2) Langkah-langkah Pembuatan Lilin Hias Warna Warni
Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatan kerajinan lilin hias warna-warni :
a. Langkah pertama adalah tuangkan sedikit lilin ke dalam wadah, lalu panasakan hingga mencari
di oven atau alat pemanas lainnya. Ini yang akan digunakan untuk melapisi sumbu dengan lilin
agar dapat berdiri tegak saat diletakkan di dalam gelas.
b. Setelah lilin mencair, tuangkan sedikit lilin cair ke dalam gelas kaca mini yang akan dijadikan
wadah lilin hias. Kemudian letakkan sumbu yang telah diolesi lilin cair ke dasar gelas. Atur agar
sumbu bisa berdiri tegak di dalam gelas.
Gambar 7.9. Memanaskan lilin Gambar 7.10. Menuangkan lilin ke gelas
c. Siapkan beberapa buah krayon dengan warna yang berbeda-beda. Kupas dan buang bungkus
kertas pada krayon. Ambil krayonnya saja.
d. Letakkan beberapa potong krayon dalam beberapa wadah kecil yang telah berisi bahan lilin.
Pastikan masing-masing wadah berisi krayon dengan warna yang berbed. Lalu panaskan dalam
oven atau pemanas lainnya hingga mencair.
Gambar 7.11. Menyiapkan krayon Gambar 7.12. Memanaskan krayon
e. Setelah campuran lilin dan krayon tadi mencair keluarkan dari oven. Siapkan gelas kaca yang
berisi sumbu. Letakkan dengan posisi miring di satu sisi. Untuk mempermudah gunakan alat
bantu untuk menyangga gelas agar tidak goyang.
f. Lalu tuangkan sedikit-demi sedikit lilin cair yang berwarna tadi. Tuangkan satu warna terlebih
dahulu sedikit saja. Tunngu sampai lilin membeku.
Gambar 7.13. Menyiapkan lilin warna Gambar 7.13. Menuangkan lilin pada gelas bersumbu
g. Setelah lilin cair pertama membeku, balik dan miringkan gelas pada posisi sebaliknya. Kemudian
tuangkan lilin cair dengan warna yang berbeda ke dalam gelas dengan posisi miring berlawanan
arah.
46 Prakarya SMP Kelas VIII
h. Ulangi langkah diatas hingga sekitar 3 macam warna atau lebih sesuai keinginan anda atau
sampai gelas penuh.
Gambar 7.14. Menuangkan lilin tahap kedua Gambar 7.14. Menuangkan lilin hingga penuh
i. Untuk lilin warna cair yang terakhir, tuangkan dengan posisi gelas tegak lurus hingga terisi penuh.
Tunggu sebentar sampai lilin cair membeku dan dingin. Contoh hasilnya seperti di bawah ini.
Gambar 7.15. Hasil akhir lilin hias warni warni
47 Prakarya SMP Kelas VIII
? PERTANYAAN Membuat Kerajinan dari Bahan Lilin
1. Sebutkan bahan dan peralatan pembuatan kerajinan lilin hias warni warni?
2. Jelaskan secara singkat proses pembuatan lilin hias warna warni ?
3. Jelaskan teknik pewarnaan pada pembuatan kerajinan lilin hias warna warni ?
4. Membutuhkan waktu berapa lamakah untuk membuat lilin hias warna warni ?
5. Buatlah perhitungan sederhan dari kerajinan yang anda buat tadi, harga bahan ditambah ongkos
kerja, kira-kira berapa harga lilin hias warna warni layak untuk dijual ke konsumen ?
Tanggal Nama/ Paraf Nilai Catatan
Masuk Kelas Guru
48 Prakarya SMP Kelas VIII
8 Membuat kemasan Gift Box
Membuat kemasan gift box dengan CorelDraw
Kompetensi dasar
3.2.Memahami pengetahuan tentang prinsip perancangan, pembuatan, dan penyajian produk kerajinan
dari bahan lunak yang kreatif dan inovatif
4.2.Perancangan, pembuatan dan penyajian produk kerajinan dari bahan lunak yang kreatif dan
inovatif, sesuai dengan potensi daerah setempat (misalnya tanah liat, getah, lilin, clay polimer,
clay tepung, plastisin, parafin, gips dan lain-lain).
URAIAN MATERI
Pada materi sebelumnya kita sudah membuat beberapa desain kemasan yang kita rancang
dengan menggunakan aplikasi CorelDraw. Pada latihan kali ini kita akan merancang desain kemasan
berupa “gift box” yang dapat kita gunakan untuk kemasan berbagai macam sovenir, cindera mata,
atau perhiasan lainnya yang volumenya tidak terlalu besar.
Sebagai latihan praktik pembuatan kita akan menggunakan bahan yang mudah kita dapatkan
dengan ukuran volume yang kecil agar dapat dicetak dengan menggunakan kertas ukuran legal atau
A4. Jika nantinya kita akan membuat yang lebih besar lagi maka kita tinggal menaikkan nilai skala
pada gambarnya, misalnya menjadi dua kali lipatnya atau tiga kali lipatnya tergantung kebutuhan
kita. Untuk itu ikutilah petunjuk di bawah ini agar dapat mengerjakan dengan baik.
A. Kemasan Gift Box
Model kemasan sekarang sangat beragam tergantung dari kebutuhan, terkadang harga
kemasan justru lebih mahal dari harga barang yang dikemas. Tinggi rendanhya nilai kemasan
tergantung pada bebeapa faktor seperti harga dan jenis yang digunakan , desain yang menarik dan
unik, serta manfaat yang diperoleh dari kemasan itu sendiri.
Karena faktor desain juga mendomisai harga jual kemasan maka tidak ada salahnya jika
berusaha untuk membuat desain kemasan yang menarik dan unik. Kemasan yang menarik dengan
hasil buatan sendiri akan menjadikan kita lebih bangga dengan kemampuan kita sendiri apalagi
kemasan tersebut mempunyai nilai jual akan menambah semangat untuk berkarya lagi.
Gambar 8.1. Bentuk pola kemasan gift box Gambar 8.2. Gift box yang sudah jadi
Kemasan model gift box dapat kita rancang dengan menggunakan CorelDraw, selanjutnya
kita cetak dengan printer warna dana dapat kita bentuk mengikuti pola yang sudah kita desain terlebih
dahulu. Bahan yang kita gunakan kertas karton dengan ketebalan menyesuaikan kebutuhan, atau
dapat juga mengguanakan kertas buffalo yang banyak tersedia di pasaran seperti di toko buku atau
tempat fotocopy yang biasanya digunakan untuk sampul buku.
Syarat utama ketebalan kertas yang kita gunakan adalah dapat kita cetak pada printer warna,
jika kertas teralu tebal maka kemungkinan tidak dapat dicetak oleh printer, namun jika kertas terlalu
kecil kekuatan kemasan akan kurang dan sulit untuk di bentuk. Oleh karena itu sebelum membuat
kemasan kita pastikan kertas yang akan kita gunakan terlebih dahulu, kemudian warna dasarnya
usahakan polos terang seperti warna putih, kuning atau warna cerah polos lainnya agar hasil cetakan
maksimal.
49 Prakarya SMP Kelas VIII
B. Membuat Desain Kemasan Gift Box
Kita akan membuat desain kemasan dengan menggunakan aplikasi CorelDraw. Sebelumnya
kita sudah membuat kemasan berupa tas kertas atau paper bag. Pada latihan kali ini kita akan
membuat kotak kemasan yang kita desain dengan CorelDraw, setelah selesai di desain selanjutnya
kita dapat merangkainya menjadi sebuah kemasan yang menarik. Berikut ini langkah-langkah yang
perlu kita lakukan.
1. Klik menu file pilih new blank document, lalu atur dulu jenis kertas A4 dan ubah ke centimeters.
2. Buatlah bentuk seperti gambar di bawah ini, ukurannya sesuaikan dengan contoh di bawah ini.
Gambar 8.3. Pola dasar gift box
3. Membuat lipatan pada masing-masing bidang dengan ukuran lebar 1 cm dan panjang
menyesuaikan. Seperti contoh di bawah ini.
Gambar 8.4.Pola dengan lipatan
50 Prakarya SMP Kelas VIII
4. Menambahkan setangah lingkaran pada bagian atas, seperti gambar di bawah ini.
Gambar 8.5.Penambahan bentuk setengah lingkaran
5. Langkah selanjutnya adalah membuat desain untuk bagian depan atas dan samping. Kita cukup
membuat satu desain kemudian kita copy ke tempat lain, tetapi harus mepertimbangkan
posisinya, agar pada saat kita jadikan kemasan desainnya tidak salah tempat atau terbalik.
6. Buatlah modelseperti di bawah ini, pada kotak paling bawah. Gandakan gambar tersebut kemudian
berikan warna yang berbeda selanjutnya letakkan posisinya di belakang dari gambar pertama atur
posisinya seolah-olah membentuk bayangan dan hapus garis bordirnya. Seperti gambar di bawah
ini.
Gambar 8.6.Membuat Hiasan dasar Gambar 8.7.Menggandakan obyek
7. Tambahkan gambar pendukung lainnya dari internet atau kreasi sendiri sesuaikan dengan
kemasan yang dibuat.
Gambar 8.8.Menambahkan gambar lain
51 Prakarya SMP Kelas VIII
8. Menambahkan teks desain, silahkan anda berkreasi dengan kreatifitas masing-masing. Hasilnya
kurang lebih seperti di bawah ini.
9. Menambahkan warna pada background, hasilnya sepertinya di bawah ini.
Gambar 8.9.Menambahkan teks Gambar 8.10.Memberi warna background
10. Seleksi semua obyek pada desain di bagian atas tadi, kemudian gandakan dan letakkan di
bagian depan seperti gambar di bawawh ini.
Gambar 8.11.Menggandakan desain pada sisi depan
11. Gandakan lagi untuk posisi bagian belakang, tetapi ingat posisinya adalah di balik. Hasilnya
seperti gambar di bawah ini.
52 Prakarya SMP Kelas VIII
Gambar 8.12.Desain bagian belakang dengan posisi terbalik
12. Selanjutnya adalah menempatkan desain pada bagian samping, perhatikan posisinya seperti
gambar di bawah ini.
Gambar 8.13.Desain bagian samping
53 Prakarya SMP Kelas VIII
12. Langkah terakhir adalah mencetak desain dengan printer warna, kemudian kita susun
mengikuti pola dan lengketkan dengan lem. Hasilnya akan seperti gamabr di bawah ini.
Gambar 8.14. Hasil akhir setelah di rangkai Gambar 8.15. Model gift box lainnya
? PERTANYAAN Membuat Kemasan Produk Gift Box
1. Ceritakan kembali secara singkat proses pembuatan kemasan di atas ?
2. Menurut anda kertas dengan ukuran berat berapa yang cocok untuk kemasan di atas, berikan
penjelasan singkat alasan anda ?
3. Coba anda lakukan pengukuran pada hasil karya anda kira-kira berapa volume dari kemasan
yang anda buat ?
4. Berapakah ukuran maksimal gift box yang dapat kita buat dengan menggunakan kertas legal/
A4?
5. Jika anda perhitungkan bahan baku dan ongkos kerja kira-kira hasil karya anda di hargai
berapa, coba anda berikan estimasi biaya ?
Tanggal Nama/ Paraf Nilai Catatan
Masuk Kelas Guru
54 Prakarya SMP Kelas VIII
9 Prinsip Kerajinan Limbah Keras
Prinsip dasar kerajinan dari bahan limbah keras di sekitar kita
Kompetensi dasar
3.1.Memahami pengetahuan tentang jenis, sifat, karakter dan teknik pengolahan kerang, kaca,
keramik dan botol plastik.
4.1. Memilih jenis bahan dan teknik pengolahan kerang, kaca, keramik dan botol plastik yang sesuai
dengan potensi daerah setempat.
URAIAN MATERI
Limbah keras juga terbagi menjadi dua yaitu limbah keras organik dan anorganik. Limbah
keras organik adalah limbah yang berasal dari alam (tumbuhan dan hewan) bersifat keras, padat, dan
membutuhkan waktu yang cukup lama untuk terurai dalam tanah. Limbah keras anorganik adalah
jenis limbah yang berwujud keras, padat, sangat sulit atau bahkan tidak bisa untuk diuraikan atau
tidak bisa membusuk. Contoh limbah keras anorganik adalah plastik, pecahan keramik, pecahan
kaca, dan baja. Sampah anorganik berasal dari sumber daya alam dan kimia yang tidak terbaharui.
Akumulasi limbah yang merupakan sisa hasil buangan mempunyai potensi sebagai polutan (penyebab
polusi). Oleh karena itu, dengan proses daur ulang limbah mendapat perhatian khusus dan penanganan
yang maksimal.
Limbah keras relatif sulit terurai, dan mungkin beberapa bisa terurai tetapi memerlukan waktu
yang lama. Limbah tersebut berasal dari sumber daya yang berasal dari pertambangan seperti minyak
bumi, batubara, besi, timah, dan nikel. Limbah umumnya berasal dari kegiatan industri, pertambangan,
dan domistik yaitu dari sampah rumah tangga, contohnya: cangkang kerang, tampurung kelapa, sisik
ikan, kaleng bekas, botol, plastik, karet sintetis, potongan atau pelat dari logam, berbagai jenis batu-
batuan, pecah-pecahan gelas, tulang-belulang, stereofoam dan lain-lain.
Pengolahan limbah organik dan anorganik memiliki teknik yang berbeda. Limbah organik
biasanya didaur ulang menjadi pupuk tanaman sampai dengan bahan bakar biogas. Sementara
limbah keras yang ada di lingkungan masyarakat terlebih dahulu dilakukan pengolahan melalui
beberapa cara berikut.
1. Sanitasi (Sanitary Landfill)
Sanitary landfill yaitu suatu metode pengolahan sampah terkontrol dengan sistem sanitasi
yang baik.
2. Pembakaran (Incineration)
Pada incineration, sampah dibakar di dalam alat insinerator. Hasil pembakarannya berupa
gas dan residu pembakaran.
3. Penghancuran (Pulverisation )
Pada pulverisation, penghancuran sampah dilakukan di dalam mobil pengumpul sampah yang
telah dilengkapi dengan alat pengaduk sampah. Sampah-sampah tersebut langsung dihancurkan
menjadi potongan-potongan kecil yang dapat dimanfaatkan untuk menimbun tanah yang letaknya
rendah. Limbah keras yang dapat didaur ulang yaitu tempurung kelapa, cangkang kerang, tulang
belulang, plastik, logam, kaca, plastik, dan kaleng. Limbah-limbah dapat dipilah-pilah sesuai kebutuhan.
Jika dinilai tidak layak pakai, maka limbah dapat diselesaikan dengan cara dibakar. Sebaliknya limbah
yang masih dalam kondisi utuh, dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya kerajinan. Jika limbah
sudah beralih manfaat menjadi barang kerajinan secara ekonomi nilainya akan meningkat.
Sebagai generasi muda, kepedulian dan kepekaan terhadap lingkungan hidup perlu
ditanamkan sejak dini. Tantangannya membutuhkan usaha dan kreativitas kita untuk memperbaiki
kondisi lingkungan menjadi lebih baik. Pengetahuan dan pemahaman tentang desain berkelanjutan
seperti yang telah diuraikan pada bab terdahulu perlu dipelajari lebih dalam sehingga solusi limbah
keras sebagai bahan baku kerajinan dapat berkembang berdasarkan analisis yang tepat.
Jika kita melihat di berbagai kegiatan pameran kerajinan, kerajinan dari bahan limbah keras
hasil karya putra putri bangsa Indonesia sungguh luar biasa, kental dengan kearifan lokal dan budaya
Nusantara sehingga menggugah hati untuk membeli. Jika produk berkualitas maka harga tidak lagi
menjadi persoalan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia adalah orang yang kreatif dan
senang mencari peluang serta cinta produk dalam negeri.
55 Prakarya SMP Kelas VIII
Gambar 9.1. Aneka kerajinan limbah keras
Dalam penciptaan produk kerajinan dari limbah keras lebih pada memunculkan ciri khas
pengrajin dalam mengembangkan desain kerajinannya. Sejak dahulu masyarakat Indonesia
telah menggunakan produk kerajinan sebagai alat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dari
mulai kebutuhan pribadi, rumah tangga hingga hanya sekadar kebutuhan penghias rumah/kantor.
Berdasarkan pengamatan tersebut kerajinan dari bahan dasar limbah keras dapat dibuat dengan
berbagai bentuk dan fungsinya.
Pada Gambar diatas terlihat produk yang berasal dari bahan limbah. Perhatikanlah produk
tersebut. Produk-produk tersebut memiliki ciri khas bahan dari limbah organik atau anorganik sebagai
bahan dasarnya. Bahan limbah keras yang akan kita pelajari bersama adalah kerajinan dari bahan
limbah aneka cangkang kerang, sisik ikan dan tulang ikan, dan tempurung kelapa. Sedangkan bahan
kerajinan dari limbah keras anorganik adalah botol plastik, pecahan keramik dan pecahan kaca.
Perhatikanlah jenis produk apa yang bisa dihasilkan dari bahan limbah keras tersebut. Amati dan
teliti lebih jauh jenis-jenis bahan limbah keras yang dapat ditemui di lingkungan sekitar yang dapat
digunakan sebagai produk kerajinan.
A. Prinsip Kerajinan Bahan Keras
Pengolahan limbah keras maupun organik memiliki prinsip yang sama yaitu dengan sistem
3R yaitu reduce, reuse, dan recycle. Bacalah kembali bagian terdahulu agar dapat memahaminya
kembali. Upaya melakukan recycle (mendaur ulang limbah keras menjadi karya kerajinan tangan)
berarti sudah dapat mengatasi masalah lingkungan yang mengganggu kehidupan. Reduce, reuse,
dan recycle dalam proses pembuatan produk kerajinan harus selalu dijalankan. Tindakan dapat
meminimalisir sampah yang dihasilkan dalam proses produksi kerajinan.
Penggunaan bahan limbah keras untuk dirancang menjadi sebuah produk kerajinan tidaklah
mudah. Kita harus memiliki motivasi yang besar dalam proses kreatif dan mengatasi masalah limbah
di lingkungan, sehingga tidak sulit untuk melahirkan rancangan yang besar. Kita perlu mengetahui
dan memahami prinsip dasar yang membangun kesadaran bahwa mendesain bahan limbah keras
merupakan proses menata ulang kebermanfaatan dari sebuah produk yang telah hilang nilai gunanya.
Seperti yang telah diuraikan pada bab terdahulu bahwa seharusnya sebuah rancangan bersifat
berkelanjutan (sustainable design), tidak hanya cukup secara ekonomi saja, tetapi harus
mengintegrasikan isu-isu lingkungan, sosial, dan budaya ke dalam produk. Hal tersebut agar desain
lebih dapat bertanggung jawab dalam menjawab tantangan dalam masyarakat global. Begitu juga
seorang desainer produk harus memahami pentingnya pemahaman ini. Proses kreatif akan ditemukan
saat seseorang telah memperoleh daya serap, imajinasi melalui pengetahuan terhadap materi bahan,
alat dan proses yang akan ditekuninya. Pengetahuan bahan limbah keras, penggunaan alat dan
kemampuan keteknikan dalam bertukang akan melahirkan sebuah proses kreatif itu sendiri. Jadi,
kreativitas harus diupayakan tercipta dengan banyak langkah. Setelah kreativitas muncul maka akan
melahirkan produk.
56 Prakarya SMP Kelas VIII
2 Latihan Proses Rancangan Kerajinan
Buatlah sebuah proses rancangan kerajinan dengan menggunakan aplikasi Word Processing seperti
Ms. Word, Open Office atau aplikasi Word Processing lainnya:
Contoh modelnya adalah seperti contoh di bawah ini.
Gambar 9.2. Proses rancangan kerajinan limbah keras
57 Prakarya SMP Kelas VIII
? PERTANYAAN Prinsip Kerajinan Limbah Keras
1. Jelaskan secara singkat pengertian prinsip kerajinan 3R , reduce, reuse, recycle ?
2. Sebutkan contoh-contoh yang termasuk pada bahan keras di sekitar anda ?
3. Jelaskan perbedaan limbah keras dan limbah lunak ?
4. Mengapa limbah keras sulit terurai di bandingkan dengan limbah lunak, jelaskan ?
5. Sebutkan dan jelaskan cara pengolahan limbah keras ?
6. Sebutkan yang digunakan untuk membuat diagram proses kerajinan diatas adalah ?
7. Bagaimana cara membuat garis putus-putus ( ---- ) pada pembuatan diagram proses diatas ?
8. Lakukan pengematan secara sederhana di sekitar anda, menurut anda limbah keras jenis apa
saja yang paling banyak anda temui ?
9. Dari hasil penemuan anda pada soal no. 8, ide apa yang dapat anda kembangkan untuk membuat
limbah tersebut mempunyai nilai jual, berikan penjelasan singkat ?
10. Buatlah data mengenai limbah yang ada di sekitar anda, minimal 20 jenis bahan !
Tanggal Nama/ Paraf Nilai Catatan
Masuk Kelas Guru
58 Prakarya SMP Kelas VIII
10 Jenis dan karakteristik limbah
keras
Memahami jenis dan karakteristik limbah keras di sekitar kita
Kompetensi dasar
3.3. Memahami pengetahuan tentang jenis, sifat, karakter dan teknik pengolahan kerang, kaca,
keramik dan botol plastik.
4.3. Memilih jenis bahan dan teknik pengolahan kerang, kaca, keramik dan botol plastik yang sesuai
dengan potensi daerah setempat.
URAIAN MATERI
Dalam kehidupan kita seringkali kita menjumpai berbagai macam jenis limbah keras. Limbah
keras ini merupakan jenis limbah yang sulit untuk terurai, dengan memanfaatkan limbah untuk kerajinan
berarti kita ikut serta dalam penyelamatan bumi. Limbah keras secara garis besar terbagi menjadi dua
bagian yaitu limbah keras organik dan limbah keras anorganik. Jenis limbah ini ini dapat kita bedakan
dari asalnya yaitu alam atau buatan.
A. Jenis dan Karakteristik Limbah Keras
Limbah keras yang digunakan sebagai bahan dasar kerajinan dapat dibedakan menjadi dua
jenis sebagai berikut.
1. Limbah Keras Organik
Limbah yang terdiri atas kandungan bahan yang pejal, solid, kuat dan tidak mudah berubah
bentuk, berasal dari sumber daya alam daratan dan lautan. Contohnya cangkang kerang laut, sisik
ikan keras, tulang ikan, tulang hewan berkaki empat (sapi, kerbau, kambing), tempurung kelapa, dan
potongan kayu. Hampir semua limbah keras organik dapat dimanfaatkan kembali sebagai produk
kerajinan, tetapi diperlukan peralatan yang cukup kuat untuk membantu dalam pengerjaannya.
Gambar 10.1. Berbagai Limbah keras keras; a. cangkang kerang laut, b. tulang sapi, c. tulang ikan,
d.sisik ikan, e. tempurung kelapa, dan f. potongan kayu.
59 Prakarya SMP Kelas VIII
2. Limbah Keras Anorganik
Limbah yang terdiri atas kandungan bahan yang kuat dan tidak mudah dihancurkan dengan
alat biasa, melainkan harus menggunakan teknologi tertentu seperti pemanasan, pembakaran, dan
penghancuran. Contohnya pelat-pelat dari logam, pecah-pecahan keramik, pecahan kaca, wadah/
botol plastik, dan kaleng. Meskipun begitu, tidak semua limbah keras dapat diolah kembali menjadi
karya kerajinan karena keterbatasan alat dan teknologi.
Gambar 10.2. Berbagai Limbah keras anorganik; a. potongan logam, b. pecahan keramik, c.
pecahan/botol kaca, d. kaleng, dan botol-botol plastik.
Limbah keras dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan. Proses recycle yaitu mendaur
ulang limbah keras menjadi karya kerajinan dapat membantu menyelesaikan masalah lingkungan
tersebut. Mulailah dari sekarang, untuk hidup yang lebih baik! Lakukanlah pengamatan terhadap
gambar beberapa produk kerajinan dari limbah keras yang ada di lingkunganmu.
B. Pengolahan Bahan Limbah Keras
Produk kerajinan dari bahan limbah keras yang dimaksud adalah limbah keras organik dan
anorganik. Banyak orang yang sudah memanfaatkan limbah keras ini sebagai produk kerajinan.
Teknik pembuatannya pun bervariasi. Temuan-temuan desain produk kerajinan dari limbah keras
selalu bertambah dari waktu ke waktu. Ini dikarenakan semakin banyak orang yang telah menaruh
perhatian terhadap pemanfaatan limbah keras sebagai produk kerajinan. Pembuatan produk
kerajinan di setiap wilayah tentunya berbeda dengan wilayah lainnya. Dari daerah manakah kamu
berasal? Setiap daerah memiliki ciri khas kerajinan yang menjadi unggulan daerahnya. Hal ini tentu
dikarenakan sumber daya limbah keras dari masing-masing daerah berbeda. Limbah anorganik
memiliki kecenderungan dihasilkan oleh kawasan industri dan domestik (rumah tangga). Misalnya
di wilayah industri limbah keras yang ada umumnya berupa puing-puing logam dan pecahan kaca.
Sementara limbah keras dari rumah tangga umumnya berupa plastik dan tulang-belulang limbah
pangan dari hewani.
Proses pengolahan masing-masing bahan limbah keras secara umum sama. Pengolahan
dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin. Di bawah ini proses pengolahan
sederhana yang dapat dilakukan untuk bahan limbah keras.
60 Prakarya SMP Kelas VIII
1. Pemilahan bahan limbah
Seleksi bahan limbah keras perlu dilakukan sebelum proses produksi.
2. Pembersihan limbah
Keadaan limbah keras biasanya tidak cukup bersih. Oleh karena itu, perlu dilakukan
pencucian dengan menggunakan detergen agar zat bekas makanan atau minuman dapat larut
dan limbah keras menjadi bersih.
3. Pengeringan
Pengeringan dilakukan secara konvensional yaitu menggunakan sinar matahari langsung
atau dapat juga secara langsung dengan dibersihkan menggunakan lap kering.
4. Pewarnaan
Pewarnaan pada limbah keras dapat dilakukan dengan cara disemprot atau dikuas dengan cat.
5. Pengeringan setelah pewarnaan
Setelah diberi warna, bahan limbah harus dikeringkan kembali dengan sinar matahari langsung
atau diangin-anginkan.
6. Penghalusan bahan agar siap pakai
Bahan limbah yang sudah kering dapat difinishing agar mudah diproses menjadi karya.
Proses finishing juga berbagai macam caranya, seperti dipotong, ditempa, dilem, digerinda, dan
diamplas.
C. Proses Produksi Limbah Keras
Produk kerajinan dari bahan limbah keras yang dimaksud adalah limbah keras organik dan
anorganik. Limbah keras kedua kategori ini cukup banyak di lingkungan kita. Orang sudah banyak
yang memanfaatkan limbah ini sebagai produk kerajinan. Teknik pembuatannya pun bervariasi.
Temuan-temuan desain produk kerajinan dari limbah organik selalu bertambah dari waktu ke waktu.
Ini dikarenakan semakin banyak orang yang perhatian terhadap pemanfaatan limbah sebagai produk
kerajinan. Pembuatan produk kerajinan di setiap wilayah tentunya berbeda dengan wilayah lainnya.
Dari daerah manakah kamu berasal? Setiap daerah memiliki ciri khas kerajinan yang menjadi
unggulan daerahnya. Hal ini tentu dikarenakan sumber daya limbah keras organik dan anorganik
dari masing-masing daerah berbeda. Di bawah ini merupakan penggolongan hasil limbah keras
yang dapat dijadikan bahan baku produk kerajinan dilihat dari kondisi wilayahnya.
1. Daerah pesisir pantai/laut
Limbah keras yang banyak tersedia seperti cangkang kerang, tempurung kelapa, sisik ikan, dan
tulang ikan.
2. Daerah pegunungan
Limbah keras yang banyak dihasilkan di daerah ini adalah limbah kayu pinus, kayu abasia, dan
kayu kamper.
3. Daerah pertanian
Limbah keras yang didapat di daerah ini adalah tulang-tulang hewan ternak seperti tulang sapi,
kerbau, kambing, ayam, serta tulang ikan.
4. Daerah perkotaan
Limbah keras yang dihasilkan di daerah perkotaan biasanya berupa pecahan kaca, pecahan
keramik, potongan logam, dan aneka plastik bekas perabot.
Carilah tahu lebih banyak sumber daya limbah keras organik dan anorganik yang ada di sekitar
tempat tinggalmu! Pelajari dan kembangkanlah kerajinan yang ada di daerahmu sendiri!
61 Prakarya SMP Kelas VIII
2 LATIHAN Membuat Slide Jenis dan Karakteristik Limbah Keras
1. Buatlah sebuah slide presentasi mengenai Jenis dan karakteristik Kerajinan Limbah Keras :
a. Slide 1 : Slide Pembuka
b. Slide 2 : Jenis Limbah Keras
c. Slide 3 : Proses Pengolahan Limbah Keras
d. Slide 4 : Bahan Kerajinan dilihat Wilayahnya
e. Slide 5 : Slide Penutup
- Untuk animasi aturlah sesuai dengan keinginan anda
- Tambahkan gambar pendukung
- Presentasikan di depan kelas jika memungkinkan
Contoh tampilan slide presentasi seperti di bawah ini :
Slide 1
Slide 2
Slide 3
62 Prakarya SMP Kelas VIII
Slide 4
Slide 5
? PERTANYAAN Jenis dan Karakteristik Bahan
1. Sebutkan bahan kerajinan dari bahan keras di sekitar anda ?
2. Sebutkan bahan kerajinan dari limbah keras dan berikan penjelasan ?
3. Sebutkan dan jelaskan proses pengolahan limbah keras sederhana ?
4. Sebutkan bahan kerajinan limbah keras berdasarkan wilayahnya?
5. Sebutkan dan jelaskan snimasi apa saja yang anda gunakan pada slide presentasi diatas ?
Tanggal Nama/ Paraf Nilai Catatan
Masuk Kelas Guru
63 Prakarya SMP Kelas VIII
11 Kerajinan Bahan Limbah Keras
Organik
Memahami proses produksi kerajinan bahan limbah keras organik
Kompetensi dasar
3.4.Memahami pengetahuan tentang prinsip perancangan dan penyajian produk kerajinan dari kerang,
kaca, keramik dan botol plastik yang kreatif dan inovatif.
4.4.Perancangan, pembuatan dan penyajian produk kerajinan dari kerang, kaca, keramik dan botol
plastik yang kreatif dan inovatif sesuai dengan potensi daerah setempat.
URAIAN MATERI
Bahan limbah organik keras dapat menghasilkan produk kerajinan yang memiliki nilai jual
yang sangat tinggi. Apalagi jika didesain dengan inovasi yang selalu mengikuti perkembangan zaman.
Produk kerajinan yang telah jadi akan semakin bernilai jika diberi kemasan yang baik dan menarik. Di
bawah ini contoh produk kerajinan dari limbah keras organik yang dapat menginspirasi pembuatan
karya.
A. Kerajinan Limbah Cangkang Kerang
Perairan Indonesia sangat luas dengan aneka satwa air penghuninya. Beraneka jenis kerang
yang hidup di dalamnya dan beraneka ragam pula bentuknya. Apakah kamu mengetahui pengertian
kerang itu? Bahasa latin kerang yaitu molusca, yaitu hewan air yang bertubuh keras yang memiliki
cangkang. Kerang terbagi dua yaitu kerang betina dan jantan. Di daerah perkotaan atau pinggir kota,
limbah cangkang kerang banyak dijumpai di restoran sea food. Di tempat seperti ini dapat ditemui
jenis cangkang kerang laut yang menjadi limbah. Kulit cangkang kerang memang memenuhi tempat
sampah, karena ukuran daging kerang yang kecil membuat limbah cangkang kerang menumpuk
dan tidak sedap dipandang. Banyak orang sudah banyak yang memanfaatkan cangkang kerang ini
sebagai karya kerajinan. Turis mancanegara pun banyak yang menyukai karya kerajinan dari cangkang
kerang produksi pengrajin Indonesia.
Sejak dahulu cangkang kerang merupakan produk terbaik yang dihasilkan dari pengrajin
Indonesia. Kini banyak negara asing yang turut bersaing mengikuti jejak Indonesia. Salah satunya
Vietnam yang kini menjadi pesaing bisnis kerang dengan Indonesia. Oleh sebab itu, sebagai generasi
penerus, kreativitasmu perlu diasah terus menerus agar menghasilkan produk unggulan yang unik
dan disukai banyak orang serta dapat menyaingi negara lain.
Sejak dahulu cangkang kerang merupakan produk terbaik yang dihasilkan dari pengrajin
Indonesia. Kini banyak negara asing yang turut bersaing mengikuti jejak Indonesia. Salah satunya
Vietnam yang kini menjadi pesaing bisnis kerang dengan Indonesia. Oleh sebab itu, sebagai generasi
penerus, kreativitasmu perlu diasah terus menerus agar menghasilkan produk unggulan yang unik
dan disukai banyak orang serta dapat menyaingi negara lain.
64 Prakarya SMP Kelas VIII
Adapun proses pengolahan cangkang kerang setelah diambil dari pantai sebagai berikut :
1) Cangkang kerang dipilah-pilah sesuai ukuran dan bentuknya.
2) Cangkang kerang dicuci dengan menggunakan air mengalir dan direndam dalam larutan natrium
soda, agar sisa-sisa daging cangkang kerang dan kotoran, serta bau yang ada di dalam cangkang
kerang dapat larut.
3) Cangkang kerang dikeringkan dengan pengering, tidak menggunakan sinar matahari langsung,
agar kualitas cangkang kerang tetap terjaga baik.
4) Persiapan bahan baku cangkang kerang dengan cara dikikir, diamplas, ataupun dipotong sesuai
kebutuhan.
5) Cangkang kerang sia
1) Bahan pembuatan kerajinan dari cangkang kerang
Bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan cangkang kerang adalah kerang. Kerang
yang dimanfaatkan juga beragam bentuknya. Setiap kerang memiliki nama seperti kerang darah,
kerang hijau, kerang lokan, kerang remis, dan kerang tiram. Bahan-bahan tersebut dapat dipadukan
dengan berbagai hiasan seperti logam perak, manik-manik, dan mata-mataan untuk bentuk hewan.
Gambar 11.1.Aneka kerang; a. kerang darah, b. kerang hijau, dan c. kerang lokan.
Gambar 11.2.Isi lem tembak kualitas satu, b. perak, c. manik-manik, dan d. mata-mataan.
2) Alat pembuatan kerajinan cangkang kerang
Alat pembuatan kerajinan kerang di antaranya amplas, kikir, dan lem tembak. Ada juga
yang menggunakan mesin gerinda untuk menghaluskan atau membuang bagian yang tidak perlu.
Gambar 11.3. Alat pembuatan kerajinan cangkang kerang; a. amplas, b. kikir, c. lem tembak, dan d. gerinda.
65 Prakarya SMP Kelas VIII
3) Produk kerajinan dari limbah cangkang kerang
Hasil dari limbah cangkang kerang adalah kerajinan yang unik dan disukai banyak orang.
Cangkang kerang yang berukuran kecil dan pipih dapat dibuat sebagai pelapis tempat sabun,
penghias frame foto atau cermin, kap lampu, kotak perhiasan, dan aneka lampu. Cangkang kerang
yang berukuran sedang dapat dijadikan sebagai tirai, replika hewan, bunga, dan miniatur bangunan.
Gambar 11.3. Produk kerajinan cangkang kerang.
4) Proses pembuatan kerajinan dari limbah cangkang kerang
Kali ini yang akan dibuat adalah cangkang kerang beraneka macam yang dipadukan menjadi
sebuah gantungan kunci lucu dan unik. Teknik yang digunakan hanya dengan pengeleman saja.
Gambar 11.3. Proses produksi kerajinan cangkang kerang.
B. Kerajinan Sisik Ikan
Perairan Indonesia sangat kaya akan hasil lautnya, terutama ikan. Dari produk ikan,
dihasilkan limbah yang dimanfaatkan sebagai bahan dasar kerajinan. Limbah ikan berupa sisik
dan tulang ikan. Di daerah pesisir pantai banyak nelayan yang menjual ikan dan mengolahnya di
tempat pelelangan ikan. Limbah sisik ikan banyakdijumpai di sana dan terbuang percuma. Belum
banyak orang yang memahami bahwa sisik ikan dapat didaur ulang. Limbah dari sisik ikan itu bisa
menghasilkan produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis tinggi jika dapat mengolahnya.
66 Prakarya SMP Kelas VIII
Sebagian besar jenis ikan menghasilkan sisik yang berbedaukuran dan ketebalannya. Sisik
ikan kakap lebih sering digunakan sebagai produk kerajinan karena sisiknya lebih kokoh, tebal, dan
besar dibanding sisik ikan mas atau mujair. Meskipun begitu, sisik-sisik jenis ikan selain kakap ini
pun dapat diolah, tentunya disesuaikan dengan jenis kerajinan yang akan dibuat. sebagai bahan
baku produk kerajinan.
1. Sisik-sisik ikan direndam selama 2 jam dengan air detergen dan dibilas dengan air bersih sebanyak
3 kali hingga benar-benar bersih dari detergen.
2. Rendam kembali sisik-sisik ikan dengan campuran air jeruk nipis dan air selama 2 jam agar bau
amisnya hilang.
3. Pisahkan sisik ikan sesuai ukuran dan ketebalan dan tiriskan dengan saringan.
4. Pemberian warna pada sisik-sisik ikan diperlukan kehati-hatian. Rebuslah air hingga hangat
dengan ditambahkan larutan benzoat sebagai pengawet.
5. Masukkan pewarna wantex atau cat tekstil pada panci dan masukkan pula sisik-sisik ikannya.
Perlu diperhatikan jangan sampai air menjadi mendidih, karena sisik ikan akan menjadi matang
dan menempel satu sama lain.
6. Matikan kompor dan biarkan sisik-sisik ikan itu terendam zat warna selama 20 menit.
7. Tiriskan sisik-sisik ikan dan keringkan dengan cara diangin-anginkan agar permukaan tidak
melengkung.
a) Bahan pembuatan kerajinan dari limbah sisik ikan
Bahan pembuatan kerajinan limbah sisik ikan di antaranya, sisik ikan, pewarna, jeruk nipis,
natrium benzoat, semprot clear, dan aneka pernak-pernik aksesoris seperti peniti bros, kawat anting
anting, tali kalung, penjepit rambut, dan sirkam.
Gambar 11.4.a. cangkang kerang, b. pewarna, c.
jeruk nipis, d. semprot clear, e. natrium benzoat, f. aneka pernak-pernik aksesoris, seperti
peniti bros, dan g. kawat anting-anting.
b) Alat pembuatan kerajinan limbah sisik ikan
Alat pembuatan kerajinan limbah sisik ikan yang digunakan adalah tang lancip, panci,
spatula, dan kompor.
Gambar 11.5. Alat pembuatan kerajinan sisik ikan; a. tang lancip, b. panci, c. spatula, dan d. kompor.
67 Prakarya SMP Kelas VIII
c) Produk Kerajinan dari bahan limbah sisik ikan
Limbah sisik ikan bisa dijadikan sebagai bahan utama pembuatan aksesori seperti anting-
anting, cincin, kalung, bros, dan gelang. Hasilnya lebih terlihat unik, artistik, dan menarik. Selain itu,
dapat pula dikembangkan menjadi bentuk-bentuk penghias kartu, wadah serbaguna, dan miniatur
hewan bersisik seperti naga atau bentuk lainnya. Perbanyaklah mengamati benda-benda di sekitar
untuk menghasilkan karya yang lebih inovatif.
Gambar 11.6. Produk kerajinan sisik ikan; a. anting-anting, b. sendal, dan c. kalung.
d) Proses pembuatan kerajinan dari bahan limbah sisik ikan
Kerajinan limbah sisik ikan yang akan dibuat adalah bentuk aksesoris. Bentuk aksesoris ini
tergolong mudah dan sederhana untuk dikerjakan di rumah tanpa menggunakan alat khusus.
Gambar 11.7. Proses pembuatan kerajinan sisik ikan
C. Kerajinan Limbah Tulang Ikan
Tulang ikan merupakan limbah perikanan yang mudah didapatkan di daerah pantai, pasar
ikan, dan restoran-restoran seafood. Selama ini tulang ikan biasa dipergunakan sebagai bahan
pakan ternak. Tulang ikan dihaluskan menjadi tepung tulang. Sebagian besar orang membuang
limbah tulang ikan ini karena tidak lagi bermanfaat. Jika masa panen ikan, orang tidak sempat lagi
mengolah limbah tulang ikan. Limbah tulang ikan menjadi pemandangan yang mengganggu karena
hanya dibuang begitu saja di sekitar lingkungan.
Limbah tulang ikan ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar kerajinan yang
cukup unik dan artistik. Produk kerajinan dari tulang ikan masih tergolong langka, sehingga sangat
berpotensi dikembangkan lebih lanjut. Masyarakat yang tinggal di dekat perairan laut, pantai atau
pasar ikan tidak akan menemui kesulitan dalam memperoleh limbah tulang ikan dan tidak perlu
mengeluarkan banyak dana untuk mendapatkan bahan baku kerajinan ini.
Pemanfaatan limbah tulang ikan menjadi produk kerajinan memiliki nilai lebih di bidang
ekonomi. Sekarang ini orang sudah mulai menyenangi produk kerajinan yang berasal dari bahan
tulang ikan, karena unik berseni, menarik, dan juga ramah lingkungan. Oleh karena itu, dapat
dikatakan bahwa peluang usaha dari limbah tulang ikan dapat menguntungkan.
Setiap bagian tulang ikan memiliki keunikan masing-masing. Semuanya dapat dimanfaatkan
sebagai bahan dasar kerajinan. Bagian yang dapat dimanfaatkan adalah tulang bagian kepala, sirip,
tulang bagian tengah, tulang ekor, dan masih banyak lagi. Carilah informasi mengenai limbah tulang
ikan sebagai produk kerajinan sebanyak-banyaknya.
68 Prakarya SMP Kelas VIII
Pengolahan tulang ikan dilakukan dengan sederhana. Setelah dicuci bersih, tulang ikan
dijemur matahari langsung. Satu hal yang perlu diperhatikan yaitu pisahkan bagian-bagian yang
berpotensi untuk dijadikan produk kerajinan yang sesuai. Tulang ikan dapat pula diberi warna dengan
menggunakan pewarna semprot.
1) Bahan pembuatan produk kerajinan dari limbah tulang ikan
Bahan baku pembuatan kerajinan limbah tulang ikan adalah tulang ikan dengan seluruh
bagiannya. Selain itu, digunakan pula lem power dan semprotan pewarna.
Gambar 11.8. Bahan kerajinan tulang ikan; a. tulang ikan, b. lem powerl, dan c. pewarna semprot.
2) Alat pembuatan kerajinan limbah tulang ikan
Alat pembuatan kerajinan limbah tulang ikan mudah didapat di antaranya amplas, gergaji
besi, lem tembak, dan gerinda.
Gambar 11.9. Alat pembuatan kerajinan limbah tulang ikan: a. amplas, b. gergaji,
c. lem tembak, dan d. gerinda
3) Produk kerajinan dari limbah tulang ikan
Dengan berbekal keterampilan, kreativitas, dan alat-alat sederhana, produk kerajinan dari
limbah tulang ikan ini dapat diolah menjadi berbagai bentuk seperti hiasan dinding/ruang, bunga,
miniatur kendaraan, dan miniatur tokoh.
Gambar 11.10. Produk kerajinan dari limbah tulang ikan; a. kuda laut, b. kepiting
c. gelang, dan d. naga.
4) Proses pembuatan kerajinan dari limbah tulang ikan
Proses pembuatan kerajinan dari tulang ikan tidak sesederhana yang dibayangkan. Untuk
menghasilkan produk yang bagus diperlukan ketelitian dan kesabaran dalam membuatnya. Agar
hasilnya dapat bervariasi dan unik, perlu dibuat rancangan terlebih dahulu sehingga hasilnya lebih
rapi dan sesuai prinsip keindahan. Proses pembuatan kerajinan tulang ikan yang disajikan ini berupa
kerajinan aksesoris.
69 Prakarya SMP Kelas VIII
Gambar 11.11. Proses pembuatan kerajinan tulang ikan
D. Kerajinan Tempurung Kelapa
Masih ingatkah kamu dengan pembelajaran terdahulu yaitu pada buku Prakarya kelas 7 bagian
pengolahan telah diinformasikan tentang cara mengolah limbah tempurung kelapa untuk benda
kerajinan. Kini saatnya kamu memperoleh manfaat dari pembelajaran tersebut. Tempurung kelapa
bagi sebagian masyarakat biasa disebut juga dengan tempurung.
Tempurung banyak terdapat di daerah pesisir pantai yang ditumbuhi pohon nyiur atau pohon
kelapa. Indonesia tergolong negara maritim karena dikelilingi oleh lautan sehingga pohon kelapa
dapat dengan mudah dijumpai. Tahukah kamu bahwa Provinsi Sulawesi Utara merupakan daerah
yang dijuluki negeri nyiur melambai karena banyak ditumbuhi pohon kelapa? Oleh karena itu, tidak
heran jika Sulawesi Utara menjadi daerah penghasil pangan tradisional klapertart yaitu makanan
serupa puding dengan kandungan kelapa muda yang mendominasi dan lezat rasanya. Selain itu,
Sulawesi Utara juga dikenal dengan produsen kerajinan tempurung kelapa. Namun, sekarang tidak
hanya Provinsi Sulawesi Utara yang memproduksi kerajinan dari tempurung kelapa, melainkan juga
daerah Yogyakarta, Bali, dan Lombok.
Salah satu daerah yang terkenal sebagai pengrajin tempurung kelapa misalnya Dukuh
Sendang, Desa Bukuran Kecamatan Kalijambe. Dalam satu dusun terdapat beberapa sentra
kerajinan tempurung kelapa. Selain bercocok tanam hampir seluruh penduduk mengisi harinya
dengan membuat kerajinan dari tempurung kelapa ini. Bahan baku yang murah dan mudah didapat
merupakan keuntungan tersendiri bagi para pengrajin di daerah ini. Setelah diolah menjadi berbagai
produk kerajinan, maka produk ini dipasarkan, dan sejauh ini para pengrajin tidak menemui kendala
dalam pemasarannya. Pengolahan tempurung kelapa memang tidak semudah yang dibayangkan.
Namun, selain alat tradisional yang digunakan untuk mengeruk bagian luar tempurung juga ada alat
mesin yang menggunakan teknologi tepat guna untuk menghaluskan permukaan tempurung kelapa.
Jenis alat yang dimaksud tadi ada berbagai bentuk diantaranya seperti pada gambar di bawah ini.
Gambar 11.12. Mesin pemotong kelapa, pengupas sabut
kelapa, dan pemecah tempurung kelapa.
Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan dari tempurung kelapa cukup
mudah untuk didapatkan, seperti lem kayu, tempurung kelapa, dempul, melanin/politur, amplas, dan
cat. Selain itu, untuk pembuatan produk meja dan lemari kecil diperlukan texwood untuk dijadikan
rangka kerajinan, sedangkan bagian luarnya ditempeli tempurung kelapa. Agar terlihat artistik, serat
dari tempurung kelapa harus ditonjolkan. Pada bagian serat itulah melekat nilai seni kerajinan ini,
selain bentuk-bentuk unik yang dapat dibuat.
1) Bahan pembuatan kerajinan dari tempurung kelapa
Bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan dari tempurung kelapa yaitu tempurung kelapa,
lem putih, politur, dan dempul.
70 Prakarya SMP Kelas VIII
Gambar 11.13. Bahan pembuatan kerajinan tempurung kelapa;
a. tempurung kelapa, b. lem putih, c. politur, dan d. dempul.
2) Alat pembuatan kerajinan dari tempurung kelapa
Alat yang digunakan untuk pembuatan kerajinan tempurung kelapa adalah amplas, dan
gergaji besi.
Gambar 11.14. Bahan pembuatan kerajinan
tempurung kelapa; a. amplas dan b. gergaji besi.
Kerajinan tempurung kelapa banyak dijual untuk dijadikan buah tangan dengan berbagai
macam bentuk, mulai dari aksesoris wanita seperti jepitan, bingkai foto, tas, sandal hingga perabotan
rumah tangga seperti sendok, garpu, piring, mangkuk, gelas minum, sendok sayur/nasi, nampan,
dan asbak. Tempurung kelapa juga bisa dibentuk menjadi penutup lampu, jam dinding, dan aneka
bentuk lainnya. Dengan sentuhan seni yang sangat halus, hasil kerajinan tempurung kelapa tersebut
terlihat sangat artistik. Bahkan hasil dari kerajinan tempurung kelapa ini bisa beragam bentuk dengan
berbagai model dan ukuran, dan beragam bentuk model manik-manik/kancing.
3) Produk kerajinan dari limbah tempurung kelapa
Kerajinan dari tempurung kelapa memang tidak mudah untuk dibuat. Namun, apabila
tahu cara dan tips membuat kerajinan tangan dari tempurung kelapa, kesulitan itu akan menjadi
kemudahan. Di tangan orang-orang kreatif, tempurung kelapa yang awalnya dianggap sebagai
benda sampah yang mengotori lingkungan diubah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual
tinggi. Salah satu contoh para pengrajin dari Yogyakarta. Dari tempurung kelapa bisa dihasilkan
souvenir pernikahan, perabotan rumah tangga, seperti sendok sayur, tempat minum, gayung air,
asbak rokok, dan piring. Selain itu tempurung kelapa juga bisa dibuat berbagai aksesoris seperti
kalung, figura, miniatur kendaraan, dan ukiran.
Gambar 11.15. Produk pembuatan kerajinan tempurung
kelapa; a. wadah sambel, b. ikat pinggang, c. sandal
selop dan tas, dan sendok sayur
4) Proses kerajinan dari limbah tempurung kelapa
Untuk membuat kerajinan dari tempurung kelapa perlu diperhatikan hal-hal berikut ini.
a. Pilihlah tempurung kelapa yang sudah benar-benar tua dan kering dengan ciri bagian potongannya
berwarna kehitaman.
b. Bersihkan serabut kasar di permukaan tempurung kelapa menggunakan pecahan kaca atau pisau.
Lakukan langkah ini dengan hati-hati.
c. Bersihkan sisa serabut halus pada permukaan tempurung menggunakan amplas kasar, kemudian
gunakan amplas halus untuk menghaluskan permukaan tempurung secara merata.
d. Agar permukaan tempurung mengilap, kamu dapat menggosok permukaan tempurung
menggunakan daun kering secara berulang sampai terlihat mengilap. Cara lain yang bisa ditempuh
dengan mengecatnya menggunakan cat pernis.
e. Potong tempurung sesuai dengan pola kerajinan yang akan dibuat menggunakan gergaji besi.
71 Prakarya SMP Kelas VIII
2 LATIHAN Perencanaan Kerajinan Limbah Keras Organik
Bukalah aplikasi Word Processing (misalnya MS Word, Open Office) kemudian buatlah sebuah
perencaan kerajinan dari bahan limbah keras organik, dengan mempertimbangkan :
- Kemudahan dalam mendapatkan bahan baku.
- Ketersediaan bahan secara kontinyu.
- Harga bahan baku terjangkau atau gratis kalau bisa.
- Ketersediaan alat untuk membuatnya.
- Kemampuan/keterampilan yang dibutuhkan untuk membuat.
- Peluang pemasarannya/penjualannya.
Contohnya sederhannya seperti contoh di bawah ini.
Jika bekerja secara mandiri merasa kesulitan, maka dapat dibagi menjadi beberapa kelompok dalam
satu kelas dengan jumlah anggota 2-3 siswa, dan salah satunya sebagai leader.
72 Prakarya SMP Kelas VIII
? PERTANYAAN Kerajinan Limbah Bahan Keras Organik
1. Sebutkan bahan dan peralatan pembuatan kerajinan cangkang kerang ?
2. Sebutkan dan jelaskan teknik pembuatan kerajinan cangkang kerang ?
3. Berikan beberapa contoh kerajinan cangkang kerang ?
4. Sebutkan bahan dan peralatan yang digunakan untuk kerajinan sisik ikan ?
5. Berikan beberapa contoh produk dari kerajinan sisik ikan ?
6. Jelaskan proses produksi kerajinan sisik ikan secara singkat ?
7. Jelaskan proses produksi dari kerajinan sisik ikan ?
8. Sebutkan bahan dan peralatan kerajinan tulang ikan ?
9. Jelaskan proses produksi dari kerajinan tulang ikan ?
10. Berikan beberapa contoh produk dari kerajinan tempurung kelapan ?
Tanggal Nama/ Paraf Nilai Catatan
Masuk Kelas Guru
73 Prakarya SMP Kelas VIII
12 Kerajinan Bahan Limbah Keras
anOrganik
Memahami proses produksi kerajinan bahan limbah keras anorganik
Kompetensi dasar
3.4.Memahami pengetahuan tentang prinsip perancangan dan penyajian produk kerajinan dari kerang,
kaca, keramik dan botol plastik yang kreatif dan inovatif.
4.4.Perancangan, pembuatan dan penyajian produk kerajinan dari kerang, kaca, keramik dan botol
plastik yang kreatif dan inovatif sesuai dengan potensi daerah setempat.
URAIAN MATERI
Limbah keras anorganik yang dapat didaur ulang yaitu plastik, pecahan keramik, pecahan
kaca, dan potongan logam. Limbah-limbah keras anorganik dapat dipilah-pilah sesuai kebutuhan. Jika
dinilai tidak layak pakai, limbah keras dapat dimusnahkan dengan cara peleburan, dan pembakaran.
Limbah yang masih layak pakai dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya kerajinan. Jika limbah
sudah beralih manfaat menjadi barang kerajinan, secara ekonomi nilainya akan meningkat.
Lakukanlah proses recycle yaitu mendaur ulang limbah keras anorganik menjadi karya
kerajinan, agar kita dapat membantu menyelesaikan masalah polutan di lingkungan kita. Mulailah dari
sekarang, untuk hidup yang lebih baik! Lakukanlah pengamatan terhadap gambar beberapa produk
kerajinan dari limbah keras anorganik di bawah ini!
Sejak dahulu masyarakat Indonesia telah menggunakan produk kerajinan sebagai alat untuk
memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dari mulai kebutuhan hidup sehari-hari, rumah tangga hingga
hanya sekedar kebutuhan penghias rumah/kantor. Berdasarkan pengamatan kebutuhan tersebut
maka kerajinan dari bahan dasar limbah keras dapat dibuat dengan berbagai bentuk dan fungsinya.
A. Kerajinan Limbah Plastik
Jika diperhatikan, daerah perkotaan sebagai kawasan pusat kegiatan masyarakat, banyak
dijumpai industri perdagangan yang menghasilkan limbah plastik. Bengkel mobil atau motor
menghasilkan limbah dirigen, botol oli, dan lainnya yang wujudnya beraneka ragam dengan sifat yang
keras. Jika diperhatikan, orang berjualan di tepi jalan juga menghasilkan limbah plastik. Di tempat
pembuangan sampah banyak pula barang-barang rumah tangga yang terbuat dari plastik seperti
kursi, meja, baskom, dan ember. Alangkah baiknya jika plastik-plastik tersebut dimanfaatkan menjadi
karya kerajinan.
Limbah plastik dapat dibuat menjadi benda kerajinan dengan sedikit ketekunan. Kegiatan
mengolah limbah plastik lebih mudah dibanding benda keras lainnya. Limbah ini cukup dibersihkan
saja, kemudian bisa dibentuk menjadi produk kerajinan. Selain mudah didapat, limbah plastik ini
mudah dibentuk dengan alat sederhana seperti gunting atau pisau kertas. Untuk memperindah produk,
pengrajin plastik kadang memberi warna dengan menggunakan cat minyak, dapat pula dengan warna
semprot untuk membuat karyanya lebih menarik.
1) Bahan pembuatan kerajinan limbah plastik
Bahan pembuatan kerajinan bahan keras limbah plastikterdiri atas aneka plastik dengan
kekerasan tertentu, cat semprot, dan lem tembak.
Gambar 12.1. Bahan pembuatan kerajinan plastik; a. aneka plastik, b. semprotan warna, dan
c. isi lem tembak.
74 Prakarya SMP Kelas VIII
2) Alat pembuatan kerajinan limbah plastik
Alat pembuatan kerajinan bahan keras limbah plastik terdiri dari gunting, lem tembak, cutter,
dan solder.
Gambar 12.2. Alat pembuatan kerajinan plastik; a. gunting, b. lem tembak, c. cutter, dan d. solder.
3) Produk kerajinan dari limbah plastik
Berbagai bentuk dapat di buat dari limbah-limbah plastik menjadi bentuk baru dengan nilai
tambah di dalamnya. Produk kerajinan tersebut berupa aneka perabotan rumah tangga, hiasan
interior, vas, kap lampu, maupun bentuk baru berupa mainan anak baik laki-laki maupun perempuan,
antara lain, kendaraan, senjata, mainan masak-masakan, dan boneka.
Gambar 12.3. Produk kerajinan plastik; a. kap lampu, b. tas, dan c. wadah aksesoris.
4) Proses pembuatan kerajinan dari limbah plastik
Limbah dari plastik tidak perlu penanganan khusus. Proses pengolahannya tidak menemui
kesulitan, kecuali plastik yang tebal dan sulit dipotong, biasanya digunakan teknik peleburan atau
pemanasan agar leleh dan mudah dibentuk kembali. Pengolahan awal plastik hanya dengan dicuci
bersih untuk menghilangkan kotoran. Jika bentuknya masih bisa dikenali dan dalam jumlah banyak,
dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kerajinan hiasan. Proses pembuatan kerajinan ini perlu
kesabaran dan ketekunan agar dihasilkan karya yang baik.
Gambar 12.4. Proses pembuatan Kerajinan Limbah Plastik.
75 Prakarya SMP Kelas VIII
B. Kerajinan Limbah Pecahan Keramik
Jika banyak orang membangun rumah atau merenovasi rumah tentunya limbah pecahan
keramik mudah ditemui. Di kota-kota besar pembangunan perumahan tidak henti-hentinya sehingga
limbah pecahan keramik yang dihasilkan juga banyak. Limbah ini terkadang hanya dapat dijadikan
sebagai bahan urugan tanah. Banyak juga yang memanfaatkan potongan besarnya sebagai lantai
rumah. Jika jeli dan kreatif tentunya lantai dari pecahan keramik ini akan bernilai tinggi dibanding
keramik yang masih utuh dijadikan lantai. Untuk mendapatkan limbah pecahan keramik tidak perlu
mengeluarkan dana yang besar, karena jenis limbah ini biasanya dibuang oleh pemborong.
Memanfaatkan limbah pecahan keramik untuk diolah menjadi karya kerajinan tentunya
sesuatu pekerjaan yang unik. Melihat limbah jenis keras seperti pecahan keramik ini tentunya dalam
pikiran kita hanya dapat dilakukan oleh kaum laki-laki. Mengingat bentuknya yang keras dan memiliki
bagian-bagian yang tajam. Tetapi ternyata banyak ibu-ibu rumah tangga yang memanfaatkan
kerajinan jenis ini untuk dijadikan hobi di rumah yang sangat indah dan menawan. Siapa yang pernah
mengira bahwa bahan limbah pecahan keramik ini dapat berguna ataupun dimanfaatkan kembali.
Mengubah limbah pecahan keramik menjadi sebuah karya kerajinan bukanlah hal yang
mudah, ini merupakan tantangan. Oleh karena itu, dibutuhkan konsentrasi dan kesabaran tinggi dari
para pembuatnya. Meskipun terbilang rumit saat pengerjaan, hasil produk limbah pecahan keramik
ini cukup banyak dan disukai banyak orang. Sebagai generasi muda, tentunya kamu berpikir panjang.
Berbuatlah hal yang kreatif dan jarang dilakukan oleh orang agar usahamu mendaur ulang limbah
dapat menyelamatkan bumi kita dari kerusakan. Limbah pecahan keramik yang tersedia di lingkungan
dapat dimanfaatkan dengan teknik mozaik, yaitu menempel potongan-potongan kecil menjadi suatu
lukisan yang indah. Berbagai karya yang dapat dihasilkan dari limbah pecahan keramik di antaranya
keranjang sampah, vas bunga, hiasan dinding, dan wadah serbaguna.
1) Bahan pembuatan kerajinan limbah pecahan keramik
Bahan pembuatan kerajinan limbah pecahan keramik diantaranya keramik yang sudah
terpecah belah dengan warna beragam, lem kuning, dan mortar atau semen putih.
Gambar 12.5. Bahan pembuatan Kerajinan Limbah Pecahan keramik;
a. pecahan keramik, b. lem kuning, dan c. semen putih.
2) Alat pembuatan kerajinan limbah pecahan keramik
Alat yang digunakan untuk membuat kerajinan limbah pecahan keramik adalah palu, amplas,
waslap, sendok semen, dan karet sandal bekas.
Gambar 12.6. Alat pembuatan kerajinan pecahan keramik; a. palu, b.
amplas, dan c. lap.
3) Produk kerajinan limbah pecahan keramik
Produk kerajinan limbah pecahan keramik yang banyak dibuat orang hanya sebatas
pelengkap estetika sebuah benda. Misalnya vas yang ditambah hiasan mozaik pecahan keramik
sebagai unsur hiasan. Dinding dan potongan-potongan lantai yang dibuat dengan cara yang sama
sebagai elemen keindahan interior. Namun, ada yang dijadikan koleksi jika produk yang dihasilkan
memang benar-benar unik.
76 Prakarya SMP Kelas VIII
Gambar 12.7. Produk kerajinan limbah pecahan keramik; a. hiasan gajah,
b. vas hias, dan c. wadah pensil.
4) Proses pembuatan kerajinan limbah pecahan keramik
Proses pembuatan kerajinan limbah pecahan keramik yang disajikan kali ini adalah mem-
buat vas dengan hiasan mozaik pecahan keramik. Perhatikan langkah-langkahnya berikut ini.
Gambar 12.8. Proses pembuatan kerajinan limbah pecahan keramik
C. Kerajinan Limbah Pecahan Kaca
Limbah botol kaca merupakan salah satu limbah rumah tangga. Jika diperhatikan botol kaca
memiliki warna-warni yang beragam, seperti botol bekas minuman air keras ada yang berwarna
hijau, cokelat, biru, kuning, atau merah. Saat ini sudah banyak produk yang menggunakan botol
kaca dengan warna yang beragam tidak hanya warna bening. Contohnya botol minuman kesehatan
yang berwarna cokelat, dan botol kecap yang berwarna hijau. Lalu apa yang dapat dimanfaatkan dari
warna-warni botol kaca tersebut? Botol kaca bekas jika dijual ke penadah hanya dapat menghasilkan
beberapa ribu rupiah saja, tetapi jika diolah dengan teknologi tinggi seperti pemanasan, botol kaca
ini akan berubah menjadi batu-batu cantik yang berkilau dan dapat dibuat menjadi berbagai asesoris
atau hiasan lainnya. Pencairan kaca dapat menggunakan tungku keramik yang berderajat tinggi
hingga 9000C. Kaca bekas dapat diambil dari botol maupun piring, mangkuk, gelas sebagai limbah
rumah tangga. Pengolahan kaca dilakukan dengan cara berikut.
1. Kumpulkan pecahan kaca dalam karung dan dipukul-pukul dari luar menggunakan kayu. Ukuran
serpihan kaca tidak terlalu halus cukup hingga bongkahan kecil-kecil saja agar mudah dicetak.
2. Siapkan cetakan kaca yang terbuat dari keramik yang dibakar hingga suhu melebihi suhu bakar
kaca, agar kaca dapat dibentuk menyerupai cetakan.
3. Lapisi cetakan menggunakan kaolin atau alumina yang dicairkan agar pada saat meleleh kaca
tidak menempel pada keramik dan mudah dilepas dari cetakan.
4. Bakar kaca yang telah dimasukkan dalam cetakan ke dalam tungku keramik. Bakar hingga suhu
650-9000C tergantung ketebalan kaca.
5. Siapkan tataan untuk asesoris seperti cincin atau kalung. Masukkan kaca yang sudah dicetak
dalam tataan cincin atau kalung.
77 Prakarya SMP Kelas VIII
Selain untuk asesoris, batu-batu indah dari kaca ini dapat dijadikan manik-manik yang digunakan
sebagai penghias benda seperti tas, sandal, buku, guci, dan kap lampu.
a) Bahan pembuatan kerajinan dari limbah pecahan kaca
Bahan yang digunakan pada pembuatan kerajinan dari limbah pecahan kaca adalah
pecahan kaca yang berasal dari botol, toples, lampu, dan kaca cermin.
Gambar 12.9. Bahan pembuatan kerajinan limbah pecahan keramik ; a.
botol kaca, dan b. pecahan kaca.
b) Alat pembuatan kerajinan dari limbah pecahan kaca
Alat yang digunakan sangat bergantung pada produk yang akan dibuat. Jika produk yang
akan dibuat menggunakan teknik pemanasan/pembakaran, maka yang dibutuhkan adalah tungku
pembakaran, palu, karung, dan mangkuk keramik.
Gambar 12.10. Alat pembuatan kerajinan limbah pecahan keramik ;
a. tungku pembakaran, b. palu, c. karung, dan d. mangkuk keramik.
c) Produk kerajinan dari limbah pecahan kaca
Produk kerajinan dari limbah pecahan kaca banyak dihasilkan bentuk-bentuk asesoris. Ada
pula yang dijadikan hiasan pada vas dan bingkai foto dengan menerapkan teknik tempel mozaik
seperti halnya limbah pecahan keramik.
Gambar 12.11. Bahan pembuatan kerajinan limbah pecahan
keramik; a. vas bunga dan b. asesoris.
78 Prakarya SMP Kelas VIII
2 LATIHAN Kerajinan Limbah Keras Anorganik
Bukalah aplikasi Word Processing (misalnya MS Word, Open Office) kemudian buatlah sebuah
perencanaan kerajinan dari bahan limbah keras anorganik, dengan mempertimbangkan :
- Kemudahan dalam mendapatkan bahan baku.
- Ketersediaan bahan secara kontinyu.
- Harga bahan baku terjangkau atau gratis kalau bisa.
- Ketersediaan alat untuk membuatnya.
- Kemampuan/keterampilan yang dibutuhkan untuk membuat.
- Peluang pemasarannya/penjualannya.
Contohnya sederhannya seperti contoh di bawah ini.
Jika bekerja secara mandiri merasa kesulitan, maka dapat dibagi menjadi beberapa kelompok dalam
satu kelas dengan jumlah anggota 2-3 siswa, dan salah satunya sebagai leader.
79 Prakarya SMP Kelas VIII
? PERTANYAAN Kerajinan Limbah Keras Anorganik
1. Sebutkan bahan dan peralatan pembuatan kerajinan plastik ?
2. Sebutkan dan jelaskan teknik pembuatan kerajinan plastik ?
3. Berikan beberapa contoh kerajinan plastik ?
4. Sebutkan bahan dan peralatan yang digunakan untuk kerajinan pecahan keramik ?
5. Berikan beberapa contoh produk dari kerajinan pecahan keramik ?
6. Jelaskan proses produksi kerajinan pecahan keramik secara singkat ?
7. Jelaskan proses produksi dari kerajinan pecahan kaca ?
8. Sebutkan bahan dan peralatan kerajinan pecahan kaca ?
9. Jelaskan proses produksi dari kerajinan pecahan kaca ?
10. Berikan beberapa contoh produk dari kerajinan limbah keras anorganik ?
Tanggal Nama/ Paraf Nilai Catatan
Masuk Kelas Guru
80 Prakarya SMP Kelas VIII
13 Membuat Desain Kerajinan
Membuat sketsa gambar desain kerajinan dari bahan limbah keras
Kompetensi dasar
3.4.Memahami pengetahuan tentang prinsip perancangan dan penyajian produk kerajinan dari kerang,
kaca, keramik dan botol plastik yang kreatif dan inovatif.
4.4.Perancangan, pembuatan dan penyajian produk kerajinan dari kerang, kaca, keramik dan botol
plastik yang kreatif dan inovatif sesuai dengan potensi daerah setempat.
URAIAN MATERI
Cara membuat / menggambar objek gelas/cangkir sederhana dengan Coreldraw . Menggambar
objek dengan coreldraw sebetulnya tidak perlu memerlukan bakat menggambar yang tinggi, berbeda
hal nya dengan jika kita menggambar di atas kertas dengan tangan. Sebagai contoh saja menggambar
sebuah gelas yang memang sederhana dan mudah tetapi dengan hasil yang rapi dan simetris. Disini
saya akan membuat contoh menggambar sebuah gelas menggunakan aplikasi coreldraw.
Pada cara menggambar objek gelas/cangkir ini juga saya menggunakan Bezier Tool tetapi
ditambah dengan penggunaan Rectangel Tool, Elipse Tool dan Interactive Extrude Tool. Saya tak
perlu menjelaskan satu persatu kegunaan dari tools tersebut, anda akan mengerti fungsinya ketika
nanti saya gunakan pada cara membuat objek gelas ini.
Membuat Desain Cangkir dengan CorelDraw
Kita akan membuat desain cangkir dengan menggunakan aplikasi CorelDraw, tool yang kita
gunakan antara lain rectangle tool, elipse tool, bezier tool, interactive extrude tool, dan fiil tool untuk
pewarnaan. Selain tool di atas kemungkinan kita juga akan menggunakan beberapa tool yang sudah
familier seperti freehand tool atau pen tool.
Berikut ini langkah-langkah dalam membuat cangkir dengan menggunakan aplikasi CorelDraw
1. Pertama buka aplikasi coreldraw anda, sehingga tampak dokumen baru.
2. Buat sebuah kotak menggunakan Rectangel Tool.
3. Tekan Ctrl+Q di keyboard, lalu geser kotak kecil dibagian bawah kotak ke tengah sehingga
membentuk seperti prisma.
Gambar 13.1. Membuat bentuk kotak Gambar 13.2. Merubah menjadi trapesium
4. Lalu buat objek lingkaran di atas gambar kotak menggunakan Elipse Tool. Buatlah beberapa
bentuk elip dengan ukuran menyesuaikan dari model cangkir yang akan kita buat. Kemudian
susunlah bentuk elip tersebut sehingga membentuk sebuah cangkir yang mempunyai kedalaman.
Hasilnya seperti contoh di bawah ini.
81 Prakarya SMP Kelas VIII
Gambar 13.3. Membuat bentuk elip
5. Buat pegangan agar membuatnya lebih nyata, menggunakan Bezier Tool.
Gambar 13.4. Membuat pegangan cangkir
6. Gunakan Interactive Extrude Tool pada objek pengangan gelas untuk membuatnya seperti terlihat
dari atas. Atur saja ketebalnnya dengan menggeser panah.
Gambar 13.5. Perintah extrude
82 Prakarya SMP Kelas VIII
7. Buat sebuah persegi dengan garis yang mengecil kebawah, buat persegi tersebut lebih besar dari
objek gelas yang anda buat menggunakan Rectangel Tool. Kemudian klik Interactive Mesh Fill
Tool. Atur sehingga hanya tersedia kolom saja.
Gambar 13.6. Membuat area interactive mesh fiil tool
8. Beri warna kolom tersebut garis per garis, sehingga menyerupai efek warna metalik.
9. Bila warna sudah sesuai, kita tinggal masukan saja pada objek gelas. Caranya klik menu Effects
>> PowerClip >> Place Inside Container.
Gambar 13.7. Hasil pewarnaan mesh fiil tool Gambar 13.8. Menggunakan power clip
10. Lalu arahkan pada objek gelas paling besar terlebih dahulu, klik panah pada objek gelas.
11. Hasilnya akan tampak seperti gambar di bawah ini.
83 Prakarya SMP Kelas VIII
Gambar 13.9. Mewarnai pada permukaan cangkir
12. Gunakan cara yang sama namun dengan gradasi warna yang berbeda untuk objek gelas yang
lainnya. Jangan lupa untuk menghilangkan garis bantu yang berwarna hitam apabila anda telah
selesai memberi seluruh warnanya. Selamat mencoba !
Gambar 13.10. Hasil pembuatan cangkir
2 TUGAS Membuat Desain Cangkir
Buatlah gambar desain cangkir dengan model dan kreasi yang anda ciptakan sendiri dengan
menggunakan aplikasi CorelDraw. Hasil desain ini harus dapat diimplementasikan dalam wujud
nyata yaitu cangkir yang terbuat dari bahan-bahan limbah keras. Sebagai contoh anda dapat melihat
gambar-gambar di bawah ini.
Gambar 13.11. Contoh cangkir 2D Gambar 13.12. Contoh cangkir 3D
84 Prakarya SMP Kelas VIII
? PERTANYAAN Membuat Desain Kerajinan Bahan Limbah Keras
1. Jelaskan cara merubah bentuk kotak menjadi trapesium pada CorelDraw ?
2. Jelaskan fungsi perintah interactive extrude tool ?
3. Jelaskan fungsi perintah power clip pada CorelDraw ?
4. Apa perbedaan antara pewarnaan dengan fiil tool dan interactive mesh tool ?
5. Apa fungsi perintah bezier tool, berikan contoh penggunaannya ?
Tanggal Nama/ Paraf Nilai Catatan
Masuk Kelas Guru
85 Prakarya SMP Kelas VIII
14 Membuat Kerajinan Limbah keras
Membuat kerajinan dengan bahan dasar limbah keras di sekitar kita
Kompetensi dasar
3.4.Memahami pengetahuan tentang prinsip perancangan dan penyajian produk kerajinan dari kerang,
kaca, keramik dan botol plastik yang kreatif dan inovatif.
4.4.Perancangan, pembuatan dan penyajian produk kerajinan dari kerang, kaca, keramik dan botol
plastik yang kreatif dan inovatif sesuai dengan potensi daerah setempat.
URAIAN MATERI
Banyak ragam kerajinan yang dapat kita buat dengan memanfaatkan bahan-bahan yang
ada di sekitar kita. Dengan memanfaatkan limbah-limbah tersebut untuk barang yang bermanfaat
lagi maka kita sudah ikut menyelamatkan bumi dari kerusakan akibat sampah yang tidak dapat
terurai. Pada latihan kali ini kita akan memanfaatkan bambu sebagai bahan dasar untuk pembuatan
berbagai macam kerajinan. Kita tahu bahwa bambu yang ada merupakan bahan yang mudah untuk
di dapatkan dan harganya murah bahkan kita dapat memperolehnya secara gratis. Di negara kita
bambu mempunyai berbagai macam jenis bambu, begitupun dengan ukurannya juga sangat beragam
tergantung dari kebutuhan kita masing-masing.
Membuat Cangkir dari Bahan Bambu
Dengan sedikit proses kita dapat memanfaatkan bambu untuk membuat kerajinan cangkir/
mug. Bahan dan peralatan yang kita butuhkan juga tidak sulit untuk mendapatkannya. Kreasi dan
inovasi sangat dibutuhkan dalam membuat sebuah kerajinan, masing-masing mempunyai kreativitas
dan imajinasi yang berbeda. Bambu yang kita gunakan menyesuaikan dengan ukuran cangkir atau
mug yang biasa kita gunakan sehari-hari.
Gambar 14.1. Contoh cangkir dari bambu
Dalam satu bambu kita dapat membuat beberapa cangkir sekaligus, ukurannya sesuaikan
dengan kebutuhan anda tinggi dan diameternya. Model dan bentuknya sesuaikan dengan desain
yang telah anda buat sebelumnya.
86 Prakarya SMP Kelas VIII
Berikut ini langkah-langkah pembuatan kerajinan limbah keras :
a. Kebutuhan Bahan dan Alat
Bahan-bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan limbah keras adalah
• Bambu Tua
• Kuku Bambu
• Gergaji
• Lem
• Amplas
• Cutter
• Cat / vernis
• Aksesoris Lain
Gambar 14.1. Bahan dan alat : Bambu, gergaji, lem G, amplas, lem kayu, vernis
B. Langkah-langkah Pembuatannya
Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatan cangkir dari bahan bambu :
1. Potong bambu sesuai dengan ukuran yang anda inginkan.
Gambar 14.2. Mengukur bambu Gambar 14.3. Dipotong sesuai ukuran
2. Pada bagian bawah anda harus memotong tepat dibawah ruas, sehingga dapat digunakan
untuk menampung air atau minuman. Setelah dipotong sesuai dengan ukuran yang anda inginkan
kemudian lakukan pengamplasan pada permukaan yang agar halus. Untuk pengamplasan dapat
menggunakan amplas atau mesin tergantung dari peralatan yang tersedia yang mana.
87 Prakarya SMP Kelas VIII
3. Setelah bambu diamplas halus, selanjutnya adalah diberikan vernis agar kelihatan mengkilat.
Gunakan kain atau spon untuk melakukan vernis pada bambu.
Gambar 14.4. Bambu diamplas Gambar 14.5. Divernis
4. Selanjutnya potonglah bambu dengan ukuran kira-kira 2-3 cm yang akan kita gunakan untuk
pegangan. Kemudian bambu kita amplas agar halus.
Gambar 14.6. Memotong pegangan Gambar 14.7. Amplas pegangan
5. Setelah dipotong, bambu tersebut kita belah kira-kira 2/3 dari ukuran lingkarannya.
Gambar 14.8. Memotong pegangan Gambar 14.9. Model pegangan setelah dipotong
6. Kemudian kita coba pasangkan pada cangkirnya, setelah ketemu posisi yang tepat, berikan tanda
pada posisi tersebut. Selanjutnya kupas sedikit pada batas tempat pegangan cangkir tadi agar lem
lebih lengket.
Gambar 14.10. Mengatur pegangan Gambar 14.11. Membuat tempat pegangan
88 Prakarya SMP Kelas VIII
7. Berikan lem kayu pada cangkir dan pegangannya, kemuidan tunggu beberapa saat kurang lebih
10 menit. Setelah itu lengketkan cangkir dan pegangannya pada posisi yang telah ditentukan.
Gambar 14.12. Memberikan lem kayu Gambar 14.13. Menempelkan pegangan
8. Pada sela-sela pengeleman tadi berikan serbuk bekas gergaji kayu atau serbuk lainnya yang
lembut agar tertutup. Selnjutnya lengketkan sebuk tadi dengan lem G atau alteco agar menyatu
dengan cangkirnya.
Gambar 14.14. Menaburkan serbuk kayu Gambar 14.15. Memberikan lem G
9. Haluskan sisa-sia pengeleman dengan amplas agar terlihat rapi. Kemudian tambahkan vernis
kembali oada bagian-bagian yang tidak rata. Hasilnya seperti di bawah ini.
Gambar 14.16. Finishing Gambar 14.17. Dicoba dengan air
89 Prakarya SMP Kelas VIII
? PERTANYAAN Membuat Kerajinan Cangkir dari Bambu
Berikan kesimpulan dari pembuatan kerajinan dari bahan sabun tersebut !
1. Bagaimana dengan bahan yang digunakan :
a. Jenis bahan lunak // keras // sedang ............................................................................
Tambahkan penjelasannya : ..........................................................................................
b. Cara mendaptakannya mudah // sulit : ........................................................................
Berikan penjelasannya : ................................................................................................
c. Dari sifat bahan terhadap kesehatan berbahaya // tidak berbahaya : ...........................
Berikan keterangan seperlunya .....................................................................................
2. Bagaimana pembuatannya :
a. Apa peralatan yang anda gunakan .................................................................................
Berikan penjelasan penggunaann ...................................................................................
b. Teknik pembuatannya dengan menggunakan teknik apa ...............................................
Jelaskan prosesnya ........................................................................................................
3. Berikan kesimpulan secara menyeluruh pada proses pembuatan kerajinan dari bahan sabun
diatas menurut pendapat anda atau kelompok anda (jika dibuat berkelompok) ?
Tanggal Nama/ Paraf Nilai Catatan
Masuk Kelas Guru
90 Prakarya SMP Kelas VIII
15 Membuat kemasan produk
Membuat kemasan produk model trapesium dengan CorelDraw
Kompetensi dasar
3.4.Memahami pengetahuan tentang prinsip perancangan dan penyajian produk kerajinan dari kerang,
kaca, keramik dan botol plastik yang kreatif dan inovatif.
4.4.Perancangan, pembuatan dan penyajian produk kerajinan dari kerang, kaca, keramik dan botol
plastik yang kreatif dan inovatif sesuai dengan potensi daerah setempat.
URAIAN MATERI
Pada materi sebelumnya kita sudah membuat beberapa desain kemasan yang kita rancang
dengan menggunakan aplikasi CorelDraw. Pada latihan kali ini kita akan merancang desain kemasan
berupa “model trapesium” yang dapat kita gunakan untuk kemasan berbagai macam sovenir, cindera
mata, atau perhiasan lainnya yang volumenya tidak terlalu besar.
Sebagai latihan praktik pembuatan kita akan menggunakan bahan yang mudah kita dapatkan
dengan ukuran volume yang kecil agar dapat dicetak dengan menggunakan kertas ukuran legal atau
A4. Jika nantinya kita akan membuat yang lebih besar lagi maka kita tinggal menaikkan nilai skala
pada gambarnya, misalnya menjadi dua kali lipatnya atau tiga kali lipatnya tergantung kebutuhan
kita. Untuk itu ikutilah petunjuk di bawah ini agar dapat mengerjakan dengan baik.
A. Kemasan Produk Model Trapesium
Banyak ragam model kemasan yang dapat kita buat dengan menggunakan aplikasi CorelDraw.
Model-model kemasan ini dapat kita buat dengan berbagai cara yang kreatif dan inovatif. Produk
yang baik harus didukung oleh kemasan yang baik pula. Karena nilai kemasan bisa jadi lebih mahal
daripada nilai produknya. Akan tetapi jika kedua-duanya saling mendukung maka akan mempunyai
nilai yang lebih tinggi lagi. Jika produknya bagus dan kemasannya juga bagus maka nilai jual produk
itu sendiri juga akan meningkat.
Gambar 15.2. Kemasan trapesium yang sudah jadi
Gambar 15.1. Bentuk pola kemasan trapesium
Pola kemasan trapesium tampak seperti gambar diatas, pada gambar sebelah kiri adalah
jaring-jaring atau pola kemasan, sedangkan yang sebelah kanan adalah kemasan yang sudah jadi.
91 Prakarya SMP Kelas VIII
B. Membuat Desain Kemasan Trapesium
Kita akan membuat desain kemasan dengan menggunakan aplikasi CorelDraw. Sebelumnya
kita sudah membuat berbagai macam kemasan dengan berbagai model. Pada latihan kali ini kita
akan membuat kemasan berbentuk trapesium dengan menggunakan CorelDraw. Berikut ini langkah-
langkah yang perlu kita lakukan.
1. Klik menu file pilih new blank document, lalu atur dulu jenis kertas A4 dan ubah ke centimeters.
2. Buatlah bentuk seperti gambar di bawah ini, ukurannya sesuaikan dengan contoh di bawah ini.
Ukurannya adalah Trapezoid Top: 7 x 9 Bottom: 5 x 6 cm
Gambar 15.3. Pola dasar kemasan
3. Berikut ini ukuran atau dimensi yang harus kita buat dengan menggunakan CorelDraw.
Gambar 15.4. Dimensi trapesium
92 Prakarya SMP Kelas VIII
4. Langkah awal adalah buatlah bentuk dasar seperti gambar di bawah ini, sesuaikan ukurannya,
gunakan Rectangle Tool dengan ukuran 5 cm x 5 cm, kemudian diatasnya buatlah bentuk trapesium
ukuran bagian atas 7 cm dan tingginya 5 cm.
5. Lakukan duplikat pada bentuk trapesium dengan cara Ctrl + D, hasil duplikat trapesium kemudian
di mirror agar posisinya terbalik hasilnya letakkan pada posisi di bawah bentuk bujursangkar.
6. Kemudian pada bagian paling bawah buatlah bujur sangkar dengan ukuran 7 cm X 7 cm. hasil
nya seperti gambar di bawah ini.
Gambar 15.5. Pola bagian atas
Gambar 15.6. Seluruh pola tengah
7. Pada bujur sangkar paling atas kita tambahkan bentuk setengah lingkaran dengan cara
menambahkan node (titik) menggunakan shape tool. Klik titik dari posisi tengah agak geser ke
kanan kemudian klik tanda + pada menu bar yang muncul sehingga terbentuk node. Lakukan
sekali lagi untuk posisi di sebelah kirinya. Selanjutnya aturlah dengan shape tool tersebut bentuk
setengah lingkaran.
Gambar 15.7. Membuat setengah lingkaran atas
8. Buatlah lipatan pada masing-masing bagian dengan lebar 1 cm, bagian-bagian mana saja yang
perlu diberikan lipatan lihatlah pada contoh di bawah ini.
93 Prakarya SMP Kelas VIII
Gambar 15.8. Pola dasar yang sudah jadi
9. Bentuk pola kemasan bentuk trapesium sudah jadi, jika kita cetak kemudian kita susun maka
akan menjadi sebuah kemasan berbentuk trapesium dengan ukuran mini. Jika kita menginginkan
bentuk yang besar maka skala ukurannya kita perbesar sesuai kebutuhan kita.
10. Langkah terakhir adalah membuat desain pada kemasan seperti yang pernah kita lakukan pada
modul sebelumnya. Kita akan membuat satu desain kemudian akan kita copy + paste pada
bagian lainnya.
Gambar 15.9. Motif desain bagian atas
11. Masalah desainnya anda dapat berkreasi sendiri sesuai inovasi yang akan anda tuangkan
dalam kemasan ini. Gambar di atas hanyalah contoh sederhana yang dibuat sebagai contoh.
94 Prakarya SMP Kelas VIII
12. Desain di atas selanjutnya kita copy kan pada bagian-bagian yang kita inginkan. Lihat seperti
gambar di bawah ini.
Gambar 15.10. Pola dasar beserta desainnya
13. Hasilnya setelah kita susun adalah seperti di bawah ini.
Gambar 15.11. Hasil akhir pembuatan kemasan
95 Prakarya SMP Kelas VIII