KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa ,yang telah memeberikan rahmat Nya sehingga
Modul ajar pada materi Interaksi antar ruang negara- negara asean yang disusun untuk peserta didik
kelas 9 SMPK Frater Maumere ini dapat diselesaikan dengan sebaik- baiknya.Modul ajar ini disusun
dengan tujuan agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang telah ditentuakan ,yaitu “
Memahamai ketergantungan Antar Ruangan berdasarakan konsep ekonomi”.Modul ajar ini disusun
dengan mengunakan pendekatan Contekstual Teacing Leraning dengan model pemebelajaran model PBL
sebagai bentuk kegaiatan pemeblajaran,sehingga diharapakan Modul ini dapat dengan mudah dipahami
dan digunakan dalam proses belajar dan pemebelajaran.
Penyusun meyakini bahwa dalam pembuatan Modul ajar ini masih jauh dari sempurna.Oleh
kerena itu penyususun mengharapak kritik dan saran yang relefan dan memebangun guna melengkapai
Modul ini sehingga dapat bermfaat bagi kita semua khususnya bagi siswa – siswi kelas 9 SMPK farter
maumere .Akhir kata penyusun mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah
membantu dalam penyusunan Modul ajar ini .
A. Identitas Modul Ajar : SMPK Frater Maumere
Satuan Pendidikan : IPS
Mata Pelajaran : VIII / I
Kelas/ Semester : Ketergantungan Antar Ruang Berdasarakan Konsep ekonomi
Materi Pokok : 2 x45 menit
Alokasi waktu
B. KOMPETENSI DASAR
C. TUJUAN PEMEBELAJARAN
Peserta didik mampu :
f.
D. TUJUAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN PERTAMA :
E. MATERI
A. Ketergantungan Antarruang Berdasarkan Konsep Ekonomi
Produksi adalah kegiatan menciptakan atau
menambah kegunaan suatu barang atau
jasa sehingga lebih bermanfaat dalam
memenuhi kebutuhan
Adapun tujuan kegiatan produksi suatu barang atau jasa
secara sempit, antara lain sebagai berikut.
• Menghasilkan barang atau jasa.
• Memperluas lapangan kerja.
• Memenuhi kebutuhan pasar.
Produsen dapat mencari keuntungan sebesarnya
Faktor-faktor produksi
dapat dibagi atas alam,
tenaga kerja, modal, dan
kewirausahaan.
Lima negara dengan produksi
minyak bumi terbesar tahun
2016 adalah Rusia, Arab Saudi,
Amerika Serikat, Irak, Iran.
Lima negara dengan penghasil
padi terbesar tahun
2016 adalah Tiongkok, India,
Indonesia, Bangladesh, Vietnam.
Lima negara dengan penghasil
kelapa sawit terbesar tahun 2016
adalah Indonesia, Malaysia, Thailand,
Kolombia, Nigeria.
Tidak ada suatu wilayah yang dapat memproduksi semua
barang atau jasa yang dibutuhkan. Suatu kegiatan produksi
membutuhkan wilayah lain dalam memenuhi kebutuhan
produksinya.
Distribusi adalah kegiatan yang dilakukan oleh
orang atau suatu badan untuk menyampaikan
suatu barang atau jasa dari produsen ke
konsumen yang
membutuhkan.
Salah satu aktivitas penting dari
kegiatan ekonomi adalah
distribusi barang
antardaerah. Distribusi
menjadi faktor penting dari
ketersediaan barang di
berbagai daerah.
Faktor pendorong distribusi antardaerah
antara lain sebagai berikut.
• Ketersediaan pasokan barang
• Alat angkut atau transportasi yang
memadai
• Infrastruktur distribusi memadai,
seperti jalan raya
• Biaya pengangkutan cukup murah
Faktor penghambat distribusi antardaerah
antara lain sebagai berikut.
• Terhambatnya pasokan barang
• Faktor cuaca yang tidak mendukung
• Kurangnya armada pengangkut
• Biaya pengangkutan yang tinggi
• Kualitas infrastruktur distribusi kurang
baik, seperti jalan raya yang rusak atau
tidak tersedia.
Dua alat transportasi penting dari distribusi internasional adalah
kapal laut dan pesawat terbang.
Kegiatan distribusi bertugas
menyampaikan suatu barang
atau jasa kepada konsumen
yang membutuhkannya.
Kegiatan distribusi dibutuhkan
untuk mendekatkan daerah
yang berjauhan.
Konsumsi adalah kegiatan
yang bertujuan mengurangi
atau menghabiskan guna
suatu barang atau jasa dalam
rangka pemenuhan
kebutuhan.
Tujuan dari kegiatan konsumsi antara lain adalah
untuk memenuhi kebutuhan hidup secara langsung serta mengurangi
nilai guna barang dan jasa.
Ciri benda konsumsi antara lain sebagai berikut.
• Benda yang dikonsumsi adalah benda ekonomi.
• Benda yang dikonsumsi ditujukan untuk memenuhi
kebutuhan hidup.
• Benda yang dikonsumsi memilki nilai atau manfaat yang
akan habis secara perlahan atau langsung.
Benda konsumsi dapat dibedakan menjadi
benda konsumsi yang habis dalam sekali
pemakaian dan benda konsumsi yang
pemakaiannya berulang-ulang atau dalam
waktu relatif lama.
Segmentasi pasar kegiatan konsumsi antara lain
berdasarkan geografi atau perbedaan wilayah atau
tempat, demografi, dan psikografi.
Lima negara dengan
konsumsi rumah
tangga terbesar tahun
2016 adalah Amerika Serikat,
Tiongkok, Jepang, Jerman, India.
Sebagian besar barang atau jasa yang
dikonsumsi berasal dari ruang atau
wilayah berbeda dengan konsumennya.
HARGA adalah nilai
tukar suatu barang yang
dinyatakan dengan uang.
Fungsi harga adalah alat
pengukur dan pembeda
suatu barang.
Faktor-faktor yang mengakibatkan
harga suatu barang di suatu daerah
dan di daerah lain dapat berbeda
adalah:
1) Jarak Distribusi
2) Ketersediaan Barang
3) Perbedaan Kebutuhan
4) Persaingan
Perusahaan dapat menetapkan
harga suatu produk yang dijual ke
luar negeri, antara lain melalui tiga
cara berikut.
1) Kebijakan Etnosentris
2) Kebijakan Geosentris
3) Kebijakan Polisentris
B. Pengaruh Ketergantungan Antarruang terhadap Kehidupan Bangsa Indonesia
Migrasi adalah perpindahan penduduk dari
suatu wilayah ke wilayah lain dengan maksud
untuk menetap di daerah tujuan.
Migrasi dibagi menjadi dua jenis,
yaitu
migrasi internasional dan migrasi
nasional.
Faktor-faktor penghambat migrasi
antara lain sebagai berikut.
1) Jarak yang jauh.
2) Kesulitan transportasi.
3) Biaya migrasi yang tinggi.
4) Faktor pribadi.
Terdapat sejumlah faktor yang
mendorong seseorang melakukan
migrasi, yaitu:
1) Faktor yang berkaitan dengan
daerah asal.
2) Faktor yang berkaitan dengan
daerah tujuan.
Migrasi penduduk dari satu daerah ke daerah lain
dapat terjadi dengan berbagai alasan, namun alasan
utama umumnya berkaitan dengan ekonomi, seperti
ingin mendapatkan pekerjaan atau penghasilan lebih
baik di daerah lain.
KEGIATAN PENDAHULUAN (5 menit)
Penguatan Pendidikan • Guru mengucapkan salam dan mengecek kehadiran
Karakter siswa.
• Cek Kesiapan kelas dan berdoa
• Membuat kesepakatan belajar Bersamasiswa
• Guru memeberikanPre test untuk menguji
pemahaman dasar siswa berkaiatanmateri(
KuisInteraktif)
Apersepsi (10 menit)
Literasi • Guru memberikan gambaran tentang pentingnya
memahami konsep ketregantunganan atarruang ber
dasarkan konsepe Konomi dalam kehidupan
kiatsehari – hari sekaligus memberikan motivasi
• Sebagai apersepsi untukmendorong rasa ingin tahu
dan berpikirkritis, siswa diajak memecahkan
masalah mengenaiKonsep Ekonomi antarruangan
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang
ingin dicapai
• Guru menyampaikan model,metode dan
pendekatan dalam pemeblajaran
• Guru membagi kelompok heterogen serta meminta
siswa berkolaborasi untuk menyelesaikan masalah.
KEGIATAN INTI (70menit)
Orientasipesertadidik pada • Guru menyajikan masalah dengan menampilkan video
masalah pembuatan pangan lokal (kripik ubi, pisang dan
jagung) proses pendistribusian (kripik ubi, pisang dan
jagung) dari tempat pembuatan ke kios-kios dan
aktivitas masyarakat membeli (kripik ubi, pisang dan
jagung) pada kios-kios di kabupaten Sikka.
Mengorganisasikanpesertadidikun • Guru mengorganisasikan peserta didik kedalam
tukbelajar. kelompok yang heterogen dengan beranggotakan 4-5
0rang
• Peserta didik saling membagi peran dan tugas dalam
kelompoknya masing-masing
• Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan
kelompok pembagian peran agar suasana kelas tetap
kondusif
• Guru membagikan media belajar berupa miniatur
konsep ketergantungan antar ruan berkaitan dengan
proses produksi, distribusi dan konsumsi
Membimbing • Guru memberikan penjelasan mengenai langkah-
penyelidikan individu langkah kegiatan berdasarkan LKPD
maupun kelompok. • Guru membimbing peserta didik dalam mengerjakan
setiap langkah-langkah kegiatan berdasarkan LKPD
Mengembangkan dan
menyajikan hasilkarya. • Guru melakukan penilaian terhadap peserta didik dalam
setiap kelompok
Menganalisis dan
mengevaluasi proses • Peserta didik diberi kesempatan mempresentasekan
pemecahan masalah. hasil kerja kelompoknya masing-masing didepan kelas.
Pesertadidik • Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan
menanggapi dan memberikan pertanyaan.
Guru
• Guru melakukan penilaian terhadap kelompok dan
masing-masing idividu.
• Guru melakukan evaluasi terhadap pemahaman peserta
didik bekaitan dengan materi pembelajaran dengan
memberikan kuis interaktif secara klasikal
PENUTUP (5 menit)
• Guru membagikan lembar refleksi kepada peserta
didik
• Peserta didik diberi kesempatan mengisi lembar
refleksi dan menuliskan rencana tindak lanjut
berdasarkan hasil refleksinya berkaitan dengan
kegiatan pembelajaran yang baru dilaksanakan
• Guru menyampaikan apresiasi terhadap
keterlibatan peserta didik dalam kegiatan
pembelajaran
• Guru bersama peserta didik mengkondisikan
kembali kelas ke keadaan semula
• Guru menyampaikan rencana kegiatan
pembelajaran pada pertemuan berikut.
• Menutu kegiatan pembelajaran dengan doa