BUKU
SENANDUNG
ALAM
SD Nasional Plus Tunas Global
1
DAFTAR ISI
02 PRAKATA
Kepala Sekolah
Ketua Pimpro Fase B
Teacher Grade 3 & 4
SENANDUNG PUISI 04
GRADE 3
50 SENANDUNG PUISI
GRADE 4
CLOSING 90
PUISI TENTANG ALAM
PROJECT PENGUATAN
PROFIL PELAJAR PANCASILA
FASE B
GAYA HIDUP BERKELANJUTAN
2
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kegiatan Projek Penguatan Profil
Pelajar Pancasila (P5) di SD Nasional Plus Tunas Global Tahun Pelajaran 2022/ 2023
berjalan lancar, bermanfaat, dan menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi siswa.
Sebagai Sekolah Penggerak yang telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek, SD
Nasional Plus Tunas Global menyambut baik dan antusias terhadap implementasi
Kurikulum Merdeka. Salah satu hal baru yang diusung dari Kurikulum Merdeka
adalah adanya kegiatan P5 yang bertujuan menguatkan karakter siswa melalui
kegiatan projek.
Respon guru, siswa, dan orang tua begitu luar biasa. Guru dan orang tua
berkolaborasi mewujudkan pengalaman belajar yang seru, asyik dan tentu
bermanfaat. Kegiatan P5 membangkitkan antusiasme belajar siswa. Guru – guru aktif
berinovasi mendesain pembelajaran, pun orang tua siswa aktif memberikan dukungan
berupa moril, network narasumber, akses ke pusat – pusat pembelajaran, dan
dukungan sumber daya.
Pada akhirnya, sikap antusias itu banyak menciptakan hasil karya. Salah satunya
adalah bait – bait puisi siswa tentang alam yang dibukukan sebagai karya otentik
mereka. Buku ini sekaligus menjadi bukti cinta para siswa terhadap alam dan
penciptanya.
Demikian, Salam dan bahagia.
Mr. Taufiq
Kepala Sekolah
Prakata 3
Ketua Pimpro Fase B
MMskeeaollatalkukPalluuaaaebiilsnloaakiBrhhpjoauaelksbkranieeub,PdprdoaSipaadnreedanicnrkasaaahaissnnniaienl,dramddsmueaadnuPohnhigauniSjndjAipeuisgarklgTaagnioaubsamlis
hapateu,daahensnnirraeTtatcyueruiopgarknikrtammaaaasn,nieetkGgtnwdaalgtoriruuuybadjacua;aaas,dyllpiakaDkskmrnaweeagnpnaanoty,Psitkgairde,.uo.arfrkiimul ,a Ms. Hotli
Setiap mbeennihghyaasnilgkkanitabutaabhuyrasnugamtuasnaiast akan
Salam, …
Masa depan adalah
milik mereka yang
menyiapkan hari
ini
Teacher Grade 3 & 4
Ms Zaki, Mr Febry, Ms Artika, Ms Aini,
Ms Hani, Ms Siwi, Ms Rina, Mr Aldo
4
Kelas
Newton
Senandung Puisi
Ms Artika & Ms Aini
5
GUNUNGKU YANG ELOK
Karya : Adara Wijaya
Kulihat bukit tinggi menjulang diselimuti kabut
Nun jauh disana kupandang sebuah gubuk seorang
diri
Kuhirup udara sangat segar
Tubuhku melayang seperti di alam mimpi
Ragaku terpesona menatap kelinci
Berkeliaran berlari tanpa takut
Si kelinci bertutur, “Wahai manusia apakah kamu
takjub pada keindahan gunung ini?”
Hatiku berbunga – bunga mendengar kelinci
bercakap layaknya manusia
Kulangkahkan kakiku menuju gerbang hutan rimba
Pepohonan berdiri tegak layaknya meraih surya
Kulihat sebatang pohon bercucuran air mata
Hatinya terluka oleh cibiran kawannya
Malangnya Sang Pohon tiada teman berbagi
Tubuh mungil tidak disukai
Kuhampiri dan kukatakan padanya
“Wahai pohon percaya dirilah dan bersyukurlah
kepada Sang Maha Kuasa
Apapun dirimu engkau tercipta indah
6
ALAMKU
Karya : Kezia
Saat mentari telah menyapa
Sayup kudengar kicau burung dan nyanyian serangga
Ketika kubuka tirai dan jendela
Kumelihat Mahakarya Tuhan yang luar biasa
Namun itu dahulu kala.
Tetapi kini
Bumiku terasa mati
Alamku telah lelah
Semestapun sudah tidak lagi ramah.
Pohon – pohon rindang habis ditebang
Semua yang hijau menjadi gersang
Bencana datang karena ulah manusia
Masih bisakah kita tertawa.
Cintailah Alam sepenuh hati
Agar Alam kembali asri
Yang keindahannya takkan pernah sirna
Dan membuat semua kagum dan terpana.
7
INDAHNYA ALAM PEGUNUNGAN
Karya : Bella
Alam pegunungan…..
Begitu indah menjulang tinggi
Begitu sejuk udara setiap harinya
Begitu manja pandangannya
Alam pegunungan…..
Indah sekali lekuk pohon yang rindang
Indah sekali aliran sungai di sekitarnya
Indah sekali sawah dan ladangnya
Alam pegunungan…..
Parasmu menjual
Parasmu mahal
Parasmu menawan
Alam pegunungan…..
Ayo kita rawat
Ayo kita lestarikan
Ayo kita abadikan
8
BANJIR
Karya : Ava
Hujan turun tidak berhenti
Semalaman mengguyur bumi pertiwi
Deras dan lebat
Malam itu banyak rumah tenggelam
Banjir dimana-mana
Karena ulah manusia itu sendiri
Sampah tidak dibuang ditempatnya
Sadarlah kawanku
Mari kita jaga kebersihan
Agar alam tetap terjaga
Agar kita terhindar dari bahaya
9
NUSANTARAKU
Karya : Deven Mikha
Bumi pertiwi yang elok mempesona
Membuat kami rakyatmu terpesona
Cakrawala membentang dari barat ketimur
Alam bersahabat tanah subur dan makmur
Siapakah kami ini ya Tuhan ?
Yang telah engkau izinkan tinggal di negri yang
indah ini.
Tak henti nya kami memuji karya mu ini
Di bumi pertiwi yang indah ini.
Musim yang ramah cuaca yang indah
Itulah salah satu anugrah .
Gunung….sawah…hutan….lautan dan tanah yang
subur
Membuat kami kian bersyukur.
Dalam syukurku terukir
Dalam kagumku berfikir
Apakah engkau sedang tersenyum ?
ketika indonesia ku lahir
Wahai sang tuhan, syukurku tak kan berakhir.
10
ALAM
Karya : Hiro
Hutan
penuh hewan dan pepohonan…..
udara terasa sejuk…..
bila
hujan hewan bersembunyi di payung
pohon……
Ketika hutan mulai sakit …..
hewan semakin sedikit …..
udara terasa nyelekit…
itu ulah
manusia yang menebang pohon semaunya
memburu hewan sesukanya
Andai
manusia tidak serakah …..
hutan ini bisa menjadi berkah…..
11
BANJIR
Karya : Fatih Erliansyah Nugraha
Semua sampah menyumbat selokan
Lalu hujan deras tiba
Air membesar menjadi banjir
Banjir amat susah di hentikan
Membasahi apapun di dekatnya
Menenggelamkan semua di dalam nya
Semua orang harus menjauhinya
Ini karena ulah manusia
Membuang sampah diselokan
Membuat bangunan di tepi sungai
Jadilah pahlawan pencegah banjir
Buanglah sampah pada tempatnya
Kembalikanlah fungsi sungai
Sehingga air bisa mengalir
12
13
RETAKAN BUMI
Karya : Gerrard Hazael Welhelmus Sanu
Gempa bumi sangat berbahaya
Gempa bumi sering terjadi
Gempa bumi bisa menghancurkan bangunan
Gempa bumi menggunting daratan bumi
Banyak orang yang takut
Banyak korban yang ada
Banyak orang yang hilang
Banyak keluarga yang kelaparan
Banyak keluarga yang kehausan
Banyak orang sakit
Kita tidak merasa aman
Kita tidak bisa menghindari
Kita harus waspada
Kita harus bertahan
Kita harus berjuang
Semoga korban bencana ditemukan
Semoga korban bencana dikuatkan
Semoga kita sebagai manusia tetap bisa saling menolong
Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi kita semua
14
AWAN
Karya : Putu Edgard
Bertebaran di angkasa
Putih,kelabu dan hitam
Warna-warna menawan
Bergelombang mengombak ombak
Tebal dan Sangat Indah
Bahkan sang Bagaskara tak terlihat
Pelangi tak terlihat penuh
Karena sang selimut menutupinya
Jauh disana
Menyelimuti jagat raya
Tebal tipis
Beredar di Mana-mana
Indah bukan buatan
Ingin rasanya memeluknya lembut dan
menawan indah tak terperikan
15
BUMIKU
Karya: Zia
Bumiku yang tercinta
Tempatku menginjakkan kaki
Hijau, biru, kuning, merah dan masih banyak lagi
Warna warni yang kau berikan untukku
Hamparan sawah terbentang luas
Meliuk liuk tertiup angin
Dihangati sinar mentari
Ditemani kicau burung yang bernyanyi
Sungai biru mengalir dari gunung turun ke sawah
Bermain dengan bebatuan yang besar dan licin
Jernih, dingin dan menyegarkan
Sumber kehidupan makhluk ciptaan-Mu
Pepohonan berwarna warni
Tumbuh gagah di pinggir sawah
Merah dan hijau berpadu
Tempat berlindung dari teriknya mentari
Bumiku begitu indah
Pemandangan yang tidak ada duanya
Tenangkan hati, segarkan pikiran
Tempatku menghibur diri
16
ALAM PEMANDANGAN NAN INDAH
Karya : Jyoti
Udara yang dingin dipagi hari
Menusuk ke relung jiwa
Kicau burung bernyanyi
Menyambut pagi yang indah
Pemandangan pegunungan di pagi hari
Gemericik suara air sungai
Pepohonan yang menjulang tinggi
Seakan menari tertiup angin Jyoti 3 Newton
Mentari perlahan-lahan muncul dari peraduan
Menyinari pegunungan dengan hangat
Bunga-bunga mulai bermekaran
Mata ini tak berkedip memandang
Udara perlahan mulai hangat
Ku meyusuri jalan setapak
Membuat tubuh ini menjadi segar
Sungguh indah alam pengunungan
17
KEINDAHAN ALAM NUSANTARAKU
Karya : Katya Amirah Nugroho
Nusantaraku Indonesiaku
Begitu banyak keindahan alam di Tanah Airku
Hutan, Gunung, Danau dan Lautan
Itulah Alam Nusantara
Sejauh mata memandang
Begitu banyak keindahan Alam yang terbentang
Sangat menyejukkan mata dan pikiran
Melihat pemandangan yang berwarna-warni layaknya pelangi
Awan putih menghiasi langit Ibu Pertiwi
Lintasi barisan gunung-gunung dari ujung barat sampai ujung
timur
Biru lautan yang bergelombang terbentang luas tanpa batas
Melengkapi keindahan Nusantara
Sangat bersyukur atas keindahan alam ini
Tidak henti-hentinya sang Pencipta memberikan nikmatNya
Dari terbit fajar sampai mentari terbenam
Bergantian dengan bulan dan bintang di malam hari
18
KEINDAHAN ALAM
Karya : Keenan Arga
Bulat biru mengitari matahari adalah
Keindahan dipenuhi hijau-hijau indah.
Dilingkari mahkluk hidup.
Bahan kehidupan.
Oleh Maha Kuasa.
Dipenuhi mahkluk yang ada
di kehidupan yang lain.
Seperti Penduyung biru,
Penjelajah darat dan
Penerbangan langit.
Indah Bulat biru ini terbuat dengan
keindahan yang dipenuhi
Hijau tidak bisa di kurangkan.
Kita sebaik nya Mencintai Bulat biru ini.
19
PEMANDANGAN
Karya :
Kennard Afkar Devasha
Pemandangan sungguh indah
Alam terbentang luas
Tanaman hijau terlihat megah
Gunung membentang dengan luas
Rumput yang memenuhi tanah
Burung – burung terbang dengan rapi
Sungai yang mengalir sangat indah
Hewan – hewan bermain kian kemari
Sawah terbentang hijau
Pohon – pohon berayun di terpa angin
Suasana sejuk dan dingin
Membuat hati terpana dan terpukau
Savana yang panas menggelora
Tempat bermain nya flora fauna
Marilah teman kita jaga alam ini
Demi masa depan bumi yang indah ini
20
PANTAI
Karya : Kenzie
Terlihat ombak terombang-ambing
Nelayan sibuk mencari ikan
Pasir putih menjadi rumah kepiting
Nikmat menjadi masakan
Orang bersantai di pasir
Matahari bersinar terik
Air laut deras mengalir
Perahu nelayan siap melaut
Langit sangat cerah
Ikan berwarna warni
Terumbu karang berwarna warni
Sangat Indah pemandangan ini
Pohon kelapa tumbuh disana sini
Tumbuh menjulang tinggi
Nikmat air kelapa
Sambil menunggu matahari terbenam
21
ALAMKU JANGAN MARAH
Karya : Hero
Negeriku sedang berduka,
Banjir di mana –mana.
Seolah – olah alam sedang marah dan
menumpahkan air hujan ke bumi.
Karena kamu marah, rumahku menjadi tertutup air
Tanah pun turun menutupi alam sekitar
Mobil yang hanyut karena air banjir
Kita pun tidak bisa tidur,
masak,anak –anak pun tidak bisa bermain
Apakah salah kami manusia
Karena tidak menjaga kelestarianmu
Karena polusi kendaraan kami
Karena pohon kami tebang
Karena sampah di buang sembarangan
Maafkan kami wahai alam ku
Kami akan tidak membuang sampahsembarangan
Kami akan menanam pohon kembali
Dan menjaga kelestarian mu
22
PINAT
Karya : Rasyid
Kucing liar berwarna orange datang ke rumahku
Bersuara meong-meong kalau lapar
Minta di grooming agar bisa masuk ke dalam rumah
Lucu banget, bukunya lebat
PINAT, namanya
Kakakku yang kasih nama
Kerjaannya makan, tidur dan main aja
Lucu banget, idungnya pesek
Tapi, akhirnya mami marah
Karena PINAT ga mau diam di dalam rumah
Setiap pulang selalu berdarah
Berkelahi dengan kucing lain berwarna hitam
PINAT sekarang tidur di teras
Setiap pagi meong-meong minta makan
Juga minta diajak main, di usap dan di kelitik
Aku sayang PINAT
23
BEGITU INDAHNYA ALAM
Karya :
Rafael Aryandaru Rinardwiatma
Kudaki gunung yang tinggi
Kulihat tanaman hijau yang membentang
Ku terpesona dengan keindahan gunung
Karena aku melihat awan yang bersusun-susun
Kulihat pohon yang tinggi
Ku berjalan ditengah-tengah tanaman yang hijau
Ku terpesona dengan pohon tinggi yang menjulang
Bagaikan gedung yang mencakar langit
Kulihat hamparan sawah hijau membentang
Kulihat pohon pohon yang berbaris rapi ditengah sawah
Bagaikan karpet hijau yang membentang luas
Membuat sejuk untuk dipandang
Kulihat sungai yang jernih
Airnya segar dan dingin
Kubermain di sana bersama keluarga
Sungguh senang kita bersama
24
BANJIR OH BANJIR
Karya: Angga
Kau datang karena orang-orang
menebang pohon sembarangan di hutan,
dan membuang sampah sembarangan.
Aku kasihan karena engkau
membuat orang-orang menjadi kesusahan…
dan itu membuatku sedih…
Banyak warga terdampak sehingga
mereka mengungsi
ke tempat yang tinggi.
Tapi orang-orang lain saling tolong-menolong
membangun tenda, membawa makanan dan minuman,
pakaian, dan obat-obatan.
Banjir oh banjir… tolonglah pergi
supaya orang-orang tidak kesusahan lagi…
25
PETIR
Karya: Rory Kenziro Arsadianto
Kau datang saat hujan deras
Angin kencang datang bersamamu
Ada bunyi menggelegar, duarr
Suaramu Membuatku kaget dan takut
Apakah engkau marah?
Terlihat kilatan di depan rumahku
Tiba-tiba rumahku gelap
Kau membuat listrik di rumahku padam
Langit semakin gelap
Duarr, bunyimu menggema lagi
Aku menutup telingaku
Dan mendekap erat mamaku
Dalam gelap kulihat ke atas langit
Semakin terlihat cahayamu berkedip
Bagaikan foto untuk alam ini
Itulah kau petir
26
Alam Semesta
Karya: Salomo
Ku lihat pemandangan indah
Ada gunung dan ada sawah
Sungguh indah karya Pencipta
Hatiku gembira
Ada sawah dipenuhi dengan padi
Ku lihat petani menanam padi
Ku hirup udara menyegarkan
Sungguh menyenangkan
Ku dengar suara air mengalir
Ku lompat ke batu di dalam air
Ku pegang air yang mengalir
Senangnya bermain di air
Ku lihat banyak pohon hijau
Ku dengar suara burung berkicau
Sungguh mempesona dan
menyenangkan
Alam yang indah akan ku lestarikan
27
Kelas
Pascal
Senandung Puisi
Ms Zaki & Mr Febry
28
Sawah yang
Indah dan Segar
KARYA : BIMA
Pagi yang cerah menyinari langit biru Kulihat
hamparan hijau yang luas Anginpun sepoi-sepoi sejuk
nan dingin
Mata terasa segar oleh pemandangan hijau ini
Kupergi kesana
Melihat hamparan sawah hijau yang menyegarkan
Diiringi para petani yang bekerja
menjaga keindahannya
Tak pernah lelah namun penuh harap Padi panen
melimpah
Sawah yang indah dan segar Bagaikan lukisan
pemandangan indah Aku berdiri di tengah sawah
Menikmati ketenangan & keindahan alam milik Tuhan
Yang Maha Esa
29
Dulu Alam Kita
KARYA : ALIKA
Dulu alam kita sungguh Indah
Manusia merusak hutan, hutan menjadi gundul
Manusia tidak peduli alam
Hasilnya bencana longsor
Dulu alam kita sangat bersih
Sekarang Sampah menutupi alam
Sampah yang berserakan karena ulah manusia
Hasilnya bencana banjir
Dulu alam kita sangat hijau
Manusia menebang pepohonan untuk kebutuhannya
Pepohonan semakin sedikit
Hasilnya bencana Pemanasan global
Manusia harus menjaga alam
Alam harus kembali Indah
Ayo menjaga hutan, jangan tebang pohon
Ayo buang sampah pada tempatnya
30
Anggrek Bulan
KARYA :
PEMBAYUN SEREULI
Anggrek bulan kamu sangat langka.
Kamu tumbuh di Nusantara.
Akarmu kuat di mana saja.
Itu sebabnya kamu disukai manusia.
Oh, anggrek bulan aromamu semerbak wangi.
Membuat lebah mendatangi.
Kadang aku juga ingin mendekati.
Tetapi sulit karena kamu berada di tempat tinggi.
Jenismu yang tidak hanya satu.
Ada putih, merah, pink dan ungu.
Bungamu mekar lama kutunggu.
Kalau kulupa merawatmu bungamu menjadi layu.
Jika orang memetikmu, aku larang.
Lebih baik kupindah ke dalam ruang.
Karena kamu dikagumi orang-orang.
Oh Anggrek bulan, tumbuhlah dengan senang.
31
Pohon Dalam Pelukan
KARYA :
FAYYAZA AMEERA
PASIA
Pohon itu tersedu gelisah,
Ia sendu tertunduk resah.
Satu per satu daunnya mulai jatuh.
Diikuti suara gergaji yang bergemuruh,
Hari itu dingin, dingin sekali.
Tak lagi ada hangat peluk ibu.
Ia sendiri menghadapi gergaji.
Menangisi setiap goresan,
yang akhirnya menumbangkan.
Pada akhirnya,
yang dipeluk akan dilepaskan,
yang tumbuh akan luruh,
yang kuat akan hancur,
oleh keserakahan.
Untukmu pohon dalam pelukan,
semoga di masa depan,
kami dapat menjaga pesan,
agar kau selalu dalam dekapan.
32
Alamku
KARYA : FELICIA
Aku berdiri di bawah sinar mentari
Aku memandang alam ini
Gunung-gunung tersenyum
Laut bergelombang
Kita harus menjaga lingkungan
Karena biar bersih
Jangan menebang pohon
Karena kita diminta Tuhan untuk menjaga alam
Jangan membuat alam menangis
Jangan kita membuang sampah sembarangan
Karena bisa terjadi banjir
Bisa terjadi longsor
Semoga bumi ini tidak ada sampah lagi
Dan tidak ada bencana
Supaya kita bisa hidup dengan damai
Dan menghirup udara bersih
33
Senja
KARYA :
JAIME ALANO
Matahari akan pamit
Hendak istirahat
Masih sempat mewarnai laut
Jadilah keemasan pekat
-
Burung ramai menyambut
Bersiul bersahut-sahut
Selamat istirahat
Semoga besok kita bertemu
-
Angin senja yang lembut
Meliuk-liuk cepat
Diantara burung yang ribut
Ikan-ikan pun meloncat-loncat
-
Nelayan Kembali ke darat
Membawa berbagai ikan
Mencari sesuap nasi
Rasa senang di hati
34
Oh Sungguh
Pohon Yang Kasihan
K A R Y A : G A M
A
Janganlah menebang pohon dengan liar.
Lihatlah hutan-hutan SEMUA MENJADI GUNDUL.
Dan lihatlah makhluk yang membutuhkan
pohon,mereka tidak punya tempat tinggal.
Maka janganlah menebang pohon dengan liar.
Kita membutuhkannya juga untuk membuat oksigen.
Tolong tanam pohon Kembali jika menebang pohon.
Hutan semua menjadi gundul karena ulah kita
(manusia).
Maka tolong tanam pohon Kembali untuk rumah
rumah hewan.
Karena pohon kita bisa hidup, dari kayu-kayu daun-
daun dan lain-lain.
Maka itu manfaatkanlah pohon dengan sebaik-
baiknya.
Jika menanam pohon jagalah baik-baik.
Dan manfaat yang kita dapatkan akan baik.
Kita bisa Bersatu untuk menanam pohon.
Mulai dari menanam di halaman sampai hutan-hutan.
Dan bumipun Kembali hijau, ayo tanam pohon
Kembali.
35
Liburan ke Ciwidey
KARYA :
KENNARD JEROME
Indahnya pagi ini
Kubangun dari tidurku yang nyenyak
Aku berjalan keluar untuk menikmati udara pagi ini
Hangatnya sinar matahari pagi
Kabut putih yang mulai menipis
Udara sejuk dan dingin
Danau luas di depan kamarku yang indah
Yang tidak bisa ku nikmati di tempat tinggalku
Terima kasih papa dan mama
Sudah membawaku berlibur
Untuk menikmati keindahan alam
Di Ciwidey
Tidak akan ku lupa
Betapa cantiknya
Pemandangan alam di depan ku saat ini
Terima kasih Tuhan
Untuk keindahan yang ku nikmati ini
36
AnugerahMu
KARYA :
KHEANDRA
Hormat ya Allah , Apa kabar ?
Kasihmu terasa di wajahku yang imut dan lucu
Bagai semilir angin menghapus keringatku
Aku suka alam yang Allah ciptakan
Gunung, sungai, laut dan daratan
Matahari, awan, angin dan hujan
Hewan, tanaman dan aneka keindahan
Aku sadar banyak kerusakan
Aku sadar banyak pencemaran
Aku rasakan banyak akibat
Aku rasakan penyakit dan polusi
Mohon ingatkan kami, ya Allah
Untuk menyapa alam
Untuk mensyukuri anugerahMu
Untuk kehidupan kami sesuai kehendakMu
37
Rindu Pantaiku
KARYA :
ASTARI KHANSA
SANIYYAH
Hamparan Biru terbentang
Deburan ombak menerjang
Matahari senja malu terbenam
Menyiratkan sinar keemasan Kuasa Tuhan
Begitu syahdu angin tertiup
Membuat Daun Kelapa menari dengan lembut
Nyanyian burung camarpun turut ikut
Membuat perasaan semakin larut
Tapi kini pantaiku berubah
Tertumpuk semakin banyak sampah
Ulah manusia yang semakin serakah
Bahkan terumbu karangpun semakin punah
Cukup sudah mari kita akhiri !
Dimulai dari kini dan diri sendiri
Kurindu pantaiku yang bersih
Pantai yang dapat menenangkan hari
Dan bermanfaat untuk masa depan nanti…
38
Alam
KARYA :
KENZIE CHRISTOFER
Alam di sekitar
Masih dalam renungan pagi
Saat burung berkata merdu
Menyanyi kicau sendu
Tentang alam hari ini
39
Hujan
KARYA : KIVIE
Kulihat awan mendung berkabut.
Dimanakah kau wahai matahari
Pergi sejenak meninggalkan kami
Hujan pun turun membasahi kami
Daun-daun bersuka cita sepenuh
hati
Menghapus debu di bumi ini
Wahai hujan datanglah lagi
Kurindu mu setiap hari
Berikan sejuk mu kepada kami.
40
Alamku Yang Indah
KARYA :
FILIPPO UTSMAN
ZULKARNAEN
Ku lihat di ujung sana
Puncak gunung berwarna hijau
Alangkah indah pemandangan
Hamparan bumi dari ketinggian
Tanah terbentang air mengalir
Mengairi sawah yang hijau
Para pekerja begitu semangat
Tak menghiraukan panas dan hijau
Musim indah segera tiba
Sungguh senang panen berlimpah
Para petani merasa bahagia
Tercukupi kehidupan semesta
Terima kasih kepada pencipta
Yang telah memberikan keberkahan-Nya
Alam yang indah dan subur
Sumber kebahagian manusia
41
Tanah Airku
KARYA : RASYAD
Angin berdesir dipantai
Burung berkicau dengan merdu
Embuun pagi membasahi rumput-rumput
Itulah tanah airku
Sawahnya menghijau
Gunungnya tinggi menjulang
Rakyat aman dan makmur
Indonesiaku
Tanah tumpah darahku
Jaga dan rawatlah selalu
Disanalah aku dilahirkan dan dibesarkan
Disanalah aku manutup mata
Oh, tanah airku tercinta
Indonesia jaya
42
Hanya Satu Planet
KARYA :
A. SAGA HADIWINATA
Bumi
Engkau adalah tempat tinggal kami
Engkau memberi kami air, udara, dan makanan
Sehingga kami dapat hidup sehat, bermain dan belajar
Tapi kini engkau semakin panas
Lapisan es di kutub mulai mencair dan air laut akan
menenggelamkan daratan
Di wilayahmu yang lain, suhu terus meningkat hingga kekeringan
Petani dan nelayan pun susah panen dan mendapatkan ikan
Itu semua karena manusia yang serakah dan selalu menumpuk
kekayaan
Bagi mereka yang berkuasa, mereka tidak mau peduli apabila bumi
semakin panas
Pohon-pohon di hutan banyak ditebang, sampah semakin
menumpuk,
Pabrik dan kendaraan menghasilkan karbondioksida
Bumi masih punya harapan
Mari kita pelihara
Karena hanya ada satu planet tempat tinggal kita
43
44
Alam
KARYA :
SHABRINA
Air bergemericik di pagi hari
Membangunkanku dari tidur
yang nyenyak
Kusambut mentari nan berseri
Menyongsong Senin dengan
penuh semangat
Sayangilah alam dengan penuh
hati
45
Alam Indonesiaku
KARYA :
PATRICIA ADELIA
SERAPHINE
Disini terhampar potongan surga
Gunung, Laut, Pantai, Sawah
Terlukis dalam ranah keindahan
Langit dan awan berarak biru nan indah
Di gunung tinggiyang jauh di sana
Terdapathamparan dari sawah
Warnanya menghijau
Menyejukkan pandangan mata
Sungai bersinar, menyilaukan mata
Menyemburkan air gurat pelangi
Anak - anak mandi riang gembira
Berkejar-kejaran berseru gempita
Indonesia, keindahan lukisan Tuhan
Indonesia, hamparan keindahan dari Tuhan
Indonesia, tanah kelahiranku
Indonesia, tanah kebanggaanku
46
Bumiku Menangis
KARYA :
SHALOM MORA
BELTSAZAR
TOGATOROP
Udara sejuk menenangkan hati
Bukit hijau berbaris rapi
Sawah membentang ditumbuhi padi
Bumi alammu indah berseri
Pemandanganmu indah menawan hati
Tanahmu subur untuk ditanami
Wargamu hidup sebagai petani
Menikmati alammu setiap hari
Hujan lebat membanjiri bumi
Tanah longsor menyeret tanaman
Rumah rubuh semua berantakan
Manusia menangis menjerit tak henti-henti
Tuhan ………
Tolonglah saudara-saudara kami
Selamatkanlah kami dari bencana alam
Hentikanlah penderitaan dan rintihan
Ajari kami sayangi bumi pertiwi
47
Puisi Alam
KARYA : HOVAN
PTanaman yang subur
Gunung-gunung yang indah
Alam membuat hal-hal dibumi
Menjadi indah
Tanpa alam, dunia tidak seindah sekarang
Alam juga membuat makhluk hidup menjadi indah
Terima kasih Alam, sudah membuat hal dibumi ini
menjadi indah
48
Hujan
KARYA : MIKAIL
Hujan kamu akan selalu datang di berbagai hari atau waktu.
Aku selalu menunggumu untuk bermain-main.
Meski aku tahu bunda akan memarahi karena takut aku kena flu.
Tapi aku tidak pernah kapok.
Aku sangat senang sekali bila hujan turun di musim kemarau.
Karna udara menjadi sejuk. Tanaman akan kembali tumbuh hijau.
Tapi aku takut bila hujan turun terlalu banyak.
Takut terjadi banjir dan tanah longsor.
Hujan bagi anak-anak lain adalah sumber rezeki.
Mereka menjadi tukang ojek payung di stasiun. Abangku pernah
menjadi ojek payung, uangnya untuk jajan.
Bundaku tidak marah.
Hujan bagi sebagian orang adalah penghambat kerja. Karena
jalanan menjadi macet.
Hujan juga membuat dagangan kurang laku seperti penjual es dan
buah- buahan.
Bagi aku hujan tetap harus disyukuri
49
Sawah yang
Indah dan Segar
KARYA : GAVRIEL
Gunung tinggi di atas tanah
Berkabut putih dan cerah udara
Sejuk di pagi hari
Sawah hijau sangatlah luas
Air di danau sangat sejuk
Embun pagi jatuh di daun
Air terjun sangat dingin
Embun sore sangat sejuk
Air biru mewarnai pantai
Udara pagi di pantai sejuk
Berada di pantai yang luas