The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Siska Yuniar Arumning Tyas, 2022-01-11 21:57:55

E-Modul Teks Puisi Kelas VIII

E-Modul Teks Puisi Kelas VIII

Keywords: Bahasa Indonesia,Kelas VIII

Modul Teks Puisi Kelas VIII 1

BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah ditekankan pada aspek keterampilan berbahasa
dan bertujuan agar peserta didik mampu dan terampil berkomunikasi baik secara lisan maupun
tulisan. Keempat aspek keterampilan berbahasa yaitu membaca, menulis, berbicara, dan
menyimak perlu diajarkan secara terpadu dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan
benar.

Belajar dan pembelajaran berhasil mengantarkan peserta didik mencapai tujuan
pembelajaran, maka salah satu faktor yang harus dipahami oleh guru adalah prinsip belajar. Tanpa
memahami prinsip belajar ini, sulit bagi guru untuk menyusun strategi pembelajaran, metode
pembelajaran dan teknik evaluasi yang sesuai dengan karakteristik kelas dan materi yang disajikan.

Modul ini akan menyampaikan mengenai materi ajar teks puisi pada kelas VIII dengan KD
3.7 Mengidentifikasi unsur-unsur pembangun teks puisi yang diperdengarkan atau dibaca. Melalui
modul ini, guru diharapkan mampu memfasilitasi peserta didik dalam mencapai tujuan, yaitu
mampu mengerjakan soal latihan dan mengetahui perbedaan, jenis-jenis, ciri-ciri, unsur-unsur,
contoh puisi, dan tujuan dalam teks puisi.

B.Kompetensi Dasar

Modul ini dikhususkan untuk kelas VIII dengan KD

3.7 Mengidentifikasi unsur-unsur pembangun teks puisi yang diperdengarkan atau dibaca.

Indikator pencapaian kompetensinya sebagai berikut:

1. Menjelaskan pengertian teks puisi.
2. Mengidentifikasi unsur-unsur puisi.
3. Menentukan unsur-unsur puisi.
4. Memberi contoh teks puisi.

Modul Teks Puisi Kelas VIII 2

C.Tujuan Pembelajaran

1. Setelah membaca buku teks puisi, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian teks puisi.
2. Setelah membaca buku teks puisi, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur puisi.
3. Setelah membaca buku teks puisi, peserta didik dapat menentukan unsur-unsur puisi.
4. Setelah membaca buku fiksi dan nonfiksi, peserta didik dapat memberi contoh teks puisi.

D. Petunjuk Penggunaan Modul

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan modul ini.
1. Peserta didik akan diberi soal pelatihan yang terdapat pada modul ini.
2. Setelah mengerjakan soal, peserta didik dapat melihat kunci jawaban pada bagian akhir
modul ini.
3. Hitunglah skor yang kalian peroleh. Jika masih dibawah 70, pelajari kembali materinya,
dan coba kerjakan soal berikutnya.
4. Setelah nilai mencapai minimum, peserta didik dapat mengerjakan soal berikutnya.
5. Cocokan kembali jawaban dengan kunci jawaban soal yang ada di bagian akhir modul.
Hitung jawaban yang benar.

Nilai = Jumlah Skor Perolehan X 100%
Jumlah Skor Maksimum

Keterangan :
90-100 = Baik Sekali
80-89 = Baik
70-79 = Cukup
< 70 = Kurang

Modul Teks Puisi Kelas VIII 3

BAB II
MATERI TEKS PUISI

A.Pengertian Teks Puisi

Teks puisi adalah suatu bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan dari
penyair serta disusun dengan memperhatikan struktur fisik dan batinnya (Rianto, Tomi.,
2019:75).

Menurut Hudson (dalam Aminuddin, 2009:134) puisi adalah salah satu cabang sastra yang
menggunakan kata-kata sebagai media penyampaian untuk membuahkan ilusi dan imajinasi,
seperti halnya lukisan yang menggunakan garis dan warna dalam menggambarkan gagasan
pelukisnya.

Puisis adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara
imajinatif dan disusun dengan mengkonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan
pengonsentrasian struktur fisik dan struktur batinnya (Lubis, Sri Khairani., dkk., 2020:20).

B.Jenis-Jenis Teks Puisi

Menurut Rianto, Tomi (2019:75) secara garis besar, teks puisi dibedakan menjadi dua, yaitu puisi
lama dan puisi baru. Berikut ini penjelasan mengenai jenis-jenis puisi lama dan puisi baru.

1. Puisi Lama
Puisi lama merupakan puisi yang masih terikat oleh aturan-aturan. Aturan puisi lama
seperti jumlah kata yang terdapat dalam 1 baris, jumlah baris yang terdapat dalam 1 bait,
persajakan atau rima, banyak suku kata pada tiap baris, dan irama.
a. Mantra
Mantra merupakan ucapan-ucapan yang dianggap memiliki sebuah kekuatan gaib.
b. Pantun
Pantun merupakan puisi lama yang mempunyai ciri bersajak a-b-a-b, tiap baris terdiri
atas 8 hingga 12 suku kata, baris 1 dan 2 disebut sampiran, baris 3 dan 4 disebut isi,
tiap bait terdiri atas 4 baris.
c. Karmina
Karmina merupakan salah satu jenis pantun kilat atau pantun yang sangat pendek.
d. Seloka
Seloka merupakan pantun yang berbait.
e. Gurindam
Gurindam merupakan puisi yang memiliki ciri tiap bait terdiri atas 2 baris, bersajak a-
a, dan isinya berupa nasihat.

Modul Teks Puisi Kelas VIII 4

f. Syair
Syair merupakan puisi yang bersumber dari Negara Arab dengan ciri pada tiap bait
terdiri atas 4 baris, bersajak a-a-a-a, dan isinya berupa nasihat atau sebuah cerita.

g. Talibun
Talibun merupakan pantun yang tiap baitnya terdiri atas baris yang berjumlah genap.
Misalnya, 6,8 ataupun 10 baris.

2. Puisi Baru
Menurut Lubis, Sri Khairani., dkk (2020:23) jenis puisi baru sebagai berikut:
1. Balada adalah puisi Berisi kisah/cerita
2. Himne adalah puisi pujaan untuk Tuhan, tanah air, atau pahlawan.
3. Ode adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa.
4. Epigram adalag puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup
5. Romance adalah puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih.
6. Elegi adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan.
7. Satire adalah puisi yang berisi sindiran/Kritik.

C.Ciri-Ciri Teks Puisi

Berdasarkan jenisnya, puisi dibedakan menjadi dua, yakni puisi lama dan puisi baru. Berikut ini
penjelasan mengenai ciri-ciri puisi lama dan puisi baru menurut Lubis, Sri Khairani., dkk
(2020:22).

1. Puisi Lama
a. Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya
b. Disampaikan lewat mulut ke mulut atau disebut sastra lisan.
c. Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata
maupun rima.

2. Puisi Baru

Berikut ini paparan ciri-ciri teks puisi baru (Rianto, Tomi., 2019:78).

a. Diketahui nama pengarangnya
b. Perkembangannya secara lisan dan tertulis
c. Tidak terikat berbagai aturan.
d. Menggunakan majas yang dinamis atau berubah-ubah.
e. Menceritakan tentang kehidupan.
f. Lebih banyak memakai sajak pantun dan syair.
g. Memiliki bentuk yang rapi dan simetris.
h. Memiliki rima akhir yang teratur.
i. Tiap barisnya berupa kesatuan sintaksis.

Modul Teks Puisi Kelas VIII 5

D.Unsur-Unsur Pembangun Teks Puisi

Menurut Rianto, Tomi (2019:79) teks puisi dibangun oleh unsur-unsur pembangun yang saling
terkait. Unsur-unsur pembangun teks puisi dibedakan menjadi dua, yakni unsur intrinsik dan
ekstrinsik. Berikut penjelasan mengenai unsur intrinsik dan ekstrinsik teks puisi.

1. Unsur Intrinsik
a. Judul
Judul puisi yang baik adalah judul yang bisa menggambarkan keseluruhan isi puisi.
Artinya, judul dan isi memiliki kesatuan atau keutuhan makna.
b. Diksi
Diksi atau pilihan kata adalah deretan kata-kata terpilih. Diksi puisi adalah diksi yang
singkat, padat, dan ekspresif.
c. Imaji
Imaji merupakan pembayangan yang timbul sebagai akibat seseorang membaca atau
mendengar sebuah puisi yang dibaca.
d. Rima
Rima adalah persamaan bunyi yang berulang-ulang, baik pada akhir, awal, atau tengah
baris yang tujuannya adalah untuk menumbuhkan efek estetis.
e. Tema
Tema adalah ide dasar yang menjadi acuan dalam penulisan puisi. Tema adalah rohnya
puisi karena tiap-tiap bait puisi dikembangkan berdasarkan tema yang telah dipilih oleh
penyair.
f. Majas/gaya bahasa
Majas/gaya bahasa adalah pengungkapan perasaan atau pikiran dengan menggunakan
pilihan kata atau kalimat tertentu.

2. Unsur Ekstrinsik
Adapun unsur-unsur ekstrinsik teks puisi biasanya berhubungan dengan latar belakang
pengalaman penulis. Misalnya, latar belakang agama, adat, budaya, social, ekonomi,
politik dan lain-lain.

E. Tujuan Teks Puisi

Teks puisi memiliki tujuan dalam membuatnya. Berikut ini adalah tujuan dari penulisan teks puisi.

1. Melatih kepekaan jiwa atau kebatinan.
2. Sarana menyampaikan gagasan.
3. Sarana untuk merenung/merefleksi diri.

Modul Teks Puisi Kelas VIII 6

F. Contoh Teks Puisi

Contoh Teks Puisi 1

Aku Ingin

Karya Supardi Djoko Damono

Aku ingin mencintaimu
Dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat
Diucapkan kayu kepada api
Yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu
Dengan sederhana

Dengan isyarat yang tak sempat
Disampaikan awan kepada hujan

Yang menjadikannya tiada

Sumber:
https://baruga.id/menilik-makna-aku-ingin-karya-

sapardi-djoko-damono/

Modul Teks Puisi Kelas VIII 7

Contoh Teks Puisi 2

Doa Orang Lapar Allah!
kami berlutut
Karya W.S Rendra mata kami adalah mata Mu
ini juga mulut Mu
Kelaparan adalah burung gagak ini juga hati Mu
yang licik dan hitam dan ini juga perut Mu
perut Mu lapar, ya Allah
jutaan burung-burung gagak perut Mu menggenggam tawas
bagai awan yang hitam dan pecahan-pecahan gelas kaca

Allah! Allah!
burung gagak menakutkan betapa indahnya sepiring nasi panas
dan kelaparan adalah burung gagak semangkuk sop dan segelas kopi hitam

selalu menakutkan Allah!
kelaparan adalah pemberontakan kelaparan adalah burung gagak

adalah penggerak gaib jutaan burung gagak
dari pisau-pisau pembunuhan bagai awan yang hitam
yang diayunkan oleh tangan-tangan orang menghalang pandangku

miskin ke sorga Mu

Kelaparan adalah batu-batu karang Sumber:
di bawah wajah laut yang tidur https://penyair.wordpress.com/2009/08/16
adalah mata air penipuan
/sajak-doa-orang-lapar-ws-rendra/
adalah pengkhianatan kehormatan

Seorang pemuda yang gagah akan
menangis tersedu

melihat bagaimana tangannya sendiri
meletakkan kehormatannya di tanah

karena kelaparan
kelaparan adalah iblis
kelaparan adalah iblis yang menawarkan

kediktatoran

Allah!
kelaparan adalah tangan-tangan hitam
yang memasukkan segenggam tawas

ke dalam perut para miskin

Modul Teks Puisi Kelas VIII 8

1. Berikut ini unsur vocal yang harus diperhatikan dalam mendemonstrasikan atau
membacakan antologi puisi, kecuali…

A. Nada D. Intonasi

B. Gerak E. Artikulasi

C. Tempo

2. Puisi baru yang berupa sanjungan bagi orang yang telah berjasa dan membahas sesuatu

yang mulia, memiliki sifat yang menyanjung, baik itu terhadap pribadi tertentu atau suatu
peristiwa umum. Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari…

A. Ode D. Balada

B. Himne E. Karmina

C. Seloka

3. Dengan adanya irama, puisi yang ditulis dapat disajikan dengan indah sehingga mampu
memengaruhi ketertarikan pembaca atau pendengar terhadap puisi. Berdasarkan
pernyataan tersebut, pengertian irama adalah…
A. Penyusunan bunyi dari kata-kata dalam sebuah puisi.
B. Karya sastra hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia.
C. Bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair.
D. Hasil dari upaya memiliki kata-kata tertentu untuk dipakai dakam suatu tuturan bahasa.
E. Pergantian, keras lembut, lambat cepat, panjang pendek, atau tinggi rendahnya
pengucapan kata dalam puisi.

4. Bacalah teks puisi berikut dengan saksama!

Pecah Ombak di Tanjung Cina
Menghempas pecah di tepian
Biarlah makan dibagi dua
Asal adik jangan tinggalkan

Ditinjau dari segi bentuk/strukturnya, ciri puisi lama di atas adalah..
A. Berbentuk syair
B. Bersajak a-b-a-b
C. Pengaruh puisi Persia
D. Bertema kepahlawanan
E. Kata-katanya tidak baku

Modul Teks Puisi Kelas VIII 9

5. Bacalah teks berikut ini dengan seksama!

Memang salahku
Buaya darat kupercayai
Memang tak bisa dipungkiri melati kini telah ternodai
Memang salahku
Kupercayai bunglon itu
Dan tak kusangka dia berpindah warna

Jenis majas yang ada dalam puisi di atas adalah…

A. Majas repetisi D. Majas simbolik

B. Majas metafora E. Majas antiklimaks

C. Majas simile

6. Bacalah puisi di bawah ini!

Cinta yang Agung
Adalah ketika kamu menitikkan air mata
Dan masih peduli terhadapnya
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu
Dan kamu masih menunggunya dengan setia.

Majas yang mendominasi puisi di atas adalah…

A. Majas pararelisme D. Majas antiklimaks

B. Majas metonimia E. Majas antitesis

C. Majas sinekdok

7. Kegiatan mengubah puisi menjadi lagu disebut dengan ...

A. Puitisasi D. Puitisi puisi

B. Musikalisasi puisi E. Antologi puisi

C. Dramatisasi puisi

8. Naik turunnya lagu kalimat saat membacakan puisi disebut dengan ....

A. Lafal D. Tekanan

B. Volume E. Irama

C. Intonasi

9. Puisi yang megungkapkan perasaan duka di sebut ...

Modul Teks Puisi Kelas VIII 10

A. Balada D. Elegi
B. Ode E. Hime
C. Satire

10. Kegiatan membaca puisi disebut dengan ...

A. Orasi D. Puitisasi puisi

B. Deklarasi E. Dramatisasi puisi

C. Deklamasi

Kunci jawaban soal di atas

1. B. Gerak
2. A. Ode
3. E. Pergantian, keras lembut, lambat cepat, panjang pendek, atau tinggi rendahnya

pengucapan kata dalam puisi.
4. B. Bersajak a-b-a-b
5. D. majas Simbolik
6. A. Majas Pararelisme
7. B. Musikalisasi Puisi
8. C. Intonasi
9. D. Elegi
10. C. Deklamasi

Modul Teks Puisi Kelas VIII 11

Daftar Pustaka

Aminuddin. 2009. Pengantar Apresiasi Puisi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Lubis, Sri Khairani., Supriadi., & Rafika Rahmaini. 2020. Mengenal Lebih Dekat Puisi Rakyat.

Jakarta: Guepedia.
Rianto, Tomi. 2019. Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA/MA Kelas X, XI, XII.

Jakarta: PT Bumi Aksara.
https://baruga.id/menilik-makna-aku-ingin-karya-sapardi-djoko-damono/
https://penyair.wordpress.com/2009/08/16/sajak-doa-orang-lapar-ws-rendra/

Modul Teks Puisi Kelas VIII 12

Modul Teks Puisi Kelas VIII 13


Click to View FlipBook Version