Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
1. Standarisasi Profesi Pendidik 2. Antar unsur SKPD terkait
dan Tenaga Kependidikan, sebagai Pembina kepegawaian
sebagai konsekuensi logis UU di daerah, harus melaksanakan
Nomor 14/2015 untuk ditaati ketentuan ini secara konsisten,
dengan segala konsekuensinya. sehingga tidak terjadi “MAL
ADMINISTRASI”, yang dapat
merugikan PNS.
Masalah-masalah • Penyelesaian kualifikasi pendidikan Guru
mendesak yang harus • Pelaksanaan PERMENPAN 21/2010 tentang
segera diselesaikan :
Pengawas.
• Pengembangan Profesi Guru dan Pengawas.
• Penilaian Kinerja Guru dan Pengawas
• Pengelolaan angka kredit Guru dan Pengawas
• Publikasi karya inovasi Guru dan Pengawas.
PROGRAM PENILAIAN KINERJA GURU (PK GURU)
MAKSUD DAN TUJUAN PK
GURU
Merupakan bahan evaluasi diri bagi guru untuk
mengembangkan potensi dan karirnya
Sebagai acuan bagi sekolah, Dinas Pendidikan untuk
merencanakan Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan (PKB)
Merupakan dasar untuk memberikan nilai prestasi kerja
guru dalam rangka pengembangan karir guru sesuai
Permennegpan & RB No.16/2009
PELAKSANAAN PENILAIAN
KINERJA GURU
• Dilakukan setiap tahun oleh kepala sekolah atau
pengawas atau guru senior yang ditunjuk oleh
kepala sekolah (yang telah memahami penilaian)
• Penilaian terhadap kompetensi guru dilakukan
dengan instrumen tertentu (Pembelajaran,
Pembimbingan, atau Tugas Tambahan lain yang
relevan dengan fungsi sekolah/madrasah)
DOMAIN KOMPETENSI GURU
DALAM PK GURU
Pedagogi Pedagogi
7 kompetensi 3 kompetensi
Kepribadian Kepribadian
3 kompetensi 4 kompetensi
Sosial Sosial
2 kompetensi 3 kompetensi
Profesional Profesional
2 kompetensi 7 kompetensi
14 kompetensi 17 kompetensi
Guru Pembelajaran Guru BK/Konselor
ALUR PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU
DASAR HUKUM KEGIATAN MEKANISME PK GURU MEKANISME PKB Sangsi
Undang-Undang SERTIFIKASI Formatif: Perencanaan Dibuat duSetelah dilaksanakan
Guru dan Dosen No Perencanaan CDuSeBrrvyiecllSuarclbduhumaosos&laGrkuarnuLHPeslaasnsosinl PK intervensi tidak ada
TUNJANGAN Kegiatan PKB Dua Putaran peningkatan
14 tahun 2005 PROFESI diberikan pembinaan
Penilai: Kepala T&J-eestetnsaPitsnKbaPaBlyKnskuBisn: tukCRGlaeAusscsretriuaoornocymhang selama dua tahun, jika
PP 74 Tahun 2008 PENILAIAN Sekolah,Guru msh rendah,
tentang Guru KINERJA Senior, Pengawas sudh Memenuhi
GURU DITUNDA TP
PP 16 Tahun 2007 Instrumen: Sub. Smtaatn. &dar Portfolio &
Standard Kualifikasi PENGEMBANGAN Pedagogik, - CriPticKaBl untuk GICuTruforyang Tindak Lanjut
KEPROFESIAN Profesional, Sosial, Revbieewl*u*m Memleeanrnuinhgi Pengembangan
Akademi dan Kepribadian
Kompetensi Guru BERKELANJUTAN Standar *Sistem
1. Pengembangan Diri: Pengendalian
Permenegpan dan RB Tea(cUhenrderperfToeramchnecr e •Panduan/SO
Nomor 16tahun 2009 Diklat fungsional MQounTaitoleitryaincghers Performance P
tentang Jabatan dan Kegiatan Evaluation Pelaksanaan
Fungsional Guru dan Kelompok Guru •PENUNDAAN
Angka Kreditnya 2. Publikasi Ilmiah Sumatif: UNDERPERFORMANCE TP/SANKSI
dan/atau Karya Penentuan
Peraturan Bersama Inovatif Angka Kredit •Informal:
Menteri Pendidikan •Dilakukan Analisis hasil
Nasional dan Kepala Badan PK, Menentukan
Kepegawaian Negara Perencanaan PKB diberi
waktu 4-6 minggu utk
Permendiknas No, 35 peningkatan
tahun 2010 tentang •Formal: Tidak ada
Juknis Pelaksanaan peningkatan dilakukan
Jafung Guru dan Angka dengan pengawas guru
Kreditnya pendamping dilakukan 4-
6 minggu
Penilaian Profil Rencana PKR Penilaian
Awal Kinerja tahunan (guru yg tdk Kemajuan
memenuhi standar)
Awal tahun (14 1 & 2 (PKR)
Kompetensi) Rencana PKB
tahunan (guru yg
memenuhi standar)
PETA
PKB KOMPET Nilai Penilaian
ENSI Kinerja Akhir
GURU
Akhir tahun
PROSES PK GURU Dilaksanakan oleh: Dilaksanakan oleh:
DAN PKB •Pengawas, •Kepala Sekolah,
•Kepala Sekolah, •Koordinator PKB
•Guru Senior
Dilaksanakan
oleh semua
guru
Refleksi Penilaian Profil Rencana PKB
dan Formatif Kinerja PKB/PKR
per-tahun
penilaian Awal
diri Tahun
Dilaksanakan Peningkatan Dilaksanakan oleh: Berhak
oleh: kinerja Tahap Pengawas, Kepala Sekolah, Guru untuk
•Guru di bawah Informal dan Pemandu promosi
Standar Tahap Formal
(kebutuhan Penilaian Nilai Berhak
PKB Sumatif Kinerja untuk
guru) Akhir & Angka naik
Dilaksanakan oleh: Tahun Kredit pangkat
•Guru sesuai Standar Pengembangan
atau lebih Kinerja Sanksi
(Kebutuhan
sekolah)
ANGKA KREDIT
ADALAH :
SATUAN NILAI DARI TIAP BUTIR
KEGIATAN DAN/ATAU AKUMULASI NILAI
BUTIR-BUTIR KEGIATAN YANG HARUS
DICAPAI OLEH SEORANG GURU DALAM
RANGKA PEMBINAAN KARIR
KEPANGKATAN DAN JABATANNYA
27
ANGKA KREDIT JABATAN
FUNGSIONAL GURU
MERUPAKAN :
SIMBOL PRESTASI KERJA GURU
Simbol/lambang tersebut perlu dikendalikan, karena pada
hakekatnya simbol/lambang tersebut mencerminkan penilaian
kualitas profesional guru.
Jabatan dan pangkat seorang guru PNS mencerminkan bobot
kualitas profesional seorang guru.
Tidak benar kalau Guru PNS yang jabatan/pangkatnya tinggi,
tetapi kualitas profesionalnya tidak berbeda dengan jenjang
jabatan/pangkat guru dibawahnya.
28
GURU DAPAT NAIK JABATAN/PANGKAT
DENGAN MENGERJAKAN UNSUR-UNSUR
KEGIATAN :
a. Pendidikan )
b. Pembelajaran/pembimbingan dan )
tugas tambahan dan/atau tugas ) UU ≥ 90%
lain yang relevan )
c. Pengembangan keprofesian )
berkelanjutan )
d. Penunjang tugas guru ) UP≤ 10%
UNSUR KEGIATAN GURU YANG DINILAI
DALAM MEMBERIKAN ANGKA KREDIT
A. UNSUR UTAMA
1. Pendidikan, meliputi pendidikan formal dan diklat
prajabatan
2 Pembelajaran/pembimbingan dan tugas tambahan
dan/atau tugas lain yang relevan dengan fungsi
sekolah/madrasah
3. Pengembangan keprofesian berkelanjutan,
meliputi :
30
LANJUTAN ……
a. Pengembangan diri :
1) diklat fungsional, dan
2) kegiatan kolektif guru
b. Publikasi ilmiah :
1) hasil penelitian atau gagasan inovatif, dan
2) buku teks pelajaran, buku pengayaan, dan pedoman
guru
c. Karya inovatif
1) menemukan teknologi tepat guna
2) menemukan/menciptakan karya seni
3) membuat/memodifikasi alat pelajaran/peraga,dan
4) mengikuti pengemabangan penyusunan standar, pedoman, soal
dan sejenisnya
LANJUTAN…….
4. Penunjang tugas guru
a. memperoleh gelar/ijazah yang tidak relevan
b. memperoleh penghargaan/tanda jasa; dan
c. melaksanakan kegiatan yang mendukung
tugas guru
NILAI ANGKA KREDIT KUMULATIF MINIMAL YANG HARUS DIPENUHI
UNTUK PENGANGKATAN, DAN KENAIKAN JABATAN/PANGKAT :
• Unsur Utama paling kurang 90 %
• Unsur Penunjang paling banyak 10%
GURU DAPAT NAIK
JABATAN/PANGKAT SETINGKAT
LEBIH TINGGI
disamping memenuhi jumlah angka kredit
kumulatif yang dipersyaratkan, juga harus
memenuhi jumlah minimal angka kredit yang
diwajibkan dari sub unsur Pengembangan
Keprofesian Berkelanjutan, yang meliputi
pengembangan diri, publikasi ilmiah,
dan/atau karya inovatif.
33
PENGEMBANGAN
KEPROFESIAN
Adalah : BERKELANJUTAN
PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU YANG
DILAKSANAKAN SESUAI DENGAN KEBUTUHAN,
BERTAHAP, BERKELAN-JUTAN, DAN DAPAT
MENINGKATKAN PROFESIONALITASNYA.
34
JENJANG JABATAN
FUNGSIONAL GURU
1. Guru Pertama
2. Guru Muda
3. Guru Madya; dan
4. Guru Utama
JENJANG PANGKAT GURU
Guru Pertama
Penata Muda, gol ruang IIIa;
Penata Muda Tingkat 1, gol ruang IIIb
… LANJUTAN
Guru Muda
Penata, gol ruang IIIc;
Penata Tingkat I, gol ruang IIId
… LANJUTAN
Guru Madya
Pembina, gol ruang Iva
Pembina Tingkat I, gol ruang Ivb
Pembina Utama Muda, gol ruang IVc
… LANJUTAN
Guru Utama
Pembina Utama Madya, gol ruang IVd
Pembina Utama, gol ruang IVe
JENJANG JABATAN FUNGSIONAL GURU
(PERMENNEG PAN & RB NO.16/2009, PASAL 17)
Guru Penata Muda, IIIa 100 AKK AKPKB AKP
Pertama Penata Muda Tingkat I, IIIb 150
Penata, IIIc 200 50 3 pd, 0 pi/n 5
Guru Penata Tingkat I, IIId 300 50 3 pd, 4 pi/n 5
Muda Pembina, IVa 400 100 3 pd, 6 pi/n 10
Pembina Tingkat I, IVb 550 100 4 pd, 8 pi/n 10
Guru Pembina Utama Muda, IVc 700 150 4 pd, 12 pi/n 15
Madya Pembina Utama Madya, IVd 850 150 4 pd, 12pi/n 15
Pembina Utama, IVe 1050 150 5 pd, 14pi/n 15
Guru 200 5 pd, 20 pi/n 20
Utama
Kebutuhan angka kredit (AKK), PKB (AKPKB), dan Unsur
Penunjjang (AKP) untuk kenaikan pangkat dan jabatan
HAMBATAN DALAM KENAIKAN PANGKAT
1.Hambatan Kultural
2.Hambatan Administratif
3.Hambatan Struktural
SOLUSI BAGI GURU
1. Pemenuhan tugas mengajar
2. Pahami peraturan yang ada
3. Tingkatkan kemampuan menulis KTI
4. Pemenuhan syarat administrative
BAGAIMANA NAIK PANGKAT SEGERA
TERLAKSANA?
Memenuhi persyaratan yang harus dipenuhi tidaklah cukup
untuk segera naik pangkat dan golongan.
SIAP… NAIK PANGKAT
1. Pahami Dasar Hukum
2. Buat Timeline untuk memenuhi persyaratan yang
dibutuhkan
3. Rajin mengikuti kegiatan teacher-upgrading
4. Hasilkan karya
5. Tingkatkan gelar Pendidikan
6. Miliki sertifikasi profesi
7. Jangan malu bertanya
BAGAIMANA
MERENCANAKAN
KENAIKAN PANGKAT ?
Setidaknya telah 4 – 5 tahun belum naik pangkat. Setiap
mengikuti kegiatan segera untuk mendokumentasikan bukti-bukti
fisik yang dibutuhkan. Prioritaskan kegiatan yang bersifat wajib
untuk di setiap golongan kepangkatan dan Susunlah DUPAK
sekurang2nya 4 bulan sebelum batas waktu pengusulan. Hindarilah
Calo dan seringlah diskusi pada tim penilai
ALUR PEMBINAAN DAN
PENGEMBANGAN PROFESI
GURU
Guru Profesional melakukan Evaluasi Diri (awal semester).
Pengembangan ke Profesian Berkelanjutan (+-), Pengembangan karir
Penilaian Kinerja Guru (akhir semester berikutnya), Kecukupan
Angka Kredit PK guru untuk mengukur kompetensi yang dimiliki
guru, PKB Guru untuk memelihara dan meningkatkan kompetensi
guru. Dampaknya adalah angka kredit.
DASAR HUKUM
PROFESIONALISME
GURU
1. Undang-undang Nomor 20 tahun 2003
(Sisdiknas)
2. Undang-undang Nomor 14 tahun 2005
(Guru dan Dosen)
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun
2005 (SNP)
4. Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun
2008 (Guru).
PERATURAN TERKAIT
PROFESIONALISME
GURU
1. Permenpan dan RB Nomor 16 Tahun 2009 Tentang Jabatan
Fungsional Guru dan Angka Kreditnya
2. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala
Badan Kepegawaian Negara No. mor 03/V/PB/2010 dan Nomor
14 Tahun tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional
Guru dan Angka Kreditnya
3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2010
Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru Dan
Angka Kreditnya
4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 38 Tahun 2010
Tentang Penyesuaian Jabatan Fungsional Guru
MANFAAT PK GURU
Merupakan bahan evaluasi diri bagi guru untuk
mengembangkan potensi dan karier sebagai acuan bagi sekolah
untuk merencanakan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
(PKB Guru) Merupakan dasar untuk memberikan nilai prestasi kerja
guru dalam rangka pengembangan karier guru sesuai Permenpan &
RB No.16/2009.
PELAKSANAAN PK
GURU DI SEKOLAH
Penilaian dilakukan oleh kepala sekolah atau guru senior (guru
pembina) yang kompeten, telah mengikuti pelatihan penilaian dan ditunjuk
oleh kepala sekolah. Dimungkinkan pengawas melakukan supervisi
kegiatan penilaian kinerja di sekolah.
Penilaian kinerja dilakukan sekali dalam rentang 2 semester (pada
akhir semester ke 2) Diawali dengan Evaluasi Diri (pada awal semester ke 1)
Penilaian kinerja ditekankan pada pelaksanaan tugas utama guru yang
terkait dengan penguasaan kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh
Guru.
PENGEMBANGAN
KEPROFESIAN
BERKELANJUTAN
PENILAIAN KINERJA GURU
EVALUASI DIRI PENGEMBANGAN KEPROFESIAN
BERKELANJUTAN. PENILAIAN KINERJA GURU
PERIODISASI KEGIATAN EVALUASI DIRI,
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN,
DAN PENILAIAN KINERJA GURU 4-6 MINGGU DI AWAL
RENTANG WAKTU 2 SEMESTER .
MERDEKA
BELAJAR
Seluruh Pemangku Pendidikan
kepentingan Keluarg BerBkuaagliitSaesluruh Masyarak
pendidikan a at
Rakyat
Organisasi Penggerak,
(termasuk siswa) Indonesia Perusahaan Teknologi
Edukasi, dll.
menjadi agen Gur Dunia
usaha/ “Tidak Ada Anak yang
perubahan serta u Institusi Tertinggal”
Industri
Distribusi yang Merata
memberikan Pendidika
Baik secara geografis maupun status
pengaruh dan n social ekonomi
dukungan “Dorong Pembelajaran
Siswa”
sepenuhnya “Sekolahkan Anak
Indonesia” Hasil Belajar Berkualitas
Angka Partisipasi Tinggi Memiliki pengetahuan dan ketrampilan
yang relevan, hasil penelitian berkualitas
>96% di seluruh jenjang pendidikan dasar
dan tinggi, dan
>90% tingkat penempatan kerja
Menengah >70% pada jenjang pendidikan
tinggi dapat dicapai melalui perbaikan
pada:
Infrastruktur Kebijakan, Kepemimpina Kurikulum,
dan Teknologi Prosedur, n, Pedagogi,
dan Pendanaan Masyarakat, dan
dan Budaya Asesmen
Visi Misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendukung Visi dan Misi Presiden untuk
Kemendikbud mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui
terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman,
Vis tertakwa kepada Tuhan YME & berakhlak mulia, bergotong royong, dan
berkebinekaan global
Beriman,
Mewujudkan pendidikan yang relevan dan
iBertakqwa kepada berkualitas tinggi, merata dan berkelanjutan,
didukung oleh infrastruktur dan teknologi
1 Tuhan YME &
Berakhlak
Mulia
2 Berkebinekaa
n global
3 Gotong Royong Mis Mewujudkan pelestarian dan pemajuan
4 Mandiri i kebudayaan serta pengembangan bahasa
5 Bernalar Kritis dan sastra
Mengoptimalkan peran serta seluruh
pemangku kepentingan untuk mendukung
transformasi dan reformasi pengelolaan
pendidikan dan kebudayaan
6 Kreati
f
Modal yang akan melahirkan produktivitas
dan inovasi
Tidak perlu jenius :
2/3 dari kemampuan kreativitas diperoleh dari proses
pembelajaran, sedangkan 1/3
warisan genetik.
Kreativitas tidak dintentukan oleh kecanggihan
dan kemahalan alat bantu.
Siapa yang bakal menyangka
bak mandi penuh air adalah tempat munculnya
Hukum Archimedes
jatuhnya buah apel jadi peristiwa lahirnya
Hukum Gravitasi.
KREATIVITAS dimulai dari KEMAUAN BERPIKIR
KREATIF (bukan kemampuan
dan fasilitas)
APA YANG BERBEDA?
25 = 5 x 5 25 = 5 x 5
20 + 5
35 – 10
50 : 2
Invensi (penemuan baru)
Ektensi (pengembangan diri
yang sudah ada sebelumnya
Sintensia (penggambungan atau
mengkombinasikan konsep dan
formula yang sudah menjadi
suatu formula yang baru)
INOVATIF
ILHAM, IDE ATAU GAGASAN YANG DATANG/ DIPEROLEH
DARI BERBAGAI SUMBER DAN TEMPAT YANG
TERINTERNALISASI DIRI SESEORANG
MEMBERIKAN PENGARUH : SEMANGAT DAN
KEKUATAN UNTUK MELAKUKAN TINDAKAN
INPIRATOR : obsesi yang penuh passion CARA MENDAPATKAN
• mempunyai kekuatan ekstra memotivasi orang INSPIRASI
lain, mengajak untuk menyadari kenyataan,
membuka wawasan, mendorong untuk tetap • Proaktif mencari berbagai sumber,
optimis. tempat, dan waktu
• memberikan gambaran mengenai masa depan • Menjadikan peristiwa kehidupan :
yang lebih baik, positif, dan cerah sebagai sumber belajar, nenambah
nilai personal
• Mendorong pengembangan kepercayaan diri
setiap individu, • Segera memproses inspirasi untuk
pengembangan diri…
APA YANG KITA KATAKAN
TERCERMIN DALAM PRIBADI PROAKTIF : NILAI TAMBAH
PRIBADI
CERDAS, kritis, OLAH OLAH JUJUR, beriman dan
kreatif, inovatif, PIKIR HATI bertakwa, amanah, adil,
ingin tahu, berpikir bertanggung jawab,
terbuka, produktif, Perilaku berempati, berani
berorientasi Ipteks, Berkarakter mengambil resiko,
pantang menyerah, rela
dan reflektif OLAH OLAH berkorban, dan berjiwa
RAGA RASA/ patriotik
TANGGUH, sehat, KARS
disiplin, sportif, andal, PEDULI, ramah, santun,
A toleran, suka menolong,
berdaya tahan, gotong royong, nasionalis,
bersahabat, kooperatif, mengutamakan
kepentingan umum,
determinatif, dinamis, kerja keras, dan
kompetitif, dan gigih beretos kerja
Mental
DRIVER
Mental
JUARA
TUJUAN
MASA DEPAN
DRIVER
MENTAL PASSENGER • Menunggu
• Mengantuk, bahkan tertidur
• Sudah puas dengan keadaan
sekarang
• Tidak menyukai tantangan
• Menyerahkan masalah kepada
orang lain
• Takut menghadapi masalah
dan kesalahan
MENTAL DRIVER INISIATIF :
berani menjalankan kendaraan dan mengambil
risiko terukur, responsif, dan cepat membaca
fenomena.
MELAYANI :
berpikir tentang orang lain, mampu mendengarkan,
memahami, peduli, dan empati.
NAVIGASI :
mampu membawa kendaraan ke tujuan jelas, tahu
arah jalan yang akan dituju, mampu merawat
kendaraan, mampu menyatukan tindakan.
TANGGUNG JAWAB :
tidak menyalahkan orang lain, tidak menutupi
kesalahan sendiri, menjalankan tugas yang telah
diterima atau disanggupi.
MENTAL Menjadi
JUARA PEMAIN