Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 1
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kepada Allah Swt, yang telah melimpahkan rahmat kepada kita. Sholawat
serta salam kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw.
Atas kehendak Allah Swt. penulis mampu menyelesaikan modul Pendidikan Agama Islam (PAI) dan
Budi Pekerti kelas VII SMP. Modul Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti ini merupakan
salah satu pegangan siswa untuk memahami ajaran Agama Islam khususnya materi perilaku jujur,
amanah dan istiqomah dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam modul ini berisi tentang perilaku jujur, amanah, dan istiqomah serta hikmahnya. modul ini
disertai dengan peta konsep, pembahasan materi secara keseluruhan serta terdapat Latihan soal. Di
harapkan modul ini dapat membuat peserta didik mehami dan menerapkan perilaku jujur, amanah,
istiqomah dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyusunan modul ini sudah pasti masih banyak kekurangan. Oleh karena itu penulis sangat
menerima kritik dan saran dari pembaca, demi penyusunan modul yang lebih baik lagi pada
kesempatan mendatang.
Penulis berharap semoga modul Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti kelas VII SMP dapat
bermanfaat khususnya bagi siswa kelas VII dan semoga menjadi wasilah untuk terwujudnya umat
muslim yang sempurna. Semoga Allah selalu melipahkan rahmatnya kepada kita semua Amiin
Blitar, 20 Agustus 2020
Penulis
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 1
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ...........................................................................................................................................1
Daftar Isi ....................................................................................................................................................2
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar ....................................................................................................3
Tujuan Pembelajaran dan Peta Konsep......................................................................................................4
Perilaku Jujur, Amanah, dan Istiqomah
Pendalaman Materi Jujur ...........................................................................................................................5
Uji Kompetensi 1 .......................................................................................................................................8
Pendalaman Materi Amanah.....................................................................................................................10
Uji Kompetensi 2 ......................................................................................................................................13
Pendalaman Materi Istiqomah ..................................................................................................................15
Uji Kompentesi 3 ......................................................................................................................................19
Penilaian Harian ........................................................................................................................................20
Kunci Jawaban ..........................................................................................................................................24
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 2
KOMPETENSI INTI DAN KOMPETESI DASAR
KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR
1. Menghargai dan menghayati ajaran 1.5 Meyakini bahwa jujur, amanah
dan istiqamah perintah agama.
agama yang dianutnya.
2.5 Menunjukkan perilaku jujur,
2. Menghargai dan menghayati amanah dan istiqamah
perilaku jujur, disiplin, 3.5 Memahami makna perilaku jujur,
amanah dan istiqamah
tanggungjawab, peduli (toleransi,
4.5 Menyajikan makna perilaku jujur,
gotong royong), santun, percaya amanah dan istiqamah
diri, dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial
dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual,
konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak
mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji
dalam ranah konkret
(menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan
membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang)
sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama
dalam sudut pandang/teori
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 3
Perilaku Jujur, Amanah dan Istiqamah
Tujuan Pembelajaran :
1. Setelah membaca ayat Al-Qur’an dan hadist, peserta didik dapat menjelaskan dalil perilaku jujur, amanah dan
istiamah dengan tepat
2. Setelah mempelajari materi, peserta didik dapat menjelaskan contoh perilaku perilaku jujur, amanah dan istiamah
dengan benar
3. Setelah mempelajari materi, peserta didik dapat menerapkan perilaku perilaku jujur, amanah dan istiamah dengan
tepat
4. Setelah mempelajari hikmah berperilaku perilaku jujur, amanah dan istiamah, peserta didik dapat menjelaskan
manfaat peilaku tersebut dalam keseharian dengan tepat.
Perilaku Jujur, Amanah dan
Istiamah
Perilaku Jujur Perilaku Amanah Perilaku Istiqamah
• Makna perilaku jujur • Makna perilaku • Makna perilaku
• Dalil perilaku jujur Amanah Istiqamah
• Penerapan perilaku
• Dalil perilaku amanah • Dalil perilaku
jujur dalam keseharian • Penerapan perilaku Istiqamah
• Hikmah perilaku jujur
amanah dalam • Penerapan perilaku
Kata Kunci keseharian Istiqamah dalam
* Jujur • Hikmah perilaku keseharian
* Amanah amanah
* Hikmah • Hikmah perilaku
* Istiqamah Istiqamah
* Dalil
* Penerapan
* Perilaku
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 4
Pendalaman Materi
A. Perilaku Jujur Gambar 2.1 Mengerjakan soal ujian dengan
1. Makna Perilaku Jujur Jujur tanpa menyontek
Jujur adalah suatu sikap yang mencerminkan adanya
kesesuaian antara hati, perkataan dan perbuatan. Apa yang
diniatkan oleh hati, diucapkan oleh lisan/mulut dan
ditampilkan dalam perbuatan memang itulah yang
sesungguhnya terjadi dan sebenarnya. Kejujuran sangat
erat kaitannya dengan hati nurani. Hati nurani senantiasa
mengajak manusia kepada kebaikan dan kejujuran. Namun
terkadang kita enggan mengikuti hati nurani dikarenakan
kita lebih mengikuti keinginan hawa nafsu. Kejujuran
dapat membawa kebenaran, kebenaran dapat
mengantarkan seseorang ke surganya Allah SWT.
2. Dalil Perilaku Jujur
Sabda Nabi Muhammad SAW :
“Dari Abdullah ibn Mas’ud, Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya jujur itu membawa
kepada kebaikan dan kebaikan itu membawa kesurga…” (H.R.Bukhari).
Lawan sifat jujur adalah dusta atau bohong. Dusta adalah sikap yang tidak mencerminkan
kesesuaian antara hati, ucapan dan perbuatan. Rasulullah SAW adalah orang yang jujur dan
terpercaya, sehingga beliau mendapat gelar al-amin (dapat dipercaya) dari bangsa Quraisy.
Kejujuran berbuah kepercayaan, sebaliknya dusta menjadikan orang lain tidak percaya. Jujur
membuat hati kita tenang, sedangkan berbohongmembuat hati jadi was-was. Kejujuran merupakan
salah satu dari akhlak yang terpuji ( akhlakul karimah / Mahmudah). Seharusnya sifat jujur juga
menjadi identitas seorang muslim.Katakan bahwa yang benar itu adalah benar dan yang salah itu
salah. Jangan dicampur adukkan antara yang hak dan yang batil. Allah Swt. Berfirman :
َو َالاتَ ْل ِب ُسوااٱ ْل َح اقا ِبٱ ْلاباَ ِط ِالا َوتَ ْكتُ ُموااٱ ْل َح اقا َوأَنتُ ْاماتَ ْع َل ُمو َنا
Artinya : “Dan janganlah kamu campur adukkan kebenaran dengan kebatilan dan
(janganlah) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahuinya”.( Q.S. Surah al-
Baqarah/2:42)
Beberapa hal penting dan faedah ilmiyah yang dapat diambil dari hadits ini :
1. Jujur dalam setiap perkataan dan perbuatan termasuk akhlak terpuji yang dicintai dan diridhoi
Allah ta’ala dan manusia.
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 5
2. Hukum jujur adalah wajib bagi setiap individu muslim dan muslimah. Hal ini berdasarkan
firman Allah ta’ala:
يََٰٓأَيُّ َهااٱل ِذي َناا َءا َمنُوااٱتقُوااٱّللاَا َو ُكونُواا َم َاعاٱلص ِد ِقي َنا
Artinya: “Hai orang-orang yg beriman bertakwalah kalian kepada Allah, dan jadilah kalian
bersama orang-orang yg Jujur.” (QS. At-Taubah: 119).
Dan juga berdasarkan hadits di atas. Orang mukmin yg jujur ialah orang yg perkataannya
sesuai dengan perbuatan dan isi hatinya. Jujur termasuk sebaik-baik sebab yg mengantarkan
seorang hamba ke dalam Surga, sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam di dlm hadits
shohih di atas. Orang yg jujur termasuk orang yg diberi nikmat oleh Allah n akan dikumpulkan
bersama para Nabi, orang2 mati syahid, n orang2 sholih di dlm Surga.
Hal ini berdasarkan firman Allah ta’ala :
َو َمنايُ ِط ِعاٱّللَا َوٱلر ُسو َلا َفأُو َٰٓلَئِ َكا َم َعاٱل ِذي َناأاَ ْنعَ َماٱّللُا َع َل ْي ِهما ِم َناٱلن ِبيۦِ َنا َوٱل ِص ِدي ِقي َنا َوٱل ُّش َه َدآَٰ ِءا َوٱلص ِل ِحي َن ۚاا َو َح ُس َناأُو َٓلَٰ ِئ َكا َر ِفيقاا
Artinya : “Dan barangsiapa taat kpd Allah n Rasul-Nya, maka mereka akan dikumpulkan (di dlm
Surga) bersama orang2 yg diberi nikmat oleh Allah dari kalangan para Nabi, orang2 yg selalu
jujur, orang2 yg mati syahid, n orang2 sholih.” (QS. An-Nisa’: 69).
Jujur dalam transaksi jual beli merupakan sebab datangnya keberkahan rezeki dari Allah.
Demikian sebaliknya, dusta akan menghilangkan keberkahan rezeki. Hal ini berdasarkan sabda
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam (yg artinya): “Dua pelaku transaksi jual beli mempunyai
hak khiyar (melangsungkan atau membatalkan transaksi jual beli) selagi keduanya belum berpisah
dr majlis (tempat akad jual beli). Jika keduanya bersikap jujur n menerangkan cacat (yakni tidak
menutupi kekurangan) yg ada pd barang dagangannya, maka transaksi jual beli mereka berdua
diberkahi Allah. Namun, jika keduanya berdusta n menutupi cacat barang dagangannya, maka
dihilangkan oleh Allah keberkahan akad jual beli mereka.”
Jujur dalam menulis artikel ilmiyah serta menshare ilmu kpd orang lain melalui berbagai
media spt BB, FB, Website/Blog dengan mencantumkan sumber rujukan (referensi)nya akan
mendatangkan keberkahan pd ilmunya, karena itu trmsuk bentuk amanah ilmiyah.
Sedangkan dusta dlm hal itu semua dengan copy paste dari karya tulis orang lain yg ada di
situs-situs internet, buku terjemahan dsb, dengan menghilangkan nama penulisnya dan
menggantinya dengan nama dirinya (spt: Oleh ustadz Fulan, By Abu Fulan) atau dengan merubah
judulnya tanpa seizin penulisnya akan mengurangi atau bahkan menghilangkan keberkahan pada
ilmunya, karena itu bukan termasuk amanah ilmiyah, n menurut para ulama hadits, bhwa yg
demikian itu disebut Sariqoh (pencurian karya ilmiyah milik orang lain), atau sebagian orang
menyebutnya sebagai plagiat. Dan ini hukumnya haram.
dusta merupakan sifat buruk yang sangat dibenci oleh Allah dan manusia. Wajib bagi kita
mengajarkan sifat jujur dlm setiap urusan dunia dan agama kepada diri kita, keluarga kita dan
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 6
kaum muslimin secara umum. Wajib bagi kita memperingatkan diri kita, keluarga kita n kaum
muslimin secara umum dari bahaya dusta di dunia dan akhirat. dusta termasuk sebab utama yg
menjerumuskan pelakunya ke dalam siksa api Neraka. Dusta merupkan salah satu sifat orang
Munafik.
Berdusta bisa menjerumuskan seseorang ke dalam kedustaan berikutnya. Berdusta bisa
menyebabkan terjadinya perpecahan n permusuhan di antara kaum muslimin. Manusia yg paling
jujur kepada Allah dan Rasul-Nya adalah ahli tauhid dan ittiba’ (yg senantiasa mengikuti tuntunan
Nabi Muhammad SAW) dlm masalah Aqidah, ibadah, manhaj, akhlak n adab, mu’amalah,
dakwah, dsb.
Sedangkan manusia yg paling dusta adalah orang-orang musyrikin kafir kpd Allah dan Rasul-
Nya dengan menentang hukum syari’at yg ada di dlm Al-Quran Al-Karim n As-sunnah An-
Nabawiyyah yg Shohih.
3. Penerapan Perilaku jujur dalam keseharian
a. Meyakini kebenaran sebagai kebenaran, dan keburukan
sebagai keburukan
b. Mengerjakan soal ujian dengan kemampuan sendiri
c. Menasehati teman yang melakukan keburukan
d. Bercerita sesuai dengan kejadian yang dialami Gambar 2.2
e. Bersegera dalam melakukan kebaikan Mengembalikan uang teman yang terjatuh merupakan
Penerapan perilaku jujur
f. Melakukan kebaikan, baik saat dilihat orang maupun tidak
g. Tidak mencari alasan untuk menutupi kesalahan
h. Mengembalikan barang temuan kepada pemiliknyamenepati janji yang telah disepakati
i. Mematuhi peraturan sekolah meskipun tidak ada yang mengawasi
j. Mengakui kesalahan yang dilakukan
4. Hikmah perilaku jujur
Hikmah atau manfaat dari perilaku jujur adalah:
a. Kejujuran mengantarkan ke surga
b. mendapatkan kepercayaan dari orang lain
c. mendapatkan banyak teman
d. mendapatkan ketentraman hidup
e. menjaga nama baik diri sendiri, keluarga dan masyarakat
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 7
Uji Kompetensi 1
A. Pilihlah jawaban yang tepat ! d. Segera mengembalikan kelebihan uang
1. Berikut yang tidak termasuk pengertian kepada penjual
jujur adalah… 4. Perilaku jujur dapat diterapkan seorang
a. Kesesuaian antara ucapan dan pelajar dengan ...
a. Meminta izin ke toilet kepada guru
perbuatan b. Memperhatikan guru yang sedang
b. Sesuatu yang tidak mengandung menjelaskan pelajaran
c. Mengerjakan soal-soal ujian dengan
kedustaan kemampuan sendiri
c. Kesesuaian informasi dan kenyataan d. Melaksanakan jadwal piket kebersihan
d. Ketegasan dan kemantapan tepat waktu
2. Contoh perilaku jujur yang ditunjukkan
dengan perbuatan yaitu ... 5. Orang yang tidak Jujur disebut munafik,
a. Menceritakan alasan keterlambatan salah satunya ciri orang munafik adalah…
a. Jika berjanji tidak ditepati
masuk kelas kepada guru b. Jika berbicara selalu jujur
b. Menyerahkan uang yang terjatuh di c. Jika dipercaya amanah
d. Jika berkata ingin didengar
kelas kepada pemiliknya
c. Menjawab pertanyaan orang tua sesuai 6. Rosyid disuruh ayahnya pergi ke warung
untuk membeli beras dan minyak goreng.
kenyataan sebenarnya Rosyid diberi uang sebesar Rp. 20.000,00,
d. Berusaha melaksanakan sholat semata- dan masih ada kembalian Rp. 2.000,00.
Uang kembaliannya itu diberikan lagi
mata karena mencari ridha Allah SWT kepada ayahnya. Perilaku yang
3. Ihsan diminta ibu membelikan keperluan ditunjukkan oleh Rosyid merupakan
contoh .....
sehari-hari ditoko. Usai membayar barang a. Jujur
belanjaan Ihsan harus segera pulang karena b. Boros
hendak belajar kelompok di rumah teman. c. Empati
Ihsan lupa tidak menghitung uang d. Istiqomah
kebalian. Tiba dirumah, uang kembalian
nya ternyata terlalu banyak. Ihsan 7. Rahman rajin beribadah kemasjid. Ibadah
sebaiknya .... ramhan semata-mata karena Allah Swt.
a. Menghitung kembali total harga barang Sikap Rahman adalah cerminan dari…
a. Jujur dalam niat
belanjaan
b. Meminta ibu mengembalikan kelebihan
uang kembalian
c. Mengembalikan kelebihan uang pada
lain kesempatan
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 8
b. Jujur dalam perkataan a. Tidak menyontek saat ulangan
c. Jujur dalam perbuatan b. Meminta izin kepada ibu guru saat
d. Jujur dalam sikap
8. Berikut contoh perilaku jujur dalam istirahat
perbuatan adalah… c. Tidak menyembunyikan identitas diri
a. Dio mengatakan bahwa yang bersalah d. Memanfaatkan uang saku sebaik-
sebenarnya adalah Andi baiknya
b. Saat mengerjakan ulangan Beni tidak
B. Kerjakan soal-soal berikut ini !
menyontek 1. Sebutkan perilaku jujur dalam kehidupan
c. Udin rajin puasa Senin kamis karena
sehari hari!
Allah Swt. 2. Sebutkan 3 makna jujur atau as-sidqu !
d. Pak Zanuri menjalankan ibadah haji 3. Jelaskan hikmah perilaku jujur dalam
9. Nabi Muhammad Saw. Menjelaskan
bahwa jujur itu membawa kebaikan dan beribadah !
kebaikan itu menuntun ke surga. Ungkapan 4. Nanda hendak berperilaku jujur dalam
tersebut mengandung arti…
a. Jujur menyebabkan orang bahagia keseharian. Sebutkan tiga perilaku jujur
b. Jujur membuat pelakunya selalu gelisah yang dapat diterapkan nanda di lingkungan
c. Jujur membawa keberkahan dalam sekolah !
5. Didik beribadah dengan sungguh-sungguh
hidup saat dilihat banyak orang. Apakah tindakan
d. Jujur menyebabkan kenyamanan dalam didik mencerminkan perilaku jujur ?
jelaskan !
berperilaku
10. Contoh perilaku jujur di lingkungan
sekolah adalah…
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 9
0
Pendalaman Materi
B. Perilaku Amanah
1. Makna Perilaku Amanah
Amanah artinya terpercaya (dapat dipercaya). Maksudnya sifat yang mencerminkan
kemampuan sesorang menerima, menyampaikan dan menjaga segala sesuatu yang telah
disampaikan orang lain kepadanya. Amanah dapat berupa pesan , ucapan, perbuatan ,harta, tugas
atau tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Dengan demikian orang yang dapat menjaga
amanah biasanya disebut orang yang bertanggung jawab. Sebaliknya, orang yang tidak menjaga
amanah disebut orang khianat / itdak bertanggung jawab.
2. Dalil Perilaku Amanah
َٓيَٰأَيُّ َها ٱ َّل ِذي َن َءا َمنُوا َل تَ ُخونُوا ٱّ َّل َل َوٱل َّر ُسو َل َوتَ ُخونُ َٰٓوا أَ َم َنتِ ُكم َوأَنتُم تَع َل ُمو َن
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul
(Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan
kepadamu, sedang kamu mengetahui. (Q.S. al-Anfal : 27)
Ayat diatas mengajak manusia agar berlaku amanah kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
Apakah amanah yang diberikan Allah SWT kepada manusia ? Allah SWT telah mnetapkan
manusia sebagai khalifah dibumi. Penetapan manusia sebagai khalifah dibumi merupakan amanah
manusia dari Allah SWT. Oleh karena itu, manusia harus harus berperilaku teruji dan menjaga
kesinambungan di bumi. Manusia yang melakukan perusakan berarti telah mengkhianati Alah
SWT.
Allah SWT menjelaskan perilaku amanah melalui ayat-ayat Al-Qur’an berikut.
إِ َّن ٱّ َّللَ َيأ ُم ُر ُكم أَن تُ َؤدُّوا ٱْلَ َم َن ِت ِإلَ َٰٓى أَه ِل َها
Arinya : Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak
menerimanya,.... (Q.S. an-Nisa’ : 58)
Nabi Muhammad SAW juga menjelaskan perilaku amanah dalam hadist-hadist berikut.
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 10
Artinya : “Dari Ibnu Umar, Rasulullah saw. bersabda: “Setiap kalian adalah pemimpin dan
akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannnya. Seorang kepala negara adalah
pemimpin dan akan diminta pertanggung jawaban perihal rakyat yang
dipimpinnya…”(H.R.BukhariMuslim)
3. Penerapan Perilaku Amanah dalam Keseharian
a. Menjalankan seluruh perintah Allah SWT serta kedua
orangtua kita selama berada di atas perintah kebaikan.
b. Mengerjakan PR serta tugas yang diberikan oleh guru
maupun atasan kita dengan sebaik mungkin.
c. Tidak menambahi bahkan mengurangi suatu ucapan Gambar 2.3
yang tidak sebagaimana mestinya. Menyelesaikan pekerjaan dengan sungguh-sungguh
d. Menjalankan tugas tanggung jawab kepemimpinan Termasuk berperilaku amanah
atas jabatan yang dititipkan.
e. Menjaga diri kita dari perbuatan dosa, sebab badan ini
merupakan titipan yang diberikan oleh Allah SWT.
f. Menjaga keuangan kas, baik kas sekolah serta kas negara dengan sebaik mungkin.
g. Menjadi polisi yang tegas terhadap peraturan dan anti terhadap pernyogokan.
h. Mengembalikan buku perpustakaan yang dipinjam dengan tepat waktu.
i. Menjalankan janji-janji yang pernah diucapakan dengan sebaik mungkin.
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 11
Tautan
Menjaga Amanah
Umar bin Khattab dikenal sebagai khalifah yang peduli dengan rakyat. Dia adalah seorang pemimpin yang tegas.
Tidak hanya itu, Umar juga suka menolong rakyatnya.
Pada suatu hari, Umar bin Khattab melakukan perjalanan seorang diri ke luar kota. Dia ingin melihat langsung
kondisi rakyat yang dipimpinnya.
Umar pun sampai di padang rumput. Dia melihat ada seorang anak yang sedang mengembala kambing-
kambingnya. Umar sangat tertarik dengan kambing-kambing yang digembalakan anak itu. Dia pun
menghampiri sang pengembala.
Umar berkata, "Wahai pengembala, banyak sekali kambing-kambingmu. Bersediakah kamu menjual seekor
kambingmu itu kepadaku?"
"Maaf tuan, kambing-kambing ini bukan milikku. Aku hanya pengembala yang bekerja menerima upah saja.
Kambing-kambing yang banyak ini adalah milik tuanku," jawab pengembala itu.
Umar pun terus membujuk pengembala itu untuk menjual kambing-kambing yang digembalakannya. Dia pun
berkata, "Wahai pengembala, majikanmu tidak akan tahu jika kamu menjualnya kepadaku seekor saja. Karena
tidak ada orang yang tahu jika kamu menjual seekor kambing milik majikanmu kepadaku."
Si pengembala menatap wajah Umar. Dia pun berkata, "Wahai tuan, engkau benar tidak ada satu pun orang yang
tahu jika aku menjual seekor kambing milik majikanku. Tapi, di mana Allah, tuan? Dia selalu melihat apa yang
diperbuat oleh makhluk-Nya."
Seketika itu Umar bin Khattab meneteskan air mata. Dia sangat kagum dengan kejujuran si pengembala yang
tidak mau melakukan tindakan yang tidak terpuji.
Kemudian khalifah Umar bin Khattab pun meminta kepada si pengembala untuk mengantarkannya kepada sang
pemilik kambing-kambing itu. Setelah sampai di tempat yang dituju, maka Umar bin Khattab bertanya kepada
pemilik kambing tersebut, "Apakah saya boleh menebus budak pengembala ini, dengan maksud untuk saya
merdekakan?"
Jawab sang majikan, " Boleh saja, asal cocok saja tebusannya."
Setelah terjadi tawar menawar, khalifah Umar bin Khattab pun membeli si pengembala itu. Selain itu, dia pun
membeli beberapa ekor kambing milik majikan si pengembala.
Kemudian dia pun pun berkata anak ( si pengembala), "Sekarang kamu sudah saya tebus dan kamu akan saya
merdekakan. Saya kagum dengan keteguhanmu dalam memegang amanah." Umar bin Khattab pun
menyerahkan beberapa ekor kambing yang dibelinya kepada si pengembala.
Anak itu (pengembala), sangat senang sekali mendengar perkataan Umar bin Khattab. Dia merasa takjub
terhadap kebaikan Umar yang baik hati, dan barulah kemudian dia tahu bahwa ia sedang berhadapan dengan
seorang khalifah. Si pengembala itu pun menngucapkan terima kasih atas kebaikan Umar yang telah
membebaskan dirinya dan memberikan beberapa ekor kambing.
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 12
4. Hikmah Perilaku Amanah
a. Dipercayai oleh orang lain, ini bisa menjadi modal yang sangat berharga dalam menjalin suatu
hubungan atau berinteraksi antar sesama manusia
b. Mendapat simpati dari berbagai pihak, baik itu kawan maupun lawan.
c. Hidupnya akan sukses dan dimudahkan jalannya oleh Allah SWT.
d. Melaksanakan perintah Allah SWt dan Rasul-Nya
e. Diberi kemudahan oleh Allah SWT dalam menghadapi suatu permasalahan
f. Mendekatkan diri kepada Allah SWT
Uji Kompetensi 2
A. Pilihlah jawabn yang tepat ! menggunakan karunia Allah SWT tersebut
1. Fadil memahami Surah al-Anfal (8) ayatt untuk ...
a. Menatap matahari pada siang hari
27. Fadil dapat mengamalkan dengan ... b. Mentadaburi keindahan pemandangan
a. Berbagai kepada anak yatim dan orang c. Menyaksikan televisi dengan jarak
miskin dekat
b. Bekerja sama dengan teman dalam d. Menatap layar ponsel sambil terbaring
4. Setiap orang yang meiliki amanah sesuai
kebaikan dengan kondisi masing-masing. Contoh
c. Melaksanakan amanah yang telah pelaksanaan amanah sesuai pernyataan
tersebut yaitu ...
diterima a. Seorang ayah bekerja keras mencari
d. Beribadah kepada Allah SWT dengan
uang dengan segala arah
ikhlas b. Seseorang mengajari adiknya
2. Sesuai Surah al-Mu’minun (23) ayat 8
mengerjakan tugas karena terpaksa
orang yang senantiasa menjaga amanah c. Seorang ibu mendidik dan merawat
berarti ia ...
a. Akan disukai banyak orang anaknya dengan pola hidup mewah
b. Termasuk orang yang beruntung d. Seorang pelajar wajib menyampaikan
c. Termasuk ornag yang diridhai Allah
uang pembayaran buku yang di titipkan
SWT orang tuanya kepada guru
d. Akan dimudahkan menyelesaikan 5. Harta merupakan karunia dan amanah dari
Allah SWT. Oleh karena itu, setiap muslim
masalah harus menggunakannya untuk ...
3. Hanif meyakini bahwa kedua mata yang a. Meringankan beban ekonomi kerabat
dekat yang kesusahan
dimiliki merupakan karunia dan amanah
dari Allah SWT. Oleh karena itu, hanif
sebaiknya berperilaku amanah terhadap
karunia tersebut. Hanif sebaiknya
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 13
b. Mentraktir makan siang teman-teman 9. Berikut ini hikmah dari sifat Amanah,
kelas usai kegiatan pembelajaran kecuali...
a. disenangi teman-teman
c. Membantu pembangunan masjid agar b. disanjung teman-teman
disegani orang lain c. dikhianati teman
d. dipercaya orang lain
d. Membantu anak yatim dan fakir miskin
saat melihat banyak orang 10. Amanah yang berupa ketaatan akan
menjalankan semua perintah-Nya dan
6. Perilaku amanah seorang pelajar dapat di menjauhi larangan-Nya disebut ....
tunjukkan dengan ... a. amanah kepada Allah
a. Merawat buku perpustakaan b. amanah kepada diri sendiri
b. Menyampaikan alasan keterlambatan c. amanah kepada sesama manusia
c. Melaksanakan sholat dhuha dengan d. amanah kepada bangsa dan Negara
ikhlas
d. Menjawab soal sesuai kemampuan B. Kerjakan Soal-soal berikut !
sendiri 1. Dani ditunjuk teman-teman menjadi ketua
7. Seorang yang terbiasa berperilaku amanah, kelas. Jelaskan perilaku amanah yang
ia akan ... dapat dilakukan dani sesuai dengan
a. Diawasi malaikat pernyataan tersebut !
b. Dipercaya orang lain 2. Menerapkan perilaku amanah dapat
c. Mendapat kekayaan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
d. Mendapat pujian orang lain Benarkan pernyataan berikut, jelaskan !
3. Kepada siapakah kita harus amanah?
8. Menjaga tubuh agar selalu sehat dan terus 4. Sebutkan manfaat dari perilaku amanah!
bersyukur kepada Allah Swt. adalah jenis 5. Buatlah contoh perilaku Amanah dalam
Amanah kepada... kehidupan sehari-hari!
a. Allah Swt.
b. Manusia
c. diri sendiri
d. binatang
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 14
Pendalaman Materi
C. Perilaku Istiqamah
1. Makna Perilaku Istiqamah
Istiqomah berarti sikap kukuh pada pendirian dan konsekuen dalam tindakan. Dalam makna
yang luas, Istiqomah adalah sikap teguh dalam melakukan suatu kebaikan, membela dan
mempertahankan keimanan dan keislaman, walaupun menghadapi berbagai macam tantangan dan
godaan.
Seseorang yang mempunyai sifat Istiqomah bagaikan batu karang yang berada di tengah-
tengah lautan yang tidak tergeser sedikit pun, meskipun dihantam oleh gelombang yang sangat
besar.
Istiqomah terwujud karena adanya keyakinan akan kebenaran dan siap menanggung risiko.
Sikap ini wajib dimiliki setiap muslim, termasuk kita sebagai pelajar. Istiqomah dapat membantu
kita untuk membentuk sikap dan perilaku yang sesuai dengan ajaran Islam. Oleh karena itu, kita
sebagai pelajar harus memberikan contoh yang baik kepada siapa saja dalam kehidupan kita
sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat sekitar.
2. Dalil Perilaku Istiqamah
Allah Swt. berfirman:
Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang berkata Tuhan kami adalah Allah, kemudian
mereka tetap istiqmah, tidak ada rasa khawatir pada mereka, dan mereka tidak (pula) bersedih
hati”. (Q.S. al- Ahqaf/46:13)
Ayat di atas menjelaskan sikap orang-orang Istiqomah, yaitu menepati dan mengikuti garis-
garis yang telah ditentukan oleh agama, menjalankan semua perintah Allah Swt. dan
meninggalkan semua larangan-Nya. Orang yang semacam itu tidak perlu khawatir terhadap diri
mereka di hari kiamat karena Allah Swt. menjamin keselamatan mereka.
3. Penerapan Perilaku Istiqamah dalam Keseharian
a. Menjaga akidah dan memegang teguh prinsip syahadatain
b. Membaca Al-Qur’an dan menghayati serta merenungkan maknanya
c. Bermuamalah dan berkumpul dengan orang-orang saleh
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 15
d. Membiasakan diri melakukan amal saleh secara terus-menerus meskipun kecil atau sedikit
jumlahnya
e. Berdoa kepada Allah SWT agar senantiasa diberi kekuatan tetap istiqamah dijalan-Nya hingga
akhir hayat
f. Beristiqamah dalam menuntut ilmu
g. Berusaha mengikhlaskan niat beribadah hanya untuk Allah SWT
h. Berpegang teguh pada ajaran Allah SWT untuk merealisasikan perilaku istiqamah
i. Mendatangi tempat-tempat yang mulia seperti masjid, majelis taklim dan majelis dzikir
j. Beristiqamah dengan kesabaran
Tahap perilaku istiqamah :
a. Istiqomah hati : sentiasa teguh dalam mempertahankan kesucian iman dengan cara menjaga
kesucian hati daripada sifat syirik, menjauhi sifat-sifat cela seperti ria dan menyuburkan hati
dengan sifat terpuji terutamanya ikhlas. Dengan kata-kata lain Istiqomah hati bermaksud
mempunyai keyakinan yang kukuh terhadap kebenaran.
b. Istiqomah lisan : memelihara lisan atau tutur kata daripada kata-kata supaya sentiasa berkata
benar dan jujur, setepat kata hati yang berpegang pada prinsip kebenaran dan jujur, tidak
berpura-pura.Istiqomah lisan terdapat pada orang yang beriman, berani menyatakan dan
mempertahankan kebenaran dan hanya takut kepada Allah Taala
c. Istiqomah perbuatan : Tekun berkerja atau melakukan amalan atau melakukan apa saja usaha
untuk mencapai kejayaan yang di redhai Allah. Dengan kata-kata lain istiqomah perbuatan
merupakan sikap dedikasi dalam melakukan sesuatu pekerjaan, perusahaan atau perjuangan
menegakkan kebenaran, tanpa rasa kecewa, lemah semangat atau putus asa. Sikap ini menjadi
begitu rupa karena dorongan hati yang istiqomah.
4. Hikmah Perilaku Istiqamah
Hikmah menerapkan perilaku istiqamah sebagai berikut :
a. Dijauhkan oleh Allah SWT dari rasa takut dan sedih sehingga daapt mengatasi segala
permasalahan yang menimpanya
b. Mendapatkan kesuksesan dalam kehidupan di dunia
c. Selalu dilindungi oleh Allah SWT
d. Mendapatkan kedudukan yang mulia di sisi Allah SWT dan memperoleh kehidupan yang
nyaman damai. Cermatilah ayat Al-Qur’an berikut !
) َنح ُن30( إِ َّن ا ّلَ ِذي َن قَالُوا َربُّنَا َّل َّلاُ ثُ َّم استَقَا ُموا تَتَنَ َّز ُل َع َلي ِه ُم ال َمََل ِئ َكةُ أَ َّل تَ َخافُوا َو َل تَح َزنُوا َوأَب ِش ُروا بِال َجنَّ ِة الَّتِي ُكنتُم تُو َعدُو َن
)31( أَو ِل َيا ُؤ ُكم ِفي ال َح َياةِ الدُّنيَا َو ِفي اْل ِخ َرةِ َولَ ُكم ِفي َها َما تَشتَ ِهي أَنفُ ُس ُكم َو َل ُكم ِفي َها َما تَدَّ ُعو َن
Pendidikan Agama Islam Kelas VII – Semester 1 16