Berlatih Praktik
Debat
Bahan Ajar
SMK IT Al Junaediyah
Gita Desvita Eka Putri, S.Pd.
Glosarium
• Argumentasi : alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat,
pendirian, atau gagasan;
• Deduktif : penarikan kesimpulan dari keadaan yang umum;
penyimpulan dari yang umum ke yang khusus
• Eksposisi : uraian (paparan) yang bertujuan menjelaskan maksud dan
tujuan
• Ekspresi : pengungkapan atau proses menyatakan (yaitu
memperlihatkan atau menyatakan maksud, gagasan, perasaan, dan
sebagainya)
• Fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu
yang benar-benar ada atau terjadi
• Ilustrasi : (pen-jelasan) tambahan berupa contoh, bandingan, dan
sebagainya untuk lebih memperjelas paparan (tulisan dan sebagainya)
• Induktif : penarikan kesimpulan berdasarkan keadaan yang khusus
untuk diperlakukan secara umum; penentuan kaidah umum
berdasarkan kaidah khusus
• Intonasi : lagu kalimat
• Logis : sesuai dengan logika; benar menurut penalaran; masuk akal
• Mitra : kawan kerja; pasangan kerja; rekan
• Mosi : yang menyatakan pendapat atau keinginan para anggota rapat
• Objektif : mengenai keadaan yang sebenarnya tanpa dipengaruhi
pendapat atau pandangan pribadi
• Relevansi : hubungan; kaitan
Peta Konsep
Berlatih Praktik Debat Langkah-langkah debat :
Menyusun Mosi 1. Perkenalan, kedua tim saling
memperkenalkan diri. Pada bagian
Menyusun pendapat berdasarkan ini moderator juga bisa
mosi dengan argument yang jelas menyebutkan tata cara
pelaksanaan debat.
Melaksankanan debat sesuai
dengan peran yang ditetapkan 2. Pembacaan mosi, moderator
membacakan mosi yang akan
menjadi bahan perdebatan kedua
tim.
3. Penyampaian argumentasi,
kedua tim memberikan
argumentasi awal perihal mosi yang
disampaikan.
4. Adu argumentasi, kedua pihak
beradu argumen. Pada bagian ini
argumen haruslah sesuai dengan
tema, fakta, akurat, dan logis.
5. Penarikan kesimpulan, debat
terus berlangsung sampai waktu
dan aturan yang ditentukan
diakhiri dengan pengambilan
kesimpulan.
Pendahuluan
Identitas Modul
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : X (sepuluh)
Judul Modul : Berlatih Praktik Debat
Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
4.13Mengembangkan permasalahan/ 4.13.1 Menyusun mosi dari permasalahan aktual
isu dari berbagai sudut pandang yang 4.13.2 Menyusun pendapat untuk mendukung atau
dilengkapi argumen dalam berdebat. menolak mosi
4.13.3 Melaksanakan debat sesuai dengan peran yang
ditetapkan.
Tujuan Pembelajaran
1. Melalui kegiatan pengamatan dan diskusi, peserta didik mampu
menyusun mosi dari permasalahan yang aktual dengan tepat dan
percaya diri.
2. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik mampu menyusun pendapat
untuk mendukung atau menolak mosi dengan baik dan percaya diri.
3. Melalui kegiatan diskusi dan mengamati, peserta didik mampu
melaksanakan debat sesuai dengan peran yang sudah ditetapkan
dengan percaya diri dan penuh tanggung jawab.
"Allah akan mengangkat
derajat orang-orang yang
beriman dan orang-orang
yang berilmu di antara
kamu sekalian."
(Q.S Al Mujadilah : 11)
Berlatih Praktik Debat
Tontonlah vide debat dengan menscan QR code di bawah ini!
Materi Pembelajaran
Menyusun Mosi
Sebelum memulai debat, terlebih
dahulu harus dirumuskan mosi
(permasalahan) yang akan
diperdebatkan. Mosi dapat diambil dari
berita yang tengah hangat beredar di
masyarakat. Siswa dilatih menyusun
mosi berdasarkan isu atau
permasalahan yang sedang hangat
terjadi.
Langkah-langkah Menyusun Mosi
1. Mencari berita.
2. Mengambil inti permasalahan
berita.
3. Kembangkan permasalahan
tersebut dengan bahasa sendiri.
Contoh Teks Berita
Contoh Jawaban Menyusun Mosi
• Berita 1
Keterlambatan pengiriman bantuan pada para pengungsi banjir Singkil karena
pemerintah kurang tanggap terhadap nasib para korban.
Banjir yang terjadi di Singkil merupakan akibat hujan deras yang turun tiga hari
berturut-turut.
• Berita 2
Pemerintah bertanggung jawab untuk mencegah jatuhnya korban jiwa dalam bencana
banjir di Singkil Aceh.
Penggunaan perahu karet pada saat banjir dapat mengancam keselamatan warga.
Menyusun Pendapat untuk Mendukung Mosi
Setelah menetapkan mosi, hal berikutnya yang harus dilakukan adalah
menyusun pendapat untuk mendukung atau menolak mosi. Tentu saja
pendapat tersebut harus disertai argumen atau alasan yang jelas.
Contoh pendapat untuk mendukung mosi
Sudut Pandang (Sikap Mendukung/ Pro)
No Mosi Pendapat Argumen
1 Keterlambatan pengiriman Kami setuju dengan mosi Kurang tanggapnya
bantuan pada yang disampaikan bahwa pemerintah terlihat
para pengungsi banjir keterlambatan pengiriman dari minimnya peralatan,
Singkil karena pemerintah bantuan pada para personil, dan
kurang tanggap terhadap pengungsi banjir Singkil kendaraan transportasi
nasib para korban. karena pemerintah yang yang dikirimkn ke
kurang tanggap terhadap lokasi banjir. Karena itu
nasi para korban banjir. semua tindakan
evakuasi berjalan sangat
lamban.
2 Banjir yang terjadi di Hujan deras yang turun Hujan deras yang turun
Singkil merupakan akibat tiga hari berturut-turut terus menerus
hujan deras yang turun menjadi penyebab banjir selama 3 hari
tiga hari berturut-turut yang terjadi di Singkil mengakibatkan sungai
tidak
mampu menahan aliran air
sehingga air
sungai meluap dan
menggenangi daratan.
Contoh Pendapat Tim Oposisi
Sudut Pandang (Sikap Menolak/ Kontra)
No Mosi Pendapat Argumen
1 Keterlambatan pengiriman Kami tidak setuju dengan Keterlambatan pengiriman
bantuan pada mosi yang menyatakan bantuan tidak
para pengungsi banjir bahwa keterlambatan terjadi karena pemerintah
Singkil karena pemerintah pengiriman bantuan pada kurang tanggap
kurang tanggap terhadap para pengungsi banjir terhadap nsib para korban.
nasib para korban. Singkil karena pemerintah Namun, hal
yang kurang tanggap itu lebih disebabkan
terhadap nasi para korban karena sulitnya lokasi
banjir. bencana dijangkau dengan
kendaraan
darat. Hal ini diperparah
dengan rusaknya
sarana transportasi dan
komuniksi akibat
banjir tersebut.
2 Banjir yang terjadi di Kami tidak setuju dengan Banjir yang terjadi di
Singkil merupakan akibat mosi yang menyatakan Singkil sejatinya
hujan deras yang turun bahwa Banjir yang terjadi tidak disebabkan oleh
tiga hari berturut-turut di Singkil merupakan hujan deras terusmenerus.
akibat dari hujan deras Namun, hal ini disebabkan
yang turun selama tiga hari hutan
berturut-turut. yang gundul dan
berkurangnya lahan
hijau. Akibatnya, ketika
hujan turun, tanah
tidak mampu menyerap
dan menyimpan
air. Air hujan kemudian
menggenang
perkampungan dan
mengalir deras menuju
daerah yang lebih rendah.
Contoh Pendapat Tim Netral
Sudut Pandang (Sikap Netral)
No Mosi Pendapat Argumen
1 Keterlambatan pengiriman Keterlambatan pengiriman Keterlambatan pengiriman
bantuan pada bentuan pada para bantuan
para pengungsi banjir pengungsi banjir pada para pengungsi
Singkil karena pemerintah disebabkan oleh beberapa banjir Singkil tidak
kurang tanggap terhadap hal. saja karena pemerintah
nasib para korban. kurang tanggap
terhadap nasib para
korban tetapi juga
akibat sulitnya kendaraan
darat mencapai
lokasi untuk mengirimkan
bantuan.
2 Banjir yang terjadi di Bukan hanya hal tersebut Banjir yang terjadi di
Singkil merupakan akibat saja yang menyebabkan Singkil tidak
hujan deras yang turun terjadinya banjir di Singkil saja disebabkan oleh
tiga hari berturut-turut hujan deras yang
turun tiga hari berturut-
turut, tetapi
juga karena berkurangnya
lahan hijau
karena pembangunan
infrastruktur dan
penggundulan hutan.
Melaksanakan Debat Sesuai dengan Peran
Siswa telah berhasil menentukan mosi untuk diperdebatkan, menyusun
pendapat yang mendukung mosi dan pendapat yang menolak mosi, serta
menyusun teks debat. Dalam bagian ini, siswa akan melaksanakan debat sesuai
dengan peran yang telah ditetapkan serta menanggapi pendapat dari kelompok
lawan dan mempertahankan pendapat disertai argumen yang mendukung.
Sebelum memulai berdebat, ruang kelas ditata menjadi tempat yang nyaman
untuk sebuah kegiatan debat. Sepakatilah tata tertib debat kelas yang akan
dilakukan. Mintalah pendapat dan masukan guru atas tata tertib yang kalian
sepakati. Beberapa hal yang perlu dipakati sebagai tata tertib antara lain
lamanya menyampaikan pendapat dan mendapatkan tanggapan, lamanya debat
akan dilangsungkan, siapa yang memimpin dan apa saja tugasnya, serta
bagaimana pembagian peran dalam debat.
Langkah-langkah Debat Aktif
Menurut Silberman (2014:141), langkah-langkah debat aktif dilakukan dengan
cara sebagai berikut:
1. Menyusun pernyataan yang berisi pendapat tentang isu kontroversial yang
terkait dengan mata pelajaran.
2. Mengelompokkan siswa ke dalam kelompok pro dan kontra dengan jumlah
sama banyak.
3. Membuat dua hingga empat sub kelompok dalam masing-masing kelompok
pro dan kontra. Pada setiap sub kelompok terdiri dari siswa yang memiliki
prestasi sangat baik hingga kurang baik. Dengan kata lain, sub kelompok
dibuat heterogen.
4. Meminta setiap sub kelompok menyusun daftar argumen atau pendapat
yang akan disampaikan pada saat debat aktif berlangsung.
5. Debat aktif dimulai dengan meminta perwakilan setiap sub kelompok
menyampaikan argumen pembuka.
6. Meminta setiap sub kelompok memberikan argumen tandingan terhadap
argumen kelompok lawan. Penyampaian argumen tandingan dilakukan
secara bergiliran sesuai panduan dari guru. Siswa diminta memberikan
tepuk tangan pada sub kelompok yang telah menyampaikan argumen
tandingan.
7. Apabila sudah cukup, maka kegiatan debat aktif dapat dihentikan. Siswa
diminta duduk melingkar dan duduk bersebelahan dengan siswa yang
berasal dari pihak lawan debatnya. Siswa dan guru mendiskusikan kembali
persoalan yang diperdebatkan serta meminta siswa mengenali argumen
terbaik yang dikemukakan oleh kedua belah pihak.
Etika dalam Menyampaikan Debat
1. Sampaikan pendapat dengan cara yang sopan
Saat ingin mengungkapkan pendapat, sampaikan dengan kata-kata yang sopan
dan santun. Tidak dengan kata-kata yang kasar yang disertai dengan makian
sehingga akan menyakiti orang lain.
2. Metahui kapasitas pengetahuan yang dimiliki
Sebelum menyampaikan pendapat, pastikan Anda tahu kapasitas dan
pemahaman yang cukup tentang tema pendapat yang akan disampaikan. Hal ini
untuk menghindari terjadinya perdebatan yang tidak sesuai dengan topik dan
menimbulkan konflik.
3. Memiliki dasar argumen yang kuat dan jelas
Sebaiknya Anda memiliki dasar argumen yang kuat dan jelas ketika
menyampaikan pendapat. Lebih baik lagi jika Anda pun memiliki beberapa data
dan fakta yang menunjang pendapat untuk disampaikan.
4. Tidak memotong pembicaraan lawan bicara
Jangan memotong pembicaraan lawan bicara Anda ketika akan menyampaikan
pendapat. Biarkan lawan bicara menyampaikan pendapatnya hingga selesai dan
jelas, lalu tanggapi pendapatnya setelah dipersilakan untuk bicara.
5. Tidak menyerang pribadi lawan bicara
Sebaiknya tidak menyerang pribadi lawan bicara Anda apabila tidak setuju
dengan pendapat orang lain. Apalagi jika tidak berhubungan dengan topik
diskusi. Hal ini tentu saja menjadi satu hal yang dapat memicu konflik bila
dilakukan dalam sebuah diskusi.