The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Gita Desvita Eka Putri, S.Pd., 2022-11-23 20:41:19

Modul Berlatih Praktik Debat

Bahan Ajar

Berlatih Praktik
Debat

Bahan Ajar

SMK IT Al Junaediyah

Gita Desvita Eka Putri, S.Pd.

Glosarium

• Argumentasi : alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat,
pendirian, atau gagasan;

• Deduktif : penarikan kesimpulan dari keadaan yang umum;
penyimpulan dari yang umum ke yang khusus

• Eksposisi : uraian (paparan) yang bertujuan menjelaskan maksud dan
tujuan

• Ekspresi : pengungkapan atau proses menyatakan (yaitu
memperlihatkan atau menyatakan maksud, gagasan, perasaan, dan
sebagainya)

• Fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu
yang benar-benar ada atau terjadi

• Ilustrasi : (pen-jelasan) tambahan berupa contoh, bandingan, dan
sebagainya untuk lebih memperjelas paparan (tulisan dan sebagainya)

• Induktif : penarikan kesimpulan berdasarkan keadaan yang khusus
untuk diperlakukan secara umum; penentuan kaidah umum
berdasarkan kaidah khusus

• Intonasi : lagu kalimat

• Logis : sesuai dengan logika; benar menurut penalaran; masuk akal

• Mitra : kawan kerja; pasangan kerja; rekan

• Mosi : yang menyatakan pendapat atau keinginan para anggota rapat

• Objektif : mengenai keadaan yang sebenarnya tanpa dipengaruhi
pendapat atau pandangan pribadi

• Relevansi : hubungan; kaitan

Peta Konsep

Berlatih Praktik Debat Langkah-langkah debat :

Menyusun Mosi 1. Perkenalan, kedua tim saling
memperkenalkan diri. Pada bagian
Menyusun pendapat berdasarkan ini moderator juga bisa
mosi dengan argument yang jelas menyebutkan tata cara
pelaksanaan debat.
Melaksankanan debat sesuai
dengan peran yang ditetapkan 2. Pembacaan mosi, moderator
membacakan mosi yang akan
menjadi bahan perdebatan kedua
tim.

3. Penyampaian argumentasi,
kedua tim memberikan
argumentasi awal perihal mosi yang
disampaikan.

4. Adu argumentasi, kedua pihak
beradu argumen. Pada bagian ini
argumen haruslah sesuai dengan
tema, fakta, akurat, dan logis.

5. Penarikan kesimpulan, debat
terus berlangsung sampai waktu
dan aturan yang ditentukan
diakhiri dengan pengambilan
kesimpulan.

Pendahuluan

Identitas Modul

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : X (sepuluh)
Judul Modul : Berlatih Praktik Debat

Kompetensi Dasar

Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

4.13Mengembangkan permasalahan/ 4.13.1 Menyusun mosi dari permasalahan aktual

isu dari berbagai sudut pandang yang 4.13.2 Menyusun pendapat untuk mendukung atau

dilengkapi argumen dalam berdebat. menolak mosi

4.13.3 Melaksanakan debat sesuai dengan peran yang

ditetapkan.

Tujuan Pembelajaran

1. Melalui kegiatan pengamatan dan diskusi, peserta didik mampu
menyusun mosi dari permasalahan yang aktual dengan tepat dan
percaya diri.

2. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik mampu menyusun pendapat
untuk mendukung atau menolak mosi dengan baik dan percaya diri.

3. Melalui kegiatan diskusi dan mengamati, peserta didik mampu
melaksanakan debat sesuai dengan peran yang sudah ditetapkan
dengan percaya diri dan penuh tanggung jawab.

"Allah akan mengangkat
derajat orang-orang yang
beriman dan orang-orang
yang berilmu di antara
kamu sekalian."

(Q.S Al Mujadilah : 11)

Berlatih Praktik Debat

Tontonlah vide debat dengan menscan QR code di bawah ini!

Materi Pembelajaran

Menyusun Mosi

Sebelum memulai debat, terlebih
dahulu harus dirumuskan mosi
(permasalahan) yang akan
diperdebatkan. Mosi dapat diambil dari
berita yang tengah hangat beredar di
masyarakat. Siswa dilatih menyusun
mosi berdasarkan isu atau
permasalahan yang sedang hangat
terjadi.

Langkah-langkah Menyusun Mosi
1. Mencari berita.
2. Mengambil inti permasalahan
berita.
3. Kembangkan permasalahan
tersebut dengan bahasa sendiri.

Contoh Teks Berita

Contoh Jawaban Menyusun Mosi
• Berita 1
Keterlambatan pengiriman bantuan pada para pengungsi banjir Singkil karena
pemerintah kurang tanggap terhadap nasib para korban.
Banjir yang terjadi di Singkil merupakan akibat hujan deras yang turun tiga hari
berturut-turut.
• Berita 2
Pemerintah bertanggung jawab untuk mencegah jatuhnya korban jiwa dalam bencana
banjir di Singkil Aceh.
Penggunaan perahu karet pada saat banjir dapat mengancam keselamatan warga.

Menyusun Pendapat untuk Mendukung Mosi

Setelah menetapkan mosi, hal berikutnya yang harus dilakukan adalah
menyusun pendapat untuk mendukung atau menolak mosi. Tentu saja
pendapat tersebut harus disertai argumen atau alasan yang jelas.

Contoh pendapat untuk mendukung mosi

Sudut Pandang (Sikap Mendukung/ Pro)

No Mosi Pendapat Argumen

1 Keterlambatan pengiriman Kami setuju dengan mosi Kurang tanggapnya

bantuan pada yang disampaikan bahwa pemerintah terlihat

para pengungsi banjir keterlambatan pengiriman dari minimnya peralatan,

Singkil karena pemerintah bantuan pada para personil, dan

kurang tanggap terhadap pengungsi banjir Singkil kendaraan transportasi

nasib para korban. karena pemerintah yang yang dikirimkn ke

kurang tanggap terhadap lokasi banjir. Karena itu

nasi para korban banjir. semua tindakan

evakuasi berjalan sangat

lamban.

2 Banjir yang terjadi di Hujan deras yang turun Hujan deras yang turun

Singkil merupakan akibat tiga hari berturut-turut terus menerus

hujan deras yang turun menjadi penyebab banjir selama 3 hari

tiga hari berturut-turut yang terjadi di Singkil mengakibatkan sungai

tidak

mampu menahan aliran air

sehingga air

sungai meluap dan

menggenangi daratan.

Contoh Pendapat Tim Oposisi

Sudut Pandang (Sikap Menolak/ Kontra)

No Mosi Pendapat Argumen

1 Keterlambatan pengiriman Kami tidak setuju dengan Keterlambatan pengiriman

bantuan pada mosi yang menyatakan bantuan tidak

para pengungsi banjir bahwa keterlambatan terjadi karena pemerintah

Singkil karena pemerintah pengiriman bantuan pada kurang tanggap

kurang tanggap terhadap para pengungsi banjir terhadap nsib para korban.

nasib para korban. Singkil karena pemerintah Namun, hal

yang kurang tanggap itu lebih disebabkan

terhadap nasi para korban karena sulitnya lokasi

banjir. bencana dijangkau dengan

kendaraan

darat. Hal ini diperparah

dengan rusaknya

sarana transportasi dan

komuniksi akibat

banjir tersebut.

2 Banjir yang terjadi di Kami tidak setuju dengan Banjir yang terjadi di

Singkil merupakan akibat mosi yang menyatakan Singkil sejatinya

hujan deras yang turun bahwa Banjir yang terjadi tidak disebabkan oleh

tiga hari berturut-turut di Singkil merupakan hujan deras terusmenerus.

akibat dari hujan deras Namun, hal ini disebabkan

yang turun selama tiga hari hutan

berturut-turut. yang gundul dan

berkurangnya lahan

hijau. Akibatnya, ketika

hujan turun, tanah

tidak mampu menyerap

dan menyimpan

air. Air hujan kemudian

menggenang

perkampungan dan

mengalir deras menuju

daerah yang lebih rendah.

Contoh Pendapat Tim Netral

Sudut Pandang (Sikap Netral)

No Mosi Pendapat Argumen

1 Keterlambatan pengiriman Keterlambatan pengiriman Keterlambatan pengiriman

bantuan pada bentuan pada para bantuan

para pengungsi banjir pengungsi banjir pada para pengungsi

Singkil karena pemerintah disebabkan oleh beberapa banjir Singkil tidak

kurang tanggap terhadap hal. saja karena pemerintah

nasib para korban. kurang tanggap

terhadap nasib para

korban tetapi juga

akibat sulitnya kendaraan

darat mencapai

lokasi untuk mengirimkan

bantuan.

2 Banjir yang terjadi di Bukan hanya hal tersebut Banjir yang terjadi di

Singkil merupakan akibat saja yang menyebabkan Singkil tidak

hujan deras yang turun terjadinya banjir di Singkil saja disebabkan oleh

tiga hari berturut-turut hujan deras yang

turun tiga hari berturut-

turut, tetapi

juga karena berkurangnya

lahan hijau

karena pembangunan

infrastruktur dan

penggundulan hutan.

Melaksanakan Debat Sesuai dengan Peran

Siswa telah berhasil menentukan mosi untuk diperdebatkan, menyusun
pendapat yang mendukung mosi dan pendapat yang menolak mosi, serta
menyusun teks debat. Dalam bagian ini, siswa akan melaksanakan debat sesuai
dengan peran yang telah ditetapkan serta menanggapi pendapat dari kelompok
lawan dan mempertahankan pendapat disertai argumen yang mendukung.
Sebelum memulai berdebat, ruang kelas ditata menjadi tempat yang nyaman
untuk sebuah kegiatan debat. Sepakatilah tata tertib debat kelas yang akan
dilakukan. Mintalah pendapat dan masukan guru atas tata tertib yang kalian
sepakati. Beberapa hal yang perlu dipakati sebagai tata tertib antara lain
lamanya menyampaikan pendapat dan mendapatkan tanggapan, lamanya debat
akan dilangsungkan, siapa yang memimpin dan apa saja tugasnya, serta
bagaimana pembagian peran dalam debat.

Langkah-langkah Debat Aktif
Menurut Silberman (2014:141), langkah-langkah debat aktif dilakukan dengan
cara sebagai berikut:
1. Menyusun pernyataan yang berisi pendapat tentang isu kontroversial yang

terkait dengan mata pelajaran.
2. Mengelompokkan siswa ke dalam kelompok pro dan kontra dengan jumlah

sama banyak.
3. Membuat dua hingga empat sub kelompok dalam masing-masing kelompok

pro dan kontra. Pada setiap sub kelompok terdiri dari siswa yang memiliki
prestasi sangat baik hingga kurang baik. Dengan kata lain, sub kelompok
dibuat heterogen.
4. Meminta setiap sub kelompok menyusun daftar argumen atau pendapat
yang akan disampaikan pada saat debat aktif berlangsung.
5. Debat aktif dimulai dengan meminta perwakilan setiap sub kelompok
menyampaikan argumen pembuka.
6. Meminta setiap sub kelompok memberikan argumen tandingan terhadap
argumen kelompok lawan. Penyampaian argumen tandingan dilakukan
secara bergiliran sesuai panduan dari guru. Siswa diminta memberikan
tepuk tangan pada sub kelompok yang telah menyampaikan argumen
tandingan.
7. Apabila sudah cukup, maka kegiatan debat aktif dapat dihentikan. Siswa
diminta duduk melingkar dan duduk bersebelahan dengan siswa yang
berasal dari pihak lawan debatnya. Siswa dan guru mendiskusikan kembali
persoalan yang diperdebatkan serta meminta siswa mengenali argumen
terbaik yang dikemukakan oleh kedua belah pihak.

Etika dalam Menyampaikan Debat

1. Sampaikan pendapat dengan cara yang sopan
Saat ingin mengungkapkan pendapat, sampaikan dengan kata-kata yang sopan
dan santun. Tidak dengan kata-kata yang kasar yang disertai dengan makian
sehingga akan menyakiti orang lain.

2. Metahui kapasitas pengetahuan yang dimiliki
Sebelum menyampaikan pendapat, pastikan Anda tahu kapasitas dan
pemahaman yang cukup tentang tema pendapat yang akan disampaikan. Hal ini
untuk menghindari terjadinya perdebatan yang tidak sesuai dengan topik dan
menimbulkan konflik.

3. Memiliki dasar argumen yang kuat dan jelas
Sebaiknya Anda memiliki dasar argumen yang kuat dan jelas ketika
menyampaikan pendapat. Lebih baik lagi jika Anda pun memiliki beberapa data
dan fakta yang menunjang pendapat untuk disampaikan.

4. Tidak memotong pembicaraan lawan bicara
Jangan memotong pembicaraan lawan bicara Anda ketika akan menyampaikan
pendapat. Biarkan lawan bicara menyampaikan pendapatnya hingga selesai dan
jelas, lalu tanggapi pendapatnya setelah dipersilakan untuk bicara.

5. Tidak menyerang pribadi lawan bicara
Sebaiknya tidak menyerang pribadi lawan bicara Anda apabila tidak setuju
dengan pendapat orang lain. Apalagi jika tidak berhubungan dengan topik
diskusi. Hal ini tentu saja menjadi satu hal yang dapat memicu konflik bila
dilakukan dalam sebuah diskusi.


Click to View FlipBook Version