PANDUAN KSMA NEGERI 1 MATAUACER
URIKULUM ULI PANDAN
Puji dan syukur kami panjatPANDUAN KURIKULUM SMA NEGdisusun dalam rangka memberikandan dapat menjadi inspirasi dalam imPanduan ini merupakan dokcontoh-contoh yang dapat memanperencanaan, pelaksanaan, dan evdimaksud meliputi aktivitas merumuspembelajaran dan cara mencapai tpelaksanaan dan evaluasi adalah akmencari bukti ketercapaian tujuapembelajaran merupakan satu siklmemberikan informasi tentang pemasesmen digunakan untuk menberlangsung. Oleh karena itu, asesformatif yang berorientasi pada perkPanduan Kurikulum ini akan tdan umpan balik dari berbagai pihakPanduan ini juga akan mengalami reAkhir kata, saya mengucapkepala sekolah serta tim kurikulum bekerja dengan sepenuh hati untumenginspirasi. Tapanuli Tengah, Awal Nopember 2Wakil Kepala Sekolah Bidang KurikuIso Suwarso, M.Pd
tkan ke hadirat Allah SWT atas terbitnya GERI 1 MATAULI PANDAN. Panduan ini n pedoman dalam pelaksanaan kurikulum mplementasi pembelajaran. kumen yang berisi prinsip, struktur serta ndu guru dan satuan pendidikan dalam valuasi pembelajaran. Pembelajaran yang skan capaian pembelajaran menjadi tujuan tujuan pembelajaran tersebut. Sementara ktivitas selama proses pembelajaran untuk an pembelajaran. Dalam panduan ini, us; di mana alat evaluasi atau asesmen belajaran yang perlu dirancang, kemudian ngecek efektivitas pembelajaran yang smen yang diutamakan adalah asesmen kembangan kompetensi peserta didik. terus disempurnakan berdasarkan evaluasi k. Sejalan dengan proses evaluasi tersebut, evisi dan pembaruan secara berkala. pkan terima kasih kepada pengurus dan SMA Negeri 1 Matauli Pandan yang telah uk menghasilkan sebuah panduan yang 2023 ulum
SMA Negeri 1 Matauli Papengelolaannya bekerjasama dengaHal ini berdasarkan perjanjian kerjaPendidikan dan Kebudayaan ProvinTapian Nauli tentang Peningkatan MUmum Nomor: 835/I05/A/94.1/03pengelolaan SMA Negeri 1 Matauli PKementerian Pendidikan dan Kebudsebagaimana tertuang dalam naskPendidikan Provinsi Sumatera UtaKebudayaan dengan Yayasan UMUM//II/2014 dan Nomor 005/PKdan Penyelenggaraan Pendidikan pSalah satu isi pasal perjanjiaPendidikan Nasional akan menpeningkatan sumber daya pendidikdiselenggarakan sebagaimana ketenYayasan Matauli membiayai antaradan berprestasi tinggi, pembanpembangunan dan pengadaan saYayasan, peningkatan mutu profestenaga kependidikan dan kegiatan ePendirian SMA Negeri 1 perkembangan adan pembangunan dikembangkan di berbagai daerah dternyata memperoleh sambutan masyarakat. Dalam perkembapengelolaannya berbeda antara sat
1 | P a n d u a n K u r i k u l u m andan merupakan sekolah negeri yang an yayasan Maju Tapian Nauli (MATAULI). asama antara Kantor Wilayah Departemen nsi Sumatera Utara dengan Yayasan Maju Mutu Pendidikan Pada Sekolah Menengah 3/PKS/III/1994. Perjanjian kerja sama Pandan antara Yayasan MATAULI dengan ayaan telah diperpanjang pada tahun 2014 kah perjanjian kerja sama antara Dinas ara mewakili Kemeterian Pendidikan dan MATAULI nomor 007/474/SUBBAG KS/MTN/II/2014 tentang Peningkatan Mutu ada SMA Negeri 1 Matauli Pandan. an kerjasama ini antara lain, Departemen anggung pembiayaan pendidikan dan kan pada sekolah dimana kerjasama ini ntuan yang ada pada sekolah negeri. Pihak a lain, beasiswa bagi siswa yang potensial ngunan dan pengelolaan asrama siswa, arana lain sesuai dengan kemampuan ssional, keterampilan, dan kesejahteraan ekstra kurikuler. Matauli Pandan dilatarbelakangi oleh sekolah unggul yang semakin diminati dan i Indonesia. Perkembangan SMA unggulan yang baik dari Pemda setempat dan ngannnya SMA unggulan ternyata u daerah dengan daerah lainnya. Sekolah
berbasis unggulan daerah ini ternysekolah disekitarnya dan diharapkansekitarnya. Sekolah unggulan satu alternatif untuk meningkatkan mkesempatan lebih dalam pelayanan SMA Negeri 1 Matauli dibemasyarakat Sumatera Utara didoroyang artinya "membangun kampunkesadaran masyarakat akan penterutama dari daerah asalanya. Adanmembangun dan mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidiakaunggul seperti SMA Taruna Nusapenyelenggaraan sekolah unggulandalam IPTEK dan IMTAQ, serta meharus dibarengi dengan mutu inputyang masuk sekolah unggulan meliptes kesehatan/kesamaptaan, dan tekedalam suatu kelas unggulan denSedangkan kualifikasi gurunya telaYayasan Matauli. Pada Tahun Pelajaran 2023/mengimplementasikan Kurikulum Mdi kelas X dan kelas XI sedangkanK13. Karakteristik Peserta didik SMAberikut: Tahun Pelajaran Kelas X Jml Siswa Jml Rbl 2022/2023 409 12 2023/2024 427 12
2 | P a n d u a n K u r i k u l u m yata dianggap sebagai percontohan bagi n dapat memberi imbas positif bagi sekolah dipandang perlu sebagai salah mutu pendidikan karena peserta didik diberi pendidikan. entuk atas dasar kesadaran tokoh-tokoh ong oleh kebikan "Marsipature Hutanabe" ng halaman". Hal itu tumbuh berdasarkan tingnya kualitas sumber daya manusia, nya persaingan "sehat" antar daerah dalam sekolah unggulan, mendorong daya saing n di luar Jawa, dan adanya acuan sekolah ntara Magelang. Untuk mencapai tujuan n, yaitu membentuk manusia yang unggul emiliki rasa nasionalisme yang tinggi maka t siswa yang bermutu pula. Seleksi siswa puti pertimbangan nilai rapor, tes akademik, es psikologi. Siswa yang lulus dimasukkan ngan kategori A, B, C dan C Matrikulasi. ah memenuhi standar yang diprogramkan /2024 SMA Negeri 1 Matauli Pandan telah Merdeka dengan kategori Mandiri Berbagi, n di kelas XII masih menggunakan KTSP A Negeri 1 Matauli Pandan adalah sebagai Kelas XI Kelas XII Jml Siswa Jml Rbl Jml Siswa Jml Rbl 412 12 393 12 409 12 411 12
A. SASARAN MUTU KURIKULUMSebagai sekolah yangTahun 2022/2023, maka sasaPandan sebagai berikut: 1. Terselenggaranya proseStandar Nasional Pendidi2. Perencanaan pembelajarguru, 100% sudah tervalid3. Terselenggaranya implemPSE dalam pembelajaan d4. Tingkat studi kelanjutan Kedinasan 5. Tingkat ketuntasan dan ke100% B. PENGORGANISASIAN PEMBEPengorganisasian pepembelajaran intrakurikuler, k1. Pembelajaran IntrakurikuPembelajaran intrakurmenggunakan waktu belajarpertahun. Dalam pembelajaran indengan langkah sebagai berik a. Menyiapkan perangkat peb. Menganalisis capaian diharapkan dapat dicapai
3 | P a n d u a n K u r i k u l u m M g menerapkan Kurukulum Merdeka sejak aran mutu kurikulum SMA Negeri 1 Matauli es pembelajaran dengan terpenuhinya kan (Plus) ran dan instrument evaluasi yang dibuat dasi mentasi pembelajaran berdiferensiasi dan di kelas mencapai 80% siswa mencapai 100% baik di PTN atau etercapaian tujuan pembelajaran mencapai ELAJARAN embelajaran dilakukan melalui kegiatan kokurikuler, ekstrakurikuler dan projek P5. ler rikuler dilakukan secara regular dan r antara 70 % - 80 % dari waktu belajar ntrakurikuler guru melakukan kegiatan kut: embelajaran. pembelajaran, yakni kompetensi yang siswa di akhir fase.
c. Menyusun tujuan pembpembelajaran d. Menyusun alur tujuan pedalam fase pembelajarane. Melaksanakan asesmen siswa. f. Menyusun rencana pembg. Melaksanakan kegiatan disusun dalam suasanamenginspirasi siswa sehipendapatnya secara bertah. Melakukan asesmen fobelajar individu siswa. i. Melakukan asesmen sumpembelajaran yang telah j. Menganalisis hasil asesmanalisis, dalam bentuk rem2. Pembelajaran KokurikulePembelajaran kokurikBahasa Inggris, Bahasa Jepkokurikuler ini bertujuan keterampilan berbahasa khkokurikuler dilakukan secara hari. 3. Pembelajaran EkstrakurikPembelajaran ekstrakurkepribadian dan potensi siswminat dan kreatifitas siswa. reguler yang dibimbing oleh P
4 | P a n d u a n K u r i k u l u m belajaran berdasarkan analisis capaian embelajaran secara sistematis dan logis di . awal, guna mengetahui kemampuan awal belajaran/modul ajar pembelajaran sesuai rencana yang telah a yang menyenagkan, memotivasi dan ngga setiap siswa leuasa mengemukakan anggungjawab. rmatif guna mengetahui perkembangan matif guna mengukur ketercapaian tujuan direncanakan. men dan melakukan tindak lanjut dari hasil midial dan pengayaan. r kuler dikhususkan pada mata pelajaran pang dan Bahasa Jerman. Pembelajaran untuk menguatkan pemahaman dan hususnya Bahasa asing. Pembelajaran regular yang dipandu oleh guru pada sore kuler rikuler ini bertujuan untuk mengembangkan wa secara integratif yang meliputi bakat, Pembelajaran ini dilakukan secara non Pembina/pelatih pada sore hari.
4. Pembelajaran Projek PenProjek P5 dilakukan desedangkan siswanya mengmenggunakan alokasi waktubelajar pertahun. Adapun langkah-langkaberikut: a) Pengurus sekolah, koberdiskusi untuk memidengan kondisi sekolah.b) Koordinator, fasilitator projek. c) Koordinator dan Fasilitaterkait konsep dan prinstelah dipilih. d) Fasilitator kelas memfadan menjadwalkan rence) Koordinator, fasilitator sesuai rencana. f) Fasilitator kelas melakupelajar Pancasila kepadg) Koordintor dan Fasilitatoasesmen tentang perkesiswa, berupa laporan te
5 | P a n d u a n K u r i k u l u m nguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ngan system blok untuk waktu belajarnya, gikuti pembelajaran secara reguler dan u belajar antara 20 % - 30 % dari waktu ah pembelajaran projek adalah sebagai oordinator dan fasilitator kelas projek lih tema dan tujuan projek yang sesuai . kelas berdiskusi untuk menyusun modul ator kelas memperkuat pemahaman siswa ip-prinsip penting tentang judul projek yang asilitasi Kelompok siswa untuk menyusun ana projek. kelas dan siswa melakukan aksi projek kan asesmen terkait perkembangan profil a siswa. or kelas melakukan tindak lanjut dari hasil embangan profil pelajar Pancasila kepada ertulis kepada kepala sekolah.
C. STRUKTUR KURIKULUM DAN a. Intrakurikuler No. Muatan Pelajaran AlokPe1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 2 Pendidikan Pancasila 3 Bahasa Indonesia 4 Matematika 5 Ilmu Pengetahuan Alam: Fisika, Kimia, Biologi 6 Ilmu Pengetahuan Sosial: Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, Geografi 7 Bahasa Inggris 8 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 9 Informatika 10 Seni Musik/Rupa/Tari 11 Bahasa Asing Jumlah b. Projek Penguatan Profil PelajaNo. Tema Projek Alokasi WaPer mingg(JP) 1 Bangulah Jiwa dan Raganya 44 2 Suara Demokrasi 44 3 Gaya Hidup Berkelanjutan 44
6 | P a n d u a n K u r i k u l u m BEBAN BELAJAR MENGAJAR kasi Waktu Alokasi Waktu (75 %) er minggu (JP) Per tahun (minimal Minggu) 3 27 2 4 4 9 10 2 3 3 2 2 44 27 ar Pancasila aktu Alokasi Waktu (25 %) gu Per tahun (Minggu) 3 Minggu (8 – 27 Agustus 2023) 3 Minggu (10 – 29 Oktober 2023) 3 Minggu (10 – 29 April 2024)
c. Struktur Kurikulum Kelas X: Fase E No. Muatan Pelajaran 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 2 Pendidikan Pancasila 3 Bahasa Indonesia 4 Matematika 5 Ilmu Pengetahuan Alam: Fisika, Kimia, B6 Ilmu Pengetahuan Sosial: Sosiologi, EkSejarah, Geografi 7 Bahasa Inggris 8 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Keseha9 Informatika 10 Seni Musik/Rupa/Tari 11 Bahasa Asing Jumlah Kelas XI: Fase F NO MATA PELAJARAN XI1 XI2 Kelompok A (Umum) 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 2 2 2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 2 3 Bahasa Indonesia/BK(1) 4 4 4 Matematika (W) 3 3 5 Sejarah Indonesia (W) 2 2 6 Bahasa Inggris 2 2 Kelompok B (Umum) 7 Seni Budaya 2 2 8 Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 2 2 9 Prakarya dan Kewirausahaan Kelompok C (Pilihan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam/MIPA)
7 | P a n d u a n K u r i k u l u m Beban Belajar Keterangan Per minggu (JP) 3 Jumlah rombongan belajar 12 2 4 4 Biologi 9 konomi, 10 2 atan 3 3 2 2 44 KELAS XI ∑2 XI3 XI4 XI5 XI6 XI7 XI8 XI9 XI10 XI11 XI12 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 24 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 24 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 48 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 24 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 24 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 24 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 24 0
10 Matematika Peminatan (P)/Lanjut 5 5 11 Biologi 5 5 12 Fisika 5 5 13 Kimia 5 5 Kelompok C (Pilihan Ilmu-Ilmu Sosial/IIS) 10 Geografi 11 Sejarah Peminatan (P) 12 Sosiologi 13 Ekonomi Kelompok C (Peminatan Bahasa dan Budaya/BB) Kelompok D (Mata Pelajaran Lintas Minat/LM) 14 Bahasa dan Sastra Inggris (Lanjut) 5 14 Bahasa Jerman 5 14 Bahasa Jepang BEBAN BELAJAR/MINGGU (JP) 44 44 Kelas XII Kurikulum 2013 No. Muatan Pelajaran Beban MIPer min1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 32 Pendidikan Kwarganegaraan dan Pancasila 23 Bahasa Indonesia 44 Matematika wajib 45 Sejarah Indonesia 26 Bahasa Inggris 27 Seni Budaya 28 PJOK 39 PKWU 210 Matematika Peminatan 411 Biologi 412 Fisika 413 Kimia 4
8 | P a n d u a n K u r i k u l u m 5 5 5 5 5 5 5 45 5 5 5 5 5 35 5 5 5 5 30 5 5 5 5 5 35 5 5 5 15 0 5 5 5 15 5 5 5 5 5 5 30 5 5 5 5 5 5 35 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 5 5 35 44 44 44 44 44 44 44 44 44 44 528 Belajar IPA Beban Belajar IPS Keterangan ggu (JP) Per minggu (JP) 3 3 Jumlah rombongan belajar: peminatan MIPA = 9 peminatan IPS = 3 2 2 4 4 4 4 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 4 4 4 4
14 Sejarah 15 Geografi 16 Sosiologi 17 Ekonomi 18 Lintas Minat 4Jumlah 4D. PRINSIP PEMBELAJARAN DI SMA NEPrinsip pembelajaran di SMAdalam Tabel sebagai berikut: Prinsip Pembelajaran Contoa. Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tahap perkembangan dan tingkat pencapaian peserta didik saat ini, sesuai dengan kebutuhan belajar, serta mencerminkan karakteristik dan perkembangan peserta didik yang beragam sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan; • Pada awal tkesiapan beMisalnya, mkelompok katau metod• Pendidik msesuai dengpada tahapmengadaptpembelajarKemendikb• Pendidik magar pesertapengalama
9 | P a n d u a n K u r i k u l u m 4 4 4 4 4 4 44 44 EGERI 1 MATAULI A Negeri 1 Matauli Pandan dapat dituliskan oh pelaksanaan prinsip pembelajaran tahun ajaran, pendidik berusaha mencari tahu elajar peserta didik dan pencapaian sebelumnya. melalui dialog dengan peserta didik, sesi diskusi kecil, tanya jawab, pengisian survei/angket, dan/ de lainnya yang sesuai. erancang atau memilih alur tujuan pembelajaran gan tahap perkembangan peserta didik, atau awal. Pendidik dapat menggunakan atau tasi contoh tujuan pembelajaran, alur tujuan ran dan modul ajar yang disediakan oleh budristek. erancang pembelajaran yang menyenangkan a didik mengalami proses belajar sebagai n yang menimbulkan emosi positif.
Prinsip Pembelajaran Contob. Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat; • Pendidik merefleksi untudikembangk• Pendidik senyang mendorbelajar dan m• Pendidik memenstimulasi• Pendidik memagar terbang• Pendidik memkreativitas, keperkembanga• Pendidik meditujukan undan untuk mmempertimb• Pendidik merpeserta didiktugas dan akc. Proses pembelajaran mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik secara holistik; • Pendidik meyang bervariamengembanginkuiri, berbaterdiferensia• Pendidik merketeladanan • Pendidik mermemberikanPrinsip Pembelajaran Contoh pelaksad. pembelajaran yang relevan, yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks, lingkungan, dan budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan komunitas sebagai mitra; • Pendidik mekebutuhan dlingkungan, didik. • Pendidik mermemfasilitasterpadu, dandidik, sesammateri belaja• Pendidik mekomunitas, osebagai naramendorong p
10 | P a n d u a n K u r i k u l u m h pelaksanaan prinsip pembelajaran ndorong peserta didik untuk melakukan k memahami kekuatan diri dan area yang perlu kan. antiasa memberikan umpan balik langsung rong kemampuan peserta didik untuk terus mengeksplorasi ilmu pengetahuan. nggunakan pertanyaan terbuka yang i pemikiran yang mendalam. motivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif gun sikap pembelajar mandiri. mberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, emandirian sesuai bakat, minat, dan an fisik, serta psikologis peserta didik. mberikan tugas atau pekerjaan rumah tuk mendorong pembelajaran yang mandiri mengeksplorasi ilmu pengetahuan dengan bangkan beban belajar peserta didik. rancang pembelajaran untuk mendorong k terus meningkatkan kompetensinya melalui ktivitas dengan tingkat kesulitan yang tepat. nggunakan berbagai metode pembelajaran asi dan untuk membantu peserta didik gkan kompetensi, misalnya belajar berbasis asis projek, berbasis masalah, dan pembelajaran asi. refleksikan proses dan sikapnya untuk memberi dan sumber inspirasi positif bagi peserta didik. rujuk pada profil pelajar Pancasila dalam umpan balik (apresiasi maupun koreksi) anaan prinsip pembelajaran nyelenggarakan pembelajaran sesuai an dikaitkan dengan dunia nyata, dan budaya yang menarik minat peserta rancang pembelajaran interaktif untuk si interaksi yang terencana, terstruktur, n produktif antara pendidik dengan peserta a peserta didik, serta antara peserta didik dan ar. mberdayakan masyarakat sekitar, organisasi, ahli dari berbagai profesi asumber untuk memperkaya dan pembelajaran yang relevan.
• Pendidik meldengan komumpan balik• Pada PAUD, pmultibahasa digunakan, udi komunitas• Pada SMK, teLapangan (PKtempat praktdirancang semenerapkan dunia kerja, ditugaskan arelevan. • Pada SMK, pepembelajaraindustri di linpembelajaraPrinsip Pembelajaran Contoh pelaksae. pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan. • Pendidik berkeberlanjutakegiatan pemnilai dan perilaku yalingkungan dmenggunakalistrik, dll.), m• Pendidik mebahwa masa perlu mengadepan merek• Pendidik melsolusi- solusdengan taha• Pendidik mepelajar Pancakompetensi depan.
11 | P a n d u a n K u r i k u l u m libatkan orang tua dalam proses belajar unikasi dua arah dan saling memberikan . pendidik menggunakan pendekatan berbasis bahasa ibu juga dapat utamanya bagi peserta didik yang tumbuh s yang menggunakan bahasa lokal. erdapat pembelajaran melalui Praktik Kerja KL) yang dilaksanakan di dunia kerja atau tik di lingkungan sekolah yang telah esuai dengan standar dunia kerja, sistem dan budaya kerja sebagaimana di dan disupervisi oleh pendidik/instruktur yang atau memiliki pengalaman di dunia kerja yang endidik dapat menyelenggarakan n melalui praktik-praktik kerja bernuansa ngkungan sekolah melalui model n industri (teaching factory). anaan prinsip pembelajaran upaya untuk mengintegrasikan kehidupan n (sustainable living) pada berbagai mbelajaran dengan mengintegrasikan nilaiang menunjukkan kepedulian terhadap dan masa depan bumi, misalnya an sumber daya secara bijak (hemat air, mengurangi sampah, dsb. motivasi peserta didik untuk menyadari depan adalah milik mereka dan mereka ambil peran dan tanggung jawab untuk masa ka. libatkan peserta didik dalam mencari si permasalahan di keseharian yang sesuai pan belajarnya. manfaatkan projek penguatan profil asila untuk membangun karakter dan peserta didik sebagai warga dunia masa
E. MERANCANG MODUL AJAR Modul ajar dalam Kurikulum Memengajar secara lebih fleksibel dan koteks pelajaran. Modul ajar dapat mepembelajaran. Komponen Modul Ajar F. KETUNTASAN TUJUAN PEMBELAJAUntuk mengetahui apakah pepembelajaran, pendidik perlu menettujuan pembelajaran. Kriteria ini dikasesmen, yang dilakukan saatpendibaik dalam bentuk rencana pelaksanKriteria ketercapaian ini jugamemilih/membuat instrumen asesmsesuai dengan tujuan dan kriteria kini merupakan penjelasan (deskripInformasi Umum Kompone• Identitas penulis modul • Kompetensi awal • Profil pelajar Pancasila • Sarana dan prasarana • target peserta didik • Model pembelajaran yang digunakan • Tujuan pembe• Asesmen • Pemahaman b• Pertanyaan pe• Kegiatan pem• Refleksi pesertpendidik Pendidik memiliki keleluasaan ucontoh-contoh modul ajar yangmodul ajar sendiri, sesuai dekarakteristik
12 | P a n d u a n K u r i k u l u m erdeka ditujukanuntuk membantu pendidik ontekstual, tidak selalu menggunakan buku enjadi pilihan lain atau alternatif strategi dapat disepakati sebagai berikut: ARAN eserta didik telah berhasil mencapai tujuan tapkan kriteria atau indikator ketercapaian kembangkan saat pendidik merencanakan dik menyusun perencanaan pembelajaran, naan pembelajaran ataupun modul ajar. a menjadi salah satu pertimbangan dalam men, karena belum tentu suatu asesmen ketercapaian tujuan pembelajaran. Kriteria psi) tentang kemampuan apa yang perlu en Inti Lampiran elajaran bermakna emantik belajaran ta didik dan • Lembar kerja peserta didik • Pengayaan dan remedial • Bahan bacaan pendidik dan peserta didik • Glosarium • Daftar pustaka untuk memilih dan memodifikasi g tersedia atau mengembangkan ngan konteks, kebutuhan, dan peserta didik.
ditunjukkan/ didemonstrasikan pesmencapai tujuan pembelajaran. Dengan demikian, kriteria yapeserta didik telah mencapai tujuanPandan dikembangkan pendidikmenggunakan skala atau interval nilUntuk menggunakan intervadapat menggunakan rubrik maupun dahulu intervalnya dan tindak lanjutdidik. Di bawah ini contoh table interKriteria Ketuntasan belum munc(1) Menunjukkan kemampuan penulisan teks eksplanasi dengan runtut Laporan menunjukkan hasil pengamatan yang jelas Laporan menceritakan pengalaman secara jelas. Laporan menjelaskan hubungan kausalitas yang logis disertai dengan argumen yang logis sehingga dapat meyakinkan pembaca. Setelah mendapatkan nilai pendidik dan/atau satuan pendidikamenentukan ketuntasan dan tindak 0 - 40% : belum mencapai, remed41 - 60% : belum mencapai ketunta61 - 80% : sudah mencapai ketunta81 - 100% : sudah mencapai ketunta
13 | P a n d u a n K u r i k u l u m serta didik sebagai bukti bahwa ia telah ang digunakan untuk menentukan apakah n pembelajaran, di SMA Negeri 1 Matauli k dengan menggunakan pendekatan lai. al, pendidik dan/atau satuan pendidikan nilai dari tes. Pendidik menentukan terlebih t yang akan dilakukan untuk para peserta rval nilai yang dijadikan pedoman: cul muncul sebagian kecil (2) sudah muncul di sebagian besar (3) terlihat pada keseluruhan teks (4) (baik dari rubrik ataupun nilai dari tes), an dapat menentukan interval nilai untuk lanjut sesuai dengan intervalnya. dial di seluruh bagian asan, remedial di bagian yang diperlukan asan, tidak perlu remedial asan, perlu pengayaan/tantangan lebih
Panduan Kurikulum ini diharapkan bisa memengimplementasikan prinsip-prinsip pengembangan tanpa adanya kemauan (sekemustahilan. Penuis berharap, Panduan ini dapat bermamasih jauh dari sempurna. Dengan demikyang membangun untuk perbaikan kedepa
14 | P a n d u a n K u r i k u l u m emberikan inspirastif dan semangat dalam kurikulum. Bagaimanapun, suatu emangat) dan ide baru merupakan sebuah anfaat serta menyadari bahwa Panduan ini kian harapannya ada kritik adan masukan an. Terima kasih.
MODUL PROJEK PENGUATAN SMA NEGERI 1 MTAHUN PELAJAA. Profil Modul Tema Proyek : Bhinneka TunggaTopik : Kirab Budaya MatFase : SMA/E Waktu Kegiatan : 3 (tiga) minggu (2B. TUJUAN, ALUR DAN TARGET PENCa. Tujuan Proyek Proyek “Kirab Budaya Matauli 2023” ini dPelajar Pancasila melalui pemahaman nserta upaya-upaya pelestariannya. Adapu1. Peserta didik mengenal budaya pelestariannya untuk di masa depan2. Peserta didik mempelajari bagaimanberkembang seperti yang adadipengaruhi oleh situasi/konteksinternasional), serta memahami ap3. Peserta didik juga belajar untuk metentang budaya dan nilai-nilai luhur b. Alur Proyek 1. Tahap pengenalan: Peserta didik diajak untuk mengedi sekolah serta yang ada di bebekemudian diajak untuk lebih mengediangkat dari budaya daerahnya mamengembangkan kreativitas sertadaerahnya. 2. Tahap kontekstualisasi: Pada tahap ini peserta didik dibentuk budaya dan kearifan lokal ya
1 PROFIL PELAJAR PANCASILA ATAULI PANDAN ARAN 2022/2023 l Ika tauli 2023 (Menghargai Keragaman) 2 Peb – 12 Maret 2023) APAIAN disusun dengan tujuan memperkuat Profil nilai-nilai budaya bangsa dan kearifan lokal n tujuannya: daerahnya sendiri serta upaya-upaya n. na dan mengapa masyarakat lokal/daerah , bagaimana perkembangan tersebut s yang lebih besar (nasional dan pa yang berubah dari waktu ke waktu. mpromosikan salah satu hal yang menarik yang dipelajarinya enali bentuk-bentuk budaya local yang ada erapa daerah di Indonesia. Peserta didik enal jenis-jenis kearifan local yang dapat sing-masing serta siswa juga diajak untuk a memahami budayanya dan potensi ajak untuk melihat langsung bagaimana ang ada di sekolah. Dari sini peserta didik
diminta untuk mengkritisi hubungaupaya-upaya untuk melestarikannya3. Tahap melakukan/aksi: Pada tahap ini, peserta didik aKirab Budaya. Yang memadukan bukuliner, tarian daerah, lagu serta pamelalukan aksi hingga memamerkaakhir proyek, peserta didik akan meyang telah dilakukan dan refleksi terhadap tema projek. 4. Tahap Refleksi: Tahapan ini, guru sebagai fasilitatorkegiatan proyek. Selain guru, juga ddirinya sendiri dalam kegiatan proye5. Tahap Tindak Lanjut: Pada tahapan ini, peserta didik dadijalankan dalam kegiatan proyek psekolah atau pun di masyarakat. Kemuntuk mengoptimalkan dampak mendorong seluruh warga sekolaperubahan sosial dan menghargai pada di lingkungannya. c. Target Pencapaian Proyek Melalui projek ini, peserta didik dihadimensi profil pelajar pancasila, yaitu beC. DIMENSI, ELEMEN – SUB ELEMEN PROFIL PELAJAR PANCASILA Dimensi Elemen Sub EleBergotong Royong Kolaborasi KerjasamKreatif Menghasilkan karya dan
2 an antara bentuk budaya daerahnya dan a. akan membuat suatu kegiatan berbentuk udaya daerahnya masing-masing mulai dari kaian adatnya. ang segar Kemudian siswa an produk hasil kreativitasnya tersebut. Di elakukan refleksi kelompok terkait kegiatan diri terkait dengan pemahamannya r melakukan refleksi diri setelah melakukan diberikan refleksi untuk para siswa menilai ek. apat meneruskan praktik baik yang sudah pada kehidupan keseharian di lingkungan mudian warga sekolah dapat berkolaborasi dan manfaat proyek, sehingga dapat h terutama peserta didik menjadi agen perbedaan serta keragaman budaya yang rapkan mampu mengembangkan 2 (dua) ergotong royong dan kreatif. N DAN TARGET PENCAPAIAN emen Target Pencapaian ma Membangun tim dan mengelola Kerjasama untuk mencapai tujuan Bersama sesuai dengan target yang sudah ditentukan Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya,
Tindakan yang orisinal D. RELEVANSI PROYEK a. Keanekaragaman budaya yang pengetahuan budaya di antara pesterhadap pelestarian budaya daerahntelah mengurangi rasa memiliki budasaat ini. Minat mereka untuk mempmempelajari budaya asing. Salah sainformasi tentang kekayaan budaya amasing-masing. Belum lagi ditammengandung makna mendalam untalam dan sumber daya lokal dengahubungan manusia dengan Tuhan, dab. Sebagai upaya mengenalkan budabudaya daerah masing-masing dan budayanya. Sekolah merupakan lingitu, pengenalan nilai-nilai budaya dadi lingkungan sekolah akan terastersebut, sekolah sebagai salah samengambil bagian dari upaya pelesE. PENGGUNAAN PERANGKAT AJAR PPerangkat ajar ini dirancang untuk memfasilitator saat menjalankan proyek. F. REFLEKSI a. Peserta Didik Nama : Kelas :
3 menilai gagasan, serta memikirkan segala risikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai-nilai kemanusaiaan ketika gagasannya direalisasikan. ada di Indonesia menjadi khazanah erta didik. Rasa bangga dan kepedulian nya akibat kemajuan jaman dan teknologi ay daerah bagi generasi muda Indonesia pelajarinya kurang. Mereka lebih tertarik atu faktor penyebabnya adalah kurangnya atau kearifan local yang dimiliki daerahnya mbah beberapa budaya lokal tersebut tuk menjaga keberlanjutan sumber daya n mencerminkan hubungan antar manusia, an hubungan manusia dengan semesta. aya daerah di sekolah yang sesuai dengan juga mengenalkan kembali pada akar gkungan belajar untuk anak. Oleh karena aerah yang beragam pada kegiatan proyek a lebih bermakna. Sejalan dengan hal atu institusi budaya memiliki peran untuk starian budaya lokal PROYEK mberikan panduan kepada guru selaku
No Pertanyaan 1 Saya mengerti apa saja yang termabudaya daerah yang ada di sekolah2 Saya mengerti bagaimana cara untmelestarikan budaya daerah 3 Saya ingin belajar lagi untuk mengelebih jauh dengan budaya daerah 4 Saya bisa menjelaskan tentang buddaerah sendiri mulai dari adat, sukukuliner, tarian dan lagu 5 Saya memperkenalkan budaya daesaya kepada teman-teman sekelahdi lingkungan sekolah 6 Saya bangga menjadi bagian dari sekolah yang mempunyai beragambudaya 7 Saya terlibat aktif dalam kegiatan proyek ini 8 Suasana proyek membuatku bersemangat untuk belajar dan tahlebih banyak 9 Saya merasa nyaman untuk mengungkapkan pendapat selama proyek ini 10 Pembelajaran dalam proyek ini membekali diri saya sebagai wargasekolah yang baik dan warga yangberbudaya 11 Waktu proyek sudah memadai untusaya memahami isu-isu yang ada dsekitarku 12 Diskusi di kelompok berjalan asyik membuat saya tambah pengetahuadan wawasan 13 Guru/Fasilitator pada proyek ini membantuku dalam belajar dan berproses 14 Metode yang digunakan pada proyseru dan menyenangkan 15 Keterampilanku bertambah setelahmengikuti proyek ini Masukan/Pendapat lain untuk proyek ini: Berikan 3 (tiga) kata yang menggambarka
4 1 2 3 4 5 asuk h tuk enal daya u, erah h dan m hu a uk di dan an ek ini h an kegiatan proyek ini:
Berikan tanda (√) pada pilihan Keterangan : 1. Sangat setuju 2. Setuju 3. Tidak setuju 4. Sangat tidak setuju 5. Tidak tahu b. Refleksi Guru/Fasilitator Nama : Tema Proyek : Hari/Tanggal : Jawablah 6 (enam) pertanyaan di bawah 1. Hal baru apa yang Bapak/Ibu dapa2. Apa hal paling menarik dalam proy3. Bagaimana Bapak/Ibu menilai kebepembelajaran ini? 4. Apa tantangan terbesar dalam memBagaimana strateginya?
5 ini! atkan selama proyek ini? yek ini? erhasilan pencapaian tujuan mbimbing siswa dalam proyek ini?
5. Apa yang sudah berjalan baik? Apkembali pada proyek serupa? 6. Apakah Bapak/Ibu memiliki rekomeatau diperbaiki untuk melaksanakaF. RUBRIK PENILAIAN Nama : Kelas : Nilai Elemen 1 A. Dimensi : Bergotong Royong B. Elemen : Kolaborasi C. Sub Elemen : Kerja sama, KomunikaSalingketergantungan positif, KoordinaNo Indikator Penilaian 1 Menjalin kerjasama dengan mengesampingkan kepentingan pribadi sesuai tujuan yang sudah ditentukan 2 Bersinergi untuk mencapai tujuan dan kebaikan bersama 3 Kemampuan bekerjasama dengan orang lain disertai perasaan senang
6 akah hal tersebut perlu dilakukan endasi, atau ada hal yang ingin diganti an proyek nanti kedepan? asi untuk mencapai tujuan bersama, asi sosial Penilaian Keterlibatan Siswa dalam proyek Ya Tidak Skor (1 – 10)
4 Menunjukan sikap positif terhadap orang lain 5 Saling membantu satu sama lain memenuhi kebutuhan mereka baik secara individual maupun kolektif 6 Terampil untuk bekerja sama dan melakukan koordinasi demi mencapai tujuan bersama 7 Menyelaraskan dan menjaga diri serta anggota kelompok agar terjadi kesamaan persepsi 8 Menyelaraskan dan menjaga diri serta anggota kelompok agar terjadi kesamaan 9 Memiliki ide/gagasan dan inisiatif untuk membuat proyek bersama 10 Bijak dan santun dalam menggunakan media komunikasi dan berkomunikasi Nilai Elemen 2 A. Dimensi : Kreatif B. Elemen : Menghasilkan gagasan yanC. Sub Elemen : - No Indikator Penilaian 1 Memberikan pendapat sesuai keinginan sendiri 2 Melihat sesuatu dengan perspektif berbeda 3 Membuat rancangan tugas/proposal berdasarkan permasalahan yang terjadi 4 Membuat tugas/proposal sesuai pemikiran secara kelompok 5 Memodifikasi tugas/proposal yang sudah ada 6 Mampu mewujudkan gagasan menjadi tindakan/aksi nyata 7 Memiliki kemampuan mengatasi terhadap kemungkinan masalahmasalah yang timbul dari gagasan yang diajukan
7 ng orisinil Penilaian Keterlibatan Siswa dalam proyek Ya Tidak Skor (1 – 10)
8 Memberikan pendapat terhadap ide orang lain 9 Menggunakan pengalamannya dalam berpendapat 10 Memiliki cara pandang baru dengan pola berpikir bertumbuh JUMLAH SKOR TOTAPenilaian : 1. Setiap indikator penilaian memiliki skor M2. Nilai keseluruan : Jumlah skor total elem2 Rentang Nilai Kualifikasi 87 - 100 Sangat Berkembang (SB) Smsedsest70 - 86 Berkembang Sesuai Harapan (BSH) ShMdHke60 - 69 Mulai Berkembang (MB) SkeHyara<= 59 Belum Berkembang (BB) Sdatidmd
8 AL MAKSIMAL 10 (sepuluh) men = 100 Indikator Siswa mengembangkan kemampuannya melampaui harapan. Menyelesaikan emua tugas yang dibebankan, dapat ikerjakan dengan baik dengan hasil empurna. Mutu paling tinggi dalam tandar. Siswa telah mengembangkan kemampuan ingga berada dalam tahap stabil. Menyelesaikan semua tugas yang ibebankan, dilaksanakan dengan benar. Hanya terdapat kesalahan-kesalahan ecil. Mutu tinggi dalam pengerjaan. Siswa mulai mengembangkan emampuan namun masih belum stabil. Hanya mencukupi persyaratan minimal ang diharapkan. Sesuai dengan standar ata-rata yang ada. Siswa masih membutuhkan bimbingan alam mengembangkan kemampuannya, dak mencukupi untuk persyaratan minimal. Dibawah standar pekerjaan yang iharapkan.