Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang
Maha Esa atas karunianya dan hidayah-Nya, sehingga
saya dapat menyusun bahan ajar e-booklet keragaman
burung dikawasan air terjun Irenggolo Kediri untuk
mahasiswa pendidikan Biologi pada materi
keanekaragaman hewan sub materi vetebrata kelas aves.
E- booklet ini disusun berdasarkan Rancangan
Pembelajaran Semester (RPS). E-booklet ini diajukan
guna memenuhi syarat penelitian skripsi dengan judul
“Pengembangan E-booklet Berbasis Flipbook
Keragaman Jenis Burung Di Kawasan Air Terjun
Irenggolo Kediri”. E-booklet ini dilengkapi dengan
gambar, deskripsi morfologi dan klasifikasi jenis burung
yang ada di kawasan air terjun Irenggolo Kediri. Penulis
mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang
telah membantu dalam penyelesaian E-booklet ini
terkhusus kepada:
iii
1. Dra. Dwi Ari Budiretnani, M.Pd. (Universitas
Nusantara PGRI Kediri)
2. Dr. Poppy Rahmatika Primandiri, M.Pd.
(Universitas Nusantara PGRI Kediri)
3. Maulana Khalid Riefani, S.Si., M.Sc. M.Pd.
(Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin)
4. Dr. Aan Nurfahrudin, M.Pd. (Universitas
Nusantara PGRI Kediri)
Saya mengharapkan saran dan kritik dari para pakar
di bidang akademik, dan pakar dibidang media sebagai
bahan untuk melakukan peningkatan kualitas E-booklet.
Demikian semoga e-booklet ini dapat digunakan
sebagaimana mestinya dan bermanfaat bagi kita semua ,
khususnya mahasiswa pendidikan Biologi Universitas
Nusantara PGRI Kediri.
Kediri, Juli 2021
Penyusun
Alan Thony Kusuma
iv
Daftar Isi
Halaman Judul……………………………………...ii
Kata Pengantar……………………………………..iii
Daftar Isi…………………………………………….v
Pendahuluan……………………………………….vii
.
Cyanoptila cyanomelana……………………..1
Dendrocopos moluccensis…………………....2
Dicaeum trochileum…………………………..3
Geopelia striata………………………………4
Heleia javanica……………………………….5
Hemipus hirudinaceus………………………..6
Hirundo javanica……………………………..7
Ixos virescens………………………………....8
Lanius schach schach…………………………9
Lonchura leucogastroides…………………..10
Macropygia emiliana………………………..11
Malacocincla sepiaria………………………12
Megalurus palustris………………………...13
v
Nisaetus limnaeetus……………………….14
Pericrocotus miniatus……………………..15
Prinia inornata inornata………………….16
Psilopogon armillaris……………………..17
Psilopogon australis………………………18
Pycnonotus aurigaster…………………….19
Todiramphus chloris……………………...20
Glosarium…………………………………………21
Daftar Pustaka…………………………………….22
vi
Keanekaragaman Hewan
Keanekaragaman hewan merupakan matakuliah
biologi dasar Program Studi Pendidikan Biologi
Universitas Nusantara PGRI Kediri yang mempelajari
tentang tata cara taksonomi atau mengklasifikasikan
hewan berdasarkan karakteristik morfologi, anatomi,
fisiologi, habitat, perikehidupan dan peran atau
manfaatnya. Salah satu tujuan dari matakuliah ini
diantaranya adalah mahasiswa diharapkan dapat
mempelajari cara identifikasi dan mengklasifikasikan
hewan dilingkungansekitar serta mempublikasikan.
Sub filum vetebrata pada kelas aves merupakan
salah satu topik matakuliah keanekaragaman hewan yang
mana mahasiswa diharapkan mampu menggali karakter-
karakter umum kelas aves, menggali karakter-karakter
khusus yang dimiliki oleh kelas aves, serta
mengidentifikasi hewan sesuai karakter morfologi yang
diamati dan menggolongkan kedalam kelompok yang
sesuai. Untuk mewujudkan tujuan pembelajaran tersebut
mahasiswa dapat mengidentifikasi jenis-jenis burung
vii
dilingkungan sekitar berdasarkan ciri morfologi dan
mengklasifikasikannya.
Burung merupakan salah satu hewan bertulang
belakang yang memiliki keragaman tertinggi di
Indonesia. Jumlah jenis burung di Indonesia dalam kurun
waktu 1 tahun terus mengalami peningkatan. Jenis
burung di Indonesia mengalamami peningkatan dari
1.720 pada tahun 2020 menjadi 1.723 pada tahun 2021
(BirdLife International, 2021). Keragaman jenis burung
ini sangat berbeda dari satu tempat ke tempat lainya. Hal
ini tergantung pada kondisi lingkungan dan faktor yang
mempengaruhinya. Burung memegang peranan yang
penting dalam proses regenerasi baik dalam penyebaran
biji, penyerbukan bunga tumbuhan, maupun sebagai
kontrol terhadap populasi hama serangga (Masrudy,
2016). Keberadaan burung dapat menunjukkan bahwa
ekosistem tersebut masih memiliki ekosistem yang baik
(Wulandari & Kuntjoro, 2019). Upaya pelestarian
lingkungan dan konservasi burung sangat dibutuhkan
untuk melestarikan keberagaman jenisnya di
alam(Nugroho, 2015).
viii
Glosarium
Class : Kelas
Corak : Jenis warna (menunjukan warna)
Ekosistem : Suatu komunitas dan lingkungannya
yang berfungsi sebagai suatu satuan
ekologi dalam alam
Hewan endemik : Hewan yang ada atau terdapat
pada satu wilayah tertentu
Family : Keluarga
Habitat : Tempat tinggal khas bagi hewan atau
makhluk hidup
Identifikasi : Penetapan identitas
Karakter : Sifat atau ciri yang dimiliki
Kingdom : Kerajaan
Klasifikasi : Pengelompokan
Morfologi : Bentuk luar dari susunan makhluk hidup
Phylum : Filum
Species : Jenis
Topeng : Penutup muka
Topi : Penutup kepala
Tunggir : Bagian tulang ekor
21
Daftar Pustaka
Ayat, A. (2011). Burung-Burung Agroforest di
Sumatera. In Jurnal World Agroforestry Centre
(Vol. 2, Issue 1).
Bechard, M. J. (2006). Raptors of the World. In Journal
of Field Ornithology (Vol. 77, Issue 4, pp. 455–
456). https://doi.org/10.1111/j.1557-
9263.2006.00078_1.x
Burnie, D. (2012). Nature Guide Bird.
Dave Nurney, Per Alström, Carl D’Silva, Martin Elliott,
Kim Franklin, Alan Harris, Ren Hathway, Hans
Larsson, Derek Onley, Christopher Schmidt, Brian
Small, Laurel Tucker, T. W. and B. Z. (2015).
Birds of East Asia (Helm Field Guides).
Lipi. (2019). Aves 1.
Masrudy, M. (2016). Inventarisasi Jenis Burung di Hutan
Kota Ujung Jembatan Mahakam. Jurnal Buletin
Loupe, 13(01), 39–47.
22
Merbabu, D. B. T. N. G. (2017). Buku-Burung-
Merbabu.pdf.
Nugroho, A. S. (2015). Analisis keanekaragaman jenis
tumbuhan berbuah di hutan lindung Surokonto,
Kendal, Jawa Tengah dan potensinya sebagai
kawasan konservasi burung. 1, 472–476.
https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010316
Wulandari, E. Y., & Kuntjoro, S. (2019).
Keanekaragaman dan Kelimpahan Jenis Burung di
Kawasan Cagar Alam Besowo Gadungan dan
sekitarnya Kabupaten Kediri Jawa Timur. Jurnal
Riset Biologi Dan Aplikasinya, 1(1), 18.
https://doi.org/10.26740/jrba.v1n1.p18-25
23