The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Bahan ajar yang mencakup materi tentang :
1. Ciri-ciri tangga nada mayor dan minor.
2. Ciri-ciri pantun dan jenis-jenis pantun
3. Sistem peredaran darah pada burung

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by joko susilo, 2020-11-29 20:37:40

Bahan ajar Tema 4 Subtema 1 Pembelajaran2

Bahan ajar yang mencakup materi tentang :
1. Ciri-ciri tangga nada mayor dan minor.
2. Ciri-ciri pantun dan jenis-jenis pantun
3. Sistem peredaran darah pada burung

BAHAN AJAR

KELAS 5
TEMA 4 SUBTEMA 1

PEMBELAJARAN 2

Pendahuluan

Belajar musik atau lagu yang bersemangat, teringat mengenai tangga nada.
Dalam musik mengenal istilah tangga nada. Ada tangga nada mayor dan ada
juga tangga nada minor.

JABARAN MATERI

MUATAN SBdP Tangga Nada

Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secara berjenjang, misalnya, do re mi
fa sol la si do.

Tangga nada dibagi menjadi dua, yaitu tangga nada mayor dan tangga nada minor.

1. Tangga nada mayor adalah tangga nada yang susunan
nada nadanyaberjarak1-1-½-1-1-1-½, biasanya diawali dan
diakhirinada Do=C, dan bersifat riang gembira.

2. Tangga nada minor adalah tangga nada yang susunan
nadanadanya berjarak 1-½-1-1-½-1-1, Biasanya diawali dan
diakhiri nada La=A, dan bersifat sedih.

Ciri-ciri tangga nada mayor dan minor :

Tangga nada mayor:
1. bersemangat,
2. riang gembira,
3. biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do = C,
4. mempunyai pola interval 1–1–½–1–1–1–½ .
Lagu bertangga nada mayor antara lain Maju Tak
Gentar, Halo-Halo Bandung, dan Garuda Pancasila.

Tangga nada minor
1. kurang bersemangat,
2. bersifat sedih,
3. biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La=A.
4. mempunyai pola interval 1, ½, 1, 1, ½, 1, 1.
Lagu bertangga nada minor, antara lain Syukur,
Tuhan, dan Gugur Bunga.

Contoh lagu dengan
tangga nada mayor

Contoh lagu dengan
tangga nada minor

Mari berlatih

Cobalah menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Sebutkan 4 ciri tangga nada mayor!
2. Sebutkan 3 contoh lagu yang bertangga nada diatonis minor!
3. Sebutkan 4 ciri tangga nada minor!
4. Sebutkan 2 contoh lagu yang bertangga nada diatonis mayor!

MUATAN BAHASA INDONESIA
PENDAHULUAN

Ingatkah kamu ungkapan ”Lebih baik mencegah daripada mengobati”? Ungkapan
ini seperti sepele, padahal sangat penting dalam kehidupan kita. Dalam pelajaran kali
ini, kamu akan menemui teks bertema kebersihan dan kesehatan.

JABARAN MATERI

Pantun

Pantun merupakan salah satu

jenis karya sastra Indonesia lama. Ciri Pantun
Pada awalnya merupakan karya Ciri-ciri pantun secara umum adalah
sastra lisan. Namun, sekarang • tiap bait terdiri atas empat baris,
banyak juga dijumpai pantun yang • tiap baris terdiri atas 8 -12 kata,
tertulis. Berdasarkan isinya, ada • bersajak silang a-b-a-b,
pantun jenaka, pantun nasehat, dan • baris pertama dan kedua adalah
pantun teka-teki.
sampiran,
• baris ketiga dan keempat adalah

isi.

Jenis-jenis Pantun
Pantun dapat digolongkan menjadi tiga (3) sesuai siklus kehidupan (usia) manusia.
Ada pantun kanak-kanak, pantun muda, dan pantun tua. Pantun kanak-kanak berisi
tentang suka cita. Pantun muda berisi tentang perkembangan. Pantun tua berisi
tentang nasihat. Berikut contoh ketiga pantun tersebut.

1. Contoh Pantun Kanak-Kanak

Terbang rendah burung kutilang
Hinggap di dahan sambil menoleh
Hatiku senang tidak kepalang
Ayah pulang membawa oleh-oleh

2. Contoh Pantun Muda

Hujan turun rintik-rintik
Ada gubug di tepi sawah
Wahai dinda berwajah cantik
Bolehkah kanda main ke rumah

3. Contoh Pantun Tua

Enak benar tinggal di Batujajar,
Segar udaranya, indah, dan permai,
Anak sekolah rajinlah belajar,
Agar cita-citanya kelak tercapai.

Cobalah menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah
ini dengan benar!
1. Apa yang dimaksud dengan pantun?
2. Apa saja jenis pantun menurut isinya?
3. Apa yang dimaksud dengan berbalas pantun?
4. Apa jenis pantun yang biasa untuk berbalasan?
5. Mengapa jenis pantun tersebut sering digunakan?

Mari, Membuat Pantun

Apakah kamu mempunyai pengalaman dalam
persahabatan? Pengalaman tersebut dapat
kamu ungkapkan dalam bentuk pantun.
Perhatikan contoh pantun berikut.

Kamu telah memahami beberapa contoh pantun berdasarkan siklus kehidupan
(usia) manusia. Mulai dari pantun kanak-kanak, pantun muda, sampai pantun tua.
Coba, buatlah pantun berdasarkan siklus kehidupan (usia). Bacakan hasil
karyamu di depan kelas secara bergantian. Bacakan juga dengan lafal, intonasi,
dan ekspresi yang tepat.

Pantun anak-anak
………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………….

Pantun muda
………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………….

Pantun tua
………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………….

MUATAN IPA

Alat Peredaran Darah pada Manusia

Pada proses pernapasan manusia dihasilkan oksigen, sedangkan pada proses pencernaan
makanan dihasilkan sari-sari makanan. Oksigen dan sari-sari makanan yang dibutuhkan oleh
tubuh akan diedarkan ke seluruh tubuh melalaui sistem peredaran darah.

Sistem Peredaran Darah Manusia

Apasaja organ yang terlibat dalam system peredaran darah?

Organ yang terlibat dalam system peredaran darah ada 3 yaitu:

1. Jantung
2. Paru – paru
3. Pembuluh darah
Mengalirnya darah di dalam tubuh
disebut sistem peredaran darah.
Sistem peredaran darah dalam tubuh
ada dua, yaitu peredaran darah kecil
dan peredaran darah besar. Sistem
peredaran darah kecil, yaitu darah
mengalir dari bilik kanan menuju
paru-paru melalui arteri pulmonalis.
Dalam paru-paru terjadi pertukaran
darah yang banyak mengandung
karbon dioksida (CO) dengan darah
yang banyak mengandung oksigen (O).
Darah yang banyak mengandung O 22
kembali ke jantung melalui vena pulmonalis. Sistem peredaran darah kecil sebagai
berikut.

Sistem peredaran darah kecil

Sistem peredaran darah besar, yaitu darah yang banyak mengandung oksigen (O2)
mengalir dari bilik kiri jantung ke seluruh tubuh (kecuali paru-paru) melalui arteri
besar (aorta). Selanjutnya, terjadi pertukaran darah yang banyak mengandung
oksigen dengan darah yang banyak mengandung karbon dioksida di seluruh tubuh.
Darah yang banyak mengandung karbon dioksida kembali ke jantung melalui vena
ke serambi kanan.
Sistem peredaran darah besar

Kamu telah mempelajari peredaran darah manusia. Coba pahami materinya dan
gambarlah. Kemudian, tuliskan keterangan gambar yang kamu buat.
Tuliskan juga cara kerjanya.
Gambar organ peredaran darah manusia

Selain manusia, hewan juga memiliki sistem peredaran darah. Darah yang
mengalir akan mengangkut nutrisi ke seluruh organ tubuh. Darah juga
mengangkut sisa metabolisme dari berbagai jaringan dalam tubuh. Pada
prinsipnya, sistem peredaran darah hewan, terutama hewan vertebrata sama
seperti manusia. Contoh hewan vertebrata adalah ikan, katak, reptiliam dan
burung. Sistem peredaran darah hewan termaksut alat-alat peredaran darahnya
seperti jantung dan pembuluh darah.
Amatilah gambar berikut. Bagian-bagian jantung pada burung. Peredaran darah
burung.

Perhatikan gambar di atas. Ternyata jantung burung mempunyai bagian-bagian
yang sama seperti jantung manusia. Vertebrata ini mempunyai jantung yang terdiri
atas empat ruang. Ada atrium (serambi) kanan, atrium serambi kiri, ventrikel
(bilik) kanan, dan ventrikel (bilik) kiri. Bagaimana dengan peredaran darah pada
burung?

Peredaran darah pada burung sama dengan peredaran darah pada manusia,
yaitu peredaran darah kecil dan peredaran darah besar. Pada proses peredaran
darah, darah mengalir di dalam pembuluh darah sehingga disebut peredaran darah
tertutup. Organ tubuh yang terlibat pun sama yaitu jantung, pembuluh darah, dan
paru-paru. Jantung burung terdiri atas empat bilik, yaitu bilik kanan, bilik kiri,
serambi kanan, dan serambi kiri.

Proses Peredaran Darah pada Burung
Burung memiliki jantung yang bentuk dan cara kerjanya sama dengan jantung
manusia, yaitu terdapat empat ruangan. Empat ruangan dalam jantung burung
berfungsi untuk memisahkan darah yang mengandung oksigen dengan darah yang
membawa karbon dioksida.
Secara rinci proses peredaran darah pada burung adalah sebagai berikut.

1. Peredaran darah pada burung dimulai dari darah yang membawa oksigen
dipompa dari bilik kiri jantung menuju seluruh tubuh lewat aorta atau
pembuluh darah utama dalam tubuh.

2. Setelah darah masuk ke berbagai sel-sel tubuh, oksigen akan dilepaskan dan
sebagai gantinya, darah membawa karbon dioksida dari dalam tubuh.

3. Darah yang membawa karbon dioksida ini kemudian dialirkan ke serambi
kanan dan masuk ke bilik kiri melalui pembuluh darah vena.

4. Proses peredaran darah dari jantung menuju seluruh tubuh sambil membawa
oksigen lalu kembali lagi ke jantung membawa karbon dioksida ini disebut
sebagai peredaran darah besar.

5. Setelah dari bilik kanan, darah yang membawa banyak karbon dioksida
kemudian dipompa ke paru-paru.

6. Saat burung menghirup napas dan mengambil oksigen yang masuk ke paru-
paru, maka di sinilah terjadi proses pertukaran karbon dioksida dengan
oksigen terjadi.

7. Darah yang membawa karbon dioksida akan mengalami pertukaran oksigen
saat berada di paru-paru setelah dipompa dari bilik kanan.

8. Oksigen yang sudah diikat oleh darah di paru-paru kemudian dipompa lagi
ke ke jantung melalui serambi kiri dan masuk ke bilik kiri.

9. Setelah berada di bilik kiri, proses peredaran darah pada burung pun
kembali berlangsung ke seluruh tubuh untuk membawa oksigen.


Click to View FlipBook Version