00Cover
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum wr.wb
Puji dan syukur kehadirat Allah SWT,
sehingga terciptalah sebuah cerpen yang berjudul
"Extraordinary Me!”. Penulis menyadari bahwa
dalam penyusunan dan penulisan cerpen ini masih
banyak terdapat kesalahan. Oleh karena itu, penulis
mohon maaf atas kesalahan dan
ketidaksempurnaan yang pembaca temukan dalam
cerita pendek ini. Penulis juga mengharapkan kritik
dan saran dari pembaca jika menemukan
kesalahan.
Cerpen ini dibuat dengan tujuan untuk
memenuhi tugas mata pelajaran Informatika kelas X
Kuliner 1. Penulis mengucapkan terima kasih
kepada Ibu Poppy Amelia selaku guru Informatika.
Aurellia Putri Syazani ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................... ii
MOTTO............................................................................ v
BAB I ................................................................................ 1
"Saat aku lahir"............................................................ 1
BAB II ............................................................................... 3
“Pertama kali” ............................................................. 3
BAB III .............................................................................. 6
“Kesalahpahaman”...................................................... 6
BAB IV.............................................................................. 9
“Lulus Sekolah Dasar” ................................................. 9
BAB V............................................................................. 11
“Tidak lolos” .............................................................. 11
BAB VI............................................................................ 13
“Takut Terulang” ....................................................... 13
BAB VII........................................................................... 16
“Perpisahan” ............................................................. 16
BAB VIII.......................................................................... 18
“Perjuangan merubah sikap” .................................... 18
BAB IX............................................................................ 21
“Impian” .................................................................... 21
Aurellia Putri Syazani iii
BAB X............................................................................. 24
“Berorganisasi”.......................................................... 24
BIOGRAFI PENULIS ........................................................ 28
Aurellia Putri Syazani iv
MOTTO
“Tanpa tantangan yang berat, kamu tidak akan
bersenang-senang dalam hidup”
- love a
Aurellia Putri Syazani v
BAB I
"Saat aku lahir"
Aurellia Putri Syazani 1
Nama saya Aurellia Putri Syazani,
saya lahir di tanggal 28 July 2007, saat saya lahir
saya mempunyai berat seberat 3 kg, disaat itu saya
selalu disusui ibu saya, dan saat sudah berumur 2
tahun, aku pakai dot.
Dan ada saat dimana dot tersebut
tidak ada di tangan saya dan ibu saya mengajarkan
saya untuk mengempeng, itu adalah kesalahan
besar ibuku, karena mengempeng itu sangat tidak
bagus untuk tubuh. saat saya mengempeng, saya
ditemani oleh guling kesayangan saya, jika tidak ada
guling itu saya tidak akan mengempeng.
Sudah 3 tahun berlalu aku
mengempeng, dan akibat dari mengempeng gigi
saya tonggos, ibuku terus melarang saya untuk
berhenti mengempeng padahal ibu saya duluan
yang mengajarkan saya untuk mengempeng.
Keluarga saya pun ikutan gemas
terhadap perlakuan aku yang seperti itu, sampai
jempol saya untuk mengempeng dikasih olesan
pedas. selain itu guling kesayangan saya
disembunyikan tanpa sepengetahuan saya, saya
menangis kejar karena guling kesayangan saya tiba
tiba menghilang, dari situ saya mulai berhenti untuk
mengempeng.
Aurellia Putri Syazani 2
BAB II
“Pertama kali”
Aurellia Putri Syazani 3
Saya beranjak sd, dimana saya
pindah dari Tanggerang ke Jakarta. saya mendaftar
di sd kartika, di saat tes aku ditanya tentang warna
yang ditunjukan oleh ibu guru nya, "aurell suka
warna apa?" tanya guru itu "aku suka warna pink"
jawab saya "kalo ini kamu suka tidak?" (sambil
menunjukkan kertas origami berwarna)
Aku menggelengkan kepala ku
terus* "waaduh kayaknya anak ini buta warna deh"
(bisik bisik ke guru disebelahnya) dan saat guru
tersebut bisik bisik saya juga mendengar nya, di saat
guru tersebut menanyakan "kalau kamu suka warna
ini gak?" ternyata dia tidak menanyakan seperti itu,
padahal dia menanyakan "kalau warna ini, warna
apa?"
Saya tidak mendengar dan akhirnya
saya selesai tes, saat pengumuman aku tidak lolos,
mungkin bisa jadi karena hal tersebut atau juga
karena umur saya belum cukup untuk masuk ke sd
kartika. akhirnya saya masuk ke sd as-syafi'iyah,
saya masih membawa sifat saya saat tk, yaitu
manja.
Saat kelas 1 sd saya masih saja
setiap pagi terus menangis karena saya ingin
ditemani oleh orang tua saya disekolah. Padahal
orang tua saya sibuk untuk bekerja jadi tidak ada
waktu buat menjaga atau menunggu saya di
sekolah.
Aurellia Putri Syazani 4
Saya sering diusilkan oleh teman ku
bernama hilmi, saat upacara, rambut kuncir ku
selalu dimainkan oleh dia, dia tidak tau bagaimana
sifat aku jika aku diusilin seperti itu, selesai upacara
aku menangis kejer di depan kelas sambil
menunggu wali kelas aku datang. itu mungkin yang
membuat saya pergi sekolah ingin ditemani oleh
orang tua saya.
Aurellia Putri Syazani 5
BAB III
“Kesalahpahaman”
Aurellia Putri Syazani 6
Kelas 2 adalah dimana aku
mendapatkan seorang sahabat bernama Balqis. dia
selalu bersikap baik kepada ku, perhatian, dan aku
selalu dianggap seperti adiknya. aku selalu
meluangkan waktu ku untuk bermain bersama,
rumah kita berdekatan, jadi jika ingin bermain tidak
harus jauh jauh.
Aku juga menanggapnya seperti
kakak aku sendiri, aku senang sekali mempunyai
sahabat yang memperlakukan aku dengan baik.
persahabatan kita berlalu 4 tahun, kita berhenti
untuk berhubungan karena masalah aku terhadap
teman sekelas ku, teman sekelas ku kita sebut saja
"N", si N ini selalu menjauhi orang yang dia tidak
suka, dan yang paling parah dia menjauhkan kita
padahal kita tidak punya masalah apapun dengan
dia ditambah dia menghasut teman teman yang lain
agar orang itu tidak ditemani.
Dan saat itu aku berpikir jika aku
tidak di pihak dia, maka aku juga akan dijauhkan
sama dia, itu pilihan aku yang sangat bodoh. maka
dari itu aku selalu bersama si N dan sahabat aku
mengetahui bahwa saya selalu dekat dengan si N.
Sahabat ku pun tidak suka aku
dekat dengan si N ini karena dia tau bagaimana sifat
si N ini. dan sahabat ku memutuskan hubungan
persahabatan kita untuk tidak dilanjutkan, karena
aku sudah mengkhianati dan meninggalkan sahabat
ku sendiri untuk melindungi aku sendiri, aku sangat
Aurellia Putri Syazani 7
menyesal apa yang telah aku perbuat. aku
menangis saat saya berpisah dengan sahabat aku.
Saat saya beranjak kelas 6 akhirnya
aku yang dijauhkan oleh si N, dia menghasut teman-
teman ku untuk menjauhi akujuga. setiap hari aku
selalu menangis, apa yang harus ku lakukan, aku
tidak melakukan kesalahan apapun, aku sangat
bingung, dan akhirnya aku hanya bisa menangis.
Aku selalu bertanya-tanya dipikiran
ku, mengapa si N selalu menjauhkan teman-teman
sesuka hati dia?, akhirnya teman ku menanyakan
pertanyaan kepada si N "kenapa kamu selalu
menjauhkan orang yang tidak bersalah dan kamu
tidak hanya menjauhkan, bahkan kamu menghasut
teman yang lain agar menjauhkan orang itu juga?"
dan jawaban dia adalah "aku hanya bosan".
Aku yang mendengarnya sangat
kesal. akhirnya aku dan teman-teman ku
memutarbalikkan perlakuan si N terhadap kita yang
sering dijauhkan oleh nya. perbuatan si N membuat
aku menjadi orang yang tertutup, aku menjadi takut
untuk menyampaikan pendapat. aku ingin sekali
cepat cepat lulus karena aku sudah tidak tahan lagi
berteman dengan teman seperti si N.
Aurellia Putri Syazani 8
BAB IV
“Lulus Sekolah Dasar”
Aurellia Putri Syazani 9
Jika ingin lulus sd pasti ada ujian
nasional, sebelum ujian nasional, aku berdoa setiap
hari, terus belajar setiap hari. akhirnya ujian nasional
pun tiba. perasaan ku sangat takut, aku takut tidak
bisa mengerjakan nya.
Ditambah ada yang mengganggu
pikiran ku, aku disitu butuh semangat dari teman,
tetapi disitu aku sedang dijauhkan oleh teman teman
ku. perjuangan aku banyak sekali, aku menangis
ketika belajar, aku tidak mempunyai teman yang
menyemangati ku, dan juga merasa takut tidak bisa
mengerjakan ujian nasionnasio
Aku lupa aku mempunyai kedua
orang tuaku untuk menyemangati atau memotivasi
aku untuk lebih semangat lagi. mereka yang
membuat aku tidak perlu mengkhawatirkan masalah
seperti itu.
Dan yang dikatakan orang tua ku
adalah "jika kamu bilang bisa, pasti bisa. sebaliknya
jika kamu bilang tidak bisa maka kamu tidak bisa
melakukan nya." aku langsung berpikir jernih, aku
tidak apa apa tidak mendapatkan semangat dari
teman teman, yang aku pikirkan adalah menjaga
diriku sendiri.
Aurellia Putri Syazani 10
BAB V
“Tidak lolos”
Aurellia Putri Syazani 11
Setelah lulus sd, aku mendaftar
menjadi siswa smp, dalam pendaftaran ini dilakukan
secara online dalam waktu tiga hari, dihari pertama
aku mencoba di smp terdekat dari rumah yaitu smp
negeri 109, dan ternyata aku terlempar alias tidak
keterima.
Aku merasa sedih dikarenakan
umur ku yang terlalu muda dan nilai ku yang tidak
mencapai rata2 smp negeri 109. aku mencoba terus
di smp negeri yang lain, aku terus terlempar, dan
hari ketiga tiba.
Dimana jam 5 pendaftaran akan
tertutup, di jam 4.40 aku masih ada di smp negeri
167, dan ternyata di detik2 terakhir aku tidak
keterima, ketika aku mau mendaftar di smp negeri
yang lain, pendaftaran pun tutup.
Jadi aku tidak keterima di smp
negeri manapun. orang tua ku dan aku memutuskan
kalau aku bersekolah dulu di swasta lalu di semester
2 aku pindah ke smp negeri 109.
Aurellia Putri Syazani 12
BAB VI
“Takut Terulang”
Aurellia Putri Syazani 13
Aku sekolah di SMP Asyafi'iyah,
hari pertama aku MPLS, hatiku berdebar-debar, saat
aku memasuki ruang kelas, aku dilihat oleh teman
teman baruku, aku sangat malu, aku duduk
dibarisan ketiga pojok.
Satu persatu teman teman baru aku
datang, aku bingung kenapa tidak ada yang mau
duduk dengan ku ya?, semua sudah mempunyai
teman sebangku kecuali aku belum punya teman
sebangku.
Akhirnya ada satu anak perempuan
yang telat, akhirnya dia datang ke bangku yang
kosong di sebelah ku. "aku boleh duduk sini ngga?"
katanya dengan nada yang jutek, ah aku sangat
takut, aku teringat kembali masalah ku pada saat sd,
dan akhirnya dia duduk di sebelah ku.
Saat istirahat aku tidak membeli
jajan dengan teman sebangkuku, karena aku takut
dengan sifat nya sangat seram, akhirnya aku
gabung dengan teman aku yang duduk di depan
aku, aku mengajak ngobrol mereka duluan, mereka
sangat baik kepadaku. ternyata sampai MPLS
berakhir.
Aku baru menyadari bahwa teman
sebangkuku tidak seseram yang aku bayangkan,
bahkan dia sangat baik dan ramah. saat aku tanya
"kamu tau ngga kesan pertamaku saat melihatmu?"
kata dia "apa, bagaimana?" "aku sangat takut pada
Aurellia Putri Syazani 14
kamu, aku kira kamu orang yang suka ngebully
karena kamu saat pertama kali ngomong kepadaku
kamu ngomong nya dengan nada yang jutek,
ternyata aku salah menilai, kamu baik banget!" dan
dia pun tertawa "hahaahaha itu aku diajarkan kakak
aku kalau ketemu teman baru kamu harus galak,
biar pada takut hahahaha" dan kita tertawa
bersama.
Aurellia Putri Syazani 15
BAB VII
“Perpisahan”
Aurellia Putri Syazani 16
Aku mengalami pengalaman yang
paling bahagia dihidupku saat aku masuk di smp
asyafi'iyah ini, aku menjadi orang yang sangat
terbuka, bertemu teman2 yang berbuat baik
kepadaku dan lain lain nya.
Di smp ini aku puas puasin rasanya
menjadi orang yang extrovert. semenjak aku
sekolah ini aku semakin berkembang dalam
berbicara dengan orang baru. dan aku juga puas
puasin mempunyai teman yang dekat dengan ku,
karena aku tau, kalau semester 2 aku akan pindah
sekolah.
1 semester pun berlalu, aku sangat
sedih akan berpisah dengan teman teman ku di smp
swasta ini. aku gak akan lupa apa yang sudah
mereka perbuat kepadaku. dan akhirnya kita benar
benar berpisah karena aku diterima tes di smp
negeri 109.
Aku menjadi anak baru, aku sangat
gugup, aku kembali seperti dulu, aku menjadi
pendiam lagi. saat aku memasuki kelas, aku
memperkenalkan diriku. aku berkenalan dengan
teman teman baru, mereka orang orang yang sangat
baik dan pintar pintar, disitu aku merasa tidak
percaya diri. tetapi aku berjuang agar aku bisa
belajar dengan baik dan menjadi anak yang pintar
seperti teman teman ku yang sekarang ini.
Aurellia Putri Syazani 17
BAB VIII
“Perjuangan merubah sikap”
Aurellia Putri Syazani 18
Di kelas 9 aku banyak belajar dari
kesalahan, keliruan, kelalaian aku. ternyata aku
banyak tersadarkan diri di kelas 9 ini atau bisa di
bilang di kelas 9 ini saya sangat tertekan untuk fase
yang lebih dewasa lagi.
Bagaimana cara menggunakan
waktu dengan baik, apa yang harus diprioritaskan
dahulu, bagaimana caranya agar tidak egois,
memikirkan apa aku bisa mencapai tujuan tersebut.
aku melewati lika liku yang sangat berat, pikiran ku
begitu penuh sehingga ingin meledak rasanya.
Aku selalu bilang "aku tidak
sanggup lagi melakukan nya" tetapi orang tuaku
pernah berkata "jika kamu bilang bisa pasti bisa,
jika kamu bilang tidak tidak tidak terus ya jadinya
tidak akan sesuai yang kamu mau,
Walaupun kamu sudah berusaha
semaksimal mungkin tapi hasilnya tidak sesuai
ekspetasi kamu, jangan bilang itu sia sia, karena
yang kamu lakukan itu sangat bermanfaat bagi diri
kamu sendiri"
Disitu aku sangat tertampar
dengan perkataan itu, aku sangat termotivasi
dengan kata kata tersebut. aku langsung intropeksi
diri, apa kesalahan yang sudah ku perbuat tidak
boleh diulangi lagi, aku tidak boleh memikirkan diri
sendiri, aku harus berinisiatif lagi.
Aurellia Putri Syazani 19
Aku sangat sulit melewati fase ini,
untuk merubah sikap yang buruk ku menjadi lebih
baik lagi. aku kena banyak omelan dari banyak
orang, dan ternyata memang ada yang salah dari
diriku sendiri. akhirnya aku berintropeksi diri lagi
dan merubah sikap aku dengan perlahan menjadi
lebih baik lagi.
Aurellia Putri Syazani 20
BAB IX
“Impian”
Aurellia Putri Syazani 21
Masuk smk adalah impian ku untuk
diarahkan ke masa depan ku. aku memilih jurusan
tata boga di smkn 66 jakarta. dengan jujur smkn 66
ini adalah pilihan kedua ku, tetapi aku tidak
keberatan dengan pilihan ku,
Karena dengan aku masuk di
jurusan tata boga ini aku bisa membantu ibu ku
menjual makanan yang dibuat sendiri. aku ingin
mempelajari masak memasak lebih dalam lagi.
Saat aku menginjak di smkn 66
perasaan ku campur aduk, senang, gugup, malu. itu
semua yang kurasakan, yang aku pikirkan hanya
aku takut tidak mendapatkan teman karena aku sulit
untuk berinteraksi dengan orang baru.
Di mpls hari pertama aku
memperkenalkan diri ku kepada teman teman baru
ku "halo nama aku aurellia putri syazani panggil aja
aurellia eh aurell, aku dari smpn 109 jakarta" di
dalam pikiran ku adalah "duh malu banget kenapa
harus salah ngomong sih di hari pertama?!" itu
dikarenakan aku sangat gugup dan gemetaran jadi
aku ngomong nya kecepatan alhasil salah deh.
Di mpls hari kedua kita disuruh
membuat nametag berwarna merah bertuliskan
nama dan nama kota yaitu bali, kita juga disuruh
membawa snack teka teki dimana snack itu kita
Aurellia Putri Syazani 22
harus mencari di google apa kunci jawabannya agar
tidak salah bawa.
Kita mempunyai grup calon peserta
murid baru, dengan itu kita bisa berdiskusi snack
apa yang harus dibawa. di mpls hari ketiga kita
mendapatkan materi dari guru guru baru juga,
Kita mempelajari tata krama, wiyata
mandala, mengenal profil profil guru, dan lain lain
nya. dihari keempat kami ditempatkan di ruang
serbaguna dimana kita disatukan jurusan tata boga
dari dua kelas. kami mendengarkan seminar dari
guru guru dan juga kakak kakak osis,
Setelah itu kami dipindahkan ke
lapangan untuk pertunjukan demo ekskul, ekskul
yang ditampilkan adalah tari tradisional, pramuka,
futsal, basket dan masih banyak lagi. sampai saat ini
aku masih memilih ekskul mana yang harus aku
pilih.
Menjadi murid smkn 66 adalah
suatu kebanggaan dalam diri aku sendiri, sangat
senang bisa bertemu dengan orang orang baik dan
masih banya hal lain nya lagi. setelah demo ekskul
kami dinyatakan sebagai peserta murid resmi smkn
66 jakarta.
Aurellia Putri Syazani 23
BAB X
“Berorganisasi”
Aurellia Putri Syazani 24
Aku memasuki organisasi dengan
tujuan saat di studi lanjut setelah smk ini aku sudah
mempunyai pengalaman berorganisasi saat smk. di
smp dulu aku orang nya tidak begitu aktif, makanya
aku mengikuti osis di SMKN 66 ini.
Di tahap pertama ada wawancara
osis, itu adalah hal yang sangat menegangkan,
apalagi saat tau bahwa yang mewawancarai adalah
kakak osis nya bukan seorang guru. disaat aku
diwawancarai, salah satu kakak osis nya melotot
kepada ku sambil mewawancaraiku.
Aku sangat takut dan gemetaran,
dengan itu juga kita dilatih mental nya, tetapi dari
semua yang ditanyakan aku hampir semua bisa
menjawab. setelah wawancara selesai, aku sangat
lemas, aku memikirkan "tidak apa apa deh, mau
lolos atau tidak, yang penting aku sudah melewati
tahap pertama dengan perasaan tenang" ternyata
perasaan ku belum tenang karena aku ternyata lolos
wawancara dan aku menjadi anggota osis, aku
sangat bersyukur tetapi aku juga harus menghadapi
bagaimana situasi kedepannya,
Aku harus lebih bisa menggunakan
waktu dengan baik dan benar. di tahap selanjutnya
adalah ldko, ldko ini dilakukan 2 hari, tetapi kepala
sekolah tidak menyetujui bahwa kita semua anggota
osis hanya melakukan ldko 2 hari dan langsung
pelantikan. jadi kita setiap hari akan mempelajari
Aurellia Putri Syazani 25
materi tentang kepemimpinan setelah pulang
sekolah diruang serbaguna.
Kami mempelajari bagaimana cara
berbicara ditempat umum, bagaimana cara
berpendapat, bagaimana cara menyampaikan
sesuatu dengan baik dan masih banyak lagi yang
masih kita pelajari. dalam osis jiwa kepemimpinan
itu wajib ada di dalam diri kita, kita harus berinisiatif
tinggi, beresponsif, dan lain lain nya.
Maka dari itu kepala sekolah
mengajarkan kami sebagai anggota osis apakah
anggota osis ini benar benar ingin mengikuti
program kerja yang nanti nya bekerja atau masuk
osis hanya untuk bermain main saja. dan kami
semua diberi materi materi tentang kepemimpinan
oleh kepala sekolah.
Ldko hari pertama juga sangat
menyenangkan kita melakukan senam pagi, pbb,
makan bersama tapi tidak enak nya adalah jika kita
mau mengambil keperluan kita, pasti di waktukan
paling lama semenit sudah balik lagi ketempat
semula.
Itu yang membuat ku capek lari
larian, tetapi aku tidak sendiri, aku dengan teman
teman yang lainnya juga merasakan hal yang sama.
yang kami lakukan di ldko hari pertma adalah senam
pagi. Aku sanga senang jika senam pagi bersama
Aurellia Putri Syazani 26
sama karena menumbuhkan rasa semangatku. Di
kegiatan selanjutnya kami berlatih pbb.
Kami dilatih keras agar bisa
mengetahu dasar dasar pbb. Kami saat pbb langit
sedang terang terang nya alias sangat panas,
tubuhku berkeringat, sangat capek berdiri terus,
lelah, ingin minum.
Saat minum juga 1 kelompok hanya
boleh diberi 1 liter air minum, untuk diminum
bersama sama. Itu sangat menyiksa ku tetapi disitu
kita diuji mental kita untuk menjadi pemimpin yang
baik kedepannya nanti.
Aurellia Putri Syazani 27
BIOGRAFI PENULIS
Aurellia Putri Syazani lahir
Sabtu, 28 Juli 2007, Jakarta,
Jawa Barat, Indonesia. Saya
telah menamatkan TK
Granada, SDI Asyafi’iyah 02,
dan SMPN 109 Jakarta. Saat
ini saya tinggal di Jl.
Cendrawasih Raya,
Perumahan Cempaka
Residence No A8, Kelurahan
Jaticempaka, Kecamatan Jatiwaringin bersama
keluarga saya. Sekarang saya menjurus tata boga di
SMKN 66 Lubang Buaya Jakarta timur. Cita cita
saya ingin menjadi Chef . Hobi saya adalah fotografi.
Aurellia Putri Syazani 28
Aurellia Putri Syazani 29