The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Komunitas Rawi Mataho adalah merupakan tempat berkolaborasi dan berbagi praktik baik antara guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Pendidikan terkhusus di SDIT Imam Syafi'i ke Kota Bima.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Siti Hawa, S. Pd (SDIT Imam Syafi'i KOBI), 2023-02-20 09:41:57

KOMUNITAS BELAJAR RAWI MATAHO SDIT IMAM SYAFII KEDO KOTA BIMA

Komunitas Rawi Mataho adalah merupakan tempat berkolaborasi dan berbagi praktik baik antara guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Pendidikan terkhusus di SDIT Imam Syafi'i ke Kota Bima.

Keywords: KOMUNITAS BELAJAR

By . Siti Hawa, S.Pd


Kilas Komunitas Rawi Mataho


Menciptakan wahana efektif untuk berkolaborasi danberbagi praktik baik pada ekosistem sekolah Bentuk penerapanilmu dari pendidikanguru penggerak oleh guru penggerak itu sendiri. Bentuk tindak lanjut dari instruksi rapatKabid kurikulum pada tanggal 7 Januari 2023, untuk membentuk komunitas praktisi di lingkunganlembaga masingmasing, di bawahnaunganponpes Imam Syafi'i. Menciptaknbudaya positif yang ingindijadikanbudaya berkelanjutan. Forum diskusi dansharing berbagai macam problematika yang dihadapi guru dalam praktek mengajar. Forum pengembanganinovasi pembelajaranyang menuju kepada pembelajaran yang berpusat pada murid/pembelajaranberdiferensiasi Forum pengembangandiri guru, yang meliputi pembelajaranumum maupun Diniyah Forum diskusi perumusankegiatanproject penguatanprofil pelajar Pancasila Komunitas Belajar Rawi Mataho adalah merupakantempat berkolaborasi dan berbagi praktik baik antara guru,Kepala Sekolah danPengawas Pendidikan terkhusus di SDIT Imam Syafi'i keKotaBima. Apa yang melatarbelakangiterbentuknyaKomunitasBelajarRawi Mataho ? Yang melatarbelakangiterbentuknyaKomunitas BelajarRawi Mataho ini adalah: 1. 2. 3. Apakah alur rencana kegiatankomunitasKomunitasBelajarRawi Mataho? Alur rencana kegiatandalam KomunitasBelajarRawi Mataho meliputi: 1. 2. 3. 4. 5. Apa itu Komunitas Belajar Rawi Mataho?


KomunitasRawi Mataho adalah merupakantempat berkolaborasi danberbagi praktik baik antara guru,Kepala Sekolah danPengawas Pendidikanterkhusus di SDIT Imam Syafi'i ke KotaBima. Siapa sajakah sasarandi dalam komunitasBelajarRawi Mataho. BERIKUT SKEMA DAN TUGAS DALAM KOMUNITAS RAWI MATAHO


TAPAK KAKI KOMUNITAS BELAJAR RAWI MATAHO Menciptakan Budaya Positif HARI MAMI yaitu Hari Membaca dan Memahami Tapak kaki yang ingindilalui oleh komunitas ini,tidak jauh dari ungkapanberikut:


Terbesit dalam pikirankami sebagai guru penggerak, di mana memperhatikandan memikirkanbagaimana Nilai raport sekolah yang kita pegang sekarang ini.Di mana literasi dannumerasi yang selalu digenjot agar semakin meningkat.Di satu sisi minat dari literasi dannumerasi itu sendiri di SDIT Imam Syafi'iKotaBima berada pada level yang sangat rendah. Berdalih dengan masalah tersebut kami sebagai guru penggerak, mencoba memikirkan langkah apa yang tepat, yang akankamiterapkansecara kontinyu ke depannya, dalam rangka meningkatkanliterasi dannumerasitersebut. Sehingga terpatrilah sebuah ide ingin membentuk sebuah kegiatanyang kami singkat denganHARI MAMI yaituHari Membaca dan Memahami Meski kegiatanini, sudah sangat sering kami lakukandansudah kamiterapkandi dalam kelas kelas,namunkami berpikir bahwa apa yang kami lakukanhanya dalam lingkup ruang yang kecil yaitu di kelas kami masing-masing.Danitu mungkinhanya memberi efek pada beberapa anak atau pada satu kelas tersebut saja. Sehingga kami berpikir mungkinperlu diterapkansecara serentak oleh seluruh kelas agar membudaya, dalam rangka menggugah hati peserta didik untuk mau membaca dan memahami. Sehingga terwujudlah kegiatan tersebut dalam kolaborasi serentak yang sudah kamitata dalam kerangka kegiatan. Budaya positifHARI MAMI, yaitu hari membaca dan memahami ini,Awal mulai kami tunaskandi SDIT Imam Syafi'iKotaBima melalui kegiatanP5. NamunAlhamdulillah,telah mendapat responyang baik dari sekolah, maka budaya positifini kami keluarkandari P5 dan kami menjadikanHARI MAMIini , sebagaiBUDAYAPOSITIF yang akanterus berkelanjutan ke depannya, meskipun sekiranya jika kami sebagai guru penggerak yang mentunaskan kegiatanini,Kelak sudah tidak menampakkankaki lagi di sekolah ini, kami berharap kegiatanini bisa membudaya secara terus-menerus sehingga berbuah menjadi kebiasaan, dan memberi efek kepada peserta didik dalam menumbuhkan minat baca dan meningkatkan kemampuan memahami.Danbudaya ini sudah kami patenkaninsyaAllah akandilakukan1 kali sebulansetiap pekanke 4.


Diskusi dan sharing dalam pengimbasan Posisi Kontrol Siswa dan pembentukan keyakinan kelas dari kelas 1 sampai 6 Pengembangan Diri Pengembanganinovasi pembelajaranyang menuju pada pembelajaranyang berpusat pada murid Mengingat dan memperhatikanbahwa masih minimnya pendidikanSosial Emosional guru dalam proses menghadapi anak-anak,tergerak hati kami melakukansharing dandiskusi terkait bagaimana memanage Sosial Emosional kami sebagai guru ketika menghadapi kondisi di lapangan. kami mendiskusikan5 posisiKontrol Siswa. MinimalKami bukanguru yang mudah memberi hukumanfisik danlisan, atau minimal kami paham memposisikandiri ditengah keragamankarakter anak didik.Kegiatandiskusi pertama ini kami lakukanpada tanggal 7 Januari 2023 kemarin. Pengembangandiri yang kami lakukan, diupayakanagar pembelajaranyang kami berikankepada murid, benar-benar bersifat berpihak pada murid. AlhamdulillahKOMUNITASBELAJAR RAWI MATAHO telah melakukankegiatan pengembangandiri sebanyak dua kali.Dankami berharap kegiatanpengembangan diri ini dilakukansecara kontinyu danterjadwal dantertata materi yang akan diperoleh.Dankami dari guru penggerak akanberusaha menularkanatau mensharing apa yang kamu peroleh dari pendidikanguru penggerak kepada rekan-rekansejawat di sekolah. Perkembangandiri yang pertama kami lakukanadalah membuatlembar kerja peserta didik/LKPDyang lebih menarik dengan menggunakan Microsoft word dan menggunakanaplikasi canva. Yang sebelumnya kamitelah melakukan mengimbaskan materi 5 posisi kontrol siswa pada forum diskusi dansharing.


Pengembangandiri guru pada materiDiniyah Alhamdulillah pengembangandiri untuk materiDiniyah,KOMUNITASBELAJAR RAWI MATAHO telah aktif belajar Tahsinyang kami percayakansendiri sumber belajarnya dari ruang gua itu sendiri, yaitu ustadzah Sukriani, S.Pd. Pengembangan diri dalam bidang Tahsinyang ada dalam ruang gua,telah kami petakan menjaditiga kelompok belajar yaitu taraf mulai belajar,taraf pengembangandantaraflanjutan. Yang mana setiap kelompok belajar, akanaktif belajar sesuai denganpetakandari hasil tes yang dilakukanoleh ustadzah penguji.Danalhamdulillah kegiatansudah berjalan denganbaik.Danberharap kegiatanini akanterus dilakukansecara kontinue Dari seluruh skema kerangka yang telah kami buat, tentunya membutuhkan support dan motivasi serta dorongan dari sekolah. Untuk itu melalui laporan kegiatan ini, kami sebagai guru penggerak mewakili teman-teman ruang gua, menginfokan bahwa kami memiliki komunitas yang di dalamnya terdapat rencana dan alur kerja untuk peningkatan mutu dan kualitas sekolah. Besar harapan kami, bahwa setiap yang kami tata ataupun yang kami tuangkan dalam kerangka, mendapatkan respon dan sambutan dari sekolah. Agar apa yang kami upayakan ke depannya benar-benar mendapatkan hasil yang baik, minimal kami bisa menerapkan ruh atau sifat dari kurikulum merdeka, yaitu seperti dalam trilogi pendidikan yang dituangkan oleh pelopor pendidikan Ki Hajar Dewantara


Semoga dengan upaya kami yang sedikit ini, benar-benar terwujud dalam praktek mengajar yang benar-benar memerdekakan siswa. Mendidik mereka sesuai dengan kodrat zaman dan kodrat alam. Menciptakan pembelajaran yang benarbenar berpusat pada murid, kami berupaya suasana student center. Untuk memperpendek kata-kata kami berharap setiap apa yang ingin kami lakukan mendapat support baik dorongan maupun finansial. Semoga yang sedikit kami lakukan benar-benar memberi efek walaupun itu standar minimal. Dan semoga apa yang kita lakukan, benar-benar menjadi amal serta memperberat timbangan kebaikan untuk kita semua. Amin Allahumma Amin Ing Ngarso Sung Tulodo artinya yang didepan memberi teladan. Dalam hal ini, peranan guru sangat besar dalam memberi teladan kepada para peserta didiknya. Istilah atau pepatah guru kencing berdiri, murid kencing berlari sangat mungkin untuk terjadi. Oleh karenanya, teladan guru harus senantiasa ditunjukkan kapan saja dan dimana saja. Ing Ngarso Mangun Karso artinya yang ditengah membangun keinginan. Dalam hal ini, pemberian motivasi dan memposiskan dirinya seorang guru sehingga dapat menjadi teman dan juga tempat peserta didiknya berangkat untuk berkembang menuju cita-citanya. Tut Wuri Handayani yang artinya dari belakang memberi dorongan. Hal ini berarti guru harus selalu mendorong peserta didiknya dalam mengembangkan bakat dan minat sesuai dengan yang dikehendaki.


Dokumentasi setiap tapak kaki kegiatan


Dokumentasi setiap tapak kaki kegiatan Keyakinan Kelas yang dibuat & disepakati bersama


Dokumentasi setiap tapak kaki kegiatan


Dokumentasi setiap tapak kaki kegiatan


Dokumentasi setiap tapak kaki kegiatan


Dokumentasi setiap tapak kaki kegiatan


Tapak kaki kegiatan Selanjutnya Selanjutnya kegiatan berikutnya adalah akan dirancang dalam bentuk kerangka kegiatan oleh KOMUNITAS BELAJAR RAWI MATAHO , bercermin dari kegiatan sebelumnya yang telah ditunaskan oleh guru penggerak. Kegiatan berikutnya adalah rancangan P5/PROJECT PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA mengikuti rencana kegiatan yang telah disepakati. Pengembangan Diri guru


Click to View FlipBook Version