The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kimmy.djanimo2022, 2024-02-05 20:40:30

RPP PENGUNGKIT

RPP PENGUNGKIT

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) A. Identitas Satuan Pendidikan : SMP Negeri 2 Singaraja Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas/Semester : VIII /1 Tahun Ajaran : 2022/2023 Materi Pokok : Pesawat Sederhana Sub Pokok Bahasan : Tuas / Pengungkit Alokasi Waktu : 10 menit B. Kompetensi Inti KI 1: (Spiritual) Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. KI 2: (Sosial) Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. KI 3: (Pengetahuan) Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. KI 4: (Keterampilan) Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori. C. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) 3.3 Menjelaskan konsep usaha, pesawat sederhana, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari termasuk kerja otot pada struktur rangka manusia. 3.3.1 Menganalisis syarat kesetimbangan tuas / pengungkit 4.3 Menyajikan hasil penyelidikan atau pemecahan masalah tentang manfaat penggunaan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari. 4.3.1 Menyajikan hasil penyelidikan simulasi penggunaan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari.


D. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti proses pembelajaran melalui kegiatan literasi, simulasi, dan diskusi, peserta didik dapat : 1. Menganalisis syarat kesetimbanganpengungkit / tuas dengan benar. 2. Menyajikan laporan hasil diskusi kelompok Fokus Pengembangan Karakter: Religius, Disiplin, Percaya Diri, Kerjasama, dan Tanggung Jawab. E. Materi Pembelajaran Materi Faktual : Kesetimbangan pada pengungkit terjadi jika gaya beban dan gaya kuasa besarnya sama, begitu juga besar lengan kuasa dan lengan beban besarnya juga sama. Materi Konseptual : Syarat kesetimbangan pada tuas atau pengugkit yaitu besar kali gaya beban dan lengan beban sama dengan hasil kali gaya kuasa dengan lengan kuasa Materi Prosedural : Langkah-langkah perhitungan kesetimbangan pengungkit / tuas Tuas / pengungkit merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yangbanyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari Keuntungan mekanis (KM) dari pengungkit adalah perbandingan antara gaya beban da gaya kuasa atau membagi panjang lengan kuasa dengan panjang lengan beban. Secara matematis persamaan keuntungan mekanis tuas/pengungkit dapat dinyatakan sebagai berikut : B K B W L L atau KM F F KM Keterangan : KM = Keuntungan Mekanis FW = gaya beban (N) FK = gaya kuasa (N) LK = lengan kuasa (m) LB = lengan beban (m) Adapun syarat kesetimbangan pada tuas atau pengungkit adalah sebagai berikut, yaitu: FB LB FK LK F. Pendekatan, Metode, Model Pembelajaran 1. Pendekatan : Saintifik 2. Metode : Diskusi, Studi Literatur (Literasi), Praktek, Presentasi, dan Tanya jawab. 3. Model : Discovery Learning G. Sumber, Alat, dan Media Pembelajaran 1. SumberBuku: Fredy Prakoso, dkk. Wajar Buku Pendamping Pembelajaran IPA 2a. Surakarta: CV Graha Pustaka Zubaidah, dkk. 2018. Buku Ajar IPA SMP Kelas VIII Semester 1 (Kurikulum 2013edisi Revisi 2018). Jakarta: Kemdikbud. Zubaidah, dkk. 2018. Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas VIII (Kurikulum 2013 edisi Revisi 2018). Jakarta: Kemdikbud. Modul Pembelajaran IPA Kelas VIII Semester 1. LKPD Internet:


IPA Kelas 8 : Pesawat Sederhana (Tuas / Pengungkit) pada laman : https://youtu.be/QpZBU7ouGOA Simulasi Kesetimbangan Phet Cholorado.net pada laman : https://phet.colorado.edu/sims/html/balancing-act/latest/balancing-act_in.html 2. Alat : Laptop, LCD, papan tulis, spidol, penghapus papan, alat tulis 3. Media : LKPD H. Langkah-Langkah Pembelajaran Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan 1. Guru memberi salam dan menyapa peserta didik, selanjutnya peserta didik bersama guru berdoa untuk memulai pelajaran (Kesadaran diri) 2. Guru mengecek kehadiran, serta kesiapan belajar peserta didik 3. Guru mengajak peserta didik meditasi merasakan nafas dengan kesadaran penuh (mindfulness) untuk melatih fokus murid (Kesadaran Diri) 4. Guru memberikan apersepsi dengan mengaitkan materi pembelajaran yang akan dipelajari dengan pengalaman peserta didik terhadap materi sebelumnya. “Masih ingatkah anak-anak tentang pesawat sederhana, apa saja jenis-jenis pesawat sederhana tersebut?” (Kesadaran Diri) 5. Guru memotivasi siswa akan pentingnya mempelajari materi Pesawat Sederhana yaitu pengungkit / tuas 6. Guru mengajukan beberapa pertanyaan untuk mengetahui pemahaman awal/ kebutuhan belajar peserta didik 7. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, materi, penilaian, dan KKM. 1 menit Inti Mengamati Peserta didik diminta menonton tayangan video pembelajaran pada laman : https://youtu.be/QpZBU7ouGOA Sedangkan yang tidak mau menonton video diminta untuk membaca buku siswa halaman 85 s.d. 92 (Diferensiasi konten) Menanya Dari kegiatan mengamati (menonton video dan membaca) peserta didik diminta mangajukan pertanyaan yang terkait dengan materi pembelajaran. Daftar pertanyaan yang bisa dituntunkan ke siswa misalnya: “Bagaimana caranya ketika kalian bermain jungkat-jungkit supaya menjadi setimbang antara teman satu dan teman kalian yang lain?” (4C: Critical Thinking) (Manajemen Diri) Mengumpulkan informasi Guru meminta peserta didik membentuk kelompok Peserta didik duduk berkelompok sesuai arahan guru Kelompok dibentuk berdasarkan pengetahuan awal peserta didik dan gaya belajarnya. ( Diferensiasi Proses) 6 menit


Guru membagikan Lembar Kerja Peserta Didik Peserta didik mengumpulkan informasi tentang tugas yang diberikan sesuai dengan arahan dan bimbinganguru. (Critical Thinking) Peserta didik berdiskusi bisa di tempat yang nyaman sesuai profil belajarnya ( Diferensiasi Proses) Mengasosiasi Peserta didik berdiskusi dengan kelompoknya (Colaboration) (Kesadaran Sosial dan Keterampilan Berelasi) Peserta didik menyusun laporan sederhana kegiatan sehingga karya siap untuk dipresentasikan. (4C: Creativity) (Diferensiasi Produk) Guru memfasilitasi peserta didik dalam berdiskusi Mengomunikasikan Salah satu perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya (4C: Communication) Peserta didik lainnya menyimak dan menanggapi (Keterampilan Berelasi) Guru dan peserta didik mendiskusikan hasil yang diperoleh oleh kelompok tersebut. (Pengambilan Keputusan Yang Bertanggung Jawab) Dalam diskusi guru membimbing peserta didik untuk bisa menganalisis syarat kesetimbangan pada pengungkit / tuas Penutup 1. Peserta didik dengan bimbingan guru membuat kesimpulan tentang pembelajaran yang telah dilakukan (Kesadaran Sosial) 2. Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk penghargaan lain yang relevan) kepada kelompok yang berkinerja baik. 3. Peserta didik diminta melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang dilakukan. Refleksi bisa berupa menunjukkan gambar/emotikon perasaan (Manajemen Diri) 4. Guru memberikan tugas kepada peserta didik untuk dikerjakan di rumah 5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya 6. Peserta didik bersama guru berdoa dan memberi salam penutup. (Kesadaran Diri) 3 menit I. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap : Observasi/Kegiatan b. Penilaian Keterampilan : Produk dan Presentasi c. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis


2. Bentuk Penilaian a. Penilaian Sikap : Lembar Observasi b. Penilaian Keterampilan : Laporan Sederhana dan Presentasi c. Penilaian Pengetahuan : Soal Uraian Pembelajaran Remidial a. Remidial Individual dengan tutor sebaya dan bimbingan secara individu. b. Remidial Kelompok dengan Tutor sebaya dan bimbingan secara berkelompok oleh guru. c. Remidi secara klasikal (>50% di bawah KKM) dengan pembelajaran ulang. Pembelajaran Pengayaan Kepada peserta didik yang sudah tuntas (di atas KKM) diberikan pengayaan denganmateri pewarisan golongan darah dan penyimpangan semu hukum Mendel. Singaraja, 12 Desember 2022 Mengetahui Kepala SMP Negeri 2 Singaraja Guru Mata Pelajaran IPA Nyoman Sudiarsa, S.Pd. I Gede Aksamayasa, S.Pd.,Gr.. Pembina Tk. I NIPPK. 198810172022211007 NIP. 196309091986011003


Lampiran a. Instrumen Penilaian Sikap Jurnal Perkembangan Sikap Nama Sekolah : SMPN 2 Singaraja Kelas/Semester : VIII /1 Tahun pelajaran : 2022/2023 No Waktu Nama Peserta didik Catatan Perilaku Nilai Karakter Ttd Tindak lanjut


b. Instrumen Penilaian Pengetahuan PENILAIAN PENGETAHUAN KISI-KISI SOAL No Indikator Pencapaian Kompetensi Uraian Soal Bentuk Soal dan No Soal Jawaban Skor 1 Menganalisis syarat kesetimbangan pada pengungkit/ tuas Perhatikan gambar simulasi kesetimbangan pada pengungkit berikut! Sumber : Phet.Cholorado.edu Seorang anak dan ibu bermain permainan jungkat-jungkit di taman. Anak perempuan bermassa 30 kg dan ibunya bermassa 60 kg (panel kanan simulasi Phet). Jika ibu tersebut duduk pada jarak 1 meter dari titik tumpu, maka pada jarak berapakah dari titik tumpu anak tersebut harus duduk (panel kiri simulasi Phet) supaya terjadi kesetimbangan? Uraian Diketahui : FB = 600 N FK = 300 N LB = 1 m (skor = 20) Ditanya : Jarak anak dari titik tumpu (LK)? (Skor = 10) Jawab : FB x LB = FK x LK 600 x 1 = 300 x LK LK = 600 / 300 LK = 2 m (Skor = 70) 100 Skor maksimal = 100 Skor diperoleh Nilai = ---------------------- x 100 Skor maksimal No. Interval Nilai Kriteria Keterangan 1 92 – 100 A Sangat Baik 2 84 – 91 B Baik 3 75 – 83 C Cukup 4 < 75 D Kurang


c. Instumen Penilaian Keterampilan LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN PRODUK DAN PRESENTASI Mata Pelajaran : IPA Materi Pokok : Pesawat Sederhana Suh Materi : Tuas / Pengungkit Tanggal : .............................. Aspek yang dinilai : 1. Produk (Laporan Sederhana) a. Melakukan kegiatan sesuai arahan LKPD b. Menuliskan data hasil kegiatan sesuai LKPD c. Menulis laporan hasil kegiatan 2. Presentasi a. Mempresentasikan hasil pekerjaannya b. Mengajukan pertanyaan c. Memberikan tanggapan Rubrik Penilaian: No. Aspek yang dinilai Kriteria Penilaian 1 Produk (Laporan) a. Melakukan kegiatan sesuai arahan LKPD 4 = sangat baik dalam melakukan sesuai dengan prosedur kerja dan mampu memberikan arahan kepada teman kelompok. 3 = mampu melakukan kegiatan dengan baik sesuai prosedur kerja. 2 = kurang mampu melakukan kegiatan sesuai prosedur kerja 1 = tidak mampu melakukan kegiatan sesuai prosedur kerja b. Menuliskan data hasil kegiatan sesuai LKPD 4 = menuliskan data sesuai dengan hasil kegiatan, memberikan argumentasi yang sesuai, dan memberikan deskripsi yang tepat. 3 = menuliskan data sesuai hasil kegiatan dan memberikan deskripsi yang tepat. 2 = kurang mampu menuliskan data sesuai hasil kegiatan. 1 = tidak mampu menuliskan data sesuai hasil kegiatan. c. Menulis laporan hasil kegiatan 4 = membuat kesimpulan kegiatan, laporan sesuai dengan hasil kegiatan, dan penulisan Bahasa dengan baik dan benar. 3 = membuat kesimpulan kegiatan, laporan sesuai dengan hasil kegiatan, 2 = kurang mampu menuliskan kesimpulan danmembuat laporan. 1 = tidak mampu menuliskan kesimpulan dan


membuat laporan 2 Presentasi a. Mempresentasikan laporan 4 = Mampu mempresentasikan laporan hasil kegiatan secdisampaikan percaya diri, ada interaksi dengan audiens 3 = Mampu mempresentasikan laporan dengan benar secara substantif, bahasa mudah dimengerti, namun kurang percaya diri dantidak berinteraksi dengan audiens. 2 = mempresentasikan laporan dengan sedikit kekeliruan substansi, bahasa mudah dimengerti, kurang percaya diri, tidak berinteraksi dengan audiens 1 = tidak mampu menampilkan laporan b. Mengajukan pertanyaan 4 = Mengajukan pertanyaan dengan jelas dan tepat sesuai dengan permasalahan yang dibahas serta dengan Bahasa yang mudah dipahami 3 = Mengajukan pertanyaan dengan jelas, kurang sesuai dengan permasalahan yang dibahas serta dengan Bahasa yang mudah dipahami 2 = Kurang mampu mengajukan pertanyaan dengan jelas dan tidak sesuai dengan permasalahan yang dibahas 1 = tidak mampu mengajukan pertanyaan c. Memberikan tanggapan 4 = Menjawab pertanyaan dan memberikan tanggapan secara tepat dan spontan serta dengan bahasan yang mudah dimengerti 3 = Menjawab pertanyaan dan memberikan tanggapan secara tepat, namun masih perlu menunggu instruksi serta dengan bahasan yang mudah dimengerti 2 = Kurang mampu memberikan tanggapan danjawaban secara jelas 1 = tidak mampu menjawab dan mengajukan tanggapan


TABEL KEGIATAN KETERAMPILAN PESERTA DIDIK Kelas: ...... No . Nama Peserta didik Aspek yang dinilai Skor Akhir Kriteria Kegiatan Presentasi L1 L2 L3 P1 P2 P3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 Ket: L1 = melakukan kegiatan P1 = mempresentasikan laporan L2 = menuliskan hasil kegiatan P2 = mengajukan pertanyaan L3 = menuliskan laporan P3 = memberikan tanggapan Skor diperoleh Nilai = ---------------------- x 100 Skor maksimal No Interval Nilai Kriteria Keterangan 1 92 – 100 A Sangat Baik 2 84 – 91 B Baik 3 75 – 83 C Cukup 4 < 75 D Kurang


LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Mata Pelajaran : IPA Kelas / Semester : VIII / Ganjil Pokok Bahasan : Pesawat Sederhana – Tuas / Pengungkit A. Tujuan Peserta didik dapat mengidentifikasi syarat keseimbangan pengungkit B. Alat dan Bahan 1. Hp android 2. File balancing-act_in.html(Phet Simulations) 3. Alat tulis menulis C. Dasar Teori Pengungkit akan mencapai kesetimbangan apabila sisi kiri dan kanan pengungkit berada dalam satugaris lurus (seimbang antara bagian beban dengan bagian gaya kuasa). D. Langkah-Langkah Simulasi Virtual 1. Bukalah file balancing-act_in.html dengan menggunakan browser chrome di hp android sepertigambar di bawah ini. 2. Pilih menu kesetimbangan seperti gambar di bawah ini 3. Seting simulasi virtual seperti gambar di bawah ini 4. Pilihlah bata merah 10 kg yang berada di panel kanan lalu pindahkan ke sebelah kiri pengungkit danasumsikan sebagai beban. Nilai berat beban ( w ) = massa (m) x percepatan Gravitasi (g) = 10 kg x 10 m/s2 =100 N


5. Pilihlah 1 bata lainnya sebagai kuasa letakkan di sebelah kanan pengungkit. Aturlah jarak antarabeban dengan kuasa hingga posisi pengungkit seimbang. Hitung berat kuasa = massa x perc. Gravitasi = m x g . 6. Lakukan langkah 5 untuk 4 bata lainnya. Amati dan catat hasilnya pada tabel hasil pengamatan. Tabel Hasil Pengamatan No. Fb = W= berat beban (N) Lw = Lengan Beban (meter) Fk = F= Gaya Kuasa (N) Lk = Lengan Kuasa (meter) Fb x Lb (N.m) Fk x Lk (N.m) 1 100 N Lengan beban = jarak beban ke titik tumpu Lengan kuasa = jarak gaya kuasa ke titik tumpu E. Pembahasan 1. Bagaimanakah hubungan antara hasil kali berat beban dengan lengan beban (Fb x Lb) terhadaphasil kali gaya kuasa dengan lengan kuasa (Fk x Lk) ? 2. Berdasarkan hasil no 1, syarat pengungkit mengalami kesetimbangan adalah …………………………… F. Analisis 1. Bagaimanakah rumus syarat kesetimbangan pengungkit? 2. Ada seorang anak laki-laki bermassa 20 kg , seorang anak perempuan bermassa 30 kg, dan seorang ibu bermassa 60 kg (panel kanan simulasi Phet). Bagaimanakah posisi mereka pada pengungkit agar setimbang? Tuliskan jarak masing-masing orang ke titik tumpu! (Screenshot hasilnya dan kirimkan di grup WA) G. Kesimpulan Tuliskan kesimpulanmu berdasarkan hasil analisis dan hasil percobaan yang kamu lakukan!


MODUL PEMBELAJARAN Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas / Semester : VIII / Ganjil Pokok Bahasan : Pesawat Sederhana Sub Pokok Bahasan : Tuas / Pengungkit =============================================================================== A. Kompetensi Inti KI 1: (Spiritual) Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. KI 2: (Sosial) Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. KI 3: (Pengetahuan) Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. KI 4: (Keterampilan) Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori. B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi C. Tujuan Pembelajaran 1) Peserta didik mampu menjelaskan pengertian tuas / pengungkit 2) Peserta didik mampu mengidentifikasi lengan kuasa, lengan beban, titik tumpu, gaya beban, dan gaya kuasa pada tuas / pengungkit 3) Peserta didik mampu menyebutan jenis-jenis pengungkit/tuas 4) Peserta didik mampu menentukan keuntungan mekanis pada pengungkit / tuas 5) Peserta didik mampu menentukan prinsip kerja pesawat sederhana pada system gerak manusia 6) Peserta didik mampu menyebutkan contoh penerapan pesawat sederhana (Tuas/Pengungkit) dalam kehidupan sehari-hari Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) 3.3 Menjelaskan konsep usaha, pesawat sederhana, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari termasuk kerja otot pada struktur rangka manusia. 3.3.1 3.3.2 3.3.3 3.3.4 3.3.5 3.3.6 Menjelaskan pengertian tuas / pengungkit Mengidentifikasi lengan kuasa, lengan beban, titik tumpu, gaya beban, dan gaya kuasa pada tuas / pengungkit Menyebutan jenis-jenis pengungkit/tuas Menentukan keuntungan mekanis pada pengungkit / tuas Menentukan prinsip kerja pesawat sederhana pada system gerak manusia Menyebutkan contoh penerapan pesawat sederhana (Tuas/Pengungkit) dalam kehidupan sehari-hari


D. Materi Pembelajaran a) Tuas / pengungkit merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yangbanyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tuas/Pengungkit berfungsi untuk mengungkit, mencabut, atau mengangkat benda yang berat. Tuas / pengungkit ini bisa berupa logam atau kayu yang diberikan gaya pada salah satu sisinya dan menggunakan sebuah tumpuan (titik tumpu). b) Posisi Gaya Kuasa, Gaya Beban, Lengan Kuasa, dan Lengan Beban pada Tuas / Pengungkit Sumber : Kemdikbud Gambar 1 (Posisi Gaya Kuasa, Gaya Beban, Lengan Kuasa, Lengan Beban, dan Titik Tumpu Pada Tuas/Pengungkit) Keterangan : - Gaya Kuasa merupakan gaya yang diberikan ketika mengangkat suatu benda (N) - Gaya Beban merupakan beban yangakan diangkat (N) - Lengan Kuasa merupakan jarak antara titik tumpu dengan gaya kuasa (m) - Lengan Beban merupakan jarak titik tumpu dengan beban (m) - Titik Tumpu (tumpuan) merupakan tempat atau daerah alat bertumpu c) Jenis-jenis Tuas / Pengungkit Pengelompokkan jenis tuas / pengungkit berdasarkan pada letak titik tumpu, Lengan Kuasa, dan Lengan Beban - Tuas Jenis Pertama Sumber : Kemdikbud - Tuas Jenis Kedua Sumber : Kemdikbud - Tuas Jenis Ketiga Sumber : Kemdikbud Tuas jenis pertama adalah jenis tuas dengan titik tumpu berada antara gaya beban dan gaya kuasa. Contoh : Gunting, tang, linggis, palu, dan jungkat-jungkit. Tuas jenis kedua adalah jenis tuas dengan kedudukan gaya bebannya berada antara titik tumpu dan gaya beban. Contoh : gerobak beroda satu, alat peotong kertas, dan pembuka tutup botol. Tuas jenis ketiga adalah jenis tuas dengan kedudukan gaya kuasa berada diantara gaya beban dan titik tumpu. Contoh : sekop dan pinset.


d) Keuntungan mekanis (KM) dari pengungkit adalah perbandingan antara gaya beban da gaya kuasa atau membagi panjang lengan kuasa dengan panjang lengan beban. Adapun persamaan keuntungan mekanis tuas/pengungkit dapat dinyatakan sebagai berikut : B K B W L L atau KM F F KM Keterangan : KM = Keuntungan Mekanis FW = gaya beban (N) FK = gaya kuasa (N) LK = lengan kuasa (m) LB = lengan beban (m) Adapun syarat kesetimbangan pada tuas atau pengungkit adalah sebagai berikut, yaitu: FB LB FK LK e) Prinsip kerja pesawat sederhana dalam sistem gerak manusia yaitu ketika seseorang megangkat barbel. Pada saat orang tersebut engangkat barbel, maka gaya beban terletak pada telapak tangan yang menggenggam barbel,gaya kuasa terletak pada lengan bawah, dan titik tumpu terletak pada siku (sendi antara lengan atas dan lengan bawah). Pada saat mengangkat barbel tersebut, lengan menerapkan pesawat sederhana yaitu pengungkit jenis ketiga karena titik tumpunya terletak diantara lengan beban dan lengan kuasa. Gambar Ilustrasi (SUmber : Kemdikbud) (a) Seseorang Mengangkat Barbel, (b) Posisi Lengan Kuasa, Lengan Beban, dan Penumpu pada Tangan Saat Mengangkat Barbel f) Contoh penerapan tuas atau pengungkit dalam kehidupan sehari-hari adalah 1. Permainan jungkat-jungkit 2. Sekop yang digunakan oleh tukang bangunan untuk mengangkat pasir 3. Pinset 4. Gunting 5. Linggis 6. Pembuka botol E. Latihan Soal 1) Pasangkan jenis tuas berikut dan contohnya yang sesuai! Pembahasan : - Tuas jenis 1 = gunting, linggis, permainan jungkat-jungkit - Tuas jenis 2 = alat pemotong kertas - Tuas jenis 3 = sekop, pinset Tuas Jenis 1 Tuas Jenis 2 Tuas Jenis 3 Gunting Pinset Permainan jungkatjungkit Sekop Lingis Alat pemtong kertas


2) Sebuah pengungkit panjangnya 2 meter akan diguakan untuk mengangkat sebuah batu yang mempunyai berat 1000 N. Jika diketahui panjang lengan kuasanya adalah 1,5 meter maka besar keuntungan mekanisnya adalah ..... A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 Pembahasan : - Diketahui : LK = 1,5 m, LB = 0,5 m - Ditanyakan : KM = ...? - Jawab : 3 0,5 1,5 B K L L KM (Jawaban : C) F. Evaluasi Soal Evaluasi Pesawat Sederhana Pengungkit / Tuas Perhatikan simulasi kesetimbangan tuas / pengungkit berikut! Sumber : Phet Colorado ( https://phet.colorado.edu/sims/html/balancing-act/latest/balancingact_in.html ) Ada seorang anak laki-laki bermassa 20 kg , seorang anak perempuan bermassa 30 kg, dan seorang ibu bermassa 60 kg (panel kanan simulasi Phet). Bagaimanakah posisi mereka pada pengungkit agar setimbang? Tuliskan jarak masing-masing orang ke titik tumpu! Jawab : .................................................................................. (Skor = 100) G. Sumber Belajar 1) Zubaidah, dkk. 2018. Buku Ajar IPA SMP Kelas VIII Semester 1 (Kurikulum 2013 edisi Revisi 2018). Jakarta: Kemdikbud. 2) Zubaidah, dkk. 2018. Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas VIII (Kurikulum 2013 edisi Revisi 2018). Jakarta: Kemdikbud. 3) Prakoso, dkk. WAJAR : Buku Pendamping Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/Mts 2a Semester Ganjil. Surakarta : Graha Pustaka 4) Phet Cholorado.edu : https://phet.colorado.edu/sims/html/balancingact/latest/balancing-act_in.html


Click to View FlipBook Version