B. Persyaratan Kemasan Bahan Keras
Untuk menetapkan fungsi perlindungan dari kemasan produk kerajinan bahan keras produk,
maka dibutuhkan pula dipertimbangkan aspek-aspek kualitas produk yang akan dilindungi nantinya.
Sebab mutu dari suatu produk ketika mencapai tangan pembeli sangat bergantung pada kondisi
bahan dasar, cara pengolahan, serta kondisi penyimpanan dari produk yang hendak di kemas.
Dengan begitu, fungsi dari kemasan produk kerajinan bahan keras tersebut wajib memenuhi
beberapa kualifikasi sebagai berikut:
1. Kemampuan/ daya membungkus yang baik untuk memudahkan dalam prosedur pengerjaan,
pengangkutan, pengiriman, penyimpanan, dan penyusunan produk.
2. Mempunyai kapabilitas supaya bisa melindungi isi produknya dari beraneka macam resiko dari
luar, contohnya perlindungan dari pengaruh kelembaban udara panas ataupun dingin, cahaya
matahari, bau asing, gesekan/tekanan mekanis, dan kontaminasi mikro organisme.
3. Dapat menjadi daya tarik untuk konsumen.
4. Dalam perihal ini, pengenalan produk, informasi dan penampilan seperti desain, warna, dan
keindahan bahan kemasan produk kerajinan bahan keras wajib di utamakan.
5. Persyaratan ekonomi, artinya, kemampuan dalam mencukupi keinginan pasar, sasaran
masyarakat, serta tempat tujuan konsumen.
6. Mempunyai bobot, ukuran, dan bentuk yang sesuai dengan norma atau standar yang ada, mudah
di bentuk atau di cetak, dan mudah juga untuk di buang.
Nah, tentu dengan adanya perjanjian yang harus dipenuhi pada kemasan produk kerajinan
bahan keras tersebut, pastinya kesalahan-kesalahan dalam hal memilih bahan pokok, kesalahan-
kesalahan dalam memilih desain kemasan produk kerajinan bahan keras, dan kesalahan-kesalahan
dalam memilih jenis kemasan produk kerajinan bahan keras pun dapat di minimalisir. Apalagi, kalau
Anda menggunakan mesin dari Ramesia.com yang tentunya memiliki kualitas tinggi. Sudah dapat
di pastikan, untuk masalah proses pastinya akan jauh lebih cepat dan efektif, serta kekurangan-
kekurangan yang proses pengemasan bisa dihilangkan. Selain itu, ada pula beberapa persyaratan
yang dibutuhkan untuk sebuah kemasan produk kerajinan bahan keras supaya bisa disebut kemasan
produk kerajinan bahan keras yang memadai untuk digunakan.
Syarat Kemasan Produk Kerajinan Bahan Keras yang Baik
Untuk bisa memenuhi syarat-syarat tersebut, maka setidaknya sebuah kemasan produk kerajinan
bahan keras harus mempunyai faktor-faktor sebagai berikut:
1. Kedap udara, baik itu oksigen maupun gas lainnya.
2. Bersifat non-toksik dan inert (tidak bereaksi ataupun menyebabkan reaksi kimia) sehingga dapat
menjaga kualitas aroma, warna, dan cita rasa dari produk yang di kemas.
3. Kedap terhadap air (mampu menahan unsur air ataupun kelembapan udara yang ada di
sekitarnya).
4. Kuat dan tidak mudah bocor terhadap tekanan.
5. Cenderung tahan terhadap panas.
6. Mudah di kerjakan secara massal dengan harganya relatif murah.
Pengertian secara singkat dari pengemasan adalah, suatu cara yang dilakukan untuk
melindungi mutu dari makanan atau bahan pangan. Yang tidak lain tujuannya adalah agar makanan
atau bahan dasar produk, baik itu yang sudah diolah maupun yang belum, dapat sampai ke pihak
konsumen dengan selamat, secara kuantitas maupun kualitas. Nah, untuk masalah kemasan suatu
produk supaya berkualitas, sudah dapat dipastikan kalau mesin-mesin kemasan dari Ramesia tentu
bisa dijamin kualitasnya.
Gambar 8.1. Aneka kemasan bahan keras
50 Prakarya SMP Kelas IX
C. Membuat Kemasan dari Bahan Keras
Berikut ini langkah-langkah pembuatan kemasan dari bahan keras :
1. Ukuran dimensi boxnya panjang 20 cm, lebar 15 cm dan tinggi 12 cm, buat 5 bidang yakni 2
pasang sisi berhadapan dan 1 dasar, ketebalan tripleks 4 mm. Plotkan ukuran di atas permukaan
tripleks, gambar dengan pensil lalu potong menggunakan cutter dan penggaris besi.
Gambar 8.2. Persiapan pola triplek
2. Bidang yang pertama digarap adalah dasar dan salah satu sisinya, ambil tripleks dasar dan salah
satu sisi yang ukurannya agak lebar.
3. Ambil bidang dasar, lihat penampang tripleks ini lebarnya hanya 4 mm.
Gambar 8.2. Persiapan pola tripleks Gambar 8.3. Lebar penampang
4. Bubuhi/olesi lem kayu (merk fox) agak tebal.
5. Segera tempelkan di atasnya tripleks sisi, topang trilpleks sisi ini dengan benda yang ketinggiannya.
kurang-lebih sama dengan lebar dasarnya agar kedudukannya datar untuk memudahkan
penempelan.
Gambar 8.4. Memberi lem penampang Gambar 8.5. Menyambungkan sisi kemasan
Prakarya SMP Kelas IX
51
6. Tempelkan dengan cara sedikit di tekan sambil diluruskan.
7. Siapkan jarum/paku kecil, saya lebih suka jarum pentul yang seperti ini tidak berkarat dan ramping.
Gambar 8.6. Menekan pengeleman Gambar 8.7. Paku kecil
8. Pakukan jarum di salah satu ujung dekat sudut bidang, pukulkan palu sedikit demi sedikit di atas
jarum hingga jarum menembus penampang tripleks di bawahnya secara lurus.
9. Pakukan jarum hingga tinggal kepalanya yang terlihat, kontrol jarum dengan jemari di bagian sisi
dalam bidang.
Gambar 8.8. Memasang paku/jarum agar kuat Gambar 8.9. Memasang paku/jarum agar kuat
10. Pakukan jarum di beberapa titik untuk satu penampang, biasanya saya terapkan 3-5 jarum
ditancapkan.
11. Selanjutnya kerjakan sisi yang berhadapan.
Gambar 8.10. Hasil sementara setelah dipaku Gambar 8.11. Siapkan bidang lainnya
12. Dengan cara yang sama di atas tempel/pasang bidang yang berhadapan.
13. Setelah dua bidang berhadapan tertempel selanjutnya kerjakan sisi yang saling berhadapan
lainnya.
Gambar 8.12. Memasang sisi berhdapan Gambar 8.13. Memasangkan sisi berikutnya
52 Prakarya SMP Kelas IX
14. Berikan lem di penampang āUā segera tempelkan bidang yang akan menutupinya, pakukan
beberapa jarum lakukan langkah yang sama untuk bidang yang berhadapannya.
15. Jika sudah kering maka jadilah sebuah box dari bahan triplek.
Gambar 8.14.Memasang sisi terakhir Gambar 8.15. Box bawah sudah jadi
16. Setelah lem sambungan kering lakukan penghalusan menggunakan kertas amplas pada
permukaan, sambungan dan penampang tripleks.
17. Untuk memperkuat sambungan dan sekaligus menutupi lubang berikan lem kayu agak tebal
gunakan spon karet agar usapannya merata.
Gambar 8.16. Amplas biar halus Gambar 8.17. Amplas bagian dalam
18. Ini potongan tripleks untuk tutup box, siapkan bidang tutup dan 2 bidang pinggiran yang
berhadapan.
19. Dengan cara yang sama buatlah tutup kotak ini.
Gambar 8.18. Membuat tutup
20.Tambahkan engsel tutup dan kotaknya.
Gambar 8.19. Kemasan dari triplek sudah jadi
53 Prakarya SMP Kelas IX
? PERTANYAAN Kemasan Bahan Keras
1. Berikan sebuah kesimpulan dari proyek pembuatan kemasan bahan keras di atas :
a. Menurut pendapat anda pembuatan kemasan bahan keras, mudah / sedang / sulit ,
berikan alasan !
................................................................................................................................
................................................................................................................................
b. Menurut pendapat anda hasil pembuatan kemasan diatas adalah, bagus / biasa saja /
jelek, alasannya !
................................................................................................................................
................................................................................................................................
c. Dalam pembuatan kemasan di atas saya, dibantu guru / membuat sendiri, alasannya !
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
2. Berapa volume yang dapat ditampung dari hasil pembuatan kemasan diatas ?
3. Hitungah luas bidang kemasan yang anda buat diatas ?
Tanggal Nama/ Paraf Nilai Catatan
Masuk Kelas Guru
54 Prakarya SMP Kelas IX