The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Rotasi dan Revolusi Bumi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by virmaismaa, 2022-11-24 07:48:03

IPAS Kelas VI

Rotasi dan Revolusi Bumi

Keywords: IPAS Kelas VI Rotasi dan Revolusi Bumi

BAajhaarn
IPAS
Rotasi dan Revolusi Bumi

KeVlaI s

Kata Pengantar

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT
yang senantiasa melimpahkan segala rahmat, taufik, dan
hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan
bahan ajar ini tepat waktu.

Penyusunan bahan ajar ini berbasis Project Based
Learning di dalam bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam
dan Sosial. Bahan ajar ini disusun untuk memenuhi tugas
dan kebutuhan mahasiswa Program Profesi Guru (PPG)
Dalam Jabatan Kategori II Tahun 2022 di Universitas
Muhammadiyah Malang serta dapat membantu para
pendidik dan pembaca dalam proses belajar dan
memperdalam materi pembelajaran IPAS, khususnya
pada materi Rotasi dan Revolusi Bumi.

Dalam bahan ajar ini, penulis menyadari bahwa
masih banyak kekurangan, maka kritik dan juga saran
yang membangun dari berbagai pihak sangat
diharapkan agar penulis dapat terus meningkatkan
kualitas bahan ajar yang penulis susun. Akhirnya
disampaikan terima kasih kepada semua pihak yang
telah berperan dalam penyusunan bahan ajar ini.

Penulis

Ilmu Pengetahuan
Alam dan Sosial

Deskripsi Singkat

Bahan Ajar ini digunakan sebagai pendamping modul
ajar pembelajaran di kelas VI, selain itu juga digunakan
untuk bahan bacaan serta bahan belajar peserta didik
untuk materi Rotasi dan Revolusi Bumi.

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menganalisis dampak Rotasi dan
Revolusi Bumi.

Indikator Tujuan Pembelajaran

1.Peserta didik dapat memahami gerak Rotasi dan Revolusi Bumi.
2.Peserta didik dapat mengidentifikasi dampak Rotasi dan

Revolusi Bumi.
3.Peserta didik dapat membuat poster tentang dampak Rotasi dan

Revolusi Bumi bagi kehidupan di Bumi.

Daftar Isi

Rotasi Bumi
Akibat Rotasi Bumi
RAekviobluastiRBeuvmoilusi Bulan
Akibat Revolusi Bumi

Rotasi Bumi

Matahari tampak terbit di Bagaimana
pagi hari dan terbenam di hal ini, dapat
sore hari karena rotasi Bumi.
Bumi terus berotasi sehingga terjadi?
matahari tampak terbit di
sebelah timur dan tenggelam
di sore hari. Sekali lagi, ini

karena rotasi Bumi.

Rotasi Bumi

Setiap hari, Bumi terus mengalami perputaran.
Bumi bergerak seperti gerakan permainan

gangsing. Planet Bumi bergerak mengelilingi
garis khayal yang disebut sumbu/poros.

Gerakan bumi mengelilingi sumbu/poros disebut rotasi Bumi. Satu
kali rotasi bumi disebut dengan kala rotasi. Waktu yang diperlukan

Bumi untuk satu kali rotasi adalah 23 jam 56 menit dan 4 detik
atau sekitar 24 jam. Bumi berputar pada porosnya menuju ke arah

timur atau melawan arah perputaran jarum jam.





Perisitiwa matahari yang tampak
bergerak dinamakan sebagai
gerak semu harian matahari

karena bukanlah gerak matahari
yang sesungguhnya,

sesungguhnya Bumilah yang
bergerak. Peristiwa itu terjadi
karena adanya perputaran bumi
pada porosnya. Gerak bumi

itulah yang menyebabkan
Matahari seolah-olah bergerak

dari timur ke barat.

Jadi, rotasi Bumi adalah
perputaran bumi pada
porosnya.

Akibat Rotasi Bumi

Terjadinya Siang dan Malam

Rotasi bumi mengakibatkan terjadinya siang dan malam. Hal ini
terjadi karena ada dua bagian bumi yang sebagian menghadap
matahari dan sebagian lagi membelakangi matahari. Bagian yang
menghadap matahari mengalami waktu siang, sedangkan bagian
yang membelakangi matahari mengalami waktu malam.

Perbedaan Waktu

Rotasi bumi juga berpengaruh pada perbedaan waktu di bagian-bagian
bumi. Terdapat 24 daerah waktu yang ada di bumi. Pusat waktu berada di
kota Greenwich, Inggris yang terletak pada bujur 0⁰. Setiap selisih bujur 15⁰,
perbedaan waktu mengalami selisih satu jam. Bagian bumi di sebelah timur
Greenwich mengalami waktu yang lebih cepat dari Greenwich, sedangkan
bagian bumi di sebelah barat Greenwich mengalami waktu yang lebih
lambat.

Gerak Semu Harian Matahari

Rotasi Bumi dapat kita buktikan dengan mengamati gerak semu
harian Matahari. Saat pagi hari, kita melihat Matahari terbit dari
timur, sedangkan pada sore hari Matahari terbenam di barat. Gerak
semu Matahari mengesankan seolah Matahari bergerak dari timur ke
barat. Sebenarnya, Bumi lah yang bergerak pada porosnya sehingga
seolah-olah benda langit di sekitarnya beregerak.

Perubahan Arah Angin

Perubahan arah angin juga terjadi akibat rotasi bumi yang
menyebabkan angin yang bergerak ke arah Khatulistiwa di belahan
Bumi utara bergerak searah jarum jam. Sedangkan pada angin di
belahan bumi selatan bergerak berlawanan arah jarum jam.

Revolusi Bumi

Selain melakukan rotasi, Bumi juga melakukan
revolusi. Revolusi Bumi merupakan perputaran

Bumi mengelilingi Matahari.

Waktu yang diperlukan Bumi untuk mengelilingi matahari
pada orbitnya dalam sekali tempuh selama 365¼ hari. Waktu
365¼ hari atau satu tahun surya disebut sebagai kala revolusi

bumi.

Nah, apa saja Oleh karena, kala revolusi Bumi
akibat dari dalam satu tahun adalah 365¼
hari, maka setiap empat tahun
peredaran bumi
yang mengelilingi sekali, revolusi Bumi
digenapkan menjadi 366 hari.
matahari?
Tahun yang terdiri atas 366
hari dikenal dengan tahun
kabisa. Dalam tahun kabisat,
terdapat penambahan satu hari
pada bulan Februari menjadi

29 hari.

Akibat Revolusi Bumi

Ditetapkannya Kalender Masehi (Syamsiah)

Kalender masehi ini tercipta karena adanya revolusi bumi.
Penanggalan kelender Masehi (Syamsiah) yang memiliki jumlah hari
dalam setahun sama dengan kala revolusi Bumi, yaitu 365 atau 366
hari.

Terjadinya Gerak Semu Tahunan Matahari

Gerak semu matahari merupakan posisi Matahari yang berubah-ubah.
Pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi utara (22 Desember-21
Juni) dan pergeseran posisi matahari dari belahan bumi utara ke belahan
bumi selatan (21 Juni-21 Desember) disebut gerak semu tahunan matahari.
Gerak revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring mengakibatkan
matahari seolah-olah bergeser.

Terjadinya Perbedaan Lamanya Siang dan Malam

Dampak dari revolusi bumi ini membuat perbedaan lamanya dari
siang dan malam. Hal dikarenakan perpaduan antara revolusi Bumi
dan kemiringan sumbu Bumi terhadap bidang ekliptika (garis edar
semu Matahari).

Periode 21 Maret hingga 21 September: kutub utara mendekati Matahari,
sementara kutub selatan menjauhi Matahari. Waktu siang hari di belahan
Bumi utara lebih lama daripada waktu siang belahan Bumi selatan.
Periode 21 September hingga 21 Maret: kutub selatan mendekati
Matahari, sementara kutub utara menjauhi Matahari. Waktu siang hari di
belahan bumi selatan lebih lama daripada waktu siang belahan Bumi
utara.

Akibat Revolusi Bumi

Pergantian Musim

Revolusi bumi ini memberikan dampak dengan adanya pergantian musim dan
perbedaan musim pada masing-masing belahan dunia. Pada belahan bumi
bagian utara dan selatan memiliki empat musim yang berganti di setiap
tahunnya yaitu musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin.
Namun berbeda pada belahan bumi yang dilewati garis khatulistiwa, pada
bagian ini hanya memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan.

Adanya Rasi Bintang yang Tampak Berbeda

Rasi bintang adalah kumpulan bintang-bintang yang membentuk pola
tertentu. Revolusi Bumi mengakibatkan rasi bintang pada setiap bagian bumi
akan terlihat berbeda. Bumi bagian utara hanya dapat melihat rasi bintang
yang ada di utara, bumi bagian selatan hanya dapat melihat rasi bintang
yang ada di selatan, begitu juga bagian bumi yang lain.

Rangkuman

Rotasi Bumi adalah perputaran Bumi pada porosnya.
Revolusi Bumi adalah perputaran Bumi mengelilingi matahari.
Akibat rotasi Bumi:
a.Terjadinya siang dan malam.
b.Perbedaan waktu.
c.Gerak semu harian matahari.
d.Perubahan arah angin.
Akibat revolusi Bumi:
a.Ditetapkannya kalender masehi.
b.Terjadinya gerak semu tahunan matahari.
c.Terjadinya perbedaan lamanya siang dan malam.
d.Pergantian musim.
e.Adanya rasi bintang yang Tampak Berbeda.

Daftar Pustaka

Susilawati, Ari dkk. 2018. Buku Guru Kelas 6 Tema 8 Bumiku.
Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Susilawati, Ari dkk. 2018. Buku Siswa Kelas 6 Tema 8 Bumiku.
Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
M.J.A., Irene dkk. 2016. BUPENA Buku Penilaian Tema Bumiku
dan Menjelajah Luar Angkasa Jilid 6D untuk SD/MI Kelas VI.
Jakarta: Penerbit Erlangga.


Click to View FlipBook Version