35
secara langsung. Aplikasi ini dapat dijadikan sebagai jalan keluar untuk mengatasi
permasalahan yang sering terjadi pada saat ingin melakukan bimbingan Kerja
Praktek maupun Tugas Akhir, yang manfaatnya diharapkan dapat meminimalisir
kendala yang ada.
B. Perancangan Sistem yang Diusulkan
Perancangan ini merupakan tahap awal dari perancangan Aplikasi Sistem
Remote SQL untuk Mengontrol Bimbingan Kerja Praktek (KP) dan Tugas Akhir
(TA) yang dilakukan sebagai pemecahan masalah yang ada saat ini. Perancangan
sistem yang akan dibangun dimulai setelah tahap analisis terhadap sistem yang
sedang berjalan selesai dilakukan. Perancangan dapat didefinisikan sebagai
penggambaran, perencanaan, dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa
elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi. Alat bantu
yang digunakan untuk menggambarkan perancangan sistem yang akan dibangun
adalah sebagai berikut:
1. Perancangan Basis Data
Perancangan basis data adalah perancangan data yang tersimpan dalam media
penyimpanan dan perangkat lunak yang akan memanipulasinya. Perancangan basis
data terdiri dari struktur tabel dan skema relasi.
a. Struktur Tabel
Tabel-tabel yang digunakan dalam sistem bimbingan skripsi online terdiri
dari 10 (sepuluh) tabel. Berikut adalah struktur tabel-tabel tersebut:
36
1) Tabel tb_users
Tabel tb_users digunakan untuk menyimpan data hak akses pengguna
yang telah ditentukan. Struktur tabel tb_users dapat dilihat pada Tabel 4.1.
berikut.
Tabel 4.1. Struktur Tabel tb_users
No Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan
primary key
1 id varchar 5
2 username varchar 15
3 password varchar 200
4 email varchar 30
5 nama_akun varchar 50
6 dp longtext
7 telp varchar 13
8 ket varchar 20
9 status varchar 11
10 chatcolor varchar 100
11 chatfont varchar 100
12 chatfontsize int 11
13 chatfontstyle varchar 40
2) Tabel tb_admin
Tabel tb_admin digunakan untuk menyimpan data admin. Struktur
tabel tb_admin dapat dilihat pada Tabel 4.2. berikut.
Tabel 4.2. Struktur Tabel tb_admin
No Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan
primary key
1 no int 5 foreign key
2 id int 5
3 jk varchar 10
4 alamat varchar 100
5 telp varchar 15
6 tmp_lahir varchar 50
7 tgl_lahir date
8 nama_admin varchar 50
37
3) Tabel tb_dosen
Tabel tb_dosen digunakan untuk menyimpan data-data dosen dalam
hak akses pengguna yang telah ditentukan. Struktur tabel tb_dosen dapat
dilihat pada Tabel 4.3. berikut.
Tabel. 4.3. Struktur Tabel tb_dosen
No Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan
1 NIDN int 10 primary key
2 id int 5 foreign key
3 jk varchar 20
4 alamat varchar 200
5 telp varchar 15
6 tmp_lahir varchar 50
7 tgl_lahir date
8 nama_dosen varchar 50
4) Tabel tb_mhs
Tabel tb_mhs digunakan untuk menyimpan data-data mahasiswa dalam
hak akses pengguna. Struktur tabel tb_mhs dapat dilihat pada Tabel 4.4.
berikut.
Tabel. 4.4. Struktur Tabel tb_mhs
No Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan
primary key
1 NIM int 10 foreign key
2 Id int 5
3 nama_mhs varchar 50
4 jk varchar 10
5 alamat varchar 100
6 telp varchar 15
7 tmp_lahir varchar 50
8 tgl_lahir date
9 NIDN_pembimbing1 int 10
10 nama_pembimbing1 varchar 50
11 NIDN_pembimbing2 int 10
12 nama_pembimbing2 varchar 50
13 judul varchar 500
38
5) Tabel tb_berkas
Tabel tb_berkas digunakan untuk menyimpan data bimbingan
mahasiswa kepada dosen pembimbing. Struktur tabel tb_berkas dapat dilihat
pada Tabel 4.5. berikut.
Tabel 4.5. Struktur Tabel tb_berkas
No Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan
1 no int 4 primary key
2 id int 5 foreign key
3 username varchar 15
4 dari varchar 20
5 nm_berkas varchar 50
6 jml_hal int 3
7 hal_ke int 3
8 ditujukan_ke varchar 100
9 berkas longblob
10 tgl date
11 komentar longtext
12 tgl2 date
13 komentar2 longtext
14 stts int 5
15 stts2 int 5
6) Tabel tb_pm
Tabel tb_pm digunakan untuk menyimpan pesan yang dikirim oleh
pengguna. Struktur tabel tb_pm dapat dilihat pada Tabel 4.6. berikut.
Tabel 4.6. Struktur Tabel tb_pm
No Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan
1 no int 4 primary key
2 id int 5 foreign key
3 username varchar 200
4 dari varchar 200
5 subyek varchar 300
6 pesan text
7 status int 11
39
7) Tabel tb_chat
Tabel tb_chat digunakan untuk menyimpan percakapan yang dilakukan
oleh user. Struktur tabel tb_chat dapat dilihat pada Tabel 4.7. berikut.
Tabel 4.7. Struktur Tabel tb_chat
No Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan
1 id int 5 primary key
2 chat longtext
8) Tabel tb_kode
Tabel tb_kode digunakan untuk menyimpan kode yang telah dibuat
oleh admin. Struktur tabel tb_kode dapat dilihat pada Tabel 4.8. berikut.
Tabel 4.8. Struktur Tabel tb_kode
No Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan
1 kode varchar 20 primary key
2 stts varchar 12
9) Tabel tb_log_bimbingan
Tabel tb_log_bimbingan digunakan untuk menyimpan data yang
berhubungan dengan proses bimbingan yang dilakukan mahasiswa. Struktur
tabel tb_log_bimbingan dapat dilihat pada Tabel 4.9. berikut.
Tabel 4.9. Struktur Tabel tb_log_bimbingan
No Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan
1 no int 4 primary key
2 username varchar 30
3 nama varchar 50
4 berkas varchar 50
5 nama_dosen varchar 50
6 komentar longtext
7 status int 1
8 tgl date
40
10) Tabel tb_kp
Tb_kp digunakan untuk menghubungkan mahasiswa yang
melaksanakan KP secara berkelompok (dua mahasiswa dalam satu
kelompok). Struktut tabel tb_kp dapat dilihat pada Tabel 4.10. berikut.
Tabel 4.10. Struktur Tabel tb_kp
No Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan
1 no int 5 primary key
2 id1 int 5
3 nim1 varchar 10
4 nama1 varchar 50
5 id2 int 5
6 nim2 varchar 10
7 nama2 varchar 10
b. Skema Relasi
Skema relasi dari sistem yang akan dibangun disajikan pada gambar 4.1.
Tabel tb_users berelasi dengan beberapa tabel yaitu tabel tb_mhs (untuk data
mahasiswa), tb_dsn (untuk data dosen), tb_berkas (untuk data yang berhubungan
dengan berkas bimbingan), tb_admin (untuk data admin), tb_pm (untuk data user
pengirim/penerima pesan). Tabel tb_kode (untuk menyimpan kode pengaktifan
akun), tabel tb_log_bimbingan (untuk menyimpan riwayat bimbingan), dan tb_chat
(untuk menyimpan data chat para pengguna) tidak memiliki relasi dikarenakan
tabel ini merupakan tabel pelengkap.
41
Gambar 4.1. Relasi Tabel
2. Perancangan Aliran Data
Perancangan aliran data adalah penggambaran dari aliran data yang masuk
dan keluar dari sistem yang akan dibangun, aliran data dirancang menggunakan
flowchart dan Data Flow Diagram (DFD).
Data Flow Diagram merupakan sistem untuk menggambarkan pembagian
sistem ke model yang lebih kecil secara paralel dan terstruktur dengan
mengikutsertakan komponen-komponen dan entitas-entitas yang terkait, media
penyimpanan (storage), proses-proses sistem yang menunjukkan hubungan arus
data dari proses ke entitas yang terkait. Salah satu keuntungan menggunakan DFD
adalah memudahkan pemakai untuk memahami sistem yang sedang dibangun.
42
a. Algoritma Program
Untuk mengimplementasikan ke dalam program aplikasi dibutuhkan
algoritma, yaitu langkah-langkah instruksi sehingga dapat dicapai hasil yang
diinginkan. Berikut ini adalah gambar flowchart dari aplikasi:
1) Flowchart Login
Mulai
Masukkan
Usernama
dan Sandi
Pilihan == “Login” Tidak Pilihan == “buat akun”
Ya Tidak
Cek Validasi
Tidak Username dan Sandi
Ya Tidak
Masukkan Kunci Keamanan Valid ?
Kunci
Keamanan
Username dan Sandi Status == “Mahasiswa” Tidak ya Status == “Admin”
Valid ? atau “Dosen”
Tampil Ya
Ya Halaman Tampil Tidak
buat akun Halaman
Cek Status Ya Utama
Pengguna Admin
Tampil
Halaman
Utama User
Selesai
Gambar 4.2. Flowchart Login
Flowchart login adalah proses diagram alir yang menggambarkan kerja dari
sistem yang dibangun. Diagram alir ini menjelaskan tentang cara kerja sistem pada
form Login, dimana form Login ini merupakan form yang akan tampil pertama kali
saat aplikasi dijalankan.
Proses dalam flowchart login dimulai dari pengguna memberikan masukkan
username dan kata sandi, kemudian jika pengguna ingin login, maka sistem akan
melakukan pengecekan terhadap validasi username dan kata sandi. Jika username
43
dan kata sandi valid, sistem akan mengecek status pengguna. Jika pengguna sebagai
dosen atau mahasiswa, maka sistem akan menampilkan halaman utama users. Dan
jika pengguna yang masuk sebagai admin, maka sistem akan menampilkan halaman
utama admin.
Jika pengguna tidak ingin melakukan login, maka pengguna dapat memilih
“buat akun”. Jika pengguna tidak memilih buat akun, maka proses login selesai.
Ketika pengguna memilih buat akun, sistem akan menampilkan pesan untuk
memasukkan kunci keamanan. Kunci keamanan dapat diperoleh dengan
menghubungi admin terlebih dahulu. Jika sudah memasukkan kunci keamanan,
maka sistem akan melakukan validasi terhadap kunci yang dimasukkan. Jika kunci
keamanan valid, sistem akan menampilkan halaman buat akun, dan proses login
selesai. Jika sistem mendeteksi bahwa kunci keamanan tidak valid, maka sistem
akan mengarahkan untuk memasukkan kembali username dan kata sandi.
44
2) Flowchart Buat Akun Baru
Mulai
Tampil
Halaman
Tambah
Akun
Informasi Akun Tidak Masukkan
Valid ? Informasi
Ya Ya
Masukan
Informasi Tidak Informasi
Pribadi Valid ?
Akun
Ya
Masukkan
Informasi Tidak Informasi
Tambahan Valid Pribadi
? Masukkan
Informasi
Ya Tambahan
Pernyataan Tidak Setujui
disetujui ? Pernyataan
Tidak
Ya
Akun berhasil Ya Pilihan == Ya Tampil
dibuat “selanjutnya” Menu Login
Tidak
Validasi Informasi Ya Pilihan == “buat Tidak
akun”
Tidak
Selesai
Gambar 4.3. Flowchart Buat Akun Baru
45
Flowchart buat akun baru menjelaskan cara kerja sistem terhadap user yang
akan membuat akun baru guna dapat sepenuhnya mengakses fitur yang terdapat
dalam sistem yang dibangun.
Proses buat akun baru dimulai dengan sistem akan menampilkan halaman
buat akun baru. Jika pengguna memilih untuk tidak memasukkan informasinya,
maka proses buat akun selesai. Jika pengguna memilih untuk memasukkan
informasinya, maka sistem akan melanjutkan proses buat akun. Informasi yang
dimasukkan yaitu informasi akun, informasi pribadi, dan informasi tambahan yang
dimasukkan secara berurutan. Setelah informasi telah dimasukkan, maka pengguna
harus menyetujui pernyataan sebelum membuat akun tersebut.
Jika pilihan pengguna bukan “buat akun”, maka proses buat akun selesai. Dan
jika pilihan pengguna adalah “buat akun”, maka sistem akan melakukan validasi
terhadap informasi pengguna yang dimasukkan. Validasi oleh sistem dilakukan
dengan mengecek satu persatu informasi yang dimasukkan. Jika informasi akun ada
yang tidak valid, sistem akan memberikan pesan untuk memperbaiki informasi
akun pengguna. Proses ini terjadi pada masing-masing proses cek validasi
informasi.
Jika akun telah berhasil dibuat, maka sistem akan memberikan pilihan
“selanjutnya” atau “kembali”. Jika pilihan pengguna adalah “selanjutnya”, maka
sistem akan menampilkan halaman login untuk digunakan pengguna masuk untuk
pertama kali ke dalam sistem. Jika pilihan selain “selanjutnya”, maka proses buat
akun baru selesai.
46
3) Flowchart Menu Utama Mahasiswa
Mulai
Tampil
Halaman
Utama
Mahasiswa
Masukkan
Pilihan
Pilihan == “profil” Ya Tampil
Ya Halaman
Tidak Ya
Ya Profil
Pilihan == “pesan”
Tampil
Tidak Halaman
Pilihan == “Kontak Daftar Pesan
Admin” Tampil
Tidak Halaman
Pilihan == Kontak
“Bimbingan” Admin
Tidak Tampil
Halaman
Selesai Bimbingan
Gambar 4.4. Flowchart Menu Utama Mahasiswa
Flowchart Menu Utama Mahasiswa merupakan diagram alir dari form Menu
Utama dengan hak akses sebagai Mahasiswa. Yang mana alur sistem yang
dibangun menjelaskan menu yang dapat diakses oleh pengguna (mahasiswa).
Proses ini dimulai dengan sistem menampilkan halaman utama users
(Mahasiswa), dimana terdiri dari 4 (empat) pilihan menu yang tersedia. Jika pilihan
pengguna adalah menu “Profil”, maka sistem akan menampilkan halaman profil.
Jika pilihan pengguna adalah “Pesan”, maka akan ditampilkan halaman daftar
pesan. Jika pilihan pengguna adalah “Kontak Admin”, sistem akan menampilkan
halaman pesan yang ditujukan kepada admin. Jika pilihan adalah “Bimbingan”,
47
maka sistem akan menampilkan halaman bimbingan. Jika pengguna tidak memilih
salah satu menu, maka proses dalam menu utama users selesai.
4) Flowchart Menu Utama Dosen
Mulai
Tampil
Halaman
Utama
Dosen
Masukkan
Pilihan
Pilihan == “profil” Ya Tampil
Ya Halaman
Tidak Ya
Ya Profil
Pilihan == “pesan”
Tampil
Tidak Halaman
Pilihan == “Kontak Daftar Pesan
Admin” Tampil
Tidak Halaman
Pilihan == Kontak
“Bimbingan” Admin
Tidak Tampil
Halaman
Selesai Bimbingan
Gambar 4.5. Flowchart Menu Utama Dosen
Flowchart Menu Utama Dosen merupakan diagram alir dari form Menu
Utama dengan hak akses sebagai Dosen. Yang mana alur sistem yang dibangun
menjelaskan menu yang dapat diakses oleh pengguna (dosen).
Proses dalam halaman users (dosen) ini serupa dengan proses halaman utama
users (mahasiswa), dimana terdiri dari 4 (empat) pilihan menu yang tersedia. Jika
pilihan pengguna adalah menu “Profil”, maka sistem akan menampilkan halaman
48
profil. Jika pilihan pengguna adalah “Pesan”, maka akan ditampilkan halaman
daftar pesan. Jika pilihan pengguna adalah “Kontak Admin”, sistem akan
menampilkan halaman pesan yang ditujukan kepada admin. Jika pilihan adalah
“bimbingan”, maka sistem akan menampilkan halaman bimbingan. Jika pengguna
tidak memilih salah satu menu, maka proses dalam menu utama users selesai.
5) Flowchart Menu Utama Admin
Mulai
Tampil
Halaman
Utama
Admin
Masukkan
Pilihan
Pilihan == “profil” Ya Tampil
Halaman
Tidak
Profil
Pilihan == “pesan” Ya
Tampil
Tidak Halaman
Daftar Pesan
Pilihan == “Alat” Ya Pilihan == “”Kelola Ya Tampil
Tampil Sub Akun” Halaman
Menu Daftar Pesan
“Kelola
Tampil
Akun” dan Halaman
“Buat Buat Kunci
Kunci”
Tidak Tidak
Tidak Pilihan == “Buat Ya
Kunci”
Tidak Pilihan == “Keluar”
Ya
Selesai
Gambar 4.6. Flowchart Menu Utama Admin
Flowchart Menu Utama Admin merupakan diagram alir dari form Menu
Utama dengan hak akses sebagai Admin. Yang mana alur sistem yang dibangun
menjelaskan menu yang dapat diakses oleh pengguna (admin). Dalam form ini,
49
admin dapat mengelola seluruh akun yang terdaftar, terkecuali untuk kegiatan
bimbingan yang merupakan privasi dari mahasiswa dan dosen yang bersangkutan.
Proses dalam menu utama admin dimulai saat sistem menampilkan menu
utama admin. Dalam menu utama admin terdapat 4 (empat) menu yang tersedia.
Jika admin memilih menu “Profil”, maka sistem akan menampilkan halaman profil.
Jika admin memilih menu “Pesan”, maka sistem akan menampilkan daftar pesan.
Jika admin memilih “Alat”, sistem akan menampilkan sub menu “Kelola Akun”
dan “Buat Kunci”. Jika pilihan admin adalah sub menu “Kelola Akun”, maka sistem
akan menampilkan halaman kelola akun. Jika pilihan admin adalah sub menu “Buat
Kunci”, maka sistem akan menampilkan halaman buat kunci keamanan. Jika admin
tidak memilih keduanya, maka sistem akan kembali ke menu utama admin dan
menunggu masukkan pilihan dari admin. Jika pilihan admin adalah menu “Keluar”,
maka sistem akan keluar dari menu utama admin.
6) Flowchart Profil Teman dan Profil Mahasiswa atau Dosen
Mulai
Tampil
Profil Teman
Pilihan == Ya Tampil
“kirimpsn” halaman
kirim pesan
Tidak
Pilihan == Ya Tampil
“lstpsn” halaman
pesan
Tidak
Selesai
Gambar 4.7. Flowchart Profil Teman
50
Flowchart Profil Teman adalah diagram alir dari form profil teman. Dalam
form ini, pengguna dapat melihat profil teman. Selain itu, pengguna dapat mengirim
pesan dan melihat pesan masuk dari teman yang dimaksud.
Proses profil teman dimulai saat sistem menampilkan halaman profil teman.
Pengguna memiliki dua pilihan, jika pilihan pengguna adalah “Kirim Pesan” maka
sistem akan menampilkan halaman kirim pesan. Jika pilihan pengguna adalah “list
pesan”, maka sistem akan menampilkan isi dari pesan yang telah dipilih. Dan jika
pengguna tidak memilih dari kedua pilihan, maka proses dalam profil teman selesai.
Mulai
Tampil
Profil
Mahasiswa
atau Dosen
Pilihan == Ya Tampilkan
“kirimpsn” halaman
kirim pesan
Tidak
Pilihan == Ya Tampilkan
“lstpsn” halaman
pesan
Tidak
Selesai
Gambar 4.8. Flowchart Profil Mahasiswa atau Dosen
Pada Gambar 4.8. merupakan diagram alir dari proses lihat prorfil mahasiswa
atau dosen. Proses ini serupa dengan proses melihat profil teman, yang
membedakan adalah jika pengguna yang masuk dengan hak akses sebagai
mahasiswa, maka pengguna akan melihat profil dosen bimbingannya. Begitupun
sebaliknya, jika pengguna yang masuk dengan hak akses sebagai dosen, maka profil
yang dilihatnya adalah profil mahasiswa bimbingannya.
51
Serupa dengan proses teman, proses lihat profil mahasiswa dapat dikatakan
serupa dengan proses lihat profil teman. Dimana pengguna memiliki dua pilihan,
jika pilihan pengguna adalah “Kirim Pesan” maka sistem akan menampilkan
halaman kirim pesan. Jika pilihan pengguna adalah “list pesan”, maka sistem akan
menampilkan isi dari pesan yang telah dipilih. Dan jika pengguna tidak memilih
dari kedua pilihan, maka proses dalam profil teman selesai.
7) Flowchart Lihat Pesan Pribadi
Mulai
Tampil
Halaman
lihat pesan
pribadi
Pilihan == “lstpsn” Ya Tampil
halaman
pesan
Tidak
Selesai
Gambar 4.9. Flowchart Lihat Pesan Pribadi
Gambar 4.9. adalah gambar diagram alir untuk melihat pesan pribadi. Baik
itu bagi pengguna dengan hak akses sebagai mahasiswa, dosen maupun admin.
Proses untuk melihat pesan pribadi tergolong indentik dikarenakan tidak ada
kondisi khusus yang membedakan proses melihat pesan pribadi untuk masing-
masing hak akses pengguna.
Proses lihat pesan pribadi dimulai saat sistem menampilkan halaman Lihat
Pesan Pribadi. Jika pengguna memilih “list pesan”, maka sistem akan menampilkan
halaman pesan pribadi, jika tidak maka proses lihat pesan pribadi selesai.
52
8) Flowchart Balas Pesan dan Kirim Pesan
Mulai Mulai
Tampil Tampil
Halaman halaman
kirim pesan
Pesan
Masukkan
Subyek dan Ya
Pesan If subyek == “ ” dan
pesan ==” ”
Pilihan == “Balas”
Pilihan == “kirim”
Tidak Ya Ya
Tampil Tidak Cek isi subyek dan
halaman pesan
kirim pesan
Selesai Selesai Tidak
Gambar 4.10. Flowchart Balas Pesan dan Kirim Pesan
Flowchart balas pesan adalah proses yang dilakukan oleh pengguna untuk
membalas pesan yang ditujukan kepadanya. Proses ini dimulai dari pengguna
memilih pesan yang akan dibaca kemudian menekan tombol “Balas” dan form
Kirim Pesan akan ditampilkan oleh sistem.
Proses balas pesan dimulai ketika sistem menampilkan halaman pesan. Jika
pengguna memilih “balas”, maka sistem akan menampilkan halaman Kirim Pesan.
Jika tidak memilih, maka proses balas pesan selesai.
Proses kirim pesan dimulai saat sistem menampilkan halaman Kirim Pesan.
Kemudian pengguna memasukkan subyek dan isi pesan. Jika pengguna memilih
“Kirim”, maka sistem akan mengecek isi pesan dan subyek. Jika isi pesan atau
subyek kosong, maka sistem akan meminta pengguna untuk memasukkan subyek
dan isi pesan. Jika tidak, maka pesan akan dikirim dan proses kirim pesan selesai.
53
9) Flowchart Ubah Profil
Mulai
Tampil
halaman
Ubah profil
Masukkan
informasi
akun yang
baru
Pilihan == “terapkan”
Tidak
Ya
Validasi informasi
akun
Tidak
Informasi akun valid ?
Ya
Selesai
Gambar 4.11. Flowchart Ubah Profil
Flowchart ubah profil merupakan proses yang dilakukan oleh pengguna
untuk mengubah informasi akun maupun informasi pribadi pengguna. Sistem akan
mengecek terlebih dahulu informasi baru yang dimasukkan. Jika informasi valid
maka proses ubah profil akan dilanjutkan. Jika tidak, maka sistem akan
mengarahkan pengguna untuk memperbaiki informasi yang akan dimasukkan.
Proses ubah profil dimulai dari sistem menampilkan halaman ubah profil.
Kemudian pengguna memasukkan informasi akun, lalu memilih “Terapkan”. Maka
sistem akan melakukan validasi terhadap informasi baru yang dimasukkan. Jika
54
informasi akun yang dimasukkan valid, maka proses ubah profil selesai. Jika
pengguna tidak memilih “Terapkan”, maka proses ubah profil selesai.
10) Flowchart Membimbing
Mulai
Tampil
halaman
membimbing
Masukkan Ya
lampiran
Lampiran
kosong ?
Tidak
Mengirim pesan
Tidak Status Ya Tampil
==”mahasiswa” halaman
Ya Tambah berkas
lampiran ?
Tidak Tidak
Pilihan == “list Ya Cek status pengguna Status Tidak Cetak Laporan ?
berkas” ==”dosen” ya
Tidak Ya Cetak buku kontrol
Selesai Tampil
halaman
berkas
Gambar 4.12. Flowchart Membimbing
55
Flowchart membimbing adalah proses yang dilakukan antara pengguna
dengan hak akses mahasiswa dan dosen pembimbing. Dalam proses ini mahasiswa
terlebih dahulu mengirim berkas laporan Tugas Akhir maupun Kerja Praktek
kepada dosen pembimbing. Yang selanjutnya pembimbing dapat mengomentari
laporan tersebut dengan memilih berkas mana yang mau dilihat.
Proses bimbingan dimulai saat sistem menampilkan halaman bimbingan.
Sistem akan meminta pengguna memasukkan lampiran berupa berkas laporan. Jika
lampiran kosong, maka sistem akan meminta pengguna memasukkan lampiran. Jika
tidak, maka sistem akan mengirim lampiran kepada dosen pembimbing. Jika
pengguna ingin menambahkan lampiran, maka sistem akan meminta pengguna
memasukkan lampiran kembali. Jika tidak sistem akan melanjutkan proses.
Jika pengguna memilih “list berkas”, maka sistem akan mengecek status
pengguna. Jika tidak, proses membimbing selesai. Jika status pengguna adalah
sebagai dosen ataupun mahasiswa, sistem akan menampilkan halaman berkas.
Dimana menahasiswa dapat mencetak laporan dan dosen hanya dapat memberikan
komentar dalam halaman berkas tersebut.
56
11) Flowchart Buku Kontrol
Mulai
Tampil
halaman
berkas
Masukkan
koreksi
Pilihan == Ya Ya
”komentar”
Koreksi == ”” Tidak Koreksi disimpan Tambah koreksi
Ya sementara ?
Validasi koreksi
Tidak
Tidak
Pilihan == Ya Koreksi dikirim
”kirim”
Tidak
Selesai
Gambar 4.13. Flowchart Buku Kontrol
Flowchart Buku Kontrol adalah proses lanjutan dari bimbingan, proses ini
dosen akan memeriksa berkas yang telah dilampirkan oleh mahasiswa. Dosen yang
bersangkutan akan memberikan koreksi perhalaman berkas yang diperiksa. Setelah
diberikan koreksi, mula-mula sistem akan menyimpan koreksi untuk sementara,
setelah koreksi telah rampung diselesaikan, maka sistem akan mengirim koreksi
berkas terhadap mahasiswa yang mengirim berkas tersebut.
57
Proses buku kontrol dimulai saat sistem menampilkan halaman berkas.
Pengguna (dosen) akan memasukkan koreksi untuk berkas laporan KP atau TA
mahasiswa. Jika pengguna memilih “Komentar”, maka sistem akan validasi
komentar. Jika komentar tidak valid, maka sistem akan meminta pengguna
memasukkan koreksi kembali. Jika koreksi valid, maka sistem akan menyimpan
sementara koreksi pengguna.
Jika pengguna (dosen) ingin menambahkan koreksi, maka sistem akan
meminta pengguna memasukkan koreksi kembali. Jika tidak proses akan
dilanjutkan. Jika pilihan pengguna adalah “Kirim” maka sistem akan mengirim
pesan. Jika tidak, maka proses selesai.
12) Flowchart Kelola Akun dan Buat Kunci
Mulai
Tampil
halaman
manajemen
akun
Hapus akun ? Ya Menghapus akun
Tidak
Ubah informasi Ya Mengubah
akun ? informasi akun
Tidak
selesai
Gambar 4.14. Flowchart Kelola Akun
58
Flowchart kelola akun adalah proses yang dilakukan oleh pengguna dengan
hak akses sebagai admin. Dimana dalam proses ini admin dapat mengelola akun
yang tersedia dalam sistem. Proses dimulai saat sistem menampilkan halaman
kelola akun, jika admin memilih “Hapus Akun” maka sistem akan menghapus akun
yang dipilih admin. Jika tidak, proses akan dilanjutkan oleh sistem. Jika pilihan
admin adalah “Ubah Akun”, maka sistem akan mengubah informasi akun dengan
terlebih dahulu menampilkan pesan ubah akun. Jika admin tidak memilih salah satu
proses, maka proses kelola akun selesai.
Mulai
Tampil
halaman
Buat Kunci
Buat Kunci Ya Membuat kunci
Tidak keamanan
Hapus Kunci Ya Menghapus kunci
Tidak keamanan
Cetak Kunci ? Ya Cetak Kunci
Cetak Kunci
Keamana
selesai
Gambar 4.15. Flowchart Buat Kunci
59
Flowchart buat kunci merupakan diagram alir untuk proses buat kunci
keamanan yang dilakukan oleh admin. Proses buat kunci terdiri dari “Buat Kunci”,
“Hapus Kunci” dan “Cetak Kunci”.
Proses dimulai saat sistem menampilkan halaman Buat Kunci. Jika admin
memilih “Buat Kunci”, maka sistem akan membuat kunci keamanan. Jika admin
memilih “Hapus Kunci”, maka sistem akan menghapus kunci yang dipilih. Jika
admin memilih “Cetak Kunci”, maka sistem akan mencetak kunci keamanan. Jika
admin tidak memilih salah satu dari pilihan yang ada, maka proses buat kunci
selesai.
b. Diagram Konteks
Diagram konteks merupakan alat untuk analisis struktur. Pendekatan struktur
ini untuk menggambarkan sistem secara garis besar atau secara keseluruhan.
Diagram konteks yang akan dibuat menghasilkan sumber informasi yang
dibutuhkan dan tujuan yang dihasilkan. Diagram konteks dari sistem yang akan
dibangun disajikan pada Gambar 4.16.
Admin
Tampil Lihat Semua
Semua Data data
• Lihat Data Diri, Data Dosen • Lihat Data Diri, Data
• Lihat Laporan KP, Proposal, Mahasiswa
Skripsi • Pesan terkirim melalui mailbox
• Pesan terkirim melalui mailbox
• Tampil Data Diri, Data Dosen
• Tampilkan Data Diri, Data Aplikasi Sistem Remote Mahasiswa
Dosen SQL untuk Mengontrol
Mahas isw a Tampilkan Laporan KP, Bimbingan Kerja Praktek • Pesan Masuk Mailbox
Proposal, Skripsi (KP) dan Tugas Akhir (TA)
• Pesan Masuk Mailbox
•
Gambar 4.16. Diagram Konteks Aplikasi Sistem Remote SQL untuk Mengontrol
Bimbingan Kerja Praktek (KP) dan Tugas Akhir (TA)
60
c. DFD Level 1
DFD Level 1 menjelaskan gambaran program dan jalannya proses yang
terjadi dalam sistem Aplikasi Sistem Remote SQL untuk Mengontrol Bimbingan
Kerja Praktek (KP) dan Tugas Akhir (TA) secara garis besar yang melibatkan
entitas. Entitas yang terlibat dalam diagram konteks ada 3 yaitu, administrator,
dosen dan mahasiswa. Sedangkan proses yang terjadi dalam sistem terbagi menjadi
6 proses, yaitu proses login, pengolahan data pengguna, pengolahan data dosen,
pengolahan data mahasiswa, pengolahan data bimbingan, pengolahan data pesan.
DFD Level 1 aplikasi Sistem Remote SQL untuk Mengontrol Bimbingan Kerja
Praktek (KP) dan tugas Akhir (TA) disajikan pada Gambar 4.17.
Info Login Admin
Data Login
Info Login Tampil Pesan
Info Login 1.0 Data Login tb_user
Login
Info
Data Login Login
Dosen Tampil Data Pribadi
Lihat Pesan Lihat
Tampil Pesan Pesan
3.0
Data Pesan
Data Data Lihat Data Mahasiswa tb_dose
Pesan Pesan Tampil Data Mahasiswa
Data Dosen
tb_pm Data Dosen
Data Dosen
Data Mahasiswa
Data 6.0 Da
Mahas isw a Data Dat
Mahas isw a
Data
Mahas isw a
tb_mhs
Gambar 4.17. Gambar DFD Level 1 Aplikasi Sistem Remote SQ
56
2.0 Lihat Data PribadiData Dosen Data Login
rs Data Tampilkan Data Pribadi Mahasiswa
Pengguna
Lihat Data Pribadi
en Data Lihat File Laporan
Dosen Tampil Data Laporan
Data
Dosen
Data Dosen
4.0
n Data
n Dosen
ata Mahasiswa 5.0 Data Laporan
ta Pribadi Data Data Laporan
Laporan
tb_pm
QL untuk Mengontrol Bimbingan Kerja Praktek (KP) dan Tugas Akhir
(TA)
61
62
d. DFD Level 2 Proses 1.0 (Login)
Proses 1.0 merupakan pengolahan data login yang dilakukan oleh pengguna.
Proses login terdiri dari dua proses, yaitu sebagai berikut:
1) Proses Validasi Username dan Password
Username dan password yang dimasukkan oleh pengguna saat login
akan dicek pada tabel tb_users keberadaan dan kecocokannya. Jika username
tidak ada atau tidak cocok dengan password, sistem akan menyampaikan
pesan error. Jika username cocok dengan password, proses dilanjutkan ke
proses validasi pengguna.
2) Proses Validasi Status dan Hak Akses Pengguna
Status pengguna dan hak akses pengguna yang melakukan proses login
akan dicek pada tabel tb_users. Status pengguna ada dua, yaitu aktif dan tidak
aktif. Jika proses login berhasil, maka status pengguna akan aktif. Untuk hak
akses pengguna terdiri dari admin, dosen dan mahasiswa.
DFD dari proses login disajikan pada Gambar 4.18.
Info Akun Admin Data Login
Info Login
Info Akun Mahas isw a Data Login 1.1 Data Login
Info Login Validasi Info Data
username dan
password Login
Info Akun Data Login Valid tb_users
Info Login
Dosen
1.2 Info data
Validasi status akun
dan hak akses
Info Login
pengguna
Gambar 4.18. DFD Level 2 Proses 1.0 (Login)
63
e. DFD Level 2 Proses 2.0 (Data Pengguna)
Proses 2.0 merupakan pengolahan data pengguna. Pengolahan data pengguna
terdiri dari tiga proses, yaitu sebagai berikut:
1) Proses Pendaftaran Pengguna
Pengguna dapat mendaftarkan diri dengan memasukkan data diri
kedalam sistem. Data akan dimasukkan ke tabel tb_users. Proses pendaftaran
dilakukan dengan memasukkan kode pendaftaran terlebih dahulu.
2) Proses Pengolahan Profil
Pengguna dapat mengubah beberapa data pribadinya. Data yang diubah
akan disimpan di tabel tb-users dan pada tabel yang sesuai dengan hak akses
pengguna itu sendiri (tb_admin, tb_dosen, tb_mhs) dengan mengganti data
yang lama dengan data yang baru.
3) Proses Pengolahan Hak Akses Pengguna
Hak akses pengguna yang ada pada sistem ditentukan sendiri oleh
pengguna pada saat mendaftar. Setiap pengguna memilik satu hak akses. Data
hak akses disimpan pada tabel tb_users.
DFD dari proses data pengguna disajikan pada Gambar 4.19.
64
Data Pengguna Verifikasi Kunci tb_kode Data Pengguna 2.1 tb_mhs
Info Pendaftaran Info Verifikasi Kunci Data Pengguna Pendaftaran
Data Pengguna Pengguna
Mahasiswa Verifikasi Kunci
Info Verifikasi Kunci Data Info Data
Dosen Pengguna Pendaftaran Mahas isw a
Data Pengguna
Lihat Data Pengguna Data Mahasiswa
Lihat Data Pengguna
2.2 Data Pengguna tb_users Data Admin tb_admin
Profil Data Pengguna Data Admin
Pengguna
Hak Akses Pengguna 2.3 Data Pengguna Data Mahasiswa Data Dosen
Hak Akses Pengguna Hak Akses Data Pengguna tb_ d os en
Admin Data Pengguna Pengguna
Data Pengguna
Gambar 4.19. DFD Level 2 Proses 2.0 (Data Pengguna)
f. DFD Level 2 Proses 3.0 (Data Pesan)
Proses 3.0 merupakan proses pengolahan data pesan. Proses pengolahan data
pesan terdiri dari tiga proses, yaitu:
1) Proses Lihat Pesan
Pengguna yang telah login dapat melihat pesan yang ada dengan
mengakses menu pesan
2) Proses Buat Pesan
Pengguna dapat membuat pesan kepada pengguna lain.
3) Proses Hapus Pesan
Pengguna dapat menghapus pesan dengan cara klik kanan pada list
pesan kemudian pilih hapus.
DFD dari proses data pesan disajikan pada Gambar 4.20.
65
Lihat Pesan Admin Info
Hapus
Tampil Hapus Pesan
Pesan
Info Pesan Pesan
tb_pm 3.3
Hapus Pesan
3.1 Hapus
Lihat
Info Pesan Pes an Data Pesan Pesan
Buat Hapus Info
Pes an Pesan Hapus
Pes an
Mahas isw a Tampil Pesan Dosen
Lihat Pesan
Hapus Buat Pesan 3.2 Buat Pesan
Pes an Buat
Pes an
Info Hapus Pesan
Gambar 4.20. DFD Level 2 Proses 3.0
g. DFD Level 2 Proses 4.0 (Data Dosen)
Proses 4.0 merupakan proses pengolahan data dosen. Data pengolahan dosen
sendiri terdiri dari dua proses, yaitu sebagai berikut:
1) Proses Lihat Data
Pengguna yang telah login dapat melihat data dosen pembimbingnya
masing-masing.
2) Proses Edit Data
Data dosen hanya dapat diganti atau di-edit dosen yang bersangkutan
itu sendiri
DFD dari proses data dosen disajikan pada gambar 4.21.
66
Tampil Data Dosen Tampil Data Dosen Admin
Mahasiswa Lihat Data Dosen Lihat Data Dosen
4.1 Data Dosen tb_dosen Info Edit Data
Lihat Data Edit Ddata Dosen
Lihat Data Data Dosen
Dosen
Tampil Data Dosen tb_users Data Dosen 4.2
Edit Data Dosen Edit Data
Dosen Info Edit Data
Gambar 4.21. DFD Level 2 Proses 4.0 (Data Dosen)
h. DFD Level 2 Proses 5.0 (Data Laporan)
Proses 5.0 merupakan proses pengolahan data laporan. Data laporan
disimpan di tb_berkas. Proses data laporan terdiri dari dua proses, yaitu:
1) Proses Unggah Laporan
Mahasiswa yang ingin melaksanakan proses bimbingan terlebih dahulu
mengunggah file laporan KP maupun TA mahasiswa itu masing-masing.
2) Proses Tampilkan Laporan
Laporan yang telah diunggah akan ditampilkan pada list laporan. Dan
untuk melihat laporan tersebut, pengguna hanya perlu melakukan klik ganda
pada list laporan.
3) Proses Bimbingan Laporan
Mahasiswa yang telah mengunggah file laporannya dapat melakukan
bimbingan. Bimbingan dilakukan oleh dosen pembimbing dan mahasiswa.
Dan proses bimbingan ini tersimpan didalam tabel tb_log_bimbingan.
DFD dari proses laporan disajikan pada Gambar 4.22.
67
Mahas isw a Unggah Laporan 5.1 Unggah Laporan
Info Unggah Laporan Unggah Info Unggah Laporan
Laporan
Tampil Laporan tb_berkas
Lihat Laporan
Dosen Tampil Laporan 5.2 Info Laporan
Lihat laporan Tampilkan
Laporan
Info
Bimbingan
Info Laporan
5.3 Info
Bimbingan Bimbingan
Laporan tb_log_bimbingan
Info Bimbingan
Info Bimbingan
Gambar 4.22. DFD Level 2 Proses 5.0 (Data Proposal)
i. DFD Level 2 Proses 6.0 (Data Mahasiswa)
Proses 6.0 adalah proses pengolahan data mahasiswa yang telah aktif. Data
mahasiswa disimpan di tabel tb_mhs dan tb_users. Proses pengolahan data
mahasiswa terdiri dari dua proses, yaitu sebagai berikut:
1) Proses Lihat Data
Pengguna yang telah login dapat melihat data mahasiswa yang telah
aktif. Mahasiswa terlebih dahulu memasukkan judul KP ataupun TA yang
telah disetujui.
68
2) Proses Edit Data
Data mahasiswa dapat diubah oleh mahasiswa itu sendiri. Dengan cara
memasukkan data yang valid sebagaimana informasi mahasiswa itu sendiri.
DFD dari proses data mahasiswa disajikan pada gambar 4.23.
Mahas isw a Edit Data
Lihat Data Tampil data Info Edit Data
Mahasiswa Mahasiswa
Tampil Data Mahasiswa
Lihat Data Mahasiswa Admin
6.1 Data tb_mhs Edit Data
Lihat Data Mahas isw a Info Edit Data
Data
Mahas isw a
Data
Lihat Data Tampil data Mahas isw a Data
Mahasiswa Mahasiswa
Mahas isw a 6.2
Dosen Edit Data
tb_users
Data
Mahas isw a
Gambar 4.23. DFD Level 2 Proses 6.0 (Data Mahasiswa)
j. DFD Level 3 Proses 2.2 (Profil Pengguna)
Proses 2.2 merupakan proses pengolahan profil pengguna. Data profil
pengguna disimpan pada tabel tb_users, tb_admin, tb_mhs dan tb_dosen. Proses
pengolahan data pengguna terdiri dari tiga proses, yaitu sebagai berikut:
1) Proses Ubah Data
Pengguna yang telah login dapat mengubah beberapa data pribadinya
dengan mengakses menu profil.
69
2) Proses Hapus Data
Proses ini adalah proses menghapus pengguna dari daftar pengguna dan
hanya dapat dilakukan oleh admin dengan mengakses menu Alat – Kelola
Akun.
3) Proses Ganti Kata Sandi
Proses ini adalah proses mengganti kata sandi pengguna. Untuk dapat
mengganti kata sandi, pengguna harus terlebih dahulu menghubungi admin.
Dan admin akan mengubah kata sandi sesuai dengan permintaan pengguna.
DFD dari proses profil pengguna disajikan pada Gambar 4.24.
Edit Data Pengguna
Info Edit Data
Admin Ganti Kata Sandi Data Pribadi Dosen
Info Ganti Kata Sandi Data Pribadi Mahas isw a
2.2.3
Hapus Data Ganti Kata 2.2.1 Data Pribadi
Info Hapus Data Edit Data Data Pribadi
Sandi
Info Ganti Ganti Kata
Kata Sandi Sandi
Data Pengguna
Data Pengguna
2.2.2 Data Pengguna tb_users
Hapus Data Data Pengguna
tb_admin tb_mhs tb_dosen
Gambar 4.24. DFD Level 3 Proses 2.2. (Profil Pengguna)
3. Perancangan Struktur Menu
Struktur menu dari aplikasi sistem remote SQL untuk mengontrol bimbingan
Kerja Praktek (KP) dan Tugas Akhir (TA) yang akan dibangun terdiri dari 2 struktur
menu yang berbeda berdasarkan hak akses pengguna.
70
a. Struktur Menu Admin
Admin dapat mengakses menu Profil, Pesan, Alat yang terdiri dari Kelola
Akun dan Buat Kunci, serta Keluar.Struktur Menu admin disajikan pada Gambar
4.25.
Login
Profil Pes an Alat Keluar
Kelola Akun
Buat Kunci
Gambar 4.25. Struktur Menu Admin
b. Struktur Menu Users (Dosen dan Mahasiswa)
Users yang terdiri dari dosen dan mahasiswa dapat mengakses menu yang
sama. Yaitu menu Profil, Pesan, Kontak Admin dan Bimbingan. Struktur menu
users disajikan pada Gambar 4.26. berikut.
Login
Profil Pes an Kontak Bimbingan
Admin
Gambar 4.26. Struktur Menu Users
71
4. Perancangan Antar Muka
a. Rancangan Antar Muka Form Login
Form login adalah form pertama yang ditampilkan kepada pengguna.
Rancangan antar muka form login disajikan pada Gambar 4.27.
Gambar 4.27. Rancangan Antar Muka Form Login
b. Rancangan Antar Muka Menu Pengguna (Admin)
Pengguna dengan hak akses admin dapat mengakses empat menu yang
berhubungan dengan pengelolaan aplikasi. Rancangan antar muka menu pengguna
dengan hak akses admin disajikan pada Gambar 4.28.
72
Gambar 4.28. Rancangan Antar Muka Menu Pengguna (Admin)
c. Rancangan Antar Muka Menu Pengguna (Dosen dan Mahasiswa)
Pengguna dengan hak akses Dosen dan Mahasiswa dapat mengakses empat
menu setelah login, yaitu menu Profil, Pesan, Kontak Admin, dan Bimbingan.
Rancangan antar muka menu pengguna dengan hak akses Dosen dan Mahasiswa
disajikan pada Gambar 4.29.
Gambar 4.29. Rancangan Antar Muka Pengguna (Dosen dan Mahasiswa)
73
d. Rancangan Antar Muka Form Buat Akun
Form buat akun adalah form yang digunakan bagi pengguna yang belum
terdaftar dalam basis data sistem. Rancangan antar muka form buat akun disajikan
pada Gambar 4.30.
Gambar 4.30. Rancangan Antar Muka Form Buat Akun
e. Rancangan Antar Muka Form Pilih Dosen
Form pilih dosen adalah form yang digunakan untuk menampilkan daftar
dosen pembimbing pada saat melakukan pendaftaran akun baru. Pengguna dengan
hak akses sebagai mahasiswa diwajibkan untuk memilih dosen pembimbingnya
masing-masing. Rancangan antar muka form pilih dosen disajikan pada Gambar
4.31.
74
Gambar 4.31. Rancangan Antar Muka Form Pilih Dosen
f. Rancangan Antar Muka Form Profil
Form profil adalah form yang digunakan untuk menampilkan data pengguna.
Rancangan antar muka form profil disajikan pada gambar 4.32.
Gambar 4.32. Rancangan Antara Muka Form Profil
75
g. Rancangan Antar Muka Form Kirim Pesan
Form kirim pesan digunakan oleh pengguna untuk mengirim pesan kepada
pengguna lainnya, maupun kepada admin. Rancangan antar muka form pesan
disajikan pada gambar 4.33.
Gambar 4.33. Rancangan Antar Muka Form Kirim Pesan
h. Rancangan Antar Muka Form Lihat Pesan
Form lihat pesan adalah form yang menampilkan daftar pesan yang masuk.
Rancangan antar muka form lihat pesan disajikan pada Gambar 4.34.
Gambar 4.34. Rancangan Antar Muka Form Lihat Pesan
76
i. Rancangan Antar Muka Form Detail Pesan
Detail pesan adalah sebuah form yang berfungsi untuk menampilkan detail
dari pesan yang dikirim, berupa tujuan pengirim, pengirim, subyek pesan, dan isi
pesan. Rancangan antar muka form detail pesan disajikan pada Gambar 4.35.
Gambar 4.35. Rancangan Antar Muka Form Detail Pesan
j. Rancangan Antar Muka Form Unggah Berkas
Form unggah berkas digunakan untuk memberikan akses kepada pengguna
dengan hak akses mahasiswa untuk mengunggah berkas laporan kepada dosen
pembimbing. Rancangan antar muka form unggah berkas disajikan pada Gambar
4.36.
77
Gambar 4.36. Rancangan Antar Muka Form Unggah Berkas
k. Rancangan Antar Muka Form Detail Berkas
Form detail berkas adalah form yang menampilkan data berkas laporan yang
telah diunggah oleh mahasiswa. Rancangan antar muka form detail berkas disajikan
pada Gambar 4.37.
Gambar 4.37. Rancangan Antar Muka Form Detail Berkas
78
l. Rancangan Antar Muka Form Laporan
Form laporan digunakan untuk menampilkan hasil bimbingan laporan.
Rancangan antar muka form laporan disajikan pada Gambar 4.38.
Gambar 4.38. Rancangan Antar Muka Form Laporan
m. Rancangan Antar Muka Form Pilih Mahasiswa
Form pilih mahasiswa digunakan oleh dosen untuk memilih mahasiswa yang
akan melakukan bimbingan. Rancangan antar muka form pilih mahasiswa disajikan
pada Gambar 4.39.
79
Gambar 4.39. Rancangan Antar Muka Form Mahasiswa
n. Rancangan Antar Muka Form Kelola Akun
Form kelola akun adalah form yang digunakan oleh pengguna dengan hak
akses sebagai admin untuk mengelola akun pengguna lain yang terdaftar pada
sistem aplikasi. Rancangan antar muka form kelola akun disajikan pada Gambar
4.40.
Gambar 4.40. Rancangan Antar Muka Form Kelola Akun
80
o. Rancangan Antar Muka Form Buat Kode
Form ini digunakan admin untuk membuat kode pendaftaran bagi pengguna
baru. Tanpa kode pendaftaran, pengguna baru tidak dapat melakukan pendaftaran.
Rancangan antar muka form buat kode disajikan pada Gambar 4.41.
Gambar 4.41. Rancangan Antar Muka Form Buat Kode
81
BAB V
IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM
A. Implementasi Sistem
Implementasi sistem merupakan penerapan dari seluruh rancangan yang
sudah dibuat sebelumnya dengan aplikasi program yang sudah ditentukan.
Implementasi sistem bertujuan untuk mengkonfirmasi modul program rancangan
para pelaku sistem sehingga pengguna (user) dapat memberikan masukan kepada
pengembang sistem.
1. Implementasi Perangkat Keras
Perangkat lunak yang digunakan untuk mengimplementasikan sistem yang
baru dibangun terdiri dari seperangkat komputer. Spesifikasi komputer yang
digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dibangun disajikan dalam Tabel 5.1.
Tabel 5.1. Perangkat Keras yang Digunakan
No Perangkat Spesifikasi
Keras
Intel(R) Core(TM) i3-4005U CPU @ 1.70 GHz (4 CPUs).
1 Processor ~1.7 GHz
6 GB DDR3 Memory
2 RAM Intel(R) HD Graphics Family
3 VGA 500 GB
4 HDD 14" HD LED LCD
5 Monitor Qualcomm Atheros AR956x Wireless Network Adapter
6 Wi-fi
82
2. Implementasi Perangkat Lunak
Dalam menerapkan rancangan yang telah dibuat, dibutuhkan beberapa
software. Perangkat lunak yang dibutuhkan disajikan pada Tabel 5.2.
Tabel 5.2. Perangkat Lunak yang Digunakan
No Perangkat Spesifikasi
Lunak
Windows 7 Ultimate 64-bit
1 Sistem Operasi Microsoft Visual Studio 2010
XAMPP Control Panel v3.2.2
2 Visual Studio Net Framework 4.0
3 DBMS
4 Framework
B. Pengujian Sistem
Pengujian merupakan bagian penting dalam siklus pembuatan atau
pengembangan perangkat lunak. Pengujian dilakukan untuk menjamin kualitas dan
juga mengetahui kelemahan dari perangkat lunak. Tujuan dari pengujian perangkat
lunak ini adalah untuk menjamin bahwa perangkat lunak yang dibangun memiliki
kualitas dan dapat diandalkan. Pengujian perangkat ini menggunakan metode
pengujian black box. Pengujian black box digunakan untuk menguji fungsi-fungsi
khusus dari aplikasi perangkat lunak yang dibangun.
1. Metode Pengujian
Metode pengujian sistem yang dilakukan pada aplikasi sistem remote SQL
untuk mengontrol bimbingan Kerja Praktek (KP) dan Tugas Akhir (TA) adalah
dengan menggunakan metode pengujian black box. Black box adalah cara pengujian
sistem yang digunakan hanya dengan menjalankan atau mengeksekusi unit atau
modul kemudian diamati apakah hasil dari unit tersebut sudah sesuai dengan proses
yang diinginkan.
83
2. Teknik Pengujian
a. Pengujian Koneksi Aplikasi dengan Server Database
Untuk dapat menggunakan aplikasi, terlebih dahulu harus ada koneksi
internet. Hal ini dikarenakan aplikasi yang menggunakan sistem remote SQL,
sehingga perlu koneksi internet untuk menghubungkan aplikasi dengan database
yang diunggah sebelumnya.
Tabel 5.3. Hasil Pengujian Black Box pada Form Login
Form Skenario Pengujian Hasil yang Diharapkan Hasil Kesimpulan
Login Pengujian
Membuka aplikasi Sistem akan Sesuai Tidak valid
tanpa ada koneksi memberikan pesan harapan
internet error berupa tidak
database tidak
terjangkau
Gambar 5.1. Info Database Tidak Terjangkau
Pada pengujian ini, hasil yang diharapkan adalah aplikasi akan menampilkan
pesan kesalahan jika aplikasi tidak terhubung internet. Hal ini dikarenakan database
sistem ditempatkan pada hosting online.