperiodik.


● Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Materi ini sangat esensialuntuk memahami dunia material di sekitar kita, mulai dari udara yang kita hirup(campuran), air yang kita minum (senyawa), hingga bahan peralatan yang kitagunakan (unsur logam). Metode pemisahan campuran relevan dengan isulingkungan seperti pengolahan limbah dan penjernihan air.● Tingkat Kesulitan: Sedang hingga Tinggi. Konsep atom dan molekul bersifatabstrak. Membedakan senyawa dan campuran memerlukan pemahamankonseptual yang kuat.● Struktur Materi: Materi disusun secara hierarkis: dimulai dari bagian terkecilyang murni (unsur), kemudian gabungannya secara kimia (senyawa), dangabungannya secara fisika (campuran), diakhiri dengan cara memisahkannyakembali.● Integrasi Nilai dan Karakter:○ Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia:Mensyukuri keragaman materi di alam semesta dan keteraturannya yangmemungkinkan kehidupan.○ Bernalar Kritis: Menganalisis hasil percobaan pemisahan campuran,membandingkan sifat zat, dan menarik kesimpulan berdasarkan buktiempiris.○ Kreativitas: Merancang metode pemisahan campuran untuk menyelesaikanmasalah kontekstual (Proyek Pemisahan Campuran).○ Kolaborasi/Bergotong Royong: Bekerja dalam kelompok untuk melakukanpercobaan, berdiskusi, dan menyusun laporan.○ Kemandirian: Melakukan studi literatur dan mengerjakan proyek karya tulisilmiah secara mandiri atau dalam kelompok kecil.○ Kepedulian: Meningkatkan kesadaran terhadap masalah lingkungan(misalnya polusi) dan mencari solusi melalui prinsip pemisahan campuran.D. DIMENSI PROFIL LULUSAN● Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan BerakhlakMulia: Mengapresiasi kompleksitas dan keteraturan materi sebagai ciptaanTuhan.● Kewargaan: Memahami pentingnya pengelolaan sumber daya alam (unsur dansenyawa) secara bijak.● Penalaran Kritis: Dikembangkan melalui kegiatan identifikasi zat, analisispercobaan, dan evaluasi metode pemisahan.● Kreativitas: Diasah melalui perancangan proyek pemisahan campuran danpembuatan infografis.● Kolaborasi: Menjadi inti dari semua kegiatan laboratorium dan diskusikelompok.● Kemandirian: Dilatih melalui tugas proyek jangka panjang dan studi literatur.● Kesehatan: Memahami komposisi zat dalam makanan dan produk sehari-hari.● Komunikasi: Dilatih melalui presentasi hasil percobaan, diskusi, danpenyusunan karya tulis ilmiah.


DESAIN PEMBELAJARANA. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)Pada akhir Fase D, peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:Pemahaman IPAMenelaah hasil identifikasi makhluk hidup sesuai dengan karakteristiknya;menganalisis klasifikasi, sifat, dan perubahan materi; menganalisis sistem organisasikehidupan, fungsi, serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ;menganalisis interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya dalam merancangupaya-upaya untuk mencegah dan mengatasi perubahan iklim; menganalisispewarisan sifat; membuat bioteknologi konvensional di lingkungan sekitarnya;menerapkan pengukuran terhadap aspek fisis dalam kehidupan sehari-hari;menganalisis ragam gerak, gaya, dan tekanan; menganalisis hubungan usaha danenergi; menganalisis pengaruh kalor dan perpindahannya terhadap perubahan suhu;menganalisis gelombang dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari;menganalisis gejala kemagnetan dan kelistrikan untuk menyelesaikan tantanganyang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari termasuk pemanfaatan sumber energilistrik ramah lingkungan; menganalisis posisi relatif bumi-bulan-matahari dalamsistem tata surya untuk menjelaskan fenomena alam dan perubahan iklim; sertamengevaluasi keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif dan adiktif yangmembahayakan dirinya dan lingkungan.Keterampilan ProsesMampu menerapkan keterampilan proses yang meliputi:● Mengamati: Melakukan pengamatan terhadap fenomena mendorong benda dancara kerja alat-alat bantu.● Mempertanyakan dan Memprediksi: Mengajukan pertanyaan yang dapatdiselidiki melalui percobaan (misalnya: \"Apakah massa memengaruhi usaha?\").● Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan: Merencanakan dan melakukanpercobaan seperti \"ski\" lantai untuk menyelidiki hubungan antara usaha, gaya,jarak, dan waktu.● Memproses, Menganalisis Data dan Informasi: Mengolah data percobaandalam bentuk tabel dan melakukan perhitungan untuk menemukan besarandaya.● Mengevaluasi dan Refleksi: Mengevaluasi hasil percobaan,membandingkannya dengan hipotesis awal, dan merefleksikan konsep yangtelah dipelajari.● Mengomunikasikan Hasil: Mengomunikasikan hasil penyelidikan danpemahaman konsep melalui diskusi kelas dan pameran karya.B. LINTAS DISIPLIN ILMU● Bahasa Indonesia: Menyusun karya tulis ilmiah dengan sistematika yang benar.● Seni Budaya: Mendesain infografis yang komunikatif dan estetis.● Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): Menggunakan internet untuk riset,


memanfaatkan aplikasi untuk membuat infografis, dan mengakses tabel periodikinteraktif.● Kewirausahaan: Menganalisis penggunaan unsur dan senyawa dalam kegiatanekonomi di lingkungan sekitar (Tantangan 3 pada Proyek).C. TUJUAN PEMBELAJARAN● Pertemuan 1 (2 JP): Melalui pengamatan dan studi literatur, peserta didik dapatmenjelaskan pengertian unsur dan membedakan unsur logam dan non-logamberdasarkan sifat fisiknya.● Pertemuan 2 (2 JP): Melalui analogi dan analisis model, peserta didik dapatmenjelaskan hubungan antara unsur dan atom sebagai bagian terkecilnya.● Pertemuan 3 (2 JP): Melalui pengamatan tabel periodik, peserta didik dapatmengidentifikasi beberapa unsur yang dikenal dan kegunaannya.● Pertemuan 4 (2 JP): Melalui percobaan, peserta didik dapat mengelompokkanbeberapa zat sebagai unsur logam atau non-logam berdasarkan sifat hantarlistrik dan panasnya.● Pertemuan 5 (2 JP): Melalui diskusi dan analisis contoh, peserta didik dapatmendeskripsikan perbedaan antara unsur dan senyawa.● Pertemuan 6 (2 JP): Melalui studi kasus dan diskusi, peserta didik dapatmenyajikan informasi tentang penggunaan unsur dan senyawanya dalamkehidupan sehari-hari.● Pertemuan 7 (2 JP): Melalui demonstrasi dan pengamatan, peserta didik dapatmendeskripsikan perbedaan antara senyawa dan campuran sertamengidentifikasi jenis-jenis campuran (larutan, suspensi, koloid).● Pertemuan 8 (2 JP): Melalui percobaan, peserta didik dapatmendemonstrasikan metode pemisahan campuran partikel tidak larut (dekantasi,penyaringan, pengayakan, pemisahan magnetis).● Pertemuan 9 (2 JP): Melalui percobaan dan diskusi, peserta didik dapatmendemonstrasikan metode pemisahan campuran partikel larut (kromatografi)dan memahami prinsip evaporasi dan distilasi.● Pertemuan 10 (2 JP): Peserta didik dapat merancang sebuah metodepemisahan campuran untuk menyelesaikan masalah lingkungan kontekstual.D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL● Identifikasi unsur logam pada perhiasan (emas, perak) dan peralatan rumahtangga (besi, aluminium).● Komposisi senyawa pada produk makanan (gula, garam) dan obat-obatan(antasida).● Proses membuat minuman seperti kopi atau teh (campuran dan pemisahan).● Metode penjernihan air sederhana untuk mendapatkan air bersih.● Pemisahan sampah logam di tempat daur ulang.E. KERANGKA PEMBELAJARANPRAKTIK PEDAGOGIK


● Model Pembelajaran: Inquiry-Based Learning, Project-Based Learning (PBL).● Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning)○ Mindful Learning: Mengajak peserta didik untuk mengamati dengan telitisifat-sifat fisik zat dan perubahan yang terjadi selama proses pencampurandan pemisahan.○ Meaningful Learning: Menghubungkan setiap konsep dengan produk atauproses yang ada di sekitar peserta didik, seperti kandungan pada kemasanmakanan atau proses penyaringan air.○ Joyful Learning: Menciptakan pembelajaran yang menarik melaluipercobaan \"aneh\" (misalnya memisahkan warna spidol hitam), pengamatanbenda-benda nyata, dan permainan tebak kata unsur.● Metode Pembelajaran: Eksperimen, Demonstrasi, Diskusi Kelompok, StudiLiteratur, Proyek.● Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi:○ Diferensiasi Konten: Menyediakan materi melalui buku teks, video tentangatom, tabel periodik interaktif, dan membawa contoh zat nyata ke kelas.○ Diferensiasi Proses: Peserta didik dapat memilih tantangan proyek yangberbeda sesuai minat. Dalam percobaan, kelompok yang lebih cepat dapatmencoba variabel lain atau metode pemisahan yang lebih kompleks.○ Diferensiasi Produk: Hasil pemahaman ditunjukkan melalui laporanpraktikum, peta konsep, karya tulis ilmiah, atau infografis.KEMITRAAN PEMBELAJARAN● Lingkungan Sekolah: Memanfaatkan laboratorium IPA untuk percobaan, kantinsekolah untuk mengidentifikasi senyawa pada kemasan produk.● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: (Pengayaan) Melakukan kunjungan kePDAM, industri pengolahan garam, atau bengkel untuk melihat aplikasipemisahan campuran dan penggunaan unsur.● Mitra Digital: Memanfaatkan laman ptable.com untuk tabel periodik interaktif,sumber dari internet untuk riset proyek.LINGKUNGAN BELAJAR● Ruang Fisik: Pengaturan meja fleksibel untuk kerja kelompok di kelas danlaboratorium. Dinding kelas digunakan untuk memajang Tabel T-I-S (Tahu, InginTahu, Sudah Belajar) dan hasil karya infografis peserta didik.● Ruang Virtual: Google Classroom untuk distribusi LKPD, pengumpulan laporan,dan forum diskusi proyek.● Budaya Belajar: Mendorong budaya bertanya, berhipotesis, dan tidak takutsalah dalam melakukan percobaan. Menekankan pentingnya keselamatan kerjadi laboratorium.PEMANFAATAN DIGITAL● Perpustakaan Digital/Sumber Daring: Laman ptable.com, video YouTubetentang model atom, artikel ilmiah sederhana untuk proyek.


● Forum Diskusi Daring: Grup WhatsApp atau forum LMS untuk konsultasiproyek di luar jam sekolah.● Penilaian Daring: Google Forms atau Quizizz untuk asesmen formatif.● Media Presentasi Digital: Canva, Google Slides untuk membuat infografis danpresentasi.● Media Publikasi Digital: Mading sekolah atau media sosial sekolah untukmempublikasikan hasil proyek karya tulis ilmiah.F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIPERTEMUAN 1 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Pengenalan Unsur Logam dan Non-logam● KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, presensi.○ Apersepsi (Joyful Learning): Guru menunjukkan beberapa benda (pakubesi, cincin perak/imitasi, sendok aluminium, isi pensil/karbon). Gurubertanya, \"Menurut kalian, apa persamaan dan perbedaan benda-bendaini?\"○ Tujuan: Menyampaikan tujuan untuk dapat menjelaskan pengertian unsurdan membedakan sifat unsur logam dan non-logam.● KEGIATAN INTI (55 MENIT)○ Eksplorasi: Peserta didik dalam kelompok melakukan Aktivitas 5.1 dan 5.2,mengamati gambar unsur-unsur dan mencari definisi 'unsur' dari berbagaisumber.○ Diskusi (Meaningful Learning): Kelompok mendiskusikan hasilpengamatan dan studi literaturnya untuk menyusun definisi unsur denganbahasa sendiri. Hasilnya dipresentasikan melalui kegiatan Pameran Karya.○ Penguatan Konsep: Guru memberikan penguatan tentang unsur sebagaizat murni yang tidak bisa diuraikan lagi dan memperkenalkanpengelompokan awal: logam (mengilap, kuat) dan non-logam (rapuh, tidakmengilap).● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: \"Sebutkan dua ciri utama yang membedakan besi (logam) dankarbon pada isi pensil (non-logam)!\"○ Rangkuman: Menyimpulkan definisi unsur dan ciri-ciri awal unsur logam dannon-logam.○ Tindak Lanjut: Membaca materi tentang atom.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 2 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Hubungan Unsur dan Atom● KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, presensi.○ Apersepsi: Guru bertanya, \"Jika sebuah batangan emas kita potong terusmenerus menjadi bagian yang sangat kecil, apakah bagian terkecil itu masih


berupa emas? Apa sebutannya?\"○ Tujuan: Menyampaikan tujuan untuk dapat menjelaskan hubungan antaraunsur dan atom.● KEGIATAN INTI (60 MENIT)○ Eksplorasi (Joyful Learning): Peserta didik melakukan Aktivitas 5.4:Analogi Atom dan Unsur dengan memotong-motong kertas hingga bagianterkecil.○ Diskusi: Kelompok mendiskusikan hasil aktivitas dan menjawab pertanyaanpemandu untuk memahami bahwa atom adalah bagian terkecil dari unsuryang masih memiliki sifat unsur tersebut.○ Visualisasi (Mindful Learning): Guru menampilkan model atom Bohr(Gambar 5.11) dan menjelaskan partikel subatomik (proton, neutron,elektron) secara sederhana.● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: \"Gambarkan analogi hubungan antara sebatang besi (unsur) dansatu partikel terkecilnya (atom)!\"○ Rangkuman: Menyimpulkan bahwa unsur tersusun dari partikel-partikelterkecil yang disebut atom.○ Tindak Lanjut: Mengamati tabel periodik yang ada di buku atau internet.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 3 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Tabel Periodik dan Kegunaan Unsur● KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, presensi.○ Apersepsi: Guru menampilkan gambar Tabel Periodik Unsur. Gurubertanya, \"Adakah simbol atau nama yang kalian kenali di sini? Di manakalian pernah mendengarnya?\"○ Tujuan: Menyampaikan tujuan pembelajaran untuk dapat mengidentifikasiunsur dan kegunaannya menggunakan tabel periodik.● KEGIATAN INTI (60 MENIT)○ Eksplorasi (Joyful Learning): Peserta didik secara berkelompokmelakukan Aktivitas 5.5: Unsur yang Kuketahui. Mereka menggunakanTabel Periodik (buku atau ptable.com) untuk mencari unsur yang merekakenal.○ Diskusi (Meaningful Learning): Setiap kelompok mengisi tabel tentangbentuk fisik, sifat, lokasi penemuan, dan keistimewaan unsur yang dipilih(misal: Oksigen/O untuk bernapas, Besi/Fe untuk konstruksi, Emas/Au untukperhiasan).○ Berbagi Informasi: Setiap kelompok membagikan satu temuan unsur yangpaling menarik kepada kelas.● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: \"Unsur baru apa yang kamu pelajari hari ini dan apakegunaannya?\"


○ Rangkuman: Menyimpulkan bahwa Tabel Periodik adalah alat untukmengorganisir semua unsur dan setiap unsur memiliki kegunaan spesifik.○ Tindak Lanjut: Mempersiapkan diri untuk percobaan di laboratorium padapertemuan berikutnya.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 4 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Sifat Hantar Unsur Logam dan Non-logam● KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, presensi.○ Apersepsi: Guru bertanya, \"Mengapa gagang panci biasanya terbuat dariplastik atau kayu, sementara bagian bawahnya terbuat dari logam?\"○ Tujuan: Menyampaikan tujuan untuk dapat mengelompokkan zat sebagailogam atau non-logam berdasarkan sifat hantar listrik dan panasnya.○ Keselamatan Kerja: Guru mengingatkan kembali aturan keselamatan dilaboratorium.● KEGIATAN INTI (55 MENIT)○ Eksplorasi (Kinestetik): Peserta didik di laboratorium melakukanPercobaan 5.6: Logam atau Nonlogam?. Mereka menguji beberapa zat(besi, karbon, seng, dll.) untuk mengetahui kemampuannya menghantarkanlistrik (menggunakan rangkaian sederhana) dan panas.○ Analisis Data: Kelompok mencatat hasil pengamatan dalam tabel danmengklasifikasikan setiap zat sebagai konduktor (logam) atau isolator(non-logam).○ Diskusi: Diskusi kelas membahas hasil percobaan, kemungkinan kesalahan,dan kesimpulan.● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: \"Berdasarkan percobaan, mengapa kabel listrik dilapisi plastik?\"○ Rangkuman: Menyimpulkan bahwa unsur logam umumnya adalahkonduktor panas dan listrik yang baik, sedangkan non-logam adalah isolator.○ Tindak Lanjut: Membaca materi tentang senyawa.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 5 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Pengenalan Senyawa● KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, presensi.○ Apersepsi: Guru menunjukkan segelas air dan sebongkah garam dapur.Guru bertanya, \"Kalian tahu air tersusun dari gas hidrogen dan oksigen.Mengapa air tidak mudah terbakar seperti hidrogen? Ini keajaiban apa?\"○ Tujuan: Menyampaikan tujuan untuk dapat mendeskripsikan perbedaanantara unsur dan senyawa.● KEGIATAN INTI (60 MENIT)○ Eksplorasi: Peserta didik melakukan Aktivitas 5.7, yaitu membuat


pertanyaan kritis tentang hubungan unsur dan senyawa.○ Diskusi (Meaningful Learning): Guru memandu diskusi untuk menjawabpertanyaan-pertanyaan tersebut. Fokusnya adalah pada konsep bahwasenyawa terbentuk dari ikatan kimia antar unsur, menghasilkan zat barudengan sifat yang sama sekali berbeda dari unsur penyusunnya, danmemiliki perbandingan massa yang tetap.○ Visualisasi: Guru menunjukkan model molekul air (H₂O) dan garam (NaCl)untuk membedakannya dari model atom unsur tunggal.● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: \"Sebutkan satu perbedaan paling mendasar antara unsur Emas(Au) dan senyawa Garam (NaCl)!\"○ Rangkuman: Menyimpulkan perbedaan utama unsur dan senyawa.○ Tindak Lanjut: Mencari contoh senyawa lain di sekitar.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 6 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Pemanfaatan Senyawa dan Pengenalan Proyek● KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, presensi.○ Apersepsi: Guru menunjukkan beberapa kemasan produk (makanan ringan,minuman, sabun). \"Coba perhatikan daftar komposisi. Adakah nama-namazat yang terdengar asing? Itu semua adalah senyawa!\"○ Tujuan: Menyampaikan tujuan untuk dapat menyajikan informasipenggunaan senyawa dan memperkenalkan tugas proyek.● KEGIATAN INTI (60 MENIT)○ Studi Kasus: Peserta didik secara berkelompok membaca bagian \"Senyawadi Sekitar Kita\" dan memilih satu senyawa (misal: gula, vitamin D,magnesium hidroksida) untuk didiskusikan lebih dalam mengenai fungsi danpenyusunnya.○ Pengenalan Proyek: Guru menjelaskan Proyek Karya Tulis Ilmiah (hlm164). Guru memaparkan 3 pilihan tantangan dan membantu peserta didikmemahami ruang lingkup setiap tantangan.○ Perencanaan Awal: Peserta didik mulai berdiskusi dalam kelompok untukmemilih tantangan dan membuat pertanyaan penelitian awal untuk proyekmereka.● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: \"Tantangan proyek mana yang paling menarik minat kelompokmu?Mengapa?\"○ Tindak Lanjut: Memulai pengerjaan Tahap 1 dan 2 dari proyek karya tulis dirumah.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 7 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Pengenalan Campuran


● KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, presensi.○ Apersepsi (Joyful Learning): Guru melakukan demonstrasi membuatsegelas es teh manis. Guru bertanya, \"Apa saja yang ada di dalam gelas ini?Apakah gula dan tehnya berubah menjadi zat baru atau hanya bercampur?\"○ Tujuan: Menyampaikan tujuan untuk dapat membedakan senyawa dancampuran, serta mengidentifikasi jenis-jenis campuran.● KEGIATAN INTI (55 MENIT)○ Eksplorasi (Kinestetik): Peserta didik melakukan Aktivitas 5.8,mencampurkan air dengan gula (larutan), minyak (koloid/emulsi), dan pasir(suspensi).○ Mindful Learning: Peserta didik mengamati dengan teliti perbedaan hasilpada ketiga gelas: mana yang bening, mana yang keruh, mana yangmengendap setelah didiamkan.○ Diskusi: Diskusi kelas untuk menyimpulkan perbedaan larutan, koloid, dansuspensi. Guru juga menekankan perbedaan utama campuran (gabunganfisika, sifat zat asal masih ada) dengan senyawa (ikatan kimia, sifat baru).● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: \"Apa bedanya antara mencampur garam ke dalam air denganmereaksikan gas hidrogen dan oksigen menjadi air?\"○ Rangkuman: Menyimpulkan definisi dan jenis-jenis campuran.○ Tindak Lanjut: Mempersiapkan diri untuk percobaan pemisahan campuran.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 8 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Pemisahan Campuran Partikel Tidak Larut● KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, presensi.○ Apersepsi: Guru menunjukkan segelas air keruh berisi pasir. \"Bagaimanacara termudah dan tercepat untuk mendapatkan air yang lebih jernih daricampuran ini?\"○ Tujuan: Menyampaikan tujuan untuk dapat mendemonstrasikan metodepemisahan campuran partikel tidak larut.● KEGIATAN INTI (60 MENIT)○ Eksplorasi (Kinestetik): Pembelajaran berbasis stasiun di laboratorium.Setiap kelompok berotasi untuk mencoba:■ Stasiun 1 (Dekantasi & Penyaringan): Memisahkan pasir dari air.■ Stasiun 2 (Pengayakan): Memisahkan kerikil dari tepung.■ Stasiun 3 (Pemisahan Magnetis): Melakukan Aktivitas 5.9,memisahkan serbuk besi dari pasir.○ Analisis: Peserta didik mencatat prinsip kerja dan efektivitas setiap metode.● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: \"Untuk memisahkan sampah paku dari tumpukan serbuk kayu,metode mana yang paling efisien? Mengapa?\"


○ Rangkuman: Menyimpulkan berbagai metode pemisahan untuk partikeltidak larut.○ Tindak Lanjut: Membaca materi tentang pemisahan partikel larut.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 9 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Pemisahan Campuran Partikel Larut● KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, presensi.○ Apersepsi: \"Kalian tahu tinta spidol hitam. Apakah warna hitam itu adalahsatu warna tunggal, atau campuran dari banyak warna?\"○ Tujuan: Menyampaikan tujuan untuk dapat mendemonstrasikan metodekromatografi dan memahami prinsip evaporasi & distilasi.● KEGIATAN INTI (60 MENIT)○ Eksplorasi (Joyful Learning): Peserta didik melakukan percobaanKromatografi Kertas sederhana menggunakan kertas saring/tisu, spidol(terutama hitam, coklat, hijau), dan air sebagai pelarut.○ Mindful Learning: Peserta didik mengamati dengan saksama bagaimana airmerambat ke atas dan memisahkan komponen warna dari tinta.○ Diskusi (Meaningful Learning): Guru memandu diskusi tentang prinsipkromatografi. Selanjutnya, guru menjelaskan prinsip evaporasi (pembuatangaram) dan distilasi (pemurnian air) dengan bantuan diagram atau video.● KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)○ Refleksi: \"Ternyata, warna apa saja yang menyusun spidol hitam yang kamuuji?\"○ Rangkuman: Menyimpulkan prinsip kerja kromatografi, evaporasi, dandistilasi.○ Tindak Lanjut: Mempersiapkan rancangan untuk proyek akhir.○ Penutup: Salam dan doa.PERTEMUAN 10 (2 JP : 80 MENIT)Topik: Proyek Rancang Bangun Pemisahan Campuran● KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)○ Pembukaan: Salam, doa, presensi.○ Apersepsi: Guru menampilkan gambar masalah lingkungan nyata (sungaitercemar sampah, tumpahan minyak, udara berasap). \"Sebagai ilmuwanmuda, apa yang bisa kita lakukan?\"○ Tujuan: Menyampaikan tujuan untuk dapat merancang sebuah metodepemisahan campuran untuk menyelesaikan masalah kontekstual.● KEGIATAN INTI (60 MENIT)○ Kerja Proyek (Kreativitas & Kolaborasi): Peserta didik dalam kelompokmengerjakan Proyek Pemisahan Campuran (hlm 178). Mereka memilihsatu masalah (misal: membuat alat penjernih air sederhana dari botol bekas)lalu merancang metodenya.


Click to View FlipBook Version