MODUL 2.2
PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
MINGGU KE 14
JURNAL REFLEKSI
PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
Jurnal Refleksi dibuat di setiap akhir pembelajaran modul maka di akhir modul 2.3 yaitu pembelajaran
sosial emosional. Setelah mempelajari pembelajaran sosial emosional, akan saya tuliskan jurnal
refleksinya menggunakan refleksi 4 F yaitu Fact (Peristiwa), Feeling (Perasaan), Finding (Pembelajaran)
dan Future (Rencana Masa Depan). Dengan metode ini saya bisa menuliskan jurnal refleksi secara
lengkap dan runtut
FACT (PERISTIWA)
Kegiatan yang saya akan gambarkan dan jabarkan pada jurnal
refleksi ini ketika saya akan masuk ke modul berikutnya dari
modul pembelajaran yang berfokus pada murid sebelumnya
yaitu pada modul 2.1 tentang pembelajaran berdiferensiasi kali
ini pada modul 2.2 kami diarahkan untuk menyelami bagian-
bagian dari kompetensi sosial emosional manusia yang tertuang
dalam modul 2.3 pembelajaran soisal emosioanl dengan
penerapan alur MERDEKA. guna mewujudkan profil pelajar
pancasila di lingkungan sekolah.
Kegiatan awal yang saya lakukan adalah belaja mandiri melalui
LMS Guru Penggerak dengan melewati tahapan alur MERDEKA
yang dimulai dari tahapan Mulai dari Diri, yaitu tugas menjawab
beberapa pertanyaan pemantik yang berkenaan dengan
pembelajaran sosial emosional, kemudian dilanjutkanke
Tahapan Eksplorasi Konsep mengenai pembelajaran sosial
emosional yang membahas materi-materi yang beruhubungan
dengan kompetensi sosial emosional, terdapat 5 komponen
sosial emosional yaitu Kesadaran diri, kesadaran sosial,
manajemen diri, ketrampilan berelasi dan pengambilan
keputusan yang bertanggung jawab. Kemudian sesi ruang
kolaborasi bersama Fasilitator berkelompok membuat rencana
pembelajaran sosial emosioanl yang diterapkan di sekolah. Saya
berkelompok dengan Bu Resti dan Bu Masruro. kemudian di
Ruang kolborasi 2 kami presentasikan hasil diskusi kelompok
kami.
PAGE| 01
MINGGU KE 14
JURNAL REFLEKSI
PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
Kemudian Tugas Demonstrasi Kontekstual membuat RPP dengan integrasi pembelajaran sosial emosional,
lalu diskusi melalui elaborasi pemahaman bersama instruktur Bu Isti Nugrahani Sudjiman, Beliau orang yang
luar biasa dan memberikan kami semangat dan pemahaman mengenai KSE. Selanjutnya kami melalui tahap
mengerjakan tugas Koneksi Antar Materi menghubungkan materi modul 2.2 dengan modul-modul yang telah
dipelajari sebelumnya, dari modul 1.1 hingga modul 2.1, Kemudian sesi terkakhir modul yaitu melakukan Aksi
Nyata Modul 2.2 Pembelajaran Sosial Emosional dengan melakukan penerapan pembelajaran sosial emosional
di sekolah seperti melakukan teknik STOP sebelum pembelajaran dimulai agar murid fokus.
FEELING (PERASAAN)
Perasaan saya saat mempelajari modul 2.2 ini, saya
seperti mempelajari hal baru yang sebenarnya
mungkin pernah saya pelajari namun tidak
sepenuhnya. Pembelajaran Sosial Emosional
merupakan hal baru bagi saya. Sehingga dalam
merencanakan aksi nyata di kelas, saya awalnya
merasa bingung akan menerapkan KSE bagaimana.
Untuk menghadapi kebingungan tersebut saya
mengikuti setiap sesi dan terutama sesi elaborasi
pemahaman, membaca beberapa contoh penerapan
KSE di kelas dan berdiskusi dengan rekan CGP. Hal-
hal tersebut membuat saya merasa lebih siap, tidak
bingung lagi untuk menerapkan KSE di kelas.
Saya sangat antusias ketika mengikuti alur
pembelajaran di modul PSE dan bersemangat untuk
menerapkan KSE dalam pembelajaran di kelas. Saya
akhirnya mencoba menerapkan KSE yaitu teknik
STOP saat pembelajaran akan dimulai. Tujuan saya
agar murid lebih fokus dan tenang sebelum memulai
pembelajaran di kelas dan fokus dengan materi yang
akan saya berikan
CGP ANGK 5 - KAB. MOJOKERTO PAGE| 01
MINGGU KE 14
JURNAL REFLEKSI
PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
FINDING
(PEMBELAJARAN)
Pembelajaran Sosial Emosional membuat
saya lebih memahami tentang kompetensi
sosial emosional. Pengalaman dari
fasilitator dan instruktur yang dibagikan ke
CGP membuat saya mendapat
inspirasitentang penerapan KSE di kelas.
Saya mendapatkan inspirasi berupa
contoh-contoh yang dapat saya modifikasi
dan adaptasi untuk diterapkan.
Saya mendapatkan pembelajaran berupa
mencoba praktek teknik STOP bersama
instruktur selama pembelajaran sesi
elaborasi pemahaman. Melalui proses
pembelajaran ini, saya menyadari bahwa
KSE sangat diperlukan oleh guru untuk
melakukan berbagai kegiatan dan
bermanfaat untuk memaksimalkan potensi
siswa
CGP ANGK 5 - KAB. MOJOKERTO PAGE| 01
MINGGU KE 14
JURNAL REFLEKSI
PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
FACT (PENERAPAN)
Dengan mempelajari modul PSE, saya dapat
mengenali perasaan, mengelola diri, memahami
orang lain, membangun komunikasi, dan
mengambil keputusan dengan lebih baik. sehingga
saya akan mampu melaksanakan pembelajaran,
kegiatan sekolah, kegiatan di masyarakat dan di
keluarga dengan lebih baik, responsive dan
bertanggung jawab.
Saya juga bisa membelajarkan siswa 5 kompetensi
sosial emosional yaitu kesadaran diri, kesadaran
sosial, manajemen diri, ketrampilan berelasi, ,
pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.
KSE bisa diterapkan melalui integrasi dalam
pembelajaran, membelajarkan secara eksplisit,
mengubah kebijakan sekolah, dan mempengaruhi
pola pikir siswa. Melalui penerapan KSE, saya yakin
siswa akan menjadi orang yang mampu
menghadapi masalah, menemukan sosulsi atas
masalahnya dan menjadi orang yang berkarakter
baik.
CGP ANGK 5 - KAB. MOJOKERTO
TERIMA KASIH
PAGE| 01